Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Masjid Agung Demak Sebagai Artefak Urban Penanda Sejarah Pembentukan Kota Demak Ramadhan, Adam
JIAA: Journal of Islamic Art and Architecture Vol 3, No 1: April 2025
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masjid Agung dan Alun-alun di pusat kota Demak, di pesisir utara Jawa Tengah, memiliki sejarah yang panjang. Awalnya adalah sebuah masjid kecil dengan lapangan di sisi Timurnya sebagai pusat dari pesantren Glagah Wangi dalam hutan Bintara yang dibuka oleh Raden Patah. Masjid ini kemudian dibangun kembali sejalan pengembangan pesantren Glagah Wangi menjadi Kutanegara Demak Bintara. Tulisan ini bertujuan untuk membuktikan bahwa Masjid Agung Demak merupakan artefak urban yang berperan dalam pembentukan kota Demak semenjak dari embrio kota. Landasan metodologi adalah dengan menelaah Masjid Agung kota Demak secara sinkronik sebagai salah satu elemen primer kota dalam perkembangan kota, dan secara diakronik menganalisis elemen primer kota tersebut mengikuti sejarah pertumbuhan kotanya. Teori yang dipakai untuk menunjang metodologi tersebut adalah hipotesa Aldo Rossi kota adalah sebuah arsitektur total. Diskusi untuk menghasilkan sebuah hipotesa bahwa Masjid Agung Demak sebagai elemen primer memiliki kelanggengan (“permanence”), menjadi sebuah artefak urban, merupakan locus kota; penanda kota sekaligus dapat dijadikan monumen untuk sejarah kota tersebut. Kesimpulan tulisan ini bagi para pemangku kepentingan kota Demak adalah perlunya rencana strategi pelestarian Masjid Agung Demak, sekaligus pengembangan kawasan Masjid Agung Demak dan Alun-alun sebagai elemen primer pusat kota Demak yang mampu mengikuti dinamika sosial-ekonomi.   Kata kunci: kota demak, masjid agung, elemen primer, pembentukan kota, artefak urban
Co-Authors Abdallah, Mohammad Raja Abdul Jalil Hermawan, Abdul Jalil Abdul Rahman Rahim Adha, Iqlina Asmara Agus Halim Agus Halim, Agus Akbar, Muhammad Mizan Ilham Aldyfra Luhulima Lukman Anaya P, Selma Dwi Angeline, Cheryl Angeline, Erica Apryano, Argya Attallah Arofah, Muhammad Nouval Atik Winanti Ayamilah, Yasaroti Azzarah Azzarah, Azzarah Cailla, Glenn Kevin Dewani, Citranti Hanifah Ebban Bagus Kuntadi Fadillah, Diara Putra Fajariani, Nur Fajri, Rizkiansyah Al Faradisi, Nurul Jinan Farhan, Fien Naufal Zaim Faturrohman, Muh. Abi Hakim, Norma Kamilia Halwiyah, Lailatul Hari Yeni Hermanto, Jessica Ikram, Muh Ilham, M. Istijanto, Istijanto Janitra, Evan Saputra Joe, Cleo Patricia Kacung Hariyono Khaerudin Imawan Kurniawan, Zhufar Atallah L, Leon Lazuardi, Klarissa Marsal, Irsyaf Marselina, Resya Dwi Maulidina, Niswah Saffanah Muljono, Fernando Eric Mutiara N, Amanda N, Naska Nuraeni, Qori Pangaribuan, Calvin Philip Andrew Pebriyanti, Selma Dwi Anaya Pradika, Yoga Reno Ayom Praset, Fahmi Ramadhani, Dwi Aryanti Ramadhani, Rashya Serien Rani, Muh. Alief Nur Hidayah Rasji, Rasji Rasya, Harlin Sabrinda Ratih Apri Utami Resmi, Aji Dita Rum, Muhammad Sahid Sholeh Avivi Sitanggang, Febriola Sobah, Naqiyyah Nada Solihin, Dede Subakdi, Subakdi Sunartio, Anindhita Nugroho Suprima Syaeh, Muhammad Tunjang Syaeh, ` Muhammad Tunjang Syahladin, Firny Ramadina Tamin Tamin, Tamin Tobing, Chris Matthew Triadi, Irwan Utamawati, Intan Wati, Diani Sadia Wijaya, Mudita Wirakusumah, Indri Astrina Wirakusumah, Indri Astrina Indrarani Yulianti, Annisa Zainuddin, Zainuddin Zaujiah, Rima