Claim Missing Document
Check
Articles

Pola Penggunaan Obat Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Di Instalasi Rawat Inap RSUD Mokoyurli Kabupaten Buol Tuloli, Teti Sutriyati; Rasdianah, Nur; Madania; Makkulawu, Andi; Datu, Yunita
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 2 No. 3 (2025): Volume 2, Number 3, 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v2i3.205

Abstract

Diabetes melitus tipe II merupakan penyakit metabolik yang memiliki karakteristik hiperglikemia, yang dapat disebabkan oleh kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau dapat terjadi karena kedua-duanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat antidiabetes pada pasien diabetes melitus tipe II di instalasi rawat inap RSUD Mokoyurli Kabupaten Buol. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dilakukan secara retrospektif dengan jumlah sampel sebanyak 222 pasien dan yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 81 pasien dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian pada pasien diabetes melitus tipe II dominan diderita oleh pasien perempuan sebanyak (68%) dan lebih banyak berada di rentang usia 45-59 tahun sebanyak (45%). Pola penggunaan obat antidiabetes jenis terapi tunggal maupun kombinasi yang paling banyak yaitu 2 kombinasi obat, levemir + novorapid sebanyak (52%). Penggunaan obat antidiabetes pada pasien diabetes melitus tipe II yang sesuai dengan pedoman Perkeni 2021 masing-masing 100% tepat obat, tepat dosis, dan tepat aturan pakai, sehingga dapat disimpulkan bahwa pola penggunaan obat pada pasien diabetes melitus tipe II di RSUD Mokoyurli Kabupaten Buol sudah tepat.
FAKTOR PENGHAMBAT PENGOBATAN PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS KECAMATAN TAPA KABUPATEN BONE BOLANGO: Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculos. kelompok Mycobacterium yaitu Mycobacterium tuberculosis. Terdapat beberapa spesies Mycobacterium, antara lain: M. tuberculosis, M. africanum, M. bovis, M. leprae. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa saja factor yang menjadi Penghambat Pengobatan pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas Rasdianah, Nur; Taupik, Muhammad; Djuarno, Endah Nurrohwintah; Hutuba, Ariani; Manno, Mohamad Reski; molote, kasibee molote
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 2 No. 3 (2025): Volume 2, Number 3, 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v2i3.215

Abstract

Tuberculosis is an infectious disease caused by infection with the bacteria Mycobacterium tuberculos. The Mycobacterium group is Mycobacterium tuberculosis. There are several species of Mycobacterium, including: M. tuberculosis, M. africanum, M. bovis, M. leprae. The purpose of this study was to determine what factors inhibit the treatment of pulmonary tuberculosis patients at the Tapa District Health Center, Bone Bolango Regency. This research method is qualitative descriptive with Purposive Sampling sampling with inclusion criteria. Data analysis uses data reduction, data presentation, drawing conclusions/verification. The results of the study based on the experience of consuming medication, patients have several symptoms that can be inhibiting factors for treatment, namely two patients with itching, five patients with nausea, two patients with body aches and two patients with poor appetite. As for the obstacles and barriers when consuming medication, there are five patients out of 15 patients who have obstacles, namely P1 feels hot, P2 feels pain when coughing, P3 feels vomiting, P4 feels chest pain, red urine and often thirsty, and P5 feels no appetite. And the drugs prescribed for all respondents are in accordance with the health services at the Tapa Community Health Center, which are very good.
Pembuatan Yogurt Dari Labu Kuning (Cucurbita Moschata) Sebagai Minuman Kesehatan Rasdianah, Nur; Papeo, Dizky Ramadani Putri; Thomas, Nur Ain; Latif, Multiani S.; Suleman, Windy Riani
Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jftsk.v1i2.22

Abstract

Buah labu kuning merupakan salah satu bahan pangan lokal yang memiliki nilai gizi yang oleh masyarakat gorontalo umumnya hanya sebagai pelengkap pada menu sayuran. Labu kuning juga memiliki kandunagan gizi dengan nutrisi yang cukup yaitu pektin, fenolat, flavonoid, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin C, dan vitamin E, asam amino, karbohidrat dan mineral, kalsium, fosfor, besi, natrium, kalium, tembaga, dan seng sehingga dilakukan diversifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah labu kuning mampu diubah menjadi minuman kesehatan berupa yogurt. Pada produk ini mengandung bakteri baik seperti Lactobacillus bulgaricus dan Streptococus thermophilus yang memiliki kebutuhan nutrisi yang kompleks. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoriun dengan menggunakan filtrat buah labu kuning dengan 3 formula, 10% (Labu kuning 50 ml), 20% (Labu kuning 100 ml), dan 30% (Labu kuning 150 ml). Yogurt yang dihasilkan diuji sifat fisiknya meliputi uji kesukaan, uji pH, dan uji viskositas. Uji kesukaan 25 panelis meliputi rasa, warna, tekstur dan aroma. Hasil uji pH pada konsentrasi 10% mendapatkan nilai 4, konsentrasi 20% mendapatkan nilai 4,5, dan konsentasi 30% mendapatkan nilai 4,5. Hasil uji viskositas pada konsentrasi 10% mendapatkan nilai 13,8 cP, konsentrasi 20% mendapatkan nilai 9,8 cP, dan konsentrasi 30% mendapatkan nilai 4,3 cP. Hasil uji organoleptik yang didapatkan konsentrasi yang sesuai dengan syarat dan panelis sukai yaitu konsentasi 20%.
Pembuatan Yogurt Dari Air Buah kelapa (Cocos Nucifera) Sebagai Minuman Kesehatan Rasdianah, Nur; Akuba, Juliyanty; Hiola, Faramita; Mangulu, Anindia
Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jftsk.v1i2.26

Abstract

Pada umumnya tumbuhan kelapa dapat dimanfaatkan yang paling sering digunakan serta bernilai ekonomis adalah airnya. Kandungan nutrisi air kelapa muda yaitu protein, karbohidrat, vitamin dan mineral. Air kelapa sangat muda dikombinasikan bersama dengan bakteri asam laktat menghasilkan produk yang memiliki manfaat sangat baik bagi tubuh. Penelitian ini bertujuan membuat dan mengevaluasi yogurt dari air buah kelapa (Cocos nucifera) sebagai minuman kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoriun dengan menggunakan air buah kelapa., dengan 3 variasi, 15% (Air buah kelapa 75 ml), 30% (Air buah kelapa 150 ml), dan 45% (Air buah kelapa 225 ml). Yogurt yang dihasilkan diuji sifat fisik. Hasil uji organoleptik menggunakan 25 panelis semua memberikan respon positif dan sangat menyukai yogurt yang telah di buat baik rasa, warna, tekstur maupun aroma. Hasil uji pH dari 3 variasi yogurt hanya yogurt dengan konsentrasi air kelapa 15% dan 30% yang memenuhu persyaratan pH yogurt yang baik karena keduanya mendapat pH 4,5 sedangakn yogurt dengan konsentrasi 45% air kelapa tidak memenuhi syarat karena hanya memiliki pH 4, sesuai syarat pH sediaan yogurt berkisar antara 4,2-4,6. Hasil uji viskositas dari 3 variasi hanya yogurt dengan konsentrasi air kelapa 15% 9,5 Cps yang memenuhi syarat viskositas yang baik sedangkan yogurt dengan konsentrasi air kelapa 30% 8 Cps dan yogurt dengan konsentrasi air kelapa 45% 5,1 Cps sehingga tidak memenuhi syarat, sesuai syarat viskositas yang baik 8,28-13,00 Cps. Berdasarkan hasil uji evaluasi fisik variasi yang terbaik yaitu yogurt dengan konsentrasi air kelapa 15% karena semua evaluasi yang dilakukan semua telah memenuhi syarat yogurt yang baik.
Pembuatan Yoghurt dengan Penambahan Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) Sebagai Minuman Kesehatan Hiola, Faramita; Rasdianah, Nur; Puluhulawa, Lisa Efriani; Paputungan, Jihan Utari
Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jftsk.v1i2.27

Abstract

Buah naga merah merupakan buah yang memiliki banyak manfaat kandungan nutrisi pada kulit buah seperti karbohidrat, lemak, protein dan serat pangan, tapi masih jarang dimanfaatkan, hanya dijadikan limbah yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat, maka dari itu dibuat yoghurt sebagai minuman kesehatan, karena yoghurt juga merupakan minuman yang banyak diminati, penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit buah naga merah, membuat yoghurt serta mengevaluasi yoghurt. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoriun dengan menggunakan tiga konsentrasi filtrat kulit buah naga merah yaitu 10%, 15% dan 20%. Selanjutnya dilakukan evaluasi meliputi uji pH, uji viskositas, organoleptik, uji total bakteri asam laktat dan cemaran mikroba. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa pada ketiga konsentrasi memiliki pH yang sama yaitu 4,5. Hasil uji viskositas, pada konsentrasi 10% (11,0 cP), konsentrasi 15% (10,5 cP) dan konsentrasi 20% (10,0 cP.) Hasil uji organoleptik dari 25 panelis didapatkan pada kategori aroma yang banyak disukai yaitu yoghurt (konsentrasi 15%), pada kategori warna (konsentrasi 20%), kategori tekstur (konsentrasi 20%) dan kategori rasa (konsentrasi 20%). Hasil uji total bakteri asam laktat pada konsentrasi 10% (51,9 x 107 cfu/ml) minggu pertama dan (13,49 x 108 cfu/ml) minggu kedua, konsentrasi 15% (15,04 x 108 cfu/ml) minggu pertama dan (18,50 x 108 cfu/ml) minggu kedua, konsentrasi 20% didapatkan (58,9 x 107 cfu/ml) minggu pertama dan (10,74 x 108 cfu/ml) minggu kedua. Hasil uji cemaran mikroba, yaitu tidak terdapat cemaran mikroba pada konsentrasi 10%, 15% dan 20%. Kesimpulan dari seluruh evaluasi yang telah dilakukan semuanya memenuhi syarat evaluasi yoghurt.
Knowledge and Beliefs about the Use of Antibiotics in Society: A Questionnaire Study of Gorontalo Province, Indonesia Rasdianah, Nur; Akuba, Juliyanty; Nurrohwinta Djuwarno, Endah
JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) Vol 10 No 3 (2023): J Sains Farm Klin 10(3), Desember 2023
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.10.3.359-367.2023

Abstract

A lack of public understanding of the use of antibiotics has the potential to cause inappropriate use of antibiotics. The research aims to obtain information about the knowledge and beliefs of respondents regarding the use of antibiotics in Gorontalo Province.Methods: The study population is people over 18 years of age. Sampling was done randomly (N=384). Data was collected using a questionnaire and the results were analyzed using descriptive statistics.Results: Of the 384 respondents who met the inclusion and exclusion criteria, 55.99% of respondents knew that antibiotics had to be purchased with a doctor's prescription and that various types of antibiotics could be used for one type of bacterial infection (70.31%), antibiotics could be taken twice at the next dose (63.80%), accelerated recovery (60.16%), its use was stopped when symptoms disappeared (56.25%), the method of use was the same as other drugs (52.86) and effectively treated viruses (51.82). %), antibiotics can cause allergies (52.34%), resistance (59.38%), and bacterial resistance can increase if their use is not appropriate (48.96%). The results of the correlation analysis showed that there was a significant and unidirectional relationship between the two (rho=0.467).Conclusion: Respondents have adequate knowledge about antibiotics, resistance, and side effects but have inaccurate knowledge about the effectiveness of antibiotics for viral infections. Respondents have sufficient confidence that antibiotics cannot be obtained without a prescription, do not treat all diseases, and can cause resistance and side effects.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Penggunaan Antibiotik Di Desa Mohungo, Kecamatan Tilamuta Djuwarno, Endah Nurrohwinta; Rasdianah, Nur; Indriyani
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 1 (2024): Volume 1 Edisi 1 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i1.11

Abstract

Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Pengetahuan tentang penggunaan antibiotik sangat dibutuhkan oleh masyarakat karena penggunaan antibiotik yang tepat merupakan penentu keberhasilan dalam pengobatan. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menyebabkan pasien tidak membaik atau bahkan menjadi lebih sakit. Kesalahan dalam penggunaan antibiotik juga dapat memicu terjadinya resistensi antibiotik, yaitu antibiotik tidak mampu membunuh bakteri penyebab infeksi atau bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik. Penggunaan antibiotik hanya dapat dilakukan berdasarkan resep dari dokter dan sesuai arahan yang diberikan untuk menjamin efektifitasnya. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan sangat dibutuhkan dalam penggunaan antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang penggunaan antibiotik di Desa Mohungo, Kecamatan Tilamuta. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan observasional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan dan dihitung menggunakan rumus dari Raosoft sample size calculator. Hasil penelitian terhadap 314 responden di Desa Mohungo, Kecamatan Tilamuta menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat termasuk dalam kategori kurang baik yaitu 90,13%.
Identifikasi Drug Related Problems (DRPs) pada Pasien Diabetes Melitus di RS Multazam Kota Gorontalo Tahun 2018 rasdianah, nur; Makkulawu, Andi; Latif, Multiani S.; asmini, tati
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 1 (2024): Volume 1 Edisi 1 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i1.15

Abstract

Diabetes melitus (DM) adalah penyakit yang ditandai dengan kadar glukosa dalam darah yang tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin yang cukup. Penatalaksanaan terapi obat DM memerlukan jangka waktu yang lama, dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien dan dapat menimbulkan Drug Related Problems (DRPs). DRPs sering terjadi sehingga menyebabkan pengobatan kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan persentase DRPs berdasarkan pemberian obat antidiabetes pada pasien diabetes melitus dengan atau tanpa penyakit. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif secara retrospektif. Teknik pengambilan data berupa purposive sampling dan didapatkan 24 sampel yang sesuai kriteria inklusi penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa golongan obat antidiabetik adalah biguanida (metformin), sulfonilurea (glimepirid, gliclazid, gliquidon, dan glibenklamid), inhibitor α-glukosidase (acarbose, miglitol), tiazolidindion (rosiglitazone, troglitazone, pioglitazone), meglitinida (repaglinide), dan turunan fenilalanin (nateglinide), serta insulin dan berdasarkan identifikasi potensi DRPs dengan kategori secara berturut-turut yaitu tepat obat (obat tanpa indikasi 20%, indikasi tanpa obat 20%, kombinasi obat tidak tepat 6.67%, pemilihan obat tidak tepat 6.67%), kategori tepat dosis (dosis terlalu tinggi 13.33% dan dosis terlalu rendah 0%.) dan kategori interaksi obat 33.33%.
Analisis Persespi Tenaga Farmasi Tentang Telefarmasi di Apotek Kota Gorontalo Rasdianah, Nur; Djuwarno, Endah Nurrohwintah; Lasimpala, Natasya Indaputri; Suryadi, A. Mut’thi Andi; Madania, Madania
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 1, Edisi 2, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i2.28

Abstract

Telefarmasi merupakan salah satu analog kesehatan dengan konsep terbaru untuk melakukan pelayanan kefarmasian dengan menggunakan teknologi sehingga dapat melakukan praktek pelayanan secara jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persespi apoteker terhadap penggunaan telefarmasi di apotek kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, pengambilan data dilakukan dengan menyebar kuesioner di apotek kota Gorontalo yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 41 apoteker. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik jenis kelamin permepuan lebih banyak dengan presentase 95%, laki-laki dengan presentase 5%, karakteristik berdasarkan umur pada rentang 17-25 tahun presentase sebanyak 32%, 26-35 tahun presentase sebanyak 66%, dan pada rentang 36-45 sebanyak 2%. Terbentuknya sebuah persepsi terdiri dari 3 komponen yaitu, kognitif, afekftif dan konatif. Respon konatif apoteker terhadap telefarmasi di apotek kota Gorontalo termasuk dalam kategori baik dengan presentase 95%, respon afektif apoteker terhadap telefarmasi termasuk dalam kategori baik dengan presentase 98% dan respon konatif apoteker termasuk dalam kategori baik dengan presentase sebanyak 90%. Pengukuran persespi menggunakan 3 kategori, baik 100-76%, cukup 75%-56% dan kurang <50%, berdasarkan komponen persespsi, persepsi apoteker terhadap telefarmasi sebagai salah satu layanan kefarmasian di apotek kota Gorontalo termasuk dalam kategori baik dengan persentase 98%.
Gambaran Keberhasilan Terapi Pada Pasien Swamedikasi di Apotek Dunia Sehat Paputunngan, Mitha; Tuloli, Teti Sutriyati; Madania, Madania; Rasdianah, Nur
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 1, Edisi 2, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i2.56

Abstract

Swamedikasi merupakan penggunaan obat-obatan tanpa konsultasi medis sebelumnya mengenai indikasi, dosis, dan lamanya pengobatan yang dilakukan. Swamedikasi biasanya dilakukan untuk mengatasi keluhan-keluhan dan penyakit ringan yang banyak dialami masyarakat, seperti demam, nyeri, pusing, batuk, influenza, sakit maag, kecacingan, diare, penyakit kulit dan lain-lain. Pada pelaksanaannya swamedikasi dapat menjadi sumber terjadinya kesalahan pengobatan (medication error) karena keterbatasan pengetahuan masyarakat akan obat dan penggunaannya. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif observasional yang bertujuan untuk mengetahui gambaran keberhasilan terapi pada pasien swamedikasi di Apotik Dunia Sehat. Subyek penelitian adalah seluruh pasien swamedikasi obat antibiotik di Apotik Dunia Sehat sebanyak 80 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Pengujian data menggunakan uji validitas dan realibilitas menggunakan program SPSS versi 22 yang bertujuan agar kuesioner mendapatkan hasil yang valid serta reliabel. Hasil Penelitian menunjukkan jumlah responden yang berhasil dalam terapi swamedikasi yaitu sebanyak 72 responden (90%) dansebagian kecilnya tidak berhasil dalam terapi swamedikasi yaitu sebanyak 8 responden (10%).
Co-Authors A Muthi Andi Suryadi A Mu’thi Andy Suryadi Andayani, Tri M. Andi Makkulawu Andi Makkulawu Andy Suryadi, A. Mu’thi Anggai, Rifka Anggraini Ari Nurwijayanto Ariani H. Hutuba Ariani H. Hutuba asmini, tati Asriana Basrudin Datu, Novanza L.M.N Datu, Yunita Devie Ariany Daud Djuarno, Endah Nurrohwintah Djuwarno, Endah Nurrohwintah Dr. Apt. Hamsidar Hasan S.Si.,M.Si Endah Nurrohwinta Djuwarno Erika Nandini Faramita Hiola Fika Nuzul Ramadhani Gani, Athira Sri Wahyuni Gubali, Derina Dwifrila Ridhani Hamzah, Hasyrul Hasan, Muadz Hidayat Ahmad Hiola, Faramita Hutuba, Ariani Indah Pramesty Gobel Indriyani Julianty Akuba Katili, Ayub H. Kujiman, Kerin Vivian Lasimpala, Natasya Indaputri Latif, Multiani S. Lukman Hakim Lukman Hakim Lukman Hakim Madania Madania . Madania, Madania Madania, Madania Mahdalena Sy Pakaya Maimun Datau Makkulawu, Andi Mangulu, Anindia Manno, Mohamad Reski Martodiharjo, Suwaldi Martodiharjo, Suwaldi MAYANG, NURUL HANDAYANTI Meilan Pakaya Meli Cahayani Dalu Mimi Fauziah Tahir molote, kasibee molote Muh Nur Syukriani Yusuf Muhammad Taupik Nur Ain Thomas Panu, Karmila Papeo, Dizky Ramadani Putri Paputungan, Jihan Utari Paputunngan, Mitha Pascal Adventra Tandiabang Puce, Faradilla Puluhulawa, Lisa Efriani R. Moko, Delviyanti Selvi Marcellia Siti Alfanda Makmur Sri Nur&#039;ain E. Ahmad Suleman, Windy Riani Suryadi, A. Mut’thi Andi Suwaldi . Suwaldi Martodiharjo Teti Surriyati Tuloli Teti Sutriati Tuloli Teti Sutriyati Tuloli Teti Sutriyati Tuloli Tety Sutriyati Tuloli Tolulu, Sri Noviani Tri Bella Angraini Suwandi Tri M. Andayani Tri Murti Andayani Tri Murti Andayani Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widysusanti Abdulkadir Wiwit Zuriati Uno Yusuf, Wahyuni Adrian