Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kreativitas Produk Menggunakan Model Projects Based Learning (PjBL) Pada Pembelajaran IPA Siswa Kelas V SD Arif Fathah Avicenna; Suhartono Suhartono; Kartika Chrysti Suryandari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 1 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i1.75949

Abstract

Pendidikan pada abad 21 menekankan pada pembelajaran yang kreatif. Tantangan pendidikan era super smart society 5.0 bertujuan untuk membangun SDM yang berpangkal pada teknologi  yang akan meningkatkan wawasan dan kreativitas siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas produk siswa kelas V melalui penerapan model pembelajaran project based learning pada mata pelajaran IPA SDN 4 Tamanwinangun Kebumen Tahun ajaran 2022/2023. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model PjBL telah meningkat dari siklus I hingga siklus III (2) penerapan model Projects Based Learning (Pjbl) dapat meningkatkan kreativitas produk. Aspek kreativitas produk yang meningkat pada indikator fleksibilitas, originalitas, elaborasi, dan fluensi, dibuktikan dari hasil penilaian produk pada siklus I = 77,56%, siklus II = 80,11%, siklus III = 85,51%.Peningkatan yang terjadi menunjukkan siswa mampu membuat peta konsep siklus air, jam siklus air, dan alat peraga penyaringan air dengan bentuk dan tampilan menarik, dan keterangan produk sudah lengkap sesuai dengan materi yang diajarkan, siswa memiliki kreativitas yang  tinggi dalam membuat produk yang baru dan unik, siswa memiliki ketekunan dan ketelitian yang tinggi dalam membuat produk yang ditinjau dari keterincian siswa membuat produk yang baik, siswa mampu menjelaskan suatu produk yang dibuat ketika presentasi berlangsung. 
Analisis Dimensi Profil Pelajar Pancasila dalam Teks Cerita Pendek pada Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas 5 dan 6 SD Kurikulum Merdeka Windhu Roro Kinanti; Moh. Salimi; Suhartono Suhartono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.96642

Abstract

Profil Pelajar pancasila penting ditanamankan kepada peserta didik sejak usia dini, salah satu media penanamannya menggunakan teks cerita pendek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dimensi Profil Pelajar Pancasila yang terkandung di dalam teks cerita pendek pada Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas 5 dan 6 SD Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode analisis konten sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis model Miles and Huberman. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa keseluruhan dimensi Profil pelajar Pancasila telah muncul dalam 8 teks cerita pendek yang terdapat pada buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas 5 dan 6 SD Kurikulum Merdeka. Dari keenam dimensi tersebut, dimensi yang muncul paling banyak adalah dimensi beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta berakhlak mulia, sedangkan dimensi kreatif merupakan dimensi yang paling sedikit kemunculannya dalam teks cerita pendek. Oleh karena itu, teks cerita pendek ini cocok digunakan sebagai sarana menanamkan nilai-nilai Pancasila pada peserta didik, khususnya Profil Pelajar Pancasila.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dengan Multimedia untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Fatkhul Ibnu Prayoga; Suhartono Suhartono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.102471

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning dengan multimedia untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS tentang keberagaman budaya pada siswa kelas IV; (2) mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning dengan multimedia dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS tentang keberagaman budaya pada siswa kelas IV; (3) mendeskripsikan kendala dan solusi dalam penerapan model Problem Based Learning dengan multimedia dalam peningkatan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS tentang keberagaman budaya pada siswa kelas IV.  Hasil rata-rata tes berpikir kritis siklus I tergolong rendah (72,5%). Siklus II tergolong baik (81,25%), dan siklus III tergolong baik (86,5%). Sedangkan persentase rata-rata ketuntasan siswa pada siklus I pertemuan 1 yaitu 43% dengan rata-rata kelas 70,43, persentase siklus I pertemuan 2 sebesar 61% dengan rata-rata kelas 75, persentase siklus II pertemuan 1 sebesar 74% dengan rata-rata 82,39, persentase siklus II pertemuan 2 sebesar 87% dengan rata-rata 87,82, persentase siklus III sebesar 91% dengan rata-rata sebesar 90,86. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu penerapan model Problem Based Learning dengan multimedia dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS tentang keberagaman budaya pada siswa kelas IV.
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Operasi Hitung Campuran Melalui Model Discovery Learning pada Siswa Kelas VI Erika Mahmudah; Mohammad Salimi; Suhartono Suhartono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.85164

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa tentang operasi hitung campuran melalui model Discovery. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan selama 3 siklus. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Terdapat enam langkah penerapan model Discovery Learning berbantuan media konkret yakni (1) stimulasi dengan papan pecahan dan video pembelajaran; (2) identifikasi masalah; (3) pengumpulan data dengan berdiskusi; (4) pengolahan data dengan LKPD; (5) pembuktian; (6) penarikan kesimpulan. Hasil rata-rata tes berpikir kritis siklus I tergolong rendah (73,50%). Siklus II tergolong baik (80,25%), dan siklus III tergolong baik (82,75%). Sedangkan persentase rata-rata ketuntasan siswa pada siklus I pertemuan 1 yaitu 38% dengan rata-rata kelas 71,5, persentase siklus I pertemuan 2 sebesar 54% dengan rata-rata kelas 77,7, persentase siklus II pertemuan 1 sebesar 61% dengan rata-rata 81, persentase siklus II pertemuan 2 sebesar 77% dengan rata-rata 85, persentase siklus III sebesar 92% dengan rata-rata sebesar 87,7.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa dalam Karya Seni Rupa Daerah Pada Siswa Kelas VA Agung Pambudi; Suhartono Suhartono; Tri Saptuti Susiani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 1 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i1.75821

Abstract

Persaingan pada Era Revolusi Industri 4.0 menuntut semua orang untuk mengembangkan kemampuan yang dimilikinya. Pendidikan secara optimal mengembangkan potensi yang berbeda yang ada di dalam diri seseorang, tidak terkecuali kreativitas. Tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan penerapan model Project Based Learning untuk meningkatkan kreativitas siswa dalam karya seni rupa daerah pada siswa kelas VA SDN Peniron tahun ajaran 2022/2023; (2) meningkatkan kreativitas siswa dalam karya seni rupa daerah melalui model Project Based Learning pada siswa kelas VA SDN Peniron tahun ajaran 2022/2023; dan (3) mendeskripsikan kendala dan solusi penerapan model Project Based Learning untuk meningkatkan kreativitas siswa dalam karya seni rupa daerah pada siswa kelas VA SDN Peniron tahun ajaran 2022/2023. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 3 siklus dengan menggunakan metode diskusi, tanya jawab, penugasan, dan unjuk kerja. Hasil penelitian menunjukkan persentase kreativitas siswa dengan aspek fleksibilitas, originalitas, elaborasi, dan fluensi pada siklus I = 66,67%, siklus II = 75%, dan siklus III = 87,75%. 
Penerapan Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Berbantuan Media Quizizz Paper Mode untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Elais Nur Fauzia Qodim; Ngatman Ngatman; Suhartono Suhartono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.90903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan; (2) meningkatkan keterampilan membaca pemahaman; dan (3) mendeskripsikan kendala dan solusi penerapan model CIRC berbantuan media Quizizz Paper Mode. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Data yang digunakan berupa data kualitatif dan kuantitatif. Sumber data pada penelitian ini yaitu guru dan siswa kelas IVB SDN 5 Panjer. Data dikumpulkan dengan teknik nontes dan teknik tes. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Terdapat 8 langkah penerapan model CIRC berbantuan media Quizizz Paper Mode. Persentase ketuntasan siswa pada keterampilan membaca pemahaman siklus I = 63,33%, siklus II = 83,33%, dan siklus III = 93,33%. Analisis kendala dan solusi berdasarkan hasil refleksi bahwa terdapat beberapa kendala saat pembelajaran, sehingga diperlukan solusi perbaikan agar pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa penerapan model CIRC berbantuan media Quizizz Paper Mode dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Make A Match dengan Media Flash Card Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Jawa Ragam Krama Inggil Pada Siswa Kelas III SD Negeri 3 Karanggude Tahun Ajaran 2022/2023 Nurul Anjarwati; Ngatman Ngatman; Suhartono Suhartono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 2 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i2.76761

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah mendeskripsikan langkah-langkah, meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Jawa ragam krama inggil, dan mendeskripsikan kendala dan solusi penggunaan model kooperatif tipe make a match dengan media flash card. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan selama tiga siklus. Subjek penelitian yaitu, guru dan siswa kelas III SD Negeri 3 Karanggude. Analisis data melalui pengumpulan, reduksi, penyajian, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan persentase aspek keterampilan berbicara siklus I = 66,66%, siklus II = 86,11%, dan siklus III = 94,44%. Persentase ketuntasan nilai kognitif keterampilan berbicara siklus I = 61,9%, siklus II = 80,95, siklus III = 90,47%. Kesimpulan penelitian ini yaitu, model kooperatif tipe make a match dengan media flash card dapat meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Jawa ragam krama inggil kelas III SD Negeri 3 Karanggude tahun ajaran 2022/2023.
Local wisdom-based science e-module to improve cultural literacy and critical thinking skills of elementary school students Achmad Basari Eko Wahyudi; Moh. Salimi; Ratna Hidayah; Anesa Surya; Suhartono Suhartono; Wahyono Wahyono
Journal of Environment and Sustainability Education Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Education and Development Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62672/joease.v3i3.91

Abstract

The low critical thinking skills and cultural literacy of elementary school students, along with the absence of teaching materials that integrate local wisdom into science and social studies (IPAS) learning, present challenges that need to be addressed. This study aims to develop a local wisdom-based IPAS e-module to enhance students’ critical thinking skills and cultural literacy. The research employed the ADDIE development model, encompassing the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation, with feasibility tests conducted by material, media, and instructional experts. Practicality tests were carried out through one-to-one trials, small group trials, and field trials, while effectiveness tests applied a quasi-experimental design with control and experimental classes analyzed using pretest–posttest data and N-gain calculations. The results indicated that the e-module was rated “highly feasible” by all validators, with “highly practical” ratings from teachers and students. Effectiveness tests showed an improvement in critical thinking skills with an N-gain of 0.70 (high category) and an improvement in cultural literacy with an N-gain of 0.44 (medium category) in the experimental class, while the control class remained in the low category. This study concludes that the local wisdom-based IPAS e-module is effective as a learning resource for improving critical thinking skills and cultural literacy, while also serving as a medium for preserving regional culture in elementary schools.
Co-Authors - Sarcowi Achmad Basari Eko Wahyudi Adam Rizky Fuadhi Adelia Ayu Pertiwi Adellia Isfara Nanjar Dewi Adi Ratriyanto Adib Nurul Huda Affan Navio Fitratama Afifah Fauziah Afifah Indar Febriyanti Agung Pambudi Ahsina Sabri Hayana Ajeng Dwi Pertiwi Akhmad Yusron Santoso Alda Saputri Alfina Tri Buanawati Alivia Fanny Fitriana Alwi Aryandaru Amalina Yusnani Amir Fiqri Gholidho Anesa Surya Anesa Surya Anisa Amalia Anita Turisia Ari Prasetyo Arif Fathah Avicenna Arum Haryanti Aulia Rahma Faizati Ayu Azimatul Maghfiroh Cla Risa Amelia Desma Dzuriansyah Devi Kurnia Dimas Rahadian Aji Muhammad, Dimas Rahadian Aji Dwinanda Wuri Harsanti El Sinta Aknesia Prabulingga Elais Nur Fauzia Qodim Erika Mahmudah Fatkhul Ibnu Prayoga Fazri, Rosiana Nur Febriyanti Umi Khabibah Ferdi Kurniawan Fini Suci Nuswantari Fitri Jumiyati Fitriyani Nurkhotijah Galih Rifki Syadzili Gayuh Adi Nugroho Gendis Surya Kinanthi Ghazi Inzanul Ardiatama Hafida Hidayati Hasan Zainuri Ibnu Hakim Ikka Dewi Lestari Indhi Mars Baramukti Intan Diennanti Joharman, Joharman Joko Riyanto Juhana Juhana Kamila Fathah Kana Tania Wijaya Kartika Christy Suryandari Kartika Chrysti Suryandari Kharisma Fitria Yustiani Khikmah Laelatul Utami, Khikmah Laelatul Khusnul Khotimah Laeli Fauziyah Hasna Lailatul Arja Lelya Gussyanti Lu'luul Asviyati Moh Salimi Moh. Salimi Muhamad Chamdani Muhamad Chamdani Muhamad Dwi Septiyanto Muhammad Fikriy Fadhilah Rosyid Muhammad Nurrahman Muhanif Muhanif Nashri Maulidah Nasikhah Afdila Nawang Setiasih Ngatman, Ngatman Ningrum Rahmawati Nisarofa Istiqomah Nita Eka Rahmawati Nur Khothimatun Fitriyah Nurhasanah Nurhasanah Nurlia Agustin Nurul Anjarwati Nurul Ariffudin Okid Parama Astirin Pawit Riatmo Puji Asih Qori Septiani Rafika Puji Hapsari Rahayu, Ria Muji Rais Hidayat Ratna Hidayah Ratna Hidayah Reni Dyah Kaeksi Setianingrum Rida Yulia Cahyani Ridha Zulvana Rista Ananda Ningias Rizki Isnaeni Putri Rizki Setiawan Rodatus Sofiah Rokhmaniyah Rokhmaniyah, Rokhmaniyah Sheila Yuliantono Putri Shinta Meliana Sigit Santoso Siti Ambarwati Siti Fatimah Suhadha, Diaz Harry Syamsul Hadi Titin Wijayanti Tri Saptuti Susiani Tria Mugi Safitri Vida Tri Septyandani Wahyono Wahyono Wahyono Wahyono Wahyu Kartikasari Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wardatul Adibah Widia Indra Kartika Windhu Roro Kinanti Wisnu Hasan Kurniawan Yanti Riyanti Zaiful Hidayat Zharfan Afina