Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Pembelajaran Operasi Bilangan Bulat Berbasis Permainan Flashcard (Integer Clash) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Musriyani, Iin; Mujiastutik, Dhea Putri; Darmadi, Darmadi; Astuti, Indra Puji
Jurnal Simki Pedagogia Vol 8 No 2 (2025): Volume 8 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jsp.v8i2.1136

Abstract

This study aims to develop a flashcard game-based learning media called Integer Clash, which is designed to increase students' learning motivation in understanding the concept of integer operations. This media combines elements of educational games with an interactive approach, so as to create a fun and challenging learning atmosphere. The research method used is research and development. Product trials were conducted on elementary school students with data collection through observation and interviews. The results showed that the use of Integer Clash as a learning media was able to significantly increase students' learning motivation. In addition, students showed high enthusiasm in participating in learning. Based on these findings, Integer Clash can be used as an alternative effective learning media in supporting the teaching and learning process of mathematics, especially on integer operations material.
PENERAPAN MEDIA DIGITAL BERBASIS GEOGEBRA DALAM PEMBELAJARAN GEOMETRI: STUDI ABDIMAS DI SDN BANCONG Untari, Erny; Astuti, Indra Puji; Nita, Sekreningsih; Susanto, Doni; Khoiri, Halwa Annisa
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025): KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gerakan dharma bakti kepada masyarakat (Abdimas) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran geometri pada bangun datar di SDN Bancong melalui penerapan media digital berbasis GeoGebra. Berdasarkan wawancara permasalahan yang dihadapi guru dan siswa meliputi keterbatasan media konkret, rendahnya visualisasi konsep, serta minimnya pemanfaatan teknologi dalam pelajaran matematika. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan penggunaan GeoGebra, pendampingan implementasi di kelas, dan evaluasi hasil penerapan pembelajaran. Metode Abdimas meliputi observasi awal, workshop, praktik langsung, dan refleksi guru. Hasil kegiatan  memperlihatkan adanya kemajuan kemahiran guru dalam menciptakan media interaktif dengan GeoGebra serta meningkatnya antusiasme dan pemahaman siswa terhadap konsep geometri. Penggunaan GeoGebra terbukti membantu visualisasi geometri pada bangun datar, meningkatkan interaksi dan partisipasi kelas, serta memperbaiki hasil belajar. Kegiatan Abdimas ini menunjukkan bahwa media digital dapat menjadi alternatif efektif untuk mendukung pengajaran matematika di sekolah dasar terutama geometri tentang bangun datar.
The Utilization of Mobile-Based GeoGebra Applications for Elementary School Educators Sekreningsih Nita; Erny Untari; Indra Puji Astuti; Eka Resty Novieta Sari; Kelik Sussolaikah
Brilliance: Research of Artificial Intelligence Vol. 5 No. 2 (2025): Brilliance: Research of Artificial Intelligence, Article Research November 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/brilliance.v5i2.7542

Abstract

In the current Generation-Z Era, the use of digital technology in learning, especially mathematics in elementary schools, is increasingly important to increase student effectiveness and engagement. GeoGebra Mobile, as a dynamic mathematics application, offers interactive visualizations that can help students understand abstract concepts more concretely. This study discusses the use of mobile-based GeoGebra in mathematics learning at the Bancong Elementary School level, Madiun Regency, which includes materials on plane figures, fractions, number lines, and simple Cartesian coordinates. Meanwhile, the method used in this study is a literature review by examining various sources such as journals, books, and relevant research reports related to the use of the GeoGebra Mobile application in elementary mathematics learning. Furthermore, the researcher conducted analysis and scoring by grouping several findings based on benefits, implementation, as well as challenges and solutions. The final results of the study show that the GeoGebra Mobile application can help in visualizing abstract concepts, making it easier to understand concepts and being skilled in solving basic mathematical problems with a score of 90.00 (very good), GeoGebra as an interactive and innovative mathematics learning score of 85.15 (very good), with GeoGebra can motivate students to learn score of 88.50. In addition, GeoGebra also supports students in independent learning score of 80.50 (good) and can facilitate authentic assessment with a score of 80.10 (good). Although there are several technical challenges, practical solutions can be implemented so that the use of the GeoGebra Mobile application remains optimal. The conclusion is that the use of the GeoGebra Mobile application is in line with the characteristics of today's students (gen-z) who are familiar with digital devices.
Peningkatan Kesadaran Lingkungan Siswa melalui Media Edukasi Interaktif dan Sosialisasi Berbasis 3R di SDN Sidomulyo 2, Sawahan, Kabupaten Madiun Wiwin Juliyanti; Eka Resty Novieta Sari; Indra Puji Astuti; Fatriya Adamura; Rizqi Husaini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 10 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i10.288

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan siswa melalui media edukasi interaktif dan sosialisasi berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di SDN Sidomulyo 2, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun. Permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman siswa terkait pentingnya menjaga lingkungan dan pengelolaan sampah yang tepat. Kegiatan dilaksanakan pada 19 Januari 2026 dengan melibatkan 33 siswa sekolah dasar menggunakan metode sosialisasi edukatif dan interaktif. Media yang digunakan meliputi poster, video animasi, simulasi pemilahan sampah, serta kegiatan kreatif seperti pembuatan majalah dinding. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kepedulian siswa terhadap lingkungan yang ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan dan kemampuan memilah sampah dengan benar. Kegiatan ini juga mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam membentuk karakter cinta lingkungan sejak dini. Dengan demikian, penggunaan media edukasi interaktif dan pendekatan 3R efektif dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan siswa secara berkelanjutan.
Efektivitas Model Inquiry Learning terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Matematika Siti Aisyah; Maulidar Maulidar; Indra Puji Astuti; Erny Untari; Wahyu Indra Lesmana
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.545

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih cenderung bersifat prosedural, sehingga kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model inquiry learning dalam meningkatkan kedua kemampuan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe one-group pretest–posttest pada 18 siswa kelas VI. Instrumen penelitian berupa tes berpikir kritis dan kreatif berbasis indikator HOTS yang telah divalidasi. Analisis data meliputi uji normalitas, uji paired sample t-test, perhitungan N-gain, dan effect size. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata kemampuan berpikir kritis dari 60,28 menjadi 80,11 dan kemampuan berpikir kreatif dari 62,17 menjadi 82,39, dengan perbedaan yang signifikan (p < 0,05). Nilai N-gain masing-masing sebesar 0,62 dan 0,64 (kategori sedang), serta effect size sebesar 1,45 dan 1,38 (kategori besar), yang menunjukkan bahwa peningkatan tersebut tidak hanya signifikan secara statistik, tetapi juga kuat secara praktis. Temuan ini mengindikasikan bahwa inquiry learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif secara simultan. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa model inquiry learning dapat menjadi alternatif pembelajaran matematika yang berorientasi pada pengembangan HOTS, meskipun masih diperlukan pengujian lebih lanjut pada sampel yang lebih luas.
PEMANFAATAN DAUN PEPAYA SEBAGAI BAHAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) DI DESA BULU Indra Puji Astuti; Doni Susanto; Erny Untari
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Volume 3, No 2 Oktober 2022
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v3i2.859

Abstract

This community service activity is in the form of training on the manufacture of Liquid Organic Fertilizer (POC) which was held in Bulu Village, Sukomoro District, Magetan Regency. The background of this activity was carried out because of the presence of many papaya leaves and the lack of utilization of these leaves so that many leaves fell and became garbage. The method used is the presentation of material from the team and then direct practice of making POC from papaya leaves together with residents. After the training is carried out, it is expected to provide insight and skills to the community in making POC. In addition, it is also hoped that the community can take advantage of POC to be given to their own plants.
STRATEGI PENGEMBANGAN PEMASARAN DAN PEMBUKUAN PADA UMKM RISOL MAYO “CAK GENDUT” Indra Puji Astuti; Andy Febri Alexander; Devi Citra Mayasari
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v5i1.1866

Abstract

Competition for jobs is so tight that opening your own business is an alternative way of choosing a livelihood. Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are the most strategic social economic sector and concern the livelihoods of many people, making them the backbone of the national economy. However, the problems faced by the Risol Mayo "CAK GENDUT" business or small industries are mostly sources of capital, labor, raw materials for industrial processing and marketing. This community service related to assisting MSMEs with the Risol Mayo snack type is expected to provide solutions for MSMEs.The practical methods used in this mentoring program are observation and interview methods. There is a mentoring program for recording financial reports. The program carried out is a management approach related to working hours that is structured in a period of ≤ 4 weeks, utilizing social media, delivery services with a minimum purchase of IDR. 20,000 as well as innovation in gift coupons so that orders are not only made on a conversion basis and communication is very good between mentors and partners in achieving mentoring goals. It is hoped that MSME players can accept changes in information technology very quickly. MSME players are advised to innovate more aggressively in terms of marketing to attract consumers.
Ethnomathematics Exploration of Multiplying and Measuring Activities on The Dome of The Great Mosque of Baitul Hakim Madiun City Ainun Fisabilillah; Ika Krisdiana; Indra Puji Astuti
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v10i2.22113

Abstract

Ethnomathematics is a study that explains the relationship between culture and mathematics. Ethnomathematics is applied as a means to motivate, stimulate, overcome saturation, and give a new feel to mathematical learning. One of the cultures that can be studied with ethnomathematics is the mosque. This study aims to learn mathematical concepts and explore ethnomathematics in the building of the Grand Mosque of Baitul Hakim Kota Madiun, the explored building, namely the dome of the mosque. This qualitative research uses an ethnographic approach with data retrieval using observation, interview, and documentation techniques. The research was conducted at the Grand Mosque of Baitul Hakim City of Madiun with 3 subjects being mosque administrators (secretariat admin, takmir, and marbot). The results of the research were obtained from mathematical concepts and ethnomathematics activities at the Grand Mosque of Baitul Hakim. The mathematical concept obtained is the geometric concept related to the flat construction of isosceles triangles, isosceles trapezoids, ellipses, and limas space structures. The ethnomathematics activity obtained is the activity of measuring and enumerating. Therefore, it can be concluded that there is ethnomathematic activity and there are mathematical concepts in the Grand Mosque of Baitul Hakim Kota Madiun that can be used as a learning resource by educators.
Pelatihan Pembukuan Dasar bagi Usaha Skala Mikro Kelurahan Kelun Kota Madiun dalam Mendukung Pengembangan Produk Lokal dan Peningkatan Akses Modal Usaha Wiwin Juliyanti; Apriyanti Apriyanti; Dedy Richi Rizaldy; Eka Resty Novieta Sari; Indra Puji Astuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3620

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha skala mikro di Kelurahan Kelun, Kota Madiun melalui pelatihan pembukuan dasar sebagai fondasi penting dalam pengembangan produk lokal dan peningkatan akses terhadap modal usaha. UMKM mikro umumnya menghadapi kendala serius terkait pencatatan transaksi yang tidak teratur, kurangnya kemampuan menyusun laporan sederhana, dan minimnya bukti administrasi yang menjadi syarat pengajuan pembiayaan. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Oktober 2025 di Aula Kelurahan Kelun dan diikuti oleh 30 pelaku usaha mikro. Metode pelatihan mencakup sosialisasi, praktik pembukuan dasar, dan demonstrasi metode digital sederhana “Foto–Catat–Unggah” untuk membantu UMKM mengumpulkan bukti transaksi secara cepat dan mudah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai alur pencatatan keuangan usaha, mampu memisahkan transaksi pribadi dan bisnis, serta memahami pentingnya laporan arus kas sederhana dalam proses pengajuan modal. Penerapan metode pembukuan sederhana terbukti relevan dengan karakteristik usaha mikro yang memiliki keterbatasan waktu, sumber daya, dan literasi digital, sehingga pelatihan ini memberikan dasar yang kuat bagi UMKM untuk lebih siap mengembangkan produk lokal dan memenuhi persyaratan administrasi lembaga pembiayaan.
Penguatan Literasi Numerasi melalui Pembelajaran Mendalam dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Muhammad Iqbal; Wahyu Laraswati; Eko Putra; Indra Puji Astuti; Rambang Muharramsyah
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.829

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguatan literasi numerasi melalui pembelajaran mendalam dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di kelas VI SD Negeri 12 Banda Sakti Kota Lhokseumawe dengan melibatkan satu guru dan 22 siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña dengan menerapkan triangulasi sumber serta teknik untuk menjamin kredibilitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran mendalam melalui penggunaan masalah kontekstual, diskusi kelompok, dan keterlibatan aktif siswa mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna. Kondisi tersebut berkontribusi terhadap penguatan literasi numerasi siswa, yang ditunjukkan melalui kemampuan memahami masalah, menggunakan informasi yang tersedia, serta menentukan strategi penyelesaian yang sesuai. Penguatan literasi numerasi juga mendorong berkembangnya kemampuan berpikir kritis siswa, terutama dalam menganalisis informasi, mengemukakan alasan, dan menarik kesimpulan secara logis. Dengan demikian, pembelajaran mendalam menjadi alternatif yang relevan untuk mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis melalui penguatan literasi numerasi pada siswa sekolah dasar.