Claim Missing Document
Check
Articles

KUALITAS IKAN KEUMAMAH TONGKOL (Euthynnus affinis) KHAS ACEH DENGAN LAMA WAKTU PEREBUSAN YANG BERBEDA Said Nabil Amanullah; Eko Nurcahya Dewi; Romadhon Romadhon
Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jitpi.2022.12695

Abstract

Ikan keumamah merupakan salah satu produk olahan ikan khas Aceh yang diolah melalui proses perebusan dan pegeringan. Waktu perebusan dalam proses pembuatan ikan keumamah yang berlebihan dapat menurunkan kandungan nutrisi dan gizi dari produk. Lama waktu perebusan bertujuan untuk mempertahankan dan memastikan kualitas ikan keumamah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan lama waktu perebusan ikan keumamah terhadap kualitas kimia, fisik dan mikrobiologi. Rancangan percobaan yang digunakan adalah model Rancangan Acak Lengkap dengan perlakuan lama waktu perebusan 20, 30 dan 40 menit sebanyak 3 kali pengulangan. Data parametrik dianalisa menggunakan uji ANOVA dan uji Beda Nyata Jujur, sedangkan non parametrik menggunakan uji Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan lama waktu perebusan yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap parameter yang diuji. Lama perebusan yang efektif untuk mempertahankan nutrisi ikan keumamah namun tetap sesuai selera konsumen adalah 20 menit dengan penurunan kadar protein 62,02%, kadar lisin 1,202%, kadar lemak 1,25%, kadar air 19,62%, aktivitas air 0,563, nilai log angka lempeng total 2,93 kol/g dan nilai hedonik dengan selang kepercayaan 6,42 <μ< 6,46. Pengamatan permukaan daging dilakukan untuk mengetahui bagaimana kenampakan bentuk permukaan, jaringan dan serat dari daging ikan keumamah menggunakan metode scanning electron microscope menunjukkan ikan keumamah dengan waktu perebusan 20 menit memeliki memiliki rongga atau pori-pori pada daging yang cukup banyak dan masih terlihat.
PENGARUH LAMA PERENDAMAN ASAM KLORIDA TERHADAP KEKUATAN GEL GELATIN TERIPANG HITAM (Holothuria leucospilota) Viola Niraputri; Romadhon Romadhon; Slamet Suharto
Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 20, No 1 (2021): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/penaakuatika.v20i1.1326

Abstract

ABSTRAKTeripang memiliki potensi sebagai gelatin karena mengandung protein kolagen sekitar 70% dalam tubuhnya yang terdiri dari kulit dan daging tebal. Protein teripang dihasilkan dari dinding tubuh yang kaya akan glisin, asam glutamat dan arginin, glisin merupakan asam amino yang dominan yang terdapat pada gelatin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama perendaman terhadap kekuatan gel gelatin Teripang hitam (Holothuria leucospilota) dan Perlakuan terbaik dalam pembuatan gelatin Teripang Hitam (Holothuria leucospilota) menggunakan proses asam. Teripang  Hitam (Holothuria leucospilota) diperoleh dari perairan Pulau Panjang Jepara, bahan lain yang digunakan yaitu asam klorida (HCl), dan aquades. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan yaitu perendaman selama 36, 42 dan 48 jam dengan tiga kali ulangan. Data parametrik dianalisis dengan ANOVA dan uji lanjut BNJ. Hasil penelitian menunjukan bahwa gelatin dengan lama perendaman yang berbeda menunjukan pengaruh nyata terhadap rendemen, viskositas, kekuatan gel, kadar air, kadar protein dan kadar abu namun tidak terhadap pH. Perlakuan terbaik yaitu pada perendaman asam selama 48 jam dengan rendemen 2,85 ± 0,19%, pH 4,08 ± 0,02, viskositas 3,7 ± 0,11cP, kekuatan gel 675,52 ± 19,1 bloom, kadar air 10.35 ± 0,13%, kadar protein 84.8 ± 0,15%,  kadar abu 1,68 ± 0,23%, dan gugus fungsi dengan serapan amida A 3280 cm-1, amida I 1632 cm-1, amida II 1526 cm-1, amida III 1232 cm-1. Kesimpulan penelitian ini adalah lama waktu perendaman yang berbeda memberikan pengaruh terhadap kekuatan gel gelatin Teripang Hitam (Holothuria leucospilota) dan perlakuan terbaik yaitu perendaman 48 jam. Kata kunci: FTIR (Fourrier Transform Infra-Red), Gelatin, HCl, Lama perendaman asam, Teripang Hitam (Holothuria leucospilota). ABSTRACTSea cucumbers have the potential to be gelatin because they contain high collagen protein around 70% in their body which consists of thick skin and meat. Sea cucumber protein is produced from the body wall which is rich in glycine, glutamic acid, and arginine. Glycine is the dominant amino acid found in gelatin. The purpose of this study was to determine the effect of soaking time on the gel strength of the black sea cucumber gelatin (Holothuria leucospilota) and the best treatment in making black sea cucumber gelatin (Holothuria leucospilota) using the acid process. Black sea cucumber (Holothuria leucospilota) is obtained from the waters of Panjang Island Jepara, other materials used are hydrochloric acid (HCl) and aquades. The experimental design used in this study used a completely randomized design (CRD) with three treatments namely soaking for 36, 42, and 48 hours with three replications. Parametric data were analyzed by ANOVA and HSD follow-up tests. The results showed that gelatin with different soaking times had a significant effect on yield, viscosity, gel strength, moisture content, protein content and ash content but had no effect on pH. The best treatment was acid soaking for 48 hours with yield 2.85 ± 0.19%, pH 4.08 ± 0.02, viscosity 3.7 ± 0.11 cP, gel strength 675.52 ± 19.1 bloom, water 10.35 ± 0.13%, protein content 84.8 ± 0.15%, ash content 1.68 ± \0.23%, and functional groups with amide A 3280 cm-1 absorption, amide I 1632 cm-1, amide II 1526 cm-1, amide III 1232 cm-1. The conclusion of this study is different soaking time gave an effect on the gel strength of the black sea cucumber gelatin (Holothuria leucospilota) and the best treatment is soaking for 48 hours. Keywords: Acid soaking time, Black Sea Cucumber (Holothuria leucospilota), FTIR (Fourrier Transform Infra-Red), Gelatin, HCl.
PENGARUH AIR KELAPA DAN PENGGUNAAN SUHU YANG BERBEDA TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK AGAR-AGAR KERTAS RUMPUT LAUT (Gracilaria verrucosa) Prastika Anadia Putri; Romadhon Romadhon; Laras Rianingsih
Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jitpi.2023.14638

Abstract

Gracilaria verrucosa merupakan salah satu rumput laut yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Salah satu produk dari Gracilaria verrucosa adalah agar-agar kertas. Agar-agar kertas sering dimanfaatkan sebagai pembentuk gel, penstabil dan pengemulsi pada bahan pangan maupun minuman. Air kelapa adalah cairan endosperma dari buah kelapa yang sering dibuang dan tidak dimanfaatkan. Kalapa yang sudah tua memiliki air kelapa dengan pH berkisar 4-5, dimana menunjukkan air kelapa bersifat asam. Sifat asam dari air kelapa dapat dimanfaatkan dalam perebusan Gracilaria verrucosa untuk melunakkan dan memecah dinding sel, sehingga memudahkan keluarnya kandungan agar-agar saat proses ekstraksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perebusan rumput laut Gracilaria verrucosa dengan air kelapa pada suhu perebusan yang berbeda, terhadap karakteristik fisik agar-agar kertas yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan yaitu experimental laboratories menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan perbedaan suhu perebusan rumput laut menggunakan air kelapa tua yaitu (A) 60℃, (B) 80℃, dan (C) 100℃ dengan tiga kali ulangan. Data parametrik dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut Tukey HSD. Data nonparametrik dianalisis dengan Kruskal-Wallis dan uji lanjut Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu terbaik berdasarkan karakteristik fisik agar-agar kertas diperoleh pada suhu 60℃ dengan nilai rendemen 4,76%, ketebalan 0,10mm, viskositas 38,2cP, kekuatan gel 207,00gf, pH 7,25 dan sensori dengan selang kepercayaan 8,71 ˂ µ < 8,95 pada tingkat kepercayaan 95%.
Pengaruh Penambahan Limbah Serbuk Besi dan Serbuk Kayu terhadap Kuat Tekan Beton Putri, Sefti Maulana; Romadhon, Romadhon
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v8i1.14757

Abstract

Concrete is a common material used to build buildings. The use of concrete materials is increasing, but the materials used to make concrete are increasingly expensive and limited. In this case it is necessary to innovate to save materials for making concrete by adding iron filings and sawdust, with the aim of knowing the effect of adding iron filings and sawdust to the compressive strength of concrete. In this study the ASTM method used was to analyze primary data. The data were obtained from research conducted in the laboratory using the analytical test method of cement, fine aggregate, coarse aggregate, and additives (iron filings and wood powder). Research results from 3 variations of class 1 iron powder and sawdust mixtures used with variations of 1% iron powder 1% wood powder, 2% iron powder 2% wood powder, and 3% iron powder 3%. The variation values that have high stability are the Normal variation (0% added material) and the 1% iron powder 1% wood powder variation with stability values of 14.82 MPa and 14.50 MPa. Variation levels of 1% iron filings and 1% sawdust are stated to be the most effective for mixing concrete because the compressive strength values of this variation already meet the SNI specifications, so the variations of iron filings and wood powder added materials are the most optimal to be used as K-175 concrete mix ingredients.
The Intellectual Social History of Islamic Education: The Thoughts of Muslim Intellectuals in the Field of Islamic Religious Sciences Romadhon, Romadhon; Asari, Hasan
Jurnal Sustainable Vol 6 No 1 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v6i1.4029

Abstract

The Islamic Intellectual Tradition developed through three periods: classical times, medieval times, and modern times. These three epochs had different characteristics and methods for developing the Islamic intellectual tradition. However, the classical age had a strong influence on the development of the Islamic intellectual tradition in later times. This paper is put forward as an effort to provide a proper understanding and meaning of how Islam becomes an inseparable part of the intellectual development of Muslims, better known as the Islamic intellectual tradition. This paper attempts to elaborate and show that Islam has an important role in building an intellectual tradition that began through teaching in Islamic boarding schools. The method put forward in this paper is a descriptive method with an analytical approach. Classical times it contributed to intellectual development by placing the methods that developed in teaching and education that were practiced from the time of the Holy Prophetsa, namely the method of writing and memorization. The Middle Ages contributed to the emergence of institutions that aided and developed the Islamic intellectual tradition. Modern times are a struggle of Indonesian Islamic intellectual traditions, which gave birth to two groups of young and old. Young people put forward the importance of renewing thought in the realm of Islamic understanding by methods of returning Islam to its place through understanding Islamic teachings that eliminate the side of taqlid and purify Islamic teachings. The thoughts of Muslim intellectuals in the field of Islam are theology, fiqh, Tafsir, hadith, and akhlaq.
KARAKTERISTIK BROWNIES PANGGANG IKAN TERI (Stolephorus spp.) DENGAN PENGGUNAAN TEPUNG MANGROVE API-API (Avicennia marina) DAN TEPUNG MOCAF Manik, Gheta Olivia; Agustini, Tri Winarni; Romadhon, Romadhon
Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jitpi.2023.10679

Abstract

Brownies merupakan makanan jajanan yang disukai anak-anak dan masyarakat. Penambahan tepung ikan teri bertujuan untuk meningkatkan nilai gizi brownies terutama protein dan kalsium. Selain itu penggunaan tepung mangrove api-api dan tepung mocaf dapat dijadikan sebagai pengganti tepung terigu pada brownies karena memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi dan tepung mocaf merupakan produk bebas gluten. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung buah mangrove api-api (Avicennia marina) dan tepung mocaf terhadap karakteristik brownies ikan teri dan formulasi terbaik penggunaan tepung buah mangrove api-api (Avicennia marina) dan tepung mocaf terhadap karakteristik brownies ikan teri. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen laboratorium menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan yaitu konsentrasi tepung buah mangrove api-api 0% (K), konsentrasi tepung buah mangrove api-api 10% (A), konsentrasi tepung buah mangrove api-api 15% (B), dan konsentrasi tepung buah mangrove api-api 20% (C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung buah mangrove api-api (Avicennia marina) dan tepung mocaf berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap karakteristik brownies ikan teri pada uji kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, kadar karbohidrat dan kadar kalsium. Perlakuan rasio 20%:80% merupakan formulasi terbaik pada substitusi tepung mangrove api-api (Avicennia marina) terhadap karakteristik brownies ikan teri dengan nilai hedonik sebesar 7,62<µ<7,86, kadar air 10,58%, kadar abu 3,22%, kadar lemak 26,18%, kadar protein 15,66%, kadar karbohidrat 54,91% dan kadar kalsium 301,81 mg/100 g.
PENCEGAHAN FRAUD PENGELOLAAN DANA DESA DENGAN PRAKTIK AKUNTABILITAS, PARTISIPASI MASYARAKAT, WHISTLEBLOWING DAN KINERJA PEMERINTAH DESA (STUDI EMPIRIS PADA KEC. KALIWIRO KAB. WONOSOBO) Toyib, Ahmad; Romadhon, Romadhon; Susanti, Susanti
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 6 (2024): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i6.13567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh praktik akuntabilitas, partisipasi masyarakat, whistleblowing, dan kinerja pemerintah terhadap pencegahan fraud dalam pengelolaan dana desa di Kecamatan Kaliwiro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan populasi berupa perangkat desa di Kecamatan Kaliwiro yang berjumlah 261 orang. Sampel penelitian terdiri dari 73 responden yang dipilih menggunakan rumus Taro Yamane dan teknik purposive sampling. Proses penelitian dilaksanakan sesuai prosedur ilmiah, meskipun terdapat keterbatasan, yaitu pengumpulan data hanya mencakup perangkat desa yang mudah dijangkau. Data yang diperoleh diolah dan dianalisis menggunakan program SPSS 25 dengan uji asumsi klasik, regresi linier berganda, serta pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen (praktik akuntabilitas, partisipasi masyarakat, whistleblowing, dan kinerja pemerintah) secara bersama-sama memberikan pengaruh sebesar 67,9% terhadap variabel dependen, yaitu pencegahan fraud dalam pengelolaan dana desa. Selain itu, setiap variabel independen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen.
Madrasah Principal Leadership in Increasing Work Motivation Teachers at Madrasah Tsanawiyah Negeri Batang Hari Romadhon, Romadhon; Badarussyamsi, Badarussyamsi; Fadhil, M.
International Journal of Islamic Thought and Humanities Vol. 3 No. 2 (2024): International Journal of Islamic Thought and Humanities
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54298/ijith.v4i2.323

Abstract

This study aims to analyze and describe (1) How is the work motivation of teachers at Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Batang Hari (2) How does the Principal carry out his role as a motivator at Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Batang Hari (3) How is the Principal's effort in improving teacher performance at Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Batang Hari. This study uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation. The main informants in this study were the principal, teachers, and administrative staff. The results of this study are (1) The Principal of Madrasah in providing work motivation to teachers by encouraging teachers to attend relevant seminars or workshops. The Principal accepts suggestions and criticisms that arise from all parties, be it teachers, staff, and other employees. Conducts ongoing supervision and conducts evaluations (2) The Principal of Madrasah as a motivator by fostering a sense of togetherness, solidarity, and good cooperation towards teachers with a sense of family. Builds a positive and collaborative organizational climate. (3) The efforts of the Head of Madrasah to improve performance by providing teacher performance coaching, supervising teacher performance, providing motivation to teachers and creating a conducive working atmosphere and implementing madrasah rules with discipline
IMPLEMENTASI NILAI MULTIKULTURAL DALAM MEMBENTUK INTERAKSI INKLUSI Bhala, Dolorestin Monika; Romadhon, Romadhon; Kukuh Widijatmoko, Engelbertus
Civis : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 14, No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : FPIPSKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/civis.v14i1.21514

Abstract

Multicultural education is a progressive approach in the education system aimed at identifying, addressing, and eliminating inequalities, failures, and discriminatory practices. In the context of higher education, multicultural education plays a crucial role in developing understanding and appreciation of cultural diversity among students. This study reveals that although multicultural education has been integrated into education policies in many countries, its implementation is often uneven and ineffective in addressing the gaps between ethnic or cultural groups. The primary factor hindering the effectiveness of multicultural education is the lack of a deep understanding of the culture and specific needs of each ethnic group. Additionally, the gaps and discrimination that still occur on campuses reflect the need for stronger commitment from educators, policymakers, and the entire academic community to create an inclusive learning environment. Through sustained commitment and a holistic approach, multicultural education can have a significant positive impact in shaping a more tolerant, just, and harmonious society
Peningkatan Program Peduli Lingkungan Di Area Proyek Rumah Sakit Susanto, Sony; Rahardjo, Djoko; Romadhon, Romadhon; Gardjito, Edy
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.921 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v5i3.16684

Abstract

Proyek konstruksi merupakan penumbang terbesar adanya kecelakaan kerja. Salah satu penyebab kecelakaan kerja adalah unsafe action. Tindakan unsafe action disebabkan oleh para pekerja yang kurangnya peduli lingkungan/kebersihan. Dengan alasan tersebut maka peningkatan peduli lingkungan merupakan salah satu upaya dalam mengurangi kecelakaan kerja maupun kenyamanan lingkungan sekitar. Pengabdian ini dilakukan pada salah satu proyek rumah sakit di nganjuk. Tahapan pengabdian ini diantaranya identifikasi, sosialisai dan evaluasi. Hasil dari pengabdian ini adalah adanya peningkatan kepemahaman dari 11 unsur lingkungan yang ditanyakan dan dihadiri oleh perwakilan pimpinan kontraktor/konsultan. Pengabdian ini memerlukan komunikasi / tindakan yang berkelanjutan agar peningkatan lingkungan lebih baik lagi / peningkatan unsur baru dalam lingkungan.
Co-Authors - Sumardianto A Nova Zulfahmi A Suhaeli Fahmi Abidin, Habibah Agus Sabdono Agus Triyanto Aisyah Ayu Hidayati, Aisyah Ayu Anjar Setyaji apri dwi anggo Apri Dwi Anggo Aryandi Faddilah Nurwin Aslan Aslan, Aslan Aulia Nissa Rifani, Aulia Nissa Badarussyamsi, Badarussyamsi Basyrowi Arbi Bernadetta Budi Lestari Bhala, Dolorestin Monika Cancerizky Trigutomo Radityo Choirul Anam AM Diponegoro Danuar Adi Nugroho Darmanto, Y.S Desya Anjani Hardjata Diah Putri Herawati Diah Rosita, Pramita Dianita Cahyaningrum, Dianita Dinaryadi, Rico Djoko Rahardjo Edy Gardjito, Edy Ege, Emanuel Budi Eko Nurcahya Dewi Eko Nurcahya Dewi Eko Nurcahya Dewi Eko Nurcahya Dewi Eko Nurcahya Dewi Eko Nurcahya Dewi Elistia, Elistia Fadhil, M. Fara Sabilla Ulfa Fatin Hidayati Fereshti Lailani Frisilia Nadhira Rimadhini Fronthea Swastawati Gerda Vernia Bali Ulina, Gerda Vernia Bali Gobai, Yulian Hartantyo, Sugeng Dwi Hasan Asari Hauzan Arifin, Muhammad Herbowo, Muhammad Seno Hidayati, Fatin Hilda Rizkyah Fauzy, Hilda Rizkyah Ima Wijayanti Indriani , Noor Desyta Insani Artati Zendrato Iswahyudi , Didik Iswahyudi, Didik Jevika Dwitasari Rochminta Kukuh Widijatmoko, Engelbertus Laras Guntur Santika Laras Rianingsih Lukita Purnamayati Luthfiyatul Habibah Nurlisa Ma'ruf, Widodo Farid Magdalena Januasni Jati Martins Manik, Gheta Olivia Marita Dwi Romawati Maulina Tiara Megawati Meisya Asri Widiyanti Mohamad Syahri Muhammad Luthfi Fadhli Mujiwati, Yuniar Mukhlis Fathurrohman Mukti Nur Hamidah Muryaning Charimah, Intan Muthomimah, Muthomimah Nabillah Pinka Almira Dhinendra Nangus, Yasinta Minoya Sari Nehru Firdaus Ardhana Ngatmin Novita Dinny Pratiwi, Novita Dinny Novita Nur Wahyuni Nur Fadilah Nurbani Yusuf Prasetyo Wibowo, Arif Prastika Anadia Putri Puguh Udiarta Putri Mudianingrum, Tasya Putri, Sefti Maulana Putut Har Riyadi Ramadhanti, Bella Widya Refki Saputra, Refki Retno Ayu Kurniasih Rifki Prayoga Aditia Rofi Rifki Ghazali Rose Fitria Lutfiana Rozaq, Ainur Ryan Ariefta Said Nabil Amanullah Sarwono Azmi Syahbuddin Sebastian Margino Selamet Suharto Selamet Suharto Septian, Rizky Bagus Setyo Adi Nugroho Shara Harumarani, Shara Sholehah, Meivi Mar’atus Siswanto, Arik Siti Khamidah Siti Nur Chotimah SITI RACHMAWATI Sitompul, Ryan Slamet Suharto, Slamet Sofinadya, Diba Sony Susanto Sri Redjeki Subagiyo Subagiyo Subagyo Subagyo Suhari Suhari Susanti Susanti Suseno, Bella Nindita Maharani Suwarno Suwarno Suyono Suyono Syarifah Mumtazah Titi Surti Toyib, Ahmad Tri Winarni Agustini Tutuk Salimah, Tutuk Ulfah Amalia Ulfah Amalia Utari, Kurnia Suci Tri Viola Niraputri Wajiadmoko, Engelbertus Kukuh Widijatmoko , Engelbertus Kukuh Widijatmoko, Engelbertus Kukuh Widodo Farid Ma’ruf y S Darmanto Y.S. Darmanto Y.S. Darmanto Yani Septia Rachmawati YS Darmanto Yudhomenggolo Sastro Darmanto Yudhomenggolo Sastro Darmanto Yulius Rustan Effendi Zuhriyah, Luluk Masruroh