Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI PEMANFAATAN DAUN KELOR SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN GIZI BURUK DAN STUNTING PADA IBU-IBU RUMAH TANGGA DI DESA SELAT KABUPATEN LOMBOK BARAT Asmawati Asmawati; Marianah Marianah; Syirril Ihromi; Desy Ambar Sari; Nurhayati Nurhayati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.249 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i2.7269

Abstract

Abstrak: Kelor adalah salah satu jenis sayuran yang sangat kaya akan nutrisi, terutama protein, vitamin A, vitamin C dan kalsium. Kelor juga mengandung senyawa bioaktif seperti polifenol yang dapat berfungsi sebagai antioksidan alami, sehingga sangat baik diberikan kepada anak sebagai tambahan dalam menu makanannya untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk  memberi edukasi dan tambahan ilmu pengetahuan kepada orang ibu – ibu rumah tangga di Desa Selat, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat khususnya yang memiliki balita. Peserta kegiatan ini berasal dari ibu – ibu warga Desa Selat yang memiliki balita, kader posyandu yang mewakili setiap Dusun yang ada berjumlah 12 0rang. Kegiatan dilakukan dalam beberapa tahapan, yaitu : 1). Sosialisasi persiapan kegiatan 2). Pre-test 3). Penyampaian materi tentang pemanfaatan daun kelor sebagai bahan alternative mencegah gizi buruk dan stunting 4). Post-test untuk mengevaluasi daya serap dan pengetahuan peserta. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan ibu-ibu peserta  sebesar  67,80% (selisih nilai 20,40%) dari nilai sebelum penyampaian materi hanya sebesar 47,40%. Hasil penyuluhan ini diharapkan dapat menjadi tambahan ilmu pengetahuan bagi ibu-ibu peserta dalam hal pemanfaatan daun kelor sebagai alternatif pencegahan  gizi buruk dan stunting pada anak balitanya.Abstract: Moringa is a very rich type of vegetable in nutrients, especially protein, vitamin A, vitamin C, and calcium. Moringa also contains bioactive compounds such as polyphenols that can function as natural antioxidants, so it is best given to children as an addition to their diet to optimize their growth and development. This service activity aims to provide education and additional knowledge to housewives, especially toddlers in Selat Village, Narmada District, West Lombok Regency. Participants in this activity came from 12 people Selat Village mothers who have toddlers and posyandu cadres representing each hamlet. Activities are carried out in several stages, namely: 1). Socialization of activity preparation 2). Pre-test 3). Counseling on the use of Moringa leaves as an alternative material to prevent malnutrition and stunting 4). Post-test to evaluate participants' absorption and knowledge. The counseling results showed an increase in the knowledge mother participants by 67.80% (20.40% difference in value) from the value before delivering the material, which was only 47.40%. The results of this counseling are expected to be additional knowledge for participating mothers in terms of using Moringa leaves as an alternative to preventing malnutrition and stunting in their children under five.
POTENSI PENGELOLAAN KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS HUTAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM Harry Irawan Johari; Sukuryadi Sukuryadi; Ibrahim Ibrahim; Joni Safaat Adiansyah; Nurhayati Nurhayati; Wiwit Bayu Adi; Agum Muladi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.9902

Abstract

ABSTRAKHutan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mataram merupakan salah satu hutan yang dikelola sebagai hutan pendidikan berdasarkan surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK. 405/Menlhk/Setjen/PLA.0/6/2016 tentang Penetapan Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus pada Kawasan Hutan Lindung yang terletak di Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat seluas ±93,55 Ha (sembilan puluh tiga koma lima puluh lima hektar) sebagai Kawasan Hutan Pendidikan. Kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan dokumen Potensi Pengelolaan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Hutan Pendidikan Dan Pelatihan Universitas Muhammadiyah Mataram. Pendekatan yang digunakan secara kolaboratif, yaitu bekerjasama dengan kelompok masyarakat tani sekitar kawasan, yang dimaksudkan agar terbinanya komunikasi yang baik dengan masyarakat, keserasian, keselarasan, keseimbangan dan koordinasi yang berdaya guna dan berhasil guna. Kolaborasi memerlukan partisapasi dari para pihak stakeholder mulai dari perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut program. Dengan berkolaborasi yang saling menguntungkan diharapkan tercipta roll model pengelolaan hutan pendidikan berbasis masyarakat. Kegiatan ini menghasilkan: 1). Peta Kawasan KHDTK Hutan Pendidikan dan Pelatihan Universitas Muhammadiyah Mataram, 2). Potensi Biofisik Kawasan Dan Sosial Ekonomi Masyarakat. Hasil yang diperoleh diharapkan dapat dijadikan sebagai pedoman aksi yang dapat mendukung tercapainya tujuan perwujudan pengelolaan KHDTK yang lestari dan berkelanjutan. Kata kunci: potensi; pengelolaan; hutan pendidikan dan pelatihan. ABSTRACTThe Educational Forest of Muhammadiyah University of Mataram is one of the forests that is managed as an educational forest based on the Decree of the Minister of Environment and Forestry Number 405/Menlhk/Setjen/PLA.0/6/2016 concerning Designation of Forest Areas with Special Purposes in Protected Forest Areas located in Batu Layar District, West Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province covering an area of ±93.55 Ha as Education Forest Area. This activity aims to produce a document on Potential Management of Forest Areas with Special Purposes for Education and Training Forests, University of Muhammadiyah Mataram. The approach used is collaborative, namely in collaboration with farming community groups around the area, which is intended to foster good communication with the community, harmony, balance and coordination that is efficient and effective. Collaboration requires the participation of stakeholders starting from planning, preparation, implementation, evaluation and follow-up of the program. With mutually beneficial collaboration, it is hoped that a roll model of community-based education forest management will be created. This activity produces: 1). KHDTK Area Map of Education and Training Forest, Muhammadiyah University of Mataram, 2). Regional Biophysical Potential and Community Socio-Economic. The results obtained are expected to be used as guidelines for action that can support the achievement of the goal of realizing sustainable and sustainable KHDTK management. Keywords: potential; management; education and training forest.
PENYUSUNAN PERENCANAAN PESISIR BERBASIS ISU WILAYAH DI DESA LEMBAR LOMBOK BARAT Sukuryadi Sukuryadi; Harry Irawan Johari; Ibrahim Ibrahim; Joni Safaat Adiansyah; Nurhayati Nurhayati; Nurin Rochayati; Mas’ad Mas’ad; Agus Herianto; Khosiah Khosiah; Deviana Mayasari; Ahmad Kutbi Rais; Fathul Rakhman
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.9506

Abstract

ABSTRAKPenyusunan rencana pengelolaan wilayah pesisir berbasis desa pada lokasi kegiatan merupakan upaya mengarahkan pemanfaatan sumber daya pesisir dan pulau-pulau kecil secara terpadu dan berkelanjutan dengan mempertimbangkan : (1) keserasian, keselarasan, dan keseimbangan dengan daya dukung ekosistem, fungsi pemanfaatan dan fungsi perlindungan, dimensi ruang dan waktu, dimensi teknologi dan sosial budaya; (2) keterpaduan pemanfaatan berbagai jenis sumber daya, fungsi, estetika lingkungan, dan kualitas lahan  pesisir; dan (3) kewajiban untuk mengalokasikan ruang dan akses masyarakat dalam pemanfaatan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil yang mempunyai fungsi sosial dan ekonomi. Kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan dokumen rencana pengelolaan wilayah pesisir berbasis desa. Pendekatan yang digunakan secara partisipatif dengan pelibatan masyarakat pesisir secara lebih luas dengan harapan dapat menentukan arah penggunaan sumber daya tiap-tiap satuan perencanaan disertai dengan penetapan alokasi ruang berbasis desa yang diintegrasikan dengan rencana pembangunan daerah. Kegiatan ini menghasilkan: 1) peta infrastruktur social public lainya; 2) Peta Land Use; 3) Peta sea use; serta 4) rencana induk pengelolaan di wilayah pesisir Desa Lembar yang berisi tentang isu dan strategi pengembangan wilayah pesisir dan laut. Hasil yang diperoleh diharapkan dapat dijadikan sebagai pedoman aksi pengelolaan kawasan pesisir dan laut secara terintegrasi dan berkelanjutan yang dapat meningkatkan kelestarian lingkungan dan ekonomi masyarakat local Kata kunci: isu wilayah; perencanaan; pemberdayaan masyarakat; wilayah pesisir. ABSTRACTThe preparation of a village-based coastal area management plan at the activity location is an effort to direct the use of coastal resources and small islands in an integrated and sustainable manner by considering: (1) harmony, alignment, and balance with the carrying capacity of the ecosystem, utilization and protection functions, dimensions space and time, technological and socio-cultural dimensions; (2) the integrated use of various types of resources, functions, environmental aesthetics, and quality of coastal land; and (3) the obligation to allocate space and community access in the use of coastal areas and small islands that have social and economic functions. This activity aims to produce a village-based coastal area management plan document. The approach used is participatory with the broader involvement of coastal communities in the hope of determining the direction of resource use for each planning unit accompanied by the determination of village-based spatial allocations that are integrated with regional development plans. This activity resulted in 1) maps of other public social infrastructures; 2) Land Use maps; 3) Map of sea use, and 4) a management master plan in the coastal area of Lembar Village which contains issues and strategies for developing coastal and marine areas. The results obtained are expected to be used as guidelines for integrated and sustainable coastal and marine area management actions that can improve the environmental and economic sustainability of local communities Keywords: coastal area; community empowerment; planning; regional issues.
Implementasi Mesin Peras Santan Tipe Screw Guna Meningkatkan produktivitas Minyak Kelapa Di IKM-Al Iffah Muanah Muanah; Novi Yanti Sandra Dewi; Mursal Ghazali; Azhari; Hasri Kusuma Wardi; Nurhayati Nurhayati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2553

Abstract

Pemerasan Santan merupakan salah satu elemen kerja dalam pembuatan minyak kelapa. Proses pemerasan santan ini membutuhkan waktu dan kebutuhan kerja yang banyak sehingga diperlukan impelementasi mesin untuk efisiensi waktu dan tenaga kerja serta peningkatan produksi minyak kelapa. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta produktivitas minyak kelapa yang dihasilkan. Metode pengabdian ada dua yaitu penyuluhan dan pelatihan. Penyuluhan untuk mengenalkan kepada mitra secara teori dan juga sebagai bekal untuk melakukan pelatihan. Sedangkan pelatihan dilakukan untuk belajar mengoperasikan mesin secara langsung. Berdasarkan hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa kegiatan pendampingan mampu meningkatkan pengetahuan Mitra IKM-Al Iffah sebesar 75%, keberadaan mesin ini juga mampu meningkatkan 80% efisiensi tenaga kerja dan efisiensi waktu serta meningkatnya jumlah produksi minyak kelapa yang dihasilkan
PELATIHAN DIGITAL MARKETING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS INDUSTRI MINYAK KELAPA Novi Yanti Sandra Dewi; Muanah Muanah; Mursal Ghazali; Nurhayati Nurhayati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10810

Abstract

Abstrak: Kelapa menjadi komoditas yang paling banyak dihasilkan di Desa Tirtanadi. Salah satu produk turunan kelapa yaitu minyak kelapa yang diproduksi oleh Industri Kecil Menengah (IKM) Al-Iffah yang ada di Desa Tirtanadi. Akan tetapi, produk minyak kelapa ini dipasarkan secara konvensional dan belum menggunakan digital marketing. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan guna meningkatkan produktivitas industi minyak kelapa, dengan menguatkan sistem pemasaran yang memanfaatkan kemajuan teknologi. Kegiatan ini dilakukan dengan metode pelatihan kepada IKM Al-Iffah berlokasi di Desa Tirtanadi, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, yang dihadiri 15 orang peserta. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi kegiatan, penyuluhan digital marketing, pelatihan membuat akun facebook resmi untuk bisnis dan berjualan di marketplace facebook, pelatihan membuat akun whatsapp resmi untuk bisnis dan membuat toko online di mobile marketplace shopee, serta evaluasi kegiatan. Pembuatan akun media sosial dan e-commerce ini sebagai media penjualan produk minyak kelapa dengan merk produk nadimu. Hasil dari kegiatan ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan mitra terhadap digital marketing sebesar 20%.Abstract: Coconut is the most produced commodity in Tirtanadi Village. One of the coconut derivative products is coconut oil which is produced by the Al-Iffah Small and Medium Industry (IKM) in Tirtanadi Village. However, this coconut oil product is marketed conventionally and has not used digital marketing. This community service activity is carried out to increase the productivity of the coconut oil industry, by strengthening the marketing system that utilizes technological advances. This activity was carried out using a training method for IKM Al-Iffah located in Tirtanadi Village, East Lombok, West Nusa Tenggara, which was attended by 15 participants. The activity stages include socializing activities, digital marketing counseling, training to create an official Facebook account for business and selling on the Facebook marketplace, training to create an official WhatsApp account for businesses and creating an online shop on the Shopee mobile marketplace, as well as evaluating activities. The creation of this social media and e-commerce account as a medium for selling coconut oil products with the product brand Nadimu. The result of this activity is an increase in partner knowledge of digital marketing by 20%.
INTRODUKSI TEKNOLOGI PEMURNIAN UNTUK PENINGKATAN KUALITAS MINYAK GORENG KELAPA PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA Nurhayati Nurhayati; Novi Yanti Sandra Dewi; Azhari Azhari; Hasri Kusuma Wardi; Asrul Huzair; Hety Maesaroh; Mursal Ghazali
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14570

Abstract

Abstrak: Pengolahan minyak kelapa masih menghasilkan kualitas yang rendah. hal ini ditandai dengan kadar air yang tinggi, berbau tengik, warna yang keruh, dan masih terdapat endapan. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya peningkatan kualitas minyak kelapa dengan teknologi pemurnian. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pengolah minyak kelapa tentang aplikasi teknologi pemurnian. Mitra yang mengikuti kegiatan ini adalah kelompok pengolah minyak kelapa yang berjumlahkan 10 orang yang ada di Dusun Bilatepung Desa Beleka Kecamatan Gerung . Langkah-langkah pelaksanaan kegiatan diantaranya: (1) Koordinasi dan sosialisasi kegiatan; (2) Penyuluhan teknologi pengolahan minyak kelapa dan aplikasi teknologi pemurnian pada proses pengolahan miyak kelapa; (3) Praktek produksi minyak kelapa dan implementasi teknik pemurnian pada minyak kelapa yang dihasilkan; dan (4) Monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra sebesar 80%. Kegiatan ini diharapkan dapat diimplementasikan untuk kmeningkatkan kualitas minyak kelapa yang diproduksi.Abstract: Coconut oil processing in Beleka Village still produces low quality. That is indicated by high water content, rancid smell, cloudy colors, and still precipitations. Therefore, it is necessary to improve the quality of coconut oil with purification technology. This service aims to increase the knowledge and skills of coconut oil processing by applying refining technology. Partners who participated in this activity were coconut oil processing groups in Bilatepung Hamlet, Beleka Village, and Gerung District. Implementing activities include (1) coordination and socialization of activities; (2) Counseling of coconut oil processing technology and applying refining technology in coconut oil; (3) Practice of coconut oil production and implementation of refining techniques in the resulting coconut oil; dan (4) Monitoring and evaluation. The results show that this service activity can increase partner knowledge and skills by 80%. This activity is expected to improve the quality of coconut oil produced.
PENGENALAN LINGKUNGAN KEPADA ANAK USIA DINI PADA DESA REMPE KECAMATAN SETELUK SUMBAWA BARAT Ibrahim Ibrahim; Nurul Huda; Harry Irawan Johari; Sukuryadi Sukuryadi; Joni Safaat Adiansyah; Nurhayati Nurhayati; Mas’ad Mas’ad; Kamaluddin Kamaluddin; Mintasrihardi Mintasrihardi; Siti Hasanah; Mardiyah Hayati; Abdul Wahab; Mahsup Mahsup; Agus Herianto; Sintayana Muhardini; Irma Setiawan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15523

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sebagai bentuk usaha dalam pengenalan lingkungan pada anak usia dini sebagai estapet generasi dalam melestraikan lingkungan asri ditingkat lingkungan desauntuk menuju lingkungan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dengan tujuan untuk meningkatkan pengenalan lingkungan kepada anak usia dini pada Desa Rempe Kecamatan Seteluk Sumbawa Barat. Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi, Pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada minggu, 10 April 2023.  Kegiatan pengenalan lingkungan melalui penanaman pohon pada anak usia dini. Pelaksanaan kegiatan ini memiliki dampak positif terhadap pengenalan lingkungan sejak dini dan membangun kesadaran untuk mampu peduli terhadap lingkungan asri di masa depan.  Kata Kunci: lingkungan; penanaman pohon; usia dini; lingkungan asri ABSTRACTThis community service activity is a form of effort in introducing the environment to early childhood as a generational relay in preserving a beautiful environment at the village level towards a sustainable environment. This community service activity aims to increase environmental awareness for early childhood in Rempe Village, Seteluk District, West Sumbawa. The dedication method used in this activity is socialization, implementation, and activity evaluation. This service activity was carried out on Sunday, April 10, 2023. Activities to introduce the environment through tree planting in early childhood. The implementation of this activity has a positive impact on environmental recognition from an early age and builds awareness to be able to care for a beautiful environment in the future. Keywords: environment; tree planting; early childhood; beautiful environment
PELATIHAN PENGOLAHAN NATA DE COCO DAN MINUMAN ANTIOKSIDAN PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA MINYAK KELAPA Nurhayati Nurhayati; Marianah Marianah; Septi Falensia Haris; Lusi Hardianingsih; Syirril Ihromi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14592

Abstract

ABSTRAK                                                               Pengolahan minyak kelapa di industri rumah tangga masih banyak menghasilkan limbah atau produk sampingan terutama yang berasal dari air kelapa. Pemanfaatan air kelapa tidak banyak, oleh karena itu perlu dilakukan pelatihan pengolahan air kelapa menjadi nata de coco dan minuman antioksidan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengolahan minyak kelapa tentang cara mengolah air kelapa menjadi nata de coco dan minuman antioksidan. Mitra yang mengikuti kegiatan ini adalah kelompok pengolah minyak kelapa dan VCO di Dusun Bilatepung, Desa Beleke, Kecamatan Gerung. Langkah-langkah pelaksanaan kegiatan meliputi: (1) Mensosialisasikan jenis-jenis limbah dari industri minyak kelapa; (2) Pelatihan pembuatan aneka produk olahan limbah (3) Monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra sebesar 80%. Kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan sebagai peluang usaha, sehingga dapat meningkatkan pendapatan usaha pengolahan minyak kelapa. Kata kunci: nata de coco; minuman antioksidan; minyak kelapa; pelatihan ABSTRACTProcessing of coconut oil in the home industry still produces a lot of waste or by-products, especially those that come from coconut water. There is not much use of coconut water, therefore it is necessary to carry out training on processing coconut water into nata de coco and antioxidant drinks. The purpose of this service is to increase the knowledge and skills of coconut oil processing on how to process coconut water into nata de coco and antioxidant drinks. The partners who took part in this activity were a group of coconut oil and VCO processing in Bilatepung Hamlet, Beleke Village, Gerung District. The steps for implementing the activities include: (1) Socializing the types of waste from the coconut oil industry; (2) Training on making various processed waste products (3) Monitoring and evaluation. The results of the activity show that this community service activity can increase partners' knowledge and skills by 80%. This activity is expected to be implemented as a business opportunity, so as to increase the income of coconut oil processing. Keywords: nata de coco; antioxidant drinks; coconut oil; training
Waste segregation and processing training at Lenterahati Islamic Boarding School (LHIBS) West Lombok Joni Safaat Adiansyah; Nurhayati Nurhayati; Ibrahim Ibrahim; Sukuryadi Sukuryadi; Harry Irawan Johari; Aryan Perdana Putra
Community Empowerment Vol 8 No 7 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.8948

Abstract

As an island that well knowns as the island of a thousand mosques, the existence of Islamic boarding schools on Lombok Island is commonplace. With its existence, of Islamic boarding schools could be classified as one of the sources of waste generation. Lenterahati Islamic Boarding School (LHIBS) is one of the Islamic Boarding Schools in West Lombok Regency which has been made as a partner in the community service activities. The main goal is to increase the Islamic school student understanding of waste types and the effective waste management strategies. Two methods were applied, namely Focus Group Discussion (FGD) and composting training. The result achieved is an increase in students' understanding and skills in composting. This also means that there is a reduction in the amount of waste that is disposed of at the Final Disposal Site.
Pemberdayaan Masyarakat Lingkar Tambang dalam Pengolahan Limbah Organik Adiansyah, Joni Safaat; Sukuryadi, Sukuryadi; Ariyanto, Ariyanto; Nurhayati, Nurhayati; Muliatiningsih, Muliatiningsih; Wijaya, Arif; Matrani, Bedy Fara Aga; Irawan Johari, Harry
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9084

Abstract

Pengelolaan sampah hingga saat ini belum optimal padahal sampah dapat diolah menjadi barang bernilai ekonomis. Keterbatasan pengetahuan dan minimnya keterampilan menjadi kendala dalam pengolahan limbah. Maka dari itu perlu adanya upaya untuk meningkatkan SDM dalam pengelolaan sampah organik maupun anorganik. Pemberdayaan masyarakat lingkar tambang dalam pengolahan limbah organic adalah prioritas utama untuk menciptakan lingkungan yang sehat, membuka lapangan pekerjaan, terciptanya produk unggulan desa ramah lingkungan di Desa Daha Kecamatan Hu’u. Pendekatan metode yang digunakan adalah melalui wawancara dan Focus Group Discussion (FGD) bersama masyarakat dan kelompok binaan PT STM. Pengolahan limbah organik dari aktivitas pertanian dan peternakan menjadi kompos berjalan dengan baik atas prakarsa yang dilakukan oleh kelompok binaan PT STM hingga saat ini. Namun pengelolaan limbah rumah tangga belum berjalan secara optimal dan bersifat temporal sehingga diperlukan integrasi dengan kelompok binaan PT STM untuk memperkuat jaringan kelompok karang taruna dalam mengelola sampah organic rumah tangga sebagai input tambahan dalam pembuatan kompos padat maupun cair. Hasil uji laboratorium kompos yang dihasilkan dapat menjadi rekomendasi dalam kegiatan hydroseeding lahan reklamasi kawasan PT STM.
Co-Authors -, Baharuddin -, Ibrahim - -, Mintasrihardi - Abdul Wahab Abi Adit Nusgia Adhawati, Laela Adi Gunawan, Adi Adi Saputrayadi Adiansyah, Joni Agum Muladi Agus Herianto Ahmad Fathoni Ahmad Jupri Ahmad Kutbi Rais ALUH NIKMATULLAH Apriyanto, Mulono Arif Wijaya Ariyanto Ariyanto Ariyanto Ariyanto Artiningrum, Novitaa Tri Aryan Perdana Putra Asmawati Asmawati Asmawati Asmawati Asrul Huzair Azhari Azhari Azhari Burhanuddin Burhanuddin Desy Syafitri Deviana Mayasari Dining Aidil Candri, Dining Aidil Djagal Wiseso Marseno Djagal Wiseso Marseno Erni Romansyah Fathul Rakhman Fathuryani Fathuryani Fitriyah, Andi Tenri FMC Sigit Setyabudi Gunadi, Putu Eka Hafiz, Abdul Harry Irawan Johari Hasanto, Rizki Primaditya Hasri Kusuma Wardi Hasri Kusuma Wardi Hety Maesaroh Hirsan, Fariz Primadi Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ida Wahyuni Irfan Irfan Irma Setiawan, Irma Johari, Harry Johari, Harry Irawan Joni Safaat Adiansyah Junaidi Am Kadek Rantawan Kamaluddin Kamaluddin Karyanik, Karyanik Khosiah Khosiah Kurniasih Sukenti Kurniawati, Ety Kutbi Rais, Ahmad Lailatul Rajai Lestari, Dinda Propita Lusi Hardianingsih M. Hamam Nasiruddin M. Saleh M. Sobry Mahsup Mahsup Mahsup, Mahsup Maliq, Nina Mardiyah Hayati Marianah Marianah Marianah, Marianah Marianah, Marianah Mas,ad, Mas,ad Matrani, Bedy Matrani, Bedy Fara Aga Maya Sari Mintasrihardi, Mintasrihardi Muanah, Muanah Muh. Hidayatur Rohman Muhammad Jahidin Muliatiningsih Muliatiningsih murdiah, murdiah Mursal Ghazali Mursal Ghazali Mursal Ghazali Novi Yanti Sandra Dewi Nur Annisa Istiqamah Nur Indah Julisaniah Nurin Rochayati Nurjan, Fatman Nurul Huda Palahuddin, Palahuddin Pazila, Baiq Dinda Aluh Putri Rahman, Fatuh Rakhman, Fathul Ratri Retno Utami RINA KURNIANINGSIH Risqa Rabbani Rizki, Anis Syakiratur Salikin Salikin Saputrayadi, Adi Sari, Desy Ambar Septi Falensia Haris Setyabudi, Francis M.C. Sigit Sinta Muhardini Sintayana Muhardini Siti Hasanah Sri Rejeki Suhairin, Suhairin Suherman Suherman Sukuryadi Sukuryadi Sukuryadi, Sukuryadi Sunarpi Sunarpi Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Suryadi Syirril Ihromi Syirril Ihromi, Syirril Tanwirul Millati Wiwit Bayu Adi Yeni Sulastri Yeni Sulastri Yeni Sulastri Yulianto Suteja Yusdianto Yusdianto Zuliawan, Ikbal