Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI ALAT PENGUPAS DAN MESIN PARUT KELAPA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI MINYAK KELAPA DI IKM SAKRA TIMUR Yeni Sulastri; Ibrahim Ibrahim; Mursal Ghazali; Nurhayati Nurhayati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.036 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.3503

Abstract

ABSTRAKAlat pengupas kelapa dan parut kelapa untuk IKM Sakra Timur Kabupaten Lombok Timur sangat membantu dalam meningkatkan kapasitas dan mengurangi lama proses produksi minyak kelapa. Proses pengolahan dari buah kelapa utuh akan menghasilkan serabut kelapa dan buah kelapa, selanjutnya akan diperas sehingga menghasilkan santan dan ampas kelapa. Sebelumnya mitra melakukan proses pengupasan secara manual dan menggunakan parang sehingga menguras tenaga, waktu dan berbahaya bagi pekerja, sedangkan pemarutan dilakukan dengan alat pemarut dengan kapasitas kecil. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengimplementasikan alat pengupas dengan sistem pedal kaki dan pemarut kelapa berbentuk granat dan pemarut dengan kapasitas yang lebih besar sehingga hasil yang diperoleh lebih banyak dengan waktu yang efisien dan efektif. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah kegiatan alih teknologi dan demonstrasi. Tahapan kegiatan meliputi : (i) Persiapan pelaksanaan kegiatan, (ii) Kegiatan alih teknologi, (iii) Evaluasi keberhasilan kegiatan. Kegiatan alih teknologi berupa implementasi penggunaaan alat pengupas dan parut kelapa mampu meningkatkan produktivitas minyak kelapa pada kedua mitra. Model alat pengupas dan parut kelapa mudah dioperasikan, nyaman dalam pengoperasian, menghemat tenaga dan aman dalam pemakaian dengan kapasitas alat pengupas 2 buah per menit dan alat pemarut 6 buah per menit Kata kunci: pengupas; parut; minyak kelapa; sakra timur ABSTRACTThe coconut peeler and grated coconut for IKM Sakra Timur, East Lombok Regency, help increase capacity and reduce the length of the coconut oil production process. The processing of whole coconuts will produce coconut fibers and coconut fruit, which will then be pressed to produce coconut milk and coconut pulp. Previously, the partners carried out the peeling process manually and used a cleaver to be draining, time-consuming and dangerous for workers. At the same time, grading was done with a small grater capacity. The purpose of this activity is to implement a peeler with a foot pedal system and a coconut grater in the form of grenades, and a grater with a larger capacity so that more results can be obtained efficiently and effectively. The implementation method used is technology transfer and demonstration activities. The stages of activities include (i) Preparation for the implementation of activities, (ii) Technology transfer activities, (iii) Evaluation of the success of activities. The technology transfer activity in implementing the use of coconut peeler and grated equipment increased the productivity of coconut oil for both partners. The coconut peeler and grate model is easy to operate, comfortable in operation, energy-saving, and safe in use with a peeler capacity of 2 pieces per minute and a grater of 5 pieces per minute. Keywords: peeler; grater; coconut oil; east sakra
PELATIHAN PEMBUATAN TEH KELOR SEBAGAI UPAYA MENJAGA IMUNITAS TUBUH SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Nurhayati Nurhayati; Syirril Ihromi; Asmawati Asmawati; Marianah Marianah; Adi Saputrayadi; Muhammad Jahidin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.078 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4659

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah daun kelor menjadi teh. Metode kegiatan ini dilakukan dengan metode PRA yakni melibatkan masyarakat dalam proses kegiatan. Kegiatan ini telah dilakukan menjadi beberapa tahapan diantaranya : (1) Sosialisasi persiapan kegiatan, (2) Pre test, (3) Penyampaian materi cara pengolahan teh (4) Pelatihan dan demonstrasi pembuatan teh kelor (5) Uji sensoris teh kelor (6) Evaluasi keberhasilan kegiatan. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa (1) pengetahuan peserta tentang teh dan bahan baku pembuatan teh meningkat berturut-turut sebesar 73% dan 82%, (2) keterampilan peserta tentang cara membuat teh kelor meningkat sebesar 95%. Kegiatan ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bekal pengetahuan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga, sehingga dapat menjaga imunitas tubuh dalam mencegah penyakit covid 19. Kata kunci: teh kelor; imunitas; covid-19; pelatihan ABSTRACTThis service activity aims to increase the knowledge and skills of participants in processing Moringa leaves into tea. The method of this activity is carried out by the PRA method, which involves the community in the activation process. This activity has been carried out into several stages, including (1) Socialization of preparation for activities, (2) Pre test, (3) Delivery of tea processing methods (4) Training and demonstration of Moringa tea making (5) Moringa tea sensory test (6) Evaluation of the success of activities. The results of the community service activities showed that (1) the participants' knowledge of tea and the raw materials for making tea increased by 73% and 82%, respectively, (2) the skills of the participants on how to make Moringa tea increased by 95%. This activity is expected to be used as a provider of knowledge in meetings of the family's nutritional needs so that it can maintain the body's immunity in preventing Covid 19. Keywords: moringa tea; body immunity; covid-19; training
Pendampingan Kemitraan Program Teknologi Tepat Guna Dengan Badan Usaha Milik Desa Ibrahim Ibrahim; Nurhayati Nurhayati; Yeni Sulastri; Mursal Ghazali
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 4 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v4i1.1290

Abstract

The purpose of this community service is to assist with appropriate technology program partnerships with village-owned enterprises in Lepak Village, East Lombok. The implementation of assistance is carried out by carrying out several activities including: 1) coordination with the coconut oil business manager 2) Coordination with the BUMDes Party and 3) bringing together the coconut oil manager with the BUMDes Party and the Lepak Village Head, East Lombok. Activities to obtain results include: 1) BUMDes is ready to cooperate in providing the raw materials needed and serving marketing; and 2) the village will coordinate with related parties to assist future business development in the form of business capital breakthroughs. This activity provides opportunities for the community to develop the Appropriate Technology program business that is being pioneered
Pengaruh Steam Blanching terhadap Aktivitas Polifenol Oksidase, Total Polifenol dan Aktivitas Antioksidan Biji Kakao Nurhayati Nurhayati; Djagal Wiseso Marseno; FMC Sigit Setyabudi; Supriyanto Supriyanto
Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan Vol 7, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Sciences, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17728/jatp.2314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh steam blanching terhadap aktivitas polifenol oksidase, total polifenol, dan aktivitas antioksidan biji kakao. Bii kakao segar yang telah dihilangkan pulpnya ditimbang sebanyak 100 dan 200 g kemudian masing masing massa biji kakao diberi perlakuan steam blanching selama 1, 3, dan 5 menit. Biji kakao steam blanching dianalisa karakteristik fisikokimia (kadar air, pH, warna dan suhu), gugus fungsional (FTIR), aktivitas polifenol oksidase (PPO), kandungan total polifenol, dan aktivitas antioksidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa steam blanching dengan perlakuan kombinasi antara massa 100 g dan lama 1 menit menyebabkan menurunnya aktivitas PPO dari 445,87 menjadi 11,28 U/g berat biji kakao segar (FW), meningkatkan kandungan total polifenol dari 72,63 menjadi 92,15 mg Ekuivalen Asam Galat (EAG)/g bubuk kakao bebas lemak (DS), dan meningkatkan aktivitas penangkapan radikal bebas DPPH dari 55,36 % menjadi 68,99 % atau dengan nilai IC50 dari 3,39 menjadi 2,58 ml/l apabila dibandingkan dengan kontrol (tanpa steam blanching). Aktivitas antioksidan pada biji kakao steam blanching juga lebih tinggi dibandingkan antioksidan sintetis seperti BHT dan asam askorbat. Kesimpulannya, steam blanching dapat menurunkan aktivitas PPO, meningkatan kandungan total polifenol dan meningkatkan aktivitas antioksidan. Oleh karena itu, perlakuan steam blanching dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif proses pengolahan dalam mempertahankan antioksidan alami polifenol biji kakao.Steam blanching effect on polyphenol oxidase  activity, total polyphenol content and antioxidant activity of cocoa beanThe aim of this research were to determine the effect of steam blanching on the activity of polyphenol oxidase, total polyphenol content, and antioxidant activity of cocoa beans. The fresh cocoa beans that have been removed the pulp were 100 and 200 g and then each cocoa beans mass was treated with steam blanching for 1, 3, and 5 minutes. Physicochemical characteristics (moisture content, pH, color, and temperature), functional group, polyphenol oxidase (PPO) activity, total polyphenol content and antioxidant activity of cocoa beans were observed. The results showed that steam blanching by treatment (100 g; 1 min) decreased of the PPO activity from 445.87 to 11.28 U/g of fresh weight (FW), increased total polyphenol content from 72.63 to 92.15 mg of Equivalent Galic Acid (EAG)/g defatted sample (DS), increased RSA DPPH from 55.36 % to 68.99 % or with IC50 value from 3.39 to 2.58 ml/l when compared to the control (without steam blanching). Antioxidant activity of steamed blanching cocoa beans also were detected higher than the synthetic antioxidants such as BHT and ascorbic acid. As conclusion, the steam blanching treatment might decrease the PPO activity, increase the total polyphenol content, and increase of antioxidant activity. Therefore, the steam blanching treatment could be used as an alternative process for preserving natural antioxidant of cocoa bean polyphenols.••
Distribusi dan Analisa Kekerabatan Padina sp dari Perairan Pulau Lombok Berdasarkan Karakter Morfologi Mursal Ghazali; Nurhayati Nurhayati; Suripto Suripto; Kurniasih Sukenti; Nur Indah Julisaniah
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 9, No 1 (2021): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bjib.v9i1.3544

Abstract

Padina sp is a member species of brown macroalgae that produces alginat. In general, Padina sp grows scattered from the intertidal zone to the subtidal zone. The difference in environmental conditions certainly has an impact on the morphological variations of plants, including Padina sp. This study aims to examine the distribution of Padina sp growing in the waters of Lombok Island, as well as the kinship based on morphological characters. Sampling was conducted in 18 locations spread across 3 districts, namely: West Lombok Regency, Central Lombok Regency, and East Lombok Regency. Sampling was carried out at the place where Padina sp was grown in its intact form and was still alive. Furthermore, the obtained Padina sp. Was documented and characterized morphologically. The morphological characterization data were used to calculate the level of equality between chrysanthemum cultivars (OTU) (Matrix Similarity), and to compile dendrograms through cluster analysis using the MVSP 3.1 (Multi Variate Statistical Package Version 3.1) program. The results showed that, of the 18 sampling locations, Padina sp was found in 15 locations. The morphological variation is relatively high, which is divided into 4 major groups. Padina sp from Malimbu is the species with the smallest similarity index.
PRODUCTION MANAGEMENT OF CRUDE PALM OIL (CASE STUDY AT “X” COMPANY Baharuddin Baharuddin; Kadek Rantawan; Andi Tenri Fitriyah; Ratri Retno Utami; Nurhayati Nurhayati; Mulono Apriyanto
Jurnal Industri Hasil Perkebunan Vol 17, No 1 (2022): Jurnal Industri hasil Perkebunan
Publisher : BBSPJI Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33104/jihp.v17i1.7536

Abstract

Factors that influence Crude Palm Oil (CPO) production is the increase in CPO consumption and with the implementation of CPO production process management, it can meet domestic and export demand. The purpose of this study was to determine the application of CPO production process management at “X” Co. This research has been conducted from May to June 2018. The data collection technique was purposive sampling with descriptive analysis. The results obtained indicate that based on the implementation of production management, improvements are still needed through increasing CPO production by increasing the capacity of production machines from 2.5 tons per lorry to 10 tons per lorry. In addition, it is also necessary to improve the quality of human resources and products to increase the company's competitiveness. Keywords: management, production, demand, CPO, planning
GERAKAN PENANAMAN POHON BERSAMA KARANG TARUNA DESA REMPE KECAMATAN SETELUK SUMBAWA BARAT Ibrahim Ibrahim; Nurul Huda; Harry Irawan Johari; Sukuryadi Sukuryadi; Joni Safaat Adiansyah; Nurhayati Nurhayati; Mas’ad Mas’ad; Kamaluddin Kamaluddin; Mintasrihardi Mintasrihardi; Junaidi AM; Mahsup Mahsup; Agus Herianto; Sinta Muhardini; Irma I. Setiawan; M. Saleh; Burhanuddin Burhanuddin; M. Sobry; Sri Rejeki; Siti Hasanah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i2.9031

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sebagai bentuk usaha dalam melestraikan lingkungan asri ditingkat lingkungan desa dalam mendukung masyarakat SDGs khusus lingkungan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dengan tujuan : 1) Meningkatkan kesadaran masyarakat  akan pentingnya lingkungan asri di sekitar  dan  2)  memberikan semangat baru dalam motivasi menanam pohon dan pemeliharaan secara berkelanjutan; Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi, Pelaksanaan kegiatan padat karya dan evaluasi program. Pengabdian ini dilaksanakan pada minggu, 22 Mei 2022. Kegiatan penanaman pohon bersama karang taruna ini dilaksanakan pada Desa Rempe Kecamatan Seteluk Sumbawa Barat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki dampak positif terhadap penghijauan jangka pendek dan panjang dalam melestarikan lingkungan masa akan dating. Kata Kunci: penanaman pohon; karang taruna dan lingkungan asri ABSTRACTThis community service activity is a form of business in preserving a beautiful environment at the village level in supporting the SDGs community specifically for a sustainable environment. This community service activity aims to: 1) Increase public awareness of the importance of a beautiful environment around them and 2) provide a new spirit in the motivation to plant trees and maintain them in a sustainable manner; The service method used in this activity is socialization, implementation of labor-intensive activities and program evaluation. This service was carried out on Sunday, May 22, 2022. This tree planting activity with youth groups was carried out in Rempe Village, Seteluk District, West Sumbawa. This community service activity has a positive impact on short and long term reforestation in preserving the environment in the future. Keywords: tree planting; youth organizations  and beautiful environment 
PENERAPAN TEKNOLOGI PROSES UNTUK KEBERLANGSUNGAN PRODUKSI MINYAK GORENG KELAPA DI DUSUN BILATEPUNG Nurhayati Nurhayati; Marianah Marianah; Desy Ambar Sari; Asmawati Asmawati; Desy Syafitri; Syirril Ihromi; Mursal Ghazali
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i2.9563

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi sehingga keberlangsungan produksi berlangsung secara kontinu, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para mitra terkait penerapan teknologi proses untuk menghasilkan minyak goreng kelapa yang berkualitas. Mitra kegiatan pengabdian ini adalah para pembuat atau pengolah dan penjual minyak goreng kelapa yang ada di Dusun bilatepung Desa Beleka Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat. Metode kegiatan yang digunakan adalah metode PRA (Partisipatory Rural Appraisal). Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan beberapa tahapan kegiatan diantaranya : (1) Koordinasi dan sosialisasi kegiatan, (2) Pelaksanaan kegiatan ini berupa penyuluhan dan pelatihan pengolahan minyak goreng kelapa serta alih teknologi penggunaan mesin parut portable mini, (3) Monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan penggabdian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan mitra terkait penerapan teknologi proses, peningkatan keterampilan mitra dalam mengoperasikan mesin parut kelapa mini portable sehingga meningkatkan kapasitas produksi minyak goreng kelapa yang dihasilkan. Diharapkan kegiatan ini masih bisa dilaksanakan secara kontinu terutama untuk kegiatan pelatihan pengolahan limbah menjadi beberapa produk pangan yang inovatif. Kata kunci: teknologi proses; minyak goreng kelapa ABSTRACTThis service activity aims to increase production capacity so that production continuity takes place continuously and increase the knowledge and skills of partners regarding the application of process technology to produce quality coconut cooking oil. The partners of this service activity are the makers or processors and sellers of coconut cooking oil in Bilatepung Hamlet, Gerung District, and West Lombok Regency. The activity method used is the PRA (Participatory Rural Appraisal) method. This service activity is carried out in several stages of activity including: (1) Coordination and socialization of activities. (2) Implementation of this activity includes counseling and training on coconut cooking oil processing and technology transfer using mini portable grating machines. (3) Monitoring and evaluation. The results of this service activity indicate an increase in partner knowledge regarding the application of process technology and partner skills in operating a mini portable coconut grater machine to increase the production capacity of the produced coconut cooking oil. Hopefully, this activity can still be carried out continuously, especially for training activities on waste processing into several innovative food products. Keywords: process technology; coconut cooking oil 
Pelatihan Pengolahan Kerupuk Ikan di Desa Ekas Buana Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur Mursal Ghazali; Risqa Rabbani; Maya Sari; Muh. Hidayatur Rohman; M. Hamam Nasiruddin; Suherman Suherman; Nurhayati Nurhayati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.334 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.683

Abstract

Ekas Buana adalah salah satu desa yang berada dibagian selatan Kabupaten Lombok Timur. Secara umum, mata pencaharian masyarakat ialah sebagai nelayan (nelayan tangkap dan budidaya) dan sebagian yang lain sebagai petani lahan kering. Kehidupan masyarakat di Desa Ekas Buana sama seperti kehidupan masyarakat yang ada di daerah pesisir lainnya, dimana penghasilan masyarakat cenderung tidak menentu. Oleh sebab itu, perlu dilakukan upaya pendampingan untuk memberikan alternatif lain sebagai sumber penghasilan tambahan. Salah satu usaha yang sangat cocok dengan daerah pesisir ialah pengolahan ikan. Pada kegiatan pengabdian ini dilakukan pelatihan pembuatan kerupuk dengan tambahan ikan tongkol (kerupuk ikan tongkol). Pengabdian ini bertujuan memberikan pengetahuan tambahan secara teoritis dan praktik mengenai proses pembuatan kerupuk ikan. Dari kegiaatan yang dilakukan dapat dilihat bahwa masyarakat yang mengikuti kegiatan pengabdian ini memiliki ketertarikan yang sangat tinggi. selain itu, pada saat pelaksanaan pendampingan atau praktik, masyarakkat terlibat langsung mengerjakan setiap tahapan. Meskipun demikian, belum ada yang siap untuk menjadikan kerupuk ikan sebagai usaha sampingan untuk meningkatkan pendapatan.
Pelatihan Pengelolaan Sampah Sisa Makanan Restoran Apung Berbasis Agen Biologi Black Soldier Fly (BSF) Fariz Primadi Hirsan; Ibrahim Ibrahim; Salikin Salikin; Mursal Ghazali; Nurhayati Nurhayati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.279 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.979

Abstract

Sampah merupakan material yang dibuang sebagai sisa dari hasil produksi industri maupun rumah tangga. Sebagian besar sampah yang dihasilkan merupakan sampah organic. Salah satu yang wilayah yang menghasilkan sampah dalam jumlah besar adalah wilayah yang dijadikan sebagai daerah tujuan wisata. Salah satunya adalah desa Ekas Buana. Desa ini menjadi tujuan wisata bebasis keindahan pantai dan wisata kuliner restoran apung. Peluang munculnya permasalahan di laut akibat makanan dan minyak goreng sisa sangat besar. Oleh sebab itu, dilakukan antisipasi dengan melakukan sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah organic berbasis agen biologi Black Soldier Fly (BSF). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahhuan dan kesadaran masyarakat untuk melakukan pengelolaan sampah di tingkat desa baik secara mandiri maupun dilakukan oleh pemerintah desa. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dalam 4 tahapan yaitu respon awal, penyuluhan, demplot dan evaluasi. Hasil evaluasi pelaksanaan pengabdian menunjukkan perbaikan pemahaman mitra tentang sampah, magot dan pengelolaan sampah menggunakan magot. Namun untuk menjadi pionir dalam pengelolaan sampah, belum ada masyarakat yang bersedia, 13.3 % masih ragu dan 86.6 % belum tidak bersedia.
Co-Authors -, Baharuddin -, Ibrahim - -, Mintasrihardi - Abdul Wahab Abi Adit Nusgia Adhawati, Laela Adi Gunawan, Adi Adi Saputrayadi Adiansyah, Joni Agum Muladi Agus Herianto Ahmad Fathoni Ahmad Jupri Ahmad Kutbi Rais ALUH NIKMATULLAH Apriyanto, Mulono Arif Wijaya Ariyanto Ariyanto Ariyanto Ariyanto Artiningrum, Novitaa Tri Aryan Perdana Putra Asmawati Asmawati Asmawati Asmawati Asrul Huzair Azhari Azhari Azhari Burhanuddin Burhanuddin Desy Syafitri Deviana Mayasari Dining Aidil Candri, Dining Aidil Djagal Wiseso Marseno Djagal Wiseso Marseno Erni Romansyah Fathul Rakhman Fathuryani Fathuryani Fitriyah, Andi Tenri FMC Sigit Setyabudi Gunadi, Putu Eka Hafiz, Abdul Harry Irawan Johari Hasanto, Rizki Primaditya Hasri Kusuma Wardi Hasri Kusuma Wardi Hety Maesaroh Hirsan, Fariz Primadi Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ida Wahyuni Irfan Irfan Irma Setiawan, Irma Johari, Harry Johari, Harry Irawan Joni Safaat Adiansyah Junaidi Am Kadek Rantawan Kamaluddin Kamaluddin Karyanik, Karyanik Khosiah Khosiah Kurniasih Sukenti Kurniawati, Ety Kutbi Rais, Ahmad Lailatul Rajai Lestari, Dinda Propita Lusi Hardianingsih M. Hamam Nasiruddin M. Saleh M. Sobry Mahsup Mahsup Mahsup, Mahsup Maliq, Nina Mardiyah Hayati Marianah Marianah Marianah, Marianah Marianah, Marianah Mas,ad, Mas,ad Matrani, Bedy Matrani, Bedy Fara Aga Maya Sari Mintasrihardi, Mintasrihardi Muanah, Muanah Muh. Hidayatur Rohman Muhammad Jahidin Muliatiningsih Muliatiningsih murdiah, murdiah Mursal Ghazali Mursal Ghazali Mursal Ghazali Novi Yanti Sandra Dewi Nur Annisa Istiqamah Nur Indah Julisaniah Nurin Rochayati Nurjan, Fatman Nurul Huda Palahuddin, Palahuddin Pazila, Baiq Dinda Aluh Putri Rahman, Fatuh Rakhman, Fathul Ratri Retno Utami RINA KURNIANINGSIH Risqa Rabbani Rizki, Anis Syakiratur Salikin Salikin Saputrayadi, Adi Sari, Desy Ambar Septi Falensia Haris Setyabudi, Francis M.C. Sigit Sinta Muhardini Sintayana Muhardini Siti Hasanah Sri Rejeki Suhairin, Suhairin Suherman Suherman Sukuryadi Sukuryadi Sukuryadi, Sukuryadi Sunarpi Sunarpi Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Suryadi Syirril Ihromi Syirril Ihromi, Syirril Tanwirul Millati Wiwit Bayu Adi Yeni Sulastri Yeni Sulastri Yeni Sulastri Yulianto Suteja Yusdianto Yusdianto Zuliawan, Ikbal