Claim Missing Document
Check
Articles

Penyembelihan Karakter Bahimiah Sebagai Implementasi Nilai Iduladha Palahuddin, Palahuddin; Sukuryadi, Sukuryadi; Mahsup, Mahsup; Ibrahim, Ibrahim; Gunawan, Adi; Hafiz, Abdul; Mintasrihardi, Mintasrihardi; Adiansyah, Joni Safaat; Johari, Harry Irawan; Nurhayati, Nurhayati; Suteja, Yulianto
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.33939

Abstract

Abstract: This community service aims to provide understanding and internalization of the values of Eid al-Adha to Muslims, especially in the context of the slaughter of sacrificial animals carried out by Prophet Ibrahim and Ismail. This community service initiative is considered important due to the phenomenon of society being trapped in patterns of animalistic behavior, such as the ruthless and oppressive nature of wolves, the cunning of rats, the deceitful nature of dogs, and the slave-like mentality of sheep. The community service initiative was implemented using a service-learning approach with a lecture method. The results of this service show positive changes in perspective and behavior, reflected in increased religious devotion and better control of negative behavior in daily life. The activity is considered effective in strengthening religious understanding, building awareness, and promoting the values contained in Eid al-Adha.Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan internalisasi nilai-nilai Iduladha kepada umat Islam, terutama dalam konteks penyembelihan hewan kurban yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim dan Ismail. Pengambdian kepada masyarakat ini dianggap penting karena fenomena masyarakat yang sudah terjebak dalam pola hidup karakter bahimiah, seperti karakter serigala yang kejam dan menindas, tikus yang licik, anjing yang penuh tipu muslihat, dan domba yang bermental budak. Metode pengabdian dilaksanakan menggunakan pendekatan service learning dengan metode ceramah. Hasil pengabdian ini menunjukkan perubahan pandangan dan perilaku positif yang tercermin dalam peningkatan ketaatan beribadah dan pengendalian perilaku negatif dalam kehidupan sehari-hari.. Kegiatan dianggap efektif dalam memperkuat pemahaman agama, membangun kesadaran, dan mempromosikan nilai-nilai yang terkandung dalam Idul Adha.
INTRODUKSI MESIN SENTRIFUGASI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS VIRGIN COCONUT OIL PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA Nurhayati Nurhayati; Syirril Ihromi; Ibrahim Ibrahim; Lailatul Rajai; Abi Adit Nusgia; Mursal Ghazali
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25875

Abstract

Abstrak: Permasalahan Virgin Coconut Oil (VCO) terkait tentang daya simpan sangat ditentukan oleh kadar air dan endapan yang dihasilkan. Apabila kadar air tinggi maka VCO akan mudah mengalami tengik. Endapan yang diperoleh dari sisa blondo juga akan menyebabkan aroma tengik pada VCO sehingga perlu introduksi alih teknologi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam melakukan alih teknologi penggunaan mesin sentrifugasi. Mitra yang mengikuti kegiatan ini adalah kelompok pengolah VCO sebanyak 10 orang yang ada di Desa Beleka Kecamatan Gerung. Metode kegiatan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode Participatory Rural Appraisal (PRA) yakni metode yang melibatkan masyarakat dari awal, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Evaluasi kegiatan ini dilakukan dengan pre dan posttest. Hasil kegiatan ini memperlihatkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dengan persentase rata-rata sebesar 86% tentang mesin sentrifugasi, prinsip dan vara kerja. Penggunaan mesin sentrifugasi dapat menjadikan peningkatan kualitas produksi VCO yang dihasilkan.Abstract: The problem of Virgin Coconut Oil (VCO) related to its shelf life is largely determined by the water content and sediment produced. If the moisture content is high, VCO will easily go rancid. The sediment obtained from the remaining blondo will also cause a rancid aroma in VCO, so it is necessary to introduce technology transfer. The purpose of this activity is to improve the knowledge and skills of partners in transferring technology to use centrifuge machines. The partners participating in this activity were a group of twelve VCO processors in Beleka Village, Gerung District. The method of activity carried out in this community service activity is the Participatory Rural Appraisal (PRA) method, which involves the community from the beginning, implementation, monitoring, and evaluation. Evaluation of this activity was carried out with pre and post-tests. The results of this activity showed an increase in the knowledge and skills of partners with an average percentage of 86% about centrifuge machines, principles, and work modes. The use of centrifuge machines can improve the quality of VCO production produced. 
IMPLEMENTASI MESIN PERAS SANTAN TIPE SCREW SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS MINYAK GORENG KELAPA PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA Nurhayati Nurhayati; Syirril Ihromi; Ibrahim Ibrahim; Sukuryadi Sukuryadi; Fathuryani Fathuryani; Mursal Ghazali
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.33411

Abstract

Abstrak: Industri rumah tangga (IRT) pengolah minyak kelapa di Kabupaten Lombok Barat memiliki potensi besar, namun masih menghadapi kendala produktivitas akibat keterbatasan teknologi, terutama dalam proses pemerasan santan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mantra kelompok pengolah minyak goreng kelapa melalui alih teknologi penggunaan mesin peras santan otomatis, (2) meningkatkan kapasitas produksi pengolahan minyak goreng kelapa pada kelompok mitra. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan tahapan (1) Persiapan kegiatan, (2) Pelaksanaan kegiatan, (3) Praktek produksi minyak goreng kelapa, (4) Monitoring dan evaluasi keberhasilan kegiatan. Mitra dari kegiatan ini adalah kelompok industry rumah tangga minyak kelapa “Beriok Maju” yang terdiri dari 12 orang anggota. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis mitra kelompok pengolah minyak kelapa “Beriok Maju” sebesar 72%. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan skor hasil evaluasi pre-test dan post-test, khususnya dalam aspek pemahaman fungsi mesin, komponen, serta prosedur operasional dan perawatan mesin peras santan tipe screw. Dengan adanya mesin peras santan tipe screw, proses pemerasan santan menjadi lebih efisien dan higienis. Kapasitas produksi mitra meningkat secara signifikan dari sebelumnya 50 liter per minggu menjadi 80 liter per minggu. Efisiensi waktu dan tenaga kerja juga meningkat karena proses pemerasan yang sebelumnya memerlukan waktu hingga 1–2 jam kini dapat diselesaikan dalam waktu 30 menit. Teknologi ini layak direplikasi pada IRT lain untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.Abstract: The household industry (IRT) processing coconut oil in West Lombok Regency has great potential. Still, it faces productivity constraints due to technological limitations, especially in the process of extracting coconut milk. This community service activity aims to (1) enhance the knowledge and skills of coconut oil processing groups through technology transfer in the use of automatic coconut milk extractors, and (2) increase the production capacity of coconut oil processing among partner groups. The implementation method uses the Participatory Rural Appraisal (PRA) approach with the following stages: (1) Activity preparation, (2) Activity implementation, (3) Coconut oil production practice, and (4) Monitoring and evaluation of activity success. The partner of this activity is the coconut oil home industry group "Beriok Maju" which consists of 12 members. The results showed that the training activity successfully improved the knowledge and technical skills of the partner group of coconut oil processors “Beriok Maju” by 72%. This was evidenced by an increase in the scores of the pre-test and post-test evaluations, particularly in terms of understanding the machine's functions, components, operational procedures, and maintenance of the screw-type coconut milk extractor. With the screw-type coconut milk extractor, the coconut milk extraction process became more efficient and hygienic. The production capacity of the partners has significantly increased from 50 liters per week to 80 liters per week. Time and labor efficiency have also improved, as the extraction process, which previously took up to 1–2 hours, can now be completed in 30 minutes. This technology is worth replicating in other IRTs to improve the economic independence of the community.
Co-Authors -, Baharuddin -, Ibrahim - -, Mintasrihardi - Abdul Wahab Abi Adit Nusgia Adhawati, Laela Adi Gunawan, Adi Adi Saputrayadi Adiansyah, Joni Agum Muladi Agus Herianto Ahmad Fathoni Ahmad Jupri Ahmad Kutbi Rais ALUH NIKMATULLAH Apriyanto, Mulono Arif Wijaya Ariyanto Ariyanto Ariyanto Ariyanto Artiningrum, Novitaa Tri Aryan Perdana Putra Asmawati Asmawati Asmawati Asmawati Asrul Huzair Azhari Azhari Azhari Burhanuddin Burhanuddin Desy Syafitri Deviana Mayasari Dining Aidil Candri, Dining Aidil Djagal Wiseso Marseno Djagal Wiseso Marseno Erni Romansyah Fathul Rakhman Fathuryani Fathuryani Fitriyah, Andi Tenri FMC Sigit Setyabudi Gunadi, Putu Eka Hafiz, Abdul Harry Irawan Johari Hasanto, Rizki Primaditya Hasri Kusuma Wardi Hasri Kusuma Wardi Hety Maesaroh Hirsan, Fariz Primadi Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ida Wahyuni Irfan Irfan Irma Setiawan, Irma Johari, Harry Johari, Harry Irawan Joni Safaat Adiansyah Junaidi Am Kadek Rantawan Kamaluddin Kamaluddin Karyanik, Karyanik Khosiah Khosiah Kurniasih Sukenti Kurniawati, Ety Kutbi Rais, Ahmad Lailatul Rajai Lestari, Dinda Propita Lusi Hardianingsih M. Hamam Nasiruddin M. Saleh M. Sobry Mahsup Mahsup Mahsup, Mahsup Maliq, Nina Mardiyah Hayati Marianah Marianah Marianah, Marianah Marianah, Marianah Mas,ad, Mas,ad Matrani, Bedy Matrani, Bedy Fara Aga Maya Sari Mintasrihardi, Mintasrihardi Muanah, Muanah Muh. Hidayatur Rohman Muhammad Jahidin Muliatiningsih Muliatiningsih murdiah, murdiah Mursal Ghazali Mursal Ghazali Mursal Ghazali Novi Yanti Sandra Dewi Nur Annisa Istiqamah Nur Indah Julisaniah Nurin Rochayati Nurjan, Fatman Nurul Huda Palahuddin, Palahuddin Pazila, Baiq Dinda Aluh Putri Rahman, Fatuh Rakhman, Fathul Ratri Retno Utami RINA KURNIANINGSIH Risqa Rabbani Rizki, Anis Syakiratur Salikin Salikin Saputrayadi, Adi Sari, Desy Ambar Septi Falensia Haris Setyabudi, Francis M.C. Sigit Sinta Muhardini Sintayana Muhardini Siti Hasanah Sri Rejeki Suhairin, Suhairin Suherman Suherman Sukuryadi Sukuryadi Sukuryadi, Sukuryadi Sunarpi Sunarpi Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Suryadi Syirril Ihromi Syirril Ihromi, Syirril Tanwirul Millati Wiwit Bayu Adi Yeni Sulastri Yeni Sulastri Yeni Sulastri Yulianto Suteja Yusdianto Yusdianto Zuliawan, Ikbal