Claim Missing Document
Check
Articles

Multilevel Analysis Association of Soil Transmitted Helminths and Stunting in Children Aged 6-12 Years Old in Pinrang District, South Sulawesi Muslimah, Putri Andini; Salimo, Harsono; Dewi, Yulia Lanti Retno
Journal of Epidemiology and Public Health Vol. 5 No. 3 (2020)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Stunting in children is often associated with infectious diseases, one of which is Soil Transmitted Helminths (STH). Worms in child
Path Analysis of the Relationship between Nutritional Status, Maternal Knowledge, Dietary Compliance and Health-Related Quality of Life in Children with Acute Lymphoblastic Leukemia Arini Tri Lestari; Dewi, Yulia Lanti Retno; Salimo, Harsono; Hikmayani, Nur Hafidha
Journal of Maternal and Child Health Vol. 10 No. 3 (2025)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26911/thejmch.2025.10.03.04

Abstract

Background: Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL) is the most common type of blood cancer in children. Treatment for ALL may affect the patient's quality of life. Factors such as nutritional status, maternal knowledge of nutrition, and dietary compliance play a role in determining the quality of life of children with ALL. This study aims to analyze the relationship between nutritional status, maternal knowledge, and dietary compliance with health-related quality of life (HRQoL) in children with ALL. Subjects and Method: This study used a cross-sectional design with a sample of 52 children with ALL at the Pediatric Hematology Clinic of Dr. Moewardi Surakarta Hospital in October-November 2024. The independent variables were nutritional status, maternal knowledge, and dietary compliance, while the dependent variable was HRQoL. Data were collected using anthropometric instruments and questionnaires, then analyzed with single logistic regression and path analysis. Results: Single logistic regression analysis showed that nutritional status (OR= 4.60; 95% CI= 1.311 to 16.139; p = 0.017) and dietary compliance (OR= 4.82; 95% CI= 1.39 to 16.78; p= 0.013) were significantly associated with HRQoL. Maternal knowledge had no significant effect (OR= 1.88; 95% CI = 0.35 to 10.18; p = 0.467). Path analysis showed that nutritional status, dietary compliance, and body mass index had a direct positive association with the child's quality of life. The path analysis model showed a good fit with the data (goodness of fit p = 0.594). Conclusion: Nutritional status and dietary compliance are major factors in improving the quality of life of children with ALL. Although maternal knowledge does not have a direct effect, the mother's role remains important through improving the child's dietary compliance. Multidisciplinary interventions that integrate nutrition education and family support are needed to enhance HRQoL in pediatric patients with ALL.
Analisis Keterkaitan antara Gambaran Elektroensefalografi dan Fungsi Motorik pada Anak Epilepsi dan Palsi Serebal Setyorini, Wenny; Nur, Fadhilah Tia; Salimo, Harsono
Sari Pediatri Vol 26, No 5 (2025)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp26.5.2025.291-7

Abstract

Latar belakang. Epilepsi merupakan suatu penyakit kronis pada otak yang ditandai dengan kejang berulang dan terjadinya episode singkat dari gerakan tidak sadar (involuntary) yang dapat menjadi penyakit penyerta pada anak palsi serebral. Melalui gambaran elektroensefalografi (EEG) kita dapat mengetahui tipe kejang epilepsi serta tingkatan disfungsi motorik kasar yang terjadi pada pasien, dan diharapkan dapat menjadi acuan dalam menentukan prognosis.Tujuan. Menganalisis hubungan gambaran elektroensefalografi dengan derajat fungsi motorik pada pasien anak epilepsi dengan palsi serebral.Metode. Studi cross sectional, diambil dari pasien yang terdiagnosis epilepsi dengan palsi serebral berusia 1-18 tahun yang menjalani pengobatan di Poliklinik Anak Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi Surakarta pada kunjungan Desember 2023 – April 2024. Analisis data menggunakan SPSS 26.0 dan uji Chi-square dengan signifikansi p<0.05.Hasil. Secara statistik tidak didapatkan hubungan yang signifikan antara gambaran EEG dengan derajat fungsi motorik pada pasien anak epilepsi dengan palsi serebral (p=0,215). Pasien anak epilepsi dengan palsi serebral yang memiliki hasil EEG kejang umum 88,2% membutuhkan alat bantu.Kesimpulan. Tidak didapatkan hubungan yang signifikan secara statistik antara gambaran EEG dengan derajat fungsi motorik pada pasien anak epilepsi dengan palsi sererbal. Namun pasien dengan hasil simpulan EEG kejang umum lebih banyak membutuhkan alat bantu dalam kehidupan sehari-hari dibandingkan dengan kejang fokal.
Analysis of exclusive breastfeeding and history of infectious diseases for wasting in children aged 12 - 59 months Farida, Jauharotul; Salimo, Harsono; Sumardiyono, Sumardiyono
Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) VOLUME 12 ISSUE 6, 2024
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijnd.2024.12(6).436-444

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Indonesia menghadapi beban tinggi wasting pada anak. Secara global pada tahun 2018, 1 dari 10 balita mengalami berat badan di bawah normal atau status gizi terlalu kurusuntuk seusianya. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, prevalensi status gizi (BB/TB) pada anak usia 0-59 bulan di Indonesia mencapai 8,5%. Di Jawa Tengah prevalensi BB/TB tercatat sebesar 7,1% (wasting = 5,5% dan severely wasting = 1,6%), sementara Kudus memiliki prevalensi 8,7% di atas rata-rata Jawa Tengah. Banyak faktor yang diketahui berkontribusi terhadap wasting diantaranya: pemberian ASI eksklusif dan asupan vitamin A yang tidak memadai; pemberian MP-ASI yang kurang berkualitas; balita yang menderita sakit seperti diare, ISPA, kecacingan, dan penyakit infeksi lainnya; imunisasi tidak lengkap; keterlambatan penanganan balita yang sakit; dan lingkungan rumah yang kurang bersih.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI eksklusif dan riwayat penyakit infeksi (diare, ISPA, dan tuberkulosis) dengan kejadian wasting pada anak usia 12-59 bulan.Metode:  Desain penelitian yang digunakan adalah case control dengan 150 anak balita sebagai subjek penelitian (50 wasting dan 100 gizi normal). Pengambilan data dilakukan pengukuran BB dan TB menggunakan alat ukur digital, serta wawancara kepada orang tua/wali menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan chi-square.Hasil: Variabel yang mempunyai hubungan dan secara signifikan dengan kejadian Wasting pada anak usia 12-59 bulan adalah pemberian ASI eksklusif (p-value=0.018). Sedangkan riwayat penyakit infeksi Diare (p-value=0.271), ISPA (p-value=0.950), dan Tuberkulosis (p-value=1.000) tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan kejadian Wasting di Kabupaten Kudus. Kesimpulan: Pemberian ASI eksklusif pada anak balita mempunyai korelasi dengan kejadian wasting. Pemenuhan nutrisi balita dengan ASI eksklusif dapat menguatkan imunitas tubuh pada anak terhadap berbagai macam penyakit infeksi.KATA KUNCI: wasting; ASI eksklusif; diare; ISPA; tuberkulosis   ABSTRACTBackground: Indonesia faces a high burden of wasting among children. Globally, 1 in 10 toddlers were underweight or wasting for their age in 2018. According to the 2023 Indonesian Health Survey, the prevalence of nutritional status (weight/height) among children aged 0-59 months in Indonesia reached 8.5%. In Central Java, the prevalence was 7.1% (wasting = 5.5% and severely wasting = 1.6%), while Kudus had a prevalence of 8.7%, above the Central Java average. Many factors are known to contribute to wasting, including inadequate exclusive breastfeeding and vitamin A intake; poor-quality complementary feeding (MP-ASI; illnesses such as diarrhea, acute respiratory infections (ARI), worm infections, and other infectious diseases; incomplete immunization; delayed treatment of sick toddlers; and poor household hygiene. Objectives: This study aims to determine the relationship between exclusive breastfeeding and a history of infectious diseases (Diarrhea, ARI, and Tuberculosis) with the incidence of wasting in children aged 12-59 months.Methods: This case-control study involved 150 children (50 with wasting and 100 with normal nutrition status). Data was collected through Weight measurement using digital scales, Height measurement using digital TB measuring instruments, and interviews with parents/guardians using questionnaires. The data analysis used was univariate using frequency distribution and bivariate using chi-square.Results: The variable that has a significant relationship with the incidence of wasting in children aged 12-59 months is exclusive breastfeeding (p-value = 0.018). In comparison, the history of infectious diseases diarrhea (p-value = 0.271), ARI (p-value = 0.950), and tuberculosis (p-value = 1.000) did not have a significant relationship with the incidence of Wasting in Kudus Regency.Conclusions: Exclusive breastfeeding in toddlers correlates with the incidence of wasting. Fulfilling toddler nutrition with exclusive breastfeeding can strengthen the child's body's immunity against various infectious diseases.KEYWORDS: wasting; exclusive breastfeeding; diarrhea; ARI; tuberculosis Received: Nov 26, 2024; Revised: Nov 12 2024; Accepted: Nov 28, 2024; Available online: Nov 30, 2024; Published: Nov 30, 2024.
Co-Authors -, Suradi Abd. Rasyid Syamsuri Adi Magna Patriadi Nuhriawangsa Alfianrisa, Anggityas Alinda Nur Ramadhani Anggraini, Yeni Anindya, Ivanda Glanny Annang Giri Moelyo Annang Giri Moelyo Argyo Demartoto, Argyo Aries - Krisbiyantoro Arini Tri Lestari Astuti, Fitriyani Dwi Bachtiar, Harrys Bhisma Murti Brian Wasita Burhannudin Ichsan Catur Retno Lestari Desi Ekawati Dhewi Nurahmawati Diana Mayasari Hadianto Didik Tamtomo, Didik Dwi Hidayah Dwi Wijayanti Dyah Ratna Budiani Eko Dewi Ratna Utami Endang Dewi Lestari Endang Sutisna Sulaeman Eti Kuswandari Eti Poncorini Pamungkasari Fadhilah Tia Nur, Fadhilah Tia Farida, Jauharotul Fauziyah, Rahma Fitria Mushollini Galih Herlambang H.A.A. Soebijanto Hardilla, Dinda Septiani Hartanti, Ainurrizma Tri Idulhaq, Mujaddid Ika Yuli Ayuningrum Ilma, Nabilah Nurul Indita, Wiwen Indriasih, Merlita Indriasih, Merlita Indriyani, Eny Inggar Ratna Kusuma Irnawati, Prita Yuliana Iskandar, Nurdin Aji Ivanda Glanny Anindya Juhrotun Nisa, Juhrotun Khalifah, Intan Noor Kusumastuti, Nurry Ayuningtyas Kusumawardhani, Wahyu Leilani Lestarina Lestari, Nining Lilik Retna Kartika Sari Lilisianawati Lilisianawati Listiani, Funik Rahma Mei Maria Galuh Kamenyangan Sari Marlinawati, Iin Tri MS, Novi Paramitasari Muhammad Riza Muslimah, Putri Andini Nabilah Nurul Ilma Ningsih, Nur Isniani Nugraha, Sandi Nugroho, Irfan Dzakir Nur Hafidha Hikmayani Nurmayanti, Rika Palupi, Endang Poncorini, Eti Prasetyo, Medita Rahardjo, Setyo Sri Rahmah Rahmah Risya Cilmiaty, Risya Rita Adriani Benya Adriani Riza, Muhamad Rohaniyati, Retno Dwi Rokhayati, Rokhayati Rokhayati, Rokhayati Safriana, Latifah Sagita, Desita Ike Saptawati Bardosono Saputra, Rhyan Darma Sari, Lutfiana Puspita Setyorini, Wenny Sinta, Prabawati Soestrisno, Soestrisno Soetrisno Soetrisno Sri Lilijanti Widjaja Sri Martuti Sukoco, Amin Sumardiyono Sumardiyono Susanti, Isne Titah Pujangkara, Ajeng Ayu Tri Rejeki Andayani Trisnawati, Iga Uki Retno Budihastuti USMAN, FAHMIL Vitri Widyaningsih Wayanshakty, Janur Yulia Lanti Retno Dewi yulia lanti retno dewi Yulidar Hafidh Yusup Subagio Zahidah, Fairuz Zummatul Atika