Claim Missing Document
Check
Articles

UJI ANTIMIKROBA EKSTRAK BUAH SALAK (Salacca edulis) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli Cut Intan Evtia Nurina; Samingan Samingan; Iswadi Iswadi
Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 6, No 1 (2014): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.32 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi ekstrak buah salak terhadap pertumbuhan bakteri E. coli. Isolat bakteri E. coli yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Buah salak (Salacca edulis) varietas salak pondoh super yang berusia tiga bulan setelah perbungaan diperoleh dari perkebunan salak di Sabang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen laboratorium jenis kuantitatif menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang dibagi dalam 7 kelompok, yaitu 5 kelompok perlakuan (ekstrak etanol buah salak terhadap bakteri E. coli) dan 2 kelompok kontrol yaitu menggunakan aquades (kontrol negatif) dan streptomisin (kontrol positif). Analisis data dilakukan menggunakan ANOVA (analyses of variance) kemudian dilanjutkan dengan uji Jarak Nyata Terdekat Duncan (JNTD) pada taraf kepercayaan 0,05%, dan terdapat perbedaan yang nyata antar perlakuan. Hasil uji antimikroba menunjukkan ekstrak buah salak mampu menghambat pertumbuhan bakteri E. coli. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak buah salak mengandung berbagai senyawa aktif seperti tanin, flavonoid, dan alkaloid. Zona hambat tertinggi diperoleh pada konsentrasi 100%, yaitu rata-rata diameter 18,783 mm. Tetapi zona hambat yang terbentuk pada kontrol positif lebih lebar, yaitu rata-rata diameter 31,367 mm
Pengetahuan Pedagang Ikan Hias terhadap Ektoparasit pada Ikan Hias yang Diperdagangkan di Banda Aceh Berdasarkan Tingkat Pendidikan Millina Aprilla; Iswadi Iswadi; Samingan Samingan; Khairil Khairil; Devi Syafrianti
Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 13, No 2 (2021): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbe.v13i2.24275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pedagang ikan hias terhadap ektoparasit pada ikan hias. Metode penelitian berupa non eksperimen dengan melakukan observasi sarana dan prasarana toko ikan hias dan wawancara pedagang ikan hias dengan memberikan angket. Hasil penelitian: (1) Pengetahuan pedagang ikan hias terhadap ektoparasit pada ikan hias yaitu kategori baik (24%), cukup (42%) dan kurang (34%); (2) Pengetahuan pedagang ikan hias dengan persentase tertinggi adalah pengetahuan penggunaan peralatan/kebersihan peralatan (86%), pengetahuan pedagang ikan hias dengan persentase terendah adalah pengetahuan penanganan ikan yang terserang ektoparasit (49%). (3) Sarana dan prasarana toko ikan hias terpenuhi sebanyak 61,73%; (4) Sarana dengan persentase tertinggi adalah sarana pengemasan (71%), sarana dengan persentase terendah adalah sarana perlakuan dan pengobatan (39%). Pengetahuan keterampilan praktik pedagang ikan hias di Kota Banda Aceh lebih baik dibandingkan dengan pengetahuan teoritis.
Jenis Fungi Yang Terdapat Pada Serasah Daun Acacia mangium Samingan Samingan
Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 2, No 1 (2010): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.155 KB)

Abstract

Fungi are cosmopolite organisms that able to grow in any substrates such as Acacia’s leaf litters. The aim of this research was to identify the fungi from litter layers. Identifying was done by observing fungal structure and colonies characters on PDA. Isolates which were estimated as Basidiomycetes tested by laccase test and peroxidase test. Based on those characters, there was 7 isolates from  genera of Pythium belongs to Mastigomycetes, 1 isolate from Basidiomycetes and 6 genera belongs to Deuteromycetes, i.e. 5 isolates of Penicillium, 10 isolates of Aspergillus, 5 isolates of Trichoderma, 2 isolates of Fusarium, 1 isolate of Geotrichum and 1 isolate of  Phialophora. Seven other isolates were unidentified. 
PERBANDINGAN METODE TABUNG GANDA DAN MEMBRAN FILTER TERHADAP KANDUNGAN Escherichia coli PADA AIR MINUM ISI ULANG Zuriani Rizki; Mudatsir Mudatsir; Samingan Samingan
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 13, No 1 (2013): Volume 13 Nomor 1 April 2013
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jks.v13i1.3428

Abstract

Abstrak. Metode tabung ganda dan metode membran filter merupakan metode yang digunakan untuk pemeriksaan kandungan Escherichia coli yang terdapat di dalam air minum. Kualitas air minum dalam permenkes 492/Menkes/per/IV/2010 tentang persyaratan kualitas air minum mencantumkan kandungan E. coli di dalam 100 ml sampel adalah nol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kandungan E. coli pada air minum isi ulang yang dianalisis dengan metode tabung ganda dan membran filter. Metode yang digunakan yaitu metode observasi dengan desain deskriptif analitik, dilakukan terhadap 28 sampel depot air minum isi ulang di wilayah pusat kota dan sub pusat kota . Data dianalisis dengan uji t dan anova menggunakan SPSS versi 16. Hasil uji t terhadap kandungan E. coli menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara metode membran filter dan tabung ganda. Hasil uji anova terhadap kandungan E. coli  menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan antara wilayah pusat kota dan sub pusat kota baik terhadap wilayah yang telah dipantau maupun yang belum dipantau. Hasil rata-rata kandungan E. coli yang ditemukan dengan metode membran filter yaitu 4,46 CFU/100 ml sampel dan hasil rata-rata kandungan E. coli  yang ditemukan dengan metode tabung ganda yaitu 2,64 MPN E. coli/100 ml sampel sehingga metode membran filter merupakan metode yang lebih sensitif dalam mengukur kandungan E. coli  pada air minum isi ulang. Abstract. Most probable number and the membrane filter are the method that can be used for analyze of  Escherichia coli contained in refill drinking water. Base on Permenkes 492/Menkes/Per/IV/2010 about the Regulations of Drinking Water Quality, content of E. coli in a 100 ml sample is zero. The research aimed to know the differences in the content of E. coli in refill drinking water which were analized by Most probable number  method and Membrane filter method. The research used observation method with descriptive analytic design, carried out on 28 samples of drinking water refill depot in city center and downtown area. Data were analyzed by t-test and anova using SPSS version 16. The Results showed that a significant difference between the membrane filter method and most probable number method. Anova test showed no significant difference between the downtown area and the city center either to the region has been monitored or not monitored. The average of E. coli content observed using membrane filter method was 4,46 CFU/100 ml sample and using most probable number method was 2,64 MPN E. coli/100 ml sample. Therefore the membrane filter method was more sensitive than most probable number method for analize the content of E. coli content in refill drinking water.
PERBANDINGAN METODE TABUNG GANDA DAN MEMBRAN FILTER TERHADAP KANDUNGAN Escherichia coli PADA AIR MINUM ISI ULANG Zuriani Rizki; Mudatsir Mudatsir; Samingan Samingan
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 13, No 1 (2013): Volume 13 Nomor 1 April 2013
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Metode tabung ganda dan metode membran filter merupakan metode yang digunakan untuk pemeriksaan kandungan Escherichia coli yang terdapat di dalam air minum. Kualitas air minum dalam permenkes 492/Menkes/per/IV/2010 tentang persyaratan kualitas air minum mencantumkan kandungan E. coli di dalam 100 ml sampel adalah nol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kandungan E. coli pada air minum isi ulang yang dianalisis dengan metode tabung ganda dan membran filter. Metode yang digunakan yaitu metode observasi dengan desain deskriptif analitik, dilakukan terhadap 28 sampel depot air minum isi ulang di wilayah pusat kota dan sub pusat kota . Data dianalisis dengan uji t dan anova menggunakan SPSS versi 16. Hasil uji t terhadap kandungan E. coli menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara metode membran filter dan tabung ganda. Hasil uji anova terhadap kandungan E. coli  menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan antara wilayah pusat kota dan sub pusat kota baik terhadap wilayah yang telah dipantau maupun yang belum dipantau. Hasil rata-rata kandungan E. coli yang ditemukan dengan metode membran filter yaitu 4,46 CFU/100 ml sampel dan hasil rata-rata kandungan E. coli  yang ditemukan dengan metode tabung ganda yaitu 2,64 MPN E. coli/100 ml sampel sehingga metode membran filter merupakan metode yang lebih sensitif dalam mengukur kandungan E. coli  pada air minum isi ulang. Abstract. Most probable number and the membrane filter are the method that can be used for analyze of  Escherichia coli contained in refill drinking water. Base on Permenkes 492/Menkes/Per/IV/2010 about the Regulations of Drinking Water Quality, content of E. coli in a 100 ml sample is zero. The research aimed to know the differences in the content of E. coli in refill drinking water which were analized by Most probable number  method and Membrane filter method. The research used observation method with descriptive analytic design, carried out on 28 samples of drinking water refill depot in city center and downtown area. Data were analyzed by t-test and anova using SPSS version 16. The Results showed that a significant difference between the membrane filter method and most probable number method. Anova test showed no significant difference between the downtown area and the city center either to the region has been monitored or not monitored. The average of E. coli content observed using membrane filter method was 4,46 CFU/100 ml sample and using most probable number method was 2,64 MPN E. coli/100 ml sample. Therefore the membrane filter method was more sensitive than most probable number method for analize the content of E. coli content in refill drinking water. 
Kemampuan Ganoderma dan Trichoderma Mendekomposisi Serasah Acacia mangium (The Ability of Ganoderma and Trichoderma to Decompose Acacia mangium Litter) Samingan SAMINGAN
Biospecies Vol. 8 No. 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v8i1.2104

Abstract

Litter decomposition ability of fungi has an important role in forest floor ecosystem. The abilities of Ganoderma sp and Trichoderma sp to decompose Acacia mangium leaf litters at laboratory scale were observed. Litters from L and F layers in the field ca. 100 g were used as substrates in plastic bags. Each fungus was inoculating onto substrates and incubates at room temperature, then observed each month during six months. Weight losses (WL) of litter, lignin and cellulose contents during decomposition were measured. Colonization of Ganoderma in litter and PDA with litter powder were also observed. The results showed that WL of litters, lignin and cellulose by Ganoderma were low. WL of L and F litters were 3.99% and 4.57% respectively, while WL of  L and F lignin were 8.17% and 7.11% respectively, and WL of  L and F cellulose were 3.63% and F 2.59% respectively. WL of L and F litters by Trichoderma were 3.20% and 3.20% respectively, while WL of  L and F lignin were 3.83% and 3.85% respectively, and WL of  L and F cellulose were 2.43% and 3.17% respectively. The growth of Ganoderma was better at PDAS than that at PDA; therefore L litter layer was suitable for growing Ganoderma.
CHARACTERIZE THE QUALITY OF COLOR, AROMA, TEXTURE AND TASTE OF COWPEA (Vigna unguiculata (L.) Walp.) TEMPEH FERMENTED BY DIFFERENT TYPES OF YEAST Wardiah Wardiah; Samingan Samingan; Amelia Putri
Jurnal Agroindustri Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/j.agroindustri.6.1.34-41

Abstract

Cowpea (Vigna unguiculata (L.) Walp.) has high content of nutrients and good source of phytoprotein. Therefore, it has potential opportunity to replace soybean in producing tempeh. The types of fermentation agent influence its quality, so it is crucial to study the use of types of tempeh yeast with different growt media in making cowpea tempeh. The study was aimed to characterize the quality of color, aroma, texture, and taste of cowpea tempeh fermented by different types of yeast. The method was experimental with complete random design, four treatments and six replicates. The parameter were physical quality; color, aroma, texture, and taste of tempeh. Data was collected by organoleptic test. Data was analysed using ANOVA at the 5 % significance level. The results showed that the preference levels of panelists differed against all parameters. Yeast utilizing cassava as its substrate produced cowpea tempeh with the highest preference level for all parameter.
Identification and Phylogenetic Analysis of Entomopathogenic Fungal Isolates Using Molecular Approach Syaukani Syaukani; Zulia Ananda; Suhartono Suhartono; Sirtina Sirtina; Oviana Lisa; Alfizar Alfizar; Samingan Samingan
Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v6i2.6549

Abstract

Abstract: Entomopathogenic fungi are essential to consider as one of the biological agents to control termite populations. This research aimed to molecularly identify entomopathogenic fungi isolates in termites based on the ITS rDNA region and to determine the relationship of fungi isolates. Identification was performed by DNA extraction, PCR amplification, electrophoresis, purification, and sequencing. Phylogenetic trees were generated using MEGA X.  Molecular identification showed that the ISO1 sample was Penicillium oxalicum, the ISO2 sample was Trichoderma ghanense the ISO3 sample was Aspergillus niger, the ISO4 sample was Aspergillus fumigatus and the ISO5 sample was Aspergillus pseudonomius. The phylogenetic tree showed that the ISO1, ISO2, ISO3, ISO4, and ISO5 samples had the closest relationship with Penicillium oxalicum strain FR6-CGR12, Trichoderma ghanense isolate TM2, Aspergillus niger isolate 77, Aspergillus fumigatus, and Aspergillus pseudonomius strain DTO 267D6, respectively.Abstrak: Kelimpahan jenis fungi entomopatogen adalah hal yang terpenting untuk dipertimbangkan sebagai agen hayati bagi populasi rayap.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi secara molekular isolat fungi entomopatogen pada rayap, berdasarkan daerah ITS rDNA dan mengetahui hubungan kekerabatan dari isolat fungi tersebut. Identifikasi dilakukan dengan cara ekstraksi DNA, amplifikasi menggunakan PCR, elektroforesis, purifikasi dan sekuensing. Selanjutnya kontruksi pohon filogenetik menggunakan aplikasi MEGA X. Berdasarkan uji molekular menunjukkan bahwa sampel ISO1 merupakan Penicillium oxalicum.ISO2 merupakan Trichoderma ghanense.ISO3 merupakan Aspergillus niger. ISO4 merupakan Aspergillus fumigatus.ISO5 merupakan Aspergillus pseudonomius.Konstruksi pohon filogenetik menunjukkan bahwa, sampel ISO1 berkerabat dekat dengan Penicillium oxalicum strain FR6-CGR12. Sampel ISO2 berkerabat dekat dengan Trichoderma ghanense isolat TM2. Sampel ISO3 berkerabat dekat dengan Aspergillus nigerisolat 77. Sampel ISO4 berkerabat dekat dengan Aspergillus fumigatus.Sampel ISO5 berkerabat dekat dengan Aspergillus pseudonomius strain DTO 267D6.
Frequency of Daily Behavior of Indian Blue Peak Bird (Pavo cristatus) in Gurun Putih Lestari Safari Park, Jantho City, Aceh Besar District Dian Monika; Abdullah Abdullah; Samingan Samingan; Safrida Safrida; Devi Syafrianti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi Vol 5, No 4 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRACTThe Indian blue peacock (Pavo cristatus) is an introduced bird from India. The presence of this bird provides many economic benefits, one of which is the use of its beautiful feathers. One of the Exsitu conservation areas that conserves Indian blue peacocks is the Jantho City Sustainable White Desert Safari Park, located in Aceh, Indonesia. Considering that not much scientific information has been recorded about this bird, including its daily behavior, it is necessary to do research. Data collection was conducted in August-September 2020. This study aims to determine the daily behavior of male and female Indian blue peafowl (Pavo cristatus) in the Lestari White Desert Safari Park. The approach in this research is a qualitative descriptive approach. The data were obtained from the observation and documentation of the Indian blue peacock. The results showed that daily behaviors were found including self-care 383 times (27.51%), moving 471 times (33.84%), ingestive 357 times (25.65%), making sounds 20 times (1.44%). %), resting 142 times (10.20%) and social as much as 19 times (1.36%). The highest daily behavior frequency in male Indian blue peafowl was self-care behavior as much as 251 times (37.02%) and female Indian blue peacock on mobile behavior as much as 277 times (38.94%). The lowest frequency of daily behavior in male Indian blue peacocks, namely social behavior in fighting activities as much as 6 times (0.26%) and female Indian blue peacocks in vocal behavior, to be precise, emitted a sound when there was a threat, namely 2 times (0.08%) .Keywords: Indian blue peacock, Exsitu conservation, daily behavior.ABSTRAKBurung merak biru India (Pavo cristatus) merupakan burung introduksi dari India. Kehadiran burung ini memberikan banyak manfaat dari segi ekonomi salah satunya pemanfaatan pada bulunya yang indah. Salah satu kawasan konservasi Exsitu yang melestarikan burung merak biru India adalah Taman Safari Gurun Putih Lestari Kota Jantho yang terletak di Aceh, Indonesia. Mengingat belum banyak informasi ilmiah yang didata tentang burung ini termasuk perilaku harian, maka perlu dilakukan penelitian. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Agustus-September 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku harian burung merak biru India jantan dan betina (Pavo cristatus) di Taman Safari Gurun Putih Lestari. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari observasi dan dokumentasi burung merak biru India. Hasil penelitian menunjukkan perilaku harian yang ditemukan diantaranya perawatan diri sebanyak 383 kali (27,51%), bergerak sebanyak 471 kali (33,84%), ingestif sebanyak 357 kali (25,65%), bersuara sebanyak 20 kali (1,44%), istirahat sebanyak 142 kali (10,20%) dan sosial sebanyak 19 kali (1,36%). Frekuensi perilaku harian tertinggi pada burung merak biru India jantan yaitu perilaku perawatan diri sebanyak 251 kali (37,02%) dan burung merak biru India betina pada perilaku bergerak sebanyak 277 kali (38,94%). Frekuensi perilaku harian terendah pada burung merak biru India jantan yaitu perilaku sosial dalam aktivitas berkelahi sebanyak 6 kali (0,26%) dan burung merak biru India betina pada perilaku bersuara tepatnya mengeluarkan suara saat adanya ancaman yaitu sebanyak 2 kali (0,08%).Kata Kunci: Burung merak biru India, konservasi Exsitu, perilaku harian.
Uji Aktivitas Antifungi Ekstrak Etanol Gal Manjakani (Quercus infectoria) Terhadap Candida albicans Novi Yanti; . Samingan; . Mudatsir
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.702 KB)

Abstract

Penelitian Uji Aktivitas Antifungi Ekstrak Etanol Gal Manjakani (Quercus infectoria)  terhadap Candida albicans telah dilaksanakan pada 5 Desember 2015 hingga 27 Mei 2016 di Laboratorium Pendidikan Biologi serta Laboratorium Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya aktifitas antijamur serta pengaruh berbagai konsentrasi ekstrak etanol gal manjakani dalam menghambat petumbuhan C. albicans. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang dibagi dalam 6 kelompok perlakuan, yaitu 4 kelompok ekstrak gal manjakani (konsentrasi 20.000, 40.000, 60.000, dan 80.000 ppm) dan 2 kelompok kontrol menggunakan NaCl 0,9% dan Nystatin. Pengujian yang dilakukan meliputi uji fitokimia serta uji daya hambat menggunakan metode difusi lubang sumuran. Analisis data menggunakan Anova (analysis of variance) kemudian dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf uji 5%. Hasil uji fitokimia ekstrak etanol gal manjakani ditemukan adanya kandungan senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, polifenol, triterpenoid. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ekstrak etanol gal manjakani memiliki pengaruh yang nyata dalam menghambat pertumbuhan C. albicans. Sedangkan berdasarkan uji lanjut BNJ tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara ekstrak etanol gal manjakani konsentrasi 80.000 ppm dengan Nystatin sebagai kontrol positif dalam menghambat pertumbuhan jamur C. albicans
Co-Authors . Mudatsir . Supriatno Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Adawiyah, Asyifa Robiatul Agustina Agustina Alex Hartana Alfizar Alfizar Ali Sarong Amalia Amalia Amelia Putri Andayani, Dewi Andi Ulfa Tenri Pada Andi Ulfa Tenri Pada Andi Ulfa Tenri Pada Andi Ulfa Tenri Pada Anita Anita Anwar A. Rahman Aprillia, Yuna Trisuci Asiah MD Asyaratil Zaura Audina, Marchella Axnesia Ike Rianto Azi, Maria Anjelina Bonaventura R. Seto Se Budi Hartono Budi Tjahjono Cut Intan Evtia Nurina Cut Nisna Juwita Cut Nurmaliah Dede Setiadi Deno, Rosdiana Desi Ratnasari Devi Syafrianti Devi Syafrianti Dewi Andayani Dian Monika Dian Safitri Dickson, Dickson Dini Indah Lestari Djufri - Endang Rizeki Erlinda Erlinda Essy Harnelly Evi Apriana Faisal Mustafa Fatma wati Gani, Mainal Ghina Amirah Mulyani Hafnati Rahmatan Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin* HENDRIX INDRA KUSUMA Ida Sartika Irfa Masyura Ismaini, Mauli Ismul Huda Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Iswadi Karla Amelia Khairil Khairil Khairil Khairil Khairil Khairil Khairil Khairil Khasna, Tri Mei Lisa Rauzatul Maretia Lisdar Idwan Sudirman Lismarita Lismarita M Ali Sarong M. Nasir Marianus Ola Kenoba Masruroh MASRUROH Millina Aprilla Mira Fitriana Moh Affifuzzin Mudatsir Mudatsir Mudatsir Mudatsir Mudatsir Mudatsir MUHAMMAD ADRIYAN FITRA Muhammad Rivai Muhibbuddin Muhibbuddin Muhibbuddin Muhibbuddin Muhibbuddin Muhibbuddin Muhibbuddin Muhibbuddin Muhibbuddin Muhibbuddin Mustafa Sabri Nabila Rizka Anisa Nanda Berliana Tania Fidzikri Nellyati Pulungan Nisa, Husnul Novi Yanti Novia Lestiandari Nugroho Susanto Nur Viya Lisma Nurhidayanti, Nurhidayanti Nurul Husna Oviana Lisa QURRATU AINI Rahmatan*, Hafnati Ratna, Lina Ririn Yuningsih Rivan Rinaldi Roe, Yosef Tomi Safrida Safrida Safrida Safrida Safrida Safrida Santi Susanti, Santi Sari Kolo, Nini Sari, Ria Kurnia Seku Abe, Yohana Sirtina Sirtina Siti Maryam Fadhilah Palestina Soekidjo Notoatmodjo Soraya, Siti Khaidah Subaeti, Tri Suci Hatru Ramadhani Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono Sunargo, Bambang suratmi, tri Syaukani Syaukani Tara Raudhatul Jannah Tasya Karima Tuti Marjan Fuadi Ujang Sumarwan Ulfa, Laila W Wardiah Wardiah Wardiah Wardiah Wardiah Wardiah Wardiah Wasa, Damianus R. Sumbi Wasa, Damianus R.S Wenno, Max Robinson Wiwit Artika Wiwit Artika Wiwit Artika Wiwit Artika Wulandari, Rafina Yaumil Istiqlal M. Nur Yuliana Yuliana Yunizar Hendri Yuri Gagarin Yursal Yursal Zai, Sajid Ali Yousuf Zairin Thomy Zairin Thomy ZAIRIN THOMY Zulfiana Zulfiana Zulia Ananda Zuriani Rizki