Claim Missing Document
Check
Articles

Stakeholders Management Strategy Model as an Effort to Develop Partnerships Ima Rahmawati Sushanti; Eko Budi Santoso
Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi Vol 15, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.862 KB) | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v15i2.2581

Abstract

To achieve a sustainable urban economic life, optimal support from the economic potential in urban areas is needed, especially the presence and support of stakeholders. The Industry, Cooperatives, Small and Medium Enterprises Office of Mataram City in West Nusa Tenggara Province, Indonesia is the main actor of the most dominant influential government agencies in the pearl gold and silver industrial cluster network which is one of the household-based business settlement areas that are still not optimal in its achievements, as a selected case study. This study was conducted to determine the achievement of agencies in the development of the pearl gold and silver industry cluster and determine the appropriate stakeholder management strategy model based on their interests and influence. The method used is descriptive qualitative and case studies using analysis of the level of influence and interest. The results of study show that the Industry, Cooperatives, Small and Medium Enterprises Office needs to intensively collaborate with the most influential and high-interest stakeholders to develop the industry cluster, namely stakeholders who are key stakeholders and context setters, namely Trading Office of Mataram City, Trading and Industry Office of West Nusa Tenggara Province, Tourism Office of Mataram City, Development Planning Agency at Sub-National Level of Mataram City, Ministry of Industry and Trading, National Development Planning Agency, the private sector, and financial institutions. Stakeholder management strategy model uses the Penta helix partnership model, which involves (1) the community, (2) the government, (3) private and financial institutions, (4) academics and associations also (5) media.
Analisis Kinerja Batik Solo Trans Menurut Wisatawan Lokal sebagai Pengguna Moda Di Kota Surakarta Rizky Arif Nugroho; Eko Budi Santoso; Cahyono Susetyo
JSHP : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol 2, No 2 (2018): JSHP (Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Balikpapan.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jshp.v2i2.475

Abstract

The transportation sector allows users to visit certain areas, such as tourist attractions. This study aims to determine the performance of Batik Solo Trans as a supporter of the tourism sector in the city of Surakarta.The paradigm in this research is rationalistic. The method used in this research is quantitative method by using ServQual analysis. Based on the analysis results, it is known that there are several main priorities in improving the performance of Batik Solo Trans according to local tourists related to tangibles, responsiveness, assurance, and empathy.The results obtained are (1) in general the performance of Batik Solo Trans has reached the level of compliance between importance and performance more than 80%, (2) there are some variables that need to be improved such as the presence of signal alarm lights, the presence of security officers, the density of roads, low crash rates, and tarifs corresponding to the economic conditions of the community.
Analisa Peluangan Investasi dalam Pemanfaatan Aset Daerah Eks Puskesmas Oro-Oro Ombo di Kota Madiun Eko Budi Santoso; Vely Kukinul Siswanto; Utari Sulistyandari; Chichik Ilmi Annisa
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26151847.v5i2.14500

Abstract

Ketersediaan Aset Pemerintah Kota Madiun merupakan suatu potensi yang dapat dioptimalkan untuk menumbuhkan perekonomian apabila dikembangkan dengan baik. Lahan Bekas Puskesmas Oro-Oro Ombo milik Pemerintah Kota Madiun terletak di lokasi yang strategis, dan apabila dimanfaatkan dengan tepat dapat menjadi penggerak kegiatan ekonomi. Kajian ini untuk mengetahui peluang investasi yang dapat ditawarkan kepada investor dengan menggunakan metode Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Profitability Index (PI), Payback Period (PP), dan Return on Investment (ROI). Berdasarkan perhitungan dua alternatif yang diberikan yaitu alternatif satu (Madiun Creative Hub) dan alternatif dua (Madiun Creative Hub dan Parkir Bawah Tanah) disimpulkan kedua alternatif tersebut layak investasi secara finansial. Namun demikian pilihan alternatif satu (Madiun Creative Hub).
Penentuan Kinerja Pelayanan Infrastruktur di Kawasan Industri dalam Rangka Mendukung Kota Batam sebagai Kawasan Free Trade Zone Zainamantasya Ghaida Istiqomah; Eko Budi Santoso
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i3.100071

Abstract

Kota Batam merupakan suatu wilayah yang memiliki potensi ekonomi dan geografis yang strategis, maka pemerintah RI mengembangkan daerah Batam sebagai kawasan Free Trade Zone sesuai dengan PP No. 46 Tahun 2000 dalam rangka meningkatkan investasi. Namun berdasarkan Rencana Strategis BP Batam 2020-2024, menyebutkan bahwa permasalahan yang menyebabkan rendahnya investasi kawasan yaitu rendahnya ketersediaan dan kualitas infrastruktur. Maka dalam pembangunan infrastruktur di Kota Batam diharapkan tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik, namun juga perlu memperhatikan layanan infrastruktur agar dapat menjadi peneguh kota ramah investasi. Tujuan penelitian ini untuk menentukan kinerja pelayanan infrastruktur yang dibangun di Kota Batam apakah kepentingannya mencapai kinerja yang diharapkan dalam rangka mendukung sebagai Kawasan Free Trade Zone dengan tetap mempertahankan kondisi lingkungan di tinjau dari preferensi investor. Penelitian ini menggunakan analisis pertama Theorytical Descriptive dengan input hasil wawancara instansi maupun stakeholder dan observasi wilayah penelitian. Dilanjutkan analisis kedua yaitu Importance-Performance Analysis (IPA) menggunakan input hasil kuisioner dengan skala Likert. Dari hasil analisis diketahui dalam menentukan infastruktur yang performanya tidak sesuai harapan yang termasuk dalam kuadran I yaitu lampu jalan (PJU), kualitas layanan listrik perkotaan, kualitas permukaan jalan, kualitas air bersih kawasan, kualitas jaringan listrik kawasan, dan kualitas jaringan telekomunikasi kawasan. Pelayanan infrastruktur tersebut yang menjadi prioritas penanganan peningkatan layanan infratsruktur di kawasan industri dalam rangka mendukung Kota Batam sebagai kawasan Free Trade Zone dan dapat digunakan sebagai masukan bagi kemajuan industri di masa yang akan datang.
Analisa keterkaitan konfigurasi spasial gated community Citraland Surabaya dengan Segregasi Sosial Salmina Wati Ginting; Vincentius Totok Noerwasito; Eko Budi Santoso
ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur Vol 7 No 3 (2022): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | September 2022 ~ Desember 2022
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/arteks.v7i3.1235

Abstract

Previous studies have shown that gated community development encourages social segregation, which occurs due to the ability of the design elements to separate from their environment. An example is the plurality of the entrance element, the provision of portals to roads, and the inaccessibility of open spaces such as parks to the public. Therefore, this study discusses the relationship between the spatial configuration of a gated community and social segregation by analyzing spatial elements, such as boundaries, roads, and public spaces. The relationship is described quantitatively with the integration value (R), both on local (R3) and global (Rn) scales, generated by the DepthmapX application from Space Syntax. One of the gated communities in Surabaya, Indonesia, Citraland, was chosen as a case study. The results showed that the higher the integration value, the lower the level of segregation and vice versa. Furthermore, it proves that the primary circulation path has the highest integration value and is the main axis influencing segregation. The number of entrances does not affect segregation as opposed to its relationship to the main axis. The number of public spaces also does not affect segregation, as opposed to the relationship between the location of public spaces and the main axis. The level of segregation of gated communities is very likely to differ on a local scale (R3) and a global scale (Rn). Citraland has proven to be integrative on a local scale but segregative on a global scale.
Faktor-faktor Yang Mempengaruhi WTP (Willingness To Pay) Pengguna Fly Over K.H. Noer Ali Ansi Arivia Rahma; Eko Budi Santoso
Jurnal Teknik ITS Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v12i1.111881

Abstract

Dengan adanya pembangunan Fly over K.H. Noer Ali oleh pihak Summarecon Bekasi, tentunya akan memberikan banyak pengaruh terhadap kegiatan ekonomi masyarakat Kota Bekasi secara keseluruhan. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat kesediaan masyarakat Kota Bekasi apabila diminta untuk membayar biaya jasa pemeliharaan Fly over dan faktor-faktor yang mempengaruhi kesediaan responden untuk membayar nilai tersebut dengan menggunakan metode kontingen valuasi atau Contingent Valuation Method (CVM). Didapatkan hasil bahwa variabel jenis kelamin tidak memiliki pengaruh terhadap kesediaan responden untuk membayar atau nilai WTP dari responden, akan tetapi keenam variabel lainnya yaitu usia, pekerjaan, tingkat pendidikan terakhir, pendapatan per bulan, jenis kendaraan, dan intensitas penggunaan obyek penelitian memiliki pengaruh. Adapun nilai WTP dalam rupiah yang bersedia dibayarkan oleh responden didapatkan nilai rata-ratanya sebesar Rp3677,88 yang kemudian dibulatkan menjadi Rp4000.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Transisi Ekonomi Sirkular Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kota Surabaya Aida Fitri Larasati; Eko Budi Santoso
Jurnal Penataan Ruang Vol 18 (2023): Special Edition: Jurnal Penataan Ruang
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2716179X.v18i1.17229

Abstract

Besarnya timbunan sampah di Kota Surabaya menjadi permasalahan yang perlu dihadapi, sejalan dengan meningkatnya produksi dan konsumsi barang. Konsep ekonomi sirkular diperlukan dalam mengatasi isu pencemaran lingkungan, Transisi dari ekonomi linear menuju ekonomi sirkular berguna untuk mengurangi efek negatif penimbunan sampah. Studi ini menggali bagaimana potensi transisi ekonomi sirkular dari proses pengeloaan sampah di kawasan studi menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Melalui analisis konten dengan beberapa pendekatan yang berkaitan dengan tata kelola persampahan, lingkungan, ekonomi, sosial, dan kebijakan, peneliti melakukan penyusunan wawancara mendalam kepada para pihak-pihak dari berbagai latar belakang yang bersinggungan langsung dengan pengelolaan sampah di Kota Surabaya, baik dari pemerintah, lembaga swadaya, maupun sektor informal yang bergerak di bidang pengelolaan sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor alur pengelolaan sampah, faktor tata kelola dalam menerapkan kebijakan, dan faktor kesadaran masyarakat memiliki nilai yang signifikan dalam transisi ekonomi sirkular. Selain itu, Penerapan kebijakan pemilahan sampah dan pengangkutan yang terspesifikasi dari  hulu berdasarkan jenis sampah memiliki efek yang besar terhadap peningkatan faktor-faktor tersebut. Penelitian ini telah menjawab bahwa terdapat urgensi yang besar dalam pemilahan dan pengelolaan sampah di tingkat hulu, dengan diterapkannya penerapan kebijakan yang mendorong masyarakat untuk memilah sampah maka dapat tercipta alur pengelolaan yang lebih efektif dan efisien. Studi ini juga menemukan bahwa setiap pemangku kepentingan yang bergerak di bidang pengelolaan sampah memiliki peran signifikan untuk mereduksi sampah, baik melalui pendekatan teknis maupun pendekatan yang bersifat sosial.
Arahan Pengembangan Infrastruktur dalam Mendukung Ketahanan Pangan Di Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas Endro Elmanuah; Eko Budi Santoso
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 6 No. 4 (2024): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Mei 202
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v6i4.896

Abstract

Bataguh District has great potential for agricultural resources and is the largest rice producing area in Kapuas Regency, based on field conditions, the existing infrastructure is not yet supportive and most of the infrastructure is still not optimal, so efforts are needed to develop infrastructure for the agricultural sector and resilience. food in Bataguh District. This research aims to determine the infrastructure needed to support regional development of the agricultural sector and food security. Starting with the analysis looking for the basic infrastructure needed in the agricultural sector, starting with a descriptive analysis stage to identify the condition of the infrastructure in the field. The next stage involves using the Importance-Performance Analysis method to evaluate the level of importance and performance of the infrastructure. In the final stage, triangulation analysis is used to conclude the results and provide development directions to support the agricultural sector and food security in Bataguh District, Kapuas Regency. Based on the research results, it is known that the priorities for infrastructure groups are: quadrant 1 (Road Network, Agricultural Irrigation, Storage Warehouses and Agricultural Processing Facilities), quadrant 2 (Communication Network and Electricity Network Coverage), quadrant 3 (Clean water network, Availability of Sanitation, Cooperatives , and gas stations) and quadrant 4 (Modes of Transportation, Markets, and Transportation Support Facilities).
Strategi Percepatan Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Tuban melalui Sinergitas Program dan Kolaborasi Multi Stakeholder Yuliani, Yuliani; Santoso, Eko Budi
Jurnal Penataan Ruang Vol 19, No 1 (2024): Jurnal Penataan Ruang 2024
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2716179X.v19i1.20170

Abstract

Kemiskinan merupakan persoalan kompleks yang dihadapi hampir seluruh wilayah di Indonesia. Presentase kemiskinan di Kabupaten Tuban berada pada peringkat lima tertinggi di Jawa Timur sebesar 14,91% atau sebanyak 177.250 jiwa pada tahun 2023. Berbagai program penanganan kemiskinan telah diupayakan, namun masih belum optimal dan belum spesifik menyasar masyarakat miskin. Permasalahan efektivitas program dikarenakan kurangnya sinergitas dan integrasi program antarstakeholder. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi sinergitas program dan kolaborasi multi stakeholder untuk percepatan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Tuban. Metode eksploratori digunakan dalam penelitian ini melalui analisis stakeholder, Critical Success Factor (CSF) dan Social Network Analysis (SNA). Analisis yang dilakukan berdasarkan hasil wawancara kepada stakeholder terkait. Analisis stakeholder berguna untuk mengidentifikasi tingkat kepentingan dan pengaruh stakeholder, yang hasilnya mengelompokkan stakeholder menjadi empat kategori, yaitu players, subjects, context setters, dan crowd. Sedangkan analisis CSF dan SNA dilakukan untuk memetakan kondisi kolaborasi pengentasan kemiskinan di Kabupaten Tuban. Implementasi kolaborasi stakeholder dalam upaya pengetasan kemiskinan menggunakan pendekatan kolaborasi hexahelix yang terdiri dari unsur pemerintah, akademisi, perusahaan, organisasi non pemerintah, media, dan masyarakat. Implementasi kolaborasi program pengentasan kemiskinan berfokus pada lima faktor, yaitu penyediaan basis data terpadu kemiskinan, pengurangan beban pengeluaran masyarakat, peningkatan pendapatan masyarakat, penurunan kantong-kantong kemiskinan, dan stabilisasi harga.
Variasi Blok Model pada Pemodelan Seam Batubara Fikri, Hafidz Noor; Nurhakim, Nurhakim; Fauzi, Resti; Novianti, Yuniar Siska; Santoso, Eko; Putri, Karina Shella
Geosapta Vol 10, No 1 (2024): JANUARI 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v10i1.19321

Abstract

Penerapan model blok dengan geostatistika terapan pada pertambangan batubara semakin banyak digunakan karena mampu merespon perhitungan sumberdaya batubara secara detail. Ukuran model blok yang sesuai sangat penting pada saat SMU diproses. Selain itu, ukuran model blok berpengaruh terhadap hasil estimasi. Penelitian ini mengevaluasi tiga variasi ukuran model blok endapan batubara dengan menggunakan nilai kemiringan regresi dan efisiensi kriging. Variasi ukuran blok ini ditentukan sebesar ¼, ½, ¾, dan 1 kali dari jarak rata-rata lubang bor. Data yang digunakan adalah dua lapisan batubara yang berbeda di Kalimantan Tengah dengan jumlah lubang bor sebanyak 12 dan 15 lubang bor. Nilai kemiringan bias bersyarat dan efisiensi kriging pada setiap ukuran blok model yang diolah, mampu memberikan jawaban mengenai penentuan ukuran blok model yang ideal berdasarkan data yang ada.
Co-Authors Abdul Afif Abdul Rochman Adelline Fibriana Adi, Trijoko Wahyu Adiatma, Diyan Adip Mustofa Aditya Galih Sekaring Putri Hartin Afifah, Sukma Afin Fatikhatul Munashiroh ahmad yani Aida Fitri Larasati Ajeng Nugrahaning Dewanti Akbar, Muhammad Fadlillah Ali, Badrut Tamam Ibnu Alvynia Vinthesa Fahmi Amalia Medina Amrullah, Risky Annisa Annisa Ansi Arivia Rahma Anugrah Dimas Susetyo Arief, Muhammad Zaini Arwi Yudhi Kuswara Aryanto, Ananda Aulia Widari Ayu Nur Rohmawati Azillatin Qisthian Diny Azizah Faridha Elisa Azzauqy, Muhammad Guruh Baiq Septi Maulida Sa'ad baruji, teguh Belinda Ulfa Aulia Benyamin Yacob Bramastasurya, Daud Budi Prasetyo Budiyanto Budiyanto Chichik Ilmi Annisa Chichik Ilmi Annisa Chichik Ilmi Annisa Chinsia A, Lona Chinsia A., Lona Daniel William Manurung Desi Rahmawati Dian Rahmawati Dwi Agustina Wantika Sari Dwi Retno Ariyanti Ema Umilia Ema Umilia Endro Elmanuah Fajar Sri Lestari Pangukir Fauzi, Resti Fendri Hisbullah Febrianto Fikri, Hafidz Noor Gema Patria Mahaputra Gunawan, Cakti Indra Hakim, Romla Noor Handayani, Kristanti Haryo Sulistyarso Haryo Sulistyarso Haryo Sulistyarso Heriyanti, Septina Is Hitapriya Suprayitno, Hitapriya Ibnu Sodiq Ima Rahmawati Sushanti Indradewa, Rhian Irwan Bisri Rianto Ivan Agusta Farizkha Kadek Adi Kurniawan Karina Pradinie Kartika Dwi Ratna Sari Kaswari . Koswara, Arwi Yudhi Laksmita Dwi Hersaputri Lukman Yusuf Lusiana Resantie M. Dirhamsyah Machiya, Intan Marindi Briska Yusni Marlena Medina, Amalia Miftakul, Nur Alfida Mochamad Yusuf Mochammad Reyhan Firlandy Mokhamad Eldon Muhammad Kahfi, Muhammad Myrna Augusta Aditya Dewi Nilasari, Nilasari Nirwanto K. Rahim Noerwasito, Vincentius Totok Novianti, Yuniar Siska Nur Kholis Nurhakim Nurhakim Pamungkas, Adjie Pati, Senda Semuel Pramita Rosyida Priambodo, Trisaksono Bagus Prianti Prianti Primeia, Sandia Purnamastuti, Fithri Nur Putera, Wahyu Tri Wardani Putri, Karina Shella Putu Ayu Vindytha Amanda Putri Putu Ayu Vindytha Amanda Putri Rahel Putri Pamungkas Ramadhan, Satrio Ratnawati, Yohana Raykhan Rizqullah Nurdin Renny Ratna Dewi Rezza Perdana Al Hanif Riezky Ayudia Trinanda Rimadewi Suprihardjo Rimadewi Supriharjo Rini Ratna Widya Nirmala Rivan Aji Wahyu Dyan Syafitri Rizki Adriadi Ghiffari Rizky Arif Nugroho Rizky Arif Nugroho Rohman, Mohammad Arif Rulli Pratiwi Setiawan Salmina Wati Ginting Sari Melati, Sari Sari, Meilita Serlyaninda Setiaji, Jatmiko Siti Rahayu Suryadi Muchlis Susetyo, Cahyono Sutikno Sutikno Teti Hariyati Tiara Irawanti Tiara Irawanti Tisa Angelia Tisa Angelia Tita Almira Desiana Ummi Fadlilah Kurniawati, Ummi Fadlilah Utari Sulistyandari Valentino, Novio Vely Kukinul Siswanto Wilda Al Aluf Yacob, Benyamin Yanti, Fusia Mirda Yuliani, Yuliani Yuwono, Hendro Zainamantasya Ghaida Istiqomah Zulkifli B. Pomalango