p-Index From 2021 - 2026
5.879
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal Idea of History

EKSISTENSI BENTENG KONTARA TANGKOMBUNO DI PULAU WAWONII ABAD KE-17 Syahrun, Syahrun; Melamba, Basrin; Suraya, Rahmat Sewa; Suseno, Sandi; Sarman, Sarman; Alias, Alias
Journal Idea of History Vol 8 No 1 (2025): Volume 8, Nomor 1, Januari-Juni 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/8z5fvk17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan (1) sejarah Benteng Kontara Tangkombuno diPulau Wawonii, dan (2) fungsi pembangunan benteng tersebut pada masa lampau. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah, yang meliputi tahapan heuristik, kritik sumber,interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Benteng Kontara Tangkombunomerupakan benteng utama masyarakat etnis Wawonii yang dibangun dengan memanfaatkan konturalam serta susunan batu besar sebagai sarana pertahanan. Sejarah benteng terbagi dalam dua periode,yaitu masa praaksara dan masa kerajaan tradisional (Mokole). Di dalam area benteng terdapat GuaUpasi dan Gua Jin yang berfungsi sebagai tempat pertemuan, serta ditemukan tinggalan arkeologisseperti makam, sisa dapur, dan tengkorak manusia maupun hewan. Fungsi utama benteng ini adalahsebagai tempat perlindungan dari ancaman luar, termasuk dari kelompok bajak laut yang disebutberasal dari Tobelo. Meskipun secara geografis letak benteng tidak berada di bibir pantai, posisinyayang strategis di dataran tinggi memberikan perlindungan alami. Akses masyarakat ke pantai melaluialiran sungai yang cukup deras juga menunjukkan adaptasi lingkungan yang kompleks dankemampuan mereka mengelola medan untuk tetap terhubung dengan wilayah pesisir tanpamengorbankan aspek keamanan.
DARI KAMPUNG MENJADI KECAMATAN: PERUBAHAN DAN PERALIHAN SISTEM PEMERINTAHAN DI SALABANGKA, 1864-1965 Yuyun, Yuyun; Aslim, Aslim; Fatma, Fatma; Sarman, Sarman
Journal Idea of History Vol 8 No 2 (2025): Volume 8, Nomor 2, Desember 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/b6ynpt61

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan latar belakang kampung Salabangka, proses perubahan dan peralihan sistem pemerintahan Salabangka 1864-1965, dan perkembangan sistem pemerintahan Salabangka, 1864-1965. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan terdapat lima tahapan yaitu pemilihan topik, heuristik, kritik, interpertasi, dan historiografi. Data primer dalam penelitian ini adalah arsip yang didapatkan dari arsip nasional dan sumber sekundernya terdapat dalam buku Sejarah Kerajaan Bungku dan beberapa buku lainnya serta koleksi pribadi. Pendekatan digunakan adalah pendekatan multidimensional.  Pola pemukiman di Salabangka adalah mengelompok dan menyebar pemukiman pertama dilakukan oleh rombongan suku Badjo, tempat pertama kali ditempati adalah kampung Boenginkela dan menyebar sampai ke kampung Kaleroang. Pemukiman utama Salabangka berada di kampung Kaleroang. Pada peralihan dan perubahan sisem pemerintahan di Salabangka, dari kampung ke distrik sistem pemerintahan Salabangka masih sistem pemerintahannya masih tradisional dan kepala kampungnya disebut Punggawa. Kemudian beralih menjadi distrik setelah datangnya bangsa Belanda pada awal abad ke-20. Setelah datngnya bangsa Jepang, perlakuan Jepang sangat memaksa penduduk pribumi untuk melakukan kegiatan demi kepentingan Jepang. sebelum kemerdekaan melalui gerakan politik. Setelah lepasnya dari penjajahan Jepang maka tahun 1951, para kepala distrik melakukan usulan untuk diberikan hak otonom,  dalam perkembangan sistem pemerintahan Salabangka.
Co-Authors Abdul Malik Darmin Asri Adri Adri Ahmad Ridwan Alias, Alias Andini Sulfitrana Anggi Mokoagow Anis Tatik Maryani Aslim Aslim Asra, Revi Aswandi Aswandi, Aswandi Atman Atman, Atman Bahi, Rizky Resvita R. Bahri, Dede Sahrul Bairuroh, Ickbal Hofifi Basrin Melamba Bastami Batin, Wade Rahma Begum, Nanda Sayyida Berliana Andini Besse Rismayani Budiyati Ichwan, Budiyati Christien Gloria Tutu Dadu, Mohammad Fauzi Pratama Putra Damogayo, Fika Darmin Daun, Nizam B Y Dolot, Nurhalisa Eliyanti Eliyanti Elly Indra Swari Fachry Rumaf Fatma Fauzan, Moh Rizki Fauzan, Moh Rizky Firdaus Firdaus Fyka, Samsul Alam Gaib, Juritno H Gloria Tutu, Christien Goma, Metsan Arie Dharma Gunadarma, I Wayan Bennardy Gusfarino, Gusfarino Hafsia K.N Mokodompit Hairil Akbar Hasan, Firja Hermawan, La Ode Andi Hermina, Sitti Hery, A Hulukati, Fika Reva Agisty Ickbal Hofifi Bairuroh Ifaldin, Muhamad Imban, Putri Natasya Indradewa, Rhian Ira Puspita Dewi, Ira Puspita Jaata, Jikrun Jupron Jupron Kadullah, Laila Alghifaria Kaonal, Enjelina Kaseger, Henny Keke, Ahmat Keni, Triditswi O Khudin, Fat Krisdayanti Goni Lahea, Chrissania Frani Lakoro, Mawadah Lisnawati Mamonto, Faramita Mandeng, Priliska Manggopa, Mandalifa Manika, Helkim Laode Masuara, Rahayu Mo'o, Siti Nurhalisa Putri Andini Moh. Rivaldi Mappa Mokoagow, Suci Tri Alga Mokoagow, Tiara Mokodompit, Nurfadillah Mokodompit, Suchi Fatika Mokoginta, Dewa Bintang Muda, Alfarezi Muhammad Aswar Limi Muhammad fauzan Muhammad Ramli Muhammad Rizki Saputra, Muhammad Rizki Musram Abadi Mutmainah Mutmainah Naue, Bonita W Ngandu, Nayla Ni Wayan Dimkatni Ningsih, Suci Rahayu Nisa Hermawati, Nisa Nova Kharisma Nurhamidin, Syarafina Wardani Nursalam Nursalam Paputungan, Aprilia Paputungan, Dio Alief Saputra Paputungan, Nadilla Patonegan, Gita S Patonengan, Gita Sandi Patonengan, Gita Sandy Potabuga, Nabila Pratikino, A. Ginong Priambodo, Doni Imam Rahmat Sewa Suraya Rainiyati Rainiyati Ramadani, Wa Ode Siti Ratu, Arsy Rianse, Muhammad Suriyadarman Rumaf, Fachri S Amir, Echa Effendy Saidi, Busyra B Samudra, Dimas Rahma Saputra, Trias Sayariah, Novia Fitruatus Sibua, Siska N. Siswanto Amir, Echa Effendi Soediantono, Dwi Sugiono, Harinanto Suha, La Ode Muhammad Misran Jumadi Suseno, Sandi Sutrisno, Sutrisno Syahrun, Syahrun Timbuleng, Stevania Pricilia Tutu, Chriestien Gloria Tutu, Christien Gloria Usman Rianse Utama, Indriani Wibowo, Yudha Gusti widya astuti Y. G. Armando Yardha Yardha Yuda Permadi, Yuda Yudhoyono Daun, Nizam Bambang Yulianto, Andika Wahyu Yuyun, Yuyun