Claim Missing Document
Check
Articles

PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA WANITA PEKERJA TENAGA KESEHATAN RUMAH SAKIT UMUM PUSAT SANGLAH Ni Komang Arni Tria Erlani; Luh Seriani; Luh Putu Ariastuti
E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 12 (2020): Vol 9 No 12(2020): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2020.V09.i12.P15

Abstract

ABSTRAK. ASI eksklusif adalah pemberian ASI selama 6 bulan pertama masa kehidupan bayi tanpa asupan makanan ataupun minuman lain kecuali vitamin, obat dan oralit. ASI berfungsi sebagai antibodi pemenuhan asupan nutrisi bayi dan menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi. Ibu yang bekerja cenderung.menjadi penyebab kegagalan untuk.memberikan ASI eksklusif. Ibu terpaksa menghentikan penyusuan bayi.dan menggantikan dengan susu formula karena.jarak tempat kerja yang jauh dari rumah dan tidak tersedia fasilitas bagi ibu untuk.menyusui bayinya seperti menyediakan pojok laktasi atau memberikan waktu istirahat untuk memerah ASI. Salah satu pekerjaan yang memiliki beban kerja tinggi yaitu tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pemberian ASI eksklusif pada wanita tenaga kesehatan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional dengan metode pendekatan deskriptif cross sectional menggunakan teknik simple random sampling. Penelitian dan pengambilan sampel dilakukan di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah pada 97 responden pada periode Juni - November 2018. Penelitian ini menggunakan data primer, yaitu dengan kuisioner pengukuran dilakukan secara simultan, satu kali..dalam satu waktu tanpa dilakukan .follow up. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 61,9% pekerja tenaga kesehatan wanita memberikan ASI eksklusif untuk anaknya dimana hasil tertinggi ditunjukkan pada karakteristik usia 24-30 tahun (70,3%), tingkat pendidikan sarjana (69%) dan bekerja sebagai tenaga kesehatan paramedis (62,7%) dengan lama jam kerja kurang dari delapan jam (62,3%). Kata Kunci : ASI Ekslusif, Tenaga Kesehatan, Perempuan.
KEJADIAN NYERI PINGGANG BAWAH PADA PEGAWAI ADMINISTRATIF DI PT. AKR CORPORINDO TBK GROUP Christophoroes Jonathan Tansil; Made Dharmadi; Luh Seri Ani
E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 4 (2019): Vol 8 No 4 (2019): Vol 8 No 4 (2019): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.111 KB)

Abstract

Pegawai perusahaan yang bekerja dengan posisi duduk di belakang meja merupakan kelompok risiko tinggi mengalami nyeri pinggang bawah (NPB) akibat beberapa faktor seperti posisi dan lama duduk statis. Prevalensi penderita NPB di Indonesia masih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi NPB pada pegawai administratif perusahaan PT. AKR Corporindo TBK, Group. Metode penelitian adalah deskriptif cross-sectional dengan 100 responden. Tingkat keparahan NPB diukur menggunakan acute low back pain screening questioner (ALBPSQ). Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan analisis data dilakukan secara deskriptif. Prevalensi NPB didapatkan sebesar 43%. Kejadian nyeri pinggang lebih banyak ditemukan pada pegawai dengan jenis kelamin lelaki (45,3%), usia > 40 tahun (48,1%), IMT overweight dan obes (47,7%), posisi bungkuk (55,9%) dan lama duduk lebih dari 4 jam (53,8%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan prinsip ergonomik diperlukan terhadap pegawai administratif untuk mencegah kejadian NPB. Kata kunci :nyeri pinggang bawah, lama kerja, posisi kerja, pegawai administratif
PREVALENSI ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI KOTA DENPASAR I Gusti Agung Ayu Sriningrat; Putu Cintya Denny Yuliyatni; Luh Seri Ani
E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 2 (2019): Vol 8 No 2 (2019): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.148 KB)

Abstract

Anemia adalah masalah kesehatan masyarakat global pada remaja putri yang dipengaruhi oleh faktor kehilangan darah, pola makan, aktivitas fisik dan kondisi sosial ekonomi. Anemia menimbulkan berbagai dampak yaitu terhadap pertumbuhan dan perkembangan, daya tahan terhadap penyakit infeksi, aktivitas, konsentrasi, dan kecerdasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi kejadian anemia dan kecenderungan anemia berdasarkan asupan nutrisi, status gizi, pola menstruasi, aktivitas fisik dan pendapatan orang tua pada remaja putri di Kota Denpasar. Jenis penelitian deskriptif cross-sectional yang dilaksanakan di SMP dan SMA Kota Denpasar. Total sampel sebanyak 74 orang dengan menggunakan teknik cluster sampling. Kadar hemoglobin diukur dengan alat easytouch GCHb, status gizi (indeks massa tubuh) diperoleh dengan pengukuran berat dan tinggi badan, sedangkan asupan nutrisi, pola menstruasi, aktivitas fisik dan pendapatan orang tua diperoleh dengan wawancara. Didapatkan hasil sebanyak 34 responden (45,9%) mengalami anemia. Kejadian anemia cenderung terjadi pada remaja putri dengan asupan energi kurang (55,6%), asupan protein kurang (66,7%), asupan zat besi kurang (50%), asupan vitamin C kurang (52,4%), status gizi kurus (100%), siklus menstruasi pendek (57,1%), durasi panjang (55,6%), aktivitas tinggi (58,3%) dan pendapatan orang tua rendah (49,2%). Remaja putri cenderung menderita anemia sehingga deteksi dini kadar hemoglobin disarankan. Kata kunci: prevalensi, anemia, remaja putri, deteksi dini, asupan nutrisi
DESCRIPTION OF THE NUTRITIONAL STATUS OF STUDENTS IN SD NEGERI 3 PELIATAN, SUBDISTRICT UBUD, GIANYAR Ayu Indah Hapsari; Putu Yuniadi Antari; Luh Seri Ani
E-Jurnal Medika Udayana vol 2 no 10 (2013):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.797 KB)

Abstract

Elementary school student are the group of student that potentialy having problem with nutrition due to their eating patern and development status. The cases of malnutrition in Ubud is still highly noted even if Ubud is kown as well-developed subdistrict. The aimed of the study is to descript the nutritional status and other factors related to among the students of SD Negeri 3 Peliatan, Subdistrict Ubud, Gianyar. This study was done on August 19th 2011 until August 20th 2011 and the study design was a cross-sectional. Subjects were the grade 5th and 6th students with a total of 70 student, were chosen by quota sampling technique. Every subject was asked to administer questionnaire, to get the informaton on characteristic, eating pattern and breakfast habit. Antropometric measurements were done to gain the nutritional status of sampel. History of low birth weight was collected from the parents through administering self-administered questionnaires. The data was analysed descriptively. Result showed that subjects tend to have high malnutrition cases, in whom 25.7% were undernutrition and 24.3% were overnutrition 24.3%. Majority of subjects who have good nutritional status were those who admitted to have balanced eating pattern and breakfast habit. In addition, subjects with good nutrition status tended to have good academic scores and those with history of low birth weight seemed to have good and over nutritional status. As the students of SD Negeri 3 Peliatan seemed to have remarkable problem of malnutrition, it is suggested to inform their parents regarding the best eating pattern and to emphasize the importance of berakfast habit to achieve and maintain the good nutritional status for their children.
TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MEROKOK DAN MENGONSUMSI ALKOHOL MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA Ida Ayu Pradnya Paramita; Luh Seri Ani; Ni Luh Putu Ariastuti
E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 8 (2020): Vol 9 No 08(2020): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok dan mengonsumsi alkohol adalah perilaku tidak sehat dan dapat dipicu oleh banyak faktor predisposisi seperti pengetahuan dan sikap. Sarjana kedokteran, yang saat ini sedang menempuh pendidikan dokter dan lebih cenderung memahami tentang bahaya merokok dan mengonsumsi alkohol, diyakini dapat memberi contoh yang baik dengan tidak merokok dan mengonsumsi alkohol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku sarjana kedokteran di Universitas Udayana terhadap merokok dan mengkonsumsi alkohol. Desain penelitian yang digunakan adalah analisis cross-sectional deskriptif yang menggunakan mahasiswa kedokteran Universitas Udayana semester I, III, dan V tahun 2017 sebagai sampel. Sampel dikumpulkan dengan metode kluster non-random. Data dikumpulkan dengan wawancara berdasarkan kuesioner yang mengumpulkan data tentang semester, kelas, jenis kelamin, tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku merokok serta konsumsi alkohol. Data dianalisa secara deskriptif menggunakan Microsoft Excel. Responden meliputi 94 sarjana kedokteran. Dari 94 responden, 57% adalah laki-laki dan 43% adalah perempuan, didistribusikan secara merata antara semester pertama, ketiga dan kelima. Tingkat pengetahuan terhadap merokok relatif tinggi dengan skor rerata 85,46, sedangkan pengetahuan alkohol adalah sedang dengan skor rerata 63,85. Sikap terhadap merokok dan mengkonsumsi alkohol didominasi oleh sikap negatif, masing-masing 82% dan 67% di mana mereka sebagian besar setuju bahwa para profesional kesehatan tidak boleh merokok atau mengkonsumsi alkohol. Perilaku merokok hanya 11% sedangkan perilaku mengonsumsi alkohol lebih tinggi yaitu 34%. Laki-laki mendominasi perilaku merokok dan mengonsumsi alkohol. Perilaku merokok rendah, sementara perilaku mengonsumsi alkohol sedikit lebih tinggi; namun masih dikategorikan rendah. Kata kunci: merokok, mengonsumsi alkohol, mahasiswa, pengetahuan, sikap, perilaku
Perbedaan persiapan prakonsepsi ibu hamil primigravida yang mengalami kurang energi kronik dan tidak kurang energi kronik di Puskesmas Gianyar 1 periode Januari-Agustus 2017 Ketut Pramana Adiputra; IGN Indraguna Pinatih; Luh Seriani
E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 3 (2018): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.425 KB)

Abstract

Maternal mortality is a complication of pregnancy that they even become a serious problem in Indonesia. There are several causes of maternal mortality in Indonesia, one of which is a pregnancy with chronic energy deficiency (CED). At the Gianyar 1 public health centre in 2017 obtained KEK high incidence in primigravidae. The purpose of this study to describe the preparation of preconception maternal and preconception preparation difference between pregnant women with KEK and pregnant women without CED in Gianyar 1 public health centre. This study used approach cross sectional with technique systematic sampling that involves primigravidae pregnant women who experience KEK as many as 20 samples and pregnant women who do not CED as many as 20 samples where all samples are recorded in Gianyar primary health centre 1 from January to August 2017The frequency of the highest maternal age of first pregnancy occurs in less than 20 years of age (55%). Most samples had normal BMI before becoming pregnant (67.5%). As many as 87.5% of the sample had no history of the disease before pregnancy. From the income before pregnancy obtained 57.5% of the samples have high income. Statistical analysis showed there are differences in the incidence of KEK views of BMI before pregnancy (P value ?0.05), there were no differences KEK incidence views of maternal history of the disease and the level of income before pregnancy. This research concludes that nutritional status can make pregnant woman have a CED status. Keywords: Primigravidae, CED, preconception
PERSEPSI BODY IMAGE BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA PELAJAR SMA NEGERI 1 GIANYAR Ni Made Dian Pradnyani Putri; Luh Seri Ani
E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 11 (2018): vol 7 no11 2018 E-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.823 KB)

Abstract

Masa remaja dianggap sebagai periode gizi yang penting dalam kehidupan. Peningkatan populasi remaja menjadi alasan perlunya kelompok umur ini menjadi perhatian, karena akan diikuti dengan peningkatan permasalahan gizi, seiring dengan meningkatnya perhatian terhadap penampilan fisiknya. Permasalahan gizi dapat terjadi salah satunya pada pelajar SMAN 1 Gianyar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi body image dengan status gizi pelajar SMA Negeri 1 Gianyar. Penelitian analitik observasional cross-sectional, dilaksanakan bulan Agustus 2017 di SMAN 1 Gianyar. Sebanyak 95 orang pelajar SMA dipilih sebagai sampel dengan teknik simple random sampling. Data persepsi body image diperoleh dengan angket body shape questionnaires, data asupan gizi dengan semiquantitatif food frequency questionnaires, status gizi dengan pengukuran antropometri. Analisis data menggunakan kai kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan hubungan bermakna antara persepsi body image dengan status gizi (P=0,002), asupan energi (P=0,003), asupan protein (P=0,004), asupan lemak (P=0,037), dan asupan karbohidrat (P<0,001). Dapat disimpulkan bahwa persepsi remaja dapat menimbulkan masalah gizi pada remaja. Kata Kunci: Persepsi, body image, status gizi, asupan gizi, cross-sectional
FAMILY PLANNING SERVICES AT DENPASAR TOWARD A HEALTHY CITY Luh Seri Ani; I Made Merdana; Nyoman Sumiati
Jurnal Pengembangan Kota Vol 7, No 2: Desember 2019
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.775 KB) | DOI: 10.14710/jpk.7.2.120-127

Abstract

One of the goals of urban development is to improve the quality of life of the people, especially in the aspect of health, as found in Denpasar, Bali, which wants to create a healthy city. Denpasar City Development is expected to create and improve health services for the entire community. Improved health infrastructure services are expected to support other government health programs, including the Family Planning Program (KB) as an effort to inhibit the rate of population growth that negatively impacts the economy and environment of a rural and urban area. Through family planning programs people can set the number of children and the desired pregnancy distance, especially for people who live in urban areas. This study aimed to determine contraceptive services in Fertile Age Women (WRA) in urban areas. A cross-sectional descriptive survey was conducted on 1,777 women of childbearing age in Denpasar City. Data on family planning users were obtained from the BKKBN family data collection in 2018. The survey data were processed through univariate and bivariate analysis to determine trends in the use of contraceptives in Denpasar. 55.7% of family planning services in Denpasar are in a bad category. Fertile Age Women (WUS) in the city of Denpasar do not have health insurance (41.6%), do not receive family planning information through the media (41.1%), do not get information from health workers (73.5%), do not get field visit from the health workers ( 96.5%) and do not receive counseling services (59.8%). The low utilization of family planning services will affect the quality of life of the community in Denpasar, especially the WUS, and become a barrier to achieve a healthy city.
Gambaran Kejadian Karies Gigi Berdasarkan Body Mass Index pada Anak-anak Usia 48-60 Bulan di TK Negeri Pembina Denpasar Dylan Dharmalaksana; L W Ayu Rahaswanti; Luh Seri Ani
Bali Dental Journal Vol. 1 No. 1 (2017): January 2017
Publisher : School of Dentistry Faculty of Medicine Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51559/bdj.v1i1.6

Abstract

Karies gigi merupakan masalah gigi yang utama khususnya pada kelompok anak usia sekolah. Karies pada anak akan berdampak pada pola makan, tumbuh kembang anak, dan konsentrasi belajar. Salah satu faktor yang berhubungan terjadinya karies adalah Body Mass Index (BMI). BMI telah menjadi standar di dunia medis untuk mendefinisikan obesitas. Tujuan : untuk mengetahui gambaran kejadian karies gigi berdasarkan BMI, usia dan jenis kelamin pada anak usia 48-60 bulan di TK Negeri Pembina Denpasar. Metode penelitian: jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional, dengan teknik sampling menggunakan total sampling pada 42 orang anak umur 48-60 bulan di TK Negeri Pembina Denpasar. Data diperoleh dengan pemeriksaan klinis untuk mengetahui kejadian karies dan pengukuran tinggi serta berat badan untuk menghitung Body Mass index (BMI). Hasil: hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata indeks def-t (decayed, extracted, filled tooth) pada anak usia 48-60 bulan di TK Negeri Pembina Denpasar sebesar 6,26 (kategori tinggi). Dari kategori BMI 2 anak yang masuk dalam kategori sangat kurus, 3 orang yang masuk kategori kurus,30 orang yang masuk ketegori normal, dan 7 orang yang masuk kategori gemuk. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah angka kejadian karies pada anak-anak umur 48-60 bulan di TK Negeri Pembina Denpasar tergolong tinggi, dan anak yang termasuk kategori kurus memiliki presentase kejadian karies paling tinggi
Perbedaan tingkat kebersihan rongga mulut pada mahasiswa kedokteran gigi dengan mahasiswa kedokteran umum di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Ketut Gde Rai Wijaya; Putu Lestari Sudirman; Luh Seri Ani
Bali Dental Journal Vol. 2 No. 1 (2018): January 2018
Publisher : School of Dentistry Faculty of Medicine Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51559/bdj.v2i1.20

Abstract

Background: Oral cavity consists of teeth, gingiva, palate, tongue and other mucosal tissues. Maintaining oral health is important, and influenced by several factors, including body image, social practices, social and economic status, knowledge, cultural variables, as well as a personal choice. Objective: This study aims to investigate the differences of oral hygiene index level between dental and medical students. Methods: this was an analytic observational study with cross-sectional design. Subjects were 170 of dental and general medical students at Medical Faculty of Udayana University selected as the sample. The sampling technique used is the stratified random sampling. The level of oral hygiene is measured using a score OHI-S. Data obtained by clinical examination and questionnaires and then processed by computer software. Results: Based on the characteristics of age, gender, diet, and knowledge between dental dan general medical student get p-value > 0,05 and based on behavioral characteristic, general medical student with p-value < 0,05 whereas dental student with p-value > 0,05. Based on the characteristics of the majors, OHI-S of dental students were 90.6% and general medical students with OHI-S were 75.3% with p <0.05. Conclusions: There is a statistically significant difference in the level of oral hygiene between dental students and general medical students.
Co-Authors Adrian Putradinata Chandra Agastiya, I Made Cahyadi Agha Bhargah Alit Naya Alit Naya, Alit Anak Agung Gede Suputra Ani Agustini Gaspersz Ari Mogi, I Komang Aswin Panji Awan, Syuma Adhy Ayu Indah Hapsari Bangkitaryani, Luh Ayu Budiartami , Putu Paramitha Budiartami, Putu Paramitha Chika Christianne Moreen Nababan Christiana Hertiningdyah Sulistiani Christophoroes Jonathan Tansil Citra Mutiarahati, Ni Luh Cok Gde Prema Kurnia Baswara Cokorda Bagus Jaya Lesmana, Cokorda Bagus Jaya Daondy Friarsa Desak Nyoman Purniati Devi Juliyantini, Ni Komang Dewa Nyoman Wirawan Dewa Nyoman Wirawan, Dewa Nyoman Dewi, Ni Made Desi Suzika Dharsheinee K Vijayan Dinar Lubis Dinar Saurmauli Lubis Dinar Saurmauli, Lubis Duarsa, Dyah Paramita Dwija, Ida Bagus Nyoman Putra Dwijayanti, Widya Dyah Ekowati Dyah Pradnyaparamitha D Dyah Pradnyaparmita Duarsa Dylan Dharmalaksana Eka Faizaturrahmi Ekowati, Dyah Ernawati Ernawati Ernawati Faiz Afano Faizaturrahmi, Eka Firdy Liwang Gandari, NK. Matalia Gde Arisetyawan Dharmaputra Gde Ngurah Idraguna Pinatih Gede Agus Indra Pramana Gede Giri Prathiwindya Gusti Ngurah Prana Jagannatha Hery Aryanti Hery Aryanti, Hery I Gede Gita Sastrawan I Gede Herry Purnama, I Gede Herry I Gst Indaya Surya Putra I Gusti Agung Ayu Sriningrat I Gusti Agung Trisna Windiani I Gusti Ayu Komang Widiastuti I Gusti Ayu Sri Darmayani I Gusti Ngurah Bagus Rai Mulya Hartawan I Gusti Ngurah Juniartha I Kadek Meidi Antika I Ketut Suastika I Ketut Suwiyoga I Komang Ari Mogi I Komang Heri Sukrastawan I Made Bakta I Made Jaya Widyartha I Made Merdana I Made Restu Widiana I N Agus Bagiada I Nyoman Anggha Shaputra Irawan I Nyoman Dharma Wiasa I Nyoman Gede Budiana I Nyoman Mangku Karmaya I Nyoman Mangku Karmaya I Nyoman Sutarsa, I Nyoman I Putu Ganda Wijaya I Wayan Gede Artawan Eka Putra I Wayan Gede Artawan Eka Putra, I Wayan Gede Artawan Eka I Wayan Weta I.B. Hendra Kusuma Ida Ayu Pradnya Paramita Ida Ayu Ratna Trisna Ida Bagus Ekaputra Ida Bagus Ekaputra, Ida Bagus Illham Setiawan IN Agus Bagiada IN Bagiada Indrayani, Kadek Ayu INT Suryadhi INT Suryadhi Kadek Anggie Wisandewi Mayun Karismayani, Gusti Ayu Mutiara Ketut Gde Rai Wijaya Ketut Pramana Adiputra Ketut Suarjana Ketut Sudinda Komang Ayu Kartika Sari Kusuma, Anak Agung Ngurah Jaya Laksmi, Ida Ayu Agung Lubis, Dinar Saurmari Luh Ayu Bangkitaryani LUH MERTASARI . Luh Nyoman Sumiati Luh Wayan Ayu Rahaswanti Made Agus Hendrayana Made Arya Wiryanatha Made Dharmadi Made Yogi Oktavian Prasetya Manuaba, I.B.G. Fajar Mas Manik Astawastini, I Dewa Ayu Mathew Giyan Mayun, Kadek Anggie Wisandewi Md. Candra Simbha Megayanti, I Gusti Putu Lian Mirah Sucita Dewi Muliawati, Ni Kadek Nabila Zuhdy Nabila Zuhdy, Nabila Nandini Parahita Supraba Ni Kadek Ayu Dwi Utami Ds Ni Kadek Muliawati Ni Ketut Sutiari Ni Ketut, Andayani Ni Komang Arni Tria Erlani Ni Luh Putu Ariastuti Ni Luh Putu Suariyani Ni Luh Suciati Ni Made Dian Pradnyani Putri Ni Made Sri Nopiyani Ni Made Suartiningsih Ni Putu Ditadiliyana Putri Ni Putu Lisa Eka Pratiwi Ni Putu Widarini Ni Wayan Arya Utami, Ni Wayan Arya Ni Wayan Kertiasih Nila Pebriyan Suharto Nyoman Sumiati Nyoman Tigeh Suryadhi Olivia, Frisilia Pande Putu Januraga Pande Putu Yoga Kamayana Phebe Indriani Poul, Andrew Pradnyawati, Luh Gede Purniati, Desak Nyoman Putu Aryani Putu Ayu Indrayathi Putu Cintya Denny Yuliatni Putu Cintya Denny Yuliyatni Putu Lestari Sudirman Putu Sindy Reiska Jayanti Putu Sri Utami Putu Yuniadi Antari Raden Supini Raka Mery Hardiani Ratnata, Gede Agung Rebecca Mutia Agustina Silaen Rovie Hikari Parastan Sari, Komang Ayu Kartika Sawitri, Anak Agung Sagung Sri Darmayani, I Gusti Ayu Sri Darmayani, IGA Sri Yuniari Sri Yuniari, Sri Sumiati, Luh Nyoman Sumiati, Ni Luh Nyoman Supraba, Nandini Parahita Suputra, Anak Agung Gede Suryadhi, Nyoman Tigeh Swetawijaya, Putu Arya Utami, Kadek Cahya Utami, Putu Sri Vimalavarati Sekaaram Vittala, Govinda Wahyu Setyaningsih Wahyu Setyaningsih Wayan Citra Wulan Sucipta Putri Wibawa, Anak Agung Ngurah Alit Dwi Nanda Widy Markosia Wabula Widy Markosia Wabula, Widy Markosia Widya Dwijayanti Widyartha, I Made Jaya Wijaya, I Putu Ganda Windhu Saputra Yesvi Zulfiana Yesvi Zulfiana