p-Index From 2021 - 2026
6.465
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Masalah-Masalah Hukum SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Jurnal Pranata Hukum FIAT JUSTISIA: Jurnal Ilmu Hukum JURNAL POENALE Jurnal Bina Mulia Hukum Istinbath : Jurnal Hukum Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Corruptio Jurnal Hukum Lex Generalis Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Tabikpun Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Research in Social Science and Humanities Ius Poenale Muhammadiyah Law Review Aptekmas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis VIVA THEMIS- Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora JUSTICIA SAINS: Jurnal Ilmu Hukum Riau Law Journal Jurnal Ilmiah Hukum dan Hak Asasi Manusia Jurnal Dialektika Hukum Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Socio-Economic and Humanistic Aspects for Township and Industry Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Hukum Inovatif : Jurnal Ilmu Hukum Sosial dan Humaniora Journal of Accounting Law Communication and Technology Presidensial: Jurnal Hukum, Administrasi Negara, Dan Kebijakan Publik Demokrasi: Jurnal Riset Ilmu Hukum, Sosial dan Politik Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Nemui Nyimah Lex Stricta : Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Sinergi Justice Amnesty Law and Undoing Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Disparitas Putusan Pemidanaan Pada Kasus Pencurian Dengan Keadaan Memberatkan Yang Menyebakan Kerugian Materil : Studi Putusan Pengadilan Negeri Tanjung Karang Muhammad Fadel Izha Leondra; Heni Siswanto; Rini Fathonah; Erna Dewi; Ahmad Irzal Fardiansyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i3.1783

Abstract

Disparitas pemidanaan dalam kasus pencurian dengan keadaan memberatkan merupakan persoalan serius yang mencerminkan lemahnya konsistensi sistem peradilan pidana di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk disparitas vonis dalam putusan hakim atas perkara pencurian dengan pemberatan di Pengadilan Negeri Tanjung Karang serta mengevaluasi implikasinya terhadap prinsip keadilan dan kepastian hukum. Metode yang digunakan adalah pendekatan hukum normatif dengan studi kasus pada empat putusan berbeda yang dianalisis secara kualitatif melalui teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam pemidanaan terhadap terdakwa meskipun tindak pidana yang dilakukan memiliki karakteristik yang hampir sama. Perbedaan vonis ini berdampak pada ketidakpastian hukum, mencederai asas kesetaraan di hadapan hukum, dan berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya penguatan pedoman pemidanaan dan pelatihan berkelanjutan bagi hakim guna menciptakan sistem hukum yang lebih adil dan dapat dipertanggungjawabkan
Upaya Polresta Bandar Lampung dalam Penanggulangan Kejahatan C3 dan Senjata Api Ilegal melalui Operasi Sikat Krakatau 2024 Arif Rahmanto; Heni Siswanto; Firganefi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i3.1791

Abstract

Tingginya angka kejahatan C3 (Curas, Curat, dan Curanmor) serta maraknya peredaran senjata api ilegal di Kota Bandar Lampung menjadi ancaman serius terhadap stabilitas dan ketertiban masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi operasional serta menganalisis hambatan yang dihadapi Polresta Bandar Lampung dalam pelaksanaan Operasi Sikat Krakatau 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dan empiris dengan metode deskriptif kualitatif, melalui studi kepustakaan dan wawancara terhadap aparat kepolisian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi preemtif, preventif, dan represif mampu menekan angka kriminalitas dengan mengungkap 52 kasus serta menangkap 50 tersangka disertai barang bukti yang relevan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pembaruan regulasi, penguatan kapasitas aparat, dan peningkatan sinergi antara kepolisian dan masyarakat guna mewujudkan sistem penanggulangan kejahatan yang berkelanjutan dan responsif terhadap tantangan lokal
Penegakan Hukum Pidana Tindak Pidana Korupsi Pemberian Fasilitas Kredit Pada Bank Negara Indonesia Cabang Tanjungkarang Sitorus, Jono Parulian; Fardiansyah, Ahmad Irzal; Siswanto, Heni; Dewi, Erna; Sumarja, FX
VIVA THEMIS Vol 8, No 2 (2025): VIVA THEMIS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/vt.v8i2.4326

Abstract

The banking sector poses a serious threat to the integrity of the financial system and national development. Corruption cases at Bank Negara Indonesia (BNI) Tanjungkarang Branch showed abuse of authority, document manipulation, fictitious credit granting, and collusion between bank officials and debtors which caused state financial losses. This research aims to analyse criminal law enforcement against corruption in the provision of credit facilities with a case study at BNI Tanjungkarang. The method used is normative legal research with statutory and theoretical approaches, and qualitative prescriptive analysis. The results showed that law enforcement officials have carried out the law enforcement process through the stages of investigation, investigation, prosecution, and examination in court. The handling of this case reflects the seriousness of law enforcement in eradicating corruption in the state financial sector. This study concludes that the effectiveness of law enforcement requires clarity of legislation, solid inter-agency coordination, increased capacity of law enforcement officials, and strengthening the internal control system in the banking environment to prevent the recurrence of similar corrupt practices
Pendekatan Hukum dalam Penanganan Korupsi Jabatan: Studi atas Putusan Nomor 37/Pid.Sus-TPK/2023/PN TJK Ubaidillah, Kodri; Siswanto, Heni; Fathonah, Rini
VIVA THEMIS Vol 8, No 2 (2025): VIVA THEMIS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/vt.v8i2.4083

Abstract

Decision Number 37/Pid.Sus-TPK/2023/PN Tanjung Karang decided the case of official corruption by imposing a principal penalty of imprisonment and a fine, as well as an additional penalty of payment of compensation for state losses, confiscation of assets, and an additional prison sentence if the obligation is not met. The legal approach used emphasizes individual accountability and upholds the principle of restitution in the criminal law system. The judge's considerations in this decision reflect substantive justice through consideration of social, economic, and moral aspects to maintain bureaucratic integrity and prevent corruption. However, the implementation of the decision requires stricter oversight to ensure effective recovery of state losses. This decision serves as an example of the application of comprehensive law in handling official corruption cases
Pendekatan Inklusif Oleh Kepolisian Dalam Memberikan Perlindungan Hukum Bagi Anak Disabilitas Korban Kekerasan Seksual Ramadhani. D, Anggia Nur; Siswanto, Heni; Irzal Fardiansyah, Ahmad; Rosidah, Nikmah; Fathonah, Rini
JUSTICIA SAINS - Jurnal Ilmu Hukum Vol 10, No 1 (2025): JUSTICIA SAINS: Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jcs.v10i1.4246

Abstract

Cases involving people with disabilities who become victims of sexual violence continue to increase from year to year and often do not receive adequate attention, both from a legal and social perspective. In fact, this group needs stronger legal protection because the limitations they have often become obstacles in fighting for justice. The police have a crucial role in providing legal protection based on an inclusive approach for children with disabilities who are victims of sexual violence. This study aims to ensure that the legal protection provided by the Police can be just and equal. The method used is normative legal research with a legislative and conceptual approach, as well as qualitative analysis of primary and secondary legal materials. The results of the study show that the inclusive approach carried out by the Police is interpreted as a method of service and handling that guarantees equality without discriminating between conditions, as well as fulfilling the special needs of children with disabilities without physical, communication, or attitude barriers. The inclusive approach is carried out through the provision of professional assistance, the use of easily understood language or sign language, and the creation of a safe and child-friendly environment
Analisis Penjatuhan Pidana Pelayanan Masyarakat terhadap Anak yang Berkonflik dengan Hukum untuk Terwujudnya Tujuan Pemidanaan Setyorini, Annisa; Siswanto, Heni; Fathonah, Rini
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis Vol. 5 No. 3 (2025): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmh.v5i3.1476

Abstract

The imposition of community service as a conditional punishment for children in conflict with the law is a form of restorative justice aimed at rehabilitation rather than retribution. This study focuses on judicial considerations in sentencing community service for child offenders, specifically in District Court Decision No. 59/Pid.Sus-Anak/2024/PN.Tjk, and whether such punishment aligns with the objectives of criminal sentencing. This research adopts a normative and empirical juridical approach, using legal literature and field interviews with judges, prosecutors, and community counselors as primary sources. Data were analyzed qualitatively. The findings reveal that the judge's decision to impose community service is legally grounded in Article 71(1)(c) of the Juvenile Criminal Justice System Law (UU SPPA), which permits alternative sanctions for child offenders. Philosophically, the sentence aims to reform and educate the child, while sociologically, the court considers both mitigating and aggravating factors, such as the child’s background, remorse, and potential for rehabilitation. The type of service assigned, such as assisting with administrative tasks at a local government office, reflects efforts to promote social responsibility. Furthermore, the imposed punishment fulfills the objectives outlined in Article 51 of the Indonesian Criminal Code, including deterrence, reintegration, conflict resolution, and community peace. Overall, the use of community service supports a more humanistic, child-centered approach to juvenile justice in Indonesia.
Optimization of Criminal Fines as a Debt to the State to Enhance Non-Tax State Revenue under Law No. 1 of 2023 as an Instrument for State Financial Recovery Anugrah R’lalana Sebayang; Sunaryo, Sunaryo; Heni Siswanto
Socio-Economic and Humanistic Aspects for Township and Industry Vol. 3 No. 3 (2025): Socio-Economic and Humanistic Aspects for Township and Industry
Publisher : Tinta Emas Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59535/sehati.v3i3.551

Abstract

The paradigmatic transformation of criminal fines within Law No. 1 of 2023 (the National Criminal Code) shifts its concept from a retributive sanction to an instrument of state financial recovery through the construction of "debt to the state." This reform addresses the systemic failure of the criminal fine system under the old Criminal Code, which was marked by irrelevant nominal values, the ineffectiveness of substitute imprisonment, and the resulting loss of potential Non-Tax State Revenue (PNBP). Employing a normative-juridical research method with a comparative approach, this article examines the philosophical, normative, and sociological foundations of this renewal. The primary finding indicates that the National Criminal Code—through its categorical fine system, consideration of the convict's ability to pay, and prioritization of asset execution—fundamentally alters the logic of penal fines. This innovation is theoretically capable of changing the rational calculus of convicts and significantly increasing PNBP. However, its implementation faces a crucial challenge in the form of a procedural law vacuum within the current Criminal Procedure Code (KUHAP), which fails to provide a procedural basis for prosecutors to conduct post-judgment execution seizures. While this reform has immense potential to significantly boost PNBP, its success is absolutely contingent upon the harmonization of the criminal procedure law to provide a robust procedural foundation for prosecutors as executors.
Urgensi Penyelesaian Perkara Restorative Justice Pada Urban Poor Consortium (Upc) Kampung Kerawang Bandar Lampung Warganegara, Damanhuri; Heni Siswanto; Erna Dewi; Aisyah Muda Cemerlang; Rendie Meita Sarie Putri; Ninik Ayuhandika; Tekila Pramita Amboina
Nemui Nyimah Vol. 3 No. 2 (2023): Nemui Nyimah Vol.3 No.2 2023
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v3i2.72

Abstract

Urgensi penyelesaian perkara pidana melalui restorative justice yakni suatu alternatif penyelesaian perkara pidana yang dimana pada umumnya tindak pidana diselesaikan melalui jalur pemidanaan di persidangan, namun ini diselesaikan melalui dialog antara pelaku, korban, keluarga kedua belah pihak, dan pihak lain yang tekait untuk bersama-sama mencari suatu solusi yang adil dengan menekankan pemulihan kembali kepada keadaan semula dan bukan pembalasan. Salah satu organisasi bernama Urban Poor Consortium atau UPC adalah organisasi non-pemerintah yang bekerja bersama komunitas marjinal perkotaan dengan pendekatan holistik dan partisipatoris dan menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mengenai keadilan restoratif dalam penyelesaian perkara pidana dan untuk mengetahui terkait faktor penghambat dan upaya mengatasi hambatan dalam penyelesaian perkara pidana melalui restorative justice. Adapun target khusus dalam penelitan ini yaitu untuk mewujudkan Urban Poor Consortium (UPC) Kampung Kerawang Bandar Lampung yang menyelesaikan perkara pidana melalui restorative justice dengan maksimal, serta mampu mengidentifikasi segala faktor yang mempengaruhi dalam penyelesaiaan perkara pidana melalui restorative justice. Metode yang dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut yakni penyampaian materi melalui penyuluhan, diskusi terarah dan tanya jawab. Kegiatan ini berlokasi di Kampung Kerawang Bandar Lampung
Sosialisasi dan Edukasi Bahaya Pinjaman Online Ilegal di Desa Merak Batin Rini Fathonah; Maroni, Maroni; Susanti, Susi; Siswanto, Heni; Rizki, Budi
Jurnal Sinergi Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal SINERGI
Publisher : LPPM Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsi.v3i2.43

Abstract

Kehadiran pinjaman online sebagai salah satu bentuk financial technology (fintech) merupakan imbas dari kemajuan teknologi. Pinjaman online banyak menawarkan layanan dengan prasyarat yang lebih mudah dan fleksibel dibandingkan dengan lembaga keuangan konvensial seperti bank. Selain itu juga pinjaman online dianggap cocok dengan pasar di Indonesia karena meskipun masyarakat belum memiliki akses keuangan, namun penetrasi kepemilikan dan penggunaan telepon selular sangat tinggi. Banyak orang berpikir bahwa Pinjaman Online ini adalah solusi yang mudah dan cepat untuk mendapatkan uang. Namun ternyata dibalik kenyamanan ini, tentu ada konsekuensi dan risiko yang akan diterima oleh pelanggan jika mereka melanggar kewajiban mereka. Oleh karena itu, hal ini perlu untuk memberikan pemahaman yang baik terkait pinjaman online kepada masyarakat khususnya Desa Merak Batin yang dialkukan oleh akademisi bagian hukum pidan Fakultas Hukum Unila. Metode Dallam penelitian ini dilakukan dengan (1) Metode ceramah yang digunakan untuk menjelaskan materi terkait bahaya pinjaman online ilegal, (2) Metode diskusi digunakan untuk memperdalam materi bahasan dengan tanya jawab yang disampaikan peserta sosialisasi, dan (3) Metode soal pre-test dan post-test untuk mengetahui peningkatan pemahaman peserta sebelum dan sesudah sosialisasi. Hasil dari kegiatan sosialisasi ini masyarakat menjadi lebih paham mengenai pinjaman online yang legal atau ilegal, ciri-ciri pinjaman online ilegal, Aspek Hukum, dan dampak serta solusi saat terjebak dalam pinjaman online yang ilegal bagi masyarakat Desa Merak Batin Kecamatan Natar,Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.
BUMDes Berbadan Hukum dan Kemandirian Ekonomi Desa: Analisis Yuridis atas Tantangan dan Peluang Implementasi Regulasi Kasmawati; Siswanto, Heni; Muhtadi; Putri, Ria Wierma; Silviana, Ria
Riau Law Journal Vol. 9 No. 2 (2025): Riau Law Journal
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30652/qb6e9431

Abstract

This study aims to analyze the role of village-owned enterprises (BUMDes) with legal entity status in driving village economic independence and supporting sustainable national development. The research focuses on identifying challenges faced by BUMDes, including regulatory complexity, administrative constraints, limited legal literacy, and weak governance practices, while exploring opportunities arising from their formal legal recognition. Using a qualitative normative approach, the analysis highlights how legal entity status strengthens institutional legitimacy, facilitates access to financing, encourages business partnerships, and promotes diversification of economic activities at the village level. Findings show that despite significant opportunities, implementation remains suboptimal due to structural, managerial, and technological barriers. The study emphasizes the need for capacity-building programs, harmonization of regulations, and stronger collaboration between government, academia, and local institutions to improve governance quality and maximize BUMDes’ potential. Strengthening BUMDes as legal entities can enhance community participation, create sustainable economic growth, and position villages as strategic actors within the broader national economy.
Co-Authors Abdillah Yoga Nurfawwaz Afifah Maharani Agung Abadi Kiswandono Agus Triono Ahmad Irzal Aisyah Muda Cemerlang Andika Kurniawan Anisa, Jenny Anugrah R’lalana Sebayang Arif Rahmanto Aulia Arnelita Benny David Silaen Budi Riski Budi Rizki Husin Budi Rizki Husin Budi Rizki Husin Budiyono Deni Achmad Desia Rakhma Banjarani Diah Gustiniati Diah Gustiniati Maulani Dipo Didik Kurniawan Dona Raisa Monica Dona Raisa Monica Eko Raharjo Emilia Susanti Erna Dewi Erna Dewi Erna Dewi Erna Dewi . Faisal Fardiansyah, Ahmad Irzal Farrell Azlani Akbar Fathoni Fathoni Fatonah, Rini Femi Zulfa Nurkheliza Firganefi Firganefi Firganefi Firmansyah, Ade Arif Fristia Berdian Tamza FX Sumarja, FX Hamzah Haya Anastasya Azra Ida Septiani Anjelika Ikhsan Setiawan Irma Nur Amanda Irzal Fardiansyah, Ahmad Kasmawati Kasmawati Kholifah Nuzulul Hikmah M Surya Insani M. Mu’afilah Rizqi Pratama Mamanda Syahputra Ginting Manalu, Paskharia Maroni Maroni Maroni Maya Shafira Maya Shafira Meidiantama, Refi Mita Rilyanti Muhamad Arif Fadli Syahputra Muhammad Eri Fatriansyah Muhammad Fadel Izha Leondra Muhammad Farid Muhtadi Muhtadi Muhtadi Muhtadi Munaris . Natamiharja, Rudi Naufal Zuhdi Niken Nurhadz Febriyani Nikmah Rosidah Nikmah Rosidah Nikmah Rosidah Nikmah Rosidah Ninik Ayuhandika Putri, Abelia Zahara Qorry Kharisma Sari Ragil Jaya Tamara Rahma, Nediyan Fania Ramadhani. D, Anggia Nur Refi Meidiantama Refi Meidiantama Rendie Meita Sarie Putri Ria Silviana Ria Wierma Putri, Ria Wierma Ridho Grisyan Rinaldy Amrullah Rinaldy Amrulloh Rini Fathonah Rini Fathonah, Rini Rizki, Budi Robby Malaheksa Rochmat Mushowwir Sahril Fadillah Salfa Salsabila Arifah Sari, Linda Sepriyadi Adhan S Septiana, Rima Marta Ajeng Setyorini, Annisa Sheshilia Regina Salim Siti Nikmah Al Azizah Sitorus, Jono Parulian Sri Riski Sri Riski Sumiharni Sumiharni Sumiharni Sumiharni Sunarto DM Sunaryo Sunaryo Susi Susanti Sylvia Claudia Agustina Tamza, Fristia Berdia Tekila Pramita Amboina Togatorop, Dioz Thimoteus Tri Andrisman Ubaidillah, Kodri Vanessa Vanessa Warganegara, Damanhuri Yoseph Novian Yulia Kusuma Wardani Yulia Kusuma Wardani Yusdiyanto Zein Rasheed Khanna Zihan Muhafidhoh Zulkarnain Ridlwan