Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kurikulum Merdeka pada Fase A: Sebuah Analisis Karima, Muhammad Kaulan; Romadhon Hafild, M. Nazali; Putri, Tiya Permana; Damayanti, Frianka Ivana; Andini, Dea; Wulansari, Shella Dyah
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 18 No. 1 (2025): Lentera
Publisher : STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52217/lentera.v18i1.1613

Abstract

Pancasila education is an educational program that aims to instill the basic values ​​of Pancasila in society, especially students from an early age. This education focuses on the five principles in the Pancasila of Godhead, Humanity, Unity, Democracy and Justice - which reflect the basic values ​​of the Indonesian nation. Through Pancasila education, students are taught to understand and apply moral, social and nationalist values ​​that support national unity, respect diversity and encourage participation in national life. In the Merdeka curriculum, Civics learning outcomes for phase A students include the introduction of Pancasila symbols and principles, application of Pancasila values ​​in everyday life, and respect for diversity. Analysis at SDN 1 Langkapura shows that learning Pancasila education is still limited to memorizing the principles of Pancasila, without a deep understanding of its values, as well as students' lack of mastery of the concept of rights and obligations. This emphasizes the importance of using contextual and interactive approaches, such as role playing and practical activities, to facilitate learning that is appropriate to students' developmental stages of thinking. Apart from that, increasing teacher competence and integrating Pancasila values ​​in daily learning is the key to achieving optimal learning goals
ANALISIS STRATEGI DAN METODE PEMBELAJARAN PKN DI SEKOLAH DASAR Karima, Muhammad Kaulan; Adha, Muhammad Mona; Putri, Risna Estuning; Hendra, Putra You; Rahayu, Salamah Tri; Safitri, Lauressya Mega; Afriyani, Qonita; Saputra, Jufri; Aryandi, Andi
JURNAL LENTERA [PENDIDIKAN PUSAT PENELITIAN LPPM UM METRO] Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro
Publisher : LPPM UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jlpp.v9i2.3874

Abstract

This study analyzes the strategies and methods of teaching Civic Education (PKn) in elementary schools, focusing on their characteristics, effectiveness, and relevance to improving student learning outcomes. Through a literature review, this research identifies various strategies such as expository, discovery, inquiry, problem-based, and contextual approaches, alongside methods including lectures, discussions, question-and-answer sessions, and demonstrations. Each approach is examined based on its contribution to interactive, participatory, and value-based learning. Furthermore, this study highlights the underlying learning theories constructivism, behaviorism, social learning, humanism, and cognitivism that inform the application of these strategies and methods. Findings indicate that consensus-based learning in Grade VI can enhance critical thinking skills and student participation through contextual strategies, discussions, and simulations. By linking learning materials to real-life experiences, this study emphasizes the importance of aligning strategies and methods to support the holistic development of students' civic character. The research offers recommendations for developing innovative and relevant PKn teaching approaches tailored to the demands of 21st-century education.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PERSUASIF BAGI CALON GURU DALAM PEMBELAJARAN SEBAGAI MISI PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK Sumarta, I Wayan Ardi; Yulistia, Anisa; Karima, Muhammad Kaulan
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v4i2.1179

Abstract

The purpose of this community service is to assist teachers in using persuasive skills to improve their self-image as role models, broaden prospective teachers' insight into the application of persuasive language in learning, and train prospective teachers in using persuasive language in learning activities. Furthermore, the training on the use of persuasive language will implement forms of persuasive language where all training participants can learn through their experiences so that the planned objectives can be achieved optimally. The methods used in this training are lectures, questions and answers, discussions, demonstrations, and assignments. The number of participants in this training is targeted at 30 people. Evaluation in this training will be carried out at the beginning of the training, during the training process, and when the training ends. At the beginning of the training, participants will be given a pre-test. Evaluation during the training process will determine the ability of teachers in using speech acts in learning. The training is considered successful if more than 90% of participants are active during the training process. Furthermore, the evaluation at the end of the training, participants are given the task of creating forms of conversation involving speech acts in learning and then practicing them in the form of peer teaching. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu guru dalam menggunakan keterampilan persuasif untuk meningkatkan citra diri sebagai panutan, memperluas wawasan calon guru tentang penerapan bahasa persuasif dalam pembelajaran, dan melatih calon guru dalam menggunakan bahasa persuasif dalam kegiatan pembelajaran. Lebih lanjut, pelatihan penggunaan bahasa persuasif akan menerapkan bentuk-bentuk bahasa persuasif di mana seluruh peserta pelatihan dapat belajar melalui pengalamannya sehingga tujuan yang direncanakan dapat tercapai secara optimal. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi, dan penugasan. Jumlah peserta pelatihan ini ditargetkan sebanyak 30 orang. Evaluasi dalam pelatihan ini akan dilakukan di awal pelatihan, selama proses pelatihan, dan setelah pelatihan berakhir. Di awal pelatihan, peserta akan diberikan pre-test. Evaluasi selama proses pelatihan akan menentukan kemampuan guru dalam menggunakan tindak tutur dalam pembelajaran. Pelatihan dianggap berhasil apabila lebih dari 90% peserta aktif selama proses pelatihan. Selanjutnya, pada evaluasi di akhir pelatihan, peserta diberi tugas untuk menciptakan bentuk-bentuk percakapan yang melibatkan tindak tutur dalam pembelajaran dan kemudian mempraktikkannya dalam bentuk peer teaching.
Persepsi Guru Tentang Pembelajaran Mendalam Serta Tantangannya Dalam Pembelajaran PKN Di Sekolah Dasar Karima, Muhammad Kaulan; Muhammad Mona Adha; Kurniawati, Lisa; Daniel Dwi Saputra; Nurdina Saleem; Julian Sari; Maulinda Putri Prasojo; Ajeng Sebti Meillita Lestari; Guspita Lando
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 1 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i1.4634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru mengenai pembelajaran mendalam serta tantangan utamanya dalam pembelajaran PKn di sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari dua guru kelas tinggi di SD Negeri Sidosari yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif mengenai pembelajaran mendalam dan memandang pendekatan ini mampu mendorong pemahaman nilai-nilai kewarganegaraan secara bermakna. Guru telah menerapkan berbagai strategi seperti diskusi, pengamatan, dan presentasi untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, antara lain keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan kemampuan siswa, rendahnya motivasi belajar, serta kurangnya sarana pendukung. Guru membutuhkan dukungan pelatihan, sumber belajar yang memadai, serta fasilitas sekolah untuk mengoptimalkan implementasi pembelajaran mendalam. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar penguatan kebijakan dan peningkatan kapasitas guru dalam pembelajaran PKn pada sekolah dasar.
Membangun Budaya Riset Berintegritas: Keterkaitan Etika Penelitian, Integrasi Akademik, dan Metodologi Ilmiah Muhammad Kaulan Karima; Muhammad Nurwahidin; Amanda Kurnia Pangestu; Annisa Mutiara Kaldi; Asep; Figta Nuril Huda; I Made Sudite Jaya; Julian Sari; Latifah
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2715

Abstract

Budaya riset yang berintegritas sangat penting untuk menjamin kredibilitas ilmu pengetahuan dan akuntabilitas akademik. Namun, tekanan publikasi dan kemajuan teknologi digital meningkatkan risiko pelanggaran etika seperti plagiarisme, fabrikasi data, dan penyimpangan metodologis. Studi ini bertujuan mengkaji keterkaitan antara etika penelitian, integritas akademik, dan metodologi ilmiah sebagai pilar utama pembentukan budaya riset berintegritas. Penelitian menggunakan metode literature review naratif dengan menganalisis publikasi ilmiah sepuluh tahun terakhir melalui pendekatan analisis tematik. Temuan menunjukkan bahwa etika penelitian memberikan landasan moral, integritas akademik membentuk komitmen pada kejujuran ilmiah, dan metodologi ilmiah memastikan proses riset yang sahih dan dapat dipertanggungjawabkan. Ketiga aspek tersebut saling menopang, sehingga kelemahan pada satu aspek dapat memicu pelanggaran integritas riset. Kajian ini menekankan pentingnya strategi komprehensif seperti penguatan pendidikan etika, kebijakan institusional yang tegas, serta pemanfaatan pengawasan berbasis teknologi untuk mewujudkan budaya riset yang berkelanjutan dan bermartabat.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Game-Based Learning (GBL) untukMeningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Karima, Muhammad Kaulan; Pramudiyanti, Pramudiyanti; Oktaviana, Winda; Putri, Ade Bagus; Oriyani, Berta; Sari, Ika Kartika; Marcheila, Lovita; Damayanti, Trisya
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Game-Based Learning (GBL) yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup pada siswa kelas IV Sekolah Dasar. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah kurangnya variasi media pembelajaran yang memfasilitasi keterlibatan aktif siswa, serta masih dominannya penggunaan metode ceramah yang menyebabkan siswa bersifat pasif dalam proses pembelajaran. Untuk menjawab permasalahan tersebut, diterapkan pendekatan GBL dengan sintaks pembelajaran yang meliputi: (1) memilih game sesuai topik, (2) penjelasan konsep, (3) menyepakati aturan main, (4) bermain game, (5) merangkum pengetahuan dari game, dan (6) melakukan refleksi. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Tahapan penelitian dimulai dari analisis kebutuhan dan karakteristik siswa, perancangan storyboard, pengembangan produk LKPD dengan Canva, uji validasi oleh ahli materi dan media, implementasi terbatas pada siswa kelas IV, serta evaluasi efektivitas penggunaan LKPD terhadap pemahaman siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar validasi, lembar observasi, angket respons siswa dan guru, serta soal tes pemahaman konsep. Hasil validasi menunjukkan bahwa LKPD berbasis GBL berada pada kategori sangat valid dari aspek isi, penyajian, dan kebahasaan. Implementasi LKPD menunjukkan peningkatan keaktifan dan pemahaman siswa terhadap konsep pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup secara signifikan. Respon peserta didik terhadap LKPD juga menunjukkan tingkat ketertarikan yang tinggi, kemudahan penggunaan, dan peningkatan motivasi belajar. Dengan demikian, LKPD berbasis Game-Based Learning dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif, inovatif, dan menyenangkan dalam pembelajaran IPA di Sekolah Dasar.
Pengembangan LKPD IPAS Berbasis Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Materi Rotasi Bumi Kelas VI Sekolah Dasar Pramudiyanti, Pramudiyanti; Karima, Muhammad Kaulan; Martha, Maiko Sabri; Arianingsih, Arin; Wati, Ela Kurnia; Anggraini, Sofia Desti; Nursanti, Aprilia; Fatonah, Pebriyanti
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis discovery learning pada mata pelajaran IPAS, khususnya materi rotasi Bumi untuk siswa kelas VI sekolah dasar. Pengembangan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa serta keterbatasan media pembelajaran yangmenstimulasi keterlibatan aktif siswa. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). LKPD dikembangkan melalui pendekatan saintifik dan berbasis aktivitas eksploratif yang memungkinkan siswa membangun pemahaman melalui proses penemuan. Hasil validasi dari ahli materi, media, dan bahasa menunjukkan bahwa produk sangat layak digunakan. Uji coba terbatas juga menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa setelah menggunakan LKPD ini. Dengan demikian, LKPD IPAS berbasis discovery learning ini dapat menjadi alternatif solusi pembelajaran kontekstual yang efektif.
MANAJEMEN KELAS GURU DI SDN 2 SAWAH LAMA DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BELAJAR KONDUSIF Arin Arianingsih; Ela Kurnia Wati; Pebriyanti Fatonah; Muhammad Kaulan Karima
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.36792

Abstract

Classroom management is a fundamental aspect that determines the effective implementation of the learning process. This study aims to comprehensively describe the classroom management practices applied by teachers at SDN 2 Sawah Lama in an effort to create a conducive learning environment. The research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques in the form of in-depth interviews, direct observation of learning activities, and analysis of documentation including classroom photos, class rules, learning schedules, student attendance, and teaching planning documents. The research informants consisted of the principal, classroom teachers, and fourth-grade students. The results of the study show that teachers apply classroom management strategies that include flexible classroom layout, reinforcement of classroom rules at the beginning of the lesson, use of positive reinforcement through rewards, and application of proportional consequences. Teachers also use signals or sound codes to control situations when the classroom becomes noisy, which has proven effective in restoring students' focus in a short time. Teacher-student interactions were positive, characterized by the use of friendly language, ample opportunities to ask questions, and attention to students' emotional comfort. Observations showed that the classroom atmosphere was generally orderly, although there were occasional increases in noise during group activities. Overall, this study confirms that successful classroom management is not only determined by teachers' pedagogical skills, but also supported by consistent school policies and an adequate physical environment. These findings can be used as a reference for teachers and schools in improving learning effectiveness through strengthening classroom management practices.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS MEDIA ULAR TANGGA TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PPKN DI KELAS IV SD Zahwa Adinda, Aulia; Kaulan Karima, Muhammad; Khairani, Fadhilah; Destini, Frida
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42456

Abstract

This study aims to analyze the effect of implementing the Problem Based Learning (PBL) model based on snakes and ladders media on the learning outcomes of fourth-grade elementary school students in PPKn. The research problem arises from the low learning outcomes of students caused by a teacher-centered learning process, the lack of variety in the use of models and learning media, and the low active involvement of students. The research uses a quantitative approach with a quasi-experimental design thru a non-equivalent control group design. The research population consisted of 47 students using purposive sampling techniques, including class IV A as the control class (25 students) and class IV B as the experimental class (22 students). Data were collected thru learning outcome tests and observation sheets, then analyzed using simple linear regression tests. The research results show that the application of the Problem Based Learning model based on the snakes and ladders media significantly affects the improvement of students' PPKn learning outcomes. These findings contribute to the development of PPKn learning in elementary schools thru the utilization of problem-based learning models combined with educational game media to enhance student engagement and learning outcomes.
Tantangan dan Peluang dalam Menerapkan Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar Erni Erni; Muhammad Kaulan Karima; Puspita Lingga; Monika Ardhana Parasmitha; Naysila Sekar Ramadhani; Ulfa Areska; Sabrina Azzahra; Ratu Ayu Aprilia Melga; Annisa Septiana Putri
RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2025): Mei: RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/risoma.v3i3.780

Abstract

This research aims to explore the challenges and opportunities in implementing character education through Social Sciences (IPS) learning in elementary schools, especially at MIN 1 Metro. Using a descriptive qualitative approach, data was collected through interviews, observation and literature study. The research results show that the main challenge lies in the diversity of student backgrounds and differences in character based on gender, which requires a different and more personalized teaching approach. On the other hand, the Independent Curriculum provides great opportunities with flexibility in planning and implementing learning that is integrated with character values. Strategies such as value reflection, collaboration between students, and strengthening teacher-student relationships have proven effective in instilling values ​​such as honesty, responsibility, tolerance, and cooperation. This research concludes that character education can be implemented optimally if it is supported by an adaptive curriculum, appropriate teaching strategies, and active involvement of teachers and parents.
Co-Authors Ade Bagus Putri Adhista Rizky Wulandari Ahmad Zaki Ajeng Sebti Meillita Lestari Akmaluddin Akmaluddin Alghifari, Dimas Alitasari, Tria Amanda Kurnia Pangestu Amelia Putri, Winda Amelia Rika Aminan Amiruddin MS Anggraini, Sofia Desti Anisa Maharani Azzahra anisa, tria Annisa Fitria Annisa Mutiara Kaldi Annisa Rahayu Annisa Septiana Putri apriliana, syafa Arianingsih, Arin Arin Arianingsih Aripa Hasanah , Nur Aryandi, Andi Asep Aulia Dewi Rachmawati Aulia Putri, Devita Az Zahra, Nur Azizah, Zulianty Putri Bayu , Silvana Bella Dwi Arditha Boangmanalu, Lilis Karlina Buti Sarma Sitompul Cantika, Melani Bunga Cintia Dewi Cahyati Damayanti, Frianka Ivana Damayanti, Trisya Daniel Dwi Saputra Dea Andini Destini, Frida Dewi Wijayanti dewi, arlita ratna Diwanta , Faradilla Ela Kurnia Wati Eliza Charlina Erni Erni Erni Eyzi Pratiwi Fadhilah Khairani, Fadhilah Fadila Romadona Izzati Faiz Kurniawan Farda_Nur Ariza Fatonah, Pebriyanti Febriani, Adelia Nanda Figta Nuril Huda Fildzah Aulia Putri Fitri Ana Daulay Futri, Fitri Pratiwi Ginting, Dani Syahpitri Gita Adella gultom, feby justin Guspita Lando Hadisuryanto, Mardian Handayani, Indah Handini, Alma Hanum, Fadila Hartini Hartono, Sudi Hendra, Putra You Hikmah Apriasih Riswanti Husnul Chotimah I Made Sudite Jaya I Wayan Ardi Sumarta Ika Kartika Sari, Ika Kartika Ikhsan kurniawan Jemi Adi Sastra Julian Sari Khairani, Aulia Kurniawati, Lisa LATIFAH Latu Malhayati Lestari, Juvita Tri Lisa Damayanti Loudhea Anggraeni Lutfiah Nur Hanafi Mahmuri, Ahmad Marcheila, Lovita Maria Fasela Nurdianto Martha, Maiko Sabri Marwa, Nabilah Aprilia Maulinda Putri Prasojo Megarani, Sheila Meidina Firliani Rasika Monika Ardhana Parasmitha Muhammad Mona Adha Muhammad Mona Adha Muhammad Naufal Zaidan Mutiara Nastiti nabilla, cantika Naysila Sekar Ramadhani Ni Kadek Indah Sari Njuah Mayatih Lumban Gaol Nur Nani Siagian Nurdina Saleem Nuri Alfitriyani Nurlelasari, Dian Nursanti, Aprilia Nurul Faida Nurul Hasanah Nurwahidin, Muhammad Oktaviana, Winda Oktaviani, Siti Oriyani, Berta Palupi, Farida Pebriyanti Fatonah Pramudiyanti Pramudiyanti Pramudiyanti Puspita Lingga Putri Hasanah Harahap Putri Utami, Putri Putri, Ade Bagus Putri, Risna Estuning Qonita Afriyani, Qonita Radytha Nofitri Putri Agustin Rahayu, Salamah Tri Rahmadani, Aulia Ramadhani Ramadhani Ramadiah, Putri Suci Ratu Ayu Aprilia Melga Ria Nopitasari Risma Handayani Romadhon Hafild, M. Nazali Ryzal Perdana Sabrina Azzahra Safitri, Lauressya Mega Salsa Islami Pashya sanjaya, naufal hafizh Saptriana, Lia Saputra, Jufri Saputro, Dwi Sari, Dwi Novita Sholla, Abdaa Idzaa Siregar, Jelita Suryani Siti Mayang Sari Siti Mayang Sari Siti Sundari Jaya Ningrat Sitorus, Maria Ulpah Sugianti, Sugianti Susanti, Rahma Syalinni Kemala Nur Syazwina Dinda Damara Rais tamamah, nazwa fadhliah Tantri, Dinda Agus Tasya Sabrina Taufik Ramadhan Tisya Aulia Anggraeni Tiya Permana Putri Toni Nasution Ulfa Areska USWATUN HASANAH Vinsensia Lugita Ines Wahyu Titi Pratitis Wati, Ela Kurnia Widiastuti, Maria Vionita Wulansari, Shella Dyah Yasmina Awalunnisa Yudha Tama, Gde Satya Yulia Citra, Yulia Yulistia, Anisa Zahra Rizki Ariesta Zahwa Adinda, Aulia Zaura Izzati Siagian