Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Tantangan yang Dihadapi Guru dalam Mengembangkan Kompetensi Profesional pada Pembelajaran IPS Sekolah Dasar Farda_Nur Ariza; Erni; Muhammad Kaulan Karima; Adhista Rizky Wulandari; Cintia Dewi Cahyati; Ni Kadek Indah Sari; Nurul Faida
Jurnal Sociohumaniora Kodepena (JSK) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Sosiohumaniora Kodepena
Publisher : Kodepena Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54423/jsk.v6i1.198

Abstract

This study aims to identify the challenges faced by teachers in developing professional competencies in Social Studies (IPS) instruction at the primary school level. The research background is grounded in the critical role of teachers as facilitators in shaping students’ character, knowledge, and skills through IPS, alongside the various internal and external obstacles that impede efforts to enhance teacher professionalism. A qualitative case-study approach was employed, involving three upper–grade teachers (grades 4–6) at SD Negeri 06 Metro Barat as the main informants. Data were collected via structured interviews and analyzed descriptively. The findings reveal that internal challenges include low teacher motivation—often because teaching is not their primary career choice—limited creativity in designing instructional media, and insufficient time for professional development. External challenges encompass a high administrative workload, rapid curriculum changes, and the abstract nature of IPS, which demands concrete media (such as globes and maps) to facilitate student understanding. Work-related stress arising from administrative demands that exceed teachers’ capacities was also identified as a significant barrier. As recommendations, this study suggests implementing sustained Continuing Professional Development programs, creating engaging and relevant instructional media, providing structured administrative support from the school (e.g., guided supervision and reduced bureaucratic burdens), and establishing teacher learning communities to share best practices. It is hoped that the implementation of these strategies will enhance primary school Social Studies teachers’ professional competencies and, ultimately, improve the quality of instruction.
Efektifitas Model Inquiry Social Complexcity (ISC) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis di Sekolah Dasar Ade Bagus Putri; Ryzal Perdana; Muhammad Kaulan Karima
Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Juni : Jurnal Riset Sosial Humaniora, dan Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/soshumdik.v4i2.2612

Abstract

  Abstract. This study aims to determine how effective the Inquiry Social Complexity (ISC) model is in increasing critical thinking in elementary schools. The Inquiry Social Complexity (ISC) learning model is a way of learning that focuses on the use of critical thinking and social complexity to identify and resolve dilemmas. Critical intelligence means cognitive skills that demonstrate a high level of thinking skills, involving analysis, drawing conclusions, and assessing the problem-solving process, which is one of the important competencies in the 21st century. This study uses a quantitative approach using the Pratung Pre-Experimental design. The design applied is the One Group Pretest-Posttest Design. After the treatment was given, the average homogeneous value obtained was 78.11, while the t-test results gave a sig value (2-tailed) of 0.00 with a significance level of 5%. These results indicate that sig (2-tailed) is less than 0.05, so the alternative hypothesis (Ha) is accepted and the null hypothesis (H0) is rejected. This means that there is a significant disparity between the pretest and posttest. The conclusion of this study is an example of Inquiry Social Complexity (ISC) learning that has effectiveness in improving critical thinking skills of students in PPKn subjects at Elementary School 1, class V, Natar District. In addition, the analysis with the n-gain test produced an n-gain of 0.511 which is classified as moderate, which strengthens the acceptance of the other method hypothesis (Hα). This confirms that there has been a significant disparity between the pretest and posttest, regarding the effectiveness of the Inquiry Social Complexity (ISC) learning model on students' thinking skills in PPKn subjects at SDN 1, class V, Natar District.
Interaksi Guru dan Siswa dalam Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar Anisa Maharani Azzahra; Husnul Chotimah; Aulia Dewi Rachmawati; Muhammad Naufal Zaidan; Uswatun Hasanah; Fadila Romadona Izzati; Maria Fasela Nurdianto; Erni Erni; Muhammad Kaulan Karima
Journal Innovation In Education Vol. 3 No. 2 (2025): Journal Innovation in Education (INOVED)
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/inoved.v3i2.2647

Abstract

This research aims to describe the form of interaction between teachers and students in Social Sciences (IPS) learning in elementary schools and identify factors that support and hinder this interaction. The approach used is descriptive qualitative with data collection through observation, interviews and documentation at UPTD SD Negeri 6 Metro Utara. The research results show that teachers use various methods such as lectures, discussions, Problem Based Learning (PBL), and educational games to build effective and enjoyable interactions. Teachers also play an important role in creating a positive learning atmosphere through a cheerful attitude and friendly approach. Student responses show that discussion and game methods can increase their motivation and participation. However, there are obstacles such as differences in learning styles and student characters, especially for shy students who feel less comfortable in open discussions. Therefore, inclusive and adaptive strategies are needed so that all students can be actively involved. Support from the school is also an important factor in forming conducive interactions. The success of interaction in social studies learning is influenced by appropriate teaching methods, teacher attitudes, student character, and a supportive learning environment.
PERJALANAN DEMOKRASI INDONESIA DAN PROBLEMATIKANYA Muhammad Kaulan Karima; Syazwina Dinda Damara Rais; Putri Hasanah Harahap; Fitri Ana Daulay; Eyzi Pratiwi; Zaura Izzati Siagian; Buti Sarma Sitompul; Nur Nani Siagian; Nuri Alfitriyani; Tasya Sabrina
Educandumedia: Jurnal Ilmu pendidikan dan kependidikan Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/educandumedia.v2i1.208

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang menganut sistem demokrasi yaitu rakyat sebagai pemegang kekuasaan, pembuat dan penentu keputusan dan kebijakan tertinggi dalam penyelenggaraannya yang diwakilkan melalui Lembaga perwakilan. Indonesia dalam perjalanan berdemokrasi mengalami beberapa periode, hingga saat ini menjalani periode reformasi. Kemajuan masyarakat Indonesia merupakan faktor yang sangat mempengaruhi lahirnya partai-partai politik dan yang mendorong terbentuknya sistem multipartai di Indonesia. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengetahui proses perjalanan demokrasi di Indonesia serta problematikanya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis beberapa artikel dan buku yang relevan. Negara yang berdemokrasi, tentunya membenarkan keberadaan partai politik sebagai pilar dari sebuah demokrasi atau dalam pelaksanaan kedaulatan rakyat. Demokrasi dilaksanakan melalui pemilihan umum dalam rangka menduduki kepemimpinan. Penelitian ini memberikan pemahaman dalam pentingnya mengetahui proses perjalanan demokrasi di Indonesia dan problematikanya.
Pengembangan E-LKPD Berbasis Etnosains pada Materi Ekosistem untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Muhammad Kaulan Karima; Pramudiyanti; Wahyu Titi Pratitis; Lisa Damayanti; Ikhsan Kurniawan; Saputro, Dwi; Yudha Tama, Gde Satya; Alghifari, Dimas
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Januari - Juni 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i1.1120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD yang berlandaskan etnosains pada materi ekosistem dengan harapan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V di SD Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya hasil belajar serta minimnya bahan ajar yang mengintegrasikan kearifan lokal Model pengembangan yang diterapkan adalah ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Proses pengembangan E-LKPD dilakukan dengan memadukan unsur-unsur lokal dari Kota Metro, Lampung, dalam bentuk media elektronik yang interaktif. Validasi dilakukan oleh para ahli di bidang materi, media, dan bahasa, menunjukkan bahwa E-LKPD ini tergolong sangat layak. Uji coba kecil dan besar juga menunjukkan respons yang sangat positif dari siswa mengenai kepraktisan, daya tarik, dan efektivitas E-LKPD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD berbasis etnosains efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep ekosistem, kemandirian belajar, serta memperkuat nilai-nilai budaya lokal dalam proses pengajaran. Inovasi ini memberikan kontribusi baik secara teori maupun praktik dalam pengembangan media pembelajaran digital yang relevan dan responsif terhadap kebutuhan pendidikan masa kini.
Dampak Pembelajaran IPS yang Hanya Berbasis Buku Teks terhadap Pemahaman Konsep Siswa Sekolah Dasar Karima, Muhammad Kaulan; Erni, Erni; Febriani, Adelia Nanda; Handini, Alma; Palupi, Farida; Lestari, Juvita Tri; Cantika, Melani Bunga; Ramadhan, Taufik; Alitasari, Tria
Scientificum Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Mei
Publisher : Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/sj.v2i3.54

Abstract

Di sekolah dasar, pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) seringkali berpusat pada buku teks sebagai satu-satunya sumber belajar. Pendekatan ini dapat menyebabkan rendahnya pemahaman konsep siswa karena materi disampaikan secara tekstual dan minim konteks kehidupan nyata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dampak penggunaan buku teks secara eksklusif dalam pembelajaran IPS terhadap pemahaman konsep siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan dua guru kelas dan satu siswa di SD Negeri 7 Metro Pusat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPS yang hanya mengandalkan buku teks cenderung tidak efektif dalam membantu siswa memahami konsep secara menyeluruh. Kurangnya variasi media pembelajaran dan keterlibatan siswa dalam aktivitas yang kontekstual menjadi faktor utama yang menghambat pemahaman. Guru mengungkapkan perlunya penggunaan media digital dan pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif. Sementara itu, siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi tanpa bantuan visual atau pengalaman langsung. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan pentingnya diversifikasi media dan metode pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman konsep IPS pada siswa sekolah dasar
Efektivitas Penggunaan LKPD Berbasis Aktivitas Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah Dasar Karima, Muhammad Kaulan; Pramudiyanti, Pramudiyanti; Widiastuti, Maria Vionita; Anisa, Tria; Hadisuryanto, Mardian; Nurlelasari, Dian; Mahmuri, Ahmad; Hartono, Sudi
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis aktivitas model discovery learning dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran sains di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 15 siswa kelas V SDN 3 Tangkit Serdang. Instrumen penelitian berupa soal uraian keterampilan berpikir kritis yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil validasi ahli menunjukkan LKPD yang dikembangkan sangat layak digunakan dari aspek materi, media, dan bahasa. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan signifikan hasil belajar keterampilan berpikir kritis, dengan rata-rata skor pretest sebesar 46,93 dan posttest sebesar 78,67. Uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05), menandakan perlakuan memberikan pengaruh yang signifikan. Peningkatan ini sejalan dengan teori konstruktivisme dan discovery learning yang menekankan peran aktif peserta didik dalam membangun pengetahuan melalui pengalaman langsung. Temuan penelitian ini mendukung pentingnya inovasi bahan ajar berbasis discovery learning untuk meningkatkan keterampilan abad 21, khususnya berpikir kritis, pada pembelajaran sains di sekolah dasar.
Strategi Pembelajaran IPS Dalam Membentuk Karakter Siswa Sekolah Dasar erni; karima, muhammad kaulan; sanjaya, naufal hafizh; dewi, arlita ratna; tamamah, nazwa fadhliah; apriliana, syafa; gultom, feby justin; citra, yulia; nabilla, cantika
Pedagogi: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 13 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/pedagogi.vol.13i.1.662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran IPS yang diterapkan di Sekolah Dasar Negeri 8 Metro Barat dalam membentuk karakter siswa. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan modul ajar dari Kemendikdasmen yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa, serta menerapkan model pembelajaran aktif seperti Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL), Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL), dan diskusi. Sumber belajar yang digunakan bersifat variatif dan kontekstual, seperti artikel, berita terkini, dan video pembelajaran. Sekolah mendukung proses pembelajaran karakter melalui program nyata seperti bakti sosial dan kerja bakti. Penilaian karakter dilakukan secara holistik melalui observasi, refleksi, dan evaluasi proyek, serta didukung keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan. Temuan ini menegaskan bahwa strategi pembelajaran IPS yang aktif, kontekstual, dan kolaboratif dapat membentuk karakter siswa secara efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi guru dan sekolah dalam merancang pembelajaran yang terintegrasi dengan pendidikan karakter
Pengembangan LKPD Ilmu Pengetahuan Alam dengan Materi Makanan Sehat dan Bergizi untuk Siswa Kelas 5 SD Menggunakan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Karima, Muhammad Kaulan; Pramudiyanti, Pramudiyanti; Sholla, Abdaa Idzaa; Az Zahra, Nur; Ginting, Dani Syahpitri; Hanum, Fadila; Handayani, Indah; Oktaviani, Siti
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1712

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan materi makanan sehat dan bergizi untuk siswa kelas 5 SD, menggunakan metode Discovery Learning. Penelitian ini dilakukan karna permasalahan rendahnya hasil belajar siswa akibat keterbatasan bahan ajar kontekstual dan kurangnya keterlibatan aktif siswa. Metode ini mendorong siswa untuk lebih aktif dalam eksplorasi dan penemuan pengetahuan secara mandiri melalui eksperimen dan diskusi kelompok. Penelitian menggunakan model Research and Development (R&D) yang meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil validasi ahli materi, media, dan bahasa menunjukkan kelayakan tinggi (rata-rata 0.89). Uji kepraktisan oleh guru dan siswa mencapai 92% dan 88%, sementara efektivitasnya tercermin dari peningkatan N-Gain sebesar 0,79 (kategori tinggi). Hasil penelitian menunjukkan LKPD yang dikembangkan valid dan praktis, serta efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, tercermin dari peningkatan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar setelah implementasi. Temuan ini menegaskan pentingnya inovasi bahan ajar berbasis Discovery Learning dalam mendukung pemahaman konsep dan keterampilan berpikir ilmiah siswa. LKPD ini dapat dijadikan alternatif bahan ajar inovatif dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. LKPD berbasis Discovery Learning ini berhasil meningkatkan partisipasi siswa, pemahaman materi, motivasi, dan hasil belajar secara signifikan.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Penggunaan LKPD pada Materi Suhu dan Kalor Pramudiyanti, Pramudiyanti; Karima, Muhammad Kaulan; Susanti, Rahma; Futri, Fitri Pratiwi; Sari, Dwi Novita; Wijayanti, Dewi; Sugianti, Sugianti
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V Sekolah Dasar melalui penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) pada pembelajaran IPA, khususnya materi suhu dan kalor. Permasalahan yang ditemukan di lapangan adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa akibat pendekatan pembelajaran yang masih bersifat pasif dan kurang melibatkan siswa dalam proses eksploratif. Untuk menjawab tantangan tersebut, dikembangkan LKPD berbasis inkuiri terbimbing yang memuat aktivitas pengamatan, pengumpulan data, analisis, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan model ADDIE,yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Implementasi dilakukan di kelas V SDNegeri dengan 28 siswa sebagai subjek. Hasil pretest dan posttest menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 56,8 menjadi 83,4. Uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05), dengan nilai N-Gain sebesar 0,71 yang tergolong dalam kategori tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan LKPD berbasis inkuiri pada materi suhu dan kalor efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. LKPD menjadi sarana belajar aktif yang mendorongsiswa untuk memahami konsep secara mendalam dan menerapkannya dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Co-Authors Ade Bagus Putri Adhista Rizky Wulandari Ahmad Zaki Ajeng Sebti Meillita Lestari Akmaluddin Akmaluddin Alghifari, Dimas Alitasari, Tria Amanda Kurnia Pangestu Amelia Putri, Winda Amelia Rika Aminan Amiruddin MS Anggraini, Sofia Desti Anisa Maharani Azzahra anisa, tria Annisa Fitria Annisa Mutiara Kaldi Annisa Rahayu Annisa Septiana Putri apriliana, syafa Arianingsih, Arin Arin Arianingsih Aripa Hasanah , Nur Aryandi, Andi Asep Aulia Dewi Rachmawati Aulia Putri, Devita Az Zahra, Nur Azizah, Zulianty Putri Bayu , Silvana Bella Dwi Arditha Boangmanalu, Lilis Karlina Buti Sarma Sitompul Cantika, Melani Bunga Cintia Dewi Cahyati Damayanti, Frianka Ivana Damayanti, Trisya Daniel Dwi Saputra Dea Andini Destini, Frida Dewi Wijayanti dewi, arlita ratna Diwanta , Faradilla Ela Kurnia Wati Eliza Charlina Erni Erni Erni Eyzi Pratiwi Fadhilah Khairani, Fadhilah Fadila Romadona Izzati Faiz Kurniawan Farda_Nur Ariza Fatonah, Pebriyanti Febriani, Adelia Nanda Figta Nuril Huda Fildzah Aulia Putri Fitri Ana Daulay Futri, Fitri Pratiwi Ginting, Dani Syahpitri Gita Adella gultom, feby justin Guspita Lando Hadisuryanto, Mardian Handayani, Indah Handini, Alma Hanum, Fadila Hartini Hartono, Sudi Hendra, Putra You Hikmah Apriasih Riswanti Husnul Chotimah I Made Sudite Jaya I Wayan Ardi Sumarta Ika Kartika Sari, Ika Kartika Ikhsan kurniawan Jemi Adi Sastra Julian Sari Khairani, Aulia Kurniawati, Lisa LATIFAH Latu Malhayati Lestari, Juvita Tri Lisa Damayanti Loudhea Anggraeni Lutfiah Nur Hanafi Mahmuri, Ahmad Marcheila, Lovita Maria Fasela Nurdianto Martha, Maiko Sabri Marwa, Nabilah Aprilia Maulinda Putri Prasojo Megarani, Sheila Meidina Firliani Rasika Monika Ardhana Parasmitha Muhammad Mona Adha Muhammad Mona Adha Muhammad Naufal Zaidan Mutiara Nastiti nabilla, cantika Naysila Sekar Ramadhani Ni Kadek Indah Sari Njuah Mayatih Lumban Gaol Nur Nani Siagian Nurdina Saleem Nuri Alfitriyani Nurlelasari, Dian Nursanti, Aprilia Nurul Faida Nurul Hasanah Nurwahidin, Muhammad Oktaviana, Winda Oktaviani, Siti Oriyani, Berta Palupi, Farida Pebriyanti Fatonah Pramudiyanti Pramudiyanti Pramudiyanti Puspita Lingga Putri Hasanah Harahap Putri Utami, Putri Putri, Ade Bagus Putri, Risna Estuning Qonita Afriyani, Qonita Radytha Nofitri Putri Agustin Rahayu, Salamah Tri Rahmadani, Aulia Ramadhani Ramadhani Ramadiah, Putri Suci Ratu Ayu Aprilia Melga Ria Nopitasari Risma Handayani Romadhon Hafild, M. Nazali Ryzal Perdana Sabrina Azzahra Safitri, Lauressya Mega Salsa Islami Pashya sanjaya, naufal hafizh Saptriana, Lia Saputra, Jufri Saputro, Dwi Sari, Dwi Novita Sholla, Abdaa Idzaa Siregar, Jelita Suryani Siti Mayang Sari Siti Mayang Sari Siti Sundari Jaya Ningrat Sitorus, Maria Ulpah Sugianti, Sugianti Susanti, Rahma Syalinni Kemala Nur Syazwina Dinda Damara Rais tamamah, nazwa fadhliah Tantri, Dinda Agus Tasya Sabrina Taufik Ramadhan Tisya Aulia Anggraeni Tiya Permana Putri Toni Nasution Ulfa Areska USWATUN HASANAH Vinsensia Lugita Ines Wahyu Titi Pratitis Wati, Ela Kurnia Widiastuti, Maria Vionita Wulansari, Shella Dyah Yasmina Awalunnisa Yudha Tama, Gde Satya Yulia Citra, Yulia Yulistia, Anisa Zahra Rizki Ariesta Zahwa Adinda, Aulia Zaura Izzati Siagian