Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PEMANFAATAN LIMBAH PASAR BUAH SEBAGAI PAKAN TERNAK SAPI DI DUSUN BATUPARAS, DESA PADANGSAMBIAN KAJA, KECAMATAN DENPASAR BARAT, DENPASAR I K. MANGKU BUDIASA; B. R. T. PUTRI; I K. SUMADI; A. A. PUTRA WIBAWA
Buletin Udayana Mengabdi Vol 8 No 1 (2009): Volume 8 No.1 – April 2009
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.666 KB)

Abstract

ABSTRACT This community service was held at Batuparas, village of Padangsambian Kaja, sub district of West Denpasar involving thirteen local farmers. The teams presented (1) about various vegetables and fruits market’s wastes, (2) how to use and solve it, (3) how to give the wastes to the cattle, (4) adding of concentrate to livestock, (5) preventing of disease and health animals knowledge, and (6) discussion and interview. Based on the limited discussion, it could be seen that the participants were very enthusiastic in joining the activity. They used this occasion for making discussion with the concerned team from Udayana University.
THE EFFECTS OF ESSENTIAL AMINO ACID AND CHOLINE MIXTURE (AMINOVIT) SUPLEMENTATION IN TRADITIONAL FEED ON MALE BALI PIGS PERFORMANCE SUMADI I K.; I P. ARI ASTAWA; A. A. P. P. WIBAWA; A. W. PUGER
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 21 No 1 (2018): Vol 21, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.538 KB) | DOI: 10.24843/MIP.2018.v21.i01.p07

Abstract

This study was conducted to know the right amount of amino acid and choline (Aminovit) mixture in traditionalfeeds on male bali pigs for 12 weeks. The design used was a completely randomized design (CRD) with fourtreatments and each treatment consisted of 4 replications, so 16 male bali pigs using with a weight range of 11.60-14.10 kg. The feed treatment were P0 treatment: mixed base feed of 49.5% yellow maize and 49.5% pollard; P1:treatment P0 + 0,50% Aminovit; P2: P0 + 1.00% Aminovit; and P3: treatment P0 + 1.5 Aminovit. The performancemeasured were initial body weight, final body weight, body weight gain, feed intake, and feed conversion ratio(FCR). The results showed that increasing Aminovite in the feed increased of final body weight, body weight gainand feed consumption, and feed efficiency.
THE EFFECT OF ESSENTIAL AMINO ACIDS USE IN CORN-POLLARD BASE RATIONS ON BALI PIGS PERFORMANCE Wibawa A. A. P.; I K. Sumadi
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 22 No 3 (2019): Vol. 22 No.3 (2019)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.089 KB) | DOI: 10.24843/MIP.2019.v22.i03.p02

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi campuran asam aminoesensial (lisin, metionin dan triptofan) dalam ransum tradisional berbasis jagung-polar pada babi bali selama16minggu . Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap dengan tiga perlakuandan setiap perlakuan terdapat 4 kali ulangan, sehingga dalam penelitian ini menggunakan 3×4 ekor = 12 ekor babibali jantan lepas sapih. Perlakuan yang dicobakan kepada babi bali lepas sapih adalah perlakuan P0: ransum dasarcampuran jagung dan pollard; P1: Ransum P0 + campuran asam-asam amino lisin, metionin dan triptofan; danP2: ransum standar. Variabel penelitian meliputi berat badan awal, berat badan akhir, petambahan berat badan,konsumsi ransum dan konversi ransum (FCR). Data dianalisis dengan sidik ragam bila terdapat perbedaan yangnyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi campuran asamasamamino lisin, metionin dan triptofan dapat meningkatkan secara nyata konsumsi ransum 13%, berat badan akhir18%, pertambahan berat badan 27% dan menurunkan FCR 11,61% dibandingkan dengan ransum tradisional Dapatdisimpulkan bahwa suplementasi campuran asam-asam amino lisin, metionin dan triptofan dapat meningkatkankonsumsi ransum, berat badan akhir, pertambahan berat badan dan menurunkan FCR.
PENGARUH SUPLEMENTASI CAMPURAN ASAM AMINO LYSIN, METHIONIN, DAN TRYPTOPHAN PADA RANSUM BERKUALITAS RENDAH TERHADAP PERFORMA BABI BALI CANDRADIARTA I P. M.; I K. SUMADI; I G. MAHARDIKA
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 24 No 1 (2021): Vol. 24 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIP.2021.v24.i01.p07

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of lysine, methionine and tryptophan amino acid supple- mentation on low-quality rations on the performance of bali pigs. The material used was 12 bali pigs with an initial weight of 11.41 ± 0.91 kg. The design used was a completely randomized design (CRD) with 3 treatments and 4 replications. Treatment P0 (50% yellow corn + 49% pollard + 0.5% mineral 10 + 0.5% NaCl), P1 (Ration P0 supp- lemented with 0.75% lysine, 0.20% methionine and 0.07% tryptophan of the total rations), P2 (ration 40% yellow corn + 43% pollard + 16% concentrate CP152 + 0.5% mineral 10 + 0.5% NaCl). The variables observed were body weight, weight gain, feed consumption, and feed conversion ratio. The results showed that the supplementation of amino acids lysine, methionine and tryptophan on the performance of bali pigs showed a significantly different effect (P<0.05) on the variables of body weight, weight gain, ration consumption and feed conversion ratio. It can be concluded that the basal ration supplemented with essential amino acids 0.75% lysine, 0.20% methionine and 0.07% tryptophan in bali pork rations can increase body weight, gain weight, consume rations, and feed conversion ratio.
PENGGUNAAN AMPAS PATI AREN DALAM RANSUM TERHADAP KARAKTERISTIK KARKAS BABI BALI JANTAN Permana K. P.; N. L. P. Sriyani; I. K. Sumadi
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 21 No 3 (2018): Vol 21, No 3 (2018)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.162 KB) | DOI: 10.24843/MIP.2018.v21.i03.p03

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan ampas pati aren dalam ransumterhadap karakteristik karkas babi bali jantan. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) denganempat perlakuan dan empat kali ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah ransum tanpa ampas pati aren (A)sebagai kontrol, ransum kontrol dengan penggunaan 5% ampas pati aren (B), ransum kontrol dengan penggunaan10% ampas pati aren (C), ransum kontrol dengan penggunaan 15% ampas pati aren (D). Variabel dalam penelitianini adalah karakteristik karkas yang meliputi bobot potong, bobot karkas, panjang karkas, persentase karkas, teballemak punggung, luas urat daging mata rusuk (UDMR), flesing index (FI), persentase daging, tulang, dan lemakkarkas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan bobot potong bobot karkas, panjang karkas, persentase karkas,tebal lemak punggung, luas UDMR dan FI tidak berbeda nyata (P>0,05), sedangkan untuk persentase tulang padaperlakuan D yaitu 17,26% dan persentase lemak pada perlakuan A paling tinggi yaitu 40,22% dan berbeda nyata(P<0,05). Simpulan dari penelitian adalah penggunaan ampas pati aren dari 5-15% dalam ransum babi bali jantantidak mempengaruhi karakteristik karkas tetapi dapat menurunkan persentase lemak pada babi bali.
PENGGUNAAN GANDOS (AMPAS PATI AREN) SEBAGAI PAKAN DALAM RANSUM TERHADAP PERFORMA BABI BALI Dioksa I M. R.; I. K. Sumadi; I M. Nuriyasa
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 21 No 3 (2018): Vol 21, No 3 (2018)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.092 KB) | DOI: 10.24843/MIP.2018.v21.i03.p08

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan gandos (limbah ampas pati aren) sebagaipakan sumber serat dalam ransum terhadap performa babi bali. Rancangan yang dipergunakan adalah rancanganacak lengkap (RAL) dengan empat macam perlakuan dan empat kali ulangan sehingga penelitian ini menggunakan16 ekor babi bali jantan lepas sapih. Keempat perlakuan yang dicobakan adalah: A= ransum tanpa penggunaangandos (limbah ampas pati aren) sebagai kontrol, B= ransum dengan penggunaan 5% gandos, C= ransum denganpenggunaan 10% gandos, dan D = ransum dengan penggunaan 15% gandos. Variabel yang diukur dalam penelitianini adalah berat badan awal, berat badan akhir, pertambahan berat badan (PBB), feed conversion ratio (FCR), dankonsumsi ransum.. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa penggunaan gandos sampailevel 5% tidak mempengaruhi performa babi bali yang diberi perlakuan penggunaan gandos sebagai pakan dalamransum.
PENGARUH ALBUMIN SEBAGAI PELAPIS (Coating) KULIT TELUR DAN MASA SIMPAN TERHADAP KUALITAS TELUR AYAM RAS Febrianti N.; I. A. Okarini; I G. Suranjaya; I K. Sumadi; I W. Wijana
Jurnal Peternakan Tropika Vol 9 No 3 (2021): Vol. 9 No. 3 Tahun 2021
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of albumin as coating an egg shell and shelf life on the quality of eggs consumed during storage. The method used in this study was a Completely Randomized Design (CRD) factorial 4 × 3. The first factor was the treatment of eggshell coating using albumin, consisting of: A1 (control), A2 (thick albumin), A3 (liquid albumin), and A4 (mixed albumin). While the second factor is the treatment of storage time, consisting of: B1 (10 days), B2 (20 days) and B3 (30 days). Each treatment was repeated 3 times and each replication used 3 eggs, with a total of 108 eggs used. The variables observed included changes in egg weight loss, haugh unit, egg yolk index and pH. The data obtained were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA), if there was a significant difference, it was continued with Duncan's Multiple Distance Test. The results of this study indicate that coating fresh chicken eggshells with albumin can maintain the quality of chicken eggs during storage in terms of haugh unit, egg yolk index and pH (P<0.05) and there is no interaction between eggshell coating with albumin and shelf life on quality. eggs (P>0.05). Key words: albumin, egg quality, storage time
PERFORMANS KELINCI YANG DIPELIHARA PADA KEPADATAN TERNAK DAN PEMBERIAN RANSUM DENGAN IMBANGAN ENERGI DAN PROTEIN BERBEDA Candradiarta IP.M; Nuriyasa IM.; Sumadi IK.
Jurnal Peternakan Tropika Vol 2 No 2 (2014): Elektronikal Jurnal Ilmu Peternakan tropis
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.736 KB)

Abstract

Penelitian ini telah dilakukan selama 10 minggu, bertujuan untuk mengetahui performans kelinci yang dipelihara pada kepadatan ternak dan pemberian ransum dengan imbangan energi dan protein berbeda.  Kelinci yang digunakan adalah kelinci lokal jantan lepas sapih umur 5 minggu sebanyak 36 ekor dengan berat 391,31 g ± 41,86. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 3 x 2 dengan 3 ulangan.  Faktor pertama adalah kepadatan ternak (L) yang terdiri atas kepadatan ternak 1 ekor/0,35 m² ( ), kepadatan ternak 2 ekor/0,35 m²  ( ), dan kepadatan ternak 3 ekor/0,35 m²  ( ).  Faktor kedua adalah Imbangan energi protein ransum (R) yang terdiri dari ransum dengan imbangan energi dan protein 147 ( ), dan imbangan energi protein ransum 151 ( ). Variabel yang diamati adalah variabel iklim mikro dan variabel performans. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis sidik ragam menggunakan program Costat versi 6.4, apabila diantara perlakuan terdapat perbedaan yang nyata (P<0,05) maka analisis dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan (Steel dan Torrie, 1980). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa iklim mikro pada perlakuan kepadatan ternak dan ransum dengan imbangan energi dan protein yang berbeda memberikan pengaruh tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap kelembaban udara, temperatur udara, “temperature humidity index” dan radiasi matahari. Performans pada perlakuan kepadatan ternak  dan  menyebabkan konsumsi air dan ransum lebih tinggi sehingga berat badan akhir pada kandang  dan  juga lebih tinggi dibandingkan  kecuali pertambahan berat badan dan FCR memberikan pengaruh tidak berbeda nyata (P>0,05). Performans pada perlakuan ransum dengan imbangan energi dan protein  menyebabkan konsumsi air, ransum, berat badan akhir dan pertambahan berat badan lebih tinggi (P<0,05) dibandingkan perlakuan ransum  sedangkan FCR yang memberikan pengaruh tidak berbeda nyata (P>0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi perbedaan iklim mikro pada kandang dengan perlakuan kepadatan ternak dan imbangan energi dan protein yang berbeda. Performans kelinci jantan lokal pada perlakuan kepadatan ternak 2 ekor/0,35 m² ( ) lebih baik dibandingkan dengan kepadatan ternak 3 ekor/0,35 m² ( ) dan 1 ekor/0,35 m² ( ). Performans kelinci jantan lokal yang diberi ransum dengan energi termetabolis 2500 kkal/kg dan CP 16% dengan imbangan energi dan protein 147 ( ) lebih baik daripada perlakuan ransum dengan energi termetabolis 2800 kkal/kg dan CP 17,5% dengan imbangan energi dan protein 151 ( ).
PENGARUH IMBANGAN ENERGI DAN PROTEIN RANSUM YANG BERBEDA TERHADAP DIMENSI TUBUH BABI BALI JANTAN LEPAS SAPIH Galang K. I P.; I K. Sumadi; I N. T. Ariana
Jurnal Peternakan Tropika Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6 No. 1 (2018)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aim to determine the effect of different energy and protein balance of ration to the post weaning bali pigs body dimensions. The conducted at Taman Wedasari, Banjar Batu Paras, Padangsambian Kaja Village, West Denpasar for 12 weeks. Completely randomized design (CRD) was used with four treatmens, and three replications. Those treatments were (A): ME/CP 175 (2800 kkal/16%), (B): ME/CP 164 (2950 kkal/ 18%), (C): ME/CP 155 ( 3100 kkal/20%), (D) : ME/CP 148 (3250 kkal/22%) respectively for level of energy and protein balance of ration fed animal. Variables of body dimensions observed were body lenght, chest abdominal circumference, shoulder, hip and back heght. The result showedthat all of the body dimensions observed were noy significantly difference, as the food comsumption was similar. Thence, their growth as showed by final weight wese also similar (P>0,05). It can be concluded that different balance of energy and protein given not resulted in different body dimensions of the post weaning Bali pigs Keywords: Bali Pig, Body Dimension, Energy and Protein Balance.
PENGARUH IMBANGAN ENERGI DAN PROTEIN RANSUM TERHADAP PERTUMBUHAN BABI BALI JANTAN LEPAS SAPIH Utama I P.S.Y; Sumadi I K.; Suasta I M.
Jurnal Peternakan Tropika Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.32 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh imbangan energi dan protein ransum terhadap pertumbuhan babi bali jantan lepas sapih. Penelitian dilaksanakan di Jalan Taman Wedasari, Banjar Batuparas, Desa Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, Denpasar di kandang babi milik I Made Gede Wijaya, SPt., MP selama 3 bulan. Penelitian dilaksanakan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) empat perlakuan dan tiga ulangan, dimana tiap unit percobaan menggunakan 1 ekor babi bali jantan lepas sapih. Perlakuan yang diberikan adalah: ransum dengan imbangan Energi Metabolis (EM) (kkal/kg)/Protein Kasar (PK) (%) yaitu 2800/16 = 175 (ransum A); 2950/18 = 164 (ransum B); 3100/20 = 155 (ransum C); dan 3250/22 = 148 (ransum D). Variabel yang diamati adalah berat badan awal, berat badan akhir, pertambahan berat badan, konsumsi ransum total dan FCR (Feed Convertion Ratio). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ransum dengan imbangan energi/protein yang berbeda yaitu dari 148 s/d 175 tidak menghasilkan pertumbuhan yang berbeda nyata (P>0.05) baik pada berat badan awal, berat badan akhir, pertambahan berat badan, konsumsi ransum total dan FCR
Co-Authors A. W. Puger Abasana, I Gusti Ketut Adi Wirawan, I Made Akhyar Sutaryono Anak Agung Putu Putra Wibawa Ariana, Tirta Ashari Astawa I P.A. B. R. T. Putri Baiq Rani Dewi Wulandani BRD. Wulandani Budarsa, I Gde Ketut Sri Budi Indarsih Budiadnyana I G. Bulkaini (Bulkaini) Bulkaini , Bulkaini Bulkaini Bulkaini CANDRADIARTA I P. M. Candradiarta IP.M Darminta, IK Dewi Anggreni, AAM Dioksa I M. R. Djoko Kiswolro Djoko Kisworo Djoko Kisworo Djoko Kisworo Djokowoerjo Sastradipradja Emiliana Mariyah Fahrullah Fahrullah Febrianti N. G.A.M.K Dewi Galang K. I P. Ginting, Regina Bonifasia Br HARYANTO I Gede Mahardika I Gede Suwindia I Gusti Lanang Oka I Gusti Nyoman Gde Bidura I Kadek Yoga Kertiyasa I Ketut Berata I Ketut Mangku Budiasa I Ketut Sukada I Komang Budaarsa I M. Mudita I M. Suasta I Made Darma Oka I Made Nuriyasa I Made Sajayasa I N. T. ARIANA I Nengah Alit Nuriawan I Nengah Sunaya I Nyoman Kutha Ratna I Nyoman Sulabda I Nyoman Sumerta Miwada I NYOMAN SUTARPA SUTAMA I P. A. Astawa I Putu Ari Astawa I W. Wijana I Wayan Ardika I WAYAN WIRAWAN Ida Ayu Okarini Lewis I K. L. Luh Putu Wrasiati Maskur Maskur Mastur Miwada Sumirtha N. L. G. Sumardani N. S., Yosua Ni Luh Eka Setiasih Ni Luh Putu Sriyani Ni Nyoman Sulastri Ni Wayan Tatik Inggriati Novizar Nazir NUGRAHA I K. P. P.A. Astawa Paraningtyas, Alya Diasti Permana K. P. Putra, I Putu Aditya Prawira Putri R.O.E. Putu Widya Darmayanti S Siswanto Sajayasa, IM Sangka, I Gde Nyoman Sangka, I Nyoman Gde Sangka, IGN Saputri, Meidhea Reforma Sri Budarsa, I Gde Ketut Sri Budarsa, IGK Suasta I M. Sugara Yasa, I Wayan Sukabawa, I Wayan Sukarne, Sukarne Sunaya, IN Suputra Widharma, I Gede Suranjaya I .Gd Sutama Sutama Sutaryono, Yusuf Sutaryono, Yusuf Ahkyar Syamsuhaidi, Syamsuhaidi Twen O. Dami Dato Utama I A.P.P Utama I P.S.Y Wahid Yulianto Wulandani, Baiq Rani Dewi Yuliyanti N. N.