Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH LEVEL ENERGI DAN PROTEIN RANSUM TERHADAP KECERNAAN RANSUM PADA BABI BALI JANTAN LEPAS SAPIH Utama I A.P.P; Sumadi I K.; Astawa I P.A.
Jurnal Peternakan Tropika Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.674 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh level energi dan protein ransum terhadap kecernaan ransum pada babi bali jantan lepas sapih.Penelitian ini dilakukan di kandang peternak yang terletak di Jalan Taman Wedasari, Banjar Batuparas, Desa Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, Denpasar. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan,dimana tiap unit penelitian menggunakan 1 ekor babi bali jantan lepas sapih. Perlakuan yang digunakan yaitu: ransum dengan level Energi Metabolis (EM) (kkal/kg)/ Protein Kasar (PK) (%) yaitu 2800/16 (ransum A); 2950/18 (ransum B); 3100/20 (ransum C); dan 3250/22 (ransum D). Variabel yang diamati adalah koefisien cernabahan kering, koefisien cerna energi, koefisien cerna protein kasar, koefisien cerna lemak kasar, koefisien cerna serat kasar, dan koefisien cerna bahan organik. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan analisis sidik ragam, dan apabila diperoleh nilai yang berbeda diantara perlakuannya (P<0,05) akan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncans.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ransum dengan level energi 3100 kkal/kg dan protein 20% memberikan hasil yang terbaik dari ke empat perlakuan terhadap koefisien cerna ransumpada babi bali jantan lepas sapih.
KECERNAAN BAHAN KERING DAN NUTRIEN RANSUM SAPI BALI BERBASIS LIMBAH PERTANIAN TERFERMENTASI INOKULAN DARI CAIRAN RUMEN DAN RAYAP (Termites) NUGRAHA I K. P.; I K. SUMADI; I M. MUDITA; I W. WIRAWAN
Jurnal Peternakan Tropika Vol 3 No 2 (2015): E-Journal Peternakan Tropika Vol 3 No 2
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.67 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecernaan bahan kering dan nutrien ransum limbah pertanian terfermentasi oleh inokulan yang mengandung cairan rumen dan rayap (Termites) pada sapi bali. Penelitian lapangan dilaksanakan di Stasiun Penelitian Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Bukit Jimbarandengan alokasi waktu operasional selama 6 bulan, yaitu dari tanggal 3 Mei 2013 sampai dengan 31 Oktober 2013. Penelitian laboratorium untuk analisis bahan kering dan nutrien sampel ransum dan feses dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Udayana selama 1 bulan, yaitu dari tanggal 23 September 2013 sampai dengan 23 Oktober 2013. Penelitian yang telah dilaksanakan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Tiap unit percobaan menggunakan 1 ekor sapi bali jantan, diperlukan 12 ekor sapi bali jantan dengan bobot badan awal 118,33 ± 22,99kg. Perlakuan yang diberikan adalah RB0 yaitu sapi yang diberi ransum tanpa terfermentasi inokulan, RBR1T3 yaitu sapi yang diberi ransum terfermentasi inokulan dari kombinasi 10% cairan rumen dan 0,3% rayap, RBR2T2 yaitu sapi yang diberi ransum terfermentasi inokulan dari kombinasi 20% cairan rumen dan 0,2% rayap, dan RBR2T3 yaitu sapi yang diberi ransum terfermentasi inokulan dari kombinasi 20% cairan rumen dan 0,3% rayap. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi jumlah bahan kering dan nutrien ransum tercerna yang terdiri atas jumlah bahan organik tercerna, jumlah serat kasar tercerna, jumlah protein kasar tercerna, dan jumlah abu tercerna serta kecernaan bahan kering dan nutrien ransum yang terdiri atas kecernaan bahan organik, kecernaan serat kasar, kecernaan protein kasar, dan kecernaan abu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaataninokulan yang diproduksi dari kombinasi cairan rumen sapi bali dan rayap (RBR1T3, RBR2T2 dan RBR2T3) sebagai fermentor ransum berbasis limbah pertanian mampu meningkatkan jumlah bahan organik dan protein kasar tercerna serta meningkatkan kecernaan bahan organik dan serat kasarransum oleh sapi bali penelitiandibandingkan dengan pemberian ransum tanpa fermentasiinokulan (RB0). Dari hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan inokulan 20% cairan rumen dan 0,3% rayap sebagai fermentor ransum berbasis limbah pertanian dapat meningkatkan kecernaan bahan organik, serat kasar dan protein kasar ransum sapi bali yang terbaik diantara perlakuan.
DIMENSI TUBUH BABI BALI JANTAN YANG DIBERIKAN RANSUM DENGAN SUPLEMENTASI LISIN, METIONIN, DAN KOLIN Yuliyanti N. N.; I K. Sumadi; I M. Suasta
Jurnal Peternakan Tropika Vol 6 No 2 (2018): May - August 2018
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.469 KB)

Abstract

This study aims to find out the effect of lysine, methionine, and choline supplementation in rations to body size of local boar. This study was conducted for 12 weeks at Taman Wedasari st, Batuparas area, Padang Sambian Kaja villege. Design of this study is used completely randomized design (CRD) was used in this study with 3 treatments and repetition. Those treatment were (A)ration with 0% supplementation of lysine, methionine, and choline, (B) with 0,5%, and (C) with 1%. Each treatment was given to 3 local boar, every respetitions contained one boar pig local, in the other words this study is used 9 local boarl. Size parameters observed were chest circle, stomach circle, flank circle,shoulder height, spine height, hip heigh and length of the body. This study showed that those three treatment resulted in similar body size of local boar. It can be concluded that supplementation of lysine, methionine and choline as much as 0,5% and 1% give similar results as control on all of the body size observed. Keywords: Boar pig local, body size, supplementation ( mix of lysine, methionine, and choline)
POTONGAN PRIMAL KARKAS BABI BALI JANTAN YANG DIBERI PAKAN BERBASIS JAGUNG DAN POLLARD DENGAN SUPLEMENTASI AMINOVIT Putri R.O.E.; I K. Sumadi; N. L. P. Sriyani
Jurnal Peternakan Tropika Vol 7 No 1 (2019): Vol. 7 Isssues 1 (2019)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.221 KB)

Abstract

This research aims to know the effect of mixture of lysine, methionine supplementation and kolin in corn and pollard against primal cut carcass piece of bali boar. The research was conducted in BanjarBatuParas, Padang Sambian kaja village, West of Denpasar with long research of 12 weeks. Pigs were used in this research amount is 9 bali boar with average initial weight 13.11 kg. The design used in this study was a Design Randomized Complete with 3 treatments and 3 replicates. The treatment is given a bali boar rations without supplementation lysine, methionine and kolin (P0), bali boar given rations with a mixture of lysine, methionine supplementation and kolin 0.5% level (P1) and bali boar given rations with supplementation a mixture of lysine, methionine and kolin with level 1% (P2). The variables observed in this research is the primal cut carcass piece which covers the jowl, boston, loin, ham, picnic soldier and bacon belly. The results of this research show that the existence of the effect on the pieces of primal cut carcass of bali boar. Based on the results of the study it can be concluded that the provision of ration with aminovite supplementation (lysine, methionine and choline) was 0.5% and 1% significantly in increasing the primal percentage of carcasses of jowl and loin. But at the jowl portion of the primal carcass, 0.5% aminovite supplementation produced a higher percentage than 1% aminovite supplementation. Supplementation of 1% aminovite significantly increased the primal cut of the ham carcass. Key words: bali boar, primalcarcass, supplementation, aminovit
PERSENTASE ORGAN DALAM BABI BALI YANG DIBERIKAN PAKAN DASAR JAGUNG-POLLARD DENGAN SUPLEMENTASI ASAM-ASAM AMINO ESENSIAL Budiadnyana I G.; A. A. P. P. Wibawa; I K. Sumadi
Jurnal Peternakan Tropika Vol 8 No 2 (2020): Vol. 8 No. 2 Tahun 2020
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.615 KB) | DOI: 10.24843/JPT.2020.v08.i02.p03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi asam-asam amino esensial pada pakan dasar jagung-pollard terhadap persentase bobot organ dalam babi bali jantan. Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Sindureja, Banjar Batu Paras, Desa Padangsambian Kaja, Denpasar Barat selama 12 Minggu. Babi yang digunakan adalah babi bali jantan sebanyak 9 ekor dengan rata-rata berat badan awal 11,41 ± 0,91kg. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan tersebut adalah babi bali jantan yang diberikan ransum jagung kuning 50%, pollard 49%, NaCl 0,5% dan campuran mineral 0,5% (P0), babi bali jantan yang diberikan ransum P0 + suplementasi asam-asam amino lisin 0,75%, metionin 0,20% dan triptofan 0,07% (P1), dan babi babi jantan yang diberikan ransum rekomendasi dengan ME/CP ratio = 2800 kkal/kg/16% (P2). Variabel yang diamati adalah persentase bobot jantung, bobot paru-paru, bobot hati, bobot ginjal, bobot pankreas, bobot lambung, bobot usus halus, dan bobot usus besar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlakuan (P1) nyata (P<0,05) mampu menurunkan persentase bobot jantung, paru-paru, hati, ginjal, pankreas, lambung, usus halus, dan usus besar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa suplementasi asam-asam amino esensial lisin, metionin, dan triptofan dalam pakan dasar jagung-pollard mampu menurunkan persentase bobot jantung, paru-paru, hati, ginjal, pankreas, lambung, usus halus dan usus besar. Kata Kunci: babi bali, suplementasi, asam amino, organ dalam
PENGARUH SUPLEMENTASI CAMPURAN LISIN, METIONIN DAN KOLIN DALAM RANSUM TERHADAP PENAMPILAN BABI BALI JANTAN Sulastri N. N.; I K. Sumadi; I P. A. Astawa
Jurnal Peternakan Tropika Vol 6 No 2 (2018): May - August 2018
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.871 KB)

Abstract

The research aim to determine the effect of rations supplemented with a mixture of lysine, methionine and choline on bali boar performances. This research was conducted for 12 weeks at Banjar Batu Paras, Padangsambian Kaja Village, West Denpasar. The design used was a complete randomized design (RAL) consisted of 3 treatments and 4 replications. The treatments of this research were ration without supplementation (T0), ration with 0,5% mixture of lysine, methionine and choline supplementation (T1) and ration with 1% mixture of lysine, methionine and choline supplementation (T2). The variables observed were final weight, weight gain, feed consumption and feed conversion ratio. The results obtained will be analyzed using analysis of variance and if there is a significant difference (P<0.05) between treatments it was proceeded with Duncan multiple range test. The results showed that rationing with lysine, metionine and choline mixture supplementation of 0,5% (T1) and 1% (T1) in bali boar had significant effect on final body weight, weight gain, feed consumption and feed coversion ratio. Based on the results of this study concluded that the best results obtained from the supplementation of 1% mixture of lysine, metionine and choline in the ration of bali boar to final weight, weight gain, feed consumption and feed conversion ratio. Keywords: supplementation, bali boar, lysine, methionine, choline.
PENGARUH SUPLEMENTASI ASAM AMINO ESENSIAL PADA PAKAN BERBASIS JAGUNG-POLLARD TERHADAP DIMENSI TUBUH BABI BALI Lewis I K. L.; I K. Sumadi; A. A. P. P. Wibawa
Jurnal Peternakan Tropika Vol 8 No 2 (2020): Vol. 8 No. 2 Tahun 2020
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.524 KB) | DOI: 10.24843/JPT.2020.v08.i02.p04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi asam amino lisin, metionin, triptofan pada ransum berbasis jagung-pollard terhadap dimensi tubuh babi bali jantan. Penelitian dilaksanakan selama 12 minggu di Jalan kresna, Banjar Batuparas, Desa Padang Sambian Kaja. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan. Perlakuan P0 (50% jangung kuning + 49% pollar + 0,5% NaCl dan + 0,5% campuran mineral), P1 (50% jangung kuning + 49% pollar + 0,5% NaCl + 0,5% campuran mineral + asam amino lisin + metionin + triptofan), P2 (Ransum rekomendasi dengan ME/CP ratio = 2800 kkal/kg/16% ) yang di ulang sebanyak 4 kali, setiap ulangan terdiri dari 1 ekor ternak, sehingga menggunakan 12 ekor babi bali jantan. Variabel yang diamati adalah dimensi tubuh babi bali jantan yaitu lingkar dada, lingkar perut, tinggi pundak, tinggi punggung, tinggi pinggul dan panjang badan. Hasil penelitian menunjukkan suplementasi asam amino lisin, metionin,dan triptofan pada dimensi tubuh babi bali jantan memiliki pengaruh yang berbeda nyata (P<0,05) pada variabel yang meliputi lingkar dada, panjang badan, tinggi pundak, lingkar perut, tinggi punggung, tinggi pinggul. Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa penambahan asam amino lisin, metionin dan triptofan pada ransum berbasis jagung pollar dapat meningkatkan dimensi tubuh babi bali jantan yang meliputi lingkar dada, panjang badan, tinggi pundak, lingkar perut, tinggi punggung, dan tinggi pinggul. Kata Kunci: Babi bali jantan, dimensi tubuh, suplementasi asam amino (lisin, metionin,dan triptofan)
Tenderness and Structure of Chicken Meats with Papaya Extract Immersion (Carica papaya) Bulkaini Bulkaini; B.R.D. Wulandani; I K Sumadi; Twenfosel O. Dami Dato
Jurnal Biologi Tropis Vol. 20 No. 3 (2020): September - Desember
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v20i3.2369

Abstract

The egg-laying chicken has a coarse texture with large fiber bonds, so it is classified as tough meat. The level of toughness of the meat can be improved by applying the compression technology using enzyme extracts such as papaya extract. The purpose of this study was to determine the effect of the level of use of papaya extract (Carica papaya) on the tenderness and structure of the rejected laying hens. The research material used was 4.500 g of egg rejected chicken meat and half-cooked papaya fruit extract. Meat tenderness testing is done by the Shear Press method, while observing the meat structure is done by microtechnical methods using binocular and digital microscopes. Data analysis of meat tenderness analysis with analysis of variance based on the Completely Randomized Design (CRD) of Unidirectional pattern with 4 treatments (P1= control, P2= 15%, P3= 30% dan P4= 45%) with 3 replications, while the meat structure was analyzed by calculating the average size of connective tissue and meat fibers in the form of millimicron units (µm). The results showed that soaking papaya meat extract with different concentrations significantly affected (P<0.05) on the tenderness of laying hens. The tenderness of meat indicated by the value of meat breaking was ranges from 0.90 kg/cm2-1.36 kg/cm2. Observation of meat structure shows that the higher the concentration of papaya extract used to soak the meat, the connective tissue narrows and the muscle fibers widen.
Production Performance of Peking Ducks with Feeding of Fermented Yeast Culture Pineapple Peel (Saccharomyces cereviceae) Bulkaini Bulkaini; Djoko Kisworo; Budi Indarsih; I K Sumadi
Jurnal Biologi Tropis Vol. 21 No. 3 (2021): September - Desember
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v21i3.3034

Abstract

Poultry production performance is reflected by body weight gain, ration conversion and carcass percentage. This study was conducted with the aim of knowing the optimum level of use of fermented pineapple peel in the ration on production performance and carcass percentage of male Peking ducks. The research material was male Peking duck aged 3 weeks with initial body weight of 343.90 ± 0.90 g. 240 male Peking ducks were placed randomly in battery cages based on a Completely Randomized Design with 6 treatments and 5 replications, namely P0=ration without fermented pineapple peel (FPP); P1=the ration contains 5% FPP; P2=ration contains 10% FPP; P3=the ration contains 15% FPP; P4= ration contains 20% FPP and P5=the ration contains 25% FPP.  Based on One way ANOVA analysis and Duncan's test, it was found that the use of fermented pineapple peel 10% significantly (P<0.05) increased the final body weight (1.693g/head), body weight gain (1.350 g/head), and carcass percentage (55.25%). From the results of the study, it can be concluded that the optimum level of use of fermented pineapple peel with yeast culture on body weight gain, slaughter weight, carcass weight and carcass percentage, respectively: 8.80%; 8.40%; 7.25% and 9.50%.
UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA (CRIME PREVENTION) TAJEN OLEH KEPOLISIAN RESORT BULELENG (SUATU TINJAUAN KRIMINOLOGI) Ketut Sumadi
Kertha Widya Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.56 KB) | DOI: 10.37637/kw.v1i1.418

Abstract

Meskipun banyak efek negatif tajen, tetapi upaya pencegahan dan penanggulangannya sering tidak mendapat dukungan dari sebagian anggota masyarakat. Banyak kalangan berdalih bahwa tajen berkaitan dengan budaya setempat, adat kebiasaan dan sebagainya. Meskipun secara normatif telah dianggap sebagai suatu bentuk perjudian, masalah tajen masih sering menjadi polemik di masyarakat. Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah mengenai faktor-faktor yang mendorong terjadinya tindak pidana judi tajen di Wilayah Hukum Polres Buleleng, upaya-upaya yang dilakukan Polres Buleleng untuk menanggulangi tindak pidana judi tajen, dan faktor-faktor yang menghambat upaya penanggulangan tindak pidana judi tajen di Wilayah Hukum Polres Buleleng. Permasalahan dalam penelitian ini didekati dengan menggunakan pendekatan yuridis sosiologis. Pendekatan secara yuridis sosiologis yang dimaksud adalah pendekatan permasalahan dengan mengacu kepada hukum positif, terutama peraturan perundang-undangan, dengan didukung teori-teori kriminologi. Faktor-faktor yang mendorong terjadinya tindak pidana judi tajen di Wilayah Hukum Polres Buleleng dapat dibedakan antara faktor ekstern dan intern. Upaya-upaya yang dilakukan Polres Buleleng untuk menanggulangi tindak pidana judi tajen dapat dibedakan antara upaya pencegahan dengan upaya penindakan. Faktor-faktor yang menghambat upaya penanggulangan tindak pidana judi tajen di Wilayah Hukum Polres Buleleng berupa: masalah pembiayaan, masalah sumber daya manusia, masalah dukungan masyarakat, dan masalah pemberitaan oleh pers.
Co-Authors A. W. Puger Abasana, I Gusti Ketut Adi Wirawan, I Made Akhyar Sutaryono Anak Agung Putu Putra Wibawa Ariana, Tirta Ashari Astawa I P.A. B. R. T. Putri Baiq Rani Dewi Wulandani BRD. Wulandani Budarsa, I Gde Ketut Sri Budi Indarsih Budiadnyana I G. Bulkaini (Bulkaini) Bulkaini , Bulkaini Bulkaini Bulkaini CANDRADIARTA I P. M. Candradiarta IP.M Darminta, IK Dewi Anggreni, AAM Dioksa I M. R. Djoko Kiswolro Djoko Kisworo Djoko Kisworo Djoko Kisworo Djokowoerjo Sastradipradja Emiliana Mariyah Fahrullah Fahrullah Febrianti N. G.A.M.K Dewi Galang K. I P. Ginting, Regina Bonifasia Br HARYANTO I Gede Mahardika I Gede Suwindia I Gusti Lanang Oka I Gusti Nyoman Gde Bidura I Kadek Yoga Kertiyasa I Ketut Berata I Ketut Mangku Budiasa I Ketut Sukada I Komang Budaarsa I M. Mudita I M. Suasta I Made Darma Oka I Made Nuriyasa I Made Sajayasa I N. T. ARIANA I Nengah Alit Nuriawan I Nengah Sunaya I Nyoman Kutha Ratna I Nyoman Sulabda I Nyoman Sumerta Miwada I NYOMAN SUTARPA SUTAMA I P. A. Astawa I Putu Ari Astawa I W. Wijana I Wayan Ardika I WAYAN WIRAWAN Ida Ayu Okarini Lewis I K. L. Luh Putu Wrasiati Maskur Maskur Mastur Miwada Sumirtha N. L. G. Sumardani N. S., Yosua Ni Luh Eka Setiasih Ni Luh Putu Sriyani Ni Nyoman Sulastri Ni Wayan Tatik Inggriati Novizar Nazir NUGRAHA I K. P. P.A. Astawa Paraningtyas, Alya Diasti Permana K. P. Putra, I Putu Aditya Prawira Putri R.O.E. Putu Widya Darmayanti S Siswanto Sajayasa, IM Sangka, I Gde Nyoman Sangka, I Nyoman Gde Sangka, IGN Saputri, Meidhea Reforma Sri Budarsa, I Gde Ketut Sri Budarsa, IGK Suasta I M. Sugara Yasa, I Wayan Sukabawa, I Wayan Sukarne, Sukarne Sunaya, IN Suputra Widharma, I Gede Suranjaya I .Gd Sutama Sutama Sutaryono, Yusuf Sutaryono, Yusuf Ahkyar Syamsuhaidi, Syamsuhaidi Twen O. Dami Dato Utama I A.P.P Utama I P.S.Y Wahid Yulianto Wulandani, Baiq Rani Dewi Yuliyanti N. N.