Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLIKATUR PERCAKAPAN REKAN SEJAWAT DI KANTOR GURU SMP IT SMART INSANI Karimah, Nurul; Rusminto, Nurlaksana Eko; Sumarti, Sumarti
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna implikatur percakapan rekan sejawat di kantor guru SMP IT Smart Insani. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data berupa tuturan lisan yang terjadi secara alami dalam interaksi antarguru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui catatan lapangan, kemudian dianalisis dengan mengelompokkan data berdasarkan jenis implikatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis implikatur yang digunakan, yaitu implikatur konvensional dan implikatur nonkonvensional. Implikatur konvensional ditandai oleh penggunaan kata atau ungkapan yang maknanya telah disepakati secara umum dalam bahasa, sehingga dapat dipahami secara langsung tanpa memerlukan konteks yang kompleks. Sementara itu, implikatur nonkonvensional sangat bergantung pada konteks situasi, hubungan antarpenutur, dan pengetahuan bersama, sehingga maknanya bersifat tersirat. Dalam percakapan antarguru, implikatur sering digunakan untuk menyampaikan sindiran, humor, maupun harapan secara tidak langsung guna menjaga keharmonisan hubungan sosial. Dengan demikian, pemahaman implikatur menjadi penting dalam menciptakan komunikasi yang efektif dan santun di lingkungan kerja.
STRATEGI TUTURAN PERSUASIF DALAM VIDEO MOTIVASI PADA KANAL YOUTUBE MERRY RIANA: KAJIAN PRAGMATIK Tiasning, Tri Buana Rahajeng; Sumarti, Sumarti; Rusminto, Nurlaksana Eko
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi tuturan persuasif dalam video motivasi pada kanal Merry Riana dalam kajian pragmatik bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa tuturan yang mengandung unsur persuasif yang diperoleh dari tiga video YouTube, kemudian dianalisis menggunakan teori tindak tutur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan persuasif memanfaatkan berbagai strategi, yaitu strategi logis, emosional, motivasional, nilai (value-based), dan reflektif, termasuk kombinasi strategi seperti emosional-motivasional. Strategi motivasional dan emosional merupakan strategi yang paling dominan karena efektif dalam mendorong perubahan sikap dan perilaku audiens. Dari segi bentuk, strategi tersebut diwujudkan melalui tindak tutur direktif, ekspresif, dan afektif, dengan dominasi pada tindak tutur direktif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa strategi tuturan persuasif bersifat kontekstual dan adaptif terhadap tujuan komunikasi dalam media digital.
REPRESENTASI RENDAHNYA LITERASI DI INDONESIA: KAJIAN METAFUNGSI IDEASIONAL, INTERPERSONAL, DAN TEKSTUAL DALAM ARTIKEL BERITA DETIKEDU Oktaviana, Irma Bela; Sumarti, Sumarti; Widodo, Mulyanto; Sumarta, I Wayan Ardi
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1452

Abstract

Isu literasi di Indonesia sering diberitakan di media massa dan masih tergolong rendah dibandingkan negara lain. Literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, tetapi juga memahami dan menggunakan informasi secara efektif. Media massa berperan menyampaikan isu ini kepada publik melalui teks berita dengan sudut pandang tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teks berita menggunakan pendekatan Linguistik Sistemik Fungsional dengan menelaah metafungsi ideasional, interpersonal, dan tekstual. Terlebih, penelitian ini berusaha memahami bagaimana bahasa mengonstruksi makna dalam wacana media, mengingat teks berita memiliki peran strategis dalam membentuk persepsi publik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi berdasarkan klausa-klausa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ideasional didominasi oleh proses material yang merepresentasikan tindakan nyata, didukung oleh proses relasional, mental, verbal, dan eksistensial. Pada interpersonal, seluruh klausa berbentuk deklaratif yang menunjukkan bahwa teks berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, dengan penggunaan modalitas yang mencerminkan tingkat kepastian dan sikap penulis. Sementara itu, tekstual menunjukkan pola temma-rema yang konsisten dengan dominasi topical theme berupa subjek, sehingga mendukung keteraturan teks. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian linguistik dengan menunjukkan bagaimana metafungsi bekerja dalam membangun makna pada teks berita, serta dapat menjadi referensi dalam analisis wacana media. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah data yang hanya berfokus pada satu teks, sehingga untuk penelitian selanjutnya disarankan menggunakan data yang lebih beragam serta mengombinasikan dengan pendekatan lain seperti analisis wacana kritis agar hasil lebih mendalam.
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN KONJUNGSI SUBORDINATIF PADA TAKARIR AKUN INSTAGRAM @PERPUSNAS.GO.ID Safitri, Dwi Rahma; Sumarti, Sumarti; Widodo, Mulyanto; Sumarta, I Wayan Ardi
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1455

Abstract

Penggunaan bahasa pada media sosial institusi resmi perlu memperhatikan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar karena media sosial menjadi sarana komunikasi publik yang bersifat informatif dan edukatif. Salah satu aspek kebahasaan yang penting dalam membangun keterpaduan kalimat adalah penggunaan konjungsi subordinatif. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan ketidaktepatan penggunaan konjungsi yang dapat memengaruhi kejelasan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan penggunaan konjungsi subordinatif pada takarir akun Instagram @perpusnas.go.id. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data berupa takarir yang mengandung konjungsi subordinatif dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, kemudian dianalisis menggunakan teknik padan ekstralingual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum penggunaan konjungsi subordinatif seperti untuk, yang, dan kalau telah digunakan dengan tepat sesuai kaidah bahasa Indonesia. Namun, ditemukan beberapa kesalahan, yaitu penggunaan konjungsi karena yang menyebabkan fragmen kalimat serta penggunaan konjungsi biar yang termasuk ragam bahasa informal dan kurang sesuai dalam konteks bahasa resmi. Kesalahan struktur klausa ditemukan pada tiga data, sedangkan ketidaktepatan ragam bahasa ditemukan pada dua data. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan konjungsi subordinatif dalam media sosial institusi sudah cukup baik, tetapi masih perlu perbaikan dalam hal kelengkapan struktur kalimat dan pemilihan ragam bahasa baku. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pembelajaran bahasa Indonesia serta evaluasi penggunaan bahasa pada media sosial resmi.
KESANTUNAN BERBAHASA PARA HOST DALAM SINIAR KANAL YOUTUBE THE CATCH UP CLUB: EPISODE KEJAR SAKSES SEJAK BELIA Cahyarani, Abethia; Sumarti, Sumarti; Rusminto, Nurlaksana Eko
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1456

Abstract

Perkembangan siniar pada kanal YouTube menunjukkan bahwa popularitas suatu konten tidak hanya ditentukan oleh tema, tetapi juga oleh kualitas komunikasi yang dibangun oleh penuturnya. Siniar The Catch Up Club yang memperoleh perhatian luas mengindikasikan adanya praktik komunikasi yang efektif, khususnya melalui penggunaan bahasa yang mampu membangun kedekatan dengan audiens. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan realisasi kesantunan berbahasa oleh para host dalam episode Kejar Sakses Sejak Belia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data berupa tuturan para host yang ditranskripsikan dan dianalisis secara purposif. Analisis mengacu pada prinsip kesantunan berbahasa menurut Geoffrey Leech yang meliputi maksim kearifan, kedermawanan, pujian, kerendahan hati, kesepakatan, dan simpati, serta didukung oleh skala kesantunan, terutama skala kesepakatan (agreement scale) dan skala untung-rugi (cost-benefit scale). Hasil penelitian menunjukkan dominasi maksim kesepakatan dan pujian dalam membangun solidaritas, serta maksim simpati sebagai bentuk dukungan emosional. Temuan ini menegaskan bahwa popularitas siniar tidak bersifat insidental, melainkan merupakan hasil dari strategi komunikasi yang mengedepankan kesantunan berbahasa sebagai faktor utama dalam meningkatkan daya tarik dan kedekatan dengan audiens.
TINDAK TUTUR DIREKTIF PADA TAYANGAN YOUTUBE HIKMAHPUASA FILM PENDEK SAMBUNG SILAHTURAHMI Tiadilona, Wayan; Sumarti, Sumarti; Rusminto, Nurlaksana Eko
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1458

Abstract

Perkembangan media digital, khususnya platform YouTube, telah menghadirkan ruang komunikasi baru yang bersifat natural dan kontekstual. Namun, kajian pragmatik terhadap penggunaan tindak tutur direktif dalam media audiovisual berbasis YouTube, khususnya yang merepresentasikan interaksi sosial masyarakat Indonesia, masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk serta fungsi tindak tutur direktif dalam tayangan YouTube Hikmah Puasa Film Pendek Sambung Silaturahmi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data berupa tuturan para tokoh dalam tayangan tersebut yang dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam jenis tindak tutur direktif, yaitu permintaan, perintah, pertanyaan, larangan, pemberian izin, dan nasihat. Jenis yang paling dominan adalah perintah, diikuti oleh pertanyaan dan permintaan. Secara fungsional, tindak tutur direktif digunakan untuk mengarahkan tindakan mitra tutur, meminta bantuan, memberikan larangan, serta melakukan negosiasi dalam interaksi sosial. Selain itu, tuturan direktif tidak hanya disampaikan secara langsung, tetapi juga secara tidak langsung yang dipengaruhi oleh konteks situasi dan hubungan sosial antar tokoh. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan tindak tutur direktif dalam media audiovisual mencerminkan komunikasi yang dinamis dan kontekstual. Oleh karena itu, kajian pragmatik menjadi penting untuk memahami makna tersirat dalam penggunaan bahasa di era digital.
Uji Tingkat Toleransi Tanaman Jagung Pada Fase Tertentu Terhadap Cekaman NaCl pada Tanah Sulfat Masam dengan Budidaya Jenuh Air sumarti, sumarti; Ir. Setia Budi, M.MA, Ir. Setia Budi, M.MA; Ir Dini Anggorowati, M.Sc, Ir Dini Anggorowati, M.Sc
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 5 No. 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.16634

Abstract

Demand of corn always increased. Therefore corn production has to be increased through both intensification and extensification program. Cultivation of corn in acid sulphate soil has salinity problems causing crop toxicity. This study aims to determine the effect of NaCl concentration to the growth and yield of corn in the acid sulphate soil with saturated cultivation, and assesing the growth phase of corn which is tolerant to the NaCI stress. The experiment was carried out at green house, located in Faculty of Agriculture, Tanjungpura University Pontianak. The experimental design was completely randomized design which consisted of two factors and three replications. The first was the level NaCl which consisted of n0 (without NaCI), n1 (1,50+3,00 dS/m) dan n2 (3,00+6,00 dS/m) whereas the second factor was NaCl application time which consisted of p1 (early growth phase), p2 (toward tasseling phase), and p3 (after tasseling phase). The result showed that the treatment of NaCI concentration sinivicantly effeced only the dry wight of plant. Meanwhile, the period of NaCI application did not effect on all variable observed.
Pengembangan Modul Fisika Berbasis Pembelajaran Kooperatif untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMA Rifari Baron; Rosynanda Nur Fauziah; Sumarti Sumarti
Jurnal Arjuna : Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika Vol. 4 No. 3 (2026): Juni: Jurnal Arjuna : Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/arjuna.v4i3.2959

Abstract

Problem-solving ability is an important higher-order thinking competency in physics education. However, observations at SMAN 6 Tangerang indicate that students’ problem-solving ability remains low because learning is dominated by teacher-centered lectures and conventional textbooks that provide limited opportunities for active and collaborative learning. This study aimed to develop a cooperative learning-based physics teaching module to improve Grade X students’ problem-solving ability and to determine its validity, practicality, and effectiveness. The study employed a development research method using the Plomp model, consisting of the preliminary research, prototyping phase, and assessment phase. Data were collected through observations, interviews, questionnaires, documentation, and problem-solving tests based on Polya’s four stages, and were analyzed descriptively and statistically using IBM SPSS Statistics. The participants consisted of three heterogeneous Grade X classes, subject matter experts, and media experts. The results showed that the module was highly valid, with validation scores of 94.05% from subject matter experts and 97.50% from media experts. The module was also considered practical, while effectiveness testing involving 95 respondents yielded an average percentage of 82.17%, categorized as highly effective. Testing involving 102 students showed an increase in the mean score from 41.35 to 63.00, with an N-Gain of 0.407, categorized as moderate. The Wilcoxon Signed-Rank Test yielded a significance value of 0.000, indicating a significant difference between pre-test and post-test scores. Thus, the developed module is valid, practical, and effective in supporting students’ problem-solving ability.
Co-Authors Ade Anggraini Ade Riani Vionita Amaliya, Nida Amarasuli, Shalsa Amelia Saputri Anggraini, Baiq Aprilia Noor Ari Yuniastuti Bambang Riadi Banudi , La Bela Fransiska Binekada, Made Chriastian Binekada, Made Christian Burhanudin Burhanudin Cahyarani, Abethia Candra Candra Pratiwi Chairunnisa Pratami Chintiya Dewi, Fadilla Devi Savitri Effendy, Devi Savitri Devin Siandiko Devitalisa M, Wulan Edi Suyanto Eka Sofia Agustina Eko Rusminto, Nurlaksana Eliyana Eliyana Erna Dewi . Erni Erni farida ariyani Farida Ariyani Fariz Hidayatulloh FX. Didik Purwosetiyono Gimin Gimin Hasanah, Hemas Virginia Uswatun Hazizi, Hazizi Helmiana, Putri Cantika Heni Arifa Heni Purwati I Ketut Kantia I Wayan Ardi Sumarta Ir Dini Anggorowati, M.Sc, Ir Dini Anggorowati, M.Sc Ir. Setia Budi, M.MA, Ir. Setia Budi, M.MA Isti Nurhasanah Isyandi, B. Juleha Juleha Kahfie Nazaruddin KARIMAH, NURUL Linda Apriyanti Maya Oktavia Muhammad Adham Hasta Rezha Muhammad Fuad MUHAMMAD FUAD Muharni Muharni Mulyanto Widodo Mulyanto Widodo Munaris . Nadya Arizona Nani Kusrini Ni Peishi Ningsih, Iraliya Nur Khasanah Nurlaksana Eko Rusminto Nurul Hudha Oktaviana, Irma Bela Pargito Pargito Patuan Raja Pertiwi, Nidia Harum Piani, Ririn Tria Pulsha Apriliande, Dwi Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmiyati Rahmiyati Ramadhan Tosepu Rani, Septi Mustika Ratu Faizatul Mufazah Riadi, Bambang Rian Andri Prasetya Rifari Baron Rizqi Ulya Ariesta Ronaldo Fisda Costa Rosynanda Nur Fauziah Roza Novi Linda Rr. Sri Ratna Rahayu Rusminto, Nurlakssana Eko Rusmito, Nurlaksana Eko Safitri, Dwi Rahma Samsir Samsir, Samsir Sari, Fenty Tryana Sella Destriani Putri Siagian, Mutiara Indah Siti Samhati Suciati Suciati Sunarti, Iing Susanty, Sri Syamsiah Syamsul Arifin Tiadilona, Wayan Tiasning, Tri Buana Rahajeng Trisnaningsih Trisnaningsih Ulva Nurul Madihah Wa Ode Salma Widayani, Asti Widiyawati Widiyawati Yunita Handiawati zayin zakiya umma taqwa