p-Index From 2021 - 2026
5.907
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Gizi dan Pangan MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan (Journal of Soil Science and Environment) Media Gizi dan Keluarga Jurnal Pendidikan Karakter Jurnal Manajemen Teknologi TAZKIYA JOURNAL OF PSYCHOLOGY Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Kependudukan Padjadjaran Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Persona: Jurnal Psikologi Indonesia JAM : Jurnal Aplikasi Manajemen Journal of Degraded and Mining Lands Management Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) E-Journal Journal of Family Science Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Anfusina: Journal of Psychology Applied Information System and Management Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial Journal of Applied Data Sciences International Journal of Engineering, Science and Information Technology International Journal of Economics (IJEC) International Journal of Disaster Management Journal of Child, Family, and Consumer Studies Humanitas: Indonesian Psychological Journal Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH FAKTOR EKOLOGI TERHADAP RESILIENSI REMAJA Sunarti, Euis; Islamia, Intan; Rochimah, Nur; Ulfa, Milatul
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 10 No. 2 (2017): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.847 KB) | DOI: 10.24156/jikk.2017.10.2.107

Abstract

Youth nowadays are increasingly required to have a resiliency in order to prevent disturbance in their developmental task, quality of life, and their future. This research aimed to elaborate youth resiliency and influence of ecological factors on their resiliency. Using quantitative design, this research was conducted during September 2015 – January 2016. Total 120 teenagers were generated through multi-stage random sampling technique. Primary data was collected through survey using researcher-developed questionnaire. Results showed that youth ecological factors such as subjective well-being, internal protective factor (including self-acceptance, environment acceptance, self-confidence, achievement, discipline, self-ability), external protective factors (including parenting, family , school , peer group,  and society environment), involvement of children in juvenile delinquency, family income, father’s length of education, administrative areas, and types of schools were associated with youth resiliency. Furthermore, external protective factors (from school, and parenting), and youth internal protective factors have a positive significant effect on youth resiliency. Specific regression analysis the influence family protective factor on youth resiliency showed that moral-religious orientation, cohesion, and achievement orientation have a positive significant effect on youth resiliency.
Ancaman, Faktor Protektif, dan Resiliensi Remaja di Kota Bogor Maesaroh, Siti; Sunarti, Euis; Muflikhati, Istiqlaliyah
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 12 No. 1 (2019): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.255 KB) | DOI: 10.24156/jikk.2019.12.1.63

Abstract

Adolescents are vulnerable to risky behavior so adolescents must have resilience or ability to face challenging, changing, and difficult situations that are impossible to avoid in human life. This study aimed to analyze factors that influence adolescents’ resilience in Bogor city. This study was conducted at Senior High School and Vocational High School that were purposively selected. Samples in this study were 240 adolescents, chosen by disproportional stratified random sampling. The results of this study showed that there is significant difference in internal protective factors between adolescents of senior high school and vocational high school. Adolescents of the senior high school had higher self-efficacy, goals, and aspiration than adolescents of vocational high school. Furthermore, the external protective factor of family dimension had significant difference between senior high school and vocational high school adolescents. Moreover, there was significant difference in self-acceptance dimension of resilience between senior high school and vocational high school adolescents. The resilience of adolescents was significantly affected by internal protective factors (empathy, self-awareness, goals, and aspiration) and external protective factors (family, society, and peer group).
Keberfungsian Agama di Keluarga, Ancaman, Interaksi Teman Sebaya, dan Religiusitas Remaja Siroj, Eko Yuliarti; Sunarti, Euis; Krisnatuti, Diah
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 12 No. 1 (2019): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.759 KB) | DOI: 10.24156/jikk.2019.12.1.13

Abstract

Religiosity has become one of significant factors in adolescence's development, which is influenced by the closest environment among others including religion function in family, threat, and interaction factors with peers. This research aims were analyzing influence adolescence's characteristics, mother's characteristics, religion function in family, threat, and peers interaction on adolescence's religiosity. This research used cross sectional study design on 240 students of class X having intact family and living with both of their parents. The respondents come from two senior high schools and two vocational schools (public and private) in Bogor that are selected purposively because of variation of social and economic status of the families. Data was processed using descriptive analysis and inferential analysis (independent simple t-test and regression test). The result shows that parents of vocational schools’ students had higher religion function. Boys had higher threats than girls. Private school students had higher interaction than public.  Boys had higher religiosity than girls. Students of vocational school and private schools had higher religiosity than ones of senior high cchool and state school. Adolescent's age, religion function in family, and adolescents’s interaction with their peers had significant influence on the religiosity of adolescents. Meanwhile, adolescent's sex, age and mother's education did not have influence on the religiosity of adolescents.
Husband-Wife Interaction, Parent-Child Interaction, Peer Interaction and Teenager’s Resilience Rachman, Yane Ardian; Sunarti, Euis; Herawati, Tin
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 13 No. 1 (2020): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.16 KB) | DOI: 10.24156/jikk.2020.13.1.1

Abstract

Remaja merupakan fase rentan yang membutuhkan resiliensi untuk mendukung perkembangannya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh interaksi orang tua-anak, interaksi suami-istri, dan interaksi teman sebaya terhadap resiliensi remaja. Penelitian dilakukan di empat sekolah yaitu dua Sekolah Menengah Atas (SMA) dan dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang masing-masing berstatus negeri dan swasta di Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat. Pemilihan sekolah dilakukan secara purposive. Contoh penelitian ini adalah ibu dan remaja yang saat pengambilan data berada pada kelas X. Penelitian ini melibatkan 240 ibu dan 240 remaja kelas X yang memiliki keluarga utuh dan tinggal bersama kedua orang tuanya. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensia (independent sample t-test dan uji regresi linear berganda). Hasil menunjukkan bahwa remaja laki-laki cenderung mengalami konflik lebih tinggi dengan teman sebaya sedangkan remaja perempuan merasa lebih dekat dengan teman sebaya. Sementara itu, remaja laki-laki cenderung memiliki resiliensi yang lebih tinggi dibandingkan dengan remaja perempuan. Remaja yang bersekolah di SMA cenderung memiliki resiliensi yang lebih tinggi. Interaksi orang tua-remaja serta interaksi remaja dengan teman sebaya berpengaruh positif terhadap resiliensi remaja. Hasil ini menegaskan bahwa orang tua diharapkan dapat meningkatkan kualitas interaksi dalam keluarga dan memberikan dorongan bagi remaja untuk memilih teman yang baik.
Sources of Stress, Coping Strategies, Stress Symptoms, and Marital Satisfaction in Working Wives Fala, Maulidia; Sunarti, Euis; Herawati, Tin
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 13 No. 1 (2020): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.266 KB) | DOI: 10.24156/jikk.2020.13.1.25

Abstract

Istri yang bekerja di sektor publik mengalami peningkatan setiap tahunnya baik pada jenis pekerjaan formal maupun informal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan dan pengaruh sumber stres, strategi koping, dan gejala stres terhadap kepuasan perkawinan pada keluarga suami-istri bekerja. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Responden penelitian yaitu istri yang bekerja di sektor formal-informal, keluarga utuh, dan bersedia terlibat dalam penelitian. Penarikan responden menggunakan metode probability sampling dan teknik disproportional stratified random sampling dengan responden berjumlah 120 (n=65 formal) dan (n= 55 informal). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia, lama pendidikan, pendapatan per kapita, sumber stres, strategi koping, dan kepuasan perkawinan pada istri dengan jenis pekerjaan formal memiliki nilai rata-rata yang lebih tinggi. Besar keluarga, lama pernikahan, lama jam kerja, lama hari kerja, dan gejala stres pada istri dengan jenis pekerjaan informal memiliki nilai rata-rata yang lebih tinggi. Kepuasan perkawinan dipengaruhi secara positif signifikan oleh strategi koping dan dipengaruhi secara negatif signifikan oleh gejala stres. Karakteristik pekerjaan (jenis pekerjaan, lama jam kerja, lama hari kerja) memiliki pengaruh tidak langsung terhadap kepuasan perkawinan.
PERAN DUKUNGAN SOSIAL DAN INTERAKSI IBU-ANAK DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF REMAJA PADA KELUARGA ORANG TUA BEKERJA Wijayanti, Retno; Sunarti, Euis; Krisnatuti, Diah
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 13 No. 2 (2020): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.224 KB) | DOI: 10.24156/jikk.2020.13.2.125

Abstract

Tingkat kesejahteraan subjektif remaja dapat digunakan untuk mengidentifikasi masalah remaja sejak dini dan membuat tindakan preventif agar terbentuk remaja yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh karakteristik remaja, karakteristik keluarga, dukungan sosial, dan interaksi ibu-anak terhadap kesejahteraan subjektif remaja pada keluarga orang tua bekerja. Tempat penelitian dipilih secara purposive, yaitu Kota Depok dan desain yang digunakan adalah cross sectional study. Responden peneilitian, yaitu remaja berusia 12-18 tahun dari keluarga utuh dengan orang tua bekerja, berjumlah 120 terdiri atas 61 laki-laki dan 59 perempuan. Penarikan responden menggunakan metode disproportional stratified random sampling di lima SMP dan SMA di Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. Data penelitian dikumpulkan melalui self-report menggunakan kuesioner. Dukungan sosial terdiri dari dukungan instrumental, informasi, interaksi social, dan harga diri. Hasil uji beda menunjukkan bahwa dukungan sosial dimensi instrumental pada responden perempuan dan laki-laki memiliki perbedaan signifikan, sedangkan pada interaksi ibu-anak dan kesejahteraan subjektif remaja tidak ada perbedaan signifikan. Hasil uji PLS menunjukkan bahwa dukungan sosial dan interaksi ibu-anak berpengaruh langsung terhadap kesejahteraan subjektif remaja. Untuk itu orang tua hendaknya menyiapkan dukungan sosial yang sesuai bagi remaja dan membangun interaksi yang baik dengan anak diantara kesibukannya bekerja.
TEKANAN EKONOMI, INTERAKSI ORANG TUA-REMAJA, DAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSI REMAJA Fatimah, Rina; Sunarti, Euis; Hastuti, Dwi
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 13 No. 2 (2020): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.153 KB) | DOI: 10.24156/jikk.2020.13.2.137

Abstract

Capaian perkembangan sosial emosi sangat penting bagi remaja dalam kehidupan bermasyarakat. Capaian perkembangan sosial emosi dapat dipengaruhi oleh kualitas interaksi orang tua-remaja dan tekanan ekonomi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tekanan ekonomi dan interaksi orang tua-remaja terhadap perkembangan sosial emosi remaja pada keluarga yang tinggal di Rusunawa Jatinegara Barat. Contoh penelitian yakni keluarga yang memiliki anak remaja dengan rentang usia 13 sampai 18 tahun dengan teknik penarikan contoh secara disproportional random sampling berjumlah 120 keluarga terdiri dari 60 keluarga dengan anak remaja laki-laki dan 60 keluarga remaja perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tekanan ekonomi objektif, lebih dari separuh ayah remaja laki-laki dan remaja perempuan memilki status pekerjaan tidak tetap. Rataan indeks tekanan ekonomi subjektif keluarga remaja laki-laki sebesar 31,92 dan keluarga remaja perempuan sebesar 33,70. Dimensi penerimaan ibu dan ayah memiliki rataan skor tertinggi pada interaksi orang tua-remaja. Dimensi ekspresi emosi dan ekspresi sosial memiliki rataan skor tertinggi pada perkembangan sosial emosi remaja. Pendapatan perkapita keluarga dan dimensi penerimaan ayah interaksi ayah-remaja berbeda antara keluarga remaja laki-laki dan perempuan. Hasil uji model pengaruh membuktikan bahwa usia remaja dan interaksi ibu-remaja berpengaruh langsung positif pada perkembangan sosial emosi remaja; sementara tekanan ekonomi objektif berpengaruh tidak langsung negatif terhadap perkembangan sosial emosi remaja melalui interaksi ibu-remaja.
PERILAKU INVESTASI ANAK MENENTUKAN PERAN NILAI ANAK DALAM KESEJAHTERAAN ANAK Villa, Zifora Mujahidah; Sunarti, Euis; Muflikhati, Istiqlaliyah
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 13 No. 2 (2020): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.981 KB) | DOI: 10.24156/jikk.2020.13.2.151

Abstract

Kesejahteraan anak baik objektif maupun kesejahteraan subjektif yang tinggi adalah tanggung jawab keluarga. Beberapa faktor yang diduga dapat memengaruhi kesejahteraan anak adalah nilai anak yang dimiliki keluarga dan juga perilaku investasi anak yang dilakukan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai anak dan perilaku investasi anak terhadap kesejahteraan anak laki-laki dan perempuan yang tinggal di rumah susun. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study melibatkan 119 keluarga (60 ibu beserta anak laki-laki dan 59 ibu beserta anak perempuan) di rumah susun sewa (rusunawa) Jatinegara, Jakarta. Keluarga dipilih secara disproportional stratified random sampling berdasarkan jenis kelamin anak. Analisis data menggunakan independent t-test dan analisis SEM (Structural Equation Modelling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai anak dan kesejahteraan anak dalam penelitian ini terkategori sedang, sedangkan perilaku investasi anak terkategori rendah. Selain itu, tidak ditemukan adanya perbedaan nilai anak, perilaku investasi anak, dan kesejahteraan anak antara laki-laki dan perempuan. Hasil analisis uji SEM membuktikan bahwa perilaku investasi anak berpengaruh langsung positif signifikan terhadap kesejahteraan anak. Adapun nilai anak berpengaruh tidak langsung terhadap kesejahteraan anak melalui perilaku investasi anak.
MANAJEMEN SUMBER DAYA KELUARGA, KONFLIK KERJA-KELUARGA, DAN TUGAS KELUARGA Sunarti, Euis; Hakim, Fitri Apriliana; Zakiya, Nova; Damayanti, Rahmi; Rizkillah, Risda
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 14 No. 1 (2021): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 14.1
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.971 KB) | DOI: 10.24156/jikk.2021.14.1.1

Abstract

Keluarga dan pekerjaan menjadi dua hal penting dalam keseharian manusia yang perlu dikelola dengan baik untuk mencapai tugas dan tujuan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen sumber daya keluarga (MSDK) dan konflik kerja-keluarga terhadap pemenuhan tugas keluarga yang dilakukan oleh istri pada keluarga dengan suami-istri bekerja. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional pada 160 contoh dari keluarga dengan suami-istri bekerja yang dipilih melalui stratified non proportional random sampling di Kecamatan Bogor Barat dan Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Hasil penelitian menunjukkan konflik kerja-keluarga pada keluarga dengan istri yang bekerja >8 jam/hari lebih tinggi dibandingkan dengan istri yang bekerja ≤8 jam/hari. Sedangkan MSDK istri yang bekerja di sektor formal lebih tinggi dibandingkan istri yang bekerja di sektor informal. Uji regresi menunjukkan MSDK dan pendidikan istri memiliki pengaruh positif signifikan terhadap pemenuhan tugas keluarga. Penelitian ini menunjukkan pengaruh MSDK dan konflik kerja-keluarga terhadap tugas keluarga memiliki sumbangan yang lebih besar pada istri yang bekerja di sektor formal dibandingkan sektor informal. Sedangkan berdasarkan jam kerja, pengaruh MSDK dan konflik kerja-keluarga terhadap pemenuhan tugas keluarga lebih besar dicapai oleh istri yang bekerja ≤8 jam/hari.
PENGARUH MANAJEMEN STRES DAN STATUS PEKERJAAN IBU TERHADAP PENGASUHAN ANAK USIA SEKOLAH SAAT PANDEMI COVID-19 Naziah, Hilma Rosmy; Sunarti, Euis; Riany, Yulina Eva
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 16 No. 1 (2023): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 16.1
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2023.16.1.23

Abstract

Pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan pembelajaran dari rumah (BDR) selama pandemi Covid-19 yang dapat mengakibatkan stres pada orang tua meningkat sehingga berdampak negatif terhadap pengasuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pada pengasuhan serta manajemen stres yang terdiri dari sumber stres individu, sumber stres pengasuhan, strategi koping, dan stres berdasarkan pekerjaan ibu dan melakukan analisis pengaruh dari karakteristik keluarga, karakteristik anak, dan manajemen stres terhadap pengasuhan. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional study. Jumlah contoh pada penelitian ini sebanyak 47 ibu bekerja dan 53 ibu rumah tangga dengan status keluarga utuh serta memiliki anak yang masih belajar di tingkat sekolah dasar negeri. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada manajemen stres dan pengasuhan berdasarkan status pekerjaan ibu. Karakteristik keluarga berpengaruh positif signifikan terhadap pengasuhan. Semakin tinggi pendidikan orang tua serta penghasilan keluarga menyebabkan semakin baik kualitas pengasuhan. Sumber stres pengasuhan dan gejala stres berpengaruh langsung negatif signifikan terhadap pengasuhan. Sumber stres individu berpengaruh tidak langsung negatif signifikan terhadap pengasuhan. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya orang tua mengelola sumber stres agar tidak melakukan pengasuhan yang negatif pada anak.
Co-Authors . Meirita Adhitiah, Eka Fitriany Putri Affandi, M.Joko Agus Siswanto Agustin, Salsa Bela Frisilia Aida Vitayala S. Hubeis Aida Vitayala S. Hubeis Ajrania, Sri Aliya Faizah Fithriyah Aliya Faizah Fithriyah Amaliah Ekasari Annisa Milana Arif Imam Suroso Arya H. Dharmawan Arya H. Dharmawan Arya Hadi Dharmawan ASEP SAEFUDDIN Ayu Arba Zaman Baba Barus Bambang Ernanto Boedi Tjahjono Budiyanto, Balok Christine Haryati Dadang Rahmat Nugraha Dadang Sukandar Damayanti, Rahmi Defina Desmahadiyanti, Putri Ayu Diah K Pranadji Diah K. Pranadji Diah Krisnatuti Dian Pertiwi Josua Dinda Kamilah Dita Septia Ningsih Djakiman, Rapida Dwi Ariyani Dwi Ariyani Dwi Hastuti Dwi Hastuti Martianto Dwifeny Ramadhany E. Eko Ananto E. Eko Ananto Edwin Kastolani Burtha Elwamendri Elwamendri Elwamendri Eva Riany, Yulina Fadilla Marrizka Laily Fala, Maulidia Faradilla, Shania Af'ida Fathimah Zahroo Fatimah, Rina Fatma Putri Sekaring Tyas, Fatma Putri Sekaring Firdaus Firdaus Fithriyah, Aliya Faizah Fitri Apriliana Hakim, Fitri Apriliana Fitri Meliani, Fitri Fitri Sari, Fitri Fitriani Fitriani Fuad Muchlis Fuadah, Rima Syifani Ghaida Salma Gina Ginanjarsari Hadi Sumarno Hambari, Hambari Hardiansyah . Hardinsyah Hasanah, Tita Hermin Fatimah Hermin Fatimah, Hermin Hidayat Syarief Hidayat Syarief Himah Aliyah, Uluwul Hubeis, Aida Vitayala S Husaini . Husniyah Almas Ikqra Ikqra Ine Rahmatin Intan Islamia Intan Islamia Irman Hermadi Irni Rahmayani Johan Istighfarani, Syifa Istiqlaliyah Muflikhati Josua, Dian Pertiwi Juniati, Atie Tri Junita Sari Syahrini Kumalasari, Berti Kusumaningrum, Woro Dwi Lenny Alfidayanti Lilik Noor Yuliati Lukman M Baga Lukman M. Baga Luntungan, Irving IP M. Joko Affandi Maknunah, Lulu Marwiah Maulana, Agus Megawati Simanjuntak Melly Latifah Milatul Ulfa Milatul Ulfa, Milatul Minkhaya Silviana Putri Muflikahti, Istiqlaliyah Musa Hubeis musthofa Musthofa Musthofa Naziah, Hilma Rosmy Neti Hernawati Nia Nuryani Nikmatul Khoiriyah Nikmatul Khoiriyah Nina Widiana Darojati Novy Tri Muktiyah Nugraha, Dadang Rahmat Nur Rochimah Nur Rochimah Nurdewi Azizah Safitri Nurfurqoni, Fuadah Ashri Nurlita Tsania, Nurlita Nurul Fatwa P. Perdinan Pang S. Asngari Purwanto, Yanuar Jarwadi Putri Ayu Desmahadiyanti Rachman, Yane Ardian Rahma Nur Praptiwi Rahman, Kanaya Aulia Rahmi Damayanti Rani Andriani Budi Kusumo Ranti Rosanti Ratna Megawangi Raysha Helau Wardhani, Raysha Helau Restystika Dianeswari Retno Wijayanti Risda Rizkillah, Risda Sabila, Sitti Nazwa Idznia Salamah, Ammi Septriana Murdiani Siroj, Eko Yuliarti Siti Badaria Siti Maesaroh Siti Maryam Siti Pitriani Sri Dermawan, Sri Suandi Suandi Suandi Suandi Suciyati Martinea Suprihatin Guhardja Syahidah, Lutfiah Syamila Karunia Tin Herawati Ujang Sumarwan Villa, Zifora Mujahidah Wasito Wasito Winny Faramuli WULANDARI Yamin, Fadhilah Bt Mat Yulina Eva Riany Yuni Sugiarti, Yuni Zakiya, Nova Zammi, Mahfud Zulfa Rahmawati Zulhamsah