Articles
Penerapan Active Learning Pada Pembelajaran Perkalian Bilangan Cacah Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV UPTD SDN 78 Parepare
Yonathan S Pasinggi;
Ritha Tuken;
Zaid Zainal
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 10
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (213.263 KB)
Abstrak. Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan di atas maka permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah dengan pendekatan active learning pada perkalian bilangan cacah dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas IV UPTD SDN 78 Parepare?“Apakah dengan pendekatan active learning pada perkalian bilangan cacah dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV UPTD SDN 78 Parepare?Adapun tujuan yang diharapkan dari peneliti ini adalah Untuk mengetahui pendekatan active learning pada perkalian bilangan cacah dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas IV UPTD SDN 78 Parepare. Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada perkalian bilangan cacah dengan menggunakan pendekatan active learning di kelas IV UPTD SDN 78 Parepare Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yaitu pendekatan penelitian untuk mendeskripsikan aktifitas siswa dan guru dalam pelaksanaan tindakan pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) atau yang biasa juga disebut PTK dengan tahapan-tahapan pelaksanaan meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, obsrvasi, dan refleksi secara berulang. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan selama dua siklus dengan penerapan pendekatan active learning dalam pembelajaran guna meningkatkan hasil belajar siswa. ketika permasalahan belum terselesaikan dalam satu siklus tersebut, maka dapat dilanjut ke siklus berikutnya Kata Kunci : Active Learning, Konvensional, Hasil Belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRAMBLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK SISWA KELAS V UPTD SD NEGERI 57 PAREPARE
St Maryam M;
Zaid Zainal;
Astina Ramsya
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/pir.v6i2.46601
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe scramble dalam proses pembelajaran dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar tematik siswa kelas V UPTD SD Negeri 57 Parepare. Pendekatan penelitian ini pendekatan kualitatif. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini guru dan siswa kelas V yang berjumlah 18 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan dua siklus, hasil penelitian siklus I proses pembelajaran dari aspek guru pada kualifikasi cukup (C), aspek siswa kualifikasi cukup (C) dan hasil tes belajar kualifikasi cukup (C). Sedangkan hasil penelitian siklus II proses pembelajaran dari aspek guru pada kualifikasi baik (B), aspek siswa kualifikasi baik (B) dan hasil tes belajar kualifikasi baik (B). Kesimpulan penelitian ini dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe scramble dapat meningkatkan proses dan hasil belajar tematik siswa kelas V UPTD SD Negeri 57 Parepare.
ANALISIS PROSES BERPIKIR GEOMETRI BERDASARKAN TEORI VAN HIELE SISWA KELAS VI SD NEGERI 3 PAREPARE
Zaid Zainal
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam belajar Geometri hal yang terpentinguntuk diperhatian dalam proses pembelajaran adalah peringkat berpikir siswa seperti yang pernah ditemukan oleh peneliti Belanda yang bernama van Hiele pada tahun 1953. Berdasarkan teori van Hiele, terdapat lima peringkat utama dalam memahami geometri, yaitu: Pengenalan (L0), Analisis (L1), Pengurutan (L2), Deduksi (L3) dan Keakuratan (L4). Penjelasan . Tujuan penelitian ini menganalisis peringkat berpikir geometri menurut teori van Hiele siswa kelas VI SD Negeri 3 parepare.Selain itu juga diteliti faktor-faktor yang menyebabkan siswa berada pada peringkat tersebut Penelitian ini merupakan penelitian survey dan dianalisis secara deskriptif kualitatif, yaitu menganalisis secara mendalam Peringkat Berpikir Geometri siswa kelas VI SD Negeri 3 Parepare berdasarkan teori van Hiele serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi peringkat berpikirnya dalam belajar geometri. Van Hiele Geometry Test (VHGT) terdiri atas 25 nomor pilihan ganda yang terbagi atas 5 subtest dan setiap subtest terdiri dari 5 item berdasarkan salah satu Peringkat Berpikir Geometri (PBG) van Hiele. Hasil test yang telah diberikan kepada responden kemudian dianalisis berdasarkan teori analisis PBG standar yang dipergunakan oleh Usiskin. Urutan peringkat berpikir siswa akan digambarkan dari hasil test yang telah dikerjakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa masih berada pada peringkat bawah atau L0 dan L1 yaitu 100 orang dari total 104 siswa atau 96,1%. Analisis kualitatif menunjukkan PBG siswa yang rendah banyak disebabkan oleh kualitas guru yang melakuan pembelajaran geometri tidak menggunakan pendekatan kontekstual serta kurang melakukan penekanan pada materi-materi dasar geometri. Kata kunci: Teori van Hiele, Peringkat Berpikir Geometri
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tentang Keragaman Sosial Budaya Masyarakat Indonesia
Abdul Hakim;
Zaid Zainal;
Rizaldy Rizaldy
SAINTIFIK Vol 9 No 2 (2023): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/saintifik.v9i2.443
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui proses penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match tentang keragaman sosial budaya masyarakat Indonesia kelas V dan untuk mengetahui peningkatan proses dan hasil belajar tentang keragaman sosial budaya masyarakat Indonesia siswa kelas V dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe make a match. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi sedangkan Teknik analisis data yang digunakan yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tiga siklus. Berdasarkan data prapenelitian rata-rata semester ganjil 71,16 dengan pengamatan terhadap guru pada siklus I diperoleh taraf keberhasilan yang didapat yaitu kategori Cukup (C), siklus II kategori baik (B), dan siklus III kategori baik (B). Begitu juga dengan aktivitas siswa selama proses pembelajaran pada siklus I taraf keberhasilan yang didapat yaitu kategori Cukup (C), siklus II dan III kategori baik (B). Peningkatan hasil belajar ditunjukkan mulai siklus I dengan nilai rata-rata hasil belajar yang berada pada kualifikasi Kurang (K), pada siklus II dengan nilai rata-rata yang diperoleh siswa berada pada kualifikasi Cukup (C), dan meningkat kembali pada siklus III kategori baik (B) maka penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dapat meningkatkan hasil belajar. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa tentang keragaman sosial budaya masyarakat Indonesia siswa kelas V UPTD SD Negeri 71 Parepare tahun 2023.
ANALISIS PERILAKU SEKS MENYIMPANG SISWA SMP DI KOTA PAREPARE
Musfirah;
Zaid Zainal
HELPER Vol 40 No 2 (2023): HELPER: Jurnal Penelitian dan Pembelajaran
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36456/helper.vol40.no2.a7940
Dampak negatif teknologi informasi seperti kemudahan akses situs porno di internet, kemudahan dan kebebasan dalam berinteraksi dengan sesama teman, serta tayangan televisi yang tidak mendidik menjadi salah satu penyebab terjadinya penyimpangan seks bagi anak sekolah. Alasan ini adalah penyebab peneliti akan meneliti dan mencari gambaran kegiatan penyimpangan seks yang dilakukan siswa SMP di Kota Parepare. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran perilaku seks menyimpang siswa SMP di Kota Parepare. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif berjenis studi kasus, yaitu menganalisis secara mendalam perilaku seks menyimpang siswa SMP yang ada di Parepare Sulawesi Selatan. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMP kelas IX di Kota Parepare tahun pelajaran 2022/2023 yang totalnya berjumlah 6028 (Kemendikbud). Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proporsional random sampling, sehingga diperoleh sampel 285 orang. Analisis data deskriptif yang digunakan adalah, Persentase, mean, median dan modus dari data hasil kuesioner, serta data kualitatif dari wawancara beberapa siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan perilaku seks menyimpang siswa SMP di Parepare sudah sangat mengkhawatirkan. Diperlukan berbagai tindakan dan program pencegahan sejak dini agar hal ini tidak berdampak luas terhadap siswa siswa lainnya termasuk kepada adik-adik kelasnya. Program sekolah dapat berupa perintah langsung dari Dinas pendidikan setempat atau program yang direncanakan sendiri oleh sekolah
PENGGUNAAN MEDIA TANGGA PINTAR SATUAN PANJANG TIGA DIMENSI UNTUK MENINGKATKAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV UPTD SDN 141 BARRU
Nurlina Nurlina;
Zaid Zainal;
Wawan Krismanto
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/pir.v6i3.50530
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media tangga pintar satuan panjang tiga dimensi untuk meningkatkan proses pembelajaran dan hasil pembelajaran pada materi satuan panjang. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini yakni guru dan siswa kelas IV yang berjumlah 20 siswa. Teknik analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan dua siklus, hasil penelitian siklus I proses pembelajaran dari aspek guru pada kualifikasi cukup (C), aspek siswa kualifikasi cukup (C) dan hasil tes belajar kualifikasi cukup (C). Sedangkan hasil penelitian siklus II proses pembelajaran dari aspek guru pada kualifikasi baik (B), aspek siswa kualifikasi baik (B) dan hasil tes belajar kualifikasi baik (B). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa dengan penggunaan media tangga pintar satuan panjang tiga dimensi dapat meningkatkan proses dan hasil belajar matematika siswa kelas IV UPTD SDN 141 Barru.
Penerapan Model Pembelajaran Team Games Tournament untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa tentang Keragaman Sosial Budaya Masyarakat Kelas V UPTD SD Negeri 75 Parepare
Abdul Hakim;
Zaid Zainal;
Nur Hafidzah
Juara SD : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2023): JULI
Publisher : Juara SD : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permasalahan dalam penelitian ini yaitu terdapat beberapa siswa yang belum mencapai SKBM sehingga mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa kelas V UPTD SD Negeri 75 Parepare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan proses dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran team games tournament. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini yaitu guru kelas dan siswa yang berjumlah 18 siswa terdiri dari 9 laki-laki dan 9 perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan dua siklus yang masing-masing terdiri dari dua kali pertemuan. Pada siklus I hasil penelitian menunjukkan proses pembelajaran pada aktivitas guru dan siswa berada pada kualifikasi cukup (C) dan hasil tes evaluasi hasil belajar siswa berada pada kualifikasi cukup (C). Sedangkan pada siklus II hasil penelitian menunjukkan proses pembelajaran pada aktivitas guru dan siswa berada pada kualifikasi baik (B) dan hasil tes evaluasi hasil belajar siswa berada pada kualifikasi baik (B). Kesimpulan pada penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran team games tournament dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa tentang keragaman sosial budaya masyarakat kelas V UPTD SD Negeri 75 Parepare.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Pair Check Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas V SD Negeri 32 Parepare
Ilham Asikin;
Zaid Zainal;
Abd. Halik
Juara SD : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 2 No. 3 (2023): NOVEMBER
Publisher : Juara SD : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dan menggunakan pendekatan kualitatif. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya pemahaman perkalian dan pembagian pecahan dan rendahnya hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 32 Parepare. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses dan hasil belajar matematika pada siswa kelas V SD Negeri 32 Parepare. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 32 Parepare dengan jumlah siswa 12 orang siswa pada semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023. Fokus dalam penelitian ini adalah fokus proses dan fokus hasil penelitian dengan penerapan model Kooperatif Tipe Pair Check. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah dengan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dari siklus I, II dan III menunjukkan bahwa siklus I aktivitas mengajar guru dapat dikategorikan cukup (C), observasi aktivitas belajar siswa dalam kategori cukup (C). Pada siklus II aktivitas mengajar guru dapat dikategorikan cukup (C), observasi aktivitas belajar siswa dalam kategori cukup (C). Pada siklus III aktivitas mengajar guru dapat dikategorikan baik (B), aktivitas belajar siswa dalam kategori baik (B). Sehingga dapat disimpulkan bahwa Penerapan model kooperarif tipe pair check dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa kelas V SDN 32 Parepare tahun 2023.
Penerapan Model Pembelajaran GOLD untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN 4 Pangkajene
Misbahuddin Darwis;
Zaid Zainal;
Kamaruddin Hasan
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 6 No 4 (2023): Desember
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31100/dikdas.v6i4.3072
The problem in this research is low learning outcomes in mathematics for class V students based on results of observations. This research aims to application of the GOLD learning model to improve the mathematics learning process in data presentation material for class V students SDN 4 Pangkajene and determine in mathematics learning outcomes by applying the GOLD learning model. The approach is a qualitative approach where the results obtained are described with the type of classroom action research. The research results in the first cycle of teacher activity classified sufficient (C), student activity classified as sufficient (C) and student learning outcomes classified as sufficient (C). In cycle II teacher activities are classified sufficient (C), student activities are classified as sufficient (C) and the student learning outcomes is classified as sufficient (C). In cycle III, by correcting existing deficiencies, where teacher activity is classified as good (B), student activity is classified as good (B) and student learning outcomes is classified good (B). The conclusion of the research is that applying the GOLD learning model can improve the process and results of mathematics learning in data presentation material for class V students UPT SDN 4 Pangkajene Sidrap Regency.
PENDAMPINGAN PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DI UPTD SD NEGERI 39 PAREPARE
Hasan, Kamaruddin;
Mukhlisa, Nurul;
Zainal, Zaid;
Sultan, Muhammad Asrul;
Israwaty, Ila
Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): APRIL-JULI
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32672/ampoen.v2i1.1623
Kampus Mengajar merupakan salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang menjadi program pilihan mahasiswa jika ingin berkegiatan di luar kampus. Setiap mahasiswa diberikan kesempatan untuk memiliki kegiatan di luar kampus sebanyak dua semester. Program Kampus Mengajar memberikan tugas kepada mahasiswa untuk menjadi agen perubahan pendidikan Indonesia menjadi lebih baik di sekolah sasaran. Kampus Mengajar sekaligus menjadi kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Pelaksanaan kegiatan program Kampus Mengajar melalui pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan juga berkoordinasi dengan guru pamong dan seluruh stakeholder yang terkait. Kegiatan Kampus Mengajar ini dilaksanakan pada bulan Agustus – Desember 2023. Hasil pendampingan pelaksanaan program Kampus Mengajar pada kategori baik karena seluruh program kerja yang direncanakan telah dilaksanakan dengan baik. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah Program Kampus Mengajar berdampak positif terhadap mahasiswa dan sekolah sasaran, yaitu UPTD SD Negeri 39 Parepare. Pelaksanaan program Kampus Mengajar Angkatan 6 di UPTD SD Negeri 39 Parepare dalam kategori sangat baik dan sangat bermanfaat, sehingga program ini dapat dilanjutkan dengan beberapa saran perbaikan.