p-Index From 2021 - 2026
5.895
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SOROT: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Berkala Ilmiah Pertanian Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Jurnal Penelitian Tanaman Industri Cannarium (Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian) Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Madura AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH Jurnal Kreativitas PKM JURNAL PANGAN Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Penelitian Tanaman Industri (Littri) Jurnal Abadimas Gorontalo Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Jurnal Ilmiah Agribios Benchmark Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Jurnal Ilmu Manajemen Mulawarman (JIMM) Jurnal Visi Manajemen (JVM) Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Jurnal Abdimas Terapan JAMAS: Jurnal Abdi Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Journal Of Agribusiness, Social and Economic Kubis Manfaat: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia Innotech DIGIMAS: Jurnal Transformasi Digital Masyarakat KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Claim Missing Document
Check
Articles

ALTERNATIF MODEL STRATEGI PENGUATAN KAPASITAS KEBERDAYAAN KELEMBAGAAN KELOMPOK TANI HUTAN RAKYAT LAHAN KERING DI KABUPATEN SITUBONDO Rudi Hartadi; Agus Supriono; Kacung Hariyono; Safari Kosasih
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian (J-SEP) Vol 6 No 1 (2012)
Publisher : University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Situbondo is one of Kabupaten in East Java province that frequently developes dry land of community forest, particularly on the community forest-propietary. Model of policy being applied is through reinforcement of community forest farmergroup empowerement. However, there are still many obstacles for the implementation in the real field. This research is aimed to obtain alternative of strategies to solve the problem. The studied items are: (a) what internal and external key factors that cover institutional sphere on farmer group are, and (b) how the alternative strategy formulation can be viewed as effective and efficient (grand strategy) in order to reinforce in sustainably on the empowerment level of farmer group. The approach of analysis being used is matrix analysis of internal and external factors as well as grand strategy of SWOT interaction. Based on the research result, it can be found out that there are 9 factors of internal strengths, 9 factors of internal weaknesses, 7 factors of external opportunity, and there are 4 factors of external threat that cover institutional sphere of those farmer groups. Generally, condition of farmer group institutional is under strong position in the internal, and it can be more effective by utilizing potential of opportunity as well as minimizing the negative effect of existing external threats potential. The Grand strategy for reinforcing the farmer group empowerement in sustainably is by SO strategy. It means that the the superiority potential, namely internal factors should be well-managed so that this can be utilized as strength impeller (trigger/move of rule) in order to obtain the opportunities as well as minimizing negative effect of existing external threat protentials. Key Words:  community forest, dry land, group empowerement, SWOT interaction
Assessing Determinants of Farmer’s Participation in Sugarcane Contract Farming in Indonesia Rokhani Rokhani; Mohammad Rondhi; Ebban Bagus Kuntadi; Joni Murti Mulyo Aji; Anik Suwandari; Agus Supriono; Triana Dewi Hapsari
AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research Vol 6, No 1: January-June 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1092.928 KB) | DOI: 10.18196/agr.6187

Abstract

The integrated value chain is a prerequisite for the successful industrialization of the agricultural sector. Contract farming (CF) is a useful instrument to integrate the agricultural value chain in developing countries such as Indonesia. The purpose of this study was to identify the determinants of farmer participation in sugarcane contract farming. The data utilized in this study was obtained from the Indonesian Plantation Farm Household Survey 2014 for Sugarcane. The data consists of 8.831 farmers distributed in 8 provinces. Logistic regression was used to estimate the determinants of farmer participation in sugarcane CF. The result shows that age, education, and type of cultivated land negatively affect farmer participation in sugarcane CF. Meanwhile, land tenure, cultivation area, cropping system, certified seed, membership in a cooperative, access to extension services, and membership in farmer’s association positively affect farmer participation in sugarcane CF. The policy implication for increasing farmer participation in CF is to intensify the information of CF to the farmer with a large cultivation area. Since these farmers tend to participate in CF to anticipate marketing risks.
Nilai Tambah dan Strategi Pengembangan Agroindustri Belimbing Kota Blitar Nindia Megareta Noerkumala; Anik Suwandari; Agus Supriono
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 9, No 1: April 2016
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.531 KB) | DOI: 10.21107/pamator.v9i1.3367

Abstract

Kelurahan Karangsari merupakan wilayah penghasil buah belimbing terbesar di Kota Blitar. Masyarakat Karangsari, mengolah buah belimbing menjadi produk berupa: dodol belimbing, manisan belimbing, dan sirup belimbing. Agroindustri belimbing Karangsari masih pada skala kecil, sehingga sensitif terhadap perubahan harga input dan output yang relatif berfluktuasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pendapatan usaha dan efisiensi penggunaan biaya agroindustri belimbing Karangsari Kota Blitar, (2) nilai tambah produk agroindustri dalam bentuk dodol belimbing, manisan belimbing, dan sirup belimbing, serta (3) merumuskan alternatif strategi pengembangan agroindustri belimbing Karangsari Kota Blitar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analitis. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pendapatan agroindustri belimbing Karangsari Kota Blitar menguntungkan. Sedangkan efisiensi biaya agroindustri adalah efisien, dengan niilai R/C rasio paling tinggi sebesar 1,24, (2) Nilai tambah dodol belimbing, manisan belimbing, dan sirup belimbing adalah positif, (3) Strategi  pengembangan usaha agroindustri adalah aktif melakukan promosi produk.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen dalam Pembelian Produk Tahu di Kabupaten Jember Muta ‘Awifa; Joni Murti Mulyo Aji; Agus Supriono
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 9, No 1: April 2016
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.523 KB) | DOI: 10.21107/pamator.v9i1.3366

Abstract

Konsumsi produk tahu dan pertumbuhannya dari tahun ketahun cenderung meningkat. Hal tersebut berdampak pada berkembangnya agroindustri produk tahu, salah satunya di Kabupaten Jember yang memiliki banyak agroindustri produk tahu. Salah satu sentra agroindustri tersebut berada di Rambipuji, Ambulu dan Ajung. Namun perkembangan agroindustri produk tahu cenderung stagnan, diduga terdapat masalah yang berhubungan dengan konsumen yang menginginkan diversifikasi produk maupun hal lain yang berhubungan dengan produk tahu, sehingga diperlukan suatu tindakan agar agroindustri tersebut semakin berkembang. Sebagai upaya untuk mendukung perkembangan agroindustri tahu, diperlukan analisis mengenai perilaku konsumen sehingga diharapkan dapat mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen dalam pembelian produk tahu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasional dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam pembelian produk tahu adalah faktor kualitas, harga, ketersediaan dan motivasi (2) terdapat hubungan yang nyata antara tingkat pendapatan konsumen dengan faktor kualitas (3) terdapat hubungan yang nyata antara tingkat pendidikan konsumen dengan faktor kualitas.
OPTIMALISASI PERAN GURU DAN ORANG TUA DI DESA TANGGUL KULON-JEMBER DALAM PENGGUNAAN MEDIA ONLINE PENUNJANG PEMBELAJARAN SISWA Ziana Alviani; Agus Supriono
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 4, No 1 (2022): BUDIMAS : VOL. 04 NO. 01, 2022
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v4i1.3176

Abstract

The Covid-19 pandemic has had a major impact on the weakening of the Indonesian education sector, including the community such as school teachers and parents. Teachers and parents play an important role in contributing to Indonesian education. Educational problems such as student learning during this pandemic are less effective and less than optimal. Less effective learning is caused by constraints from school teachers and parents. School teachers during the pandemic only do learning using whatsapp and google classroom media. The obstacle from parents is that they cannot control their children in playing cellphones during a pandemic, as a result, children's interest in learning is decreasing. A lack of understanding of online media that can support student learning is also one of the causes of teachers and parents of students having difficulty dealing with the impact of the Covid-19 pandemic. Seeing these conditions, it is necessary to carry out a coaching and training activity to optimize the use of online media in supporting an effective and optimal student learning process during the current Covid-19 pandemic. Keywords: learning, online media, covid-19. ABSTRAK Pandemi Covid-19 memiliki dampak besar terhadap melemahnya sektor pendidikan Indonesia, tidak terkecuali pada masyarakat seperti guru sekolah dan orang tua siswa. Guru dan orang tua siswa sangat berperan penting dalam kontribusi terhadap pendidikan Indoneisa. Permasalahan pendidikan seperti pembelajaran siswa di masa pandemi ini kurang efektif dan kurang optimal. Pembelajaran yang kurang efektif tersebut diakibatkan karena kendala dari guru sekolah dan orang tua siswa. Guru sekolah saat pandemi hanya melakukan pembelajaran menggunakan media whatsapp dan google classroom. Kendala dari orang tua siswa yaitu tidak bisa mengontrol anaknya dalam bermain handphone, akibatnya minat anak untuk belajar semakin berkurang. Pemahaman yang kurang mengenai media online yang dapat menunjang pembelajaran siswa juga menjadi salah satu penyebab guru dan orang tua siswa cukup kesulitan menghadapi dampak dari pandemi Covid-19. Melihat kondisi tersebut maka perlu dilakukan kegiatan pembinaan dan pelatihan penggunaan media online dalam mendukung proses pembelajaran siswa saat pandemi Covid-19. Kata kunci: pembelajaran, media online, covid-19
FARMERS’ SATISFACTION TOWARD ARRANGEMENT AND PERFORMANCE OF SUGARCANE CONTRACT FARMING IN WONOLANGAN SUGAR MILL, PROBOLINGGO, EAST JAVA Mohammad Rondhi; Devyana Dwi Ratnasari; Agus Supriono; Triana Dewi Hapsari; Ebban Bagus Kuntadi; Titin Agustina; Anik Suwandari; Rokhani Rokhani
Jurnal Penelitian Tanaman Industri Vol 26, No 2 (2020): December, 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jlittri.v26n2.2020.58-68

Abstract

The sugarcane supply chain needs to be efficient and highly coordinated to ensure quality and quantity. Contract farming is an instrument used to achieve efficiency and high coordination of the sugarcane supply chain. The efficiency of contract farming depends on how the contract's arrangement satisfies the requirements and characteristics of each party involved. This study aimed to analyze the arrangement and farmer's satisfaction toward the implementation of contract farming. This study was conducted at PG Wonolangan in Probolinggo, East Java, on March, April, and September 2018. The samples used in this study consisted of 100 sugarcane contract farmers in PG Wonolangan and seven employees of PG Wonolangan. Descriptive and rank Spearman correlation analyses were employed to analyze the arrangement and farmer's satisfaction toward contract farming. The results of this study showed that there was a change in the contractual arrangement between PG and farmers. Currently, the role of PG changed from acting as farm credit and inputs supplier into a market guarantor for farmers; the changes reduced the risk and capital requirements of PG. In general, farmers were satisfied with the implementation of contract farming. The farmers' satisfaction increased as farm extension, scheduled planting and harvesting times, and the quickest harvest and transport management. However, they have concerns regarding farm inputs provision and profit-sharing mechanism.Keywords: Sugarcane agribusiness, correlation analysis, supply chainAbstrakKEPUASAN PETANI TERHADAP POLA DAN KINERJA KEMITRAAN USAHATANI TEBU DI PABRIK GULA WONOLANGAN, PROBOLINGGO, JAWA TIMURRantai pasok agribisnis tebu perlu efisiensi dan keeratan koordinasi yang tinggi untuk menjaga kualitas dan kuantitas gula yang dihasilkan. Kemitraan adalah salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi dan koordinasi rantai pasok agribisnis tebu. Efisiensi kemitraan tergantung pada bagaimana pola kemitraan tersebut bisa memuaskan kebutuhan dan karakteristik pihak yang bermitra. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola kemitraan usahatani tebu dan kepuasan petani terhadap kinerja kemitraan. Penelitian dilakukan pada Pabrik Gula (PG) Wonolongan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada bulan Maret, April, dan September 2018. Responden terdiri dari 100 petani mitra PG Wonolangan dan 7 pegawai PG Wonolangan. Analisis deskriptif dan korelasi rank spearman digunakan untuk menjelaskan pola kemitraan dan kepuasan petani terhadap kemitraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan pola kemitraan antara PG dengan petani. PG berubah peran dari yang sebelumnya sebagai pemberi kredit dan input usahatani menjadi penjamin pasar, perubahan ini menurunkan risiko usaha PG serta modal awal yang harus dikeluarkan PG. Secara umum, petani mitra merasa puas dengan kemitraan yang dijalankan PG Wonolangan. Faktor yang memperkuat kepuasan petani adalah adanya bimbingan teknis dari PG, teraturnya jadwal tanam dan panen, serta cepatnya proses tebang dan angkut. Akan tetapi fasilitas saprodi, sistem bagi hasil dan penentuan rendemen dengan sistem hamparan merupakan faktor yang menjadi perhatian petani.Kata kunci : Agribisnis tebu, analisis korelasi, rantai pasok.
SUMBER PERMODALAN DAN KELAYAKAN USAHATANI PISANG MAS KIRANA Ariq Dewi Maharani; Anik Suwandari; Djoko Soejono; Dimas Bastara Zahrosa; Ebban Bagus Kuntadi; Agus Supriono
AGRIBIOS Vol 20 No 1 (2022): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v20i1.1635

Abstract

Kelompok tani sebagai kekuatan yang mendasar merupakan basis integral dari pembangunan pertanian secara nasional yang bertujuan untuk meningkatkan masyarakat petani. Perwujudan pengembangan kelompok tani dilaksanakan melalui penguatan dan pemantapan aspek finansial. Keberadaan kelompok tani sangat bermanfaat bagi petani. Anggota kelompok dapat memperoleh kredit lunak dari Bank sebagai modal usahatani pisang mas Kirana. Tujuan penelitian mengidentifikasi sumber permodalan dan kelayakan usahatani pisang mas Kirana pada kelompok tani pisang mas Kirana. Lokasi penelitian adalah Kecamatan Pasrujambe. Metode yang digunakan dalam penelitian lebih mengarah pada metode diskriptif dan analitis. Teknik pengambilan data menggunakan Purposive Sampling dan Snowball sampling. Metode pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Metode analisis data menggunakan Analisis kelayakan usaha, dan analisa deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sumber permodalan usahatani pisang mas Kirana berasal dari permodalan mandiri dan bantuan dari pemerintah. Pendapatan yang dihasilkan pada usahatani pisang mas Kirana menguntungkan dan layak untuk diusahakan.
Analisis Saluran Pemasaran Jambu Kristal (Psidium guajava L.) Di Desa Sidorejo Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi Moh. Aji Prasetyo; Agus Supriono
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i3.5738

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan merumuskan masalah (a) saluran pemasaran jambu biji kristal, (b)margin pemasaran yang paling kecil (c) nilai farmer share yang paling besar, (d) saluran pemasaran jambu kristal yang paling menguntungkan, (e) saluran pemasaran yang paling efisien pada saluran pemasaran jambu biji kristal di Desa Sidorejo Kecamatan Purwoharjo kabupaten Banyuwangi. Penentuan lokasi dilakukan dengan purposive method di Desa Sidorejo. Metode penentuan sample dengan purposive sampling sebanyak 32 petani. Metode penelitian menggunakan deskriptif analitik. Dimana saluran pemasaran dan fungsi lembaga pemasaran dianalisis menggunakan analisis deskritif, dan marjin pemasaran serta efisiensi pemasaran dianalisisi mengggunakan analisis marjin pemasaran dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan 1) terdapat 4 saluran pemasaran dengan 2 model saluran pemasaran .2)  marjin pemasaran pada saluran pemasaran 1 sebesar Rp. 5.500 untuk semua grade, dengan nilai share keuntungan bagi petani sebesar 32,43% (grade A), dan 19,35% (grade B), dan marjin pada saluran pemmasaran 2 sebesar Rp. 7.500 untuk semua grade, marjin pemasaran pada saluran pemasaran 3 sebesar Rp.5.500 dengan nilai share keuntungan bagi petani sebesar 45% untuk grade A dan 29,36% untuk grade B, dan marjin pemasaran pada saluran 4 sebesar Rp.5500 dengan nilai share keuntungan sebesar 43,30% untuk petani.  3). Nilai efisiensi saluran pemasaran untuk grade A dan B pada saluran 1 sebesar 14,60%, dan 18,39%, pada saluran 3 sebesar 12,90%, dan 16,68%, dan pada saluran pemasaran 4 nilai efisiensi pemasaran sebesar 14,08%.
Program Penurunan Angka Kematian Bayi Melalui KKN Back To Village Di Desa Jelbuk Kabupaten Jember Achmad Ilham Tohari; Agus Supriono
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i3.5173

Abstract

ABSTRAK Angka Kematian Bayi (AKB) adalah salah satu faktor penentu kualitas kesehatan dalam suatu negara. Tingginya AKB pada suatu negara mengindikasikan kurangnya kualitas kesehatan yang ada. Jember termasuk dalam daerah dengan kematian bayi yang tinggi yaitu 50,19 per 1000 kelahiran hidup. Pada kawasan Kecamatan Jelbuk telah ada lima kejadian kematian bayi selama Juli – Agustus 2021 dengan dua diantaranya berada pada wilayah kerja Posyandu Mawar 2A di Desa Jelbuk. Penurunan AKB di Desa Jelbuk membutuhkan bantuan dari berbagai pihak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menurunkan angka AKB di Desa Jelbuk. Metode pengabdian berbentuk program penurunan AKB (berbasis kader kesehatan masyarakat) yang terdiri atas kegiatan penyuluhan AKB, BPJS kesehatan, dan pendampingan “Jemput Bola” imunisasi di kawasan Posyandu Mawar 2A. Lokasi pengabdian dipilih berdasarkan urgensi yang ada, yaitu dua AKB yang terjadi dalam lingkup Desa Jelbuk berada dalam kawasan kerja Posyandu Mawar 2A. Hasil dari kegiatan pengabdian berupa kader kesehatan posyandu mawar 2A dan masyarakat berhasil memahami materi AKB dan BPJS kesehatan. Anak yang diimunisasi dalam program kerja pendampingan “Jemput Bola” imunisasi berjumlah enam bayi. Kesimpulan program ini dapat meningkatkan pengetahuan kader kesehatan dan warga di Desa Jelbuk, khususnya mengenai penurunan AKB. Kata kunci: Angka Kematian Bayi, , anak, AKB, pencegahan AKB. ABSTRACT Infant Mortality Rate (IMR) is one of health quality defining factor in a country. Increased IMR indicate that the country had a poor health quality. Jember is a region that has a highest IMR about 50.19 per 1000 live birth. There were five IMR in Jelbuk district during July – August 2021 with two of them located in Posyandu Mawar 2A working area. In order to decrease the IMR, various help is needed from the stage holder. The aim of this community service is to decrease IMR in Jelbuk. The methods of this community service were arranged in several programs to decrease IMR (health cadres based) including IMR counselling, BPJS kesehatan, and “Jemput Bola” immunization in Posyandu Mawar 2A area. The community service location is based on the urgency that two of five IMR in Jelbuk is in Posyandu Mawar 2A working area. The results of this community service showed that the health cadres understand the topic about IMR and BPJS kesehatan. Total of six babies get immunization during “Jemput Bola” immunization program. The conclusion of this community service is this program may increase the knowledge of Jelbuk’s inhabitant and health cadres, specially in the scope of decreasing IMR. Keywords: Infant Mortality Rate, Infant, IMR, IMR prevention
MARKET INTEGRATION AND PRICE TRANSMISSION OF CAYENNE PEPPER IN INDONESIA Faisyatul Hilmiyah; Agus Supriono
JSEP (Journal of Social and Agricultural Economics) Vol 15 No 2 (2022): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN (J-SEP)
Publisher : University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jsep.v15i2.24690

Abstract

Cayenne pepper is a horticultural commodity that its production to be seasonal so cause the supply of cayenne pepper to be unavailable in sufficient quantities throughout the year and the price to be fluctuative. Based on this, this study aims to 1) analyze price behavior and the level of price fluctuations of cayenne pepper using the coefficient of variation 2) analyze market integration using Johansen Cointegration Test, and 3) analyze price transmission using the VAR (Vector Auto Regression) / VECM (Vector Error Correction Model). The results show that 1) The price of cayenne pepper is high when production decreases (December-February and July-August), and low when production is abundant (March-June and September-November). The price of cayenne pepper at the consumer and producer levels has a high and unstable level of fluctuation with a coefficient of variation (KV) respectively of 23.9% and 19.7%, 2) The trace statistic value (106.41) > critical value (16.36) so that the producer and consumer markets of cayenne pepper in Indonesia have been vertically integrated, 3) Price transmission is imperfect. In the event of a price shock, at the producer and consumer level, price adjustments will be made towards long-term equilibrium respectively of -0.103 and -0.279.
Co-Authors A. Syaffari Kosasih Abdullah Muhlis Achmad Ilham Tohari Adi, Ad Hariyanto Agustina, Titin Ahmad Zainuddin Alfian Pradiknatama Amaliya, Arina Amam Amam, Amam Andika, Fajar Anik Suwandari Ariq Dewi Maharani Aryo Fajar Sunartomo Asyrofi Asyrofi Ati Kusmiati Atrianto, Jovi Lutvi Auliyana, Sania Azilla, Erina Nur Bagus Kuntadi, Ebban Binta Islami Amnimarlianda Cahyoadi Bowo Cindera Rosa Damascena Damascena, Cindera Rosa Despita Maharani, Mutiara Ria Devara Efendy, Tafvian Devyana Dwi Ratnasari Dimas Bastara Zahrosa Djoko Soejono Dora Eka Mawangi Ebban Bagus Kuntadi Edwin Tri Maulana Elma Oktavian Evita Soleha Hani Evita Soleha Hani Evita Soliha Hani Faidah, Ainun Faisyatul Hilmiyah farionita, inge mayusi Fauziyah, Diana Handayani, Rizky Noer Hani, Evita Soleha Hapsari, Triana Dewi Hasanah, Julita herwanto Himawan, Fadhli Nur I Gusti Bagus Wiksuana I Ketut Suada Ibana, Indah Ibanah, Indah Imam Syafi'i Indah Ibanah Indah Ibanah Intan Kartika Setyawati Joni Murti Mulyo Aji Julian Adam Ridjal Julita Hasanah Kacung Hariyono Khasan, Ahmad Fatikhul Khoirussoifan, M. Riky Langit, Ramadhani Annisa Sekar Luh Putu Suciati Maharani, Ariq Dewi Maulana, Edwin Tri Meidiana Purnamasari Meidiana Purnamasari Moh. Aji Prasetyo Mohammad Rondhi Mohammad Rondhi Muhammad Thufeil Ahsani Taqwim Mustapit Mustapit Muta ‘Awifa Mutiara Balquis Pamuji Mutiara Balquis Pamuji Nafilah, Kamilah Abidatun Nindia Megareta Noerkumala Nisyak, Umi Khoirun Nugraha, Enrico Aditya Nur Halimah Pantarei, Nur Muhammad Tirto Pradiptya Ayu Harsita Putri Fitria Soleha Putri, Maharani Karunia Rachmad Udhi Prabowo Rachmat Udhi Prabowo Rahmatin, Miskah Aini Ramadaniyah, Irma Wahyu Ratih Apri Utami Ratnasari, Devyana Dwi Rena Yunita Rahman Rena Yunita Rahman, Rena Yunita Rining Kasih Widyastuti Riza Oktafiyani Rizky Yanuarti Rizqiyatul Halaliah Rofiu Sisil Annisa Rokhani Rokhani Rokhani, Rokhani Rosyadi, Mohammad Ghufron Rudi Hartadi Rudi Wibowo Rudi Wibowo Safari Kosasih Salsabila, Shafira Sari, Sasmita Siti Qomariyah Soetriono Soetriono Soliha Hani, Evita Sri Wahyuni Sugeng Raharto Sunardi Sunardi sunardi sunardi Susanto, Angga Dedi Suwali Syah, Mohammad Firman Syaiful Anwar, Agus Setiadi, Suwali, Syamsul Arifin Tiffany Rahma Abdillah Titin Agustina Tri Haryadi, Nanang Tuti Herawati Wulandari, Lilik Dwi Yanuarti, Rizky Yanuarti, Rizky Yoga Yuniadi Yuli Hariyati Yuli Hariyati Yuli Haryati ZA, Saida Zainurossalamia Zahrosa, Dimas Bastara Ziana Alviani