p-Index From 2021 - 2026
5.895
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SOROT: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Berkala Ilmiah Pertanian Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Jurnal Penelitian Tanaman Industri Cannarium (Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian) Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Madura AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH Jurnal Kreativitas PKM JURNAL PANGAN Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Penelitian Tanaman Industri (Littri) Jurnal Abadimas Gorontalo Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Jurnal Ilmiah Agribios Benchmark Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Jurnal Ilmu Manajemen Mulawarman (JIMM) Jurnal Visi Manajemen (JVM) Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Jurnal Abdimas Terapan JAMAS: Jurnal Abdi Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Journal Of Agribusiness, Social and Economic Kubis Manfaat: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia Innotech DIGIMAS: Jurnal Transformasi Digital Masyarakat KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMALISASI LAHAN PEKARANGAN RUMAH TANGGA MELALUI FOOD GARDEN DI KELURAHAN TEGALGEDE KABUPATEN JEMBER Agustina, Titin; Tri Haryadi, Nanang; Haryati, Yuli; Kusmiati, Ati; Kuntadi, Ebban Bagus; Damascena, Cindera Rosa; Supriono, Agus
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 9 No 1 (2025): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v9i1.5541

Abstract

Tegalgede merupakan salah satu kelurahan di Kabupaten Jember yang memiliki luas 2,56 km2 dan berjarak sekitar 3 km dari ibu kota kabupaten. Laju pertumbuhan penduduk di Kelurahan Tegalgede pada tahun 2022 sebesar 0,48%, hal tersebut berimplikasi terhadap semakin padatnya pemukiman penduduk di Kelurahan Tegalgede. Penduduk Kelurahan Tegalgede masih cukup banyak yang terdeteksi sebagai masyarakat miskin dengan pemukiman yang relatif sempit dan masih terdeteksi pula permasalahan terkait stunting dan wasting. Pemukiman yang sempit tersebut masih memiliki peluang untuk dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga termasuk untuk mengurangi angka stunting yaitu salah satunya dengan optimalisasi lahan pekarangan untuk pemanfaatan kebun bergizi dengan food garden. Food garden merupakan konsep memanfaatkan pekarangan rumah untuk pemenuhan kebutuhan pangan yang lengkap, meliputi sayuran, buah-buahan, dan sumber protein hewani. Food garden sangat ideal diterapkan untuk menjaga ketahanan pangan dan asupan nutrisi yang lengkap bagi keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan di lima posyandu di Kelurahan Tegalgede meliputi beberapa tahapan yaitu: 1) sosialisasi kegiatan; 2) pendampingan dan praktek budidaya sayuran dengan raised bed dan vertikulture 3) pendampingan dan praktek budidaya lele dan 4) pendampingan dan praktek pengolahan sampah rumah tangga dengan menggunakan komposter. Dengan mengadopsi kegiatan food garden diharapkan masyarakat Tegalgede dapat memperoleh manfaat untuk memperoleh asupan gizi untuk keluarga sekaligus untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Volume Impor Kedelai di Indonesia Purnamasari, Meidiana; Pantarei, Nur Muhammad Tirto; Supriono, Agus; Kuntadi, Ebban Bagus; Rahman, Rena Yunita; Kusmiati, Ati
KUBIS Vol 5 No 01 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/kub.v8i01.4082

Abstract

Permintaan kedelai di Indonesia sangat tinggi, khususnya sebagai bahan baku tahu dan tempe, mencapai 3.454.000 ton pada tahun 2020. Namun, produksi domestik hanya sebesar 1.040.000 ton, sehingga Indonesia harus mengimpor kedelai sebanyak 2.475.288 ton untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) rasio ketergantungan impor kedelai Indonesia, dan (2) pengaruh produksi kedelai, permintaan domestik, harga kedelai dunia, serta nilai tukar rupiah terhadap impor kedelai. Data yang digunakan merupakan data deret waktu tahun 1991-2020, dianalisis dengan rasio ketergantungan impor (IDR) dan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa swasembada kedelai hanya tercapai pada tahun 1991–1998, dengan nilai tertinggi pada tahun 1992, 1995, dan 1998 (73–78%). Sejak 1999, Indonesia semakin bergantung pada impor, dengan puncaknya pada 2017, saat 83% kebutuhan kedelai dipenuhi dari impor. Model regresi menunjukkan bahwa impor kedelai dapat dijelaskan oleh keempat variabel tersebut dengan kontribusi sebesar 99,7%. Secara parsial, permintaan kedelai dan nilai tukar rupiah berpengaruh positif dan signifikan terhadap impor. Sebaliknya, produksi kedelai domestik berpengaruh negatif dan signifikan. Harga kedelai dunia berpengaruh negatif namun tidak signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan produksi kedelai nasional untuk mengurangi ketergantungan impor.
PENINGKATAN MINAT BELAJAR ANAK MELALUI KOMBINASI BERMAIN DAN PEMBELAJARAN DARING DI KELURAHAN KALIWATES KABUPATEN JEMBER: Enhancing Children's Learning Interest Through a Combination of Play and Online Learning in Kaliwates Jember Regency Ramadaniyah, Irma Wahyu; Supriono, Agus; Hasanah, Julita; Ridjal, Julian Adam; Purnamasari, Meidiana; Kuntadi, Ebban Bagus; Suwali, Suwali
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v3i2.195

Abstract

khususnya bagi anak-anak yang kehilangan kesempatan belajar tatap muka. Kondisi ini menurunkan motivasi belajar dan keterampilan pemanfaatan media digital edukatif, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses dan pendampingan belajar di rumah. Menyikapi hal tersebut, dilakukan program pemberdayaan berbasis pendidikan di Kelurahan Kaliwates selama tujuh minggu yang bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat belajar anak-anak pada masa transisi pascapandemi. Program ini dilaksanakan melalui tiga bentuk kegiatan pembelajaran utama, yaitu pengenalan aplikasi Duolingo sebagai media belajar Bahasa Inggris interaktif, permainan edukatif Ular Tangga Asyik yang mengintegrasikan materi keagamaan, serta sosialisasi pemanfaatan YouTube sebagai media pembelajaran pendukung. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara langsung dengan pendekatan edukatif dan kreatif yang melibatkan anak-anak dan orang tua. Hasil menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar, kemandirian anak dalam menggunakan aplikasi digital, serta daya ingat terhadap materi keagamaan. Evaluasi melalui observasi dan wawancara dengan orang tua menunjukkan adanya kebutuhan pendekatan yang berbeda sesuai jenjang usia, serta perlunya penguatan disiplin dan pengendalian emosi pada anak usia dini. Program ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi, permainan, dan keterlibatan orang tua dalam pembelajaran dapat memberikan dampak positif terhadap pemulihan semangat belajar anak-anak pascapandemi, sekaligus meningkatkan literasi digital mereka secara bijak dan bertanggung jawab.
Strategi Pengendalian Persediaan Bahan Baku Produksi Veneer pada CV Plywood Indonesia di Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember Khoirussoifan, M. Riky; Supriono, Agus; Hasanah, Julita; Soetriono, Soetriono; Sunartomo, Aryo Fajar; Zahrosa, Dimas Bastara
Cannarium Vol 23, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cannarium.v23i1.9877

Abstract

Indonesia merupakan salah satu produsen kayu bulat terbesar dunia, namun belum menjadi pengekspor utama kayu olahan. Di Jawa Timur, khususnya Kabupaten Jember, kayu sengon menjadi komoditas kayu utama yang mendorong tumbuhnya industri pengolahan veneer, seperti CV Plywood Indonesia di Kecamatan Kalisat. Industri ini menghadapi permasalahan pengelolaan bahan baku, yaitu kelebihan maupun kekurangan stok kayu sengon yang berdampak pada kelancaran produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis estimasi kebutuhan bahan baku, tingkat pemesanan ekonomis, persediaan pengaman, persediaan maksimum, serta titik pemesanan kembali kayu sengon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock, dan Reorder Point. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estimasi kebutuhan bahan baku sebesar 2.057 m³ per bulan, dengan pemesanan ekonomis sebanyak 188 m³ sebanyak 11 kali pemesanan per bulan. Safety Stock sebesar 305 m³ dan maksimum persediaan 493 m³ masih berada dalam kapasitas gudang. Nilai Reorder Point sebesar 373 m³ dapat menjadi acuan dalam menentukan waktu pemesanan kembali. Penerapan strategi ini dapat menekan biaya penyimpanan dan menghindari kerugian akibat kelebihan maupun kekurangan stok bahan baku.
Inovasi Teknologi Internet of Things pada Budidaya Tanaman Hidroponik di Desa Jambewangi – Banyuwangi Alfian Pradiknatama; Agus Supriono; Cindera Rosa Damascena; Rizky Yanuarti; Indah Ibanah; Rena Yunita Rahman; Ariq Dewi Maharani
Manfaat : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2025): Mei: Manfaat : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/manfaat.v2i2.375

Abstract

The Covid19 pandemic had a major impact on the weakening of Indonesia's economic sector, including Small, Micro and Medium Enterprises (MSMEs). The MSME sector is one of the sectors that makes a major contribution to the national economy so it needs to rise during the current Covid19 pandemic. Jambewangi Village is a village located in Sempu District, Banyuwangi Regency, East Java Province. The area of Jambewangi Village is 1,422 Ha / m2 divided into six hamlets including Krajan Hamlet, Panjen Hamlet, Parastembok Hamlet, Sumberjo Hamlet, Tlogosari Hamlet, and Sidomulyo Hamlet. In Jambewangi Village, it has an interesting landscape, such as a homogeneous forest in the form of pines, the confluence of tributaries with branches, a large expanse of rice fields, as well as fields and plantations. The area of Jambewangi Village is at an altitude of 340-800 masl so it has cool air and is good for growing various kinds of fruits and vegetables.
Proyeksi Produksi dan Konsumsi Gula Pasir di Indonesia 2022 2025 serta Implikasinya terhadap Target Swasembada Nasional Amaliya, Arina; Supriono, Agus; Yanuarti, Rizky; Aji, Joni Murti Mulyo; Ridjal, Julian Adam; Soejono, Djoko; Ibanah, Indah
Journal of Agribusiness, Social and Economic Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jase.v5i1.6656

Abstract

Research aims to forecast sugar production and consumption in Indonesia for 2022–2025 and analyze its implications for the national self-sufficiency target by 2025. The research method employs ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average) time series analysis using secondary data from BPS and the Ministry of Agriculture (1990–2021). Results indicate that sugar production in 2025 is projected to reach 2.72 million tons, while consumption will hit 8.45 million tons, resulting in a mere 32.19% self-sufficiency rate (far below the 90% target). Key constraints include stagnant sugarcane acreage, low yield (7%), and inefficient sugar mills. The study concludes that the 2025 target is unachievable without aggressive policy interventions, such as land expansion, productivity improvements, and industry modernization. These findings provide a basis for policymakers to redesign more realistic sugar sector strategies.  
Pemanfaatan Media Digital Marketing pada Usaha Keripik Pisang di Desa Ledokombo, Jember Agus Supriono; Riza Oktafiyani; Ariq Dewi Maharani; Tiffany Rahma Abdillah; Soetriono Soetriono; Yuli Hariyati; Anik Suwandari
Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Vol. 4 No. 3 (2025): September: Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara
Publisher : STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58374/jmmn.v4i3.430

Abstract

The banana chip business in Ledokombo Village, Jember Regency, is one of the sources of livelihood for the local community. However, increasingly fierce business competition has led to a decrease in demand and has an impact on declining turnover of MSME actors. Marketing that is still conventional is one of the factors limiting product reach. This community service activity aims to increase the marketing capacity of MSME actors through digital marketing training. The training was carried out for four weeks with stages: problem analysis, provision of branding and digital marketing materials, assistance in making packaging labels, marketplace accounts (Shopee) and social media (Instagram), as well as monitoring and evaluation. The results of the activity show that MSME actors understand the importance of digital marketing strategies, are able to create "The King" product packaging labels, and have Shopee and Instagram accounts that are actively used for online sales. Business actors are also getting used to operating digital application features that support the marketing process. This activity has a positive impact on increasing product attractiveness and expanding consumer reach. Thus, digital marketing training has proven to be effective as an innovative solution in facing MSME marketing challenges, as well as being a model for local economic empowerment that can be replicated in other regions with similar characteristics.
Digital Marketing Sebagai Strategi Pengembangan dan Inovasi Produk Kopi Bikla di Desa Bangsalsari Kabupaten Jember Asyrofi Asyrofi; Agus Supriono; Cindera Rosa Damascena; Julian Adam Ridjal; Ebban Bagus Kuntadi; M. Rondhi; Ahmad Zainuddin
Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Vol. 4 No. 3 (2025): September: Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara
Publisher : STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58374/jmmn.v4i3.435

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) have a significant contribution to national economic growth and the smooth distribution of goods and services. However, market competition and national economic dynamics pose serious challenges to the sustainability of MSMEs, especially in terms of competitiveness and technological adaptation. The development of digitalization opens up great opportunities for MSMEs to increase production efficiency and expand marketing reach through online sales platforms. Unfortunately, the limited knowledge and skills of MSME actors in managing digital marketing strategies leads to low optimization of this potential. This research aims to examine the needs of MSME assistance in Bangsalsari Village, Jember Regency, in order to increase business capacity and digital marketing effectiveness. The method used is a qualitative approach through field observation and interviews with MSME actors. The results of the study show that structured and sustainable mentoring can increase business actors' understanding of digital strategies, expand market access, and encourage the creation of new jobs. Thus, technology-based assistance programs and local needs are strategic solutions in strengthening the resilience and competitiveness of MSMEs in the midst of national economic challenges.
Review Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 17 Tahun 2012 tentang Peningkatan Rendemen dan Hablur Tanaman Tebu Supriono, Agus; Zahrosa, Dimas Bastara; Rosyadi, Mohammad Ghufron; Soetriono, Soetriono; Sari, Sasmita; Muhlis, Abdullah; Amam, Amam
JURNAL PANGAN Vol. 32 No. 3 (2023): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33964/jp.v32i3.679

Abstract

Upaya pemerintah untuk swasembada gula salah satunya ialah menganjurkan petani tebu untuk melakukan sistem budi daya tebu secara intensif, ironisnya sistem budi daya tebu secara intensif yang dilakukan oleh petani tebu terkendala biaya operasional budi daya dan regulasi kebijakan, khususnya Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 17 tahun 2012 tentang Peningkatan Rendemen dan Hablur Tanaman Tebu. Penelitian ini bertujuan untuk mereviu Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 17 tahun 2012. Metode pengambilan data menggunakan Focus Group Discussion (FGD), wawancara dengan responden petani tebu dan pihak manajemen pabrik gula. Data dianalisis secara deskriptif dan analitik. Hasil penelitian didapatkan bahwa: 1) munculnya potensi konflik sebagai akibat dari ketidaktransparanan Pabrik Gula (PG) terhadap nilai rendemen tebu, 2) permasalahan sistem kemitraan bagi hasil antara petani tebu dengan PG, di mana pihak pemilik modal atau perusahaan sudah semestinya membiayai operasional budi daya tebu, sedangkan pihak petani sebagai pelaksana usaha tani atau pembudidaya yang hanya mempersiapkan lahan dan tenaga kerja; 3) secara umum petani tebu dan Pabrik Gula (PG) belum mengetahui Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 17 tahun 2012 dengan alasan tidak ada sosialisasi perihal peraturan daerah tersebut, dan 4) pergeseran atau perubahan sistem agribisnis gula dari monopsoni-monopoli ke arah oligopsoni-oligopoli (lebih liberal), ditinjau dari sudut pandang konten (isi) kebijakan, pada kenyataannya telah menyebabkan tidak tercapainya dan/atau tidak terlaksananya amanat dari peraturan daerah tersebut. Kesimpulan kajian penelitian ini ialah merekomendasikan pergantian atau perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 17 tahun 2012 tentang Peningkatan Rendemen dan Hablur Tanaman Tebu.
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI BENIH TERUNG UNGU DI KECAMATAN PUGER KABUPATEN JEMBER Damascena, Cindera Rosa; Halimah, Nur; Ibana, Indah; Supriono, Agus; Purnamasari, Meidiana; Hasanah, Julita
AGRIBIOS Vol 22 No 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i2.5472

Abstract

Penelitian ini mengkaji karakteristik dan kelayakan usaha tani benih terung ungu di Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Berdasarkan survei dan wawancara dengan petani setempat, ditemukan bahwa mayoritas petani (80%) berusia antara 40-50 tahun, menunjukkan potensi produktivitas yang tinggi. Sebagian besar petani memiliki pendidikan SMP (52%) dengan tidak ada yang mencapai tingkat pendidikan sarjana. Luas lahan yang dimiliki oleh mayoritas petani adalah 0,75-1,25 Ha (69%), sementara pengalaman bertani rata-rata berkisar antara 17-23 tahun (52%). Dari analisis biaya, pengeluaran variabel tercatat sebesar Rp 58.040.300 per hektar dan biaya tetap sebesar Rp 752.900 per hektar, dengan total biaya Rp 58.793.200 per hektar. Penerimaan dari usaha tani benih terung ungu mencapai Rp 203.500.000 per hektar dengan total pendapatan Rp 144.706.800 per hektar. Analisis kelayakan menunjukkan RC Rasio sebesar 1,406, yang menandakan bahwa usaha tani ini menguntungkan dan layak dilanjutkan
Co-Authors A. Syaffari Kosasih Abdullah Muhlis Achmad Ilham Tohari Adi, Ad Hariyanto Agustina, Titin Ahmad Zainuddin Alfian Pradiknatama Amaliya, Arina Amam Amam, Amam Andika, Fajar Anik Suwandari Ariq Dewi Maharani Aryo Fajar Sunartomo Asyrofi Asyrofi Ati Kusmiati Atrianto, Jovi Lutvi Auliyana, Sania Azilla, Erina Nur Bagus Kuntadi, Ebban Binta Islami Amnimarlianda Cahyoadi Bowo Cindera Rosa Damascena Damascena, Cindera Rosa Despita Maharani, Mutiara Ria Devara Efendy, Tafvian Devyana Dwi Ratnasari Dimas Bastara Zahrosa Djoko Soejono Dora Eka Mawangi Ebban Bagus Kuntadi Edwin Tri Maulana Elma Oktavian Evita Soleha Hani Evita Soleha Hani Evita Soliha Hani Faidah, Ainun Faisyatul Hilmiyah farionita, inge mayusi Fauziyah, Diana Handayani, Rizky Noer Hani, Evita Soleha Hapsari, Triana Dewi Hasanah, Julita herwanto Himawan, Fadhli Nur I Gusti Bagus Wiksuana I Ketut Suada Ibana, Indah Ibanah, Indah Imam Syafi'i Indah Ibanah Indah Ibanah Intan Kartika Setyawati Joni Murti Mulyo Aji Julian Adam Ridjal Julita Hasanah Kacung Hariyono Khasan, Ahmad Fatikhul Khoirussoifan, M. Riky Langit, Ramadhani Annisa Sekar Luh Putu Suciati Maharani, Ariq Dewi Maulana, Edwin Tri Meidiana Purnamasari Meidiana Purnamasari Moh. Aji Prasetyo Mohammad Rondhi Mohammad Rondhi Muhammad Thufeil Ahsani Taqwim Mustapit Mustapit Muta ‘Awifa Mutiara Balquis Pamuji Mutiara Balquis Pamuji Nafilah, Kamilah Abidatun Nindia Megareta Noerkumala Nisyak, Umi Khoirun Nugraha, Enrico Aditya Nur Halimah Pantarei, Nur Muhammad Tirto Pradiptya Ayu Harsita Putri Fitria Soleha Putri, Maharani Karunia Rachmad Udhi Prabowo Rachmat Udhi Prabowo Rahmatin, Miskah Aini Ramadaniyah, Irma Wahyu Ratih Apri Utami Ratnasari, Devyana Dwi Rena Yunita Rahman Rena Yunita Rahman, Rena Yunita Rining Kasih Widyastuti Riza Oktafiyani Rizky Yanuarti Rizqiyatul Halaliah Rofiu Sisil Annisa Rokhani Rokhani Rokhani, Rokhani Rosyadi, Mohammad Ghufron Rudi Hartadi Rudi Wibowo Rudi Wibowo Safari Kosasih Salsabila, Shafira Sari, Sasmita Siti Qomariyah Soetriono Soetriono Soliha Hani, Evita Sri Wahyuni Sugeng Raharto Sunardi Sunardi sunardi sunardi Susanto, Angga Dedi Suwali Syah, Mohammad Firman Syaiful Anwar, Agus Setiadi, Suwali, Syamsul Arifin Tiffany Rahma Abdillah Titin Agustina Tri Haryadi, Nanang Tuti Herawati Wulandari, Lilik Dwi Yanuarti, Rizky Yanuarti, Rizky Yoga Yuniadi Yuli Hariyati Yuli Hariyati Yuli Haryati ZA, Saida Zainurossalamia Zahrosa, Dimas Bastara Ziana Alviani