Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI KESESUAIAN LAHAN TANAMAN PADI (OryzaSativaL.) PADA LAHAN PASANG SURUT DI DESA SUNGAI RADAK I,KECAMATAN TERENTANG KABUPATEN KUBURAYA Agus Sulistiyono Pramono; Denah Suswati; Rini Hazriani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 4, No 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.8656

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada lahan pasang surut yang belum ditanami padi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya produksi padi di Desa Sungai Radak I dibandingkan dengan produksi padi pada umumnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat kesesuaian lahan pasang surut di Desa Sungai Radak I Kecamatan Terentang Kabupaten Kubu Raya dan menyusun saran pengelolaan unsur hara (pengapuran dan rekomendasi pemupukan). Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah survei lapangan dengan mengambil 1 sampel tanah komposit pada masing-masing SPT yang di analisis di laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Parameter penelitian terdiri dari pH tanah, C-organik, N-total, K-dd, Ca-dd, Mg-dd, Tekstur, P-tersedia, K, DHL, warna tanah, konsistensi, kedalaman air tanah, drainase, struktur, kandungan pirit. Hasil penelitian menunjukkan topologi lahan pasang surut di Desa Sungai Radak I merupakan topologi datar dengan ketinggian 0-2 mdpl dan kelerengan 0%. Drainase tergolong terhambat (buruk), tipe luapan B. Tanah yang berkembang di lokasi penelitian berordo Entisol sub ordo aquent great grup sulfaquents, dan masuk kedalam sub group typic silfaquent dan hiplic sulfaquent, pH tanah termasuk kedalam kriteria masam dengan kisaran 4,20-4,36, kadar N total berkriteria sangat rendah dengan kisaran 0,17-1,32%. P- tersedia berkriteria sangat renda-sedang dengan kisaran 0,42-15,91 ppm, K-dd kriteria sangat rendah dengan kisaran 0,26-0,25 Cmol(+)kg-1, kadar C-organik berkriteria sangat tinggi dengan kisaran 28,71-40,31%. DHL tanah termasuk kedalam kriteria bebas garam yakni 1,22 mS/cm. KTK tanah berkriteria tinggi dengan kisaran 51,68-72,56 Cmol(+) kg-1, KB tanah kriteria sangat rendah dengan kisaran 3,35-3,91, muka air tanah kriteria dangkal yakni 0-14 cm.
Identifikasi Ketersediaan Unsur HARA NITROGEN, FOSFOR, DAN KALIUM PADA LAHAN ALUVIAL YANG DITANAMI JERUK SIAM DI DESA TEBING BATU KABUPATEN SAMBAS ENY ENY; Denah Suswati; Rini Hazriani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.22884

Abstract

Jeruk siam merupakan anggota dari kelompok jeruk keprok yang memiliki nama ilmiah Citrus nobilis. Nama jeruk siam karena jeruk ini berasal dari Siam (Thailand), yang di negara asalnya disebut Som Kin Wan. Pertumbuhan dan perkembangan tanaman jeruk sangat dipengaruhi oleh pemberian pupuk dan ketersediaan unsur hara di dalam tanah. Status hara yang terendah akan mengendalikan proses pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan unsur hara nitrogen, fosfor, dan kalium pada lahan Aluvial yang ditanami jeruk siam di Desa Tebing Batu Kabupaten Sambas. Parameter penelitian meliputi: reaksi tanah (pH), nitrogen total tanah, fospor tersedia, kalium tersedia, kalsium tertukar, magnesium tertukar, C-organik, rasio C/N, kapasitas tukar kation (KTK), kejenuhan basa (KB), dan bobot isi tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada lokasi penelitian pH termasuk dalam kriteria sangat masam, sehingga perlu dilakukan pengapuran. Kadar nitrogen (N) total dalam tanah pada  masing-masing lokasi penelitian masuk dalam kriteria sedang, kadar fosfor (P) tersedia pada lokasi penelitian termasuk dalam kriteria sangat tinggi, dan kadar kalium (K) pada lokasi penelitian termasuk dalam kriteria sangat rendah sampai rendah. Berdasarkan hasil analisis tanah pada lokasi penelitian, maka diperoleh rekomendasi sebagai berikut: Unsur hara P tersedia di dalam  tanah pada lokasi penelitian termasuk sangat tinggi, sehingga tidak perlu dilakukan rekomendasi pemupukan P. Rekomendasi pemupukan N (Urea) dan K (KCl) pada masing-masing lokasi penelitian  untuk 1 kali pemupukan  yaitu  lokasi A= 195,51 kg/ha dan 570,64 kg/ha; lokasi B = 206,33 kg/ha dan 634,8 kg/ha; lokasi C = 202,72 kg/ha dan 649,31 kg/ha; lokasi D = 196,70 kg/ha dan 801,03 kg/ha. Rekomendasi pengapuran dolomit pada lokasi penelitian untuk 1 kali pengapuran, yaitu lokasi A = 1.770 kg/ha, lokasi B = 1.850 kg/ha, lokasi C = 1.310 kg/ha, dan Lokasi D = 890 kg/ha.Kata Kunci : Unsur hara, Jeruk, Rekomendasi pemupukan dan pengapuran
PERANAN ABU BOILER TERHADAP KETERSEDIAAN HARA N, P, K DAN PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG PADA TANAH ULTISOLS Tiya Febrianty Kurniasari, Denah Suswati, Feira Budiarsyah Arief
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 11, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i2.53487

Abstract

ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk mengetahui peranan abu boiler terhadap ketersediaan hara N, P, K dan pertumbuhan tanaman jagung pada tanah ultisols. Penelitian menggunakan metode eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 faktor terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 ulangan sebanyak 2 set perlakuan sehingga terdapat 48 polybag. Penelitian dilakukan dengan persiapan tempat penelitian, persiapan tanah, pemberian pupuk dasar dan abu boiler, pengambilan sampel tanah, penanaman, pemeliharaan dan analisis laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan B2 dengan dosis 20 ton/ha dapat meningkatkan C-Organik dan nitrogen total tanah sebesar 4,6% – 11,62% kecuali pada ketersediaan P tanah, K tanah dan pH. Pertumbuhan tanaman yaitu tinggi tanaman dan diameter batang meningkat sebesar 5,26% – 11,23%.Kata Kunci : Abu Boiler, Ketersediaan Hara, Ultisols
Identifikasi Status Hara N, P dan K untuk Tanaman Padi Sawah Tadah Hujan di Desa Sebente Kecamatan Teriak Kabupaten Bengkayang TRI WAHYUNI; DENAH SUSWATI; RINI HAZRIANI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 5, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.18414

Abstract

Padi sawah (Oryza sativa.L) adalah bahan baku pangan pokok yang vital bagi rakyat Indonesia. Menanam padi sawah sudah menjadi tradisi umum bagi sebagian besar petani di Indonesia, yang pada mulanya banyak diusahakan di pulau Jawa.  Namun, saat ini hampir seluruh daerah di Indonesia sudah tidak asing lagi dengan kegiatan menanam padi di sawah. Produksi padi sawah di Kabupaten Bengkayang  sebesar 124,157 ton/ha per tahun, terdiri dari 101,735 ton pertahun padi sawah dan 22,422 ton padi ladang.  Luas panen 39,139 Ha, dengan produktifitas padi tahun 2015 sebesar 31,72 Kwintal/Ha. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status ketersediaan unsur hara N, P, K pada tanah sawah di Desa Sebente, dan menghitung rekomendasi pemupukan N, P dan K untuk meningkatkan produksi padi. Penelitian ini dilakukan di Desa Sebente Kecamatan Teriak Kabupaten Bengkayang dengan luas Persawahan 2 Ha.  Waktu penelitian 3 bulan, dimulai dari persiapan sampai penyajian hasil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode sistem diagonal dan metode wawancara, untuk pengambilan sampel tanah pada  kedalaman 0-20 cm, pengambilan sampel tanah komposit diambil 4 petak sawah yang berbeda. Parameter pengamatan adalah reaksi tanah (pH), N total, P tersedia tanah, K tersedia tanah, dan C-Organik tanah. Hasil analisis pH tanah pada lokasi penelitian tergolong masam, C-Organik  pada lokasi penelitian sangat rendah sampai dengan tinggi, nitrogen (N) total tanah pada lokasi penelitian rendah sampai dengan sedang, Fosfor (P) tersedia pada lokasi penelitian rendah sampai dengan sangat rendah, kalium (K) tersedia tanah dilokasi penelitian tergolong sangat rendah.
PERANAN BOKASHI TERHADAP KETERSEDIAAN HARA N, P, K PADA PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG MANIS DI TANAH GAMBUT Oktavianti, Denah Suswati, Rita Hayati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 11, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i2.54007

Abstract

ABSTRAKPenelitian dilakukan untuk mengetahui peranan bokashi terhadap ketersediaan hara N, P, K dan pertumbuhan tanaman jagung di tanah gambut. Penelitian merupakan percobaan lapangan yang menggunakan pola rancangan acak lengkap (RAL) terdiri 1 faktor dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan, sehingga terdapat 24 polibag. Setiap perlakuan tanaman diulang sebanyak 2 set perlakuan, sehingga total 48 polibag. Sampel tanaman diambil pada perlakuan dengan dosis V0 : Tanpa Perlakuan 0 g/polibag V1 : 10 ton/ha (290 g/polibag) V2 : 20 ton/ha (590 g/polibag) V3 : 30 ton/ha (790 g/polibag) V4 : 40 ton/ha (1170 g/polibag) V5 : 50 ton/ha (1500 g/polibag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokashi berpengaruh nyata terhadap pH Tanah, C-Organik, N- Total Tanah, P-Tersedia Tana, K-dd Tanah, Tinggi Tanaman, dan Diameter Batang.Dosis terbaik yaitu pada perlakuan V3 : 30 ton/ha (790 g/polibag)Kata kunci: Bokashi, Gambut, Jagung, Ketersediaan Hara N, P, K
IDENTIFIKASI STATUS HARA N, P DAN K PADA LAHAN PASANG SURUT UNTUK TANAMAN LADA DI DESA TRI KEMBANG KECAMATAN GALING KABUPATEN SAMBAS Denah suswati Bambang Widiarso Suhardino
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i4.36775

Abstract

AbstrakPenelitian dilaksanakan di Desa Tri Kembang dengan luas lahan ± 6 ha pada lahan pasang surut khususnya pada tanaman lada. Penelitian dilakukan pada lahan petani yang terdiri dari 4 pemilik lahan  dengan tujuan  penelitian untuk Mengetahui status hara nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K) dan saran pemupukan N, P dan K pada tanaman lada dengan metode survey dan wawancara pada petani yang lahannya diambil sebagai sampel di lokasi penelitian untuk mengetahui teknik budidaya yang digunakan, cara pengolahan tanah, pemupukan, waktu aplikasi, pemeliharaan (pengendalian gulma dan pengendalian hama penyakit tanaman), dan waktu panen. Variabel penelitian yang diamati adalah Reaksi tanah (pH), C-organik Tanah, N–Total, P-tersedia, K-dd, Ca-dd, Mg-dd, Na-dd  KTK, KB, Pirit, Kedalaman Muka Air Tanah, Tekstur Tanah dan Bobot isi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dapat simpulkan bahwa : pH pada lokasi penelitian rata-rata 4,10 yang termasuk dalam kriteria sangat masam, Ca-dd Tanah, Mg-dd Tanah dan Kejenuhan Basa Tanah masing – masing dengan nilai rata – rata 1,17 Cmol(+)kg-1,0,48 Cmol(+)kg-1, 19,05%, termasuk dalam kriteria sangat rendah, C-Organik Tanah, N-Total Tanah, K-dd Tanah dan KTK-Tanah masing – masing dengan nilai rata – rata 1,52%, 0,19%, 0,26 Cmol(+)kg-1, 11,21 Cmol(+)kg-1, termasuk dalam kriteria rendah, Na-dd Tanah dengan rata –rata 0,54 termasuk dalam kriteria sedang dan P-Tersedia Tanah dengan rata – rata 110,66, termasuk dalam kriteria sangat tinggi. Muka Air Tanah pada lokasi penelitian rata-rata 62,35 termasuk dalam kriteria agak dalam, Uji pirit  pada kedalaman 0 – 30cm  berbuih, berbau dan berasap, Tekstur Tanah liat berdebu dan Bobot isi pada 4 lokasi penelitian dengan nilai rata – rata 0,95 termasuk dalam kriteria sedang. Hasil perhitungan kebutuhan pupuk di lokasi penelitian masing – masing adalah Urea 1.185,75kg/ha/tahun, SP-36 314,73 kg/ha/tahun dan KCL 1.240,15 kg/ha.tahun.  Kata kunci : lada, lahan pasang surut, sifat kimia tanah.
IDENTIFIKASI KADAR HARA N, P, K PADA JARINGAN DAUN TANAMAN LADA (Piper nigrum L.) PADA TANAH ULTISOL DI DESA SEMANGET KECAMATAN ENTIKONG Denah Suswati Sutarman Gafur Panser Kekar Malindo
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i3.48720

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan kadar hara N, P dan K pada jaringan daun tanaman lada dalam kategori tinggi, sedang dan rendah di Dusun Sekunyit Desa Semanget Kecamatan Entikong. Metode penelitian ini merupakan survey lapangan dengan pengambilan sampel tanaman dilakukan sesuai keadaan lapangan dengan metode acak. Jumlah sampel yang diambil yaitu 5- 10% dari jumlah populasi, diambil daunnya (ke 3-4 dari ujung) sebanyak 8-10 helai/pohon untuk keperluan analisis. Pengambilan sampel pada kedalaman 0 - 20 cm dengan sistem diagonal. Parameter tanah yang diukur yaitu pH tanah, parameter tanaman yang diukur yaitu N-total, P-total dan K-total. Hasil penelitian menunjukan Kadar hara N pada kebun A termasuk dalam kriteria tinggi (2,84%), sedangkan kebun B (2,50%), kebun C (2,48%) dan kebun D (1,92%) termasuk kriteria optimum. Kadar hara P pada kebun A (0,21%), kebun B (0,14%) dan kebun C (0,26%), termasuk kriteria optimum, sedangkan pada kebun D (0,59%), termasuk kriteria berlebih. Kadar hara kalium pada kebun A (2,42%), termasuk kriteria optimum, sedangkan pada kebun B (1,24%), kebun C (1,66%), dan kebun D (1,75%). Reaksi tanah (pH) pada kebun A (3,97), B (4,47), C (4,90), dan D (4,16) termasuk kriteria masam. Kata kunci : Entikong, Fosfor, Identifikasi, Kalium, Lada, Nitrogen, Tanah Ultisol.
Pengaruh Pemberian Kombinasi Lumpur Laut dan Pupuk Kandang Sapi terhadap Serapan N, P, K Tanaman Jagung di Lahan Bekas Tambang Bauksit Denah Suswati Sulakhudin Teguh Priwongo
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.43102

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasilumpur laut dan pupuk kandang sapi terhadap serapan N, P, K tanaman jagung dilahan bekas tambang bauksit di tanah ultisol. Penelitian merupakan percobaanlapangan yang menggunakan pola rancangan acak kelompok (RAK) terdiri dari 4perlakuan dengan 5 ulangan sehingga terdapat 20 sampel daun tanaman jagung,sampel tanaman diambil pada perlakuan dengan kode A= tanpa lumpur dan pupukkandang sapi/bedeng, B= 1,5 Kg (250 g) lumpur laut + 2,5 kg (400 g) pupuk kandangsapi/bedeng, C= 2,4 Kg (400 g) lumpur laut + 4 kg (650 g) pupuk kandang sapi/bedeng,D= 3,3 Kg (550 g) lumpur laut + 5,5 kg (920 g) pupuk kandang sapi/bedeng. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa pemberian lumpur laut dan pupuk kandang sapiberpengaruh nyata terhadap reaksi tanah (pH), berat kering tanaman (gram), kalium,tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap serapan nitrogen dan serapan fosfor.Perlakuan lumpur laut dan pupuk kandang sapi yang terbaik terhadap semua parameteryang diamati yaitu pada perlakuan C= 2,4 Kg (400 g) lumpur laut + 4 kg (650 g) pupukkandang sapi/bedeng.
Identifikasi Sifat Fisik Lahan Gambut Rasau Jaya III Kabupaten Kubu Raya untuk Pengembangan Jagung Denah Suswati; Bambang Hendro; Shiddieq Shiddieq; Didik Indradewa
Perkebunan dan Lahan Tropika Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.828 KB) | DOI: 10.26418/plt.v1i2.408

Abstract

This research was aimed to identify the physical properties of land which includes the level of maturity and the thickness of peat, soil color, texture, structure, consistency, drainage, groundwater depth, soil effective depth, the depth of sulfidik, and the maturity of soil (n-value) as well as recommending the management of soil to support the development maize on peat land. The research was carried out in the Rasau Jaya III area Kubu Raya Regency, with an area of 2,490 Ha. The Soil physical analysis done in the laboratory of Soil Physics and Conservation the Faculty of Agriculture Tanjungpura University.
Ketersediaan Cd, Gejala Toksisitas dan Pertumbuhan 3 Spesies Brassicaceae pada Media Gambut yang Dikontaminasi Kadmium (Cd) Rini Susana; Denah Suswati
Perkebunan dan Lahan Tropika Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.918 KB) | DOI: 10.26418/plt.v1i2.409

Abstract

Cadmium is a heavy metal and non-essential element but easily absorbed by plants and transferred to the shoots. Cadmium accumulation in various plant species showed varying responses. This research aimed to study the availability of Cd, the toxicity symptoms and growth of three species of Brassicaceae (Brassica rapa var. parachinensis, Brassica rapa var. pekinensis, Brassica oleracea var. alboglabra) on Cd-contaminated peat soil. Contaminant Cd and soil were mixed in different dosages i.e. 2 mgkg-1 Cd, 4 mgkg-1 Cd, 8 mgkg-1 Cd, 16 mgkg-1 Cd and 32 mgkg-1 Cd and used to fill growth pot (5kg/pot). The results showed that the addition of Cd contaminant produces Exchangable-Cd in growth media on range 0.1477 mgkg-1 up to 2.8459 mgkg-1 and influenced fresh weight of shoot of crops used except Brassica oleracea var. alboglabra. Brassica oleracea var. alboglabra showed more tolerant to high Cd exposure, no symptoms of toxicity found so far, while Brassica rapa var. parachinensis and Brassica rapa var. pekinensis showed stunting and chlorosis symptoms as excess of Cd in growth media
Co-Authors Afiza, Anisa Agus Sulistiyono Pramono Agustine, Leony Alhaddad, Abdul Mujib Ali Akbar Alsyahdani, Daeng ari krisnohadi Ari Krisnohadi Asmahan Akhmad Asrifin Aspan Aspan Bambang Hendro Bambang Hendro Bambang Hendro Sunarminto Bambang Widiarso bayu saputra Bayu Saputra Chandra, Tino O. cici, suci Didik Indradewa Didik Indradewa Didik Indradewa Dja’far Shiddieq Dja’far Shiddieq Dolorosa , Eva Donny Ardy, Donny Durani, Hidayat Enjela, Dea Septi ENY ENY erlia erlia erlia Eva Dolorosa Farah Diba FEBRIANTI RISTHA Feira B. Arief Feira Budiarsyah Arief Fransisca, Adelia Irma Gita Aprianti Godefridus Delanova Panthera Boy Hadari Hadari Hazriani Rini Ismahan Umran Ismahan Umran Jamli Jamli Junaidi Junaidi Kurnia, Dikha Putra Kusuma, Eka Widiyawati Wijaya Kusumadewi, Yohana S Logi Suhandi M, Leony Agustine Manurung, Rinto Manurung, Rocky Oktavianus Markus, Dodi Maulana, Muhammad Kharis Maulidi Maulidi Monica, Natalia Agnes Muhammad Hatta Murni, Sri Dewi Nafa A Permatasari Nandung Erlanda Nugroho, Ridho Satia NURANI, CATUR Nuriman, Muhammad Perkasa, Aditya Pratama, Muhammad Aldi Riduansyah Riduansyah, Riduansyah Rini Hazriani Rini Hazriani rini hazriani Rini Susana Rini Susana Rini Susana Rita Hayati Romiyanto, Romiyanto Rusdiyanto, Rusdiyanto Rusdiyanto Rustom, Rustom Saeri Sagiman, Saeri Sari, Rizka Mawaddah Sempurna, Bayu Setiadi, Ade Shiddieq Shiddieq Shiddieq, Dja’far Shubhi, Muhammad Zamhar Auli Siti Maspuroh Subhi Subhi Sulakhudin Mastur Sulakhudin Sulakhudin Sumarno . Suryanti, Tassa Ananda Sutarman Gafur Sutomo Sutomo Tanti, Dwi Tino Chandra Tino Orciny Candra Tino Orciny Chandra Tri Wahyuni Ulfia Fadilla Wulandari, Putri Selvira Yani Yani yani, Hudy Ari Yarlina Yacoub Yuni Lestari