p-Index From 2021 - 2026
9.343
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi REFLEKSI EDUKATIKA Jurnal Civicus Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Jurnal Moral Kemasyarakatan Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) Journal on Education Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Balance Vocation Accounting Journal Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara International Journal of Research in Community Services EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Jurnal Abdimas Bina Bangsa Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Akuntansi AKTIVA Accounting Research Unit (ARU JOURNAL) Comsep : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Teknologi Pendidikan ( JTekpend) Jurnal Akuntansi, Bisnis dan Ekonomi Indonesia (JABEI) Journal of Education, Cultural, and Politics Educativo: Jurnal Pendidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Inisiatif: Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ekonomi, Pendidikan, dan Sosial Humaniora Journal of Community Service (JCOS) Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPPSI) MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin Jurnal Pengabdian Kompetitif Katalis Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan JOAPE Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research SHARE Journal: Studi Hukum Keuangan Negara/Daerah Jurnal Sosial Politik Humaniora Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Identitas Nasional di Era Globalisasi Generasi Z Yahdini Nurhasanah; Iqbal Pahdulrahman; Fauziah Rahma Indah Sari; Hilwa Dwi Darma; Helsi Tiara Plani; Nur I dayu; Ilham Hudi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 3 (2024): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i3.182

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana Pendidikan Kewarga negaraan dapat menanamkan nilai-nilai Pancasila dan memperkuat rasa nasiona lisme pada generasi yang terhubung secara digital ini. Menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui penelitian pustaka yang berfokus pada jurnal-jurnal akademis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan sangat penting dalam mempromosikan pema haman tentang Pancasila, mengembangkan karakter etis, dan mendorong rasa cinta tanah air di kalangan Generasi Z. Hasil menunjukan bahwa integrasi nilai-nilai lokal dan global dalam kurikulum Pendidikan Kewarganega raan sangat penting untuk memberdayakan Generasi Z agar dapat menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan kompetitif di dunia yang terus berubah.
Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Identitas Nasional di Era Globalisasi Generasi Z Yahdini Nurhasanah; Iqbal Pahdulrahman; Fauziah Rahma Indah Sari; Hilwa Dwi Darma; Helsi Tiara Plani; Nur I dayu; Ilham Hudi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 3 (2024): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i3.182

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana Pendidikan Kewarga negaraan dapat menanamkan nilai-nilai Pancasila dan memperkuat rasa nasiona lisme pada generasi yang terhubung secara digital ini. Menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui penelitian pustaka yang berfokus pada jurnal-jurnal akademis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan sangat penting dalam mempromosikan pema haman tentang Pancasila, mengembangkan karakter etis, dan mendorong rasa cinta tanah air di kalangan Generasi Z. Hasil menunjukan bahwa integrasi nilai-nilai lokal dan global dalam kurikulum Pendidikan Kewarganega raan sangat penting untuk memberdayakan Generasi Z agar dapat menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan kompetitif di dunia yang terus berubah.
Generasi Anti Korupsi, Membangun Indonesia Yang Lebih Baik Imelda Sahfitri; Reynaldi Saputra; Fakhrul Ilham; Nur Afriyanti; Ilham Hudi
Jurnal Akuntansi, Bisnis dan Ekonomi Indonesia (JABEI) Vol. 4 No. 1 (2025): JABEI
Publisher : Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jabei.v4i1.277

Abstract

Corruption remains one of the most significant challenges to sustainable development in Indonesia, undermining economic growth, social justice, and political integrity. The younger generation plays a crucial role in shaping a culture of anti-corruption that can help address this issue. As digital natives, this generation is well-equipped with the tools and skills necessary to advocate for transparency, accountability, and integrity. This research aims to explore the vital contributions of the youth in combating corruption and establishing an anti-corruption culture in Indonesia. The study highlights the importance of education in embedding anti-corruption values, focusing on both formal and informal education systems. Integrating anti-corruption teachings into school curricula is essential for fostering a sense of responsibility and ethical awareness among young individuals. Ultimately, this paper argues that the younger generation is not only the future of Indonesia but also its most powerful ally in the fight against corruption. Their involvement in anti-corruption initiatives can transform Indonesia into a more just, transparent, and accouable society.
PELESTARIAN WARISAN BUDAYA MELAYU MELALUI FUNGSI EDUKASI DAN PARIWISATA ISTANA SIAK Faruq Al-Qowim; Ilham Hudi; Maswir
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i1.5493

Abstract

Istana Siak Sri Indrapura berdiri sebagai pilar utama warisan budaya Melayu di Riau. Di tengah tantangan era modern, pelestarian warisan ini menjadi sebuah keniscayaan. Artikel ini mengkaji bagaimana fungsi edukasi dan pariwisata Istana Siak berperan sinergis dalam upaya pelestarian tersebut. Melalui analisis deskriptif kualitatif yang bersumber dari studi literatur, penelitian ini menunjukkan bahwa fungsi edukasi menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda, sementara fungsi pariwisata memberikan insentif ekonomi dan visibilitas. Data kunjungan wisatawan yang meningkat signifikan dari tahun 2015 hingga 2018 membuktikan keberhasilan pariwisata sebagai motor penggerak. Namun, ditemukan pula tantangan berupa potensi pergeseran nilai keaslian budaya dan kurangnya sinergi antara pemerintah dengan lembaga adat. Titik kritis permasalahan terletak pada relasi kuasa yang tidak seimbang, di mana negara yang memegang otoritas legal-rasional mendominasi pengembangan pariwisata, sementara lembaga adat dengan otoritas tradisionalnya terpinggirkan. Hal ini berisiko menyebabkan komodifikasi budaya, di mana warisan budaya kehilangan substansi dan "jiwa"-nya demi memenuhi tuntutan industri pariwisata. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang menyeimbangkan antara promosi pariwisata dengan penguatan otentisitas budaya melalui revitalisasi kemitraan dengan lembaga adat untuk memastikan kelestarian warisan Melayu yang berkelanjutan.
Sosialisasi Kearifan Lokal: Mengenalkan Roti Jala dan Laksamana Mengamuk kepada Anak Panti Asuhan Ash-Shohwah, Pekanbaru James Calvin; Sephira Astrid Sureztia; Rizki Syafha Melani; Salsabila Olivia Putri; Shofiy Syuja; Anggun Widya S; Piodona Rosalinda; Hasya Rohima Putri; Ilham Hudi
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i1.5595

Abstract

Kebudayaan lokal merupakan warisan berharga yang harus dijaga dan dilestarikan agar tidak tergerus oleh arus modernisasi dan globalisasi. Di Provinsi Riau, terdapat beragam kearifan lokal, termasuk dalam bidang kuliner. Roti Jala dan Laksamana Mengamuk adalah dua contoh makanan dan minuman khas Riau yang memiliki nilai historis dan budaya. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelestarian kearifan lokal, khususnya Roti Jala dan Laksamana Mengamuk, kepada anak-anak Panti Asuhan Ash-Shohwah, Pekanbaru. Metode yang digunakan meliputi presentasi interaktif, demonstrasi pembuatan makanan dan minuman, serta sesi tanya jawab. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan kecintaan anak-anak terhadap budaya lokal Riau, serta mendorong mereka untuk menjadi agen pelestarian di masa depan.
Peningkatan Kepekaan Sosial terhadap Keberagaman melalui Edukasi Intoleransi di SMA Negeri 9 Pekanbaru Nabila Aulia Putri; Putri Nafisha; Azmi Habibah; Mutia Mawaddah; Ilham Hudi
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6732

Abstract

Fenomena meningkatnya intoleransi di kalangan remaja menjadi keprihatinan tersendiri. Kasus-kasus bullying, ujaran kebencian, dan diskriminasi yang tersebar di media sosial menunjukkan bahwa teknologi digital tidak selalu mendukung pembentukan karakter positif. Pengabdian ini bertujuan untuk menidentifikafi dampak intoleransi dengan dorongan dari media sosial yang sulit untuk di batasi sehingga dapat memunculkan hasil yang memiliki dampak yang cukup buruk dalam kehidupan kewarganegaraan. Metode pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMA Negeri 9 Pekanbaru, dengan pendekatan melalui penyuluhan. Dimana penyuluhan tersebut di bungkus dengan metode yang sederhana sehingga mudah di pahami oleh siswa. Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan informasi dan ketrampilan melalui metode ceramah, simulasi, dan bermain peran kepada siswa SMA. Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif meningkatkan kepekaan sosial siswa. Ada perubahan perilaku yang berarti, di mana siswa mulai menunjukkan kepedulian terhadap keberagaman di SMAN 9 Pekanbaru. Peningkatan kesadaran ini diharapkan menjadi dasar yang kokoh dalam membentuk kepribadian mereka sebagai generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan sosial. upaya strategis untuk memperkuat karakter inklusif di antara siswa. Peserta didik sekarang dapat mengenali berbagai jenis intoleransi di sekolah baik yang berbentuk verbal, sosial, maupun simbolis serta menyadari dampak merugikannya terhadap kesehatan mental individu dan suasana belajar yang kondusif
Peran Guru dalam Mendeteksi dan Mencegah Radikalisme pada Siswa SMK Negeri 2 Pekanbaru Ilham Hudi; Cindy Pricilia; Zaskia Dyayu Larasati; Auzora Vidya Natasha; Salwa Juzika Fitri; M. Ikbal
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i3.6975

Abstract

Radikalisme di lingkungan pendidikan merupakan ancaman serius terhadap pembentukan karakter dan persatuan bangsa, termasuk di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Siswa SMK yang berada pada usia remaja tergolong rentan terhadap pengaruh paham radikal, terutama melalui media sosial dan lingkungan pergaulan. Oleh karena itu, guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memiliki peran strategis dalam mendeteksi dan mencegah berkembangnya radikalisme sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru PPKn dalam mendeteksi dan mencegah radikalisme para siswa di SMKN 2 Pekanbaru, serta mengidentifikasi pemahaman siswa dan kendala yang dihadapi dalam upaya pencegahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 12 informan, yaitu 10 siswa dan 2 guru PPKn. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana (2020) yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PPKn memiliki pemahaman yang baik mengenai radikalisme dan berperan aktif dalam mendeteksi indikasi awal radikalisme melalui pengamatan sikap dan perilaku siswa. Upaya pencegahan dilakukan dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila, toleransi, dan nasionalisme dalam pembelajaran PPKn. Siswa pada umumnya telah memahami radikalisme sebagai paham ekstrem dan berbahaya, meskipun pemahaman tersebut masih bersifat umum. Kendala utama dalam pencegahan radikalisme adalah pengaruh media sosial dan keterbatasan pengawasan diluar lingkungan sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru PPKn sangat penting dalam pencegahan radikalisme dan perlu didukung oleh kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan lingkungan masyarakat.
Pengaruh Globalisasi Terhadap Identitas Kewarganegaraan Anak Muda Firmansyah, Denny; Hudi, Ilham; Salsabilla, Fania; Zharfa, Sabila; Rahmadani, Fitri; Fadhlurrahman, Ziyad
Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat Vol. 2 No. 3 (2024): September: GARUDA: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/garuda.v2i3.3549

Abstract

Globalization has affected various aspects of modern society, one of which is the citizenship identity of young people. The influence of globalization on young people's citizenship identity is a major concern in the life of the nation today. Citizenship identity is an important thing for a citizen. Therefore, this study aims to analyze how globalization affects young people's citizenship identity. The influence of globalization can be seen in young people's lifestyle, consumption and cultural preferences. In the context of citizenship identity, globalization can challenge the clash between local and global identities, raising questions about their loyalty to their home country. The research methods used included a literature. The results of the analysis show that globalization has caused changes in young people's mindsets, values, and citizenship identities. The process of globalization has opened up young people's access to information, cultures and experiences from different parts of the world that change the way they see themselves as citizens. This research provides insights into the dynamics of citizenship identity in the era of globalization in order to promote active and responsible citizenship.
Pendidikan Kewarganegaraan dan Pembentukan Karakter: Membentuk Individu yang Bertanggung Jawab dan Peduli Yudha, Willy Fadhilah Wira; Hudi, Ilham; Marisa, Vania; Farliando, Ridho Arya; Putri, Yolanda Ardila; Avicenna, Achyar Zein; Admi, Nurhayati Marjuni
Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat Vol. 2 No. 3 (2024): September: GARUDA: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/garuda.v2i3.3951

Abstract

Citizenship education is an important component in character formation that can improve the moral quality of the Indonesian nation. Citizenship education can be an effort to create character or   morals   based   on   Pancasila regarding   the understanding, values , and behavior of the nation's generation. In character formation, citizenship education is the main effort to improve skills in terms of critical thinking, collaborative communication skills, and good decision-making skills. Citizenship education focuses onl  forming a quality young generationlby optimizing the potential in each individual which is reflected in awareness, understanding, and behavior. With Citizenship Education, it is hopedl  that it can be an effort to strengthen the identity and quality of the nation by creating individuals whol   are not only intellectually intelligent but  also have  strong,  responsive,  critical,  creative,  responsible  character  and  can contribute positively to societyl  andl  the nation.
IMPLEMENTASI NILAI PANCASILA SEBAGAI LANDASAN SOSIALISASI ANTI KORUPSI UNTUK MEMBANGUN GENERASI EMAS DI SMK NEGERI 2 PEKANBARU Gebby Amara Putri Sugeng Hariyanto; Vitantri Vitantri; Ilham Hudi; Anisah Azzahra Lubis; Yashinta Khairani; Nadia Thalia Ramadhani; Ajeng Ayun Dining Utami; Riska Nurazila; Cindy Sri Wahyuni; Aulia Faradiva; Riska Aryanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.39466

Abstract

Tindak pidana korupsi merupakan penyakit sosial yang telah merajalela di banyak negara, termasuk Indonesia. Pengabdian ini dilakukan di SMKN 2 Pekanbaru. Pengabdian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai pancasila dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun karakter masyarakat yang anti korupsi. Pengabdian ini menggunakan metode sosialisasi dan penyuluhan yang melibatkan pendekatan partisipatif dan edukatif yang dilakukan melalui 4 tahapan yaitu identifitakasi masalah, perijinan, melaksankan sosialisasi dan evaluasi. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila, dapat menjadi landasan moral dalam memperkuat integritas individu dan institusi. Implementasi nilai-nilai tersebut melalui sosialisasi antikorupsi, dan partisipasi masyarakat terbukti efektif dalam menurunkan potensi korupsi.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Aci Rahmawati Adelia, Vella Adellia, Adellia Adha , Elga Nur Adha, Khusnul Adhim, Mohammad Fauzil Adilla, Putri Adinda Nur Aini Admi, Nurhayati Marjuni Afifi , Lupia Afriyani , Willya Agusminarti Agusminarti Agustina, Amelia Ahyaruddin, Muhammad Aini , Nur Aini Nurul Aisyah Putri, Aisyah Ajeng Ayun Dining Utami Akhmal, M Aldiansyah, Yusufi Febran Algi Ali, Riduan Alwi Afriansyah Amalia Kusfebriana, Riszka Amalia, Siska Amanda, Yolipia Ambarita, Artia Theresia Amikha Eriska Putri Aminuyati Ananda, Dhina Aprilia Anastasia, Sheila ANDINI, VHANY SYAFRI Anggrella, Cindy Anggun Widya S Anisah Azzahra Lubis Anjelita Amanda Anne Mustika Annisa Miftahurrahmi Anriva, Della Hilia Aprilia, Mita Aqila, Zakiya Nada Arafat, Ismail Ardiansyah, Fadly Arfiyansyah, Maruf Arianti, Aisyah Armazumi, Rafly Asiah Asiah Attalla, M. Sulthan Raihan Audi M, Neysa Aulia Faradiva Aulia Sabrina, Azzahra Aulia, Nini Auzora Vidya Natasha Avicenna, Achyar Zein Ayu Pramesti, Diah Azhara, Suci Cantika Azmi Habibah Azzahra, Dinda Dwi Azzahra, Nabila Putri Bambang Wahyu Susanto Bella, Siti Berry Kurnia Vilmala Bilal, Muhammad Canda, Istiazah Mei Cecep Darmawan, Cecep Chindy Aulia Putri Cindy Pricilia Cindy Sri Wahyuni Damayanti, Yulia Destoarezkya, Alga Dwi Desy Mairita Dewi Fatmasari Dhani, Annisa Rahma Diah Ayu Pramesti Diah Ayu Pratiwi Diah Ayu Pratiwi Diah Retno Diah Wahyu Ningsih Dian Hafiza Triana Dian Hafizah Triana Dian Puji Puspita Sari Dina Cahya Novita Dini Suci Noviola Doni, Sofi Nabila Dresta Daryanti Eka Aprillia Rahmi Erfandi, Riko Fadhlurrahman, Ziyad Fadilah, Elsa Nur Fakhrul Ilham Fani Marsyanda Faradiva, Aulia Farliando, Ridho Arya Faruq Al-Qowim Fauziah Rahma Indah Sari Febriani, Selpi Firmansyah, Denny Fitri Rahmadani, Fitri Fitri, Nasyatul Aulia Friska Andriani Gebby Amara Putri Sugeng Hariyanto Ghina Salsabila, Oktaviani Ginting, Muhammad Ricard Giska Rahma Hadeya Shabrina, Putri Hadir Purwanto Hariyanto, Gebby Amara Putri Sugeng Harni Kumala Sari Hasya Rohima Putri Hayatun Nufus Helmilia Putri, Nelsy Helsi Tiara Plani Hendri, Nazsa Anugerah Widia Hikmah , Nur Hilaliyah, Nadiatul Hilwa Dwi Darma Hlaliyah, Nadiyatul Hulfa , Jessy Amelya Ilham, Annisa Puteri Ilham, Fakhrul Imelda Sahfitri Indah Rahayu Indradewa, Rhian Intan Kumala Sari, Siti Iqbal Pahdulrahman Isnaini, Ulfatul Isran Bidin ISTIQOMAH, NOVA WAHYU ANIS James Calvin Jibril, Ferdi Jihan Rahmayanti Julianti, Mira Julieta Bagio, Zakiya Karim Suryadi Khairani, Yashinta Khairun Nisa Defi Kurniawan, Hikmal Kurniawan, Muhammad Hanif Leni Anggraeni Lidia Sihotang Lisman, Muhammad Lubis, Anisah Azzahra M. Ikbal Maharani, Nova Fitria Maharani, Yesy Mairoza Mairoza, Mairoza Marisa, Vania Maswir Maswir Maswir Matang Matang Maulana, Nicholas Mawaddah, Annisa Maya Suryany Meiyunda, Revalina Melisa Pratiwi Mentari Dwi Aristi Misharti Misharti Muhammad Isnaini Mulyani Mulyani Munawarah, Lathifa Mutia Hasanah Mutia Mawaddah Nabila , Elsya Nabila Aulia Putri Nabila, Syahla Nabilah, Zahra Nadana, Maharani Satya Nadia Thalia Ramadhani Naiya Aulia Putri Nathwa, Yuningsih Sriyana Nia Agustina Nisa, Mia Kairun Nisak, Nurun Nur Afriyanti Nur Fitriana Nur I dayu Nurazila, Riska Nurhaini, Siti Nurhaliza Hersa Oktavia Nurpadila, Nurpadila Oktavia, Nurhaliza Hersa Pangestika, Mutiara Dwi Pele, Imanullah Ulu Permata Octavia, Bella Piodona Rosalinda Pradana, Ferdy Aland PRATAMA, ARYA SAFTA Pratama, Ricko Sholeh Pratiwi, Rahma Aprilia Puji Rahayu Purwanto, Hadi Putra, Panca Hardian Putri Nafisha Putri Nur Bintang Putri, Amikha Eriska Putri, Annie Mustika Putri, Chindy Aulia Putri, Elsi Amanda Putri, Gustriani Putri, Melisa Diana Putri, Naiya Aulia Putri, Oktamia Anggraini Putri, Yolanda Ardila Putri, Yolanda Arsita R, Sri Jingga Fitrianingsih. Rahmadanti, Aulia Rahmadhani, Tami Fitri Rahmadini, Ineke Rahmah, Adillah Rahmayanti, Jihan Rahmi , Eka Aprillia Ramadhani, Andini Ramadhani, Nadia Thalia Ramdani, Devinda Ratna Susanti Rayani, Olivia Razali Razali Refila, Abelia Ananda Putri Reynaldi Saputra Rianti, Sartika Agus Ridho, Tri Ibnu Rifki Ramadhan, Muhammad Riska Aryanti Riska Nurazila Ritonga, Winda Nur Safitri Rizki Syafha Melani Rosita Rosita Ryan Prayogi Ryanty, Alda SAADI, DITO Sabrina, Azzahra Aulia Sabrinaya, Sabrinaya Safariani, Yelsa Safitra, Najwa Sayyid Safitri, Diva Safitri, Eliyani Salim, Aulia Sabilla Salsabila Olivia Putri Salsabila, Nayla Fayza Salsabila, Syevira Salsabilah, Annisa Eka Salsabilla, Echa Salsabilla, Fania Salsabilla, Ramadhani Adinda Salwa Juzika Fitri Saputra, Reynaldi Surya Sari, Verti Nofita Sephira Astrid Sureztia Serayu, Shentya Putri Sesilia, Eka Shakyla Luthfiyah Sani Shofiy Syuja Siahaan, Kartika Anggreany Silvi Mayfitri Dewi Sinulingga, Syaharani Mutia Siti Nurfadilah Siti Nurhaini Siti Rohani Solehatunisa Solehatunisa Srihayuning, Widi Suatan, Marcel Muliano Subianto, Anggi Suci Irawati Suci Puspita Rini Sunanto Sunanto Suparno Suparno Swanda, Fajri Syahputra, Muhammad Rikky Syahputra, Restu Syahriani, Irmah Syaputri , Mia Hermanita Tenni Suprapti Tia, Selma Tendri Triwardani, Dinda Mustika TSABITAH, NAYLA Utami, Ajeng Ayun Dining Utami, Nadia Restu Verlia Agustin Siringo-ringo Vitantri Vitantri Vitantri, Vitantri Wahyudi, M. Reno Wardiani Hiliadi Wati, Sri Wismanto Wismanto Wulan Yulianti Nuraliffah Yahdini Nurhasanah Yashinta Khairani Yasmilla, Zuhra Balqis Yudha, Willy Fadhilah Wira Yulianingsih, Ika Yuningsih, Sindi Mita Zaskia Dyayu Larasati Zharfa, Sabila