Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Home Ec

INOVASI PEMBUATAN COOKIES SUBSTITUSI PUREE KACANG HIJAU (VIGNA RADIATA) UNTUK MENINGKATKAN NILAI GIZI Innovation of Making Green Puree Substitution Cookies (Vigna Radiata) to Increase Nutritional Value Gawarti Gawarti; Nur Azizah Rahman; Syamsidah Syamsidah
HomeEC Vol 17, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.76 KB) | DOI: 10.2685/homeec.v17i1.32807

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk; 1) mengetahui proses pembuatan puree kacang hijau, 2) mengetahui proses pembuatan cookies substitusi puree kacang hijau, 3) mengetahui respon panelis terhadap cookies susbtitusi puree kacang hijau, dan 4) mengetahui kandungan gizi cookies substitusi puree kacang hijau. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket (kuesioner), serta dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif kuantitatif,  berupa analisis mean, uji annova, dan uji duncan menggunakan aplikasi SPSS series 22, analisis perhitungan Daftar Komposisi Bahan Makanan serta data hasil uji laboratorium di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar. Hasil penelitian ini adalah; (1) proses pembuatan puree kacang hijau meliputi sortasi, penimbangan, perendaman, pencucian, perebusan, penirisan, penghalusan, dan penimbangan; 2) proses pembuatan cookies substitusi puree kacang hijau meliputi penimbangan bahan, pencampuran bahan, pencetakan cookies, pemanggangan cookies, penyimpanan cookies; 3) respon panelis terhadap cookies substitusi puree kacang hijau dengan formula terbaik yaitu F1 80% tepung terigu dan 20 % puree kacang hijau; 4) hasil uji kandungan gizi cookies substitusi puree  kacang hijau di Balai Besar Labolatorium Kesehatan Makassar dengan lima parameter yang diuji diperoleh kandungan (a) karbohidrat sebanyak 50,17%, (b) protein sebanyak 6,73%, (c) lemak sebanyak 15,32%, (d) kadar air sebanyak 4,96%, dan (e) kadar abu sebanyak 2,97% yang menunjukkan bahwa cookies substitusi puree kacang hijau mengalami peningkatan nilai gizi dari resep dasar sehingga sangat baik dikonsumsi.  Kata kunci : Kacang Hijau, Puree, Cookies
Memadukan Kain Tenun Bira ( Lipa’ So’bi ) dan Kain Tenun Kajang (Tope’ Le’leng ) dalam Pembuatan Busana Casual Menggunakan Hiasan Makrame Setya, Wahyu; Syamsidah, Syamsidah; Kurniati, Kurniati
HomeEC Vol 19, No 2 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/homeec.v19i2.68251

Abstract

ABSTRAK –Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui : 1) Desain padu padan kain tenun Kajang ( tope’ le’leng) dan kain tenun Bira (lipa’ so’bi’), 2) Proses pembuatan hiasan makrame pada padu padan kain tenun Kajang ( tope’ le’leng) dan kain tenun Bira (lipa’ so’bi’) dalam pembuatan busana casual dengan hiasan makrame 3) Proses padu padan kain tenun Kajang ( tope’ le’leng) dan kain tenun Bira (lipa’ so’bi’) dalam pembuatan busana casual dengan hiasan makrame, 4) Penilaian panelis terhadap padu padan kain tenun dalam pembuatan busana casual . Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium PKK FT UNM dengan jumlah responden 5 orang dosen Tata Busana, dan 15 orang mahasiswa PKK FT UNM dengan metode penelitian menggunakan observasi, Focus Group Discussion (FGD), Dokumentasi, dan Score Sheet. Teknik analisis data menggunakan presentase dan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan 1) Desain padu padan kain tenun Kajang ( tope’ le’leng) dan kain tenun Bira (lipa’ so’bi’) yang dibuat berupa blus dan celana dengan model siluet H. Menggunakan lengan suai, kerah peter pan collar, terdapat bagian luaran blus yang memiliki motif perahu pinisi dan tambahan makrame pada blus. Adapun celana yang dibuat yaitu dengan model celana wanita menggunakan kain tenun Kajang. Bahan yang digunakan pada blus yaitu tenun Kajang ( tope’ le’leng), kain tenun Bira ( lipa’ so’bi’) dan kain asahi sebagai furing. Warna busana yang digunakan yaitu warna hitam dan pink, 2) Proses pembuatan hiasan makrame pada padu padan kain tenun Kajang ( tope’ le’leng) dan kain tenun Bira (lipa’ so’bi’) dalam pembuatan busana casual dengan hiasan makrame dengan menggunakan simpul persegi bergantian, 3) Proses padu padan kain tenun Kajang ( tope’ le’leng) dan kain tenun Bira (lipa’ so’bi’) dalam pembuatan busana casual dengan hiasan makrame dengan langkah kerja sebagai berikut : a) menyiapkan alat dan bahan, b) menggunting bahan utama dan furing, c) menjahit kupnat, d) menjahit bahu dan sisi, e) memasang lengan, f) memasang hiasan g) menjahit celana, h) proses mengelim dan finishing pada busana, 4) Penilaian panelis terhadap padu padan kain tenun dalam pembuatan busana casual menggunakan rumus skala likert dengan presentase keseluruhan 94,66 % yang menyatakan sangat baik. Dapat disimpulkan Bahwa hasil jadi padu padan kain tenun Kajang ( tope’ le’leng ) dan kain tenun Bira ( lipa’ so’bi’) dalam pembuatan busana casual dengan hiasan makrame dinyatakan sangat baik. Kata Kunci : Padu Padan, Kain Tenun Kajang, Kain Tenun Bira, Busana Casual, Makramesya
Pengembangan Media Video Pembelajaran Pembuatan Kroket Dalam Mata Kuliah Pengolahan Makanan Kontinental Nurainun, Nurainun; Ratnawati, Ratnawati; Syamsidah, Syamsidah
HomeEC Vol 20, No 2 (2025): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/homeec.v20i2.80152

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) yang bertujuan untuk; (1) mengetahui tahapan pengembangan video pembuatan kroket untuk mata kuliah pengolahan makanan kontinental; (2) mengetahui kelayakan video pembuatan  kroket. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan 4D. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa konsentrasi tata boga jurusan PKK FT UNM. Pengumpulan data melalui metode dokumentasi, observasi, studi pustaka dan angket. Teknik analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian pengembangan media video pembelajaran pembuatan kroket melalui tahapan: (1) menganalisis kondisi awal dan kebutuhan pembelajaran; (2) tahapan design dan membuat media pembelajaran; (3) validasi oleh ahli materi dan ahli media dan, produk pada uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar; (4) tahapan evaluasi dan finalisasi produk. Kualitas media pembelajaran dinyatakan sangat valid oleh validator ahli media dengan nilai 100% dan ahli materi dengan nilai 97,90%. Hasil uji kelayakan melalui angket respon peserta didik yang menjaring data terkait kelayakan perangkat pembelajaran pada uji coba skala kecil dihasilkan rata-rata presentase 95,31% dan skala besar 98,92% sehingga dapat dikatakan layak untuk digunakan dalam mata kuliah pengolahan makanan kontinentalKata kunci: Kroket, Pengolahan Makanan Kontinental, Video Pembelajaran