Claim Missing Document
Check
Articles

The Potential of Crop Residues as Feed Resources for Ruminant in Indonesia Jasmal A Syamsu; Lily A Sofyan; K Mudikdjo; E Gumbira Sa’id
WARTAZOA, Indonesian Bulletin of Animal and Veterinary Sciences Vol 13, No 1 (2003): MARCH 2003
Publisher : Indonesian Center for Animal Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.224 KB) | DOI: 10.14334/wartazoa.v13i1.794

Abstract

The growth rate of ruminant population between 1997-2001 was decreased for beef cattle 1,46%, buffalo 6,73%, goat 2,89% and sheep 0,55%. But the population of dairy cattle increased 2,90%, meanwhile milk production increased was 6,29% per year. On the other hand, at the same time the number of slaughtered animals increased for beef cattle (0,53%), goat (4,39%) and sheep (23,15%), and buffalo was decreased 2,13%. Production of ruminant meat decreased 2,39% annually. The goat meat was decreased (9,03%) than sheep meat (6,36%), buffalo meat (2,51%) and beef meat (0,95%). The quantity of crop residues produced as a feed resources for ruminant is 51.546.29751.546.297 ,3 tons dry matter or 23.151.344,6 tons total digestible nutrient., as result it available feed for ruminant was 14.750.777,1 animal unit (AU). While the population of ruminant is 11.995.340 LU so that it can be able to increase the population up to 2.755.437,1 LU or 18,68 %.   Key words: Crop residues, ruminantCallSend SMSAdd to SkypeYou'll need Skype CreditFree via Skype
Potensi Putri Malu (Mimosa pudica) sebagai Penghambat Aflatoksin pada Jagung Pipilan W. Nurmayani; J. A. Syamsu; S. Purwanti
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 24, No 1 (2022): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.24.1.87-94.2022

Abstract

Kinerja Mesin Pellet dalam Produksi Pakan Ayam Pedaging Fase Finisher Ichlasul Amal; Jamila Jamila; Jasmal A. Syamsu
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 7, No 3 (2020): JITRO, September
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.996 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v7i3.13492

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas kinerja mesin dalam produksi pakan pellet ayam pedaging fase finisher dengan berbagai bahan perekat. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dengan 4 ulangan. Perlakuan penambahan bahan perekat yaitu P0 = tanpa menggunakan bahan perekat, P1 = penambahan molases 2%, P2 = penambahan tepung tapioka 2%, P3 = penambahan bentonit 2%. Parameter yang diukur dalam penelitian adalah kinerja teoritis dan kinerja aktual mesin pellet, ukuran diameter dan panjang pellet, serta kualitas organoleptik pellet. Hasil penelitian menunjukkan penambahan berbagai bahan perekat tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap kinerja teoritis mesin pellet, kinerja aktual mesin pellet, serta ukuran diameter dan panjang pellet. Berdasarkan uji organoleptik pellet dengan kriteria tekstur, warna, serta bau menunjukkan bahwa lebih 50% panelis memberi penilaian kategori baik pada kriteria tersebut pada pellet yang diberi bahan perekat. namun, perlakuan tanpa bahan perekat sebanyak 41,67% panelis menyatakan teskstur pellet dengan kategori jelek. Disimpulkan bahwa dengan penambahan berbagai bahan perekat tidak berpengaruh terhadap kinerja mesin pellet, dan ukuran partikel pellet, untuk uji organoleptik menunjukkan lebih 50% panelis menyatakan kategori baik pada kriteria tekstur, warna serta bau, sedangkan tanpa bahan perekat persentase tertinggi panelis menyatakan teskstur pellet dengan kategori jelek.Kata kunci: bahan perekat, kinerja mesin, kualitas fisik, organoleptik pelletABSTRACTThis research aims to determine performance capacity of the machine in production of finisher phase broiler pellet feed with various binders. The research used a completely randomized design (CRD) consist of 4 treatments with 4 replications. The treatment of adding binders are P0 = without using binders, P1 = addition 2% molasses, P2 = addition 2% tapioca flour, P3 = addition 2% bentonite. The parameters measured in the research were the theoretical performance and actual performance of the pellet machine, the diameter and length of the pellet, as well as the organoloptic quality of pellet. The results showed the addition of a variety of binders no significant effect (P>0.05) against the theoretical performance of pellet machines, the actual performance of pellet machines, as well as the size of diameter and length of pellets. Based on organoleptic test pellets with texture, color, and smell criteria showed that more than 50% of panelists gave a category rating on the criteria on pellets that were given binders. On the other hand, treatment without adhesives as much as 41,67% of panelists stated that the texture of pellets was in the bad category. It can be concluded that the addition of various binders has no effect on the performance of the machine, and the size of the pellet particles. For the organoleptic test, it showed that more than 50% of panelists stated good categories in the criteria of texture, color and smell, while without adhesive, the highest percentage of panelists stated that the pellet texture was in the bad category.Keywords: binder, machine performance, physical quality, organoleptic pellet
EFEKTIFITAS ANTIMIKROBA PADA JUMLAH JAMUR DALAM PAKAN BUATAN TERHADAP KUALITAS KOKON ULAT SUTERA . Jamila; Jasmal Ahmari Syamsu; . Syatrawati
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak Vol. 10 No. 1 (2014)
Publisher : Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.406 KB) | DOI: 10.20956/bnmt.v10i1.911

Abstract

Penelitian telah dilakukan untuk mengetahui efektivitas antimikroba terhadap jumlah jamur dan kualitas kokon ulat sutera. Penelitian ini menggunakan ulat sutera (Bombyx mori) jenis perhutani dan strain china. Menggunakan garam, kalsium propionat dan kalium sorbat sebagai antimikroba sebanyak 2 gram/100 gram berat kering yang ditambahkan dalam pakan buatan uat sutera. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan antimikroba berpengaruh nyata terhadap total kontaminasi jamur pakan buatan ulat sutera. Penambahan garam pada pakan buatan ulat sutera merupakan yang terbaik dalam menghambat pertumbuhan jamur bila dibandingkan dengan kalsium propionat dan kalium sorbat. Sedangkan kualitas kokon yang terbaik setelah mengkonsumsi pakan buatan yang mengandung antimikroba adalah jenis uat sutera dari Perum-Perhutani dibanding strain China. Kata Kunci: Antimikroba, Pakan Buatan, Bombyx mori, kokon, Jamur
KINERJA TEORITIS, KINERJA AKTUAL DAN EFESENSI MESIN HUMMER MILL PADA PENGGILINGAN TONGKOL JAGUNG Muhammad Fadhlirrahman Latief; Jasmal A Syamsu; . jamila; Jamilah jamilah
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak Vol. 13 No. 2 (2019)
Publisher : Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bnmt.v13i2.10929

Abstract

Hammer mill merupakan teknologi penggilingan bahan pakan yang bekerja dengan prinsip tumbukan. Kinerja mesin mempengaruhi dari efesiensi penggilingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja teoritis (KT), Kinerja Aktual (KA), dan efesiensi mesin hammer mill pada penggilingan tongkol jagung. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan sebagai berikut  P1 (berat tongkol jagung 1 kg), P2 (berat tongkol jagung 2 kg, P3 (berat tongkol jagung 3 kg), dan P4 (berat tongkol jagung 4 kg). Total unit perlakuan yaitu 12 unit percobaan. Parameter yang diukur yaitu KT (kg/menit), KA (kg/menit), efesiensi mesin (%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa P4 memiliki perbedaan yang nyata  (P<0,05) dengan nilai KA  0,82 ±  0,07 kg/menit dan 76 ± 0,08 kg/menit. P2 paling efesien dalam proses penggilingan dengan nilai efesiensi 99%.Kata kunci: efesiensi, hammer mill, kinerja mesin, tongkol jagung.
Limbah Tanaman Pangan Sebagai Pakan Ternak Sapi Potong di Kabupaten Sidenreng Rappang Abdul Alim Yamin; Jasmal Ahmari Syamsu
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 9, No 1 (2020): JURNAL PETERNAKAN SRIWIJAYA
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/JPS.9.1.2020.11703

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi pakan asal limbah tanaman pangan dan daya dukungnya terhadap populasi ternak sapi potong di wilayah kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian dilakukan dengan pengumpulan data dari Badan Pusat Statistik serta Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, Indonesia. Data diperoleh diolah untuk menghitung populasi ternak berdasarkan satuan ternak (ST), produksi limbah tanaman pangan (BK), dan daya dukung limbah tanaman pangan sebagai pakan sapi porong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi limbah tanaman pangan di seluruh wilayah kabupaten Sidenreng sebesar 610.690,80 ton BK dengan produksi terbesar adalah jerami padi (90,43%) diikuti oleh jagung (9,5%), ubi kayi (0.06%), ubi jalar (0,01%), kacang tanah (0,009%) dan kacang hijau (0,0008%). Produksi limbah tanaman pangan (BK) dapat menampung 267.842,50 ST sehingga dengan populasi saat ini sebesar 35.552,46 ST dan masih berpeluang besar dalam peningkatan populasi ternak sapi potong sebesar 232.290,01 ST atau 86,7%.
ANALISIS STRATEGI PEMANFAATAN LIMBAH TANAMAN PANGAN SEBAGAI PAKAN RUMINANSIA DI SULAWESI SELATAN Jasmal A. Syamsu; Agustina Abdullah
Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan Vol 10, No 2 (2009): JEP Desember 2009
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jep.v10i2.800

Abstract

Vector Auto Regression (VAR) is an analysis or statistic method which can be used to predict time series variable and to analyst dynamic impact of disturbance factor in the variable system. In addition, VAR analysis is very useful to assess the interrelationship between economic variables. This research through the following test phases: unit root test, test of hypothesis, Granger causality test, and form a vector autoregresion model (VAR). The data used in this research is the GDP data and budget data of South Sulawesi in the period 1985-2004. The research aims to analyze the interrelationship between public expenditure and economic growth in South Sulawesi. The result showed statistically significant in economic growth (PDRB) influence public expenditure (APBD), however, not vice versa. Otherwise, for the need of APBD prediction, the used of lag 4 was the optimum model based on the causal relationship to PDRB.
PENANGANAN GANGGUAN REPRODUKSI SAPI DI DESA PASSIPPO KECAMATAN PALAKKA KABUPATEN BONE Sahiruddin Sahiruddin; Abd Latief Toleng; Muhammad Yusuf; Farida Nur Yuliati; Zulkharnaim Zulkharnaim; Jasmal A Syamsu
JURNAL PengaMAS Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v1i2.906

Abstract

Kabupaten Bone merupakan wilayah yang tergolong potensial untuk pengembangan ternak sapi dengan daya dukung lahan yang cukup tinggi untuk ketersediaan pemanfaatan lahan hijauan ternak dan limbah jerami padi. Usaha pemeliharaan sapi sudah sejak lama dilakukan, mulai dari usaha sampingan maupun sebagai penghasilan utama. Beberapa masalah yang dihadapi oleh peternak di lapangan seperti munculnya gangguan reproduksi ternak, wawasan tentang manajemen pemeliharaan minim dan gangguan penyakit menjadi penyebab rendahnya produktivitas ternak yang dihasilkan. Ipeks bagi Masyarakat (IbM) sebagai kegiatan pengadian masyarakat merupakan sarana yang efektif untuk melakukan pendampingan terhadap kelompok tani ternak. Kegiatan ini dilakukan dalam dua tahap yaitu, sosialisasi pelaksanaan kegiatan yang dirangkaiakan dengan Focus Group Discussions (FGD) sebagai tahap awal. Selanjutnya tahap kedua adalah penyuluhan dan pelatihan teknis. Materi penyuluhan meliputi gangguan reproduksi ternak, manajemen pemeliharaan dan penanganan kesehatan ternak. Sebagai tambahan dilakukan pelatihan teknis tentang formulasi fermentasi jerami padi sebagai pakan ternak dengan melibatkan semua anggota kelompok mitra. 
APLIKASI TEKNOLOGI PENGOLAHAN JERAMI PADI SEBAGAI PAKAN SAPI POTONG DALAM PROGRAM KEMITRAAN WILAYAH KECAMATAN SUPPA KABUPATEN PINRANG Jasmal A. Syamsu; Ilham Rasyid; Sri Purwanti; Muh. Hatta
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 7, No 3 (2022): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.055 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v7i3.6912

Abstract

Pengkajian ini bertujuan untuk mengaplikasikan teknologi pengolahan jerami padi sebagai pakan ternak sapi potong di tingkat peternakan rakyat dalam menunjang integrasi sapi potong dan padi. Penelitian dilaksanakan di kelompok tani ternak, Desa Watangpulu Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang. Introduksi teknologi yang dilakukan adalah pengolahan fermentasi jerami padi, dengan jumlah jerami padi yang difermentasi sebanyak 1,5 ton. Dalam aplikasi teknologi fermentasi jerami padi secara umum menunjukkan terjadinya peningkatan kualitas jerami padi sebelum dan setelah dilakukan sentuhan teknologi pengolahan. Kualitas protein kasar jerami padi yang telah difermentasi mengalami peningkatan dibanding jerami padi yang tidak difermentasi, dan diikuti dengan penurunan kadar serat kasar setelah fermentasi.
Potensi Kombinasi Maggot, Kunyit dan Indigofera Sebagai Antioksidan Alternatif Imbuhan Pakan Sri Purwanti; Nurhasmiati Nurhasmiati; Nancy Lahay; Jasmal A. Syamsu
Wahana Peternakan Vol. 6 No. 2 (2022): Wahana Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v6i2.616

Abstract

Abstract The purpose of this study is to find out how much antioxidant content combination maggot (Hermetia illucens), turmeric (Curcuma domestica) and Indigofera zollingeriana to be used as an alternative feed additive for poultry. This study used a complete randomized design with 6 treatments 3 replays using DPPH method with treatment P0 vitamin C (positive control), P1 (2,5% turmeric + 5% Indigofera + 25% larva BSF), P2 (2,5% turmeric+ 10% Indigofera + 20% larva BSF), P3 (2,5% turmeric + 15% Indigofera + 15% larva BSF), P4 (2,5% turmeric + 20% Indigofera + 10% larva BSF), P5 (2.5% turmeric + 25% Indigofera + 5% larva BSF). The observed parameters are antioxidant activity using orthogonal contrast tests and orthogonal polynomial tests. The results showed that the treatment had a very real effect (P<0.01) on antioxidant activity. Orthogonal contrast test results showed that the treatment of P0 (control) with the treatment of P1, P2, P3, P4 and P5 had a very noticeable effect (P<0.01) on antioxidant activity. Further tests of orthogonal polynomials showed that the highest antioxidant was in the P5 treatment (2,5% turmeric + 25% Indigofera + 5% larva BSF) 115.67%. It was concluded that a combination of  25% larva BSF (Hermetia illucens), 2,5% turmeric (Curcuma domestica) and 5% Indigofera zollingeriana can be used as an alternative feed additive source of antioxidants for poultry livestock. Keywords: Antioxidants, larva BSF, turmeric, Indigofera zollingeriana.
Co-Authors . Jamila . jamila . Jamila, . . Jamilah A. Mujnisa, A. Mujnisa Abd Latief Toleng Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Alim Yamin Abdul Alim Yamin Yamin Adzima, Ahmad Fauzan Agustina Abdullah Ahmad Fauzan Adzima Ahmad Muchlis Aisyah Bauw Akbar, Andi Muh Ali, Hikmah M. Alnita Baaka AM Fuad Al Kautsar Walinon Amal, Ichlasul Amas, Akmal Fikri Andi Muh Fuad Al Kautsar Walinono Andi Muh. Fuad AW Andi Muhammad Fuad AW Andi Muhammad Rusyidi Anie Asriany, Anie Anugra Nursamsami Asma Bio Kimestri Asmuddin, Asmuddin AW, Andi Muh Fuad Bahrun, Abd. Haris Budiman Nohong, Budiman Chrysostomus, H. Y. Deny Anjelus Iyai Desni Saragih Doma, Jamilah Dwi Nurhayati E Gumbira Sa’id E Gumbira Sa’id Elfira Kariane Suawa Fadhlirrahman Latief, M Farida Nur Yuliati Fransiska, Yuliana Fuad AW, Andi Muh. Fuad AW, Andi Muhammad Fuji Astuty Auza Hairuddin Hairuddin Hans Mamboai Haruna, Sulistiawati Hasrin Hasrin Hasrin Hasrin Hasrin Hasrin Hasrin, Hasrin Hasrul, Muhammad HERNI, HERNI Hikmah M Ali Hikmah M. Ali Hirdan, A. Nurul Izzah Ichlasul Amal Ichlasul Amal Ilahude, Meygi Caesarika Putri Ilham Rasyid Ilham Syarif Indrawirawan Indrawirawan Jamil, Muhammad Hatta Jamila Jamila Jamila Jamila John Arnold Palulungan K Mudikdjo K Mudikdjo Kumandari Indah Prahesti Lahay, Nancy Latief, M. Fadhlirrahman Lily A Sofyan Lisa Nasfati Muhammad M. Fadhlirrahman Latief M. Fadlirrahman Latief M. Rusdy, M. Rusdy Maharani, Nur Fadilah Maharani, Nur Fadillah Makarius Bajari Maria Arim Marzuki, Dian Saputra Maya Novi Mita Arifa Hakim Mita Arifah Hakim Mohammad Al-Tawaha, Abdel Razzaq Muh. Hatta Muh. Ridwan B Muhammad Arsyad Muhammad Hatta Muhammad Ihsan A Dagong Muhammad Ihsan A. Dagong Muhammad Ilham Tajuddin Tajuddin Munir Munir Munir Munir Munir, Munir Musran Munizu Mutalib, Abd. Nancy Lahay Nurhasmiati Nurhasmiati Nurlaelah, Siti Nursyam A Syarifuddin Putu Nara Kusuma Prasanjaya Rahim, Lellah Rahmadani, A. Rahmadani, Andi Raisa, Daeva Mubarika Raita Humaira Junawan Rinduwati, Rinduwati Rohmiyatul Islamiyati, Rohmiyatul Rusyidi, Andi Muhammad Sahiruddin Sabile Sahiruddin Sahiruddin Sahiruddin Sahiruddin Sa’id, E Gumbira Sema, Sema Sientje D. Rumetor Siti Halimatus Saadiyah Sitti Nurani Sirajuddin Sri Purwanti Sri Purwanti Stepanus R. Pakage dan B.W. Irianti Survidia Nur Syamsuddin Hasan, Syamsuddin Syamsuddin Nompo, Syamsuddin Syatrawati W. Nurmayani Wahyu Darsono Wahyu Jaelani Supriadi Walinono, Andi Muh.Fuad Al Kautsar Walinono, Andi Muhammad Fuad Watuwaya, Bogarth Kalikitnggamu Wijaya, Andis Yafed Muyan Yafed Syufi Yamin, Abdul Alim Zulkharnaim Zulkharnaim