Claim Missing Document
Check
Articles

COMMUNITY DEVELOPMENT BERBASIS INTEGRATED FARMING DALAM PENGOLAHAN LIMBAH PAKAN DAN TERNAK DI KABUPATEN PINRANG Ali, Hikmah M.; Abdullah, Agustina; Syamsu, Jasmal A.
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 1 NO. 2 MEI 2016
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v1i2.2195

Abstract

Pelaksanaan kegiatan KKN PPM bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peternak dalam mengadopsi teknologi terkait pengembangan integrasi sapi dan padi. Penerapan teknologi membuat peternak memperoleh manfaat limbah jerami padi sebagai pakan sapi dan limbah ternak sebagai pupuk. Metode pemberdayaan yang menjadi pendekatan dalam menyelesaikan permasalahan di atas yaitu dengan pendekatan Farmer Participatory Need-based Extension (FPNE). Hasil kegiatan KKN menunjukkan bahwa pelaksanaan KKN PPM di Desa Mattongang-tongang telah dilaksanakan 100% dengan melibatkan 22 mahasiswa. Kegiatan KKN mampu mempercepat pencapaian tujuan pembangunan Kabupaten Pinrang untuk mewujudkan pertanian zero waste. Keberhasilan pelaksanaan KKN dibuktikan dengan peningkatan penguasaan ilmu dan keterampilan pengolahan jerami tanaman pangan menjadi silase komplit untuk pakan dan pengolahan limbah ternak menjadi pupuk kompos dan pupuk cair. Keterlibatan dan kerjasama dengan stakeholder, antara lain, tokoh masyarakat setempat dan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pinrang meningkatkan keberhasilan kegiatan ini. Kata kunci: kapasitas peternak, adopsi teknologi, pakan, kompos, limbah
Teknologi Pengolahan Pakan di Daerah Tropis: Teknik Pengolahan Pakan Hijauan (Berserat) Muchlis, Ahmad; Sema, Sema; Syamsu, Jasmal A.; Asmuddin, Asmuddin
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu, Juni 2023
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jitpu.v3i1.2528

Abstract

Pakan adalah segala sesuatu yang dapat diberikan kepada ternak, baik berupa bahan organik maupun anorganik, sebagian atau seluruhnya dapat dicerna dan tidak mengganggu kesehatan ternak. Secara umum dapat dikatakan bahwa bahan pakan adalah bahan yang bisa di makan (edible). Pakan hijauan tidak tersedia sepanjang tahun pada daerah tropis dan sangat tergantung pada musim. Saat musim hujan hijauan yang tersedia sangat berlimpah sedangkan pada saat musim kemarau atau panas ketersediaan hijauan berkurang. Oleh karena itu perlu dilakukan pengolahan. Pengolahan pakan merupakan suatu kegiatan untuk mengubah pakan tunggal atau campuran menjadi bahan pakan baru atau pakan olahan. Teknologi pakan banyak didominasi oleh aspek nutrisi, tetapi yang berhubungan dengan aspek manufakturing menghasilkan produk. Beberapa sisi penting dari teknologi manufakturing yaitu grinding, mixing dan pelleting. Tujuan pengolahan pakan yaitu untuk meningkatkan keuntungan, merubah ukuran partikel, merubah kadar air, merubah densitas pakan, meningkatkan palatabilitas/akseptabilitas, merubah kandungan nutrien, meningkatkan ketersediaan nutrien, dektosifikasi, mempertahankan kualitas selama penyimpanan dan mengurangi kontaminasi. Artikel review ini bertujuan untuk mengkaji teknologi pengolahan pakan hijauan khususnya aplikasi teknik pengolahan pakan hijauan (berserat) di daerah tropis yang telah diterapkan dan mampu menunjukkan peningkatan kualitas dan kuantitas pakan ternak.
Kajian Potensi Jerami Padi Sebagai Sumber Pakan Sapi Potong di Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa Walinono, Andi Muhammad Fuad; Amal, Ichlasul; Rusyidi, Andi Muhammad; Yamin, Abdul Alim; Syamsu, Jasmal A.
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu, Juni 2024
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jitpu.v4i1.4403

Abstract

Kajian ini dibuat dengan melakukan analisa data dari Badan Pusat Statistik dan data dari Dinas Pertanian dan Peternakan kecamatan Bajeng kabupaten Gowa. Data diolah untuk menghitung angka populasi ternak sapi potong, kepadatan ternak sapi potong, Produksi limbah tanaman pangan dan daya dukung limbah tanaman pangan. Hasil olah data diperoleh bahwa populasi ternak sapi potong di kecamatan Bajeng sebesar 2.776,25 ST, Nilai Indeks konsentrasi Ternak secara umum berada pada kategori rendah. kepadatan ekonomi tertinggi pada desa Pabentengeng yaitu 265,64 ST/1000 jiwa, kepadatan ekonomi terendah pada desa Bone 1,74 ST/1000 jiwa. Kepadatan wilayah tertinggi pada Desa Pabentengeng 160,01 ST/km², kepadatan wilayah terendah pada desa Bone 2,79 ST/km². Produksi BK jerami padi tertinggi pada desa Maradekaya (9.989,98 ton) dan terendah pada desa Limbung (1.993,95 ton), Indeks konsentrasi pakan tertinggi pada desa Maradekaya (1,6) dan terendah pada desa Limbung (0,32). Nilai daya dukung jerami padi terbesar pada desa Maradekaya (BK 2.188,94 ST) dan terendah pada desa Limbung (BK 436,9 ST). Nilai indeks daya dukung pakan terbesar pada desa Maradekaya (2.188,9),terendah pada desa Limbung (436,9). Potensi pengembangan ternak sapi potong pada kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa masih memiliki peluang yang besar dimana angka populasi ternak sebanyak 2.776,25 ST lebih kecil dari pada angka daya dukung pakan yaitu 38.046,27 ST. Populasi ternak yang dapat ditingkatkan sejumlah 35.270.02 ST (92.7%).
Evaluasi Potensi Jerami Padi sebagai Pakan dan Feses sebagai Pupuk dalam Integrasi Usaha Tani Padi–Sapi Potong pada Skala Kelompok Tani Hirdan, A. Nurul Izzah; Haruna, Sulistiawati; Mutalib, Abd.; Fransiska, Yuliana; syamsu, Jasmal Ahmari
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis Vol 10, No 1 (2025): MaduRanch: Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v10i1.2680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi jerami padi sebagai sumber pakan ternak dan feses sapi sebagai pupuk organik dalam rangka pengembangan integrasi padi–sapi potong. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota kelompok tani sebagai responden. Data yang digunakan adalah data primer yang dikumpulkan secara langsung untuk mendapatkan informasi relevan dan aktual terkait objek penelitian, dan data sekunder merupakan data yang berasal dari penelitian sebelumnya yang relevan dengan penelitian ini. Analisis data adalah analisis kuantitatif deskriptif, serta perhitungan produksi dan daya dukung feses seabagi pupuk, dan produksi dan daya dukung jerami padi sebagai pakan sapi potong. Hasil penelitian menunjukan produksi jerami padi sebesar 33,04 ton BK hanya mencukupi 58% kebutuhan pakan dari 25 ST sapi potong, sehingga terjadi defisit pakan yang memerlukan seumber pakan lain. Sebaliknya, produksi feses menghasilkan 151,48 ton pupuk organik, sehingga surplus untuk luasan 59,74 ha. Strategi teknis yang direkomendasikan adalah penguatan sistem pakan, optimalisasi pemanfaatan limbah ternak, dan pembentukan unit usaha pakan-pupuk berbasis kelompok, guna membangun sistem usaha tani terpadu yang efisien, produktif, dan berkelanjutan.
Pengaruh Produksi Jerami Padi dan Jumlah Kepemilikan Sapi Potong terhadap Pemanfaatan Jerami Padi sebagai Pakan Sapi Potong Amas, Akmal Fikri; Wijaya, Andis; Rahmadani, A.; Maharani, Nur Fadilah; Akbar, Andi Muh; Syamsu, Jasmal Ahmari
Jurnal Peternakan Lokal Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v7i2.2709

Abstract

This study aims to analyze the effect of rice straw production and beef cattle population on the level of rice straw utilization as feed in Cenrana District, Bone Regency. The research was conducted through a survey method involving 40 farmer-respondents and employed a quantitative approach using multiple linear regression analysis. The findings indicate that farmers are generally of productive age and possess substantial experience in both farming and livestock, although the majority have a low level of formal education. Rice straw production reached 83,646.20 tons of dry matter with a carrying capacity of 36.68 AU (Animal Units), yet its utilization as feed remains suboptimal due to limited processing facilities and technology. The regression analysis revealed that rice straw production (X?) had a significantly positive effect on utilization (?? = 0.049; p < 0.001), while cattle population (X?) showed a negative and statistically insignificant effect (?? = -0.012; p = 0.576). This indicates that the availability of straw affects the utilization of rice straw as feed. However, the number of cattle owned does not affect the increase in the processing capacity and utilization of rice straw as feed for beef cattle.
STRATEGI PEMANFAATAN JERAMI PADI SEBAGAI PAKAN SAPI POTONG DI KECAMATAN LIBURENG KABUPATEN BONE: PENDEKATAN ANALISIS SWOT : STRATEGY OF UTILIZING RICE STRAW AS BEEF CATTLE FEED IN LIBURENG DISTRICT, BONE REGENCY: SWOT ANALYSIS APPROACH Rahmadani, Andi; Wijaya, Andis; Maharani, Nur Fadillah; Amas, Akmal Fikri; Akbar, Andi Muh; Syamsu, Jasmal Ahmari
Tropical Animal Science Vol. 7 No. 1 (2025): TROPICAL ANIMAL SCIENCE
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/tas.v7i1.1833

Abstract

This study aims to analyze strategies for utilizing rice straw as feed for beef cattle in Libureng District, Bone Regency. The research used a descriptive quantitative approach with a SWOT analysis. Data were obtained from previous studies, expert interviews, and analyses using the IFE, EFE, SWOT, and QSPM matrices. The results showed a total IFE score of 2.75, with key strengths including a high interest in cattle farming among the productive-age population and knowledge of disease prevention. The total EFE score reached 3.00, with the main opportunities being the increasing interest in livestock technology and the demand for quality feed. From the nine alternative strategies identified, the priority strategies based on the QSPM analysis are income diversification through developing processed livestock products (TAS = 6.85) and a feed system based on local forages and agricultural waste (TAS = 6.8). These findings indicate that rice straw holds significant potential not only as a feed source but also as a means to increase income and improve the sustainability and efficiency of livestock farming.
Teknologi Pakan Komplit dan Pemanfaatan Leguminosa sebagai Konsentrat Hijau di Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa Islamiyati, Rohmiyatul; Hasan, Syamsuddin; M. Rusdy, M. Rusdy; Nompo, Syamsuddin; Nohong, Budiman; Lahay, Nancy; Asriany, Anie; A. Syamsu, Jasmal; Rinduwati, Rinduwati; A. Mujnisa, A. Mujnisa; Doma, Jamilah; Fadhlirrahman Latief, M; Indrawirawan, Indrawirawan
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v3i1.428

Abstract

Desa Bontolangkasa Kecamatan Bontonompo memiliki potensi pengembangan sapi potong. Pemeliharaan ternak masih bersifat tradisional dan mengalami kendala dalam pemenuhan kualitas pakan. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikan penyuluhan tentang pembuatan pakan komplit berbahan limbah pertanian dan pentingnya leguminosa pohon sebagai konsentrat hijau. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah penyuluhan tentang leguminosa sebagai konsentrat hijau dan demontrasi pembuatan pakan komplit berbahan limbah pertanian. Legum pohon yang diperkenalkan kepada peternak yaitu gamal, indigofera, lamtoto dan turi. Demonstrasi pembuatan pakan komplit menggunakan bahan baku lokal yang terdiri dari jerami jagung, rumput gajah, dedak padi dan starter. Jerami padi dan rumput gajah dipotong pendek dengan menggunakan mesin pencacah, selanjutnya ditambahkan dedak padi dan starter kemudian dimasukkan kedalam karung yang dilapisi plastik. Pakan komplit disimpan selama dua hingga tiga minggu dan siap untuk digunakan. Teknologi pakan komplit merupakan teknologi aplikatif dan efisien dalam manajemen pakan. Pemanfaatan legum pohon dapat menjamin ketersediaan pakan sepanjang tahun.
Peningkatan Kapasitas Petugas Peternakan dalam Analisis Potensi Jerami Padi Sebagai Sumber Pakan Sapi Potong Syamsu, Jasmal Ahmari; Yamin, Abdul Alim; Purwanti, Sri; Fuad AW, Andi Muh.; Amal, Ichlasul
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 5 No. 4 (2024): November
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v5i4.13176

Abstract

This community service aims to increase the knowledge and capacity of livestock officers in assessing the potential and carrying capacity of rice straw as feed for beef cattle. This community service activity uses a training method with planning, implementation, and evaluation stages. The assessment instruments for this service are pre-test and post-test and are analyzed using the Paired-Samples T-Test. The results of this community service show that the knowledge and capacity of livestock officers in assessing the potential and carrying capacity of rice straw as feed for beef cattle has increased. This is evidenced by the data before the training; the participant's knowledge score was 35.5, while after the training, it increased to 86.0.
Strengthening local institutions for cattle-palm oil integration to increase beef self-sufficiency and palm oil sustainability Raisa, Daeva Mubarika; Sitti Nurani Sirajuddin; Jasmal Ahmari Syamsu; Wahyu Darsono; Nursyam A Syarifuddin
Indigenous Agriculture Vol. 1 No. 2 (2023): Indigenous Agriculture
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The cattle-oil palm integration system refers to a farming approach that involves the integration of the plantation sub-sector and the livestock sub-sector. Can be achieved by utilizing the vacant area beneath oil palm plants to graze beef cattle. The combination of oil palm and cattle production systems has significant social, economic, and ecological standpoints. The program strategy for establishing a cattle-oil palm integration system highlights the importance of institutional involvement in supporting a priority program that has achieved success in multiple areas. The study was conducted in the Tanah Bumbu District in the South Kalimantan Province. The place selection was conducted via purposive sampling, considering its potential as a prototype for combining cattle and oil palm development. This study employs Interpretative Structural Modeling to categorize local institutions into four quadrants: dependent, linked, autonomous, and independent. Engaging three specialists in delineating the entities involved in the development of the cattle-oil palm integration system, specifically the central government, regional government, community, business sector, and universities. The research findings indicate the presence of 17 active institutions, distributed as follows: 2 in the independent quadrant, 9 in the linkage quadrant, 6 in the dependent quadrant, and none in the autonomous quadrant. Thus, the essential requirements for enhancing this establishment have been delineated. The institutional strengthening strategy was devised using a three-step approach, which involved the establishment of small farmer corporations, the establishment of autonomous cooperatives, and the revitalization of Indonesian planters and breeders associations. We analyze and subsequently include multiple entities that contribute to the enhancement of individual empowerment. The suggested approach for enhancing institutional development necessitates the cooperation of cooperatives, smallholder groups, and palm oil mills, with the assistance of regulatory authorities, financial institutions, and input suppliers, through mutually advantageous partnership initiatives.
SOSIALISASI PAKAN ALTERNATIF BERBASIS TEPUNG MAGGOT SEBAGAI SUMBER PROTEIN UNGGAS DI DESA MOROME KECAMATAN KONDA KABUPATEN KONAWE SELATAN Auza, Fuji Astuty; Purwanti, Sri; Syamsu, Jasmal A.; Bain, Ali; Badaruddin, Rusli; Prasanjaya, Putu Nara Kusuma; Kimestri, Asma Bio
BAKIRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): BAKIRA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/bakira.2025.6.2.236-246

Abstract

The high and fluctuating cost of poultry feed has become a major constraint for smallholder farmers in Morome Village, Konda Subdistrict, South Konawe Regency. This condition undermines the sustainability of poultry farming and reduces farmers’ profit margins. One potential solution is the utilization of maggot (Hermetia illucens / Black Soldier Fly) meal as an alternative protein source that is environmentally friendly, economically viable, and can be locally produced from organic waste. This community service program aimed to enhance farmers’ knowledge and skills regarding maggot farming, processing into meal, and formulating alternative poultry feed. The implementation methods included participatory observation, interactive lectures through presentations, leaflets, and videos, followed by demonstrations and hands-on training on maggot farming and meal processing. The results showed that participants’ understanding of maggot as poultry feed increased, along with their technical skills in maggot cultivation and processing. Farmers also became more motivated to utilize organic waste as maggot rearing media. Strong enthusiasm was evident through active participation in practice sessions and group discussions. Therefore, this program successfully promoted the adoption of maggot-based alternative feed innovation, supporting both cost efficiency in poultry production and sustainable waste management.
Co-Authors . Jamila . jamila . Jamila, . . Jamilah A. Mujnisa, A. Mujnisa Abd Latief Toleng Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Alim Yamin Abdul Alim Yamin Yamin Adzima, Ahmad Fauzan Agustina Abdullah Ahmad Fauzan Adzima Ahmad Muchlis Aisyah Bauw Akbar, Andi Muh Ali, Hikmah M. Alnita Baaka AM Fuad Al Kautsar Walinon Amal, Ichlasul Amas, Akmal Fikri Andi Muh Fuad Al Kautsar Walinono Andi Muh. Fuad AW Andi Muhammad Fuad AW Andi Muhammad Rusyidi Anie Asriany, Anie Anugra Nursamsami Asma Bio Kimestri Asmuddin, Asmuddin AW, Andi Muh Fuad Bahrun, Abd. Haris Budiman Nohong, Budiman Chrysostomus, H. Y. Deny Anjelus Iyai Desni Saragih Doma, Jamilah Dwi Nurhayati E Gumbira Sa’id E Gumbira Sa’id Elfira Kariane Suawa Fadhlirrahman Latief, M Farida Nur Yuliati Fransiska, Yuliana Fuad AW, Andi Muh. Fuad AW, Andi Muhammad Fuji Astuty Auza Hairuddin Hairuddin Hans Mamboai Haruna, Sulistiawati Hasrin Hasrin Hasrin Hasrin Hasrin Hasrin Hasrin, Hasrin Hasrul, Muhammad HERNI, HERNI Hikmah M Ali Hikmah M. Ali Hirdan, A. Nurul Izzah Ichlasul Amal Ichlasul Amal Ilahude, Meygi Caesarika Putri Ilham Rasyid Ilham Syarif Indrawirawan Indrawirawan Jamil, Muhammad Hatta Jamila Jamila Jamila Jamila John Arnold Palulungan K Mudikdjo K Mudikdjo Kumandari Indah Prahesti Lahay, Nancy Latief, M. Fadhlirrahman Lily A Sofyan Lisa Nasfati Muhammad M. Fadhlirrahman Latief M. Fadlirrahman Latief M. Rusdy, M. Rusdy Maharani, Nur Fadilah Maharani, Nur Fadillah Makarius Bajari Maria Arim Marzuki, Dian Saputra Maya Novi Mita Arifa Hakim Mita Arifah Hakim Mohammad Al-Tawaha, Abdel Razzaq Muh. Hatta Muh. Ridwan B Muhammad Arsyad Muhammad Hatta Muhammad Ihsan A Dagong Muhammad Ihsan A. Dagong Muhammad Ilham Tajuddin Tajuddin Munir Munir Munir Munir Munir, Munir Musran Munizu Mutalib, Abd. Nancy Lahay Nurhasmiati Nurhasmiati Nurlaelah, Siti Nursyam A Syarifuddin Putu Nara Kusuma Prasanjaya Rahim, Lellah Rahmadani, A. Rahmadani, Andi Raisa, Daeva Mubarika Raita Humaira Junawan Rinduwati, Rinduwati Rohmiyatul Islamiyati, Rohmiyatul Rusyidi, Andi Muhammad Sahiruddin Sabile Sahiruddin Sahiruddin Sahiruddin Sahiruddin Sa’id, E Gumbira Sema, Sema Sientje D. Rumetor Siti Halimatus Saadiyah Sitti Nurani Sirajuddin Sri Purwanti Sri Purwanti Stepanus R. Pakage dan B.W. Irianti Survidia Nur Syamsuddin Hasan, Syamsuddin Syamsuddin Nompo, Syamsuddin Syatrawati W. Nurmayani Wahyu Darsono Wahyu Jaelani Supriadi Walinono, Andi Muh.Fuad Al Kautsar Walinono, Andi Muhammad Fuad Watuwaya, Bogarth Kalikitnggamu Wijaya, Andis Yafed Muyan Yafed Syufi Yamin, Abdul Alim Zulkharnaim Zulkharnaim