Claim Missing Document
Check
Articles

KANDUNGAN KOMPONEN BIOAKTIF DAN AKTIVITAS ANTIMIKROB EKSTRAK BINTANG LAUT (Culcita schmideliana) Kustiariyah Tarman; Hana Nurullita Prestisia; Iriani Setyaningsih; Meydia Meydia; Yogiara Yogiara; Jae-Kwan Hwang
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 15 No 3 (2012): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 15 (3)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.925 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v15i3.21418

Abstract

Bintang laut Culcita schmideliana merupakan salah satu spesies dari kelas Asteroidea yang memiliki potensi sebagai antimikrob. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan komponen bioaktif dan aktivitas antimikrob dari bintang laut C. schemideliana. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa uji, yaitu uji komponen fitokimia, uji aktivitas antimikrob, dan fraksinasi dengan kromatografi lapis tipis, serta bioautografi. Hasil uji fitokimia secara kualitatif menunjukkan bahwa ekstrak metanol mengandung alkaloid, steroid, flavonoid, saponin, dan ninhidrin, sedangkan ekstrak n-heksan dan etil asetat mengandung steroid dan saponin. Aktivitas antimikrob terbesar ditunjukkan oleh ekstrak etil asetat dengan konsentrasi 2 mg yaitu sebesar 16 mm. Fraksinasi KLT diidentifikasi memiliki 7 bercak pada lampu sinar UV λ 254 nm dan UV λ 366 nm menghasilkan 1 bercak. Pengamatan bioautografi terhadap bakteri B. subtilis menghasilkan zona hambat sebesar 7 mm pada Rf = 0,02 dan pada Rf = 0,62 menghasilkan zona hambat sebesar 3 mm.
Produksi Pigmen dan Identifikasi Kapang Penghasilnya Menggunakan Pendekatan DNA Barcoding Mada Triandala Sibero; Kustiariyah Tarman; Ocky Karna Radjasa; Agus Sabdono; Agus Trianto; Tiara Ulfa Bachtiarini
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 21 No 1 (2018): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 21(1)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.122 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v21i1.21454

Abstract

Kapang endofit laut diketahui sebagai sumber berbagai senyawa bioaktif yang berguna bagi kesehatan. Penelitian yang telah dilakukan sebelumnya membuktikan bahwa kapang endofit isolat RS3 asal tanaman pesisir Hydnophytum formicarum asal Sorong menghasilkan pigmen hitam dengan potensi sebagai fotoprotektor namun pada penelitian tersebut tidak memiliki data mengenai produksi pigmen serta identifikasi kapang penghasilnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan produksi pigmen hitam asal kapang RS3 dan identifikasi kapang RS3 melalui pendekatan DNA barcoding. Kapang RS3 dikultivasi selama 30 hari menggunakan sistem statis dan sistem shaking. DNA barcoding pada identifikasi kapangRS3 menggunakan primer universal ITS1 dan ITS4 untuk mengamplifikasi wilayah internal transcribed spacer (ITS) yang menjadi conserve region pada kingdom fungi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapang RS3 yang dikultivasi menggunakan sistem shaking mulai memproduksi pigmen pada hari-6 dan mencapai produksi tertinggi pada hari ke-18 (2,42±0,03 mg/L) sedangkan pada kultivasi sistem statis rendemen pigmen terbesar dihasilkan pada hari ke-30 (2,88±0,21 mg/L). Berdasarkan hasil analsis ITS rDNA diketahui bahwa kapang endofit RS3 memiliki 99% kemiripan dengan Annulohypoxylon stygium. Kapang ini telah didaftarkan di GeneBank denga nomer akses  MG605083.1.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kapang Laut Nodulisporium sp. KT29 terhadap Vibrio harveyi Sri Hariati; Dinamella Wahjuningrum; Munti Yuhana; Kustiariyah Tarman; Irzal Effendi; Fazril Saputra
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 21 No 2 (2018): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 21(2)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.422 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v21i2.22855

Abstract

Nodulisporium sp. KT29 merupakan salah satu kapang endofit yang diisolasi dari alga merah Eucheuma edule, tidak bersifat toksik, dan bersifat antibakteri. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak kapang laut Nodulisporium sp. KT29 terhadap Vibrio harveyi. Penelitian dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu kultivasi kapang, ekstraksi senyawa aktif, pengujian aktivitas antibakteri, kromatografi lapis tipis (KLT), bioautografi, serta pengamatan kerusakan sel bakteri Vibrio harveyi. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etil asetat dan dipekatkan dengan rotary evaporator. Ekstrak Nodulisporium sp. KT29 diuji terhadap bakteri Vibrio harveyi pada konsentrasi 0,125; 0,25; 0,5; 1 dan 2 mg/disc. Ekstrak Nodulisporium sp. KT29 membentuk zona hambat tertinggi pada konsentrasi 2 mg sebesar 45,33±0,71 mm. Hasil uji KLT ekstrak Nodulisporium sp. KT29 menunjukkan adanya 7 spot retardation factor (Rf) dengan tiga komponen warna yaitu cokelat, kuning dan ungu. Uji bioautografi menghasilkan 2 spot zona hambat yaitu 16 mm dan 13 mm pada Rf 0,94 dan 0,14. Pengamatan menggunakan SEM menunjukkan bahwa kerusakan pada morfologi sel Vibrio harveyi dengan pemberian ekstrak Nodulisporium sp. KT29 yang ditandai dengan lisis.
Potensi Kolagen Teripang Emas sebagai Inhibitor Tirosinase Mega Safithri; Iriani Setyaningsih; Kustiariyah Tarman; Vitriyanna Mutiara Yuhendri; Meydia Meydia
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 21 No 2 (2018): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 21(2)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.598 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v21i2.23085

Abstract

Kolagen memiliki aktivitas antioksidan dan mampu menghambat aktivitas tirosinase pada prosesmelanogenesis, salah satu biota laut yang dapat dijadikan sumber kolagen alternatif adalah teripang.Penelitian ini bertujuan menentukan karakteristik kolagen dan aktivitas penghambatan enzim tirosinaseoleh kolagen teripang emas (Stichopus hermanii). Penghilangan protein non kolagen dilakukan dengancara perendaman daging teripang menggunakan NaOH 0,1 M selama 48 jam. Isolasi kolagen dilakukanmenggunakan asam asetat 0.5 M selama 48 jam. Analisis gugus fungsi kolagen dilakukan menggunakanFTIR dan analisis aktivitas tirosinase dilakukan menggunakan spektrofotometer. Kadar protein nonkolagen yang diperoleh yaitu 0,090 mg/mL dan kolagen teripang emas memiliki rendemen 0,66%. Kolagenteripang memiliki nilai pH 6,91, gugus fungsi khas amida A (3379,29 cm-1), amida B (2924,09 cm-1), amidaI (1681,93 cm-1), amida II (1568,13 cm-1), dan amida III (1269,16 cm-1). Aktivitas penghambatan tirosinasemenunjukkan bahwa kolagen teripang emas memiliki nilai IC50 5610 ppm. Kolagen teripang emas belummampu menghambat aktivitas tirosinase.
Anticancer Activity of Spirulina Cultivated in Walne and Organic Media Putriana Sari Sirait; Iriani Setyaningsih; Kustiariyah Tarman
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 22 No 1 (2019): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan
Publisher : Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.088 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v22i1.25876

Abstract

Spirulina is Cyanobacteria containing active components which is potentially showing anticancer activity. The purposes of this study were to determine anticancer activity and selectivity of crude extractsof Spirulina cultured using Walne and organic media, and to detect the apoptosis. The stages of this study included cultivation and harvesting of Spirulina, active components extraction, anticancer test and apoptosisdetection. Anticancer activity was determined using MTT assay. The crude extracts of Spirulina from Walne and organic cultures contained active components of alkaloids, flavonoids, steroids, and saponins. Theseextracts were not toxic to normal breast cells (MCF-12a), but showed cytotoxic activity in breast cancer cells (MCF-7). The crude extract of Spirulina from Walne culture had IC50 value of 36.23 ppm and selectivity index 30.07, while the IC50 of organic culture was 117.78 ppm and selectivity index 7.17. Detection of apoptosis with Hoechst dye 33342 showed the apoptotic activity of Spirulina crude extract against MCF-7 cells.
Karakteristik fisikokimia kolagen larut asam dari kulit ikan parang-parang (Chirocentrus dorab) Mega Safithri; Kustiariyah Tarman; Pipih Suptijah; Neni Widowati
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 22 No 3 (2019): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.307 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v22i3.28924

Abstract

Waste of parang parang fish (Chirocentrus dorab) skin can be used as a source of collagen. Collagen isolation can be done chemically by the Acid Soluble Collagen (ASC) method. The objective of this research was to isolate collagen with ASC method and characterize their physicochemical. Collagen isolation consisted of pretreatment and hydrolysis with acids. The pretreatment used NaOH 0.1 M for 12 hours, while hydrolysis used acetic acid 0.5 M. Pretreatment results indicated that the concentration of non-collagen protein was 0.1243 mg/mL, while the yield collagen was 2.61%. The collagen had the viscosity of 6.50 cP, the denaturation temperature of 4°C, the transition temperature of 77.30°C, and the melting temperature of 153.90°C. The obtained collagen also had pH of 6.25. The fourier transform infrared (FTIR) spectra analysis showed the collagen contained amide A (3425.58), B (2924.09), I (1647.21), II (1543.05), and III (1246.02) (cm-1). The collagen also contained glycine (26.69%), proline (12.24%) and alanine (9.51%).
Peredaman Radikal DPPH oleh Ekstrak Metanol Spirulina platensis dan Teripang Emas (Stichopus hermanii) : DPPH radical scavenging by extract methanol of Spirulina platensis and gold sea cucumber (Stichopus hermanii) mega safithri; Kustiariyah Tarman; Iriani Setyaningsih; Anisa Gianti Zhafira
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 23 No 3 (2020): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 23(3)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v23i3.32509

Abstract

Spirulina platensis and Herrmann's sea cucumber (Sticophus hermanii) are marine biota that known have many health benefits. One of the benefit is as an antioxidant. The antioxidant activity of S.hermanii dan S. platensis from another country has been studied, but the antioxidant activity of both materials from Indonesia and the mixture haven’t studied yet. The purpose of this study was to test the antioxidant activity and to identify bioactive compounds of methanol extraxt of S. hermanii from Flores, S. platensis from Jepara and the mixture using DPPH method. Measurement of antioxidant activity used DPPH radical as an oxidant. Identification of bioactive compounds used a qualitative phytochemical test. The results showed that methanol extract of S.hermanii, S. platensis and the mixtures have IC50 value of 2,696.09±329.28 ppm, 324.92±4.06 ppm and 2,445.80±164.18 ppm. The methanol extract of Herrmann's sea cucumber contains alkaloids, saponins and triterpenoid, meanwhile S. platensis methanol extract contains alkaloids, flavonoids and steroids. Based on tests, the methanol extract from Herrmann's sea cucumber, S. platensis and the mixtures had very weak antioxidant activity with IC50 values more than 200 ppm.
Analisis In Silico Senyawa Aktif Sprirulina platensis sebagai Inhibitor Tirosinase: Fatty Acid Profiles of Tuna Loin (Thunnus albacares) Sprayed by Filtered Smoke during Frozen Storage Prayoga Pannindriya; Mega Safithri; Kustiariyah Tarman
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 24 No 1 (2021): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
Publisher : Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17844/jphpi.v24i1.33122

Abstract

Hiperpigmentasi merupakan kondisi ketika melanin diproduksi secara berlebih sehingga menimbulkan bercak-bercak pada kulit. Kondisi ini selain menyebabkan masalah estetika juga meningkatkan produksi reactive oxygen species pada kulit. Salah satu cara menangani hiperpigmentasi adalah melalui inhibisi enzim kunci sintesis melanin yaitu tirosinase. Spirulina platensis adalah mikroalga yang telah banyak digunakan sebagai suplemen maupun obat karena kandungan nutrisinya yang tinggi. Ekstrak S. platensis telah terbukti secara in vitro memiliki kemampuan menginhibisi enzim tirosinase. Penelitian ini bertujuan untuk mencari senyawa aktif pada S. platensis yang berpotensi sebagai inhibitor enzim tirosinase. Senyawa-senyawa aktif yang terdapat pada S. platensis ditelusuri melalui studi pustaka kemudian diseleksi berdasarkan afinitas, toksisitas, dan aturan Lipinski. Analisis penambatan molekuler dilakukan dengan senyawa yang terpilih terhadap enzim tirosinase dengan asam kojat sebagai ligan kontrol. Hasil penambatan molekuler menunjukkan bahwa kaempferol paling berpotensi sebagai inhibitor tirosinase karena memiliki ΔG paling negatif sehingga memiliki afinitas terbesar terhadap enzim tirosinase.
SENYAWA METABOLIT SEKUNDER KAPANG ENDOFIT TP6 DAN TPL2 YANG DIISOLASI DARI TUMBUHAN PESISIR TERONG PUNGO (Solanum sp.) Nabila Ukhty; Kustiariyah Tarman; Iriani Setyaningsih
JURNAL PERIKANAN TROPIS Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.112 KB) | DOI: 10.35308/jpt.v2i2.26

Abstract

Secondary metabolites, are produced naturally and serve survival functions for the organisms that producing them. Endophytic fungi is the one of microorganism has a role in producing the secondary metabolites. Endophytic fungi TP6 and TPL2 isolated from coastal plant terong pungo (Solanum sp.). Endophytic fungi TP6 and TPL2 have secondary metabolite, including alcaloid, flavonoid, phenol hidrocuinon, and terpenoid compounds.
Antibacterial activity of Stichopus hermanii and Stichopus variegatus methanol extract Hendra Susanto; Mega Safithri; Kustiariyah Tarman
Current Biochemistry Vol. 5 No. 2 (2018)
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Since 500 years ago sea cucumber has been used as wound healing medicine. Sea cucumbers are thought to function as a cell growth factor and have the potential as an antibacterial agent. This study aims to determine whether the methanol extract of sea cucumber has antibacterial activity against Staphylococcus aureus and Pseudomonas aeruginosa so that it can be used to help diabetic wound healing of people infected with the same bacteria. The extraction method used was maceration with methanol to dried frozen simplicia. The simplicia was obtained by freeze drying to liquid preparation of heated fresh sea cucumber. The antibacterial activity test was performed using well diffusion method. There were no any antibacterial activity found in the two methanol extracts of sea cucumber. Keywords: antibacterial agent, Stichopus hermanii, Stichopus variegatus
Co-Authors - - nurjanah A. Alhana A. Zaenal Mustopa Abdul Basir Aditya Wahyu Nugraha Afifah, Amalia Afriani, Afriani Agus Sabdono Agus Setiyono Agus Trianto Ahmad Fauzan Lubis Aini, Khusnul anak agung putu ayu puspita negara Anisa Gianti Zhafira Anita Ervina Apon Zaenal Mustopa Apon Zaenal Mustopa Apriandi, Azwin Arafah, Purnama Arivai Santosae, Zacky Aulia Andhikawati Bambang Riyanto Bugi Ratno Budiarto Bustami Ibrahim Büyükateş, Yeşim Desniar - - Dewanti, Erika Wahyu Dinamella Wahjuningrum dita aguistina barus Dwi Safitri Dwicesaria, Maheswari Alfira Efi Toding Tondok Efianda, Teuku Reza Ekowati Chasanah Endar Marraskuranto Fahri Sinulingga Hamida, Nurul Hana Nurullita Prestisia Hartoyo Notonegoro Hartoyo Notonegoro Hawis H Madduppa Heder Djamaludin Hedi Indra Januar HEDI INDRA JANUAR Hendra Susanto Hidayati, Aulia Imanniar Yuta Ellana Dittama Imra Imra Iriani Setyaningsih Irzal Effendi Isti'anah, Ismi Jae-Kwan Hwang Joko Santoso Juno, Bintang Diva Kartika, Hanin Bela Khairul, Fitriah La Ode Fitradiansyah Liesbetini Haditjaroko Mada Triandala Sibero Mada Triandala Sibero Mala Nurilmala Manguntungi, Baso Maulidiani, Maulidiani Mega Safithri Meydia Meydia Meydia Meydia Meydia Mita Gebriella Inthe Mohammad Rofiqi Muhammad Arief Budiman Muhammad Nursid Muhammad Nursid Muhammad Sujatmiko Munandar, Aris MUNTI YUHANA N. Nurjanah Nabila Ukhty Neni Widowati Nguyen, Tien-Thanh Novriyandi Hanif Nurazizah, Mirah Afiza Nurjanah Nurjanah Nurul Mutia Putram Nurzakiah Nurzakiah Nurzakiah Nurzakiah Ocky Karna Radjasa Ono Suparno Pari, Rizfi Faris Pipih Suptijah Pipih Suptijah Pipih Suptijah Pratiwi, Ghina Eka Prayoga Pannindriya Prayoga Pannindrya Purwantiningsih Sugita putri, R Marwita Sari PUTRIANA SARI SIRAIT Putu Kristiani Kalontong R. Marwita Sari Putri R. Marwita Sari Putri Rahadian Pratama Riviani Riviani Roni Nugraha safrina dyah hardiningtyas Sahara, Rita Santosae, Zacky Arivai Saputra, Rahadita Maura Amanda Sari Putri, R. Marwita Sibero, Mada Triandala Sihono Sihono Silitonga, Ria Gusharani Sofyana, Neng Tanty Sri Hariati Sri Novita Sagita Sri Purwaningsih Sugeng Heri Suseno Sugita, Purwantiningsi Sumandiarsa, I Ketut Supinah, Pipin Susanto, Hendra Swestri Utami Syafiqoh, Nur Syam, Nur Asmasari TATI NURHAYATI Taufik Indarmawan Tiara Fitri Erinanda Tiara Ulfa Bachtiarini Tiftazani, M. Haekal Trilaksini, Wini Uju Uju Uju Umar, Mutmainnah Agustiawan Vepryany Oktaviarty Vitriyanna Mutiara Yuhendri Wahyu Ramadhan Widiarsyah, Farel Widodo Widodo Wini - Trilaksani Wong, Chen Wai Woro Hastuti Setyantini Wulandari Wulandari Yanti Fajarwati Yogiara Yogiara Yulia Oktavia Yusro Nuri Fawzya Zafira Khoirunnisa