Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Variasi Konsentrasi Kaolin Dan Uji Kestabilan Fisik Masker Lumpur Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) Thomas, Nurain; Tuloli, Teti Sutriyati; Mo’o, Faradila Ratu Cindana; Pakaya, Lutfiah
Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika Vol. 2 No. 1 (2025): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jftsk.v2i1.148

Abstract

Daun pepaya (Carica papaya L.) adalah salah satu bahan alami yang digunakan sebagai bahan kosmetik dalam pembuatan masker lumpur karena mengandung senyawa kimia yang bersifat antibakteri. Salah satu senyawa antibakteri yang terdapat dalam daun pepaya yaitu alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari variasi konsentrasi kaolin dan uji kestabilan fisik masker lumpur ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.). Penelitian ini diawali dengan ekstraksi menggunakan metode maserasi, skrining fitokimia, formulasi sediaan masker lumpur dengan variasi konsentrasi basis lumpur kaolin yang berbeda FI (20%), FII 30%, FIII (40%), dan Evaluasi fisik masker lumpur meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji ph, uji daya sebar, uji waktu sediaan mengering dan uji iritasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua formula stabil secara fisik meliputi evaluasi uji organoleptis, uji homogenitas, uji ph, uji daya sebar, uji waktu sediaan mengering, uji iritasi. Semakin tinggi konsentrasi basis lumpur maka akan semakin kental pula sediaan. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa variasi konsentrasi kaolin dapat mempengaruhi sifat fisika sediaan masker lumpur ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.).
Pola Penggunaan Obat Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Totikum Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan Hiola, Faramita; Tuloli, Teti Sutriyati; Selong, Siti Ruwaida D.
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 1 (2024): Volume 1 Edisi 1 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i1.10

Abstract

Hipertensi adalah keadaan seseorang yang mengalami peningkatan tekanan darah yaitu tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pola Penggunaan Obat Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Totikum Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah rekam medik pasien hipertensi di Puskesmas Totikum Selatan pada bulan Januari-Desember 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasional deskriptif dengan rancangan cross sectional. Data pasien yang diperoleh dibuat dalam bentuk tabel. Hasil penelitian frekuensi jenis kelamin untuk laki-laki berjumlah 46 orang dengan jumlah persentasenya 46,9% dan perempuan berjumlah 52 orang dengan jumlah persentasenya 53,1%, frekuensi dari umur pasien yang pada sebagian besar berkisar pada umur 45-50 tahun berjumlah 87 pasien (88,8%), 39-44 tahun berjumlah 8 pasien (8,2%), usia 33-38 berjumlah 2 pasien (2%), 27-32 tahun berjumlah 0 pasien (0%), pada usia 21-26 tahun berjumlah 1 pasien (1%), dan pada pasien usia 15-20 0 pasien (0%). Berdasarkan penggunaan obat pada periode Januari-Desember 2022 bahwa penggunaan obat hipertensi terbanyak yaitu Amlodipine sebanyak 73 kali dengan persentase (75,3%). Berdasarkan kategori tekanan darah pada periode Januari-Desember 2022 bahwa tekanan darah pasien hipertensi terbanyak yaitu kategori hipertensi stage 1 sebanyak 71 kali dengan persentase (72,4%).
Evaluasi Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Prolanis Di Puskemas Pilolodaa Tahun 2019 Tuloli, Teti Sutriyati; Puluhulawa, Lisa Efriani; madania, madania; Igirisa, Fitriwiah
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 1 (2024): Volume 1 Edisi 1 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i1.12

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan meningkatnya tekanan darah sistolik lebih dari sama dengan 140 mmHg dan diastolik lebih darah sama dengan 90 mmHg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan obat antihipertensi pada pasien prolanis di Puskesmas Pilolodaa yang disesuaikan dengan buku panduan praktek klinis bagi dokter di fasilitas pelayanan kesehatan primer. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental dengan rancangan cross sectional dan pengumpulan data secara retrospektif. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan jumlah sampel 91 pasien. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar pengumpulan data, dimana data diperoleh dari buku kontrol prolanis penderita hipertensi dari Januari-Juli 2019. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pasien prolanis penderita hipertensi di Puskesmas Pilolodaa paling banyak berjenis kelamin perempuan (79%), berdasarkan usia terbanyak yaitu >60 tahun (62%). Pada penggunaan obat antihipertensi yang paling banyak diresepkan adalah diberikan secara tunggal dengan item obat terbanyak yaitu amlodipin (89%). Berdasarkan evaluasi penggunaan obat antihipertensi pada kategori tepat obat (92%) tidak tepat obat (8%,) kategori tepat dosis (96%) tidak tepat dosis (4%), kategori ketepatan aturan pakai (90%) dan tidak tepat aturan pakai (10%).
Gambaran Keberhasilan Terapi Pada Pasien Swamedikasi di Apotek Dunia Sehat Paputunngan, Mitha; Tuloli, Teti Sutriyati; Madania, Madania; Rasdianah, Nur
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 1, Edisi 2, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i2.56

Abstract

Swamedikasi merupakan penggunaan obat-obatan tanpa konsultasi medis sebelumnya mengenai indikasi, dosis, dan lamanya pengobatan yang dilakukan. Swamedikasi biasanya dilakukan untuk mengatasi keluhan-keluhan dan penyakit ringan yang banyak dialami masyarakat, seperti demam, nyeri, pusing, batuk, influenza, sakit maag, kecacingan, diare, penyakit kulit dan lain-lain. Pada pelaksanaannya swamedikasi dapat menjadi sumber terjadinya kesalahan pengobatan (medication error) karena keterbatasan pengetahuan masyarakat akan obat dan penggunaannya. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif observasional yang bertujuan untuk mengetahui gambaran keberhasilan terapi pada pasien swamedikasi di Apotik Dunia Sehat. Subyek penelitian adalah seluruh pasien swamedikasi obat antibiotik di Apotik Dunia Sehat sebanyak 80 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Pengujian data menggunakan uji validitas dan realibilitas menggunakan program SPSS versi 22 yang bertujuan agar kuesioner mendapatkan hasil yang valid serta reliabel. Hasil Penelitian menunjukkan jumlah responden yang berhasil dalam terapi swamedikasi yaitu sebanyak 72 responden (90%) dansebagian kecilnya tidak berhasil dalam terapi swamedikasi yaitu sebanyak 8 responden (10%).
Hubungan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Dengan Perilaku Swamedikasi Common Cold (Batuk, Pilek) di Desa Padengo Kabupaten Gorontalo Puhi, Melly Agustin Is; Madania, Madania; Akuba, Juliyanty; Latif, Multiani S; Manno, Mohamad Reski; Tuloli, Teti Sutriyati
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 1, Edisi 2, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i2.87

Abstract

Pengetahuan merupakan domain penting terbentuknya tindakan seseorang terutama pada masyarakat yang berupaya mengobati dirinya sendiri terhadap penyakitnya atau sering disebut swamedikasi. Salah satu penyakit atau keluhan dalam swamedikasi adalah common cold. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan masyarakat dengan perilaku swamedikasi common cold (batuk, pilek) di Desa Padengo Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan yakni deskriptif kuantitatif melalui pendekatan cross sectional menggunakan data primer. Terdapat 303 sampel dengan analisis data dalam bentuk presentase dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat Desa Padengo tentang swamedikasi Common Cold dengan kategori pengetahuan rendah (3%), kategori pengetahuan sedang (10%) dan kategori pengetahuan tinggi (87%). Perilaku swamedikasi masyarakat Desa Padengo tentang Common Cold dengan kategori perilaku negatif (4%) dan kategori perilaku positif (96%). Adanya hubungan antara usia, pendidikan terakhir dan pendapatan dengan pengetahuan, serta adanya hubungan antara pendidikan terakhir dan status pernikahan dengan perilaku. Tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin, pekerjaan, status pernikahan dengan pengetahuan, serta tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin, usia, pekerjaan, dan pendapatan dengan perilaku. Adanya hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan perilaku swamedikasi Common Cold di Desa Padengo, dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05).
Isolasi dan Karakterisasi Mikroba Tanah Pantai Di kawasan Teluk Tomini Pakaya, Mahdalena Sy.; Akuba, Juliyanti; Tuloli, Teti Sutriyati; Latif, Multiani S.; pakaya, Handriansyah
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 1, Nomor 2, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v1i2.67

Abstract

Mikroba Tanah seperti bakteri, jamur, mikroalga, protozoa, serta mikrooganisme lainnya pada umumnya merupakan penentu kesuburan dan kesehatan tanah. Tanah Pantai mengandung bakteri dan jamur walaupun tidak sebanyak pada tanah lainnya, hal ini disebabkan karena kadar garam dan suhu yang tinggi, mikroba tanah telah diketahui memiliki beberapa manfaat yakni sebagai antibakteri, antijamur, dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi mikroba tanah pantai di kawasan teluk tomini. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Farmasi dengan menggunakan teknik direct plating untuk isolasi mikroba, pengamatan morfologi secara makroskopis dan mikroskopis untuk karakterisasi. Hasil karakterisasi didapatkan 11 isolat mikroba tanah pantai yakni BP1, BP 2, BB 1, BB2, BO 1, BO 2, JP 1, JP 2, JB 1, JB 2, JBO.
Tatalaksana Terapi Antibiotik pada Pasien Infeksi Saluran Kemih di Salah Satu Rumah Sakit di Gorontalo: Studi Kasus Papeo, Dizky Ramadani Putr; Tuloli, Teti Sutriyati; Otoluwa, Siti Zahra; Maghfiroh, Adinda Nur; Anggraini, Diva Nur; Yahya, Fiantika Ambadar; AinunSusanto, Iffanda Nur
Majalah Farmaseutik Vol 21, No 4 (2025)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/farmaseutik.v21i4.107217

Abstract

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan salah satu infeksi nosokomial tersering yang memerlukan tatalaksana antibiotik yang tepat dan individual. Penelitian ini bertujuan untuk menyalakan terapi antibiotik pada pasien wanita usia 58 tahun yang didiagnosis ISK komplikata di salah satu rumah sakit di Gorontalo. Kajian studi kasus ini menggunakan pendekatan SOAP (Subjektif, Objektif, Penilaian, Perencanaan) dan fokus pada evaluasi klinis pasien dari awal hingga akhir perawatan. Pasien awalnya diberi terapi levofloksasin intravena, namun mengalami reaksi alergi sehingga terapi diganti menjadi seftriakson. Gejala klinis membaik setelah penyesuaian terapi, antibiotik dan kemudian dialihkan ke bentuk sefiksim oral untuk perawatan lanjutan di rumah. Pemberian cetirizine dan metilprednisolon efektif mengatasi reaksi alergi. Studi ini menekankan pentingnya penggunaan terapi empiris yang tepat, identifikasi dini terhadap reaksi obat, serta transisi aman dari terapi parenteral ke oral. Tidak dilakukannya kultur urin menjadi keterbatasan dalam evaluasi. Secara keseluruhan, terapi antibiotik yang diberikan sesuai dan memberikan hasil terapi yang baik. 
Gambaran Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Lansia Dengan Diabetes Melitus di RSUD Aloei Saboe Tahun 2024 Lairi, Nurain; Tuloli, Teti Sutriyati; Rasdianah, Nur
-
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jrpi.v3i1.36530

Abstract

Hypertension is recognized as a clinical condition that may lead to various disease-related complications, including diabetes mellitus. Both conditions are commonly observed in the elderly population. Advancing age is associated with physiological changes, such as decreased vascular elasticity and reduced peripheral tissue sensitivity to insulin. This study aimed to describe the pattern of antihypertensive drug utilization among elderly patients with diabetes mellitus at Prof. Dr. Hi. Aloei Saboe Regional General Hospital, Gorontalo City, in 2024. This study employed an observational design with a descriptive retrospective approach. Data were collected from the medical records of 30 patients with hypertension and comorbid diabetes mellitus who met the inclusion criteria. The results indicated that the majority of patients were female (90%), with the highest proportion observed in the 60–63 years age group (56.6%). Based on the analysis of antihypertensive drug classes, calcium channel blockers (CCBs) were the most frequently prescribed, with amlodipine accounting for 56% of prescriptions. Furthermore, in combination therapy involving antihypertensive and antidiabetic agents, the most commonly prescribed regimen was amlodipine combined with Sansulin Log-G (38%).
Implementasi Dots Sebagai Determinan Utama Kepatuhan Pengobatan Fase Intensif Pasien Tbc Ervan Djafar; Margaretha Solang; Vivien Novarina Kasim; Teti Sutriyati Tuloli; Cecy Rahma Karim; Sunarto Kadir
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53634

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi beban kesehatan masyarakat terutama di negara dengan insidensi tinggi seperti Indonesia. Strategi Directly Observed Treatment Short-course (DOTS) yang direkomendasikan WHO berperan penting dalam meningkatkan keberhasilan pengobatan, namun kepatuhan selama fase intensif masih menjadi tantangan. Penelitian bertujuan menganalisis hubungan implementasi strategi DOTS dengan kepatuhan minum obat anti-TB pada fase intensif pada pasien TBC paru di Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 75 responden diperoleh melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara seluruh komponen DOTS dengan kepatuhan: komitmen pemerintah (p=0.006), pemeriksaan mikroskopis (p=0.003), pengawasan minum obat (p=0.000), ketersediaan obat (p=0.002), serta sistem pencatatan dan pelaporan (p=0.004). Faktor yang paling dominan adalah pengawasan minum obat, dengan p-value 0,001 dan OR = 0,133 (CI: 0.039 – 0.459). Implementasi DOTS sangat berhubungan dengan kepatuhan minum obat fase intensif. Penguatan peran pengawas minum obat, ketersediaan obat, dan sistem pelaporan diperlukan untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan.
Analysis of the Frequency of Antihypertensive Drug Use at the Outpatient and Inpatient Pharmacy Rauf, Shalwa Azahrah; Tuloli, Teti Sutriyati; Paneo, Mohamad Aprianto; Abdulkadir, Widy Susanti; Makkulawu, Andi
Jambura Nursing Journal Vol 8, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jnj.v8i1.34812

Abstract

The use of antihypertensive drugs at Faisal Islamic Hospital, Makassar, wasanalyzed in this study, considering the high prevalence of hypertension in Makassar, which reached 290,247 cases in 2020. Hypertension is a serious condition that requires appropriate management; thus, evaluating patterns of drug use in healthcare facilities is highly important. Specifically, this study focused on identifying the types, calculating the quantities, and analyzing the frequency of antihypertensive drug prescriptions at both outpatient and inpatient pharmacies during the period from February to April. The study employed a quantitative approach with a descriptive observational design and a retrospective case series method. Data were obtained from drug utilization reports and subsequently analyzed. To examine differences in the frequency of drug use across months, the Friedman test was applied using the SPSS statistical software. The findings revealed that 18 types of antihypertensive drugs were available at the hospital. Among them amlodipine 10 mg was the most frequently used, accounting for 27.54% of total prescriptions. Statistical analysis using the Friedman test yielded a significance value (Asymp. Sig) of 0.008. Since this value was lower than 0.05, it indicated a statistically significant difference in the frequency of antihypertensive drug use across different months. In conclusion, although amlodipine 10 mg was the predominant choice, significant variations were observed in the pattern of antihypersensitive drug use at Faisal Islamic Hospital, Makassar, during the study period.
Co-Authors A Muthi Andi Suryadi Abdulkadir, Widi Susanti Adam Mustapa, Muhammad AinunSusanto, Iffanda Nur Akuba, Juliyanti Alamri, fahira rais Andi Makkulawu Andi Makkulawu Andi Makkulawu Andi Nabirah Asriastuti Anggai, Rifka Anggraini Anggraini, Diva Nur Angreni Ayuhastuti Anwar Ibrahim Ariani H. Hutuba Ariani H. Hutuba Asriana Basrudin Astuti, Karunita Ika Bahtiar, Safitri Bakululu, Lesmiyati bangol, asnia asnia Cecy Rahma Karim Chindy Fachriany Chindy Marcela Mooduto Datu, Novanza L.M.N Datu, Yunita Derina Dwifrila Ridhani Gubali Devie Ariany Daud Divia Handayani Mudjidu Dizky Ramadhani Putri Papeo Djayadi Azis Djuarno, Endah Nurrohwintah Dwi Eka Putri Nusu dwi pratiwi, susi Endah Nurrohwinta Djuwarno Ervan Djafar Evania P. Tuli Faradila Ratu Cindana Faramita Hiola Fika Nuzul Ramadhani Gledys Puti Hamzah, Alifiah Ramawaty Herlina Jusuf Hidayat Ahmad Hiola, Faramita Hutuba, Ariani Igirisa, Fitriwiah Indah Pramesty Gobel Indah Siti Hardiyanti Jihan Indriatawati Julianti, Natasya Melly Julianty Akuba Jumantrin, Nur Fitriah Kujiman, Kerin Vivian La Ode Aman Lairi, Nurain Lamalani, Alia Nur Larastiyas Pulukadang LATIF, MULTIANI S Latif, Multiani S. Lisa Efriani Puluhulawa Lutfia Nurfadila Arifin Madania, Madania Maghfiroh, Adinda Nur Mahdalena Sy Pakaya Makkulawu, Andi Manno, Mohamad Reski Manno, Mohammad Reski Margaretha Solang Marsela Idrus Mohamad MAYANG, NURUL HANDAYANTI Mentari Abdul Latif Moh. Rivai Nakoe Mohamad Adam Mustapa Mohamad Aprianto Paneo Mohamad Reski Manno Mohamad Tahir Palowa Mo’o, Faradila Ratu Cindana Muhammad Ridho Jasin Muhammad Taupik Multiani S Latif Musawir, Sadam Mutia Alamri Nabila Husnunnisa Ismail Najmiyah S. Tuti Nanda Putri Israhwati Tuna Nensy Toban Rombe Nikmasari Pakaya Nur Ain Thomas Nur Rasdianah Nurain Abdullah Nurain Thomas Nurchamidin Gobel Nurhayati Kadir Nurkamiden, Sri Devi Maharani Nurtirsya Aprilyani M. Tantu Otoluwa, Siti Zahra Pakaya, Adela pakaya, Handriansyah Pakaya, Lutfiah Palowa, Mohamad Tahir Panu, Karmila Papeo, Dizky Ramadani Putr Papeo, Dizky Ramadani Putri Papeo, Dizky Ramadhani Putri Paputunngan, Mitha Puce, Faradilla Puhi, Melly Agustin Is Puluhulawa, Lisa Efriani Putri Fauzia Datunsolang Putri Kartika Adhilia Kahar R. Moko, Delviyanti Rahmayani, Siti Farah Rani Orelia A. Unga Rasdiana, Nur Rasdianah, Nur Rasdianah Rathiana K. Abdussamad Rauf, Shalwa Azahrah Reski Manno, Mohamad Ridya Patricia Rivanda Ratoe Rita Bambang Robert Tungadi Sabrina, Putri Salvarinho Binsasi Sapiun, Zulfiayu Sarinah Basri K Selong, Siti Ruwaida D. Siti Fauziah Kadullah Siti Marhamah Siti Rakhmatia Paramita Th. Kum Siti Ruqaiyah Lakoro Sitti Rahmawaty Sisilia Mursidi Sri Noviani Tolulu Sumaga, Khairunnisa Alya Sunarto Kadir Sunarto Kadir Susilawaty Mantulangi Suswanti Tahir, Sry Megawaty Tesalonika Tudja Tri Bella Angraini Suwandi Tudja, Tesalonika tuna, nindiyani Usuli, Tirta Chanisa Vivien Novarina A. Kasim Widi Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widysusanti Abdulkadir Wiwit Zuriati Uno Yahya, Fiantika Ambadar Yusuf, Wahyuni Adrian Zulkifli B Pomalango