Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Tilango Teti Sutriyati Tuloli; Faramita Hiola; Muhammad Taupik; Ariani H. Hutuba; Panu, Karmila
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 2 No. 3 (2025): Volume 2, Number 3, 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v2i3.197

Abstract

Kepatuhan adalah tingkat seseorang dalam melaksanakan suatu aturan yang disarankan. Tingkat seseorang dalam melaksanakan perawatan, pengobatan, dan perilaku yang disarankan oleh perawat, dokter, atau tenaga kesehatan lainnya. Kepatuhan berobat memiliki arti sejauh mana seseorang minum obat, mengikuti diet, dan menjalankan perubahan gaya hidup sesuai dengan rekomendasi dari penyedia layanan kesehatan. Faktor penyebab ketidakpatuhan minum obat yaitu usia, jenis kelamin, pendidikan, dan pekerjaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepatuhan obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Tilango dan menganalisis hubungan antara karakteristik responden dengan kepatuhan minum obat, menggunakan kuesioner MMAS-8 terhadap 97 responden. Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional dan pengambilan data dilakukan dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan evaluasi tingkat kepatuhan penggunaan obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Tilango dengan metode MMAS-8 termasuk dalam kategori rendah. Berdasarkan karakteristik pasien, ada hubungan antara usia dengan kepatuhan minum obat yaitu dengan nilai p=0,000 (p<0,005) artinya ada hubungan yang signifikan. Sedangkan pada jenis kelamin, pendidikan, dan pekerjaan tidak ada hubungan yang signifikan dengan nilai p(>0,005).
Diversifikasi Olahan Ikan Tuna Menjadi Keripik Amplang Sebagai Upaya Intervensi Gizi dan Pencegahan Stunting di Desa Modelomo Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo Tuloli, Teti Sutriyati; Paneo, Mohamad Aprianto; Jumantrin, Nur Fitriah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v4i2.33813

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang masih menjadi tantangan serius di Indonesia, terutama di wilayah pesisir dan pedesaan yang memiliki keterbatasan akses terhadap pangan bergizi. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Modelomo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat terkait pencegahan stunting melalui edukasi gizi seimbang dan pelatihan diversifikasi pangan lokal. Salah satu inovasi yang diusung adalah pemanfaatan ikan tuna lokal menjadi camilan fungsional berbentuk keripik amplang. Ikan tuna dipilih karena mengandung protein berkualitas tinggi dan asam lemak omega-3 yang berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan interprofesional (IPE) yang melibatkan tenaga dari bidang farmasi, kedokteran, keperawatan, dan kesehatan masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan tatap muka, praktik pembuatan produk, dan evaluasi melalui kuesioner pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan sikap peserta terhadap konsumsi pangan bergizi dan pemanfaatan hasil laut lokal. Selain dampak gizi, kegiatan ini juga berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan, melalui pengembangan keterampilan usaha berbasis rumah tangga. Kesimpulannya, intervensi edukatif berbasis pangan lokal melalui pendekatan kolaboratif lintas profesi terbukti efektif dalam meningkatkan literasi gizi masyarakat serta membuka peluang ekonomi baru. Program ini berpotensi menjadi model intervensi gizi berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah pesisir lainnya dalam rangka mendukung percepatan penurunan stunting dan penguatan ketahanan pangan lokal.
Hubungan Kepatuhan Minum Obat Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Geriatri Penderita Hipertensi Di Puskesmas Pilolodaa Teti Sutriyati Tuloli; Nur Rasdianah; A Muthi Andi Suryadi; Endah Nurrohwinta Djuwarno; Puce, Faradilla
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 2 No. 3 (2025): Volume 2, Number 3, 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v2i3.203

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang berbahaya dan sangat beresiko pada seseorang dengan usia di atas 60 tahun atau geriatri. Kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi sangat penting karena tekanan darah dapat dikontrol dengan mengkonsumsi obat antihipertensi secara teratur, sehingga dalam jangka panjang resiko kerusakan organ-organ seperti otak, jantung dan ginjal dapat dikurangi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan kepatuhan minum obat dengan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan uji korelasi, dengan jumlah sampel yakni 47 responden. Analisis yang uji korelasi Rank Spearmen . Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 22 responden (46,8%) dengan tekanan darah terkontrol memiliki kepatuhan tinggi. Sebanyak 25 responden (53,2%) memiliki tekanan darah tidak terkontrol dengan kriteria kepatuhan sedang sebanyak 18 responden (38,2%) dan kepatuhan tinggi sebanyak 7 responden (14,8%). Serta terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan minum obat antihipertensi dengan tekanan darah pasien hipertensi (r = 0,739; p-value = 0,0001< 0,05) kekuatan hubungan kuat. Kesimpulan yang di dapatkan yaitu tingkat korelasi kuat dengan arah hubungan adalah positif yang artinya semakin tinggi kepatuhan minum obat maka tekanan darah pasien hipertensi semakin terkontrol.
Pola Penggunaan Obat Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Di Instalasi Rawat Inap RSUD Mokoyurli Kabupaten Buol Tuloli, Teti Sutriyati; Rasdianah, Nur; Madania; Makkulawu, Andi; Datu, Yunita
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 2 No. 3 (2025): Volume 2, Number 3, 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v2i3.205

Abstract

Diabetes melitus tipe II merupakan penyakit metabolik yang memiliki karakteristik hiperglikemia, yang dapat disebabkan oleh kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau dapat terjadi karena kedua-duanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat antidiabetes pada pasien diabetes melitus tipe II di instalasi rawat inap RSUD Mokoyurli Kabupaten Buol. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dilakukan secara retrospektif dengan jumlah sampel sebanyak 222 pasien dan yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 81 pasien dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian pada pasien diabetes melitus tipe II dominan diderita oleh pasien perempuan sebanyak (68%) dan lebih banyak berada di rentang usia 45-59 tahun sebanyak (45%). Pola penggunaan obat antidiabetes jenis terapi tunggal maupun kombinasi yang paling banyak yaitu 2 kombinasi obat, levemir + novorapid sebanyak (52%). Penggunaan obat antidiabetes pada pasien diabetes melitus tipe II yang sesuai dengan pedoman Perkeni 2021 masing-masing 100% tepat obat, tepat dosis, dan tepat aturan pakai, sehingga dapat disimpulkan bahwa pola penggunaan obat pada pasien diabetes melitus tipe II di RSUD Mokoyurli Kabupaten Buol sudah tepat.
Studi Farmakovigilance Obat Herbal di Kelurahan Limba U-2 Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo dengan Metode Naranjo: Traditional medicines are ingredients or concoctions in the form of plant materials, animal materials, mineral materials, liquid preparations from materials (galenic) which have been used for generations for treatment. The aim of this research is to see the existence of ADRs on the use of herbal medicines in the community in the Limba U-2 sub-district, Gorontalo City using the N Tuloli, Teti Sutriyati; Hutuba, Ariani; Djuarno, Endah Nurrohwintah; Latif, Multiani S; Alamri, fahira rais
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 2 No. 3 (2025): Volume 2, Number 3, 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v2i3.216

Abstract

Obat tradisional adalah bahan atau ramuan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral sediaan cairan dari bahan (galenik) yang secara turun temurun digunakan untuk pengobatan. Tujuan penelitian ini untuk melihatadanya ADRs terhadap penggunaan obat herbal masyarakat di kelurahan Limba U-2 Kota Gorontalo dengan metode Naranjo. Metode penelitian ini observasional deskriptif dengan rancangan cross sectional dengan pengambilan sampel purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data menggunakan Naranjo. Hasil Penelitian dari data karakteristik umur yang dominan umur 31-50 tahun sebanyak 46 (47,4%), jenis kelamin mayoritas perempuan 68 (70,1%), status pendidikan mayoritas SD/ SMP 46 (47,4%), statuspekerjaan mayoritas Ibu Rumah Tangga 58 (59,8%). Masyarakat mayoritas menggunakan obat herbal <1 tahun sebanyak 50 (51,5%), sumber informasi obat herbal dari keluarga 41 (42,3%), mayoritas masyarakat meracik sendiri obat herbal 74 (76,3%), mayoritas obat herbal direbus sebanyak 61 (62,9%), dan variasipenggunaan obat herbal 1 kali sehari sebanyak 45 (46,4%). Dari analisis kausalitas menggunakan algoritma Naranjo diketahui bahwa pasien yang menggunakan obat herbal pada kejadian ADRs sebanyak 2 subyek dengan kategori probable sebanyak 1 orang, dan kategori definite sebanyak 1 orang.
Web-Based Pharmacoinformatics Platform for Generic Drug Information in Gorontalo, Indonesia Paneo, Mohamad Aprianto; Tuloli, Teti Sutriyati; Nakoe, Moh Rivai; Pakaya, Nikmasari; Thomas, Nurain; Anggai, Rifka Anggraini; Latif, Multiani S.
Sciences of Pharmacy Volume 4 Issue 4
Publisher : ETFLIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58920/sciphar0404366

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of a web-based drug information application in providing accessible and reliable drug-related information to the public in Gorontalo Province, Indonesia. A prospective, non-randomized study was conducted with 205 participants from the Gorontalo community. Participants completed a structured questionnaire assessing their experience with the "Cari Obatmu" feature on the Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Gorontalo website. The questionnaire covered various aspects such as user interface, search efficiency, clarity of drug indications, side effects, and usability. Descriptive statistics, Cronbach's Alpha for reliability, One-Way ANOVA for demographic differences, and effect size analysis were used in data analysis. The findings indicated high user satisfaction, with mean scores ranging from 4.16 to 4.28 across different aspects assessed. A Cronbach’s Alpha value of 0.975 confirmed excellent internal consistency of the data. The One-Way ANOVA analysis revealed no significant differences in satisfaction scores among demographic groups (p = 0.636), with effect sizes being minimal. The web-based drug information application was well-received, particularly for its functionality and ease of use. However, further improvements are necessary to enhance user experience and feature development. These findings highlight the potential to expand web-based drug information tools to improve public health outcomes in Indonesia, considering the diverse demographic and user needs.
Antihypertensive Therapy Patterns in Prolanis Patients at North Gorontalo City Health Centre, Indonesia Tuloli, Teti Sutriyati; Reski Manno, Mohamad; Tungadi, Robert; Nurrohwinta Djuwarno, Endah
Journal Syifa Sciences and Clinical Research Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Number 3 2025
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jsscr.v7i3.34245

Abstract

Hypertension is a chronic condition characterized by persistent elevation of blood pressure above normal limits, which increases morbidity and mortality risk. A systolic blood pressure ≥140 mmHg reflects pressure during cardiac contraction, while a diastolic blood pressure ≥90 mmHg reflects pressure during cardiac relaxation. This study aimed to evaluate the use of antihypertensive drugs in Prolanis patients with persistent hypertension at the North Gorontalo City Health Centre. An observational design was applied using secondary data from medical records of 42 patients who received antihypertensive therapy between January and June 2025. Amlodipine was the most commonly prescribed agent in monotherapy, while combinations of two to five drugs were frequently used. The evaluation revealed that drug selection was appropriate (100%), dosage accuracy was 86%, and adherence to usage rules reached 98%, although some inappropriate dosages and usage instructions were still identified. These findings underscore the need for systematic monitoring, regular prescription audits, strengthened verification processes, laboratory monitoring, and patient education to enhance the safety and effectiveness of hypertension management in primary care.
Overview of Antipsychotic Use in Schizophrenia Patients at the East City Health Center in 2024 Tuloli, Teti Sutriyati; Makkulawu, Andi; Sumaga, Khairunnisa Alya; Madania, Madania; Manno, Mohamad Reski
Journal of Experimental and Clinical Pharmacy (JECP) Vol 5, No 2 (2025): August 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jecp.v5i2.1388

Abstract

Schizophrenia is a severe mental disorder that affects individuals and greatly impacts their families and society, with symptoms like hallucinations, delusions, and emotional or thought disturbances that disrupt daily life and well-being. Treatment for schizophrenia usually involves a combination of antipsychotic drug therapy, psychotherapy, and social support. This study aims to determine the description of antipsychotic use, including the type of drug, rules of use, drug dosage, and duration of use in schizophrenia patients at the Kota Timur Health Center. This study used a descriptive observational research design with data collection using a retrospective method. The research data were obtained from secondary data in the form of medical record data from as many as 25 patients with mental illness. The data were processed with Excel and analyzed using SPSS version 26. The results showed that schizophrenia was predominantly suffered by male patients (56%), and more were in the age range of 34-46 years (as many as 48%). The most widely used antipsychotic drugs were a combination of typical and atypical, as many as 92%. The most frequently used type of drug is clozapine with a dose of 25 mg, and the rules of use are 2 x 1/2 as much as 46%. The longest duration of treatment is already in the maintenance phase, which is 96%. Additional drug trihexyphenidyl 2 mg (2 x 1) is used as much as 92%. The most widely used type of therapy is 3-combination therapy, namely Risperidone + THP + Clozapine, as much as 56%. This study was conducted at the East City Health Center, Gorontalo, which is one of the largest primary healthcare facilities in the region and manages a considerable number of schizophrenia patients with limited psychiatric resources. Therefore, the study setting provides important insights into the real-world use of antipsychotic medications in a community-based healthcare center.
Pengenalan Sejak Dini tentang Resistensi Antibiotik Kepada Mahasiswa Farmasi UNG dan Siswa SMK Farmasi di Kota Gorontalo melalui Program School of AMR PD IAI Gorontalo Paneo, Mohamad Aprianto; Tuloli, Teti Sutriyati; Thomas, Nur Ain; Latif, Multiani S; Taupik, Muhammad; Djuwarno, Endah Nurrohwinta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 3, No 1 (2024): Vol 3. No. 1 (2024)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v3i1.25010

Abstract

Resistensi antibiotik telah menjadi perhatian utama dalam bidang kesehatan global karena dampaknya yang serius terhadap pengobatan infeksi bakteri. Fenomena ini terjadi ketika bakteri mengembangkan kemampuan untuk bertahan hidup dan berkembang biak meskipun terpapar antibiotik, mengurangi atau bahkan menghilangkan efektivitas obat tersebut. Penyebab utama resistensi antibiotik termasuk penggunaan antibiotik yang berlebihan, penggunaan yang tidak tepat, dan penyebaran gen resistensi melalui lingkungan. Konsekuensinya meliputi tingkat infeksi yang sulit diobati, peningkatan biaya perawatan kesehatan, dan peningkatan angka kematian. Upaya untuk mengatasi resistensi antibiotik melibatkan pendekatan multidisiplin termasuk penggunaan antibiotik yang bijaksana, pengembangan antibiotik baru, pengendalian infeksi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang masalah ini. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk memberikan edukasi sejak dini melalui program school of AMR Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) kepada siswa dan mahasiswa bahwa pentingya mengenal antibiotik dan memutus rantai resistensi antibiotik. Kegiatan dilaksanakan dengan beberapa metode yang terdiri dari edukasi yang diberikan langsung oleh apoteker dan dosen, kemudian diskusi dan tanya jawab serta yang terakhir yaitu pemberian pre dan post kuesioner untuk melihat ketercapaian hasil dari kegiatan yang diberikan. Hasil menunjukan kenaikan yang progresif dari sebelumnya rata-rata pemahaman peserta berada dibawah nilai 80% menjadi rata-rata direntang 90%. Hal ini menunjukan pemberian edukasi secara terstruktur dan diberikan langsung oleh yang memiliki kompetensi akan memberikan dampak yang baik. Kegiatan seperti ini harus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan harapan generasi berikutnya bebas dari penggunaan antibiotik yang tidak bijak.
Pemanfaatan Rempah Tradisional Kunyit Kawasan Teluk Tomini Sebagai Vitamin Herbal dalam Pencegahan Jantung Pada Masyarakat Pentadu Barat, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo Tuloli, Teti Sutriyati; Pomalango, Zulkifli B; Paneo, Mohamad Aprianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 2, No 3 (2023): Vol 2, Nomor 3 (2023)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v2i3.21597

Abstract

Aterosklerosis merupakan penyebab umum penyakit serebro-kardiovaskular dan merupakan kondisi pembuluh darah bisa kronis. Fungsi mekanistik kurkumin terhadap aterosklerosis sebagian disebabkan oleh efek anti-inflamasi dan anti-oksidatifnya serta penghambatan proliferasi dan migrasi sel otot polos pembuluh darah. Untuk itu, pengabdian dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan peran aktif masyarakat, dalam  program pencegahan penyakit jantung melalui pemanfaatan kunyit yang diolah menjadi serbuk minuman dan makanan. Metode pelaksanaan yang digunakan pada kegiatan ini terdiri atas dua bagian, yaitu Seminar dan Workshop. Seminar tentang pentingnya kunyit dalam menjaga kesehatan jantung disampaikan langsung oleh dosen pembimbing lapangan dan Workshop pembuatan suplemen herbal dipraktikan langsung oleh mahasiswa peserta KKN Profesi kesehatan didampingi langsung oleh dosen pembimbing lapangan serta pembuatan disaksikan langung oleh peserta undangan yang terdiri dari pemerintah desa dan masyarakat. Pembuatan produk herbal minuman herbal frape di praktikan langsung oleh tamu undangan kegiatan. Produk Puding dan Minuman herbal frappe mendapatkan respon positif pada saat disuguhkan kepada undangan. Respon berupa aroma, dan rasa yang baik,serta efek segar yang dirasakan pada saat dikonsumsi. Selain itu Kedua produk ini dapat meningkatkan kesehatan jantung khususnya untuk masyarakat yang bekerja sebagai di waktu cuaca ekstrim seperti nelayan yang merupakan mata pencaharian terbesar didesa pentadu barat, dan dinilai  dapat meningkatkan ekonomi desa, karena kedua produk suplemen herbal ini potensi untuk dijual serta dapat dimasukan dalam program peningkatan gizi masyarakat.  
Co-Authors A Muthi Andi Suryadi Abdulkadir, Widi Susanti Adam Mustapa, Muhammad AinunSusanto, Iffanda Nur Akuba, Juliyanti Alamri, fahira rais Andi Makkulawu Andi Makkulawu Andi Makkulawu Andi Nabirah Asriastuti Anggai, Rifka Anggraini Anggraini, Diva Nur Angreni Ayuhastuti Anwar Ibrahim Ariani H. Hutuba Ariani H. Hutuba Asriana Basrudin Astuti, Karunita Ika Bahtiar, Safitri Bakululu, Lesmiyati bangol, asnia asnia Cecy Rahma Karim Chindy Fachriany Chindy Marcela Mooduto Datu, Novanza L.M.N Datu, Yunita Derina Dwifrila Ridhani Gubali Devie Ariany Daud Divia Handayani Mudjidu Dizky Ramadhani Putri Papeo Djayadi Azis Djuarno, Endah Nurrohwintah Dwi Eka Putri Nusu dwi pratiwi, susi Endah Nurrohwinta Djuwarno Ervan Djafar Evania P. Tuli Faradila Ratu Cindana Faramita Hiola Fika Nuzul Ramadhani Gledys Puti Hamzah, Alifiah Ramawaty Herlina Jusuf Hidayat Ahmad Hiola, Faramita Hutuba, Ariani Igirisa, Fitriwiah Indah Pramesty Gobel Indah Siti Hardiyanti Jihan Indriatawati Julianti, Natasya Melly Julianty Akuba Jumantrin, Nur Fitriah Kujiman, Kerin Vivian La Ode Aman Lairi, Nurain Lamalani, Alia Nur Larastiyas Pulukadang LATIF, MULTIANI S Latif, Multiani S. Lisa Efriani Puluhulawa Lutfia Nurfadila Arifin Madania, Madania Maghfiroh, Adinda Nur Mahdalena Sy Pakaya Makkulawu, Andi Manno, Mohamad Reski Manno, Mohammad Reski Margaretha Solang Marsela Idrus Mohamad MAYANG, NURUL HANDAYANTI Mentari Abdul Latif Moh. Rivai Nakoe Mohamad Adam Mustapa Mohamad Aprianto Paneo Mohamad Reski Manno Mohamad Tahir Palowa Mo’o, Faradila Ratu Cindana Muhammad Ridho Jasin Muhammad Taupik Multiani S Latif Musawir, Sadam Mutia Alamri Nabila Husnunnisa Ismail Najmiyah S. Tuti Nanda Putri Israhwati Tuna Nensy Toban Rombe Nikmasari Pakaya Nur Ain Thomas Nur Rasdianah Nurain Abdullah Nurain Thomas Nurchamidin Gobel Nurhayati Kadir Nurkamiden, Sri Devi Maharani Nurtirsya Aprilyani M. Tantu Otoluwa, Siti Zahra Pakaya, Adela pakaya, Handriansyah Pakaya, Lutfiah Palowa, Mohamad Tahir Panu, Karmila Papeo, Dizky Ramadani Putr Papeo, Dizky Ramadani Putri Papeo, Dizky Ramadhani Putri Paputunngan, Mitha Puce, Faradilla Puhi, Melly Agustin Is Puluhulawa, Lisa Efriani Putri Fauzia Datunsolang Putri Kartika Adhilia Kahar R. Moko, Delviyanti Rahmayani, Siti Farah Rani Orelia A. Unga Rasdiana, Nur Rasdianah, Nur Rasdianah Rathiana K. Abdussamad Rauf, Shalwa Azahrah Reski Manno, Mohamad Ridya Patricia Rivanda Ratoe Rita Bambang Robert Tungadi Sabrina, Putri Salvarinho Binsasi Sapiun, Zulfiayu Sarinah Basri K Selong, Siti Ruwaida D. Siti Fauziah Kadullah Siti Marhamah Siti Rakhmatia Paramita Th. Kum Siti Ruqaiyah Lakoro Sitti Rahmawaty Sisilia Mursidi Sri Noviani Tolulu Sumaga, Khairunnisa Alya Sunarto Kadir Sunarto Kadir Susilawaty Mantulangi Suswanti Tahir, Sry Megawaty Tesalonika Tudja Tri Bella Angraini Suwandi Tudja, Tesalonika tuna, nindiyani Usuli, Tirta Chanisa Vivien Novarina A. Kasim Widi Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widysusanti Abdulkadir Wiwit Zuriati Uno Yahya, Fiantika Ambadar Yusuf, Wahyuni Adrian Zulkifli B Pomalango