Claim Missing Document
Check
Articles

Assistance in the Implementation of Integrative Holistic Early Childhood Education (Paud-Hi) and the Implementation of Balanced Nutrition in the Early Childhood Cluster in Talang Belido Village Perdana, Silvia Mawarti; Ibnu, Ismi Nurwaqiah; Reskiaddin, La Ode; Solida, Adila; Eka Rini, Willia Novita
Abdi Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v6i2.7635

Abstract

Optimal early childhood growth and development will determine their health status in the future. Implementing Integrative Holistic Early Childhood Education (PAUD-HI) is an effort to optimize children's growth and development by paying attention to various children's characteristics. Apart from that, implementing balance diet in early childhood is expected to be able to establish optimal nutritional status in children. PAUD Group 2 Bungo Selango, located in Sungai Gelam District, Muaro Jambi Regency, has not implemented PAUD-HI optimally due to various risk factors. Kindergarten teachers have never received early childhood balance diet education. This community service activity aimed to optimize the implementation of PAUD-HI and implement balance diet in PAUD Group 2 Bungo Selango. In this community service activity, they are given health education and demonstrations related to the application of balance diet in holistic and integrative kindergarten learning. The results of community service activities showed that there is an increase in target’s knowledge before and after being given education which is not significantly different (Sig.>0.05). It is necessary to get used to implementing balance diet (consuming variety of foods, physical activity, clean and healthy lifestyle, and controlling ideal body weight) in holistic and integrative kindergarten learning.
Nutrition Promotion Provision of Balanced Nutritious Food to Optimize the Nutritional Status of Harapan Bunda Kindergarten Students, Muaro Jambi Regency Perdana, Silvia Mawarti; Kusmawan, David; Wulansari, Arnati; Asparian, Asparian; Hidayat, Ahmad Thohir
Abdi Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v6i2.7636

Abstract

Optimal children’s nutritional status is an indicator of achieving child growth according to their age. Optimizing nutritional status is supported by providing nutrition intake to meet children's daily nutrition needs. Kindergarten students need  nutritionally, healthy and safe food. Providing balanced nutritious food supplies for kindergarten students requires knowledge, attitudes and good practices from parents, as well as implementation of nutritionally balanced meal that are integrated into the kindergarten learning curriculum from the school. Harapan Bunda Kindergarten, which is located in Talang Belido Village, Sungai Gelam District, Muaro Jambi Regency, has never received nutrition promotion regarding the nutritious food for kindergarten students. The food supplies for kindergarten students brought by their parents also do not implement balanced diet. This community service activity aimed to organize nutritional promotion of balanced nutritious food to optimize the nutritional status of kindergarten students with the targets are teachers and parents. The results of community service activities showed that there is an increase in target’s knowledge before and after being given education which is not significantly different (Sig.>0.05). It is necessary to get used to implementing balance diet on children's meal which contain carbohydrate foods, protein foods, vegetables, fruit, and drinking water consumption (1200-1500 ml per day)..
DETERMINAN PERILAKU IBU YANG TIDAK MEMBERIKAN VITAMIN A PADA ANAK USIA 6-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KENALI BESAR KOTA JAMBI TAHUN 2024 cahnia, Mutiara rezky; Guspianto, Guspianto; Sari, Rumita Ena; Amir, Andy; Perdana, Silvia Mawarti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43813

Abstract

Vitamin A adalah zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Kurangnya vitamin A pada tubuh meningkatkan masalah penglihatan serius seperti rabun senja, kerusakan pada kornea mata, bahkan kebutaan. Puskesmas Kenali Besar merupakan salah satu puskesmas yang cakupan pemberian vitamin A nya ditahun 2024 belum mencapai target indikator cakupan pemberian Vitamin A pada balita, adapun kelurahan yang belum mencapai target yaitu Kenali Besar dan Pinang Merah Kota Jambi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor yang berhubungan dengan pemberian vitamin A pada anak usia 6-59 bulan di Kelurahan Kenali Besar dan Pinang Merah Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan desain case control, dengan sampel sebanyak 111 responden yang dipilih melalui Teknik purposive proportional random sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner, dan analisis data menggunakan uji chi square dan ukuran asosiasi odd ratio. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan (p-value <0,05) antara pengetahuan, sikap, peran tenaga kesehatan, dan peran kader, tidak terdapat hubungan antara jarak (p-value 0.946) dan pendidikan (p-value 0.785). Kesimpulan dari penelitian ini ialah Pengetahuan, Sikap, Peran Tenaga Kesehatan dan Peran Kader memiliki hubungan dengan perilaku ibu dalam pemberian vitamin A pada anak usia 6-59 bulan di Kelurahan Kenali Besar dan Pinang Merah wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, PERAN ORANG TUA DAN PENGARUH TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU MEROKOK SISWA DI SMP NEGERI KECAMATAN KOTA BARU Derniati, Neris; Ridwan, M.; Perdana, Silvia Mawarti; Sari, Puspita; Azhary, Muhammad Rifqi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43877

Abstract

Perilaku merokok berdampak negatif bagi remaja. Berdasarkan data Global Youth Tobacco Survey (GYTS) tahun 2019, sebanyak 40,6% siswa di Indonesia berusia 13 hingga 15 tahun telah merokok.  Dari jumlah tersebut, dua dari tiga anak laki-laki serta hampir satu dari lima anak perempuan dilaporkan sebagai perokok, menunjukkan tingginya prevalensi merokok di kalangan remaja. Sebanyak 19,2% pelajar dikategorikan sebagai perokok aktif, di mana 60,6% di antaranya tidak mengalami kesulitan saat membeli rokok meskipun masih di bawah umur, dan dua pertiga dari mereka memperoleh rokok secara eceran. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 272 siswa dari total populasi sebanyak 2.911 yang berada di enam SMP Negeri di Kecamatan Kota Baru. Siswa yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah perilaku merokok, sementara variabel independennya mencakup pengetahuan, peran orang tua, dan pengaruh teman sebaya. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku merokok siswa (p-value < 0,001), peran orang tua dengan perilaku merokok siswa (p-value < 0,001), serta pengaruh teman sebaya dengan perilaku merokok siswa (p-value < 0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa tingkat pengetahuan, keterlibatan orang tua, dan faktor teman sebaya memiliki keterkaitan dengan perilaku merokok siswa.
DETERMINAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 12-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG PINANG KOTA JAMBI Hutahaean, Artika; Perdana, Silvia Mawarti; Butar, Marta Butar; Guspianto, Guspianto; Asparian, Asparian
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43888

Abstract

Stunting adalah kejadian balita pendek yang menjadi salah satu permasalahan balita di dunia khususnya di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Pinang. Kondisi balita stunting dapat diukur melalui panjang dan tinggi badannya berdasarkan ketentuan, yaitu minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak dari WHO. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desai studi case control. Teknik pengambilan sampel menggunakan total populasi. Jumalah sampel dalam penelitian ini sebanyak 80 responden yang meliputi 40 kelompok kasus dan 40 kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan data sekunder (buku KIA) kepada 80 responden. Analisis data menggunakan uji statistic Chi Square. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting (p value = 0,006) OR 4,210, status gizi ibu saat hamil (p value = 0,016) OR 3,357, Asi eksklusif (p value 0,001) OR 9,471. Dan faktor yang tidak berhubungan dengan kejadia stunting yaitu usia ibu saat hamil (p = 0,069) OR 2,579, jarak kelahiran (p = value 0,293) OR 2,020, berat badan lahir (p = 0,095) OR 2,546.  Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu, status gizi ibu saat hamil, dan asi eksklusif dengan kejadian stunting disarankan ibu harus meningkatkan pengetahuan tentang stunting, memastikan asupan gizi yang cukup sejak masa kehamilan dan mengetahui praktik pemberian Asi eksklusif yang tepat.
ANALISIS PERILAKU TIDAK AMAN PADA PEKERJA INSTALASI RIG PT. PERTAMINA HULU ROKAN ZONA 1 FIELD JAMBI Rahmadani, Naya; Perdana, Silvia Mawarti; Aswin, Budi; Ridwan, M; Rini, Willia Novita Eka
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44158

Abstract

Perilaku tidak aman merupakan tindakan yang tidak mematuhi peraturan keselamatan kerja. Perilaku ini merupakan faktor utama penyebab kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk perilaku tidak aman serta faktor antecedent dan consequence yang mendasari perilaku tersebut. Penelitian ini merupakanenelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di RIG 94 PT. Pertamina Hulu Rokan Zona 1 Field Jambi. Variabel yang diteliti meliputi bentuk-bentuk perilaku tidak aman pekerja, faktor antecedent (kebijakan/peraturan K3, pengawasan, ketersediaan dan penggunaan APD), serta faktor consequence (reward dan punishment). Analisis data dilalukan dengan manual menggunakan matriks wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya perilaku tidak aman, seperti bekerja tidak sesuai prosedur, tidak menggunakan APD lengkap, penggunaan APD yang salah, menggunakan aksesoris saat bekerja, berada di area tidak aman, dan melakukan bypass. Faktor antecedent yang belum optimal meliputi pengawasan yang kurang maksimal dan distribusi APD yang belum efisien. Faktor consequence masih kurang, dengan pemberian hukuman yang belum efektif dan minimnya penghargaan bagi pekerja. Perilaku tidak aman yang dilakukan pekerja meliputi bekerja tidak sesuai prosedur, tidak menggunakan APD lengkap, penggunaan APD yang salah, menggunakan aksesoris saat bekerja, dan berada di area tidak aman. Penyebab perilaku tersebut terkait dengan faktor antecedent dan consequence, termasuk pengawasan, ketersediaan dan penggunaan APD, serta pemberian punishment dan reward yang masih belum optimal dan memerlukan evaluasi lebih lanjut.
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE, PERILAKU KONSUMSI JAJANAN DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN PENYAKIT DIARE PADA SISWA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 143 KOTA JAMBI Labibah, Sovia; Kasyani, Kasyani; Hidayati, Fajrina; Perdana, Silvia Mawarti; Azhary, Muhammad Rifqi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44223

Abstract

Diare merupakan salah satu masalah kesehatan Masyarakat yang menjadi perhatian serius terutama pada kelompok usia anak sekolah. Berdasarkan data World Health Organization (WHO), diare menempati peringkat ketiga sebagai penyebab utama kematian pada anak usia 0–9 tahun dengan estimasi 494.683 kematian setiap tahunnya. Di Indonesia, Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 mencatat prevalensi diare sebesar 8,8% pada anak-anak, dengan cakupan pelayanan kesehatan yang masih rendah, yaitu hanya 31,7%. Di Provinsi Jambi, jumlah kasus diare meningkat dari 98.315 kasus pada tahun 2021 menjadi 100.259 kasus pada tahun 2023. Kota Jambi tercatat sebagai wilayah dengan kasus tertinggi, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Putri Ayu, dengan 510 kasus yang didominasi oleh kelompok usia 5–12 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene, perilaku konsumsi jajanan, dan status gizi dengan kejadian diare pada siswa SDN 143 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional dan teknik total sampling terhadap 46 responden. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 43,5% siswa mengalami diare. Terdapat hubungan yang signifikan antara personal hygiene dengan kejadian diare (p=0,003), sedangkan perilaku konsumsi jajanan (p=0,372) dan status gizi (p=1,000) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Disimpulkan bahwa personal hygiene merupakan faktor yang berpengaruh terhadap kejadian diare pada siswa sekolah dasar.
Antenatal Care as a Risk Factor in Pregnant Women with Anemia in Batanghari Regency, Jambi Province Ibnu, Ismi Nurwaqiah; Perdana, Silvia Mawarti; Kasyani
Journal of Public Health Indonesian Vol. 1 No. 6 (2025): MARCH-JHH
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/e5q9x972

Abstract

The nutritional status of pregnant women significantly influences stunting in toddlers, as reflected by upper arm circumference measurements during the first trimester. Based on the Indonesian Nutritional Status Survey, stunting in Batanghari Regency decreased to 24% in 2021 but rose again to 26% in 2022, highlighting pregnancy as a critical period affecting future life quality. This quantitative study employed an analytical observational method with a cross-sectional design, conducted in the Community Health Center Work Area in Batanghari Regency, focusing on areas with the highest stunting prevalence. The research was carried out over eight months (March–November 2023) with a sample of 245 pregnant women in their second and third trimesters. Results showed that 40.4% of pregnant women experienced anemia. Statistically significant factors influencing anemia among pregnant women included family income, upper arm circumference, body mass index, TT injection services, blood pressure monitoring, provision of iron supplement tablets, and uterine fundal height measurements. It is recommended to enhance pregnant women's access to healthcare services to improve their awareness of anemia risks and support better nutritional and health outcomes, which in turn can reduce anemia prevalence.
ALTERNATIF INDEKS GIZI SEIMBANG UNTUK PENILAIAN MUTU GIZI KONSUMSI PANGAN WANITA DEWASA INDONESIA Perdana, Silvia Mawarti; Hardinsyah, Hardinsyah; Damayanthi, Evy
Jurnal Gizi dan Pangan Vol. 9 No. 1 (2014)
Publisher : The Food and Nutrition Society of Indonesia in collaboration with the Department of Community Nutrition, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.071 KB) | DOI: 10.25182/jgp.2014.9.1.%p

Abstract

The objective of this study was to develop a balanced diet index (BDI) in relation to nutritional quality of the diet (NQ) in Indonesian adult females. This study used food consumption data from the Basic Health Research (Riskesdas) of 2010. The food consumption data were collected using 24-h food recall method through a cross-sectional study. Total subject of this study was 61,759 adult females19—55 years. The NQ of 16 nutrients was used as a gold standard in the validity testing. The results showed that the simplest and the most valid measurement was BDI3-60 (correlation coefficients with the NQ=0.7) which was based on three levels of scoring system (0, 5, and 10) and six food groups (carbohydrate food sources, animal protein food, plant protein food, vegetable, fruit, and milk), without considering fat, saturated fat, cholesterol, and sodium. The mean score of BDI3-60 was 31.0±12.1. 
Analisis Determinan Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Khusnul Amalia Khamdiyah; Fajrina Hidayati; Usi Lanita; Ismi Nurwaqiah Ibnu; Silvia Mawarti Perdana
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v4i2.5681

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women is a nutritional problem that has serious impacts on the health of both the mother and the fetus, such as increased risk of preterm birth, low birth weight, and labor complications. In Jambi City, CED cases have continued to rise year by year. This study aims to identify the determinants of CED among pregnant women in the working area of Putri Ayu Public Health Center, Jambi City. This study employed a quantitative approach with an analytical observational design using a cross-sectional method. The sample consisted of 82 pregnant women selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires and anthropometric measurements using MUAC. Data were analyzed using the Chi-Square test to examine the relationship between independent variables and the incidence of CED. The study found that the prevalence of Chronic Energy Deficiency (CED) among pregnant women was 28%. Statistical analysis revealed that infectious diseases (p=0.000), personal hygiene (p=0.009), environmental sanitation (p=0.037), education (p=0.004), occupation (p=0.000), and income (p=0.040) were significantly associated with CED in pregnant women. There is a significant relationship between infectious diseases, personal hygiene, environmental sanitation, education, occupation, and income with Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women at Putri Ayu Public Health Center, Jambi City. It is expected that efforts to address chronic energy deficiency (CED) among pregnant women at Putri Ayu Public Health Center can be carried out through an integrated approach, including improvements in personal hygiene, environmental sanitation, prevention of infectious diseases, as well as enhancement of education, employment, and family income.
Co-Authors . Asparian, . Addion Nizori Adila Solida Afrini Eka Sari Afrinia Ekasari Agil Prasetyo Ahmad Thohir Hidayat Alfi Fairuz Asna Alfridsyah Alfridsyah Andree Aulia Rahmat Andy Amir Arnati Wulansari Arnild Augina Ashar Nuzulul Putra Budi Aswin Butar, Marta Butar cahnia, Mutiara rezky Chendy Yugu Tanca David Kusmawan Derniati, Neris Dwi Noerjoedianto Eka Rini, Willia Novita Elvia Gusti Evy Damayanthi Fajrina Hidayati Gilang egi kurniawan Gresela Yulya Br.Tanggang Guspianto Guspianto Halim, Raden Hana Novianti Hardinsyah Herwansyah . Herwansyah, Herwansyah Husen, Viola Berliana Hutahaean, Artika Ismi Nurwaqiah Ismi Nurwaqiah Ibnu Ismi Nurwaqiah Ibnu Kasyani Kasyani Kasyani Kasyani Kasyani Kasyani Kasyani Kasyani, Kasyani Khusnul Amalia Khamdiyah La Ode Reskiaddin Labibah, Sovia Leony Lorenza Lia Nurdini M. Ridwan M. Ridwan M. Ridwan M. Ridwan M.Rafif Wijdan M.Ridwan Marlian Yuniati Melva Ayu Sundari Barus Merita Muhammad Nur Hasan Syah Muhammad Rifqi Azhary Munairah, Munairah Mursyid Djawas Nurjanah Nurjanah Ofiktra, Dilla Fifa Oktalia, Viqkha Putri Picia Efranita Prasetyo, Yodi Puspita Sari Puspita Sari Puspita Sari Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmadani, Naya Rahmat, Andre Aulia Rheyna Leony Rini, Willia Novita Eka Risa Oktavia Satifa Dayanti Putri Septa Decelita Wahyuni Solihin Sayuti Suryono Suryono Syahfira, Azzahra Syahirah Salawah Syarif Maulana Tasya Vidia Alfiani Taufik Hidayat Tri Marta Fadhialh, Tri Marta Ummi Kalsum Usi Lanita Vika Aprianoza Vinna Rahayu Ningsih Viska Andini Wazzan, Huda