p-Index From 2021 - 2026
9.081
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika ejurnal imedtech Jurnal Pendidikan Dasar Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Riset Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI International Journal of Elementary Education JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) JURNAL PENDIDIKAN MIPA Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) JURNAL PENDIDIKAN DASAR FLOBAMORATA Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Citra Pendidikan Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Abdimas Indonesian Journal Polinomial : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Citra Pendidikan Anak Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Action Research Journal Indonesia (ARJI) Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata Jurnal Citra Pendidikan Anak Journal of Innovative and Creativity Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) TRANSFORMATIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat PUDAK: Local Wisdom Community Journal Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Jurnal Citra Pendidikan Anak Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata Jurnal Citra Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIOVISUAL BAGI SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR DI GUGUS 2 RIUNG BARAT Yohanes Vianey Sayangan; Maria Patrisia Wau
JURNAL IMEDTECH (Instructional Media, Design and Technology) Vol 7, No 1: JUNI 2023
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/imedtech.v7i1.288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan media pembelajaran berbasis audio visual yang sesuai dengan karakteristik siswa kelas V Sekolah Dasar, (2) mengetahui kualitas hasil uji coba produk pengembangan media pembelajaran berbasis audio visual kelas V Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Gugus 2 Riung Barat Kabupaten Ngada Provinsi Nusa Tenggara Timur.Media yang digunakan adalah media pembelajaran berbasis audio visual yang relevan dan terintegrasi dengan pembelajaran SD untuk dijadikan sebuah media pembelajaran. Media pembelajaran berbasis audio visual ini dikembangkan dengan model ADDIE. Model ini terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran berbasis audio visual dengan kelayakan berdasarkan hasil uji ahli materi pembelajaran diperoleh hasil dengan  presentase  89%  dengan kualifikasi “Sangat Valid”, penilaian dari  ahli media pembelajaran memperoleh presentase 80,20% dengan kualifikasi ”Valid”, penilaian dari ahli desain pembelajaran memperoleh presentase 80% dengan kualifikasi “Valid”, dan penilaian pada uji coba siswa sebagai calon pengguna produk memperoleh presentase 89,4% dengan kualifikasi ”Sangat Valid”. Berdasarkan hasil uji coba ahli dan siswa sebagai calon pengguna produk dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis audio visual yang telah dikembangkan ini layak digunakan oleh siswa kelas V Sekolah Dasar di Gugus 2 Riung Barat.
PENGGUNAAN MEDIA PAPAN PINTAR BERHITUNG UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN NUMERASI BAGI SISWA KELAS 1 DI SDK OLABOLO Maria Emirentiana Tawa; Maria Dionesia Meo; Maria Familiana Senda; Yohanes Vianey Sayangan; Leonardus Lobo
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan numerasi dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan Papan Pintar Berhitung. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 1 SDK Olabolo yang berjumlah 13 orang terdiri dari 7 siswa laki-laki dan 6 orang siswa perampuan. Metode pengumpulan data menggunakan tes. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa data kuantitatif yaitu data pokok dalam penelitain yang berupa data penialaian penting tes kemampuan numerasi. Hasil penelitian penggunaan media papan pintar berhitung pada pembelajaran matematika dengan materi penjumlahan dan pengurangan 1-20 dinyatakan meningkat setelah menggunakan media papan pintar dari pra siklus ke siklus 1 sebesar 11,53% dan memperoleh skor rata-rata pra siklus sebesar 54,23 ke siklus satu rata-rata sebesar 65,76 atau berada pada kategori cukup. Dari siklus 1 ke siklus 2 mengalami peningkatan sebesar sebesar 18,47% dan memperoleh skor rata-rata 84,23 atau berada pada kategori sangat baik. Sedangkan secara klasikal terjadi peningkatan yang sangat signifikan yaitu mencapai 100% dari penetapan KKM 75%. Hal ini mengindikasikan bahwa penggunaan media papan pintar berhitung sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan numerasi pada siswa kelas 1 di SDK Olabolo
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA DENGAN MENERAPKAN METODE DEMONSTRASI PADA PEMBELAJARAN IPA SD KELAS RENDAH Yolenta Varista Te'a; Viorentina Meo Soro; Maria Oktaviani Pio; Yosefani Una; Fransiskus. A Tini; Yakub Lere Kaka; Yosefina Uge Lawe; Yohanes Vianey Sayangan
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v2i1.1534

Abstract

Abstrak Guru memiliki peran penting dalam membuat pelajaran di dalam kelas tidak membosankan. Peran guru tidakk hanya sebagai pemaparan informasi atau ilmu tetapi juga sebagai pemaparan informasi atau ilmu tetapi juga sebagai evaluator sehingga siswa dikelas banyak yang aktif dalam pembelajaran dan proes pembelajaran tidak cenderung pada guru.Guru juga harus sebagai mediator,fasilitator,dan insiator,untuk siswa dalam menangani keterbatasan sumber belajar. Pembelajaran IPA di sekolah lebih menekankan penguasaan kemampuan dasar kerja ilmiah atau keterampilan proses IPA, sehingga pembelajaran lebih bermakna. Pembelajaran yang serba instan pada saat ini akan mempengaruhi disiplin belajar dan respon mereka selama pembelajaran semakin menurun. Siswa menjadi tidak aktif dan tujuan pembelajaran belum bisa tercapai dengan efektif.Maka dari itu, guru harus dapat mengupayakan metode yang dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa agar dapat memahami pembelajaran dengan baik.Metode yang harus digunakan tersebut adalah Metode Demonstrasi. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metide demonstrsi guna meningkatkan keaktifan belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif di mana data dikumpulkan melalui kajian literatur, artikel ini bertujuan untuk mengkaji tentang peran guru dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa dengan menerapkan metode demonstrasi pada saat pembelajaran. Pemaparan metode demonstrasi dapat memberikan gambaran tentang bagaimana htahap -tahap dalam metode ini dan interaksi yang terjadi didalamnya agar dapat memenuhi indikdtor keaktifan belajar berupa semangat mengikuti pembelajaran, berani bertanya, berani menjawab pertanyaan, dan berani mempresentasikan hasil belajar melalui interaksi yang ada.Penggunaan metode demonstrasi efektif digunakan sebagai alternatif solusi untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dan mendukdung pencapaian tutjuan pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian yang dikaji, guru hendaknya terus mengembangkan metode demonstrasi dalam kegiatan pembelajaran dan guru juga perlu meningkatkan kemampuan dalam menyajikan pembelajaran dengan menerapkan metode-metode yang inovatif agar siswa memiliki pengalaman baru dan termotivasi untukmengikuti pembelajaran terlebih khusus pada mata pelajaran IPA SD Kelas Rendah. Kata Kunci : Peran Guru, Keaktifan Belajar Siswa, Metode Demonstrasi. Abstract The teacher has an important role in making lessons in the class not boring. The role of the teacher is not only as a presentation of information or knowledge but also as a presentation of information or knowledge but also as an evaluator so that many students in the class are active in learning and the learning process does not tend to the teacher. The teacher must also act as a mediator, facilitator and initiator, for students in deal with limited learning resources. Science learning in schools places more emphasis on mastering basic scientific work skills or science process skills, so that learning is more meaningful. Instant learning at this time will affect learning discipline and their response during learning will decrease. Students become inactive and learning objectives cannot be achieved effectively. Therefore, teachers must be able to seek methods that can increase student learning activity so they can understand learning properly. The method that must be used is the Demonstration Method. This writing aims to determine the application of the demonstration method to increase student learning activity. The research method used is a descriptive qualitative research method in which data is collected through a literature review. This article aims to examine the teacher's role in increasing student learning activeness by applying the demonstration method during learning. The presentation of the demonstration method can provide an overview of how the stages in this method and the interactions that occur in it so that it can fulfill the indicators of learning activity in the form of enthusiasm for participating in learning, daring to ask questions, daring to answer questions, and daring to present learning outcomes through existing interactions. The use of the demonstration method effectively used as an alternative solution to increase the activeness of student learning and support the achievement of learning objectives. Based on the results of the research studied, teachers should continue to develop demonstration methods in learning activities and teachers also need to improve their abilities in presenting learning by applying innovative methods so that students have new experiences and are motivated to take part in learning, especially in science subjects in elementary low grades. Keyword’s : teacher’s role, student’s learning activities, demonstration method. Sejarah Artikel Diterima: ….. Direview: ….. Disetujui: ……. 7
Gerakan Literasi Sekolah Sebagai Upaya untuk Meningkatkan Minat Baca Peserta Didik Kelas IV SDK Wolomeli Yohana Aurelia Nay; Maria Patrisia Wau; Yohanes Vianey Sayangan; Maria Desidaria Noge
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2024): DIDAKTIKA Februari 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dan program yang dilaksanakan untuk mendukung gerakan literasi sekolah, sehingga minat baca peserta didik di SDK Wolomeli, Kabupaten Ngada dapat meningkat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi (gabungan) yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data (data collection), reduksi data (data reduction), penyajian data (display data) dan kesimpulan (verifikasi). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat beberapa cara dan strategi yang dilakukan dalam gerakan literasi sekolah sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca peserta didik. Adapun cara yang dilakukan yaitu menerapkan program pendukung gerakan literasi melalui kegiatan reading corner, pembiasaan membaca selama 15 menit dan reading camp. Kegiatan ini penting untuk dilakukan secara berulang sebagai wujud dari gerakan literasi sekolah sehingga minat baca peserta didik menjadi lebih baik. Dengan adanya beberapa kegiatan yang dilakukan, dapat meningkatkan minat baca peserta didik kelas IV di SDK Wolomeli.
PENERAPAN ASESMEN DIAGNOSTIK NON KOGNITIF PADA ASPEK KESIAPAN DAN GAYA BELAJAR SISWA SD Maria Fransiska Watu; Yosefina Uge Lawe; Yohanes Vianey Sayangan; Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i2.3660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi penilaian diagnostik non-kognitif yang berfokus pada kesiapan dan gaya belajar siswa SD. Metode analitik deskriptif dengan pendekatan kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui kuesioner, wawancara, dan observasi langsung. Temuan mengungkapkan wawasan penting mengenai aspek non-kognitif dari kesiapan dan gaya belajar siswa SD. Secara spesifik, studi ini menemukan bahwa kondisi fisik siswa dinilai sangat baik oleh 68,75% responden, kondisi mental dinilai baik oleh semua responden, dan tingkat motivasi sangat tinggi, dengan 87,5% siswa dinilai sangat termotivasi. Mengenai pengetahuan awal, 75% siswa dikategorikan baik. Dalam hal gaya belajar, terdapat distribusi yang beragam antara auditori (37,5%), visual (25%), dan audiovisual (37,5%), menunjukkan variasi yang seimbang dalam preferensi belajar di antara siswa. Hasil ini menunjukkan bahwa pemahaman tentang kesiapan dan gaya belajar siswa sangat penting bagi pendidik untuk mengoptimalkan strategi pengajaran dan meningkatkan hasil pendidikan.
PELATIHAN PENGEMBANGAN SOAL MATEMATIKA DAN IPA BERBASIS HIGHER ORDER THINGKING DALAM UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SD DI KECAMATAN GOLEWA BARAT Yohanes Vianey Sayangan; Yosefina Uge Lawe; Dek Ngurah Laba Laksana; Melkior Wewe; Natalia Rosalina Rawa; Maria Yuliana Kua; Yohana Rasdiyanti
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v1i1.74

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi guru Matematika dan IPA SD Barat tentang cara menyusun dan mengembangkan soal berbasis Higher Order Thingking (HOT). Kegiatan pendampingan dilakukan di SDN Sobo, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada. Jumlah peserta yang terlibat adalah 22 guru SD yang berasal dari 11 SD se-Kecamatan Golewa Barat. Dalam kegiatan pengabdian ini, digunakan beberapa metode antara lain: pelatihan dan pendampingan. Pelatihan dilakukan dengan teknik ceramah, diskusi, dan tanya jawab mengenai penyusunan soal berbasis HOT. Sedangkan pendampingan dilakukan untuk memberikan keterampilan dalam mengembangkan soal berbasis HOT dan mengubah soal soal yang biasa menjadi soal HOT. Hasil kegiatan pendampingan adalah pemahaman guru dalam mengembangkan soal berbasis HOT mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari produk soal-soal berbasis HOT yang telah disusun oleh guru
PENDAMPINGAN SURVEI PEMETAAN LITERASI DASAR BAGI SEKOLAH DASAR MITRA DI KECAMATAN GOLEWA Maria Desidaria Noge; Dek Ngurah Laba Laksana; Ermelinda Yosefa Awe; Yosefina Uge Lawe; Maria Patrisia Wau; Pelipus Wungo Kaka; Yohanes Vianey Sayangan; Wilibaldus Bhoke; Elisabeth Tantiana Ngura; Andi Nafsia; Yasinta Maria Fono; Maria Yuliana Kua
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v5i2.2335

Abstract

Kemampuan membaca yang baik sangat penting bagi siswa sekolah dasar karena membantu mengembangkan keterampilan komunikasi, pemahaman, dan berpikir kritis serta dapat membangun keterampilan bahasa dan membuka akses ke pengetahuan yang luas. Hasil wawancara bersama para kepala sekolah di Kecamatan Golewa menunjukkan bahwa terdapat sebagian besar siswa sekolah dasar yang mengalami kesulitan dalam membaca dengan baik dan benar. Kondisi ini berdampak negatif pada perkembangan akademik siswa, karena kemampuan membaca yang buruk menghambat pemahaman dan penyerapan materi pelajaran. Selain itu, kurangnya literasi membaca juga memengaruhi kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kemampuan komunikasi siswa. Untuk mengatasi masalah ini, maka STKIP Citra Bakti bekerja sama dengan pihak sekolah di kecamatan Golewa menyelenggarakan pendampingan bagi siswa melalui pelaksanaan lomba pemetaan kemampuan membaca. Tujuan kegiatan ini untuk mengukur kemampuan membaca, meningkatkan minat baca dan mengembangkan keterampilan sosial siswa sekolah dasar. Sasaran kegiatan adalah para siswa SD di kecamatan Golewa. Metode pelaksanaan kegiatan berupa pelaksanaan lomba pemetaan kemampuan membaca siswa. Hasil lomba pemetaan kemampuan literasi membaca siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Golewa menunjukkan bahwa mayoritas siswa berada dalam kategori baik pada semua level literasi membaca yang diukur. Hal ini menggambarkan pencapaian yang positif dalam upaya meningkatkan kemampuan literasi membaca siswa di wilayah tersebut.
ANAILISIS PENERAPAN BAHASA IBU DALAM PEMBELAJARAN LITERASI DASAR BAGI SISWA KELAS AWAL SEKOLAH DASAR NEGERI WATE MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL Sayangan, Yohanes Vianey; Meo Maku, karmelia Rosfinda
JURNAL IMEDTECH (Instructional Media, Design and Technology) Vol 7, No 2: SEPTEMBER 2023
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/imedtech.v7i2.302

Abstract

Bahasa merupakan alat komunikasi yang disampaikan secara lisan maupun tulis. Bahasa dapat dilihat dari keterampilan membaca huruf, kata bagi siswa Sekolah Dasar. Bahasa Indonesia bertujuan agar siswa dapat menggunakan bahasa yang baik dan benar, bisa menggunakan bahasa yang santun dan tidak menyinggung. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui penggunaan bahasa ibu dalam keterampilan berbicara pada pembelajaran bahasa Indonesia di kelas. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data berupa observasi, dan alat rekam, fungsi observasi yaitu untuk mengetahui keterampilan berbicara siswa menggunakan bahasa ibu pada pembelajaran bahasa Indonesia sedangkan alat rekam untuk mengetahui penggunaan bahasa ibu pada pembelajaran. Dalam Pembelajaran bahasa Indonesia siswa lebih menggunakan bahasa Ibu, sebab siswa mengganggap bahasa ibu lebih dihapami dan dimengerti. Hasil penelitian di kelas 1-3 SDN Wate Kecamatan Riung Barat, 99% siswa menggunakan bahasa ibu. Faktor-faktor yang memengaruhi bahasa ibu pada pembelajaran yaitu faktor lingkungan sekolah, faktor lingkungan tempat tinggal. Upaya yang dilakukan penelitian ini agar siswa dapat menggunakan bahasa ibu sebagai bahasa pengantar dalam pembelajaran di kelas awal, yaitu kelas 1-3. Selanjutnya, guru juga harus menggunakan media pembelajaran berupa audio isual guna mempercepat pemahan siswa dalam pembelajaran literasi membaca.Kata Kunci: bahasa ibu, literasi, skil membaca, media pembelajaran audio visual
PENGGUNAAN MEDIA KARTU SUKU KATA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SDK WOLOMELI Nenu, Maria Agnes Roswita; Kaka, Pelipus Wungo; Sayangan, Yohanes Vianey; Laksana, Dek Ngurah Laba
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v10i1.3447

Abstract

This research was motivated by the low reading ability of class II students at SDK Wolomeli. Learning to read in lower grades is the initial foundation for the development of science. Learning with syllable card media is considered capable of facilitating and strengthening students' memories, increasing insight and skills, attracting students' interest in recognizing several syllables so that students can respond to the meaning of images as a support for students' imagination which provides a connection between the content of learning material and the world. virtual reality through picture imagery, so that students' abilities can develop. This research aims to improve beginning reading skills using illustrated syllable card media for class II students at SDK Wolomeli. The research carried out was classroom action research which cycled through four stages, namely planning, implementation, observation and reflection with the research subjects, namely 13 class II students at SDK Wolomeli, consisting of 5 womens and 8 mens. The results obtained are based on the results of the cycle I and cycle II tests. Students' ability in initial reading has increased. The first cycle of class II students obtained a result of 38% and the second cycle test obtained a result of 71% and there was an increase of 33% so that the level of students' reading ability was included in the quite good category.
Penerapan Model Problem Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika Siswa Ngadha, Christina; Itu, Maria Alexandria; Lulu, Maria Julita; Odje, Maria Stefania; Soro, Viorentina Meo; Sayangan, Yohanes Vianey
Polinomial : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jp.v3i2.923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa melalui metode kajian literatur. Kajian literatur ini menganalisis berbagai penelitian terdahulu yang mengimplementasikan model pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran matematika. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan Problem Based Learning secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Model ini mendorong siswa untuk terlibat aktif dalam proses belajar, mengeksplorasi berbagai strategi pemecahan masalah, dan mengembangkan pemikiran kritis serta kreatif. Melalui analisis berbagai studi, ditemukan bahwa siswa yang terlibat dalam pembelajaran berbasis masalah menunjukkan peningkatan dalam aspek fluency, flexibility, originality, dan elaboration dalam berpikir kreatif. Dengan demikian, penerapan Problem Based Learning disarankan untuk diintegrasikan dalam kurikulum matematika untuk mendukung pengembangan kemampuan berpikir kreatif siswa.
Co-Authors Amu, Yuliana Apriani Itu Andi Nafsia Ary, Maria Anjelina Awe, Ermelinda Yosefa Beku, Veronika Yuliana Bidi, Maria Fransiska Bupu, Antonia Demu, Maria Antonilda Dese, Lusia Odilia Dhiu, Anastasia Maria Dhiu, Maria Isabela Dhone, Wilhelmina Dimas Qondias Doi, Hildagardis Dopo, Ferdinandus Bate Dopo, Florentianus Efrida Ita Elisabeth Tantiana Ngura Fachry Abda El Rahman Falnita, Antonia Fransiskus. A Tini Gowe, Marselina Bebhe Gulo, Oktaviani Hari, Christina Lusiana Imakulata Maria Neko Itu, Bergita Itu, Maria Alexandria Jaun, Helena Etriana Jodho, Maria Nio Kaka, Yakub Lere Karmelia Rosfinda Meo Maku Karot, Maria Derviana Kedhi, Maria Anjelina Kigo, Maria Dolorosa Kila Keli, Yohanes Oskarito Konstantinus Dua Dhiu, Konstantinus Dua Kua, Maria Yuliana Laba Laksana, Dek Ngurah Laksana, Dek Ngurah Laba Leonardus Lobo Lodo, Maria Liu Lodo, Noni Stephana Ariany Longa, Getrudis Lulu, Maria Julita Marawali, Yulita Rosari D Maria Alfonsa Kero Maria Anjelina Ary Maria Anjelina Oli Maria Desidaria Noge Maria Desidaria Noge Maria Dionesia Meo Maria Dolorosa Kigo Maria Editha Bela Maria Emirentiana Tawa Maria Familiana Senda Maria Fransiska Watu Maria Ines Teresa Pare Maria Magdalena Dhera Maria Oktaviani Pio Maria Patrisia Wau Martir, Luxcya Mawa, Hendriana Audogsia Meka, Marsianus Meliana Yosefa Manggus Melkior Wewe Mengu, Maria Oktaviana Meo, Virginia Moi, Emerensiana Firman Natalia Rosalina Rawa Ndao, Cicilia Narcia Nenu, Maria Agnes Roswita Ngadha, Christina Ngoel, Maria Klaudia Noo, Maria Nou, Kresensiana Nurtiana Enem Odje, Maria Stefania Oli, Maria Anjelina Ondo, Amalia Sarianti Owa, Yosefa Kafasin Pantaleon, Kristianus Viktor Pare, Maria Ines Teresa Pelipus Wungo Kaka Pio, Maria Oktaviani Raga, Bergita Raga, Maria Yosefina Resi, Wilhelmina Sae, Floranida Nari Sau, Anjelina So'o, Maria Angelina Soro, Viorentina Meo Suri, Firgina Rosadelima Rua Ta'i, Yasinta Tali Wangge, Maria Carmelita Te'a, Yolenta Varista Tegu, Sebastiana Irmansari Nio Tini, Fransiskus. A Tonda, Fransiskus Tuga, Maria Una, Yosefani Veronika Yuliana Beku Viorentina Meo Soro Wae, Anastasia Watu, Maria Fransiska Wau, Maria Patrisia Wewe, Melkior Wilhelmina Dhone Wilibaldus Bhoke Wungo Kaka, Pelipus Yakub Lere Kaka Yanuarius Sebastianus Lobo Yasinta Maria Fono Yohana Aurelia Nay Yohana Rasdiyanti Yolenta Varista Te'a Yosefani Una YOSEFINA UGE LAWE .