Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pendampingan Umkm Kelompok Tani Kelor ”Sejahtera Bersama” Wanti Wanti; Ragu Harming Kristina; Kusmiyati Kusmiyati; Irfan Irfan; Ferry WF Waangsir; Indhira Shagti; Christina Rosanty Nenotek; Yurissetiowati Yurissetiowati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i12.8151

Abstract

ABSTRAK Wilayah NTT merupakah wilayah yang banyak ditumbuhi oleh tanaman tropis salah satunya adalah kelor. Pohon kelor memunyai banyak manfaat bagi kesehatan oleh karena itu pohon ini mempunyai nama lain sebagai pohon ajaib. Pemerintah Propinsi NTT membuka lahan untuk budidaya kelor sampai dengan menghasilkan produk seperti bubuk kelor, teh kelor dan kopi kelor. Namun usaha tersebut mengalami banyak kendala di lapangan sampai dengan proses pengepakan serta uji standar mutu Produk yang dihasilkan oleh karena itu dibutuhkan kerjasama dari banyak pihak untuk memberikan support sistem terhadap kebijakan pemerintah tersebut. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan pengelolaan pangan yang higienes dan pendampingan pengembangan berbagai jenis produk pangan berbahan dasar kelor. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah memberikan pelatihan dan pendampingan tentang pengelolaan pangan yang higienes dan pengembangan berbagai jenis produk pangan berbahan dasar kelor terhadap 6 peserta di Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur pada tanggal 03 Juli – 04 Juli 2021. Hasil kegitaan ini diambil menggunakan penilaian pre test dan post test. Pada aspek pengetahuan dan keterampilan mitra terdapat perubahan yang signifikan bahwa seluruhnya dari peserta memiliki pengetahuan baik tentang pengelolaan pangan yang higienes dan pengembangan berbagai jenis produk pangan berbahan dasar kelor. Kesimpulan terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta tentang pengelolaan pangan yang higienes dan pendampingan pengembangan berbagai jenis produk pangan berbahan dasar kelor. Kata Kunci: Pendampingan, Kelor, UMKM  ABSTRACT The NTT region is an area that is overgrown by tropical plants, one of which is Moringa. Moringa tree has many benefits for health, therefore this tree has another name as a magic tree. The NTT Provincial Government opened land for the cultivation of Moringa to produce products such as Moringa powder, Moringa tea and Moringa coffee. However, the business encountered many obstacles in the field, up to the packaging process and testing of product quality standards, therefore cooperation from many parties was needed to provide system support for the government's policy. The purpose of this community service is to provide training in hygienic food management and assistance in the development of various types of moringa-based food products. The community service method used is to provide training and assistance on hygienic food management and the development of various types of moringa-based food products to 6 participants in Otan Village, Semau District, Kupang Regency, East Nusa Tenggara Province on 03 July – 04 July 2021. The results of this activity taken using pre-test and post-test assessments. In the aspect of knowledge and skills of partners, there was a significant change that all of the participants had good knowledge of hygienic food management and the development of various types of moringa-based food products. The conclusion is that there is an increase in participants' knowledge and skills about hygienic food management and assistance in the development of various types of moringa-based food products. Keywords: Mentoring, Moringa, UMKM
Knowledge and Attitude about Tuberculosis Disease in the Community Inggrita Deanisa lawi; Wanti Wanti; Siprianus Singga; Irfan Irfan; Ragu Harming Kristina
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.78 KB)

Abstract

Tuberculosis (TB) cases in 2020 in East Nusa Tenggara Province were 5,126 with the highest TB cases being Kupang City, with 522 cases or prevalence rate = 118 per 100,000 population with a low cure rate. A person's behavior about TB can affect the incidence of TB and its treatment. This study aims to determine the knowledge and attitudes of the people in Kupang City about tuberculosis. This type of research is descriptive research with knowledge and attitude variables. The sample in this study were 100 respondents from the community in Kupang City. Data was collected using a questionnaire in a google form which was shared via Facebook, WhatsApp, and Instagram. The data collected were processed and analyzed descriptively to see the frequency distribution of the research variables. The knowledge of the community in Kupang City about tuberculosis is 90% including the Good category, 8% in the sufficient category and 2% in the less category. The attitude of the people in Kupang City in the treatment and prevention of tuberculosis transmission is mostly in the Good category (99%) and the remaining 1% is in the Less category. Although the knowledge and attitudes of the community are mostly good, there is still a need for counseling about knowledge, especially about the transmission method of TB which will have an impact on community actions in preventing TB and reducing the incidence of TB in the community.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Orang Tua dan Pemberian Makanan Bergizi pada Bayi dan Balita Stunting di Posyandu Melati 9 Kelurahan Liliba Kota Kupang Agustina, Agustina; G. Suluh, Debora; Singga, Siprianus; Wanti, Wanti
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2024): September
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v4i03.282

Abstract

Perialaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) merupakan kebiasaan yang wajib dilakukan oleh setiap individu untuk mencegah penyakit. PHBS di Rumah Tangga harus terus dipraktekan secara rutin seperti, pemberian ASI eksklusif pada Bayi, menimbang balita setiap bulan, menggunakan air bersih, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, menggunakan jamban sehat (Stop Buang Air Besar Sembarangan/Stop BABS), memberantas sarang dan jentik nyamuk, makan makanan bergizi atau buah dan sayur setiap hari, melakukan aktivitas fisik setiap hari, menghindari asap rokok atau tidak merokok di dalam rumah. Kejadian Stunting di Kota Kupang khususnya di Kelurahan Liliba merupakan permasalahan gizi yang kompleks karena banyak faktor yang dapat mempengaruhi baik langsung maupun tidak langsung. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah melalui, penyuluhan PHPS untuk peningkatan pengetahuan Ibu Bayi dan Balita, menjadi orang Tua Asu bagi dua orang Balita, Pemberian makanan bergizi setiap hari selama 90 hari terhadap 2 Balita Stunting di Posyandu Melati 9 Kelurahan Liliba, Kota Kupang Tahun 2023.
Penyuluhan dan Pemberdayaan Siswa dalam Pengendalian Demam Berdarah Dengue Melalui Jumantik Cilik di SDN 2 Oebobo Kota Kupang Wanti, Wanti; Kapa Kado, Yeremias; Dukabain, Olga; Sila, Oktofianus; Suluh, Debora G; Irfan, Irfan
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 01 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i01.298

Abstract

Kasus DBD sebanyak 70% ditemukan pada anak berumur <15 tahun yang merupakan anak usia sekolah, dimana sebagian besar waktunya pagi sampai siang adalah di sekolah, sehingga kemungkinan besar mereka tertular penyakit DBD ketika di sekolah. Untuk itu perlu pemberdayaan masyarakat siswa sekolah sebagai jumantik cilik bagi lingkungan sekolah dan rumahnya. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan peran siswa sekolah dalam pengendalian penyakit DBD melalui jumantik cilik. Metode kegiatan pemberdyaaan siswa melalui jumantik cilik ini ada 3 tahap yaitu persiapan dan sosialiasi, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi kegiatan terhadap siswa kelas 5 dan 6 SDN 2 Oebobo Kota Kupang. Kegiatan ini menemukan antusiasme siswa kelas 5 dan 6 terhadap materi penyuluhan dan pelatihan yang meliputi pengenalan DBD dan cara pengendaliannya. Media yang dipakai dalam kegiatan ini adalah powerpoint, gambar-gambar dan video terkait penyakit DBD dan vektor penyebabnya termasuk cara penularan DBD. Sehingga setelah kegiatan maka pengetahuan siswa meningkat dibandingkan sebelum kegiatan penyuluhan dan pelatihan dan siswa sangat aktif selam mengikuti kegiatan penyuluhan ini. Disarankan untuk pelaksanaaan pengabdian kepada masyarakat ke depannya dilakukan pada kelompok lebih kecil atau dibagi dalam beberapa kelompok kecil agar lebih efektif dalam melakukan penyuluhan dan suasana ruangan lebih kondusif dalam kegiatan penyuluhan.
Pelatihan Pijat untuk Stimulasi Tumbuh Kembang Balita pada Kader Posyandu dan Orang Tua Balita Stunting Awang, Mariana Ngundju; Boa, Grasiana Florida; Wanti, Wanti; Simbolon, Demsa; Irfan, Irfan; Widyastuti, Ririn; Agustine, Uly; Sine, Juni Gressilda Louisa; Belarminus, Petrus; Saghu, Maria Mencyana Pati; Lende, Julianus
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v4i1.303

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak yang ditandai dengan tinggi badan lebih rendah dari rata-rata usianya. Prevalensi balita stunting di Provinsi NTT adalah 35,3% dam kabupaten Sumba Barat 23,3%. Di tingkat kecamatan terdapat 2 kecamatan yang mengalami kenaikan kasus di tahun 2022 yakni kecamatan Lamboya dan Wanukaka. Data balita stunting kec Wanukaka berjumlah 222 balita. Desa tertinggi dengan kasus stunting adalah Desa Baliloku dengan jumlah balita stunting 22 anak dengan status gizi 4 anak sangat pendek dan 18 anak pendek. Data ini belum mencapai target penurunan angka stunting menjadi 14% yang tertuang dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting. Solusi yang dilakukan adalah melakukan pelatihan pijat untuk stimulasi tumbuh kembang balita pada kader posyandu dan arangtua balita stunting. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk stimulasi tumbuh kembang balita stunting yang ditandai dengan penambahan berat badan balita stunting. Peserta kegiatan terdiri dari kader posyandu (20 orang) dan orangtua balita stunting (21 orang). Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat pengaruh pijat pengaruh pijat bayi/balita terhadap stimulasi tumbuh kembang (penambahan berat badan) dengan p-value 0.000 (p < 0.005).
Analisis Perbandingan Perbaikan Perkerasan Lentur Dengan Metode Surface Distress Index (SDI) ( Studi Kasus : Jalan Kepahiang Pagar Alam ) Wanti, Wanti; Windari, Aulia Choiri; Subagyo, Arief
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Rekayasa Infrastruktur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jri.v10i2.274

Abstract

Pertumbuhan penduduk dari tahun ke tahun menyebabkan peningkatan jumlah kendaraan yang ada di kabupaten Empat Lawang, sehingga mempengaruhi kondisi jalan hal ini menyebabkan kerusakan pada jalan seperti berlubang, amblas, retak dan kegemukan. adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Teknik perbaikan jalan yang tepat untuk menangani masalah kerusakan yang terjadi pada jalan Kepahiang Pagar Alam serta dapat mengetahui anggaran biaya perbaikan perkerasan lentur jalan. Metode yang digunakan adalah metode SDI (Surface Distress Index). Berdasarkan hasil perhitungan penilaian Surface Distress Index (SDI) didapatkan nilai SDI sepanjang Jalan Lintas Kepahiang Pagar Alam Kabupaten Empat Lawang Sta 05+ 000 sampai dengan Sta 07+000 yaitu 4 (Empat) dengan kondisi Baik. Dan 6 (Enam) kondisi Jalan sedang. Berdasarkan hasil presentase kondisi permukaan nilai SDI perkerasan diatas didapatkan sebesar 40% Sta mengalami kondisi perkerasan baik, dan sebesar 60% Sta mengalami kondisi rusak sedang.
IDENTIFIKASI ANALISIS DAN PELUANG USAHA BARU Rifa fakhriyah; Wanti, Wanti
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 1 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v4i1.9341

Abstract

Analisis pemasaran suatu produk baru dapat dilakukan secara optimal dengan strategi yang baik. Yang baru produk yang berpengaruh terhadap target penjualan produk tercapai peningkatan volume penjualan produk. Ini Pelatihan ini dilakukan untuk mengetahui meningkatkan strategi pemasaran yang terdiri dari strategi produk, strategi harga, strategi promosi dan strategi distribusi minat konsumen membeli produk baru keduanya secara bersamaan atau sebagian. Pelaksanaan Program Pengabdian Masyarakat (PKM) ini dilakukan dengan tiga tahap. Adapun uraian tahapan tersebut antara lain: 1.Tahap pertama merupakan tahap persiapan. Pada tahap ini kelompok pengabdian melakukan persiapan berupa menghubungi narasumber dan pembuatan pamflet dan menyebarkan pamflet secara online di media sosial. (Susanto et al., 2023) 2. Tahap Kedua adalah tahap Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat (PKM) Tahap. Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat (PKM), dilakukan dengan aktivitas kegiatan memberikan pemahaman tentang Strategi Pemasaran Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah serta Perkembangan Revolusi Industri. Peran Pengembangan Usaha Pengembangan usaha tidak hanya penting untuk mempertahankan eksistensi dalam pasar yang kompetitif tetapi juga untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. (Rimbano et al., 2024)
PERKEMBANGAN MEDIA DIGITAL DAN PEMANFAATANNYA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Savtari, Akbal; Wanti, Wanti; Adedo, Eki
Jurnal Pendidikan Guru Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v5i3.802

Abstract

Pendidikan Islam saat ini, dihadapkan pada berbagai perkembangan yang tentunya untuk melakukan perubahan dan perbaikan harus mampu melakukan adaptasi terhadap perubahan tersebut. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) menjadi tantangan bagi Pendidikan Islam, terutama ketika dihadapkan dengan era globalisasi yang telah mampu mencakup jarak dan waktu antar berbagai Negara dalam pertukaran informasi dan pengetahuan, khususnya dalam bidang Pendidikan Islam. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis (1) perkembangan media digital dari masa ke masa (2) pemanfaatan media digital tersebut dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian studi kepustakaan (library research) yang berarti permasalahan dan pengumpulan data-datanya berasal dari kajian kepustakaan sebagai penyajian ilmiah yang dilakukan dengan memilih literatur yang berkaitan atau berhubungan dengan penelitian. Oleh karena itu, agar mendapatkan data-data yang dibutuhkan, penulis menggunakan buku-buku perpustakaan, e-book, jurnal online maupun offline yang berhubungan dengan penelitian ini. Berdasarkam hasil penelitian didapatkan bahwa pemanfaatan media digital dalam pembelajaran pendidikan agama Islam telah membawa manfaat yang signifikan. Pertama, media digital memberikan akses yang lebih luas kepada sumber-sumber pendidikan agama. Dengan bantuan internet, siswa dan pengajar dapat mengakses berbagai konten seperti teks, video, rekaman pembelajaran, dan sumber belajar interaktif dari seluruh dunia. Ini memungkinkan para pelajar untuk memperdalam pemahaman mereka tentang ajaran-ajaran agama Islam tanpa terbatas oleh batasan geografis. Selain itu, media digital juga meningkatkan interaktivitas dalam pembelajaran agama Islam. Melalui platform online, siswa dapat berpartisipasi dalam diskusi, kuis, dan forum yang memungkinkan mereka berinteraksi dengan sesama pelajar atau pengajar. Interaktivitas ini membantu meningkatkan pemahaman mereka dan memungkinkan diskusi mendalam tentang isu-isu agama, etika, dan spiritualitas.
Penyuluhan Pencegahan Stunting di Gereja Wanti, Wanti; Awang, Mariana Ngundju; Ngambut, Karolus; Adi, Anak Agung Mirah; Makoil, Samuel David Imenuel; Irfan, Irfan
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.5493

Abstract

Stunting terjadi karena adanya kekurangan gizi kronis dan penyakit infeksi sejak janin masih dalam kandungan sampai anak berusia 23 bulan, untuk itu perlu kerjasama konvergensi atau dalam lingkup Pentahelix (Pemerintah, Perguruan Tinggi, Swasta, Masyarakat, dan Media Masa) perlu dilakukan dalam pencegahan dan penanganan stunting. Untuk itu kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan sebagai bentuk kerjasama konvergensi dalam pencegahan stunting, dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam pencegahan stunting. Kegiatan ini dilakukan di Gereja Talitakumi Desa Raknamo Kabupaten Kupang dengan sasaran sebanyak 100 orang. Bentuk kegiatan adalah Edukasi pencegahan stunting kepada orangtua jemaat Gereja Talitakumi, kader, anak-anak dan ibu balita. Materi penyuluhan yaitu 1000HPK, pencegahan anemia bagi remaja dan ibu hamil, dan juga penyuluhan makanan bergizi pada anak-anak. Narasumber yaitu Kepala Desa Raknamo, Pendeta Gereja Talitakumi, Dosen dan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Kupang. Masyarakat mengikuti kegiayan dengan antusias dan pada saat sesi tanya jawab sebagai bagian evaluasi maka ada keatifan dari masayrakat untuk bertanya apabila ada yang tidak paham, namun juga masyarakat aktif dalam menjawab beberapa pertanyaan yang diberikan oleh Narasumber. Terlebih lagi anak-anak sangat antusias menjawab dengan benar bahkan berebutan untuk menjawabnya. Kegiatan diakhiri dengan pembagian bahan makanan tinggi protein yaitu telur yang diberikan untuk setiap Kepala Keluarga yang hadir, sedangkan balita diberi telur dan biskuit. Harapannya setelah mengikuti kegiatan ini masyarakat khususnya jemaat Gereja Talitakumi meningkat pengetahuan, sikap dan tindakannya daam pencegahan stunting dan bisa menjadi agent of change dalam pencegahan stunting bagi keluarga dan masyarakat di sekitarnya. Selain itu juga diharapkan anak-anak yang sudah mengikuti kegiatan ini juga bisa mendukung orangtua dan keluarganya dalam menyiapkan menu makanan yang bergisi. Disini Tim mengajak Pihak Gereja dan Pihak Desa untuk bisa selalu memperhatikan asupan gizinya terutama untuk ibu hamil, ibu menyusui dan balita.
IMPLIKATUR PERCAKAPAN PADA FILM MIRACLE IN CELL NO. 7 KARYA HANUNG BRAMANTYO Wanti, Wanti; Akhyaruddin, Akhyaruddin; Ningsih, Arum Gati
INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 5 Number 1 February 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/indonesia.v5i1.48339

Abstract

This research aims to describe the pragmatic implications contained in the film Miracle in Cell No. 7 by Hanung Bramantyo. The method used in this research is descriptive with a qualitative approach. The data source for this research is the film Miracle in Cell No. 7 by Hanung Bramantyo. The data analysis used descriptive analysis. The results of this study are 22 conversational data points containing conversational implications in the film Miracle in Cell No. 7 by Hanung Bramantyo, namely pragmatic implications of ordering, teaching, refusing, requesting, reminding, and informing facts. The results of this study can be used as a reference source for how to speak well in everyday life.
Co-Authors , Muhammad Satria Mandala Pua Upa Adedo, Eki Adi, Anak Agung Mirah Agustina Agustina Agustina Ahmad Alim Bachri Akhyaruddin, Akhyaruddin Aprizal Satria Hanafi Aprizal Satria Hanafi, Aprizal Satria B Widyaningrum Bare Telan, Albina Baso, Namsyah Belarminus, Petrus Boa, Grasiana Florida Budiana, Irwan Christina Rosanty Nenotek Christine J K Ekawati Cicit Mahmut Demsa Simbolon Dukabain, Olga Dwirahmadi, Feby Enni Rosida Sinaga Erika Maria Resi Ety Rahmawati Ety Rahmawati Fantiana Suryanti Feby Dwirahmadi Ferry WF Waangsir Fitri Handayani G. Suluh, Debora GUNAWAN, YOSEPHINA ELIZABETH SUMARTINI Hari Basuki Notobroto Indhira Shagti Inggrita Deanisa lawi Irfan Irfan Isnawati Isnawati Johanis Jusuf Pitreyadi Sadukh Kapa Kado, Yeremias Kapitan, Lely A.V. Karolus Ngambut Kleden, Simon Sani Kusmiyati Kusmiyati Lende, Julianus LIUNOKAS, OKLAN BT Makoil, Samuel David Imenuel Maria Goreti Pantaleon Maria Hilaria Mariana Ngundju Awang Menofeltus Darman Menofeltus Darman, Menofeltus Mitrawati Ganggar Mitrawati Ganggar MMSI Irfan ,S. Kom Nadia Nadia Nindrea, Ricvan Dana Ningsih, Arum Gati Nurjannah Nurjannah Oktofianus Sila Oktofianus Sila Oktovianus Sila Pua Upa, Muhamad Satria Mandala Pua Upa, Muhammad Satria Mandala Qomariyatus Sholihah Ragu Harming Kristina Ragu Harming Kristina Ragu Theodolfi RESI, ERIKA MARIA Rifa fakhriyah Ririh Yudhastuti Ririh Yudhastuti Ririn Widyastuti, Ririn Sadukh, Johanes Pitreyadi Saghu, Maria Mencyana Pati Savtari, Akbal Sila, Oktofianus Sine, Gresilda Louisa Sine, Juni Gressilda L Siprianus Singga Siprianus Singga Sri Subekti Stephani Mangi Subagyo, Arief Suluh, Debora G Sutarto Hadi Tahir, Muhammad Arul Titik Respati Uly Agustine, Uly VARIANI, RATIH Windari, Aulia Choiri YUANITA CLARA LUHI ROGALELI Yurissetiowati, Yurissetiowati