Claim Missing Document
Check
Articles

SOSIALISASI KESELAMATAN BERLALU LINTAS KEPADA PELAJAR SEBAGAI UPAYA MENGURANGI ANGKA KEJADIAN KECELAKAAN PADA TAHUN 2024 salsabila, fera fitri; Mahendra, Made; Widianty, Desi; Fajrin, Jauhar; Sarjan, Achmad Fajar Narotama; Dewi, Meilinda Kemala; SEPTIYAN, ARSY
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5866

Abstract

Tahap perkembangan remaja pada siswa SMA/SMK membawa pengaruh pada pengelolaan emosi yang berdampak terhadap perilaku berlalu lintas. Untuk meningkatkan kesadaran serta mengurangi resiko kecelakaan berlalu lintas pada usia remaja, diperlukan pendidikan keselamatan berlalu lintas berupa kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di SMKN 1 Mataram dengan kondisi lalu lintasnya yang cukup padat. Kegiatan sosialisasi diawali dengan pretest untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa terhadap keselamatan berlalu lintas. Kemudian pemaparan materi yang disampaikan oleh Ditlantas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat dan dosen/civitas akademik Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram. Setelah itu, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan kuis untuk menguji serta memperdalam pengetahuan siswa terhadap topik yang disampaikan dengan cara yang interaktif. Kegiatan sosialisasi ditutup dengan penyerahan simbolis alat keselamatan jalan kepada Kepala SMKN 1 Mataram untuk demontrasi nyata penggunaan alat keselamatan jalan di lingkungan SMKN 1 Mataram. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa para siswa telah mendapatkan pemahaman mengenai keselamatan berlalu lintas di jalan.
Strategi Peningkatan Nilai Jual Produk Inovasi Gula Semut Melalui Pendampingan Pembuatan Sertifikasi Halal Dan P-IRT BPOM di Desa Guntur Macan, Lombok Barat A’zom, As’ad Humam; Mariani, Putri Ainun; Nabila, Dewi Alya; Jannah, Riadatul; Akbar, Dzofir; Widianty, Desi
Jurnal Wicara Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v3i3.6732

Abstract

The innovative processing of palm sugar from the sugar palm tree has great potential as a superior product of Guntur Macan Village, Gunung Sari District, West Lombok Regency, but still faces various challenges, especially in terms of legality and marketing. Many business actors in Guntur Macan Village do not yet have LPH halal certification and BPOM distribution permits, which are obstacles in expanding the market and increasing the selling value and competitiveness of products. This community service program aims to improve the understanding and skills of palm sugar business actors in obtaining business legality through a series of activities, such as MSME surveys, socialization, and assistance in making certifications. The results of the activities showed that before the socialization, the majority of business actors did not have permits due to limited knowledge and cost constraints. However, after the socialization, 88.4% of participants understood the importance of business legality, and most considered this program useful in increasing product competitiveness. Further assistance is needed to simplify the licensing process and provide access to capital for business actors so that they can develop more optimally and increase the selling value of palm sugar products.
ANALISIS RADIUS PUTAR MEDIAN JALAN DENGAN BUKAAN UNTUK PUTARAN BALIK ARAH DI KOTA MATARAM: Turning Radius Analysis of Opening Road Median for U-Turn in Mataram City Widianty, Desi; Karyawan, IDM Alit; Wahyudi, Mudji
Spektrum Sipil Vol 3 No 1 (2016): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu fasilitas kelengkapan jalan yang menjadi sumber kemacetan adalah median jalan dengan bukaan untuk balik arah (U turn). Penyebabnya adalah akibat tidak cukupnya jangkauan radius putar bagi kendaraan yang melakukan balik arah atau U turn di median dengan bukaan. Kondisi ini sering dijumpai di ruas-ruas jalan di kota Mataram. Evaluasi terhadap besarnya radius putar di median jalan dengan bukaan sangat perlu dilakukan agar diketahui apakah fasilitas tersebut memenuhi persyaratan atau tidak, sehingga dapat dilakukan perbaikan untuk mengatasi kemacetan. Metode yang dilakukan untuk menganalisis dan mengevaluasi kondisi geometrik jalan menggunakan median dengan bukaan berdasarkan radius putar adalah menentukan besarnya nilai radius putar yang ada di lapangan. Kendaraan rencana yang digunakan berupa kendaraan penumpang dan kendaraan city transit bus. Sedangkan posisi awal kendaraan yang akan balik arah digunakan asumsi 2 posisi, yaitu posisi 1 dimana kendaraan berada di tengan lajur dalam dan posisi 2 berada di sisi terluar lajur dalam. Kemudian nilai radius putar di lapangan dibandingkan dengan persyaratan yang ada yaitu 730 meter untuk kendaraan mobil penumpang dan 1280 untuk kendaraan city transit bus. Hasil analisis dan pembahasan didapatkan nilai radius putar eksisting dengan kendaraan rencana mobil penumpang untuk lokasi Jl. Udayana, Jl. Majapahit I dan Jl. Majapahit II dengan posisi 1 masing-masing sebesar 684 cm, 712 cm dan 691 cm. Dan dengan posisi 2 masing-masing sebesar 702 cm, 740 cm dan 728 cm. Sedangkan menggunakan kendaraan rencana city transit bus untuk lokasi Jl. Udayana, Jl. Majapahit I dan Jl. Majapahit II dengan posisi 1 masing-masing sebesar 1111 cm, 1129 cm dan 1116 cm. Dan dengan posisi 2 masing-masing sebesar 1118 cm, 1142 cm dan 1134 cm. Dari 3 lokasi pengamatan, nilai Radius putar yang tersedia di lapangan baik menggunakan mobil penumpang maupun city transit bus tidak memenuhi syarat minimum radius putar kecuali di Jl. Majapahit I pada posisi 2. Kebutuhan waktu putar untuk balik arah adalah 7,3 detik untuk Jl. Udayana, 7,07 detik untuk Jl. Majapahit I dan 10,05 detik untuk Jl Majapahit II. Besarnya tundaan yang dialami kendaraan lain akibat 1 kendaraan yang berputar balik arah adalah sama dengan waktu putar kendaraan yang berputar balik arah. Untuk menambah nilai radius putar dilakukan pelebaran setempat disepanjang lokasi bukaan median. Besarnya pelebaran jalan untuk Jl. Udayana sebesar 70 – 115 cm, Jl. Majapahit I dilakukan pelebaran sebesar 45 cm dan untuk Jl. Majapahit II pelebaran dilakukan dengan membuka trotoar di sepanjang bukaan median.
ANALISA PENGARUH PENAMBAHAN BAHAN PEREMAJA SULFUR TERHADAP SIFAT FISIK ASPAL DAUR ULANG: Analysis the Effect of Sulfur Rejuvenated Material of the Physical Properties of Recycled Aspalt Puspita Sari, Ardhya; Wahyudi, Mudji; Widianty, Desi
Spektrum Sipil Vol 2 No 2 (2015): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan manusia untuk melakukan mobilitas dirinya dalam melangsungkan kehidupan sehari-hari, penggunaan fasilitas pendukung maupun sarana dan prasarana fisik transportasi semakin meningkat. Jalan merupakan salah satu di antara sebagian faktor yang sangat vital sebagai infrastruktur pendukung untuk memperlancar kesehatan perekonomian. Pemeliharaan konvensional jalan dengan cara overlay dianggap tidak efektif dan efisien. Oleh karena itu diperlukan inovasi untuk mencari alternatif metode pembangunan yang lebih efektif. Salah satu metode untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan menggunakan metode daur ulang aspal dengan penambahan peremaja. Metode tersebut diharapkan dapat meningkatkan kembali sifat-sifat fisik aspal lama yang telah aus. Penelitian ini menggunakan sulfur sebagai bahan peremaja untuk mencampur aspal aus yang didapat dari limbah garukan perkerasan Jalan Bung Karno, Mataram . Presentase yang digunakan dalam penambahan sulfur adalah 2%, 4%, 6% dan 8% dari berat aspal. Hasil penelitian menunjukkan penambahan peremaja sulfur dapat meningkatkan sifat fisik aspal berupa sifat adhesi dan kohesinya. Sifat durabilitas aspal tidak meningkat karena tidak semua pengujian yang mempengaruhi sifat ini mengalami kenaikan. Aspal dengan penambahan sulfur ini lebih cepat mengalami penuaan dan pengerasan oleh karena itu dapat dikatakan aspal ini memiliki durabilitas yang rendah.
ANALISIS KELANDAIAN MELINTANG SEBAGAI ELEMEN GEOMETRIK PADA BEBERAPA TIKUNGAN RUAS JALAN MATARAM-LEMBAR: Analysis Superelevation on Alignment Horisonal as Elements Geometric on The Road Section Mataram - Lembar Karyawan, I Dewa Made Alit; Widianty, Desi; Sideman, Ida Ayu Oka Suwati
Spektrum Sipil Vol 2 No 1 (2015): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruas jalan Mataram-Lembar, merupakan jalur lalu lintas dengan volume yang cukup tinggi. Pada tahun-tahun mendatang volume lalu lintas yang akan melewati ruas jalan ini akan semakin meningkat, mengingat ruas jalan ini menghubungkan/ melayani dua obyek vital yaitu Pelabuhan Lembar dan Bandara Internasional Lombok. Pada beberapa tikungan sering terjadi kecelakaan akibat kurangnya kelandaian melintang yang dapat mengakibatkan tergesernya posisi kendaraan menuju pinggir lajur jalan akibat gaya sentrifugal. Melihat kondisi tersebut perlu dilakukan penelitian dengan tujuan:1) Mengetahui kelandaian melintang pada area tikungan berdasarkan diagram superelevasi yang direncanakan dengan kecepatan rencana dan kecepatan riil lapangan pada ruas jalan Mataram-Lembar, 2) Mengetahui kelandaian melintang jalan berdasarkan hasil pengukuran topografi tikungan pada ruas jalan Mataram-Lembar, dan 3) Mengevaluasi kesesuaian antara kelandaian melintang rencana dengan kemiringan melintang jalan berdasarkan hasil pengukuran. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen. Eksperimen yang dimaksud adalah melakukan uji terhadap kondisi lapangan dalam hal ini kelandaian melintang tersedia dengan kelandaian melintang yang diperlukan. Hasil dari pengujian ini akan berupa rekomendasi apakah kelandaian melintang yang tersedia di lapangan sudah cukup atau harus diperbaiki dengan melakukan perbaikan terhadap elevasi permukaan jalan di tikungan. Hasil penelitian menunjukkan, kelandaian melintang existing sisi dalam pada Tikungan 1 sampai Tikungan 5 adalah: -5.63%, -5.86%, -7.11%, -3.09%, 0,03%, sedangkan sisi luar adalah: 2,86%, -0.03%, 5.14%, 2.94%, 9.29%. Kebutuhan kelandaian berdasarkan hasil analisis kecepatan rencana, kelandaian melintang pada Tikungan 1 sampai Tikungan 5 adalah: 8.3%, 9.6%, 8.4%, 7.0%, 9,6%. Sedangkan berdasarkan kecepatan riil, dibutuhkan: 3.7%, 8.1%, 8.3%, 3.2%, 4.9%. Sehingga untuk perbaikan direkomendasikan hasil kelandaian melintang analisis, karena kelandaian di lapangan lebih kecil, sehingga jalan dapat memberikan pelayanan maksimum, khususnya terhadap kemampuan untuk mereduksi gaya sentrifugal.
EVALUASI KINERJA RUAS JALAN AKIBAT AKTIVITAS SAMPING JALAN DI SEKITAR PASAR (Studi Kasus Ruas Jalan Bung Karno Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah): The Evaluation of Road Performance Due To Sidefriction Around Traditional Market (Case Study of Bung Karno Street at Kopang Central Lombok) Rahmanda, Lalu Budi; Widianty, Desi; Mahendra, Made
Spektrum Sipil Vol 1 No 2 (2014): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Bung Karno adalah salah satu segmen jalan nasional yang melewati Kota Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah dan merupakan akses utama yang menghubungkan pusat–pusat pemerintahan. Menurut fungsional dan administratif Jalan Bung Karno merupakan Jalan Arteri dan Jalan Nasional. Ditjen Bina Marga No.010T/BNKT/1990 mencantumkan bahwa jalan arteri untuk kondisi jalan perkotaan didesain dengan kecepatan rencana minimal 60 km/jam. Selain itu pada jalan arteri lalu lintas regional tidak boleh terganggu oleh kegiatan lokal. Pada kenyataannya ada beberapa kegiatan lokal yang terjadi, salah satu kegiatan yang paling berpengaruh terhadap kinerja ruas jalan tersebut adalah pasar tradisional. Pasar tradisional yang beroperasi setiap hari ini akan menarik pergerakan dalam proses pemenuhan kebutuhan sehingga sering menimbulkan permasalahan lalu lintas seperti tundaaan dan kecelakaan akibat dari berkurangnya lebar efektif jalan oleh aktivitas samping. Oleh karena itu perlu diadakan Evaluasi Kinerja Jalan Akibat Aktivitas Samping Jalan di Sekitar Pasar. Data yang diperlukan pada penelitian ini adalah data primer, data sekunder. Data primer yang diperlukan antara lain: Volume lalu lintas, Kecepatan, dan Hambatan Samping, sedangkan data sekunder yang dibutuhkan dalam penelitan ini adalah jumlah penduduk Kabupaten Lombok Tengah dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lombok Tengah, data peta lokasi penelitian, status dan fungsional jalan dari Dinas Pekerjaan Umum. Kemudian analisis yang dilakukan adalah analisis kinerja jalan berpedoman pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI, 1997). Dari hasil analisis, saat hari pasar terpadat (Minggu) nilai Derajat Kejenuhan (DS) terburuk terjadi pada kondisi lebar efektif jalan 5 meter yaitu sebesar 0,95 yang merupakan tingkat pelayanan E, untuk hari pasar normal (Sabtu) nilai DS terburuk yaitu sebesar 0,83 yang merupakan tingkat pelayanan D,. Setelah kombinasi komponen hambatan samping berupa PSV dan EEV dihilangkan, DS menjadi 0,40 yang merupakan Tingkat Pelayanan B. Sedangkan nilai kecepatan arus bebas setelah simulasi sebesar 40.185 km/jam. Kecepatan rata-rata ruang berkisar antara 23,76 sampai 32,53 km/jam. Kecepatan arus bebas masih memenuhi syarat penurunan kecepatan rencana minimum yang ditetapkan Bina Marga yaitu 40 km/jam, akan tetapi Kecepatan rata-rata ruang masih dibawah syarat minimum hal ini diduga dipengaruhi oleh adanya aktivitas samping Jalan pada lokasi penelitian yang membatasi pergerakan lalu lintas.
KINERJA CAMPURAN BETON ASPAL WEARING COURSE DENGAN TAMBAHAN SERBUK SERAT PELEPAH BATANG PISANG: Performance of Asphalt Concrete Wearing Course Mixtures with additional Banana Stems Fiber Powder Widianty, Desi; Wahyudi, Mudji; Setiawan, Agustono
Spektrum Sipil Vol 5 No 1 (2018): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkerasan yang awet dan tahan lama dapat dicapai bila memiliki kualitas perkerasan jalan yang baik / tinggi. Kualitas perkerasan jalan sangat dipengaruhi oleh bagaimana memilih material dan penggunaan persentase yang tepat sehingga memiliki kualitas yang tinggi dan memenuhi standar/persyaratan dalam suatu campuran beraspal. Aspal sebagai bahan pengikat dan pengisi antar agregat dituntut memiliki kemampuan dalam mempertahankan sifat fisiknya. Kualitas aspal dapat ditingkatkan dengan menambah bahan aditif. Serbuk serat pelepah batang pisang dapat dijadikan sebagai bahan aditif pada aspal murni (aspal 60/70). Metode yang dilakukan untuk membuat campuran beton aspal dengan menambah 0,1% serbuk serat pelepah batang pisang dari total berat aspal untuk setiap variasi kadar aspal murni 5%; 5,5%; 6%; 6,5%; dan 7%. Dilanjutkan dengan menambah agregat untuk membuat benda uji campuran beton aspal (AC-WC). Benda uji dibuat masing–masing sebanyak 3 (tiga) sampel untuk setiap variasi kadar aspal. Pemeriksaan benda uji meliputi pemeriksaan volumetrik berupa VMA, VIM, dan VFB serta pemeriksaan mekanis berupa stabilitas, flow dan marshall quetions. Hasil pemeriksaan tersebut dijadikan dasar untuk menentukan besarnya kadar aspal optimum. Berdasarkan analisis dan pembahasan didapatkan bahwa campuran beton aspal yang menggunakan aspal dengan tambahan serbuk serat pelepah batang pisang, memiliki nilai VMA dan VIM semakin menurun seiring meningkatnya kadar aspal. Nilai VFB dan flow semakin meningkat seiring meningkatnya kadar aspal. Sedangkan nilai stabilitas dan marshall quetions sampai batas tertentu stabilitas dan MQ nya naik namun kemudian semakin tinggi kadar aspalnya nilainya semakin turun. Dari lima variasi kadar aspal, prosentase kadar aspal 5,5% yang menghasilkan nilai yang paling optimum.
KARAKTERISASI PELUANG DAN RESIKO KECELAKAAN LALU LINTAS PADA BEBERAPA SEGMEN EKSTRIM RUAS JALAN SENGGIGI-PEMENANG: Characterization Opportunities and Risk of Traffic Accident on some Extreme Segments of the Senggigi - Pemenang Road Widianty, Desi; Karyawan, I Dewa Made Alit
Spektrum Sipil Vol 4 No 2 (2017): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Senggigi dan Pemenang merupakan destinasi wisatawan yang datang ke Pulai Lombok. Senggigi dikenal dengan wisata pantainya. Sedangkan Pemenang merupakan lokasi tujuan wisatawan untuk menyeberang menuju 3 gili, yaitu Gili Air, Gili Meno dan Gili Trawangan. Karena itu maka Ruas Jalan Senggigi-Pemenang sangat strategis dalam mendukung perkembangan dan pertumbuhan pariwisata. Dengan kondisi lokasi jalan yang berada di pesisir pantai dengan medan yang tidak rata, maka banyak dijumpai geometrik jalan yang berpeluang menimbulkan kecelakaan.Geometrik merupakan salah satu faktor penyebab terjadi kecelakaan. Salah satu upaya untuk meningkatkan keamanan atau menanggulangi kecelakaan yang terjadi di jalan raya adalah audit infrastruktur. Data analisis yang digunakan adalah hasil ukur dan pengamatan defisiensi keselamatan infrastruktur jalan di lokasi penelitian, serta data sekunder dari Kepolisian Resort Lombok Barat dan Lombok Utara. Hasil audit keselamatan jalan dapat digunakan sebagai petunjuk dalam perbaikan untuk memperkecil potensi terjadinya kecelakaan. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa bahwa peluang kejadian tidak pernah terjadi kecelakaan per tahun, didominasi oleh kondisi perkerasan jalan, karena jalan masih relatif baru, sehingga belum mengalami kerusakan yang berarti. Dalam hal Kategori Resiko, pada kategori Berbahaya dan Sangat Berbahaya, prosentase terbesar diakibatkan oleh geometrik dan keberadaan fasilitas pelengkap.
TINJAUAN TERHADAP SIFAT VOLUMETRIK CAMPURAN BETON ASPAL BERDASARKAN DISTRIBUSI UKURAN AGREGAT: Review on Volumetric Properties of Asphalt Concrete Mixture Based on Aggregate Size Distribution Yuniarti, Ratna; Widianty, Desi
Spektrum Sipil Vol 5 No 2 (2018): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v5i2.136

Abstract

Agregat yang digunakan sebagai bahan perkerasan jalan harus memenuhi persyaratan tertentu agar dapat memikul beban lalu lintas selama umur yang telah direncanakan. Salah satu karakteristik agregat yang menentukan mutu campuran perkerasan adalah gradasi atau distribusi ukuran partikel agregat tersebut. Gradasi yang digunakan dalam campuran perkerasan merujuk pada spesifikasi yang telah ditetapkan Direktorat Jenderal Bina Marga. Tulisan ini ingin mengkaji perbedaan gradasi agregat dan pengaruhnya terhadap sifat-sifat volumetrik campuran. Berdasarkan distribusi ukuran partikel agregat, dianalisa hubungan antara ketebalan selimut aspal dengan sifat-sifat volumetrik yaitu rongga dalam campuran (VIM), rongga di antara mineral agregat (VMA), rongga terselimuti aspal (VFB) dan tingkat kepadatan (density). Dari analisa yang dilakukan, disimpulkan bahwa distribusi ukuran partikel agregat sangat menentukan luas permukaan agregat yang diselimuti aspal. Gradasi agregat yang lebih kasar menghasilkan nilai VMA dan VFB yang lebih kecil dan nilai VIM yang lebih besar. Kepadatan campuran mengalami peningkatan dengan bertambahnya ketebalan selimut aspal. Pada semua parameter yang dianalisa, distribusi ukuran partikel agregat berpengaruh secara signifikan.
EVALUASI PANJANG DAN ARAH LANDAS PACU DI BANDAR UDARA SULTAN MUHAMMAD KAHARUDDIN SUMBAWA: Evaluation on length and direction of runway at Sultan Muhammad Kaharuddin Airport, Sumbawa Damayanti, Lina; Widianty, Desi
Spektrum Sipil Vol 7 No 1 (2020): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v7i1.162

Abstract

Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa saat ini menggunakan operasi landing dan take off searah arah angin. Hal ini dapat mengakibatkan terjadinya overshoot landing karena pesawat menjadi mudah tergelincir dan kurangnya kebutuhan gaya angkat pesawat saat akan take off sehingga landas pacu yang dibutuhkan lebih panjang. Oleh karena itu pemerintah Kabupaten Sumbawa merencanakan perpanjangan landas pacu dari 1.650 m menjadi 1.800 m. Sehingga perlu dilakukan evaluasi terhadap panjang eksisting landas pacu dan arah landas pacu untuk melihat kemungkinan adanya arah landas pacu terbaik untuk operasi take off dan landing. Data karakteristik eksisting landas pacu digunakan untuk menentukan panjang landas pacu berdasarkan keadaan lingkungan lapangan terbang, mengunakan metode ARFL yaitu mengoreksi basic length landas pacu keluaran ATR terhadap suhu, ketinggian, kemiringan landasan dan angin permukaan. Perhitungan panjang landas pacu berdasarkan kemampuan pesawat dianalisa menggunakan aturan ICAO berdasarkan keadaan saat takeoff dan landing normal, kegagalan mesin dan takeoff yang gagal. Sedangkan arah landas pacu menggunakan data arah dan kecepatan angin 2013-2017 dan dianalisa menggunakan software statgraph18. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan panjang landas pacu 1.650 m saat ini masih memadai dan belum membutuhkan penambahan panjang landas pacu. Berdasarkan pergerakan angin dominan dan crosswind arah landas pacu eksisting 14/32 tenggara-barat laut merupakan arah landas pacu terbaik. Adanya angin dominan searah pesawat masih tergolong aman bagi operasi takeoff dan landing.
Co-Authors Achmad Fajar Narotama Sarjan Achmad Fajar Narotama Sarjan Adi S, I Made Agung Budi Muljono Agung Prabowo Agustono Setiawan Akbar, Dzofir Akbar, Rifki Akmaluddin Akmaluddin Aprianingsih, Lia Ari, Utami Avista Dwi A’zom, As’ad Humam baiq ridha rahayu Budianto, Muh Bagus Budianto, Muh. Bagus Dewi Sri Andayani Dewi, Meilinda Kemala Didi Supriyadi Agustawijaya Ery setiawan Fahmi Jafari Febriana, Arlin Fera Fitri Salsabila Firmansyah, Wahyu Tegar Fitria Aprillah Nardi Furwati, Baiq Sulistia Hariyadi, Hariyadi Harjian, Muhammad Rivaldi Hasyim Hasyim Hasyim Hasyim, Hasyim hasyim, hasyim Humairoh Saidah I Dewa Gede Jaya Negara I Dewa Jayanegara I Made Ari Nrartha I Made Ginarsa I Wayan Suteja I Wayan Yasa I Wayan Yasa, I Wayan IAO Suwati Sideman Ida Ayu Oka Suwati Sideman IDewa MadeAlitKaryawan irma arrifa fatma Ismail Hoesain Muchtaranda IWayan Suteja Jannah, Riadatul jannah, Sifa’ul Jauhar Fajrin, Jauhar Jaya Negara, I Dewa Gede Junita Elsamayori Karyawan, Dewa Made Alit Karyawan, I Dewa Made Alit Lalu Muhammad Wisnu Wardhana Lina Damayanti, Lina Made Mahendra Made Sutha Yadnya MadeMahendra Mahendra, Made Mahli, Moh Mahmud, Fathmah Mariani, Putri Ainun Mawaddah Mawaddah Miko Eniarti Mudji Wahyudi Muhammad Aribillah Muhammad Ismail Mulijono, Agung Budi Muljono, Agung B Nabila, Dewi Alya Negara, I Dewa Jaya Ngudiyono Ngudiyono Ni Nyoman Kencanawati Pathurahman, Pathurahman Pratama, Rizki Mikroji Puspita Sari, Ardhya Putri Nevintya, Adinda Rahmanda, Lalu Budi Ratna Yuniarti Ratna Yuniarti Ratna Yuniarti Ratna Yuniarti Ratna Yuniarti Ratna Yuniati Rofaida, Aryani Rohani Rohani Rohani Rohani Rohani Rohani Rusdianto Rusdianto, Rusdianto Salehudin Salehudin, Salehudin Salsabila, Fera Fitri Santi, Baiq Anggun Lola Saputra, Lega Andi Sari, Nukta Indah Permata Sasongko, Sudi Maryanto Al Seniari, Ni Made Septiyan , Arsy SEPTIYAN, ARSY Shavira, Adelia Okta Shofia Rawiana Shofia Rawiana Shofia Rawiana Sideman, IAO Suwati Sugiartha, I Wayan sultan Sultan . Sultan Sultan Sultan Sultan Suparjo SUPRIYADI, ANID Suryawan Murtiadi, Suryawan Suyasa, I K Agus Tri Sulistyowati Tuti Anggraini Ulia, Ratu Wahyudi, Mudji Yuniati, Ratna