Claim Missing Document
Check
Articles

REVIEW KINERJA BANGUNAN FRESH MARKET SENGGIGI BERDASARKAN PERATURAN KETAHANAN GEMPA NASIONAL: Review of Sengigi Fresh Market Building Performance According to Current National Seismic Code Kencanawati, Ni Nyoman; Murtiadi, Suryawan; Adi S, I Made; Pathurahman, Pathurahman; Widianty, Desi
Spektrum Sipil Vol 11 No 1 (2024): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v11i1.344

Abstract

Bangunan-bangunan yang dirancang dengan peraturan ketahanan terhadap gempa lama memerlukan kajian kinerja lebih lanjut setelah dikeluarkannya pedoman yang baru. Peraturan ketahanan gempa saat ini di Indonesia yaitu SNI 1726-2019 menunjukkan nilai parameter percepatan gempa yang lebih tinggi dibeberapa daerah di Indonesia bila dibandingkan dengan peraturan gempa sebelumnya yaitu SNI 1726-2012. Terlebih untuk Pulau Lombok mengalami serangkaian di Tahun 2018. Salah satu bangunan yang terdampak adalah Gedung Fresh Market Senggigi, Lombok. Bangunan tersebut dikonstruksi ulang setelah gempa, namun masih memakai peraturan yang lama sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan struktur Gedung Fresh Market Senggigi sesuai pedoman ketahanan gempa saat ini. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan software. Kinerja bangunan di analisis dengan metode pushover berdasarkan metode FEMA 356 dan ATC 40. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa struktur gedung mencapai gaya geser dasar terbesar yang dianalisis berdasarkan untuk SNI 1726-2019 dengan metode FEMA 356. Baik ketika struktur diberikan beban gempa berdasarkan peraturan gempa lama dan baru, gedung menunjukkan kinerja Immediate Occupancy (IO) dimana kekuatan dan kekakuannya hampir sama dengan kondisi sebelum gempa. Dengan demikian kinerja gedung berdasarkan SNI 1726-2019 masih dalam kondisi aman.
Program Kampung Iklim (Proklim) Berbasis Partisipasi Masyarakat di Desa Montong Baan Selatan, Lombok Timur Sulistyowati, Tri; Didi Supriyadi Agustawijaya; Ismail Hoesain Muchtaranda; Miko Eniarti; Achmad Fajar Narotama Sarjan; Desi Widianty
Portal ABDIMAS Vol. 2 No. 02 (2024): Jurnal PORTAL ABDIMAS
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/portalabdimas.v2i02.5992

Abstract

Perubahan iklim merupakan permasalahan yang terus berkembang dan bersifat multidimensional karena berdampak pada seluruh aspek kehidupan manusia. Salah satu program sebagai wujud kepedulian terhadap perubahan iklim adalah Program Kampung Iklim (ProKlim) yang merupakan program pemerintah berskala nasional dan bertujuan untuk mendorong partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan lain. Proklim dilakukan sebagai langkah nyata aksi mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim yang berisiko pada seluruh lapisan masyarakat agar memberikan manfaat sosial, ekonomi, kesehatan lingkungan dan ketahanan pangan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan terhadap kegiatan Proklim berbasis partisipasi masyarakat untuk menghadapi perubahan iklim dan strategi adaptasi yang bisa diterapkan. Lokasi pengabdian kepada masyarakat sekaligus sebagai mitra yaitu di Desa Montong Baan Selatan, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur. Metode yang dilakukan adalah dengan sosialisasi, diskusi dan pendampingan kepada seluruh masyarakat tentang perencanaan dan pelaksanaan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Montong Baan Selatan telah memahami tujuan, manfaat dan cara melaksanakan kegiatan Proklim. Selain itu, tingkat kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap Proklim sudah mulai terbentuk sehingga lebih aktif dalam menerapkan strategi adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim. Selain itu, perlu adanya evaluasi terkait implementasi program agar dapat dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat, sehingga pembangunan berkelanjutan dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dapat tercapai.
Sosialisasi Bahaya Pelanggaran Aturan Lalulintas Dalam Upaya Mengurangi Tingkat Kecelakaan di SMAN 7 Mataram Widianty, Desi; Hasyim; Yuniarti, Ratna; Salsabila, Fera Fitri; Sarjan, Achmad Fajar Narotama
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.6194

Abstract

Penyebab terjadinya kecelakaan lalulintas tertinggi adalah faktor manusia diikuti oleh faktor lain karena kendaraan, dan prasarana dan lingkungan. Sedangkan korban kecelakaan lalulintas tertinggi berusia 16-30 tahun, rentang usia yang masih memiliki sifat keegoisan yang tinggi. Faktor manusia (human error) disebabkan kecerobohan pengguna jalan, kurangnya pemahaman pengguna jalan terhadap teknik berkendara, etika berlalu lintas dan minimnya kesadaran pengguna jalan terhadap keselamatan berlalu lintas. Salah satu metode untuk meningkatkan kesadaran dan budaya keselamatan jalan adalah dengan memberikan pendidikan akan pentingnya mematuhi aturan-aturan berlalulintas. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di SMAN 7 Mataram Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada siswa/pelajar mengenai pentingnya pendidikan keselamatan di jalan untuk membentuk pola pikir dan karakter sehingga diharapkan mereka menjadi disiplin dalam berlalulintas serta tingkat kecelakaan dapat diminimalisir. Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan memberikan penyuluhan disertai dengan menunjukkan foto dan pemutaran video serta dikenalkan secara langsung beberapa peralatan pengatur lalu lintas. Evaluasi terhadap hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta sangat antusias mengikuti kegiatan. Siswa tidak hanya mengerti tapi juga memahami materi yang diberikan, karena mereka menyadari bahwa kegiatan sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Tempat Sampah Berbahan Dasar Bambu Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Bersih Dan Sehat Masyarakat Di Desa Kuripan Utara, Kecamatan Kuripan, Lombok Barat Rohani; Karyawan, I Dewa Made Alit; Hasyim; Suteja, I Wayan; Yuniarti, Ratna; Widianty, Desi; Salehudin; Saidah, Humairo; Salsabila, Fera Fitri; Negara, I Dewa Gede Jaya
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.7631

Abstract

Kurangnya tempat pembuangan sampah di Desa Kuripan Utara menjadi salah satu penyebab mengapa sampah masih merupakan masalah yang sulit teratasi. Sampah masih menjadi salah satu masalah utama yang ada di Desa Kuripan Utara, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Di desa ini banyak sampah yang ditemukan di sungai, selokan, serta di kebun warga, terkadang juga di halaman rumah warga yang kurang kesadaran pentingnya kebersihan dan kesehatan, sehingga sampah dapat mencemari lingkungan sekitar. Hal tersebut terjadi karena kurangnya sarana tempat pembuangan sampah di desa ini. Sehingga perlu dilakukan pengabdian tentang pembuatan tempat sampah berbahan dasar bambu sebagai penguatan budaya hidup bersih dan sehat masyarakat. Pohon bambu yang ditanam oleh warga desa ini juga cukup banyak, sehingga sangat tepat sekali jika bambu ini dijadikan tempat sampah sehingga bernilai ekonomis. Pelaksanaan program pengabdian dilaksanakan di Desa Kuripan Utara, Kecamatan Kuripan kabupaten Lombok Barat dan dilaksanakan dalam 4 tahap yaitu persiapan, penyuluhan, pelaksanaan pembuatan dan distribusi. Edukasi mengenai dampak buruk dari pembuangan sampah sembarangan, bersama dengan pemberian solusi berupa pembuatan tempat sampah yang sesuai, memberikan kontribusi positif dalam merubah perilaku masyarakat.
Sosialisasi Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos di Desa Jelantik Kabupaten Lombok Tengah Saidah, Humairo; Sideman, Ida Ayu Oka Suwati; Budianto, Muh. Bagus; Widianty, Desi; Hasyim; Karyawan, Dewa Made Alit; Negara, I Dewa Gede Jaya; Seniari, Ni Made
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7775

Abstract

Jelantik Village faces environmental problems, especially waste generation from agricultural and household activities. The main livelihood of the people of Jelantik Village is livestock and farming. Because farming is the main livelihood, the people of Jelantik Village really need fertilizer for their agricultural needs, so it is very profitable if they are able to process organic waste into fertilizer. However, the people of Jelantik do not yet understand how to use waste to make fertilizer. This activity aims to help the people of Jelantik Village understand how to process waste, especially organic waste from agriculture, livestock, the tofu and tempeh industry, and household waste, into useful compost. The socialization was carried out using counselling methods and the direct practice of making compost using straw and an EM4 activator. The counselling was attended by at least 25 participants in a warm atmosphere and without any difficulties. The team has been able to share knowledge with the Jelantik Village community about the principles and stages of making proper compost fertilizer, so it is hoped that this can reduce the waste problem while producing quality compost fertilizer.
Characteristics of Asbuton Mix Using Geopolymer Fly Ash Coarse Aggregate as a Substitute for Natural Aggregates Karyawan, I Dewa Made Alit; Hasyim, Hasyim; Widianty, Desi; Yuniarti, Ratna
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 6 (2023): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i6.3937

Abstract

The increase in the number of road construction projects has led to an increase in the need for road pavement materials (aggregate and asphalt). Currently it takes about 1.6 million tonnes/year of asphalt, as well as aggregate. Seeing these conditions, it is necessary to anticipate the use of waste or natural resources that have not been utilized optimally. In this study, fly ash (PLTU waste) was used as aggregate and Asbuton (Buton Island rock asphalt) was used as a binder for the asphalt mixture. As an effort to save energy, the stirring system is cold. Based on the volumetric characteristics of the artificial coarse aggregate, it only meets the specifications for the VMA value, while the VIM and VFB values have not been met. The mechanical properties (stability and flow values) of the cold asphalt mixture on the replacement of natural aggregate with 25% artificial aggregate met the requirements, but did not meet the Marshall Quotien requirements
Analysis of Volumetric Characteristics of Cold Emulsion Asphalt Mixtures on Closed and Open Gradation with Cement and Lime Filler Variations Karyawan, I Dewa Made Alit; Yuniarti, Ratna; Widianty, Desi; Salsabila, Fera Fitri; Furwati, Baiq Sulistia; Santi, Baiq Anggun Lola
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 12 (2024): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i12.9745

Abstract

Cold Emulsion Asphalt Mixture (CAED) uses unheated emulsified asphalt, thus reducing gas emissions and health risks for workers. Volumetric characteristics and aggregate gradation are very important to assess the quality of CAED. Therefore, the purpose of this study is to examine the volumetric characteristics of CAED, namely Void in Mix (VIM), Void in Mineral Aggregate (VMA), and Void Filled with Bitumen (VFB), with variations in filler (cement, lime) and aggregate gradation (dense, open). The study used a laboratory experimental method, including material preparation, sample preparation with five variations of filler, testing VIM, VMA, and VFB values, and data analysis. This study shows that the volumetric characteristics of CAED with closed and open gradations meet the VMA and VFB specifications, but the VIM value is only met in the closed gradation of CAED with a variation of 50% cement:50%. Better aggregate interlocking in closed gradations results in smaller air voids. Closed gradations are recommended for heavy traffic, while open gradations are suitable for well-drained roads and light traffic
Analisis Keselamatan Jalan Pada Tikungan Berdasarkan Jari-jari dan Kemiringan Melintang Tikungan Widianty, Desi; Rohani, Rohani; Karyawan, IDM Alit
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 15 No. 2 (2019)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.15.2.103-114.2019

Abstract

Jari-jari dan kemiringan melintang tikungan merupakan faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas bila tidak sesuai dengan standar. Ruas jalan Mataram-Senggigi-Pemenang yang menghubungkan antara kota Mataram menuju Pantai Senggigi dan Gili Trawangan banyak dijumpai tikungan tajam dan tanjakan yang tinggi. Tikungan tajam akan mengurangi jarak pandangan pengemudi dan menimbulkan gaya sentrifugal yang besar. Oleh karena itu lokasi ini perlu dilakukan analisis keselamatan terutama pada daerah tikungan yaitu mengetahui besarnya peluang terjadi kecelakaan dan menentukan kategori resiko kecelakaan  ditinjau dari jari-jari dan kemiringan melintang tikungan dan selanjutnya dijadikan dasar untuk melakukan penanganan. Parameter yang digunakan meliputi jari-jari tikungan dan kemiringan melintang jalan. Besarnya jari-jari tikungan di lapangan diperoleh dari gambar situasi jalan hasil survay topografi, kemiringan melintang jalan diperoleh dari perbedaan elevasi sisi jalan  serta data kecelakaan kecelakaan yang terjadi pada lokasi penelitian.  Analisis data berupa analisis jari-jari tikungan, kemiringan melintang jalan, dampak keparahan korban kecelakaan, defisiensi, peluang kecelakaan, kategori resiko kecelakaan lalu lintas. Hasil penelitian didapatkan  bahwa, tikungan yang berada di sepanjang ruas jalan Mataram-Senggigi-Pemenang sebesar 92,85% memiliki jari-jari tikungan yang berpeluang terjadi kecelakaan antara 10 – 15 kali per tahun. Sebanyak 71,43% tikungan termasuk kategori sangat berbahaya yaitu Batu Layar (STA 6+400), Batu Bolong (STA7+600), Senggigi Sunset (STA 11+100), Puri Permata (STA 12+900), Sebelum Jembatan (STA 15+600), Setelah Jembatan (STA 15+900), Villa Hantu (STA 18+400), Sebelum Malimbu (STA 18+700), Amarsvati (STA 21+500), dan Nipah (STA 24+000). Akibat faktor kemiringan melintang jalan terdapat 14,29% tikungan berpeluang terjadi kecelakaan kurang dari 3 kali per tahun serta hanya tikungan Amarsvati (STA 21+500) termasuk kategori cukup berbahaya dan yang lainnya aman. Beberapa solusi untuk mengurangi peluang dan resiko kecelakaan adalah memperbesar jari-jari tikungan, memasang cermin tikungan, rambu pembatas kecepatan, rambu adanya tikungan tajam, lampu penerangan dan guardrail. Khusus tikungan Setelah Malimbu dan Amarsvati juga perlu menaikkan elevasi jalan dari sisi dalam tikungan sehingga kemiringan melintang dibawah 10 %. Dari 14 tikungan yang ditinjau secara rata-rata memiliki nilai resiko sebesar 305.71 dengan kategori bahaya, dimana perlu penanganan teknis yang terjadwal maksimum 2 bulan sekali sejak hasil audit disetujui.
DURABILITAS CAMPURAN LASTON AC-WC MENGGUNAKAN FILLER SERBUK SERAT DAUN NANAS: Durability of Asphalt Concrete Wearing Course Mixture using Pineapple Leaf Fiber Powder Filler Widianty, Desi; Karyawan, I Dewa Made Alit; Firmansyah, Wahyu Tegar
Spektrum Sipil Vol 12 No 2 (2025): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v12i2.414

Abstract

Filler berbahan serat selulosa memiliki kemampuan untuk memperbaiki stabilitas campuran laston. Serat daun nanas yang kaya akan selulosa, dapat menjadi alternatif bahan filler pada lapis aus campuran beraspal. Pengujian dalam penelitian ini meliputi uji sifat volumetrik dan mekanis campuran aspal menggunakan metode Marshall standar serta uji rendaman (immersion). Benda uji campuran laston AC-WC menggunakan lima variasi proporsi filler abu batu dan serbuk serat daun nanas yaitu persentase (100 : 0), (97 : 3), (94 : 6), (91 : 9), dan (88 : 12) dengan kadar aspal optimum sebesar 5,92%. Hasil penelitian memberikan data berupa nilai VMA, VIM, VFB, stabilitas, flow, Marshall Quotient (MQ), serta Indeks Kekuatan Sisa (IKS). Dari analisis yang dilakukan, diketahui penggunaan serbuk serat daun nanas sebagai filler berpengaruh terhadap peningkatan persentase VFB, sementara persentase VMA dan VIM cenderung menurun. Semua variasi campuran filler antara abu batu dan serbuk serat daun nanas menunjukkan hasil stabilitas, flow, dan MQ yang masih berada dalam batas spesifikasi yang ditetapkan. Nilai IKS tertinggi, yaitu 92,555%, diperoleh pada campuran dengan penambahan 3% serbuk serat daun nanas, yang menandakan bahwa pada komposisi tersebut campuran aspal menunjukkan performa durabilitas yang paling optimal.
Implementasi Tempat Sampah Bambu Sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan Di Desa Pemepek, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah Rohani; Karyawan, I Dewa Made Alit; Hasyim; Suteja, I Wayan; Negara, I Dewa Jaya; Yuniati, Ratna; Sideman, IAO Suwati; Salehudin; Saidah, Humairo; Yasa, I Wayan; Widianty, Desi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13407

Abstract

Salah satu Desa di Lombok Tengah yang berada di Kecamatan Pringgarata adalah Desa Pemepek. Desa ini memiliki potensi wisata alam yang indah dan sangat menarik jika dilihat dari sisi keasrian ataupun keasliaan alam Desa Pemepek. Namun hal tersebut tidak luput dari permasalahan sampah terutama sampah plastik. Hingga kini belum ada aturan yang memuat tentang pembuangan sampah plastik. Akibatnya, banyak sekali sampah plastik yang tampak berserakan di pinggir jalan bahkan di beberapa tempat wisata yang seharusnya memiliki nilai estetika tinggi dan menarik bagi wisatawan, tapi jadi malah kelihatan kumuh dan kurang bisa menarik simpati wisatawan karena adanya sampah plastik. Oleh karena itu, program pengabdian ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi dalam menyelesaikan bersama persoalan desa Pemepek yakni keberadaan sampah-sampah yang mengganggu nilai estetika tempat wisata tersebut. Tim pengabdian dibantu oleh mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram Desa Pemepek mengadakan program kerja pembuatan tempat sampah dari bambu, yang diharapkan dapat mengedukasi masyarakat lokal dan wisatawan mengenai pentingnya pembuangan sampah pada tempat yang tepat untuk pelestarian alam sehingga dapat menciptakan suasana desa dan tempat wisata menjadi bersih, indah, asri dan sehat. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan membuat tempat sampah dari Bambu sehingga bisa digunakan untuk tempat pembuangan sampah.
Co-Authors Achmad Fajar Narotama Sarjan Achmad Fajar Narotama Sarjan Adi S, I Made Agung Budi Muljono Agung Prabowo Agustono Setiawan Akbar, Dzofir Akbar, Rifki Akmaluddin Akmaluddin Aprianingsih, Lia Ari, Utami Avista Dwi A’zom, As’ad Humam baiq ridha rahayu Budianto, Muh Bagus Budianto, Muh. Bagus Dewi Sri Andayani Dewi, Meilinda Kemala Didi Supriyadi Agustawijaya Ery setiawan Fahmi Jafari Febriana, Arlin Fera Fitri Salsabila Firmansyah, Wahyu Tegar Fitria Aprillah Nardi Furwati, Baiq Sulistia Hariyadi, Hariyadi Harjian, Muhammad Rivaldi Hasyim Hasyim Hasyim hasyim, hasyim Hasyim, Hasyim Humairoh Saidah I Dewa Gede Jaya Negara I Dewa Jayanegara I Made Ari Nrartha I Made Ginarsa I Wayan Suteja I Wayan Yasa I Wayan Yasa, I Wayan IAO Suwati Sideman Ida Ayu Oka Suwati Sideman IDewa MadeAlitKaryawan irma arrifa fatma Ismail Hoesain Muchtaranda IWayan Suteja Jannah, Riadatul jannah, Sifa’ul Jauhar Fajrin, Jauhar Jaya Negara, I Dewa Gede Junita Elsamayori Karyawan, Dewa Made Alit Karyawan, I Dewa Made Alit Lalu Muhammad Wisnu Wardhana Lina Damayanti, Lina Made Mahendra Made Sutha Yadnya MadeMahendra Mahendra, Made Mahli, Moh Mahmud, Fathmah Mariani, Putri Ainun Mawaddah Mawaddah Miko Eniarti Mudji Wahyudi Muhammad Aribillah Muhammad Ismail Mulijono, Agung Budi Muljono, Agung B Nabila, Dewi Alya Negara, I Dewa Jaya Ngudiyono Ngudiyono Ni Nyoman Kencanawati Pathurahman, Pathurahman Pratama, Rizki Mikroji Puspita Sari, Ardhya Putri Nevintya, Adinda Rahmanda, Lalu Budi Ratna Yuniarti Ratna Yuniarti Ratna Yuniarti Ratna Yuniarti Ratna Yuniarti Ratna Yuniati Rofaida, Aryani Rohani Rohani Rohani Rohani Rohani Rohani Rusdianto Rusdianto, Rusdianto Salehudin Salehudin, Salehudin Salsabila, Fera Fitri Santi, Baiq Anggun Lola Saputra, Lega Andi Sari, Nukta Indah Permata Sasongko, Sudi Maryanto Al Seniari, Ni Made Septiyan , Arsy SEPTIYAN, ARSY Shavira, Adelia Okta Shofia Rawiana Shofia Rawiana Shofia Rawiana Sideman, IAO Suwati Sugiartha, I Wayan sultan Sultan . Sultan Sultan Sultan Sultan Suparjo SUPRIYADI, ANID Suryawan Murtiadi, Suryawan Suyasa, I K Agus Tri Sulistyowati Tuti Anggraini Ulia, Ratu Wahyudi, Mudji Yuniati, Ratna