Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FITOKIMIA EKSTRAK BUAH PURNAJIWA (Kopsia sp.) DAN UJI DAYA HAMBATNYA TERHADAP JAMUR Fusarium oxysporum f. sp. cubense (E.F. Smith) PENYEBAB LAYU FUSARIUM PISANG Putu Eka Pasmidi Ariati; I Ketut Widnyana; I Made Sukerta; I Made Budiasa; I Ketut Suada; Pande Komang Suparyana
Jurnal Agrotek Tropika Vol 12, No 3 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, AGUSTUS 2024
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v12i3.8356

Abstract

Tumbuhan purnajiwa (Kopsia sp.) yakni spesies tumbuh-tumbuhan dari famili Apocinaceae yang memiliki potensi sebagai antijamur alami. Tujuan studi ini yakni menelaah kandungan fitokimia ekstrak buah purnajiwa serta aktivitas antijamur ekstrak etanol buah purnajiwa terhadap F. oxysporum f.sp. cubense. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2022 hingga September 2022. Analisis fitokimia dilaksanakan dengan “kromatografi gas-spektrofotometri massa (GC-MS)”. Studi ini yakni percobaan faktorial tunggal, disusun menurut Rancangan Acak Lengkap (RAL) yangmana terdapat 17 perlakuan yang diantaranya diulangi dalam tiga kali. Perlakuan tersebut adalah ekstrak buah Purnajiwa dengan konsentrasi   0,1; 0,2; 0,3; 0,4; 0,5; 0,6; 0,7; 0,8; 0,9; 1; 2,5; 5; 10; 15; dan 20%; kontrol positif mankozeb 0,5%, dan kontrol negatif yaitu larutan etanol 96%. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak buah Purnajiwa memiliki kandungan berbagai asam lemak, alkaloid, dan bersifat antijamur. Dihasilkan pada pengujian MIC bahwasanya  di konsentrasi 0,8% sudah memiliki efek penghambatan terhadap jamur “F. oxysporum f.sp. cubense”, dan di konsentrasi 20% memberikan aktivitas penghambatan dengan diameter 14,53 mm. Ekstrak buah purnajiwa pada konsentrasi 10% memberikan aktivitas penghambatan yang tergolong kuat dan tak beda nyata dengan konsentrasi 15% dan 20%. Terdapat kecendrungan peningkatan konsentrasi ekstrak buah Purnajiwa menyebabkan meningkatnya penghambatan pada jamur “F. oxysporum f.sp. cubense”.
Peran Serta Masyarakat dalam Penyusunan RDTR Wilayah Perencanaan Selatan Kota Denpasar Eka Lestari; Ni Putu Pandawani; I GD. Yudha Partama; I Ketut Widnyana
RUANG: Jurnal Lingkungan Binaan (SPACE: Journal of the Built Environment) Vol 11 No 2 (2024): October 2024
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JRS.2024.v11.i02.p08

Abstract

This research aims to develop a strategy to increase community participation in instigating a Detailed Spatial Plan (RDTR) for the Southern Region of Kota Denpasar to minimize deviations during its implementation. This research used a mixed method, preceded by a qualitative data collection, and then progressed to a quantitative data collection. Distribution of questionnaires aided both started in January and ended in May 2024. Three forms of analysis are used: qualitative descriptive analysis, interval analysis, and SWOT. Study findings show that the stage of community participation falls into the category of consultation level - the fourth step on Arnstein's participation ladder. This is included in the degree of tokenism category. Based on the internal-external (IE) matrix analysis results in SWOT, the position of community participation is in cell II. The appropriate strategy to be used is the growth and development strategy. At this stage, the required actions are either intensive (information, dissemination, strengthening regulations, and innovation) or integrative (controlling information, strengthening human resource capacity, and cooperation/partnership). This research also leads to a range of opportunities to conduct further studies discussing community participation in policy conformance, land utilization control, and the application of e-participation and partnership.Keywords: participation; spatial planning[ RDTR; level of participation; Internal-External (IE) matrix AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi peningkatan peran serta masyarakat di dalam tahap penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan (WP) Selatan Kota Denpasar, dalam rangka meminimalisir terjadinya simpangan saat implementasi. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed method) yang diawali dengan pengumpulan data kualitatif, dan kemudian dilanjutkan dengan perolehan data kuantitatif. Proses pengumpulan data dibantu oleh penyebaran kuesioner yang dimulai di bulan Januari dan berakhir di bulan Mei 2024. Ada tiga frame analisis yang diterapkan, yaitu analisis deskriptif kualitatif, analisis interval dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat berada pada level consultation yaitu tangga keempat dari tingkatan partisipasi Arnstein yang masuk dalam kategori degree of tokenism. Berdasarkan hasil analisis matrik internal-eksternal (IE) dalam SWOT, posisi peran serta masyarakat berada di sel II dimana strategi yang tepat digunakan yaitu strategi tumbuh dan membangun. Di dalam tahapan ini, aksi yang disyaratkan yaitu bersifat intensif (penyebarluasan informasi, penguatan regulasi, dan inovasi) atau integratif (memegang kendali informasi, penguatan kapasitas SDM, dan kerjasama/partnership). Penelitian ini juga membuka peluang untuk beberapa studi lanjutan yang mendalami peran serta masyarakat pada tahap pentaatan kebijakan, pengendalian pemanfaatan ruang serta penerapan e-participation dan partnership.Kata kunci: peran serta masyarakat; tata ruang; RDTR, tingkat partisipasi; matrik Internal-Eksternal (IE)
Penerapan Model Integrated Farming Berbasis Teknologi Konservasi sebagai upaya Mitigasi Bencana di Desa Nunbena di Kabupaten Timor Tengah Selatan Agu, Yakobus Pffeferius Edvent Saba; Nik, Nikolas; Son, Aloisius Loka; Banunaek, Zofar Agluis; Sumantra, I Ketut; Widnyana, I Ketut; Saraswati, Putu Sekarwangi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18214

Abstract

Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk mendukung ketercapaian di bidang pangan melalui pendekatan sistem integrated farming. Sistem Integrated Farming merupakan sistem pertanian terintegrasi dengan memanfaatkan keterkaitan antara tanaman (kehutanan, Perkebunan, pangan dan hortikultura) serta ternak dan perikanan untuk mendapatkan agroekosistem yang mendukung produksi pertanian, peningkatan ekonomi dan pelestarian sumberdaya alam. Mitra Pengabdian ini adalah kelompok petani lokal Fatutupuk di desa Nunbena, TTS- NTT. Bentuk pelaksanaan teknologi dan inovasi yang diterapkan pada mitra Kelompok tani Fatutupuk berupa model integrated farming berupa Pembangunan demplot pangan Lestari berbasis teknologi BUDIKDAMBER. Kegiatan ini berhasil dilaksanakan sesuai dengan rencana, dengan pencapaian lebih dari 80% untuk sebagian besar indikator. Penguasaan materi oleh peserta yang mencapai 85% menunjukkan bahwa informasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik. Selain itu, target 7 demplot budidaya sayur juga berhasil dibuat dengan berbagai jenis sayuran memberikan bukti nyata bahwa 80% peserta paham tentang bagaimana teknik budidaya yang benar sehingga menghasilkan produk pertanian yang berkualitas.
PENGEMBANGAN AGRO-EDUWISATA: SINERGI OPTIMAL UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA BATUKAANG, KINTAMANI Partama, I GD Yudha; Widnyana, I Ketut; Yastika, Putu Edi; Semadi, Gusti Ngurah Yoga
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) - Inpress
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v4i2.129

Abstract

Desa Batukaang Kintamani merupakan desa budaya kuno (Bali Aga) yang memiliki beragam potensi wisata seperti peninggalan arca dan bangunan megalitikum, kesenian, perkebunan kopi dan jeruk, air terjun, hamparan pegunungan dan lembah. Namun, sampai saat ini potensi tersebut belum digarap dengan baik, Masyarakat lebih focus mengembangan kebun kopi, jeruk, dan ternak sapi. Berdasarkan berbagai potensi dan permasalahan tersebut, maka tujuan dari pengabdian masyarakat ini, untuk mewujudkan Wisata Desa Berbasis Agro Edu Heritage melalui peningkatan kapasitas SDM kelompok dan pemenuhan fasilitas penunjang. Metode pelaksanaan memiliki beberapa tahapan: 1) Peningkatan kemampuan SDM Pokdarwis melalui pelatihan pemandu wisata khusus; 2) Penyusunan Paket Wisata Desa Batukaang; 3) Pembuatan Pilot Project Wisata Agro Kebun Jeruk-Kopi; 4) Pembuatan Pestisida Nabati dan POC; dan 6) Penyediaan paket teknologi solar dryer untuk pengeringan biji kopi luwak. Kegiatan pengabdian menghasilkan beberapa produk penerapan teknologi, diantaranya adalah Peta daya tarik wisata desa, Siteplan Agrowisata Jeruk-Kopi, Solar Dryer pengering biji kopi, POC “KUATSAN”, Pestisida nabati “PESTDOR”, dan produk olahan pasca panen jeruk (Selai, permen jelly, dan minuman orange blossom khas Desa Batukaang). Selain itu, pengabdian ini juga juga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan SDM, seperti peningkatan pengetahuan mitra tentang hospitality dan pemandu wisata khusus, peningkatan pengetahuan dan ketrampilan mitra dalam mengolah produk turunan jeruk, peningkatan pengetahuan dan ketrampilan mitra khususnya kelompok tani/ternak dalam pembuatan POC dan pestisida nabati.
Pendampingan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Tani dan Ternak di Teba Majalangu Lestari, Denok; Widnyana, I Ketut; Ekasani, Kadek Ayu; Wardana, Miko Andi
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 4 No 3 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v4i3.1833

Abstract

Limbah organik yang berasal dari pertanian dan peternakan dengan jumlah yang banyak dapat memberikan dampak negatif, seperti pencemaran lingkungan, kerusakan alam serta menimbulkan penyakit apabila tidak diolah dengan cara yang tepat. Limbah pertanian dan peternakan ini dapat diolah menjadi pupuk organik cair yang dapat dimanfaatkan oleh petani untuk menyuburkan tanah dan tanaman. Pendampingan pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari bahan limbah pertanian dan peternakan kepada para petani di TeBA Majalangu, Desa Kesiman Kertalangu dilakukan untuk memberikan pengetahuan kepada peserta tentang pentingnya pengolahan limbah pertanian dan peternakan sehingga selain dapat membantu kesuburan tanah dan peningkatan usaha pertanian, juga dapat membantu perekonomian para peserta. Pendampingan dilakukan melalui dua tahapan, yaitu tahap penyuluhan dan tahap pelatihan. Selama melakukan kegiatan, baik penyuluhan dan pelatihan para peserta kegiatan memberikan respon yang baik terhadap materi yang diberikan dan ditunjukkan dengan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta dalam proses pembuatan pupuk organik yang dapat meningkatkan kesuburan tanah, dan tanaman.
Analisis Persepsi Pasien terhadap Rencana Pendirian Pelayanan Kesehatan Tradisional di RSUD Sanjiwani Gianyar Dwi Cahya, Ida Ayu Pradnya; Vipriyanti, Nyoman Utari; Maba, Wayan; Widnyana, I Ketut
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 8 No 4 (2023): Volume 8 Nomor 4, November 2023
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v8i4.1322

Abstract

Analisis persepsi pasien terhadap rencana pendirian poliklinik pelayanan kesehatan tradisional di RSUD Sanjiwani merupakan salah satu bentuk pengembangan dibidang kesehatan khusunya di Rumah Sakit Umum. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui presepsi pasien tentang pentingnya kesehatan tradisional di RSUD Sanjiwani Gianyar. Metode accidental sampling yang digunakan dalam penelitian. Data analisis diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan untuk mengetahui bagaimana persepsi pasien apabila dibuka poliklinik pelayanan tradisional dan seberapa bermanfaatnya hal tersebut menurut persepsi pasien. Hasil dari presepsi pasien pada RSUD Sanjiwani Gianyar adalah pada rentang baik (68,35%) artinya persepsi pasien terhadap rencana pendirian poliklinik pelayanan kesehatan tradisional berada pada respon yang positif.
Identifikasi Morfologi dan Molekuler Jamur yang Terdapat pada Daun Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Widnyana, I Ketut; Pasmidi Ariati, Putu Eka; Suanda, I Wayan; Suwardike, Putu
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i2.1703

Abstract

Padi berasosiasi dengan berbagai mikroba bersifat patogenik maupun non patogenik yang berasal dari golongan jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi jamur yang terdapat pada tanaman padi (Oryza sativa L.) yang dibudidayakan di kawasan Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2023 sampai bulan September 2023. Sampel diambil pada bagian daun tanaman padi dan jamur yang terdapat di dalam jaringan daun diisolasi dengan metode pengenceran, dimurnikan dan diidentifikasi secara morfologi di Laboratorium Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Mahasaraswati, Denpasar. Identifikasi molekuler dilaksanakan di Lab Biosm Indonesia Jakarta. Hasil penelitian menemukan 4 isolat jamur yaitu isolat Black, Darkgreen, Softgreen, dan White. Hasil pembacaan urutan nukleotida pada BLAST menunjukkan bahwa isolat Black memiliki kemiripan sebesar 100% dengan jamur Curvularia pseudobrachyspora asal Thailand, isolat jamur Dark Green identik 100% dengan Aspergillus clavatus dari Malaysia. Isolat, isolat Soft Green memiliki kemiripan sebesar 99,97% dengan jamur Trichoderma reesei asal China, isolat White memiliki kemiripan sebesar 99,96% dengan jamur Schizophyllum commune asal India. Berdasarkan pohon filogeni dengan similaritas >97% maka dapat disimpulkan terdapat empat spesies jamur pada tanaman padi yaitu: Curvularia pseudobrachyspora, Aspergillus clavatus, Trichoderma reesei, dan Schizophyllum commune.
PROGRAM POSYANDU TERINTEGRASI: STRATEGI PENGUATAN POSYANDU REMAJA DI DENPASAR Deviani, Ni Wayan; Vipriyanti, Nyoman Utari; Widnyana, I Ketut; Maba, Wayan
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 9, No 3 (2021): EDITION NOVEMBER 2021
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jc.v9i3.2168

Abstract

Youth groups are the main asset or capital of human resources for the nation's development in the future. Along with the swift currents of globalization that hit various sectors, it has an impact on the development of adolescent health problems in Indonesia. The Indonesian government has made a breakthrough by developing a youth Posyandu program but there is still an increase in cases of adolescent health problems in Denpasar City. This study aims to analyze strategies in implementing the youth Posyandu program. The research design used qualitative and quantitative approaches with the research subjects carried out by purposive sampling of 32 people in October-December 2020. Data collection was carried out using a questionnaire, and then FGD would be conducted. The data analysis used was the IFAS and EFAS matrices followed by the QSPM matrix. The results showed that the main priority strategy was to integrate the implementation of the youth Posyandu program with several related programs. The research will have implications for the approach to access to health services for adolescents and as surveillance and monitoring of adolescent health in work areas. ABSTRAKKelompok remaja merupakan aset atau modal utama sumber daya manusia bagi pembangunan bangsa di masa yang akan datang. Seiring dengan derasnya arus globalisasi yang melanda berbagai sektor, membawa dampak bagi perkembangan permasalahan kesehatan remaja di Indonesia. Pemerintah Indonesia telah melakukan terobosan dengan mengembangkan program posyandu remaja namun masih terdapat peningkatan kasus permasalahan kesehatan remaja di Kota Denpasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dalam implementasi program posyandu remaja. Design penelitian dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan subyek penelitian dilakukan secara purposive sampling sebanyak 32 orang pada bulan Oktober-Desember 2020. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner, dan selanjutnya akan dilakukan FGD. Analisis data yang digunakan dengan matrik IFAS dan EFAS yang dilanjutkan dengan matrik QSPM.. Hasil penelitian didapatkan strategi prioritas utama adalah dengan mengintegrasikan pelaksanaan program posyandu remaja dengan beberapa lintas program terkait. Penelitian akan berimplikasi pada pendekatan akses pelayanan kesehatan bagi remaja dan sebagai surveilans serta pemantauan kesehatan remaja di wilayah kerja
Identifikasi Morfologi dan Populasi Mikroorganisme Pada Eco Enzym Barbahan Sayur dan Buah Dengan Perlakuan Berbeda I Wayan Suanda; Kadek Intan Rusmayanthi; I Ketut Widnyana; I Nengah Muliarta; Putu Ayu Adi Atseriyani Diahantari; I Made Subrata
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 14 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v14i1.4550

Abstract

Limbah sayur dan buah banyak diproduksi dari aktivitas hidup masyarakat yang memerlukan pengelolaan melalui pengolahan menjadi lebih bermanfaat, diantaranya untuk eco enzym. Pengolahan limbah menjadi eco enzym berkontribusi terhadap penurunan pembuangan ke TPA. Kemanfaatan eco enzym yang sangat multiguna akan berdampak kepada kebutuhan yang terus meningkat, sehingga diperlukan beberapa metode untuk mempercepat produksi eco enzym dengan pertumbuhan mikroorganisme lebih banyak. Oleh karena itu dalam penelitian ini dilaksanakan melalui identifikasi morfologi dan populasi mikrorganisme berbahan sayur dan buah dengan perlakuan diblender, dicincang dan glondongan pada inkubasi selama 90 hari. Penelitian ini bertujuan untuk identifikasi morfologi dan populasi mikrorganisme berbahan sayur dan buah dengan perlakuan diblender, dicincang dan glondongan. Pada penelitian ini didapa data kualitatif tentang identifikasi morfologi mikroorganisme dan data kuantitatif populasi mikroorganisme melalui pengamatan di laboratorium dengan metode uji angka lempeng (ALT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa morfologi mikroorganisme pada eco enzym berbahan dasar limbah sayur dan buah dengan perlakuan diblender (kode A) menunjukkan morfologi dari konsorsium bakteri dan fungi yang didominasi oleh fungi. Perlakuan bahan dicincang (kode B) dan glondongan (kode C) menunjukkan morfologi dari konsorsium bakteri. Jumlah populasi mikroorganisme dari bahan organik kode A, B dan C paling banyak pada bahan yang diblender (kode A) berturut-turut, yaitu: 13.3 x 106 CFU/mL; 4.3 x 106 CFU/mL dan 5.9 x 106 CFU/mL. Kata kunci: Identifikasi, morfologi, popolasi, eco enzym, perlakuan berbeda
Optimization of maternal healthcare at the village level in reducing maternal mortality in Bali, Indonesia Prabawa, Panca Dwi; Widnyana, I Ketut; Pandawani, Ni Putu; Maba, Wayan
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 14, No 4: December 2025
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v14i4.26820

Abstract

Although maternal mortality rates in Bali have declined, the achievement remains below the government’s target, highlighting the need to strengthen the role of villages as the frontline of development. This study aims to identify alternative strategies to accelerate maternal mortality reduction by examining the supply of maternal healthcare services and the demand reflected in women’s utilization of these services at the village level. Using the analytic hierarchy process (AHP) to map accessibility across villages and servqual model to evaluate women’s perceptions of maternal healthcare services provided through integrated services post (posyandu) and village health post (Poskesdes), the study reveals significant disparities in accessibility across villages, particularly in Tabanan, Bangli, and Karangasem Regencies. While overall perceptions of healthcare quality are positive, the largest and most significant service quality gaps occur in tangibility and responsiveness. Based on these findings, the study recommends prioritizing villages with limited access to maternal healthcare services by ensuring health coverage for pregnant women from low-income households and guaranteeing the availability of midwives in villages through incentive schemes, while adopting community-based approaches to effectively reach migrant populations and improve their utilization of maternal healthcare services.
Co-Authors A. A. Ketut Sudiana Abdul Muis Agrippina Wiraningtyas, Agrippina Anik Yuesti Aplorida Lingu Lango Aplorida Lingu Lango Aset, Arselinus Baiq Harly Widayanti Cokorda Javandira Denda Riratih Denok Lestari Deviani, Ni Wayan Dewa Gede Wiryangga Selangga Dewa Putu Aris Sadana Dewa Putu Oka Prasiasa Dwi Cahya, Ida Ayu Pradnya Dwie Kristina Juliastini Eka Lestari Farida Hanum Frizkiawan I Sompalele Gidion Lobo Lenga Helena Murni Hendra Pribadi Huda, Ahmad Akromul I G.N. Alit Wiswasta I GD Yudha Partama I GD. Yudha Partama I Gede Yudha Partama I Gusti Ayu Diah Yuniti I Gusti Ayu Rai I Gusti Ngurah Alit Wiswasta I Gusti Ngurah Anom I Gusti Ngurah Anom I Ketut De Supartana I Ketut Suada I Ketut Sumantra I Komang Sukendra I Made Budiasa I Made Diarta I Made Kartika I Made Subrata I MADE SUKERTA I Made Tamba I Made Wahyu Wijaya I Made, Budiasa I NENGAH MULIARTA I Nyoman Gede Maha Putra I Nyoman Patra I Nyoman Suta I Putu Sujana I Wayan Cipta, I Wayan I Wayan Seputra Kuspianto I Wayan Suanda Ida Bagus Swaputra Irma Rubianti jamila mustabi Kadek Ayu Ekasani Kadek Intan Rusmayanthi Kuspianto, I Wayan Seputra Leni Marlina Listihani, Listihani Ni Gst. Ag. Gde Eka Martiningsih Ni Putu Eka Pratiwi Ni Putu Pandawani Ni Putu Sukanteri Ni Wayan Ekayanti Nik, Nikolas Nyoman Utari Vipriyanti Olahairullah, Olahairullah Pandango, Semi Pande Komang Suparyana Partama, I GD Yudha Patra, I Nyoman Prabawa, Panca Dwi Putra, I Nyoman Gde Maha Putu Ayu Adi Atseriyani Diahantari Putu Edi Yastika Putu Edi Yastika Putu Eka Pasmidi Ariati Putu Fajar Kartika Lestari Putu Lasmi Yulianthi Sapanca Putu Lasmi Yulianti Sapanca Putu Lasmi Yuliyanthi Sapanca Putu Lasmi Yuliyanthi Sapanca, Putu Lasmi Yuliyanthi PUTU SEKARWANGI SARASWATI Putu Suwardike Rasyid Ridha Rasyid Ridha Rikardus Tinja Sapanca, Putu Lasmi Yulianthi Sapanca, Putu Yulianthi SATRIYAS ILYAS Semadi, Gusti Ngurah Yoga Semi Pandango Sri Jumiyati Sudirman Daeng Massiri Syukur Umar Tauladan, Anan Wardana, Miko Andi Wayan Maba Wedayani, Ni Made Wijaya, I Made Wiratama, I Gusti Ngurah Made Wiswasta, I Gusti Ngurah Alit Yakobus Pffeferius Edvend Saba Agu Yastika, Putu Edi Zofar Agluis Banunaek