Claim Missing Document
Check
Articles

RESPON PERTUMBUHAN STEK BATANG BUNGA MAWAR MERAH (Rosa damascena P.Mill.) TERHADAP KONSENTRASI DAN LAMA WAKTU PERENDAMAN AIR KELAPA MUDA Helena Murni; Putu Eka Pasmidi Ariati; Cokorda Javandira; I G.N. Alit Wiswasta; I Ketut Widnyana
Agrofarm: Jurnal Agroteknologi Vol. 2 No. 1 (2023): Agrofarm: Jurnal Agroteknologi
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study entitled "Response of growth of stem cuttings of red roses (Rosa damascena P.Mill.) to concentrations and immersion time of young coconut water in Batu Bulan Village, Banjar Sasih, Sukawati District, Gianyar Regency". The implementation started from January 10 2021 to April 23 2021. The research aims to determine the concentration and duration of soaking young coconut water which is good for the growth of red rose plants (Rosa damascena P.Mill), flower plants are propagated generatively and vegetatively. The method used in this study was stem cuttings, namely by cutting selected parts of the plant stems. Coconut water also contains auxin and cytokinins which play a role in encouraging cells to divide and elongate rapidly so as to increase growth rate. This study used a randomized block design (RBD). .with 9 repetitions and 3 repetitions there were 48 polybags. The treatments were 0% K0L0, 25% K1L1, 50% K2L2, 75% K3L3, and 100% K4L4. The results showed that the long time immersion of young coconut water (K4L3) resulted in the number of times the first leaves appeared (K4L4) 43.75 (strands), branch length (K3L4) 45.50 (cm) number of primary leaves, (K3L4) 45.50 (strands), length of primary leaves (K4L2) 8.25 (cm) stem diameter (K3L4) 4.07.(cm) .
Pelatihan Pembuatan Telur Asin Bebek untuk Peningkatan Daya Saing Usaha Ternak Satwa Sari di Kabupaten Jembrana I Made Wahyu Wijaya; Putu Sekarwangi Saraswati; I Gusti Ngurah Alit Wiswasta; I Ketut Widnyana; Putu Eka Pasmidi Ariati; I Gusti Ngurah Made Wiratama; I Made Budiasa
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i3.1449

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di Usaha Ternak Satwa Sari bertujuan meningkatkan kesejahteraan peternak dan mendukung ekonomi lokal melalui diversifikasi produk telur bebek menjadi telur asin. Dalam kegiatan ini, 15 anggota Usaha Ternak Satwa Sari dilatih dalam pembuatan telur asin melalui tahapan penyuluhan, praktek langsung, dan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari 28.93% menjadi 88%. Diversifikasi ini mengurangi risiko pasar, menambah nilai produk, dan membantu perkembangan pasar baru, mendukung keberlanjutan usaha ternak. Keberhasilan kegiatan ini memberikan dampak positif pada ekonomi lokal, meningkatkan kemandirian peternak, serta membuka peluang pasar dan pengembangan usaha peternakan. Dukungan berkelanjutan seperti penyediaan modal, infrastruktur, akses pasar yang lebih luas, dan pengembangan produk olahan bernilai tambah diperlukan. Kolaborasi tim PKM Unmas Denpasar dan Usaha Ternak Satwa Sari memberikan manfaat nyata dalam mengembangkan hasil ternak bebek dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Jembrana. Duck Salted-Egg Production Training for Improving the Business Competitiveness of Satwa Sari in Jembrana Regency Community service activities at the Sari Animal Farm Business aim to improve the welfare of farmers and support the local economy by diversifying duck egg products into salted eggs. In this activity, 15 members of the Sari Animal Farm Business were trained in making salted eggs through the stages of counseling, direct practice and evaluation. The results of the training showed an increase in participants' knowledge from 28.93% to 88%. This diversification reduces market risk, adds product value, and helps the development of new markets, supporting the sustainability of livestock businesses. The success of this activity has had a positive impact on the local economy, increasing the independence of breeders, as well as opening up market opportunities and livestock business development. Continuous support such as providing capital, infrastructure, wider market access and development of value-added processed products is needed. The collaboration between the PKM Unmas Denpasar team and the Sari Animal Farming Business has provided real benefits in developing duck livestock products and supporting local economic growth in Jembrana Regency.
Strategi Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Puskesmas Rawat Inap di Kabupaten Bangli Dwie Kristina Juliastini; I Made Wahyu Wijaya; I Ketut Widnyana; Ni Putu Pandawani
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 3 (2024): May 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.3.658-666

Abstract

Limbah medis merupakan salah satu limbah yang belum ditangani secara optimal oleh pengelola pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas). Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem pengelolaan limbah medis padat, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan limbah medis padat dan menentukan rencana strategis pengelolaan limbah medis padat pada Puskesmas Rawat Inap di Kabupaten Bangli. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan pendekatan kualitatif melalui metode survey dan analisis SWOT. Penelitian ini dilakukan bulan Januari-Maret 2023 dengan responden berjumlah 50 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa 4 unit Puskesmas Rawat Inap memiliki kinerja cukup yaitu Puskesmas Kintamani III (90,00%), Puskesmas Tembuku II (84,40%), Puskesmas Kintamani I (86,00%), Puskesmas Kintamani V (86,40%) dan 1 unit Puskesmas memiliki kinerja kurang yaitu Puskesmas Susut I (63,20%). Faktor internal dan eksternal yang paling berpengaruh masing-masing adalah: threat: kepercayaan masyarakat terhadap mutu layanan (4,58), strength: pelaksanaan akreditasi Puskesmas (4,52), opportunity: kerjasama pihak ketiga (4,42) dan weakness: pelatihan SDM Puskesmas (3,80). Strategi dalam pengelolaan limbah medis padat yaitu (1) membuat perencanaan yang tepat, (2) melaksanakan pengelolaan limbah medis padat Puskesmas berdasarkan kebijakan dan SOP, (3) peningkatan mutu pelayanan puskesmas melalui akreditasi Puskesmas, (4) monitoring dan evaluasi terhadap pihak ketiga/penyedia dan (5) peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan.
SISTEM HIDROPONIK WICK MENGGUNAKAN AIR CUCIAN BERAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KANGKUNG DARAT (Ipomoea reptans Poir) Rikardus Tinja; I Ketut Sumantra; I Ketut Widnyana; Ni Putu Pandawani; I Gusti Ngurah Alit Wiswasta
Agrofarm: Jurnal Agroteknologi Vol. 2 No. 2 (2023): Agrofarm: Jurnal Agroteknologi
Publisher : Faculty of Agriculture and Business, Universitas Mahasaraswati Denpasar , Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali 80233

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

So far, hydroponic cultivation uses chemical fertilizers that have been formulated and are ready to be used by farmers, but not much use of organic fertilizers. In this study using a nutrient source from rice washing water with the aim of this research is to analyze the effect of rice washing water concentration on the growth and yield of land kangkung plants. Determining the best concentration of rice washing water in hydroponic cultivation of land spinach. This study used a randomized block design (RAK) with enem, namely treatment (A0) without washing rice (water pump), (A1) treatment with rice washed water 10 ml/1 liter of water, (A2) treatment with rice washing water 20 ml /1 liter of water, (A3) treatment of rice washing water 30 ml/1 liter of water, (A4) treatment of rice washing water 40 ml/1 liter of water, (A5) treatment of rice washing water 50 ml/1 liter of water, each treatment repeated four times so that the number of all treatments became 24. The results showed 50 ml/1liter of water gave the best growth results for all observed parameters, namely: plant height (cm), number of leaves (strands), leaf area (cm), leaf color, total fresh weight of plants (g), and total oven-dry weight of plants (g).
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KELOMPOK MASYARAKAT DALAM PERANCANGAN SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB Ridha, Rasyid; Widayanti, Baiq Harly; Huda, Akromul; Wijaya, I Made Wahyu; Widnyana, I Ketut; Ariati, Putu Eka Pasmidi; Tauladan, Anan; Aset, Arselinus
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19983

Abstract

Abstrak: Pesatnya perkembangan teknologi berdampak kepada sektor perdagangan yang mempengaruhi minat dan pola aktivitas masyarakat yang sebelumnya mengandalkan pasar konvensional beralih ke digital marketing. Dampak tersebut dialami juga oleh mitra kerjasama, mitra sasaran kelompok masyarakat serta Pemerintah Desa Sesait yang mengharuskan untuk beradaptasi melalui pelatihan dan pendampingan perancang sistem informasi kelompok masyarakat berbasis web sebagai upaya menigkatkan pengtahuan dan keterampilan mitra dalam penggunaan digital marketing sebagai media promosi dan pemasaran hasil produksi pertanian, peternakan dan potensi pariwisata yang berdaya saing. Metode pelatihan dan pendampingan yaitu metode Participatory Rural Appraisal (PRA), sedangkan dalam merancang sistem informasi menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall. Dimana kedua metode tersebut dilakukan kombinasi dalam pelaksanaanya sehingga di peroleh hasil dari evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk 25 peserta yang mengikuti kegiatan yaitu tingkat pengetahuan dan pemahaman tentang web meningkat menjadi 100% dari yang sebelumnya tingkat pengetahuan 68% dan tingkat pemahaman 40%, sedangkan untuk tingkat penggunaan web dari yang sebelumnya tidak mengerti mengoperasikan web menjadi 92% peserta mampu mengoperasikan web.Abstract: The rapid development of technology impacts the trade sector, influencing people's interests and activity patterns that previously relied on conventional markets to switch to digital marketing. This impact was also experienced by cooperation partners and target community groups as well as the Sesait Village Government, which required them to adapt through training and mentoring for web-based community group information system designers as an effort to increase partners' knowledge and skills in using digital marketing as a medium for promotion and marketing of competitive agricultural, livestock and tourism potential products. . The training and mentoring method is the Participatory Rural Appraisal (PRA) method while designing the information system uses the Software Development Life Cycle (SDLC) method with the Waterfall model. The two methods were combined in their implementation so that the results obtained from evaluation through pre-test and post-test for 25 participants who took part in the activity were that the level of knowledge and understanding of the web increased to 100% from the previous level of knowledge of 68% and level of understanding of 40 %, while the level of web usage went from previously not understanding how to operate the web to 92% of participants being able to operate the web.
PENDAMPINGAN PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH MENJADI BRIKET DAN PUPUK ORGANIK Baiq Harly Widayanti; Rasyid Ridha; Ahmad Akromul Huda; I Made Wahyu Wijaya; I Ketut Widnyana; Putu Eka Pasmidi Ariati; Leni Marlina; Denda Riratih
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #4 & International Community Service 2023
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah pertanian, peternakan dan perkebunan menjadi permasalahan jika tidak termanfaatkan dengan baik. Pengolahan limbah tersebut akan dapat menjadi sumber penghasilan lain bagi masyarakat jika memahami tatacara pengolahannya serta didukung oleh peralatan yang memadai. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk mendampingi masyarakat mengolah limbah menjadi briket dan pupuk organik padat dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat. Metode pengabdian yang digunakan yaitu dengan pendekatan participatory rural approach (PRA) dimana masyarakat diberikan pemahaman pengetahuan melalui penyuluhan, pelatihan atau praktek langsung dan pendampingan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat telah mampu dan memahami tahapan-tahapan di dalam membuat briket serta pupuk organik yang berbahan baku kotoran ternak dan limbah pakan ternak. Masyarakat telah mampu membuat briket dan membuat pupuk organik berbahan limbah secara mandiri.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK BERBASIS MIKROORGANISME SEBAGAI IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN IPA (BIOLOGI) DI SMP NEGERI 11 DENPASAR I Wayan Suanda; I Gusti Ayu Rai; Kadek Intan Rusmayanthi; I Ketut Widnyana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widya Mahadi Vol. 5 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LP3M Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/widyamahadi.v5i1.4313

Abstract

Training and assistance in making organic fertilizer from microorganism-based organic materials was carried out at SMP Negeri 11 Denpasar. This training and assistance in making organic fertilizer is a work program from SMP Negeri 11 Denpasar in collaboration with the community service team from PGRI Mahadewa University Indonesia. Making organic fertilizer through composting activities is one of various methods of processing organic waste which aims to reduce and also change the composition of waste into products that are useful in life. Waste produced in life activities from organic materials and plant leaf waste produced in school gardens can be processed into organic fertilizer by using microorganisms as activators. The students who carried out this organic fertilizer making activity were welcomed enthusiastically, there was a sense of curiosity, cooperation and high enthusiasm because it was related to science learning at school and their daily lives.
Community Empowerment Regarding Catfish Cultivation Using the Biofloc Method in Temba Lae Village, Dompu Regency Rubianti, Irma; Wiraningtyas, Agrippina; olahairullah, olahairullah; Wahyu Wijaya, I Made; Widnyana, i Ketut; Pasmidi Ariati, Putu Eka
Abdi Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v6i2.7704

Abstract

This activity aims to empower the economy of the residents of Temba Lae Village, Dompu Regency by developing catfish cultivation. The method used in this activity is a participatory approach. This activity involved the So Tolo Pari Farmers Group, totaling 25 people, as partners and research subjects. This study includes steps: socialization, training, mentoring, evaluation, and strengthening. Data was collected through secondary data, direct observation, interviews with key informants, and documents. Data were analyzed using data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. The research results show that community economic empowerment through the development of catfish cultivation has succeeded in increasing the community's knowledge, skills, economic and social aspects. Factors that influence the success of community empowerment are community support and active participation, stakeholder support and cooperation, availability and suitability of resources, and the application of participatory methods. The long-term impact of community empowerment is as follows: the community can develop an independent, sustainable and competitive catfish farming business, the community is able to improve the quality of life, independence and welfare; The community can contribute to regional development, especially in the fisheries sector. 
Penerapan Teknologi Urban Farming dan Aquaponik untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Desa Adat Kelan, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung Ariati, Putu Eka Pasmidi; Widnyana, I Ketut; Wijaya, I Made Wahyu; Prasiasa, Dewa Putu Oka
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 6 Vol. 1 Oktober, 2024
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v6i1.171

Abstract

Program Pemberdayaan Desa Binaan di Desa Adat Kelan, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, bertujuan untuk menjadikan desa tersebut sebagai desa wisata tangguh dan pro-lingkungan. Fokus utama kegiatan adalah pengelolaan hasil POC rumah tangga, peningkatan kapasitas masyarakat dalam bidang pertanian organik, serta penguatan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam mendukung pengembangan Desa Wisata Kelan. Beberapa kegiatan yang telah dilakukan meliputi pelatihan dan penyuluhan kepada kelompok PKK dan Pokdarwis. Pelatihan tersebut mencakup standardisasi pupuk organik cair dari limbah rumah tangga, pengelolaan kebun organik dengan sistem hidroponik dan aquaponik, penguatan kelembagaan desa wisata, pelatihan Bahasa Inggris bagi anggota Pokdarwis, serta diversifikasi produk wisata berupa eduwisata dengan memanfaatkan hidroponik dan aquaponik. Selain itu, tim pelaksana juga mendampingi proses standardisasi produk POC agar memenuhi standar kualitas yang memudahkan pemasaran. Peserta pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan, dengan 90% diantaranya mampu memproduksi POC berkualitas sesuai standar. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kualitas lingkungan desa, pembukaan peluang ekonomi baru, dan dihasilkannya produk eduwisata baru berupa kebun organik. Melalui sinergisitas antara pemerintah desa, masyarakat, dan perguruan tinggi, Desa Adat Kelan diharapkan dapat terus berkembang menjadi desa wisata yang berkelanjutan secara lingkungan, ekonomi dan sosial budaya. Kegiatan selanjutnya akan difokuskan pada penguatan pengetahuan dan pemahaman terhadap atraksi eduwisata, pengukuran kualitas POC, penyerahan bibit ikan dan teknologi irigasi tetes untuk kebun organik
EDUTOURISM URBAN FARMING UNTUK MEWUJUDKAN DESA WISATA KELAN TANGGUH DAN PRO-LINGKUNGAN Prasiasa, Dewa Putu Oka; Widnyana, I Ketut; Ariati, Putu Eka Pasmidi; Wijaya, I Made
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol. 7 (2024): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Wisata Kelan terletak di Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, dan mempunyai potensi wisata bahari dan wisata kuliner dengan memanfaatkan hasil laut berupa seafood sebagai menu utamanya. Potensi wisata tersebut saat ini sudah berjalan, namun secara ekonomi belum memberikan dampak yang maksimal. Hal ini disebabkan oleh menu pelengkap seafood berupa sayur-sayuran masih banyak dibeli dari luar Desa Wisata Kelan, padahal lahan perkebunan masih tersedia. Berdasarkan permasalahan tersebut maka solusi yang diberikan adalah penerapan Model Urban Farming Terintegrasi Aquaponik Bioflok, Ikan Nila Kebun Sayur Drip Irrigation. Model ini dikemas menjadi edutourism dengan sasaran siswa (SD dan SMP), wisatawan/pengunjung, dan masyarakat Desa Wisata Kelan. Implementasi solusi tersebut menunjukkan telah terjadi peningkatan pemahaman, pengetahuan dan keterampilan kelompok sasaran (Pokdarwis dan Ibu-ibu PKK), siswa (SD dan SMP), dan wisatawan/pengunjung mengenai Urban Farming Terintegrasi Aquaponik Bioflok, Ikan Nila Kebun Sayur Drip Irrigation. Selain itu, masyarakat yang berkecimpung pada usaha wisata kuliner juga mengalami peningkatan pendapatan akibat berkurangnya kebocoran (leakages) pembelian menu pelengkap seafood berupa sayur-sayuran, dan juga sebagai akibat keberhasilan penguatan lingkungan yaitu keberhasilan pengolahan sampah domestik menjadi Pupuk Organik Cair (POC) untuk mendukung Model Urban Farming Terintegrasi Aquaponik Bioflok, Ikan Nila Kebun Sayur Drip Irrigation.
Co-Authors A. A. Ketut Sudiana Abdul Muis Agrippina Wiraningtyas, Agrippina Anik Yuesti Aplorida Lingu Lango Aplorida Lingu Lango Aset, Arselinus Baiq Harly Widayanti Cokorda Javandira Denda Riratih Denok Lestari Deviani, Ni Wayan Dewa Gede Wiryangga Selangga Dewa Putu Aris Sadana Dewa Putu Oka Prasiasa Dwi Cahya, Ida Ayu Pradnya Dwie Kristina Juliastini Eka Lestari Farida Hanum Frizkiawan I Sompalele Gidion Lobo Lenga Helena Murni Hendra Pribadi Huda, Ahmad Akromul I G.N. Alit Wiswasta I GD Yudha Partama I GD. Yudha Partama I Gede Yudha Partama I Gusti Ayu Diah Yuniti I Gusti Ayu Rai I Gusti Ngurah Alit Wiswasta I Gusti Ngurah Anom I Gusti Ngurah Anom I Ketut De Supartana I Ketut Suada I Ketut Sumantra I Komang Sukendra I Made Budiasa I Made Diarta I Made Kartika I Made Subrata I MADE SUKERTA I Made Tamba I Made Wahyu Wijaya I Made, Budiasa I NENGAH MULIARTA I Nyoman Gede Maha Putra I Nyoman Patra I Nyoman Suta I Putu Sujana I Wayan Cipta, I Wayan I Wayan Seputra Kuspianto I Wayan Suanda Ida Bagus Swaputra Irma Rubianti jamila mustabi Kadek Ayu Ekasani Kadek Intan Rusmayanthi Kuspianto, I Wayan Seputra Leni Marlina Listihani, Listihani Ni Gst. Ag. Gde Eka Martiningsih Ni Putu Eka Pratiwi Ni Putu Pandawani Ni Putu Sukanteri Ni Wayan Ekayanti Nik, Nikolas Nyoman Utari Vipriyanti Olahairullah, Olahairullah Pandango, Semi Pande Komang Suparyana Partama, I GD Yudha Patra, I Nyoman Prabawa, Panca Dwi Putra, I Nyoman Gde Maha Putu Ayu Adi Atseriyani Diahantari Putu Edi Yastika Putu Edi Yastika Putu Eka Pasmidi Ariati Putu Fajar Kartika Lestari Putu Lasmi Yulianthi Sapanca Putu Lasmi Yulianti Sapanca Putu Lasmi Yuliyanthi Sapanca Putu Lasmi Yuliyanthi Sapanca, Putu Lasmi Yuliyanthi PUTU SEKARWANGI SARASWATI Putu Suwardike Rasyid Ridha Rasyid Ridha Rikardus Tinja Sapanca, Putu Lasmi Yulianthi Sapanca, Putu Yulianthi SATRIYAS ILYAS Semadi, Gusti Ngurah Yoga Semi Pandango Sri Jumiyati Sudirman Daeng Massiri Syukur Umar Tauladan, Anan Wardana, Miko Andi Wayan Maba Wedayani, Ni Made Wijaya, I Made Wiratama, I Gusti Ngurah Made Wiswasta, I Gusti Ngurah Alit Yakobus Pffeferius Edvend Saba Agu Yastika, Putu Edi Zofar Agluis Banunaek