Claim Missing Document
Check
Articles

The Educational Institutions of Prophet Muhammad's Era and Their Relevance to Modern Education Fihri, Ahmad; Rasyidi, Muhib; Amrillah, Rizki; Nuris, Anwar
Arfannur: Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : The Magister of Islamic Education IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/arfannur.v6i3.4211

Abstract

The importance of educational institutions in producing quality human resources was recognized from the very beginning of prophethood, evidenced by the special attention given by Rasulullah SAW to the development of Islamic education. During the initial phase of spreading Islam in Makkah, Prophet Muhammad SAW strategically utilized various institutions as centers for education and da'wah (preaching). Although these institutions were not yet as formal as modern schools or ancient Greek institutions, they played a crucial role in advancing the Muslim community. These institutions served as centers for the regeneration and development of Islamic civilization, laying the foundation for the advancement of knowledge and social development. Among them were: 1) Darul Arqam, the house used for the first, often secretive, teaching of Islam; 2) The Mosque, which functioned as a place for gathering, learning, and discussing social community issues; 3) Suffah, a space connected to the mosque for boarding students and disciples; and 4) Kuttab, an educational institution specifically for children. The significance of this study is to highlight that the architecture of Islamic education was established early on, demonstrating that a commitment to scholarship is an essential foundation for shaping the identity and civilization of the Ummah.
IMPLEMENTASI PERAN MORAL DAN SOSIAL GURU PAI TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR Aina Salsabila; Husna Nabila; Fi Jannatin Aliyah; Rizki Amrillah
Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam Vol. 8 No. 2 (2025): Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/dirasah.v8i2.798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi peran moral dan sosial guru Pendidikan Agama Islam (PAI) berkontribusi terhadap pendidikan karakter di sekolah dasar. Permasalahan yang mendasari kajian ini adalah masih rendahnya optimalisasi peran guru PAI sebagai teladan moral sekaligus agen sosial di lingkungan sekolah, meskipun tujuan utama pendidikan Islam menekankan pembentukan akhlak mulia peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif, mengkaji data sekunder berupa buku teks, artikel jurnal nasional maupun internasional, tesis, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis isi dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi peran kunci guru PAI, strategi implementasi, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran moral guru PAI sebagai role model berpengaruh signifikan dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab melalui keteladanan yang konsisten. Sementara itu, peran sosial guru PAI tercermin melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial sekolah yang membangun budaya gotong royong dan empati. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan kebijakan sekolah, pelatihan kompetensi sosial guru, dan kemitraan dengan orang tua agar implementasi peran moral dan sosial guru PAI berjalan optimal dan berkelanjutan.
DAMPAK IMPLEMENTASI SISTEM ZONASI TERHADAP PENGEMBANGAN DIRI DALAM PERSPEKTIF ISLAM Ariyanti, Muthia; Afifah, Isma; Amrillah, Rizki; Ruslian, Mutira; Devi Safitri, Rayi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.14444

Abstract

This research was written to obtain an explanation regarding (1) What is the zoning system, (2) What is the concept of self-development in Islam, (3) What is the Islamic perspective in education, (4) What impacts will occur regarding the implementation of the zoning system from an Islamic perspective. This research is a qualitative descriptive study. The approach used is a qualitative approach with descriptive methods. Implementing a zoning system for educational purposes, especially in the context of personal development from an Islamic perspective, involves addressing issues related to equal access to education and its impact on individual growth. The zoning system can be considered as an effort to improve the quality of education so that every student has fairer and equal access to education.Self-development in an Islamic perspective is an effort to comprehensively improve one's self-quality. How to develop yourself according to Islamic teachings, namely maintaining and maintaining your physical body, knowing yourself and your potential, building self-esteem and developing your potential. From the hadith and the word of Allah above, it can be concluded that seeking knowledge in Islam is obligatory. Apart from being a provision for the afterlife, knowledge itself also prepares us to compete in the future so that we can get a decent life. People who seek knowledge in Islam are privileged, elevated in rank, and Allah orders angels to spread their wings for Muslims who leave the house with the aim of seeking knowledge.  Keywords: islamic perspective, self development, zoning system
Co-Authors Abimubarok, Achmad Afifah, Isma Agustina, Fahimma Arra Ahmad Naufal, Ahmad Aina Salsabila Aliyah, Fi Jannatin Amalia, Nazwa Amelia, Destia Ana Lestari Anggun, Dewi Anwar Nuris, Anwar Aprischa Ajeng Martiana Arienda Karenina Ariyanti, Muthia Arrumaisha Fasya Nuriy Arsika, Intan Dihni Ayu azzahra, Sekar Ayu, Dyah Sekar Chusnan, Masyitoh Cici Sintia Dewi Damayanti, Nurmalita Dea Amanda Putri Deshi Karunia Hajarwati Desra Reifka Rhaudia Devi Safitri, Rayi Dinanti, Shafa Desliana Elisya Laesya Tasya Erna Widyastuti Farisah Shabrina Fatahillah, Axl Ferrari Fauzi, Nadhifa Azqia Fauziah Aldini Fi Jannatin Aliyah Fihri, Ahmad Fitria, Gina Handayani, Feby Lia Heni Ani Nuraeni Husna Nabila Hutabarat, Rodesma Indra, Ghaida Jatri, Intan Safira Julyani, Tri Nadia Kansha Dianita Pramesti Lestari, Fani Dwi Limbangan, Nida Aulia Pangesti Lukmanul Hakim Manik, Fransiska Evayanti Maulina, Saskia Mayra Amanda Putri Miftahul Jannah, Rumaysah Mugiarti, Resmi Muhammad Fahmil Kamal Muhammad Ilham Fadhlurrahman Muhammad Rayhan Muhammad Salman Munbaits, Tika Bilqis Musafaah, Rizki Yahrulaji N. Oneng Nurul Bariyah Nabila, Husna Natasha, Devvi Nova, Wanda Putri Nur Indah Meisya Nurhuda Rizqia Hasanah Puteri Oktaviana, Arshya pengelola, pengelola Prasetya, Hendri Pratama, Friska Surya Pratama, Jessica Anisa Purwidianto Putri, Dini Aulia Apriansyah Rahayuningsih, Rista Tri Rahmatiya, Rizqa Ramadani, Bagas Prasetyo Rasyidah, Arifah Rasyidi, Muhib Ressa, Ressa Ridhawati, Sarah Ridho Arifiansyah Rika Sepriani Ruslian, Mutira Safarudin Safarudin, Safarudin Salsabela, Itiya Salsabila, Aina Santi , Hilda Ayu Nur Sarlina, Siti Farida Setiawati, Titin Siti Rahmi, Siti Suliyanto, Salsabila Dewanty Suwarsih, Amelia Nia Pradipa Asih Syahidah, Hikmah Haula Syifa Maharani Larasati Tiara Sekar Harnum Tussoleha, Dhea Vanya, Aprella Alivia Vionita, Deviyani Wafiqotul Adibah Wildan, Ahmad Raihan Wiriastuti, Tata Oktaviani Yudha Maulidandi Saputra Yusriyyah Febriani Putri Zahrotun Nisa, Zahrotun