Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku ekonomi rumah tangga buruh tani di Desa Selorejo, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, dengan fokus pada karakteristik buruh, alokasi waktu kerja, pendapatan, pengeluaran, dan dinamika ekonomi rumah tangga. Metode survei dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif digunakan pada 35 rumah tangga yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) buruh tani bekerja secara musiman dengan rata-rata 50,36 hari kerja per bulan—35,07 hari untuk usaha tani dan 3,69 hari untuk kegiatan non-pertanian; (2) sumber utama pendapatan berasal dari pertanian, rata-rata sebesar Rp6.983.866 per bulan atau 97% dari total pendapatan; dan (3) pengeluaran rumah tangga mencapai Rp3.311.920 per bulan, terdiri dari 48% untuk pangan dan 52% untuk non-pangan. Temuan ini menunjukkan bahwa rumah tangga buruh tani menerapkan strategi ekonomi adaptif seperti diversifikasi pekerjaan dan efisiensi pengeluaran untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.