p-Index From 2021 - 2026
8.129
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PERGESERAN PARADIGMA PESANTREN Zaenal Arifin
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 22 No. 1 (2011): Jurnal Tribakti
Publisher : Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v22i1.57

Abstract

Pesantren adalah lembaga pendidikan Islam tradisional di Indonesia yang berperan penting dalam melestarikan dan mengembangkan ilmu-ilmu keislaman. Selain itu, pesantren berperan dalam pembentukan karakteristik umat Islam Indonesia. Pesantren dianggap sebagai semacam local genius karena keunggulannya dalam transmisi keilmuan maupun pelestarian tradisi. Selama Orde Baru, pesantren bersaing dengan sekolah-sekolah yang diakui oleh pemerintah. Selain itu, pola kehidupan manusia modern juga turut serta mempengaruhi eksistensi pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional. Untuk mempertahankan eksistensinya, pesantren melakukan beberapa perubahan yang dianggap perlu, namun tetap menjaga tradisi-tradisi warisan masa lalu. Perubahan-perubahan yang dilakukan pesantren mencakup kurikulum, sistem pendidikan, dan orientasi pendidikannya.
PERILAKU KEPEMIMPINAN TRADISIONAL PESANTREN Zaenal Arifin
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 24 No. 2 (2013): Jurnal Tribakti
Publisher : Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v24i2.176

Abstract

Kepemimpinan tidak bisa dilepaskan dari kata ‘kekuasaan’, karena kekuasaan merupakan modal untuk menjadi pemimpin. Arti kepemimpinan itu sendiri adalah proses mempengaruhi orang lain untuk melakukan sesuai dengan kehendak pemimpin. Sementara perilaku kepemimpinan dapat dikategorikan pada 2 (dua) kategori, yaitu perilaku yang perhatiannya pada hasil produksi, dan perilaku yang perhatiannya cenderung pada sumber daya manusia. Perilaku kepemimpinan tradisional atau yang sering disebut sebagai gaya kepemimpinan otoriter adalah perilaku kepemimpinan yang seringkali memberi lingkup yang sangat sempit terhadap kebebasan, kreatifitas dan inisiatif bawahan. Pihak bawahan selalu melakukan apa yang difatwakan oleh atasannya, pendapat dan inisiatif  bawahan hampir tidak ada. Dan sekiranya bawahan mempunyai inisiatif dan potensi tinggi ia hanya cukup untuk menjalankan fatwa kiai.Sistem organisasi yang dicantumkan dalam bentuk formal tidak seluruhnya berpengaruh terhadap mekanisme kerja sehari-hari. Pemetaan sistem administrasi didominasi oleh fatwa kiai dan sangat jarang bersumber dari tugas dan fungsi jabatan yang ditetapkan dalam organisasi. Sifat hubungan kiai dan kariawan bawah dalam gaya kepemimpinan jenis ini menunjukkan tanda-tanda kekerabatan
ANALISIS PENGARUH KETRAMPILAN KEWIRAUSAHAAN DAN JIWA KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA DENGAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING: (Studi pada Universitas Muria Kudus) Zaenal Arifin; Sukirman, Sukirman; Nurul Rizka
Jurnal Ilmiah Ekonomika & Sains Vol 3 No 1 (2022): JIESA: Jurnal Ilmiah Ekonomika & Sains: Mei 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) - Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jiesa.v3i1.350

Abstract

Mahasiswa yang sebagai salah satu kelas intelektual di masyarakat sudah seharusnya menjadi pelopor dalam mengembangkan semangat kewirausahaan. Seiring dengan berkembangnya arus globalisasi, kewirausaan juga semakin menjadi perhatian penting dalam menghadapi tantangan globalisasi yaitu kompetisi ekonomi global dalam hal kreativitas dan inovasi. Hal ini disebabkan karena organisasi - organisasi yang terampil sukses menghasilkan ide-ide baru, akan mendapatkan keunggulan bersaing dan tidak akan tertinggal di pasar dunia yang terus berubah dengan cepat. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analis AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ketrampilan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha. (2) Jiwa kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha. (3) Ketrampilan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berwirausaha. (4) Jiwa kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berwirausaha. (5) Motivasi berwirausaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha. (6) Ketrampilan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha melalui motivasi berwirausaha.
PENERAPAN PRINSIP GOOD ENVIRONMENTAL GOVERNANCE DALAM PENGELOLAAN SAMPAH di KOTA SURABAYA Mas Rara Tri Retno Herryani; Zaenal Arifin
Dinamika Hukum & Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2023): DINAMIKA HUKUM DAN MASYARAKAT
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300 KB) | DOI: 10.30737/dhm.v6i1.4667

Abstract

ABSTRAKPertumbuhan ekonomi di Kota Surabaya juga dipengaruhi oleh industriindustri asing terutama dalam property seperti dibangunnya Gedung pencakarlangit, mall, apartemen, plaza dan hodtel berbintang di setiap tahunnya. Sehinggasebagai kota besar, Kota Surabaya memiliki banyak permasalahan terutamamengenai lingkungan. Penelitian dilaksanakan melalui metode studi kepustakaanyaitu pendekatan normatif empirik yang menggabungkan data daripada bahanhukum primer berupa regulasi yang ada dengan kejadian-kejadian Hukum dankekuasaan merupakan dua hal yang berbeda namun saling mempengaruhi satu samalain. Konsep Good Environmental Governance menurut Nur Faisah dan Andi LuhurPrianto yaitu bagaimana kita mengelola dan berinteraksi dengan lingkungan dalambingkai konseptual. Environmental Governance menitikberatkan pada kebutuhanuntuk memahami dan mengelola adanya hubungan timbal balik atau feedbackekosistem anatara dengan sistem social. Di dalam Undang-Undang N0.32 tahun2004 tentang Pemerintahan Daerah juga menyatakan bahwa salah satu urusanpemerintah daerah provinsi dan Kabupaten/Kota adalah penegendalian lingkunganhidup termasuk permasalahan sampah.Kata Kunci : Prinsip, Good Environmental, Governance.
Penatalaksanaan Anestesi pada Operasi Orif E.C Fraktur Ankle pada Pasien dengan Fraktur Servikal Zaenal Arifin; IG Ngurah Rai Artika
Jurnal Komplikasi Anestesi Vol 1 No 2 (2014): Volume 1 Number 4 (2014)
Publisher : This journal is published by the Department of Anesthesiology and Intensive Therapy of Faculty of Medicine, Public Health and Nursing, in collaboration with the Indonesian Society of Anesthesiology and Intensive Therapy , Yogyakarta Special Region Br

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jka.v1i2.5538

Abstract

Latar Belakang. Fraktur cervical kira-kira terjadi ada 5-10% pasien yang datang ke Instalasi Gawat Darurat dalam keadaan tidak sadar. Kebanyakan fraktur cervical tersebut terjadi pada 2 level. Sepertiga dari fraktur terjadi pada level C2 dan 2/3 lainnya terjadi pada level C6 atau C7.Kasus. Dilaporkan penatalaksanaan anestesi pada operasi ORIF terhadap seorang laki-laki umur 22 tahun dengan fraktur terbuka bimaleoler dari ankle kiri, dengan oedem cerebri dan fraktur cervical IV. Anestesi dilakuan dengan teknik blok saraf perifer yaitu kombinasi blok nervus femoralis dan blok nervus sciatik distal. Pada blok nerfus femoralis digunakan obat anetesi local berupa lidocaine 1% 20 cc dan pada blok nervus sciatik distal diberikan obat anestesi local berupa bupivacaine 0,5% isobaric 25 cc.Operasi berlangsung selama 3 jam 20 menit. Durante operasi hemodinamik stabil. Tekanan darah sistolik berkisar 100-125 mmHg, diastolic 65-80 mmHg, frekuensi jantung 70-95 x/menit. Perdarahan sekitar 100 cc dan urine output 200 cc. Post operasi pasien kembali ke bangsal
Implementation of Red Ocean Strategy in MSMEs: A Case Study of Warung Sambal Nagih Bang Hepi Yogyakarta – Performance and Marketing Strategy Analysis Zainul Muttaqin; Anas Hidayat; Zaenal Arifin
International Journal of Economics, Business and Innovation Research Vol. 4 No. 02 (2025): International Journal of Economics, Business and Innovation Research( IJEBIR)
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In starting a business, especially on the MSME (Micro, Small and Medium Enterprises) scale, many business people go directly into existing markets and existing business models or commonly called Red Ocean. Especially in the culinary business, if there are still humans alive, the need for food remains, the potential for the culinary business also remains. The application of the Red Ocean Strayegy theory in building the Warung Sambal Nagih Bang Hepi MSME business in Yogyakarta is a way for business people that entering into an existing market still has the potential to compete, but it is necessary to make adjustments to the added value of their business as an additional strategy. This research analyzes business performance from the aspects of marketing, production, human resources, and finance. The results showed that the implementation of Red Ocean Strategy with added values such as affordable prices, extra rice portions, and free delivery services succeeded in making the business survive in a competitive market. Solutions implemented include special promos, CRM management, and adaptation to national economic dynamics. The conclusion shows that the business still exists and survives with a surplus profit of IDR 4,695,500 in period January-October 2024.
PERLINDUNGAN HUKUM HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL DALAM KONTRAK FRANCHISE PRODUK CHEMICAL JOSS CLEAN Di Angelo Fellest Hyaning Sabda; Zaenal Arifin; Endang Setyowati
Semarang Law Review (SLR) Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slr.v6i1.11583

Abstract

This study aims to determine the application of Intellectual Property Rights in the franchise agreement on the Chemical Joss Clean Product Franchise contract and the legal consequences if there is a breach of contract on the Chemical Joss Clean Product Franchise. The innovative and environmentally friendly "Chemical Joss Clean" product is highly dependent on the protection of intellectual property rights (IPR) such as copyright, trademarks, patents, and trade secrets. To prevent unauthorized use, this study highlights the importance of the franchise agreement as a legal protection tool for the parties involved, and can sue legally if there is a violation, thus providing a sense of security and legal certainty between PT. Muhandas Citra Cemerlang as the franchisor and Franchisee CV. Damar Luhur Abadi as the recipient of the Franchise regarding the implementation of the franchise agreement. The urgency of the research is to ensure the success and sustainability of the franchise business. The research method uses juridical law with qualitative data analysis. The results of this study are the Franchise Agreement between PT. Muhandas Citra Cemerlang and CV. Damar Luhur Abadi has fulfilled the elements contained in Article 1320 of the Civil Code so that the agreement that has been established will bind both parties and become law for both parties. Points concerning IPR are regulated in Article 12 of Intellectual Property Rights in the Joss Clean product business partner agreement letter. The supervision mechanism from the franchisor to ensure that franchisees comply with the provisions related to the IPR of Joss Clean products, both PT. Muhandas Citra Cemerlang and CV. Damar Luhur Abadi have committed to jointly maintaining and supervising the use of the Joss Clean brand in accordance with the applicable agreement.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Hak Kekayaan Intelektual dalam perjanjian waralaba pada kontrak waralaba (Franchise) Produk Chemical Joss Clean dan akibat hukum apabila terjadi wanprestasi pada kontrak Franchise Produk Chemical Joss Clean. Produk "Chemical Joss Clean" yang inovatif dan ramah lingkungan sangat tergantung pada perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI) seperti hak cipta, merek dagang, paten, dan rahasia dagang. Untuk mencegah penggunaan yang tidak sah, penelitian ini menyoroti pentingnya perjanjian franchise sebagai alat perlindungan hukum bagi para pihak yang terlibat, dan dapat menuntut secara hukum jika terjadi pelanggaran, sehingga memberikan rasa aman dan kepastian hukum antara PT. Muhandas Citra Cemerlang selaku franchisor dan Franchisee CV. Damar Luhur Abadi selaku penerima Franchise mengenai pelaksanaan perjanjian waralaba (Franchise). Urgensi penelitian untuk menjamin keberhasilan dan kelangsungan bisnis franchise. Metode penelitian menggunakan hukum yuridis dengan analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini adalah Perjanjian Waralaba antara PT. Muhandas Citra Cemerlang dan CV. Damar Luhur Abadi telah memenuhi unsur-unsur yang terdapat pada Pasal 1320 KUHPerdata sehingga kesepatakan yang telah terjalin akan mengikat kedua belah pihak dan menjadi hukum bagi kedua belah pihak. Poin-poin yang menyangkut HKI diatur dalam Pasal 12 Hak Kekayaan Intelektual pada surat perjanjian mitra bisnis produk Joss Clean. Mekanisme pengawasan dari pihak franchisor untuk memastikan penerima waralaba mematuhi ketentuan terkait HKI produk Joss Clean baik pihak PT. Muhandas Citra Cemerlang dan CV. Damar Luhur Abadi sudah berkomitmen untuk bersama-sama menjaga dan melakukan pengawasan penggunaan merek Joss Clean sesuai perjanjian yang berlakuCemerlang dan CV. Damar Luhur Abadi sudah berkomitmen untuk bersama-sama menjaga dan melakukan pengawasan penggunaan merek Joss Clean sesuai perjanjian yang berlaku.
AUDIT TATA KELOLA DAN MANAJEMEN RISIKO TEKNOLOGI INFORMASI PADA WEBSITE KANTOR CAMAT PAYUNG SEKAKI MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 2019 Jamali, Raihan Hafidz; Zaenal Arifin; Megawati
Jurnal Rekayasa Sistem Informasi dan Teknologi Vol. 2 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jrsit.v2i4.2319

Abstract

The rapid development of information technology requires every agency, including government agencies, to manage IT effectively and efficiently to improve the quality of public services. One form of IT utilization is the implementation of a web-based public complaint information system, such as that carried out by the Payung Sekaki Sub-district Office. However, the absence of a formal evaluation based on the IT governance framework raises the need for an information system audit. This research aims to evaluate IT governance and risk management using the COBIT 2019 framework, specifically in domains APO01 (Managed I&T Management Framework) and APO12 (Managed Risk). The research method used is a qualitative approach with observation, interview, and questionnaire techniques. The results of the capability level measurement show that both domains are at Level 2 (Managed Process), which means that the process has been carried out but has not been formally documented and periodic evaluations have not been carried out. This research provides recommendations in the form of formal SOP preparation, regular training, and periodic evaluation as an effort to improve IT governance capabilities.
TAFSIR GENDER DAN PERAN PENDIDIKAN ISLAM BAGI PEREMPUAN DI ZAMAN KOLONIAL Nasri, Ulyan; Nasirin; M. Mizanul Haq; Undiadi; Nurdiah; Zaenal Arifin; Multazam Hajras
GAHWA Vol 3 No 2 (2025): JANUARY-JUNE
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/gahwa.v3i2.544

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji skrip emansipasi perempuan melalui tafsir gender dan peran pendidikan Islam pada masa kolonial di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan historis-kritis dan studi pustaka. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi terhadap arsip, karya tokoh, dan literatur sejarah. Analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi pola tafsir dan strategi pendidikan yang digunakan tokoh-tokoh Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh-tokoh seperti Rahmah el-Yunusiyyah di Padang Panjang, dan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid di Lombok—yang mendirikan Madrasah Nahdlatul Banat Diniyah Islamiyah (NBDI)—telah menyusun skrip emansipasi berbasis Islam melalui pendidikan bagi perempuan. Mereka menafsirkan ajaran Islam secara progresif dan kontekstual sebagai basis perjuangan kesetaraan. Kesimpulannya, pendidikan Islam pada masa kolonial bukan hanya sarana dakwah, tetapi juga alat pemberdayaan perempuan. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya reinterpretasi ajaran Islam yang inklusif untuk mendukung perjuangan gender masa kini. Emansipasi perempuan Muslim bukanlah produk Barat semata, tetapi bagian dari khazanah perjuangan Islam Nusantara.
Transformation of Islamic Education: Exploring Historical Roots and Its Development in Indonesia Zaenal Arifin; Jalaluddin; Syifa; Yeyen; Illman; Attar
International Journal of Integrative Sciences Vol. 3 No. 12 (2024): December 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijis.v3i12.13006

Abstract

This study examines the development of Islamic education in Indonesia from the time of the Islamic kingdom, Dutch colonialism, Japanese colonialism, to the Old Order and New Order eras. During the Islamic kingdom, Islamic education developed through traditional institutions such as Islamic boarding schools, which played an important role in the spread of Islamic teachings. This study shows that Islamic education in Indonesia has gone through different stages, from traditional Islamic boarding schools to modern educational institutions, reflecting local conditions and adaptation to global challenges. In addition, this study also discusses organizations, institutions, and figures who have contributed greatly to the development of Islamic education in Indonesia, and reviews the Islamic education system in relation to national education. The results of this study are expected to provide a deep understanding of the dynamics of Islamic education in Indonesia and its contribution to the development of the national education system
Co-Authors A. Nurul Azizah Ar Ade Irawan Agan Sutanto Ah. Fawaid Ah. Fawaid Ahmad Badi' Ahmad Fatikhul Udin Aisyah Nurhalizah Akbar Dafi Isworo Putra Amalia Amalia Amar, Saiful Ambar Murnawati Amelia Fadilah Amelia Fadilah Anas Hidayat Andi Achmad Zulkarnaen Aries Jehan Tamamy Arif Rahindra Arry Dwi Syahputra Ary Tara Rosita Asep Muladi Asmana, Arezqi Tunggal Asokawati, Dewinta Atsqbit, Aqid Attar Aulia, Chanda Babun Suharto Bahmid Bahrul Baik Heni Rispawati Baiq Rulli Fatmawati Baiq Rully Fatmawati Choirihi, Muchammad Christina Diah Wijayanti Dadang Budi H Dede Monika Dewi Nursukma Purqoti Di Angelo Fellest Hyaning Sabda Dian Istiana Dian Istiana Dian Kasoni Dian Septiandani Dicky Cahyadi Drajat Wahyu Sasongko Endah Pujiastuti Endang Setyowati Farsya Azzahra Fatmawati, Baiq Ruli Gunawan Setiadi Guntur Marsudi H. Yusep Mulyana Hadi Wuryandanu Hapipah Harir, Moh Harum Silvia Kusuma Putri Helmy Rahadian Heriawan Herlina, Siskha Maya IG Ngurah Rai Artika ILHAM Illman Imam Maksum Imanuel Kurniawan Arif Soetedjo ISTIANAH Jalaluddin Jamali, Raihan Hafidz Kadi Sukarna Kasnaeny Karim Kukuh Sudarmanto Liesnaningsih Liesnaningsih Lolita Endang Susilowati M. Mizanul Haq Mahendra Hakim Mahrup Maman Suparman Mansur Ma’Shum Mansyur Ramly Mansyur, Masykur H. Mas Rara Tri Retno Herryani Megawati Mennix Hamonangan Miftah Arifin Mochamad Haris Candra Purnama Moh Thamsir Moh. Romli Mohammad Aulia Muaffa, Aulia Muhamad Maimun Muhammad Ary Rafly Alif Muhammad Junaidi Muhammad Rizalul Wahid Muhammad Zul Efendi Manurung Multazam Hajras N. Fathurrohman Nanggara Ricky Ardian Nasirin Niken Astuti, Niken Nuno Guil Hermino Pacheco Magno Nunung Nuryani Nurdiah Nurdiana Handayani Nurlathifah, Nailah Nurul Rizka Puri Pratami Ardina Ningrum Purqoti, Dewi Nur Rahmat Kurniawan RAHMAT ZUBANDI THAHIR Ramdhania, Nur Aisyah Risyda Aini Khoerunnisa Rohmat Taufiq Rusiana, Harlina Putri Saharul Alim Siadi Siadi Siti Wahyuni Soegianto Soegianto Soegianto, Soegianto Sri Utaminingsih St. Sukmawati S. Sukirman Sukirman Sukrisno, Wijayono Hadi SULISTIYANI SULISTIYANI Supriyadi Supriyadi Supriyadi Sutowo, Shahaby SUTRISNO Syaifuddin Zuhri Syauqi Amani Syifa Tiara Selvia Putri Tisna Amijaya Umminingsih Undiadi Utomo, Atok Dadyo Yeyen Yor Hananta Zainul Muttaqin Zuliardi, Zuliardi