p-Index From 2021 - 2026
7.858
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Pendidikan Indonesia SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED KEMBARA Kajian Linguistik dan Sastra Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual AL ISHLAH Jurnal Pendidikan Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Eralingua : Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Journal of Language Learning and Research (JOLLAR) Jurnal SOLMA Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics Perspektif Ilmu Pendidikan MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Teknologi Pendidikan Lectura : Jurnal Pendidikan Jurnal Basicedu Journal of Educational Research and Evaluation BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Pendidikan Edutama PrimaryEdu - Journal of Primary Education GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Attractive : Innovative Education Journal Jurnal Paedagogy INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of Sustainable Community Development (JSCD) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Journal of Language Learning and Research Jurnal Cakrawala Pendas Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Basicedu REFEREN Widyaparwa Eduvest - Journal of Universal Studies Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia BAHASTRA Jurnal Inovasi Global Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS) Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics
Claim Missing Document
Check
Articles

Inhibiting Factors in Beginning Reading Ability of Class I Elementary School Students Afifah Nur Fadhilah; Ade Hikmat
Jurnal Paedagogy Vol 9, No 4: Jurnal Paedagogy (October 2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v9i4.5629

Abstract

This study aims waas to describe the inhibiting factors for early reading in grade 1 elementary school students and find the right solution to overcome these students' early reading difficulties. The type of research used was escriptive qualitative with case study method. The subjects in this study were IC class students at SDN Srengseng Sawah 15 Pagi totaling 32 students. Data collection techniques in this study were observation, interviews with (teachers, students and parents of students) and documentation. Data analysis technique was one by data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of this study indicate that the inhibiting factors for early reading in grade I students at SDN 15 Pagi South Jakarta include: 1). Factors of interest in reading students who are still very lacking, (2). Family factors become significant influencing students' reading ability 3). Environmental factors where they come from effect the development of children. Solutions that can overcome the difficulties of early reading are: (1) Teachers provide additional study hours for children to learn to read, (2) Parents must give attention, motivation and encouragement to children, (3) The home environment, the need to limit and monitor children in playing and provide learning facilities at home for children.
Competency achievement indicators in Indonesian high school electronic school books: Overview of the development of creative-innovative thinking aspects Imam Safi'i; Wini Tarmini; Ade Hikmat; Prima Gusti Yanti
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v8i2.21304

Abstract

Creative-innovative thinking is an important competency to be developed in students so that they can be equipped in solving various challenges they face. One of the efforts to increase student competence can be done through the provision of textbooks. The purpose of writing this article is to explain the results of research on creative-innovative aspects which are indicators of competency development in high school electronic school books. The method used is content analysis, namely through excavation and in-depth meaning of various data on creative-innovative aspects in indicators of achievement of Indonesian high school electronic schoolbook competencies. The source of the data in this study was the Indonesian language electronic school book for SMA class X, XI, and XII published by the Ministry of Education and Culture. Based on the research that has been done, data is obtained, that in general the development of indicators of competency achievement has been associated with various creative-innovative aspects. However, there are still some creative-innovative aspects that have not been developed optimally, namely expressing creative ideas conceptually and practically, using failure as learning, and adapting and contributing to new situations. Each of these aspects is only 2.5%, 1.0%, and 0.5% of the total competency development indicators in the Indonesian high school electronic school book. The results of this study can be used as a basis for further development of creative-innovative aspects in Indonesian language textbooks.
PENGARUH PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Afifah Meiliyana; Ade Hikmat
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.2816

Abstract

Kemampuan menulis puisi yang masih rendah diantara siswa kelas IV SD Negeri Kapuk 08 Petang membutuhkan media pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk mengeksplorasi kemampuan yang siswa miliki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan menulis puisi pada siswa kelas IV SD Negeri Kapuk 08 Petang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Exsperiment dan menggunakan tipe pretest posttest design. Sampel yang digunakan berasal dari kelas IV A dan IV dengan jumlah masing-masing sebanyak 31 siswa. Peneliti melakukan pengujian kualitas instrument terlebih dahulu sebelum menggunakan instrument untuk uji lebih lanjut. Pengujian persyaratan analisis menggunakan uji Normalitas, Uji Homogenitas, dan Uji t independent sample. Hasil penelitian ini adalah 1) ada perbedaan kemampuan menulis puisi antara kelas experiment pretest dengan kelas experiment posttest. 2) ada perbedaan tanggapan siswa tetang pendekatan CTL antara kelas experiment pretest dengan kelas experiment posttest.
Penerapan Teori Moody Dalam Pembelajaran Apresiasi Lagu Tujuh Belas Karya Tulus Ikah Atikah; Ade Hikmat
REFEREN Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.997 KB) | DOI: 10.22236/referen.v1i1.9172

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran penerapan pembelajaran apresiasi sastra dengan metode Moody yang menggunakan lirik lagu Tujuh Belas karya Tulus. Metode Moody dipakai sebagai cara untuk membuat pembelajaran apresiasi sastra menjadi tidak membosankan dimana siswa akan lebih banyak aktif menggali makna suatu karya di dalam kelas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh menggunakan analisis yang menghasilkan penggambaran penerapan pembelajaran apresiasi sastra menggunakan lirik lagu. Hasil dari penelitian ini, guru dapat menggunakan metode Moody untuk menyampaikan pembelajaran apresiasi sastra yang lebih menarik karena menggunakan enam tahapan yaitu pelacakan awal, penentuan sikap praktis, introduksi, penyajian, diskusi dan pengukuhan. Keenam tahapan ini mencakup dua prinsip sastra yaitu pertama, sastra sebagai pengalaman dengan memberikan pengetahuan baru kepada siswa melalui kegiatan apresiasi dan yang kedua adalah sastra sebagai Bahasa dimana siswa dapat menelaah unsur kebahasaan yang terkandung dalam lirik lagu tersebut. Kata kunci: Apresiasi Sastra; Moody; Lirik Lagu
MODEL KESANTUNAN BERBAHASA SISWA TIONGHOA DI SEKOLAH PAH TSUNG JAKARTA: KAJIAN ETNOGRAFI KOMUNIKASI Muhammad Yusuf Saputro; Wini Tarmini; Ade Hikmat
Widyaparwa Vol 48, No 2 (2020)
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.517 KB) | DOI: 10.26499/wdprw.v48i2.646

Abstract

This research is aimed to know and describe further detail about how the politeness in the language of Chinese students at Pah Tsung School Jakarta, by looking at the forms of politeness used by Chinese students in speaking. The research approach used was a qualitative approach with an ethnographic study of communication methods. The researcher collected research data using literature/documentation methods, records, interviews, direct observation, and FGD with language and language politeness experts. Then, the data were analyzed using the content analysis method equipped with analysis tables. The data of this research are in the form of students’ and teachers’ speeches both written and oral. According to that, it was discovered that ten forms of politenesses of Leech (2014) were implemented, namely generosity maxim of 5.3%, tact maxim of 12.4%, approbation maxim of 6.2%, modesty maxim of 0.9%, obligation S to O maxim of 18.6%, obligation O to S maxim of 8,8%, agreement maxim of 19,5%, opinion reticence maxim of 20,4%, sympathy maxim of 5,3%, and feeling reticence maxim of 2,7%. Based on these results, the forms of Chinese students’ politeness language at Pah Tsung School are dominated by the opinion reticence maxim, the agreement maxim, and the obligation S to O maxim. The lingual forms in speaking also have unique characteristics in each maxim.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan secara mendalam model kesantunan berbahasa siswa Tionghoa di Sekolah Pah Tsung Jakarta dengan melihat wujud-wujud kesantunan berbahasa yang dipergunakan siswa Tionghoa dalam bertutur. Pendekatan penelitian yang digunakan yakni pendekatan kualitatif dengan metode etnografi komunikasi. Peneliti mengumpulkan data penelitian dengan metode pustaka/dokumentasi, rekam, wawancara, observasi langsung, dan FGD dengan pakar bahasa dan kesantunan berbahasa. Pengolahan data menggunakan metode analisis isi yang dilengkapi dengan tabel analisis. Data penelitian ini berupa tuturan siswa dan guru, baik secara lisan maupun tulis. Pada tuturan tersebut, diperoleh hasil sebagai berikut: penerapan wujud dari sepuluh kesantunan Leech (2014), yaitu generosity maxim 5,3%, tact maxim 12,4%, approbation maxim 6,2%, modesty maxim 0,9%, obligation S to O maxim 18,6%, obligation O to S maxim 8,8%, agreement maxim 19,5%, opinion reticence maxim 20,4%, sympathy maxim 5,3%, dan  feeling reticence maxim 2,7%. Berdasarkan hasil tersebut model kesantunan berbahasa siswa Tionghoa di Sekolah Pah Tsung didominasi oleh opinion reticence maxim, agreement maxim, dan obligation S to O maxim. Penanda lingual yang digunakan dalam petuturan pun memiliki karakteristik yang khas pada setiap maksimnya.
PELATIHAN IDE-IDE PRAKTIS PENGAJARAN DAN ASESMEN BAHASA DI KELAS Siti Zulaiha; Ade Hikmat; Beauty Sholeha Raufi; Arum Kusumawardani; Endah Tri Kusumawati
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 11: April 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i11.5387

Abstract

Perkembangan terkini pendidikan menuntut guru untuk senantiasa aktif dan inovatif dalam meyelenggarakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Namun demikian, banyak guru yang masih memerlukan peningkatan kemampuan dalam mengembangkan pembelajaran sehingga tepat sasaran dan praktis. Tujuan utama dari kegiatan pelatihan ini diarahkan untuk mampu membantu para guru bahasa dalam mengembangkan serta menerapkan ide-ide praktis dalam pengajaran dan penilaian di kelas sehingga guru mendapatkan pengalaman serta kesempatan untuk menerapkan pemahaman-pemahaman yang didapatkan di masa-masa yang akan datang. Metode yang digunakan adalah pelatihan yang dilaksanakan secara daring . Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan ini berhasil memperluas wawasan dan meningkatkan keterampilan peserta kegiatan dalam pengajaran dan penilaian Bahasa.
Realisasi Kesantunan Berbahasa dalam Novel Anak Rantau Karya Ahmad Fuadi Ade Hikmat; Nani Solihati
Journal of Language Learning and Research (JOLLAR) Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Department of Indonesian Language Education, Graduate School, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jollar.v3i1.3704

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggali realisasi kesantunan berbahasa dalam novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi untuk dijadikan bahan pembelajaran satra di SMA. Selanjutnya kesantunan berbahasa yang ada di dalam novel diharapkan dapat dijadikan roll model dalam berbahasa secara santun. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kalitatif yang menjabaran semua hasil penelitian dalam bentuk deskriptiff sehingga memudahkan para pembaca dalam memahaminya, selain itu, peneleti menjadi instrmuen kunci penelitian. Dalam mengolah data novel peneliti dibantu dengan instumen penelitian yang mengacu pada teori kesantunan berbahas Leech. Sementara data yang didapatkan dari penulis dan guru tetang relalisasi kesantunan berbahasa dalam novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi yang akan dijadikan salah satu bahan pembelajaran sastra di SMA didapat dengan tekhnik wawancara dan rekam yang hasilnya ditransipkan dalam bentuk deskriptif. Realisasi kesantunan berbahasa dalam novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi terlihat dalam kutipan dialog tokoh Hepi, Attar, Zen, Kakek, Nenek, dan Pandeka Luko sebagai tokoh sentral dalam cerita. Dalam novel tersebut ditemukan 5 maksim kesantun berbahasa Leech yakni, maksim kearifan, pujian, kerendahan hati, kesepakatan, dan maksim simpati. Sementara maksim kedermawanan tidak ditemukan dalam novel tersebut.
Peningkatah Keterampilan Menulis Deskriptif Bahasa Inggris Siswa Kelas X Ipa 1 Sma Negeri 29 Jakarta Melalui "Project-Based Learning” Dwi Mulyani; Ade Hikmat; Nani Solihati
Journal of Language Learning and Research (JOLLAR) Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Department of Indonesian Language Education, Graduate School, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan menulis melalui model pembelajaran berbasis projek pada peserta didik kelas X IPA 1 SMA Negeri 29 Jakarta. Subjek penelitian adalah pada peserta didik kelas X IPA 1 SMA Negeri 29 Jakarta yang berjumlah 36 peserta didik. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Tindakan pembelajaran siklus 1 peserta didik diminta langsung menuliskan deskripsi sebuah tempat wisata. Peserta didik mengalami kendala dalam aspek kebahasaan (kosa kata dan struktur kalimat yang digunakan) dan aspek nonkebahasaan (keberanian, kejujuran, dan sikap). Siklus II lebih difokuskan pada aspek kebahasaan (kosakata, struktur kalimat dan tanda baca ) dan aspek non- kebahasaan (kelancaran dan penguasaan materi) yang masih kurang. Sistem evaluasi yang digunakan untuk penelitian ini adalah isi, organisasi, kosakata, tata bahasa, dan mekanisme. Peningkatan ditunjukkan dengan hasil nilai keterampilan menulis peserta didik. Peningkatan yang terjadi yaitu: (1) rata-rata nilai pra-siklus peserta didik sebesar 72,75 naik menjadi 78,06; (2) rata-rata nilai evaluasi siklus I sebesar 78,06 dengan persentase ketuntasan sebesar 50%; (3) rata-rata nilai evaluasi siklus II sebesar 84,46 dengan persentase ketuntasan 84,37%.
The Effect of Serial Image Media on Students’ Skill in Writing Descriptive Essays Dede Zulfa Sania; Ade Hikmat
Lectura : Jurnal Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2023): Lectura: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/lectura.v14i2.15075

Abstract

Lack of media used by teachers so far needs to be changed. It is intended that students are not only of high theoretical quality but also of high practical quality. The purpose of this study is to find out the effect of series image media on the writing skills of grade III students of Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Ikhlasiyah, Depok. In this study there were populations, namely all students in class III A and III B with a sample of 40 students. In this study, the data collection technique used the pretest posttest. The data analysis technique used was Normality and Homogeneity tests. The results of the analysis of research data stated that the existence of a series of media images was very affect with the ability to write descriptive essays for grade III students of MI Al-Ikhlasiyah, Depok. This was seen based on the average score of pretest and posttest results that have been carried out in the experimental group and the control group. The average pretest score obtained by the experimental group was 69, and for the control class the average score was 67.75. After both classes received treatment, the experimental class obtained an average score of 80.75 while for the control class obtained an average of 76.00. The same as the results of calculations through the t-test. The calculation results in the experimental group resulted in a probability value of <0.05, which is 0.000, which means that the series image media affect student learning outcomes.
Realisasi Kesantunan Berbahasa dalam Novel Anak Rantau Karya Ahmad Fuadi Ade Hikmat; Nani Solihati
Journal of Language Learning and Research (JOLLAR) Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Department of Indonesian Language Education, Graduate School, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jollar.v3i1.3704

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggali realisasi kesantunan berbahasa dalam novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi untuk dijadikan bahan pembelajaran satra di SMA. Selanjutnya kesantunan berbahasa yang ada di dalam novel diharapkan dapat dijadikan roll model dalam berbahasa secara santun. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kalitatif yang menjabaran semua hasil penelitian dalam bentuk deskriptiff sehingga memudahkan para pembaca dalam memahaminya, selain itu, peneleti menjadi instrmuen kunci penelitian. Dalam mengolah data novel peneliti dibantu dengan instumen penelitian yang mengacu pada teori kesantunan berbahas Leech. Sementara data yang didapatkan dari penulis dan guru tetang relalisasi kesantunan berbahasa dalam novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi yang akan dijadikan salah satu bahan pembelajaran sastra di SMA didapat dengan tekhnik wawancara dan rekam yang hasilnya ditransipkan dalam bentuk deskriptif. Realisasi kesantunan berbahasa dalam novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi terlihat dalam kutipan dialog tokoh Hepi, Attar, Zen, Kakek, Nenek, dan Pandeka Luko sebagai tokoh sentral dalam cerita. Dalam novel tersebut ditemukan 5 maksim kesantun berbahasa Leech yakni, maksim kearifan, pujian, kerendahan hati, kesepakatan, dan maksim simpati. Sementara maksim kedermawanan tidak ditemukan dalam novel tersebut.