p-Index From 2021 - 2026
8.518
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Klasifikasi Iklim Schmidt Ferguson untuk Kesesuaian Tanaman Kurma di Daerah Lembah Barbate Kabupaten Aceh Besar Husna Diah; Cut Vita Rajiatul J.; Fitriani Yulianti; Dinda Rizka Azizah; Nur Maliah; Nir Fathiya
Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 15, No 1 (2023): Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbe.v15i1.32410

Abstract

Faktor iklim berupa curah hujan merupakan faktor yang sangat berperan terhadap ketersediaan air bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian iklim untuk pertumbuhan tanaman kurma di Kawasan Lembah Barbate. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode literature review untuk mengetahui kesesuaian pertumbuhan tanaman kurma berdasarkan syarat tumbuh dan analisis data sekunder yaitu data curah hujan selama 10 tahun (2013-2022) untuk mendapatkan data tipe iklim berdasarkan klasifikasi Schmidt Ferguson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe iklim pada Kawasan Lembah Barbate adalah tipe B (Basah). Kondisi iklim yang basah sangat cocok untuk pertumbuhan tanaman khususnya kurma. Rerata curah hujan di kawasan ini sebesar 171,7 mm/bulan dan 2.06,4 mm/tahun. Tingginya curah hujan menyebabkan tingkat erosi tinggi, oleh karenanya penggunaan pupuk sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman kurma. Jenis tanah yang terdapat pada kawasan ini adalah ultisol bertekstur lempung dengan tingkat infiltrasi yang rendah, sehingga membutuhkan sistem irigasi untuk mencukupi kebutuhan air tanaman kurma.
Pengenalan Berpikir Reflektif Untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogi Kedamaian Guru Paud Ra Al-Karomah pepi nuroniah; Esya Anesty Mashudi; Yulianti Fitriani; Adhatul Pitriyani
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan guru dalam melakukan refleksi terhadap kinerjanya merupakan bagian dari seperangkat kompetensi pedagogi kedamaian yang harus dimiliki dan dilaksanakan oleh guru. Guru yang reflektif adalah guru yang melakukan dialog dalam dirinya terkait pengalaman, keyakinan dan persepsi pembelajaran. Dialog yang dilakukan melalui proses berpikir reflektif dilakukan untuk mencapai tingkat refleksi antara pengalaman dan keinginan ideal baik menurut dirinya atau teori-teori dalam lingkup pembelajaran dan pendidikan. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan memperkenalkan keterampilan berpikir reflektif pada guru pendidik anak usia dini seraya membangun pola pembiasaan bagi guru untuk menggunakan keterampilan berpikir reflektif tersebut dalam rangka meningkatkan kompetensi pedagogi perdamaian untuk diterapkan dalam lingkungan kerja sehari-hari. Program pengabdian kepada masyarakat ini merupakan salah satu wujud implementasi Tri Dharma yang dikemas dalam bentuk kegiatan Lokakarya dengan menggunakan strategi Focus Group Discussion (FGD). Metodologi kegiatan mengikuti model fasilitasi A.P.P.L.E (Assess, Plan, Prepare, Lead, Evaluate). Hasil lokakarya pengenalan berpikir reflektif guru yaitu mengalami peningkatan yaitu dari kategori cukup baik menjadi sangat baik.
Implementation of Project-Based Learning Model to Improve Creative Thinking of Elementary School Teacher Education Students in Social Sciences Learning in Upper-Level Class Course Supriatna, Encep; Fitriani, Yulianti; Ali, Ismail; Hotìmah, Iis Husnul
EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2024): EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ebj.v6i1.67616

Abstract

The Indonesian authority encourages that higher education institutions should carried out in a non-lecturing manner, in the form of a case method and team-based project. Therefore, the Universitas Pendidikan Indonesia requires all lecturers to create collaborative and participatory classes. The Social Sciences Learning in the Upper-Level Class Course used the project-based learning (PjBL) model in the form of visits to museums and making videos of the results of their visits, so it is important to investigate the implementation and results of the practice to enhance critical thinking. The subjects of this qualitative study were fourth-semester students at the UPI Serang Campus Elementary School Teacher Education Study Program. The method employed in this research was a descriptive qualitative using observation and questionnaire data collection. The data analysis used the Miles and Huberman framework, comprising data reduction, data display, verification, and conclusion. The results of the research demonstrated that the application of the PjBL model in the course by creating videos and YouTube platforms revealed that students' creativity increased because they were given the freedom to explore their creative thinking in carrying out the project. This is shown by the percentage of 27.21% was in very students completing assignments, with excellent criteria and the rest gained good criteria according to the rubric given. The implementation could be the best practice of PjBL in higher education to increase student creative thinking
Peran Keluarga Double Income Family dalam Mendorong Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun Pitriyani, Adhatul; nuroniah, pepi; Fitriani, Yulianti; Anesty Mashudi, Esya
JURNAL INOVATIF ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jiip.v5i2.29031

Abstract

Early childhood independence is influence by habituation factors applied by parents. In general, working parents have limited time in the process of guiding and developing children’s independence. In playing it, parents who work are sometimes assisted by other parties such as grandmothers, grandfathers or nannies. But there are parents who decide to carry out this role independence of children’s independence. This research uses a qualitative approach with a case study method. The subjects of this research consisted of 3 children aged 5-6 years who both worked. This research data was obtained from observations, interviews and documentation. The results of the research showed that from the third subject there was a difference in the picture of independence. Subject R shows that he is starting to be independent, while subjects I and M are already independent. For parents who are helped by grandmothers, children appear independents. For parents who are helped by grandmothers, children appear to be more independent compared to parents who are not helped by grandmothers. Therefore, this research recommends that parents ask for help parenting if needed and have three main roles, namely as a guide, motivator and facilitator.
Penerapan Pembelajaran STEAM Berbasis Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di Satuan PAUD Alifah Andhianto, Putri; Fitriani, Yulianti; Nuroniah, Pepi
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i1.547

Abstract

Pembelajaran STEAM yang terintegrasi dengan Project Based Learning (PjBL) menarik untuk diteliti karena merupakan salah satu cara untuk mengembangkan keterampilan peserta didik yang dibutuhkan pada abad 21. Pada perkembangan pasar global saat ini, hampir seluruh pekerjaan membutuhkan keterampilan berpikir kritis dan berkomunikasi sehingga masa usia dini merupakan masa fundamental untuk membekali anak memiliki kemampuan kecakapan hidup dalam proses pembelajarannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan pelaksanaan P5 melalui kegiatan Panjang Mulud sebagai basis pembelajaran STEAM di TK Putra II Serang. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian yakni peserta didik kelompok B4 sebanyak 14 anak beserta dua guru kelas.  Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini memperoleh kesimpulan bahwa pelaksanaan P5 melalui kegiatan Panjang Mulud sebagai basis pembelajaran STEAM di TK Putra II Serang berhasil diterapkan dengan baik sehingga memberikan dampak positif dalam membangun pengetahuan, sikap, dan karakter peserta didik. Hasil penelitian ini dapat memberikan sumbangsih refensial dan dapat direkomendasikan kepada pihak sekolah yang menyelenggarakan P5 agar lebih memperkuat aktivitas yang mengandung unsur STEAM.
Upaya Peningkatan Kepercayaan Diri Anak Usia 5-6 Tahun melalui Metode Bermain Peran Amelya, Andine; Fitriani, Yulianti; Nuroniah, Pepi
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i1.577

Abstract

Anak usia 5-6 tahun di TKIT Bina Bangsa Islamic School Kota Serang terlihat sudah memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi dimana salah satunya tercermin dalam sikap percaya akan potensi yang dimilikinya sehingga berani menentukan keputusan. Hal inilah yang mendasari fokus penelitian ini yang hendak mengamati kepercayaan diri anak usia 5-6 tahun tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk diketahuinya strategi, proses, dan hasil penerapan metode bermain peran dalam upaya peningkatan kepercayaan diri anak usia 5-6 tahun.  Deskriptif kualitatif digunakan sebagai metode penelitian yang melibatkan 13 anak usia 5-6 tahun pada kelompok B di sekolah tersebut sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan Teknik analisis data yakni mereduksi data, menampilkan data, dan mearik kesimpulan. Hasil yang diperoleh memperlihatkan anak usia 5-6 tahun pada kelas B sudah memiliki tingkat kepercayaan diri yang sangat baik berdasarkan hasil penerapan metode bermain peran yang memberikan kebebasan anak untuk berimajinasi dan berekspresi menggunakan potensi yang dimiliki sehingga anak merasa lebih percaya diri. Begitu pula kegiatan bermain peran dapat membantu peningkatan aspek lain dari perkembangan anak. dengan demikian, diharapkan hasil penelitian ini menjadi rujukan untuk penelitian selanjutnya mengenai konteks kepercayaan diri anak dan bagi sekolah untuk menerapkan metode bermain peran di sekolah.
Dampak Keterampilan Sosial Emosional Rendah terhadap Komunikasi Anak Usia 5 Tahun : Studi Kasus Margaret Aurelia, Gracea; Fitriani, Yulianti; Nuroniah, Pepi
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i1.596

Abstract

Keterampilan sosial pada anak usia dini memiliki peran sentral dalam membentuk interaksi mereka dengan teman sebaya dan guru di lingkungan pendidikan. Namun, beberapa anak mungkin mengalami hambatan dalam mengembangkan keterampilan sosial, yang dapat memengaruhi adaptasi sosial dan partisipasi mereka dalam kegiatan sekolah. Hal inilah yang menjadi kecenderungan tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak keterampilan sosial rendah interaksi anak usia dini di lingkungan pendidikan, dengan fokus pada masalah pembentukan hubungan sehat dan pemahaman norma sosial. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman dengan teknik pengumpulan data dengan teknik observasi langsung, wawancara dengan guru dan orang tua untuk mengidentifikasi anak dengan keterampilan sosial yang kesulitan berinteraksi sosial. Hasil yang diperoleh berupa kecenderungan keterampilan sosial emosional rendah anak A yakni 1) menujukkan sikap pasif, 2) kurangnya kepercayaan diri anak, 3) membutuhkan bantuan dan pendukung untuk mengembangkan kemampuan inisiatif dalam berinteraksi sosial, 4) efisiensi dan produktvitas yang kurang ketika bekerja dalam kelompok, dan 5) pengalaman kerjasama dan komunikasi dalam kelompok. Sehingga hasil penelitian ini direkomendasikan pada guru, sekolah, orangtua, dan peneliti selanjutnya untuk dapat menggunakan sebagai hasil penelitian pengembangan kasus yang dapat membantu peningkatan keterampilan sosial emosional rendah pada anak.
Aspek-aspek Kecerdasan Musikal Anak Usia 5–6 Tahun pada Kegiatan Ekstrakurikuler Drumband Sitanggang, Claudia; Fitriani, Yulianti; Nuroniah, Pepi
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i1.639

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh ketertarikan peneliti melihat kecerdasan musikal anak kelas B. Berfokus pada kegiatan esktrakurikuler drumband di TK Mardi Yuana Serang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek perkembangan kecerdasan musikal anak kelas B di TK Mardi Yuana melalui kegiatan ekstrakurikuler drumband. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, yang akan menggambarkan kecerdasan musikal anak usia 5–6 tahun yang mengikuti ekstrakurikuler drumband sebanyak 10 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data dilakukan dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau menarik kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan adanya aspek-aspek kecerdasan musikal yang muncul di dalam kegiatan ekstrakurikuler drumband, yaitu: Emosional, Sosial, Perseptual, Fisikal, dan Kreasi. Diantara kelima aspek tersebut dimiliki oleh 3 anak dengan kecenderungan: 1). Terbiasa bermain alat musik, 2). Terbiasa bernyanyi di dalam kelompok, 3). Mudah meniru gerakan dari instruktur, 4). Terbiasa menyeimbangkan antara pernafasan dan gerakan bermain alat musik, 5). Terbiasa bernyanyi dengan tempo dan irama yang baik. Dengan demikian hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi bagi sekolah dalam hal pengembangan kecerdasan musikal anak usia dini.
Peran Guru dalam Mereduksi Perilaku Agresif Anak di Sekolah Kwartie, Risa; Fitriani, Yulianti; Nuroniah, Pepi
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i1.664

Abstract

Anak usia dini belum dapat sepenuhnya mengontrol emosi pada dirinya sendiri. Salah satu perilaku yang muncul dikalangan anak yaitu perilaku agresif. Guru berperan penting dalam mereduksi perilaku agresif anak di sekolah. Hal itulah yang menjadi tujuan utama dalam penelitian ini yang akan di fokuskan disalah satu Taman Kanak-Kanak. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan model studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek pada penelitian yakni dua orang guru di salah satu TK di Kota Serang. Teknis analisis data pada penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian peran guru di salah satu TK di Kota Serang dalam mereduksi perilaku agresif anak pada aspek 1)Pengetahuan guru tentang perilaku agresif dimana guru memiliki pemahaman mengenai pengertian, bentuk, dan faktor penyebab perilaku agresif. 2)Upaya guru dalam mereduksi perilaku agresif  diantaranya guru menjadi role model yang baik untuk anak, membatasi tontonan/bacaan yang mengandung unsur kekerasan, dan melalukan kegiatan membentuk kemampuan berempati. 3)Intervensi yang dilakukan guru yaitu melakukan metode bermain peran, membantu anak menyalurkan energinya, dan memberikan hukuman pada anak berperilaku agresif. Oleh karena itu hasil penelitian ini dapat direkomendasikan kepada guru atau sekolah dalam hal mereduksi perilaku agresif pada anak usia dini.
Upaya Penanaman Nilai Toleransi Beragama untuk Mengembangkan Karakter Toleransi Anak Usia Dini Adzqya Cendana Tantra, Fanesya; Fitriani, Yulianti; Nuroniah, Pepi
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i1.673

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya nilai toleransi beragama dalam membentuk nilai pendidikan karakter pada anak usia dini. Berfokus pada aktivitas penunjang pembelajaran yang mempengaruhi terlihatnya nilai-nilai toleransi beragama secara alamiah dan mendalam di lingkungan mayoritas beragama Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan upaya penanaman nilai toleransi beragama untuk mengembangkan karakter toleransi beragama anak usia 5-6 tahun di TK YWKA Kota Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini mengunakan observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara bertahap yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa upaya penanaman nilai toleransi beragama dilakukan melalui pemberian pemahaman dan pembiasaan pada anak. Anak sudah memiliki 3 aspek toleransi yakni 1) menerima (tidak membedakan teman berdasarkan agama, hidup rukun dengan bergantian menggunakan alat permainan dan saling membantu untuk membereskan mainan bersama teman-temannya), 2) menghormati (tidak mengejek teman, sopan santun dalam mengucapkan salam dan mengucapkan selamat pada hari besar agama), 3) menghargai (menunggu giliran ketika mengambil wudhu, memberi ruang pelaksanaan ibadah dan tidak mengganggu teman yang sedang beribadah). Diharapkan melalui penelitian ini dapat memberi referensi bagi guru dalam menanamkan nilai toleransi beragama untuk mengembangkan karakter toleransi pada anak.
Co-Authors ., Fatihaturosyidah Abdul Wahab Abdi, Abdul Wahab adhatul pitriyani Adzqya Cendana Tantra, Fanesya Afdilla, Rina Agusriati, Intan Ali, Ismail Alifah Andhianto, Putri Aliza, Nur Amelya, Andine Amin, Maftuh Anggraini, Indira Sofy Anjani, Ratna Anwar, Syifa Fauziyah Aprilia, Epa Aqsar, Muharrir Al Arnia, Syahla Arzaqi, Roby Naufal Azizah, Dinda Rizka Azmi, Hafizul Br Silitonga, Ruslige Juliarti Budhi Tristyanto Burairoh, Siti Anisa Cut Vita Rajiatul J. Daska Azis Daska Aziz, Daska Dedy Satya Hadianda, Dedy Satya Dewi, Sasa Sandra Diah*, Husna Diah, Husna Dinda Rizka Azizah Encep Supriatna Esya Anesty Mashudi, Esya Anesty Evi Mauliza Fahilla, Nisa Ikhwanu Fajriah, Awalia Farid Rizqi Maulana Fatihaturosyidah, Fatihaturosyidah Fazri, Fazratul Ulfa Firda Rahmadini Fitri, Wardatina Furqan, M Hafizul Furqan, M. Hafizul Furqan, M.Hafizul Furqan, Muhammad Hafizul Gadeng, Ahmad Nubli Gusmawanti, Sari Hasliza Putria Herli Salim Husna Diah Husna, Tafridatul Iis Husnul Hotimah Islami, Zukya Rona Jummi, Cut Vita Rajiatul Keumala, Cut Lidya Natasya Kevin Julian, Adhimas Kwartie, Risa Linge, Sifa Maulida Listiyani, Novi Luluk, Hadiqotul M. Hafizul Furqan Maghfirah, Fuja Margaret Aurelia, Gracea Miftahul Jannah Mirza Desfandi Muftiana, Dara Muhammad Hafizul Furqan Muhjam Kamza Muhlisoh, Afidatul Muliawati, Maira Mutiarasari, Eliana Nabila Qotrunnida Nabila, Nisa Nafisa, Rahma Sayyida Napitupulu, Duwi Nazariah, Nazariah Nenden Sundari Nir Fathiya Novia Zalmita Nur Alifa, Siti Nur Maliah Nurbani, Rizkia Ramadhania Nurmala, Neli Nuroniah, Pepi Nurul Izza Oktaviansyah, Fitri Paik, Iik Nurul Pilay, Karishma Kavita Pitriyani, Adhatul Prayogo, Bintang Aditya Ria Yuliati Ichsan Rika Ar Nurazka Riska, Ruhil Rizki, Mentarina Ruhana, Ruhana Ruhma, . Safrijal Safrijal, Safrijal Sakinah, Anissa Citra salsabila, safira Sari, Defi Nanda Sari, Yusfita Sentosa, Gempur Sitanggang, Claudia Sopia, Nabila Susilawati Suzanti, Lizza Syarah, Erie Siti Tsabitha Saputra, Salwa Ulya, Iffa Usrati, Zul Wahna, Yuliani Mutia Widjayatri, Rr. Deni Yana, Rozatul Sepdri Yatmoko, Ryan Dwi Yusri Yusri Zaki, Ammar Zila, Yuna Zulfina, Oriza