p-Index From 2021 - 2026
10.633
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Biospecies Biotika: Jurnal Ilmiah Biologi Bioscience Bioeducation Journal Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) AL KAUNIYAH Jurnal Peternakan Indonesia BIOMA Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Penelitian Sains BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan, Industri, Kesehatan) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan BIOEDUSCIENCE Jurnal Biologi Tropis ICoTE Proceedings JURNAL PENGABDI Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Bioma : Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Dharma Laksana JURNAL BIOEDUCATION Jurnal Mangifera Edu Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Sains dan Edukasi Sains IJPD (International Journal Of Public Devotion) Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Integrated Science Education Journal Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Jurnal ABM Mengabdi Oryza : Jurnal Pendidikan Biologi TROPICAL GENETICS EduNaturalia: Jurnal Biologi dan Kependidikan Biologi Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi Tropical Genetics Unnes Science Education Journal Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Jurnal Perikanan Jurnal Pendidikan MIPA Jurnal Info Kesehatan IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education
Claim Missing Document
Check
Articles

E-Flipbook Untuk Materi Fitoplankton: Inovasi Media Pembelajaran Digital Biologi Dita, Syifa Ulva Nara; Daningsih, Entin; Candramila, Wolly
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol. 9 No. 2 (2025): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/didaktikabiologi.v9i2.507

Abstract

Sub-materi Protista Mirip Tumbuhan (Fitoplankton) menjadi salah satu materi Biologi yang tergolong sulit karena mempelajari objek berukuran mikroskopis. Banyak sekolah mempunyai keterbatasan fasilitas dalam mengobservasi benda renik sehingga diperlukan adanya alat bantu untuk memperjelas materi agar lebih mudah dipahami siswa. E-flipbook menjadi salah satu media yang dapat mengatasi keterbatasan waktu dan kesulitan siswa dalam mempelajari materi tersebut.  Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan e-flipbook yang dapat digunakan dalam pembelajaran Sub-materi Protista mirip Tumbuahan. Metode penelitian ini adalah Research and Development (R&D), dengan model pengembangan 3 tahap yaitu pra-produksi, produksi  dan pasca-produksi. E-flipbook divalidasi menggunakan lembar angket validasi instrumen dengan penilaian skala Guttman dan validasi media dengan skala Likert.  Lembar angket validasi media terdiri dari 4 aspek (format, isi, bahasa dan kepraktisan) dengan 18 kriteria. Validasi media e-flipbook dilakukan oleh 5 validator yang merupakan 2 dosen Pendidikan Biologi FKIP UNTAN dan 3 guru Biologi kelas X SMA/Sederajat. Validasi isi dilihat dari nilai Content Validity Ratio (CVR) dan Content Validity Index (CVI). Seluruh nilai CVR dan CVI = 1,00, menunjukkan media valid dan layak digunakan. Kehadiran E-flipbook berpotensi sebagai alternatif media digital yang dapat menjadi solusi pembelajaran Biologi, khususnya dalam menjembatani keterbatasan visualisasi Sub-materi Protista Mirip Tumbuhan kelas X.
Relationship between Growth and Development with Nutritional Status Profile of Children Aged 0-5 Years Candramila, Wolly; Pasaribu, Erna Cristina; Mardiyyaningsih, Asriah Nurdini; Lestari, Desriani
JURNAL INFO KESEHATAN Vol 23 No 3 (2025): JURNAL INFO KESEHATAN
Publisher : Research and Community Service Unit, Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/infokes.Vol23.Iss3.1734

Abstract

Stunting remains a major concern in Indonesia, particularly in Jungkat Village, where early detection is crucial for mitigating its impact on child growth and development. While the Pre-Screening Development Questionnaire (KPSP) is commonly used to assess child development, its relationship with nutritional status remains unclear. This study is aimed to determine the nutritional status, KPSP category, and the relationship between these variables in children aged 0-5 years in Jungkat Village. A cross-sectional quantitative study was conducted from June to August 2023 in Jungkat Village, Mempawah Regency. Ethical approval was obtained from the Health Research Ethics Committee, Faculty of Medicine, Tanjungpura University. A total of 400 children aged 0 to 5 years and 11 months were selected using participatory sampling. Height, weight, and KPSP scores were measured following standardized guidelines, and nutritional status was categorized based on height-for-age, weight-for-age, and BMI-for-age indices. Ordinal logistic regression was performed using R to analyze the relationship between nutritional status and KPSP scores. The prevalence of stunting was 36.3% (10.5% severely stunted, 25.8% stunted), while 5.2% had very low weight and 19.2% were underweight. BMI analysis showed 80% had values within the normal range, while 2.2% were overweight, 0.2% obese, and 2.4% severely wasted. In terms of child development, 77.75% exhibited normal development, 19.75% required reassessment, and 2.5% showed developmental deviations. However, no significant correlation was found between nutritional status and KPSP scores (p > 0.05). These findings suggest that factors beyond nutritional status, such as environmental conditions and parenting practices, may have a greater influence on child development. Thus, national nutritional standards should be adapted to local ecological and genetic characteristics to improve the effectiveness of nutritional and health interventions. Further research integrating socio-environmental factors is recommended to gain a more comprehensive understanding of child development determinants.
The Study of Misconceptions in the 12th Grade Biology Textbooks: Focus on the Linkage and Crossing Over topics Yoesianata, Alexandra Jeni; Candramila, Wolly Candramila; Wahyuni, Eko Sri
IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education Vol 7, No 2 (2025): July 2025
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijisedu.v7i2.7109

Abstract

Misconceptions in textbooks can hinder students' understanding, especially in abstract and molecular topics like linkage and crossing over. This study aims to identify and analyze misconceptions in the linkage and crossing over subtopics in four biology textbooks for 12th grade. The content analysis method used includes the steps of unitizing, sampling, recording/coding, reducing, inferring, and narrating. Data are analyzed using the tabulation method to categorize findings and concepts according to reference materials, along with peer debriefing to ensure data validity by involving experts. Of the 11 key concepts analyzed, none of the four textbooks present them completely. The most common misconception is oversimplification (18 out of 34 items). The highest number of misconceptions was found in Book D (12 items), while Book B had the fewest (6 items). Learning barriers caused by misconceptions require an increased role for teachers in identifying and correcting conceptual errors in textbooks, as well as enriching lessons with more accurate scientific sources.
Media Leaflet Keanekaragaman Jenis Burung Desa Tunang Dengan Pengayaan Informasi Cerita Rakyat Ayu, Febriana Emmytha; Candramila, Wolly; Tenriawaru, Andi Besse
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.6.2.181-188

Abstract

Nilai kearifan lokal dalam cerita rakyat seperti keanekaragaman hewan di suatu wilayah dapat digunakan sebagai sumber belajar biologi. Penelitian ini mendeskripsikan pengembangan media leaflet berjudul Keanekaragaman Jenis Burung di Desa Tunang Kabupaten Landak pada Submateri Tingkat Keanekaragaman Hayati kelas X SMA, yang diperkaya cerita rakyat setempat “Pak Ali-Ali Menggetah Burung”. Metode pengembangan yang digunakan yaitu model 4D dengan tiga tahap pertama (define, design, develop). Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar validasi media pada aspek format, penggunaan, bahasa, dan isi. Lima orang validator produk terdiri dari 2 orang dosen Program Studi Biologi dan 3 orang guru biologi dari tiga sekolah di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Hasil pengembangan media leaflet menampilkan 11 jenis burung yang tergolong ke dalam 10 famili dan isi cerita rakyat yang disajikan secara ringkas untuk menarik minat sekaligus sebagai pengantar dalam pengenalan jenis burung. Hasil validasi media memperoleh nilai CVR dan CVI sama dengan 1 atau berada pada kategori valid secara konten. Dengan demikian, media leaflet Keanekaragaman Jenis Burung di Hutan Sahadatn Desa Tunang valid dan layak untuk diuji coba sebagai media pembelajaran Submateri Tingkat Keanekaragaman Hayati di SMA. Penggunaan cerita rakyat sebagai sumber belajar berpotensi untuk meningkatkan ketertarikan dan pengetahuan peserta didik.
Potensi Antelmintik Ekstrak Daun Sembung (Blumea balsamifera) pada Cacing Ascaridia galli secara In Vitro Herman, Maria Angelina Bonita; Candramila, Wolly
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 25 No 3 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.25.3.290-297.2023

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan konsentrasi ekstrak daun sembung (Blumea balsamifera) yang memiliki daya antelmintik terhadap cacing Ascaridia galli. Penelitian dilakukan secara eksperimental terhadap ekstrak daun sembung yang dibuat dengan 4 konsentrasi yaitu 2 mg/ml, 1 mg/ml, 0,5 mg/ml dan 0,25 mg/ml, kontrol negatif larutan NaCl 0,9% dan kontrol positif Mebendazol 1 mg/ml. Analisis data diawali dengan uji normalitas, uji homogenitas, kemudian uji Kruskal Wallis dan uji lanjut Mann-Whitney untuk melihat signifikansi perbedaan konsentrasi (p<0,05). Uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak daun sembung mengandung senyawa metabolit sekunder di antaranya alkaloid, flavonoid, tanin, fenol dan terpenoid. Hasil percobaan in vitro menunjukkan bahwa seri konsentrasi ekstrak 1 mg/ml, 0,5 mg/ml dan 0,25 mg/ml memiliki waktu kematian yang tidak berbeda nyata dengan kontrol negatif (p>0,05). Ekstrak 2 mg/ml memiliki waktu kematian berbeda bermakna dengan kontrol negatif (p<0,05). Selain itu, ekstrak 2 mg/ml memiliki waktu kematian tidak berbeda nyata dengan Mebendazol 1 mg/ml. Ekstrak daun sembung dengan konsentrasi ekstrak minimum 2 mg/ml memiliki daya antelmintik terhadap cacing Ascaridia galli karena memiliki efek setara dengan Mebendazol 1 mg/ml.
The e-guidebook feasibility phytoplankton in the bongkok river as learning media for plant-like protists Armawati, Armawati; Daningsih, Entin; Candramila, Wolly
JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) Vol 9, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpbio.v9i2.3788

Abstract

The sub-topic of plant-like protists is one of the biology subjects that students still struggle to learn. Therefore, there is a need for learning media that meets these requirements and the e-guidebook. This study aims to determine the feasibility of the e-guidebook learning media based on the abundance of phytoplankton found in the Bongkok River, Tanjung Harapan Village, Kubu Raya Regency. The research method used is descriptive quantitative. The media development process involves three stages: pre-production, production, and post-production. After the media was created, the instruments and media were validated. The media validation questionnaire consists of 4 aspects (format, content, language, and practicality) with 19 criteria. The media validation was conducted by 5 validators, including 2 biology education lecturers from FKIP Untan and 3 biology teachers from grade 10 of senior high school or equivalent. The validation results were calculated using the Lawshe formula. The validation assessment received a CVI value of 1.00, thus being declared valid or feasible for further testing and can be used as a learning medium for the sub-topic of Plant-like Protists for grade 10 of senior high school or equivalent.
Pengembangan E-module “Mengupas Tuntas Peranan Bakteri” sebagai Bahan Ajar Materi Kingdom Monera Kelas X SMA Chaerani, Chaerani; Candramila, Wolly; Yeni, Laili Fitri
Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 7, No 1 (2022): Bioedusiana
Publisher : Jurusan Pendidikan Biologi - Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/bioed.v7i1.4597

Abstract

Sebagai bahan ajar elektronik yang disusun secara sistematis, e-module dapat mendukung kegiatan belajar mandiri peserta didik. Bahkan, kompetensi yang perlu dikuasai peserta didik tetapi tidak ditemukan pada buku ajar seperti pada pokok bahasan Kingdom Monera dapat dicantumkan dalam e-module karena tidak hanya bisa menampilkan tulisan dan gambar tetapi juga komponen gabungan audio, visual, dan motion. Untuk itu, pengembangan bahan ajar berupa e-module yang dapat digunakan secara mandiri serta diperkaya dengan informasi-informasi yang relevan pada materi Kingdom Monera perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur validitas dan reliabilitas e-module pada materi Kingdom Monera yang dikembangkan dengan menggabungkan tahap preliminary investigation dari metode development research oleh Akker dan formative evaluation oleh Tessmer. Tahap preliminary investigation dilakukan melalui analisis konten materi, contoh, dan ilustrasi pada LKPD dan buku ajar di sekolah dan kesesuaiannya dengan kegiatan pembelajaran seperti yang tercantum pada silabus. Hasil analisis selanjutnya dikembangkan menjadi e-module prototype I pada Materi Monera Kelas X SMA/ MA. Tahap self evaluation dilakukan melalui evaluasi e-module prototype I oleh dosen pembimbing dan selanjutnya divalidasi oleh 5 orang ahli pada tahap expert review yaitu 2 orang dosen pengampu mata kuliah Mikrobiologi di dua universitas dan 3 orang guru Biologi SMA/ MA di Kota Pontianak. Hasil validasi dianalisis menggunakan formula Aiken’s V untuk dihitung koefisien validitasnya dan diuji reliabilitasnya dengan menggunakan rumus ICC. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa e-module dinyatakan layak untuk dilanjutkan ke tahap berikutnya dengan memperoleh nilai minimum Aiken’s V sebesar 0,87 dan nilai reliabilitas ICC sebesar 0,974.
Pengembangan E-Module Pertumbuhan dan Perkembangan Diperkaya Informasi Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Stunting di Desa Jungkat Kabupaten Mempawah Akbar, Didi; Candramila, Wolly; Mardiyyaningsih, Asriah Nurdini
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 12 No. 1 (2024): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i1.9887

Abstract

The use of E-Modules in the learning process is useful for increasing learning motivation because the neat packaging can make it easier for students to understand the lesson material. It is also necessary to enrich the module content with important phenomena or cases that can train students' high-level thinking skills. The aim of this research is to develop a teaching material product of an E-Module that addresses the topic of the relationship between stunting and environmental sanitation in Growth and Development material. The development methods used include determining potential and problems, data collection, product design, design validation, and design revision. The module content is divided into three learning activities which are also equipped with summaries, formative tests, evaluation questions, feedback/follow-up, answer keys, and a glossary. The results of content validation by five validators obtained a CVR value = 1 for all indicators from the four aspects, namely graphics, content, presentation, and language. Several revisions according to validator comments/input have been made to improve the quality of the module. The product design is declared valid or suitable to proceed to the next development stage.
Struktur Komunitas Fitoplankton di Sungai Teluk Nibung pada Kawasan Mangrove Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kubu Raya Qairunisa, Maya Rahmadanty; Daningsih, Entin; Candramila, Wolly
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 12 No. 1 (2024): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i1.9910

Abstract

Teluk Nibung River in Batu Ampar District, Kubu Raya Regency is a transportation route for Mangrove Production Forests and a traditional fishing area for local communities. The community structure of phytoplankton in the Teluk Nibung River has never been reported. As the main producer in the waters food chain, the structure community of phytoplankton indicates the quality of the fertility of the waters. The community structure of phytoplankton can be identified by measuring the index of abundance, diversity, evenness and dominance. The survey method was used at three stations in dry and rainy seasons. Sample collection is using net plankton (30 µm) and preserved in 4% formalin. The physico-chemical factors measured included temperature, pH, brightness, current velocity, salinity, dissolved oxygen and CO2, phosphate and nitrate. Once identified, phytoplankton calculations are performed to obtain abundance, diversity, evenness, and dominance values. The species number of phytoplankton found was 56 classified into 6 classes, namely Bacillariophyceae (34 species), Dinophyceae (12 species), Chlorophyceae (4 species), Cyanophyceae (3 species), Xantophyceae (1 species), and Euglenophyceae (2 species). The highest abundance of phytoplankton was in the Bacillariophyceae class with a range of 583 Ind./L at Station 2 in the rainy season to 3.922 Ind./L at Station 3 in the dry season. The diversity index at the three stations and both seasons is in the moderate category with a range of 2.31-2.46. The evenness index at the three stations and both seasons is in the high category with a range of 0.67-0.73. Low dominance level was found at the three stations and both seasons with values ranging from 0.14 to 0.19. Overall, the community structure of the phytoplankton in the Teluk Nibung River is in relatively good condition and can support the life of the aquatic biota in it.
Pemahaman Konsep Materi Metabolisme pada Siswa Kelas XII MIPA Anzani, Fitri; Mardiyyaningsih, Asriah Nurdini; Candramila, Wolly
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 12 No. 1 (2024): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i1.10658

Abstract

Good, broad, and in-depth mastery of concepts is very necessary to avoid misconceptions which may influence mastery of concepts in subsequent interconnected material. Low understanding of concepts can be seen from the low material completeness scores as found in class XII MIPA MA Negeri 1 Pontianak in two consecutive academic years, especially in the Metabolism material. This research aims to describe students' understanding of concepts and find out concepts that are difficult for class XII MIPA MA Negeri 1 Pontianak students to understand in Metabolism material. This research uses a survey method with a quantitative descriptive approach. The sample was taken randomly, namely one of three classes XII MIPA at MA Negeri 1 Pontianak in the 2023/2024 academic year, totaling 31 individuals. A two-tier diagnostic test instrument in the form of multiple choices is used to test understanding of the concepts of enzymes, catabolism and anabolism which consists of 20 questions. A combination of first and second level answers is used to differentiate between students who understand the concept, misconception type 1, misconception type 2, and do not understand the concept. The test results show that students' understanding of Metabolism material is in the very low category at 74.19%, in the low category 19.35%, in the medium category 6.45%, and in the high and very high categories 0%. The metabolism material that is most difficult for students to understand is the catabolism sub-material with a percentage of not understanding the concept of 50.69%, misconception type 2 41.93%. However, the percentage of misconceptions type 2 and not understanding concepts in the catabolism sub-material is also high at 50.00% and 33.33% respectively. Likewise, in the enzyme sub-material, the percentage of misconception type 2 was 38.24% and 37.32% did not understand the concept.
Co-Authors Ade Mirza Aditya, Arielda Putri Aditya, Junardi Adrianto, Oktavianus Misro Afandi Afandi Afriany, Messy Aini Lestari Akbar, Didi Alda, Alda Aldiansyah, Rifki Andi Besse Tenriawaru Andri Maulidi Anisyah Yuniarti Anzani, Fitri Armawati Armawati Armawati Armawati, Armawati Asriah Nurdini M. Ayu, Febriana Emmytha Bambang Suryobroto Basuki Hardigaluh Bilqis, Khofifah Azmi Budiman, Muhammad Sholid Chaerani Chaerani Dani Abdillah Dani Abdillah Deska Erasmawanti Desta Rotuana Sihombing Desta Rotuana Sihombing Didi Akbar Dita Lindayani Dita, Syifa Ulva Nara Eka Ariyati Eka Mardianti Eka Mardiyanti Eko Sri Wahyuni Eko Widodo Elda Irma Jeanne Joice Kawulur Endah Maulina Eneng Nunuz Rohmatullayaly Entin Daningsih Fajri, Hayatul Fazry, Nur Fitri Anzani Fitriani, Eria Gelagat, Kristianus Kariman Gita Aprilia Gita Aprilia Gola, Lisa Habibina Habibina Hayatul Fajri Herman, Maria Angelina Bonita Hosniah Hosniah Hosniah, Hosniah Ilma Al-Islami Indriyana, Indriyana Ira Lestari Irma Naura Rifanka Isyatirradhiyah, Isyatirradhiyah Junardi Junardi Junardi Junardi Junardi Junardi Kurniati, Yulia Kusniawati, Kusniawati Kusuma, Apriadi Marki Laili Fiitri Yeni Laili Fitri Yeni Lestari, Aini Lestari, Desriani Lisa Gola MAELITA RAMDANI MOEIS MAELITA RAMDANI MOEIS Magdalena Magdalena Magdalena Magdalena Mahfut Mardiyanti, Eka Maria Angelina Bonita Herman Maria Angelina Bonita Herman Marinda Sari Sofiyana Masriani . Mega Sintia Muftifah, Khusnun Nisa Muhammad Reza Muhammad Taufik Riandi Mundiarto, Sigit Murdiyaningsih, Asriah Nurdini Ningsih, Kurnia Ningsih, Kurnia Ningsih Nur Dwi Handarsiputri Nurkaida Winarni Nury Kamelia Oktaviani, Dwi Pamane, Yusta Vera Pamela, Pamela Pasaribu, Erna Cristina Pasaribu, Revi Lestari Prabasari, Kartika Pristalika, Yunike Putri, Ruqiah Ganda Qairunisa, Maya Rahmadanty Rini Muharini Riska Dawan Tari Rizki Oktaviani Oktaviani Robby Firmansyah RR. Ella Evrita Hestiandari Ruqiah Ganda Putri Panjaitan Ruspandi, Ruspandi Salsabila, Alfiya Sintia, Mega Sisi Marda Lorensa Sisi Marda Lorensa Siti Fatimah Siti Fatimah Siti Nurhasanah Siti Sahara Siti Zubaidah SONY HERU SUMARSONO SONY HERU SUMARSONO Suhara, . Sunandar, Ari Suvani, Monika Susi Syahrina, Syahrina Syamswisna , Syifa Ulva Nara Dita Tenriawaru, Andi Besse Tiara, Marcelini Widya Titin . Titin Hartini Titin Titin Titin Titin Titin Titin Titin Titin Uci Ramadhani Wahyuni, Eko Sri Wahyuni Widodo Eko widya astuti Winarni, Nurkaida Wiwin, Mardonius Muliadi Yesi Mila Sari Yoesianata, Alexandra Jeni Yogi Dirgari Yokhebed Yokhebed Yuliarsih, Asih Yunike Pristalika Zainiarni, Sri Wahyuni