Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Aplikasi 123 Numbers terhadap Pemahaman Konsep Bilangan 1–20 pada Anak 5-6 Tahun Hamdata, Fatya Anggriyani; Sutisna, Icam; Juniarti , Yenti
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 7 No 2 (2025): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jecej.v7i2.4064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan aplikasi 123 Numbers terhadap pemahaman konsep angka 1–20 pada anak usia 5–6 tahun di kelompok B TK Dahlia Milangodaa, Kecamatan Tomini, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimental, menggunakan desain satu kelompok pre-test dan post-test. Sampel penelitian berjumlah 15 anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari pre-test sebesar 16,41 menjadi 23,00 pada post-test. Uji hipotesis menggunakan regresi linier menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Hi) diterima dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05). Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan aplikasi 123 Numbers berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pemahaman konsep angka 1–20 pada anak usia 5–6 tahun di TK Dahlia Milangodaa.
Motivasi Berwirausaha Warga Belajar Paket C di Sanggar Kegiatan Belajar Kota Gorontalo Neo, Rizki Ramadanto; A.T.A Duludu, Ummysalam; Sutisna, Icam; Djibu, Rusdin
Student Journal of Community Education Volume 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v4i2.2800

Abstract

Motivasi adalah keinginan, meningkatkan semnagat, pantang menyerah, ulet, serta sabar. Dalam berwirausaha, Motivasi menjadi salah satu hal penting yang harus ditumbuhkan dan diterapkan dalam setiap kegiatannya. Sebab, menjadi seorang wirausaha tidaklah mudah. Wirausaha harus pantang menyerah, kreatif, Juga inovatif. Motivasi berwirausaha digunakan sebagai modal utama untuk mengembangkan kemampuan juga keterampilan. Rendahnya motivasi berwirausaha akan menurunkan pengembnagan diri. Sehingga kegiatan usaha tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya. Tempat penelitian ini mengambil di SKB Kota Gorontalo. Karena SKB dan Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Hasil yang penelitian yang dapatkan bawa para responden memilih memperkuat diri mereka sendiri dengan berani gagal lalu terus berusaha lalu saing membatu lalu jujur dalam artian untuk majaga kemitraan mereka dan mereka sering mencari tahu walupun ada sebagain dari mereka hanya mencari tahu sesuai kebutuhan dan ada juga sebagian yang mebacari tahu sebuah informasi agar responden yang bersangkutan bisa mendapatkan ilmu baru dan ia bisa ajarkan kepada orang lain.
Pengembangan Media Emoji Berbasis permainan dalam Interaksi Sosial Anak di Kelas Juniarti, Yenti; Laiya, Sri Wahyuningsi; Sutisna, Icam
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 4 No 2 (2019): December 2019, 8 ARTICLES, PAGES 73 - 163
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jai.v4i2.3306

Abstract

This study aims to facilitate Kiddie Care for Gorontalo children in developing children's social interactions due to the low ability of children to interact both with their peers and the teacher in class. This study uses a research and development approach. While the development model used is the Research & Development (R&D) development model. The results of this study are the social interactions caused by children to their friends when looking for emojis, children feel that this game is emotionally draining because children can express according to the emojis displayed by their friends, then children feel happy when they look for emojis "jogging" children feel surprised and practice the "dancing" emoji behavior while singing. In addition to the social interaction that is generated but also formed a mindset that requires children to think and act quickly in picking up emojis that will be adjusted to the behavior displayed by the opposing group, not only that but the formation of teamwork when hunting emojis. The conclusion is that early childhood social interaction can develop optimally both to friends and teachers, in addition to that team collaboration is formed, thinking and acting quickly.AbstrakPenelitian ini bertujuan memfasilitasi anak Kiddie Care gorontalo dalam mengembangkan interaksi sosial anak dikarenakan rendahnya kemampuan anak dalam berinteraksi baik kepada temannya maupun kepada guru pada saat dikelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan. Sedangkan model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Research & Development (R&D). Hasil penelitian ini adalah adanya  interaksi sosial yang ditimbulkan oleh anak kepada temannya saat mencari emoji, anak merasa bahwa permainan ini menguras emosi karena anak bisa mengekspresikan sesuai emoji yang ditampilkan oleh temannya, kemudian anak merasa bahagia ketika mereka mencari emoji “joget” anak merasa heran dan mempraktekkan perilaku emoji “joget” itu sambil bernyanyi-nyanyi. Selain adanya interaksi sosial yang ditimbulkan tetapi juga terbentuk pola pikir yang mengharuskan anak untuk berpikir dan bertindak dengan cepat dalam mengambil emoji yang akan disesuaikan dengan perilaku yang ditampilkan oleh kelompok lawannya, tak hanya itu tetapi terbentuknya kerjasama tim pada saat memburu emoji. Simpulan bahwasanya interaksi sosial anak usia dini mampu berkembang dengan optimal baik kepada temannya 
Pengaruh Penggunaan Power Point Interaktif Terhadap Kemampuan Berpikir Simbolik Anak Usia Dini di TK Tribrata Desa Tupa Aurike Modati; Icam Sutisna; Pupung Puspa Ardini
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 4 (2024): November : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini dan Kewarganegaraan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/paud.v1i4.63

Abstract

This research aims to determine how interactive PowerPoint affects early childhood symbolic thinking skills at Tribrata Kindergarten, Tupa Villiage. This quantitative research uses a pre-experimental design method with one group pre-test and post-test format. The research sample was comprised of 16 children, and a total sampling technique was used. The data collection technique was done using a performance test. The result showed a difference between the ability to think symbolically before and after using interactive PowerPoint. The average numbers before and after the use of interactive PowerPoint media are 11,875 and 19,75. This proved a significant difference before and after treatment. Based on the t-test using paired two samples for means, the tcount value = 10,47 while the ttable value at (α) = 0,05 or 2,131; therefore, tcount>ttable or 10,47>2,131. since tcount>ttable, the H0 is rejected and H1 is confirmed, which means there was an effect between the use of interactive PowerPoint on the symbolic thinking skills of early childhood at Tribrata Kindergarten, Tupa Village.
Perbedaan Penyesuaian Diri Anak dalam Belajar di Rumah Saat Pandemi COVID-19 Ditinjau dari Dukungan Sosial Orang Tua dan Self Regulation Anak di Kota Gorontalo Suryana Jamin, Nunung; Sutisna, Icam; Gia, Fitriah; Abdullah, Mutiara
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.495

Abstract

In this study, the goal to be achieved was to determine differences in children's adjustment to learning at home during the Covid 19 pandemic in terms of parents' social encouragement and children's self-regulation in the city of Gorontalo. The approach used in this research is quantitative. The method used in this study is a survey method using data collection techniques through questionnaires. There are three questionnaires used, namely the child's self-adjustment questionnaire, the parent's social encouragement questionnaire, and the self-regulation questionnaire. The research subjects were 120 parents who had children aged 5-7 years who attended state kindergartens in the city of Gorontalo. The sampling technique uses proportional random sampling, which means that the sampling takes into account the representation of all state kindergarten schools evenly in every sub-district throughout Gorontalo City. The data analysis technique used is a two-way ANOVA hypothesis test. Previously, the data had been tested for validity and reliability as well as assumption tests so that the data produced was completely unbiased and consistent. Hypothesis test results F = 0.683 with p = 0.508 (p <0.05) so there is no interaction between children's self-adjustment and learning at home during the Covid-19 pandemic in terms of parental social support and children's self-regulation. In addition, the results of hypothesis testing between children's adjustment to parental social support obtained F=0.095 with p=0.910 (p<0.05) meaning that there was no difference in child adjustment in terms of parental social support. Likewise, if the hypothesis test between the child's self-adjustment and the child's self-regulation yields F = 0.064 with p = 0.614 (p <0.05) it means that there is no difference in the child's adjustment in terms of the child's self-regulation. So it can be concluded that there is no difference in children's adjustment to learning at home during the Covid 19 pandemic in terms of social support and parental self-regulation both collectively and individually.
Sosialisasi Perkembangan Sosial Emosional Anak untuk Menghadapi Tantangan di Lingkungan Sekolah PAUD Ningsih, Sulastya; Sari, Mita; Jamin, Nunung Suryana; Sutisna, Icam; Arif, Rifda Mardian; Rafi’ola, Ryan Hidayat; Ibrahim
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 3 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.352

Abstract

Masa kanak-kanak dini adalah masa di mana anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang dimulai dari usia 0-6 tahun. Anak-anak tumbuh dengan karakteristik yang berbeda sesuai dengan aspek perkembangan anak. Pada tahap ini, aspek perkembangan anak, termasuk perkembangan sosial-emosional, memiliki peran penting dalam perkembangan anak karena anak belajar berinteraksi dengan lingkungannya, bermain, berbagi, dan bersosialisasi. Tentu saja, mereka harus dibiasakan sejak dini agar anak dapat menghadapi tantangan yang terjadi di sekolah dan lingkungan rumah mereka. Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Balai Desa Timbuolo Tengah, Kecamatan Botupinge, Kabupaten Bone Bolango, dihadiri oleh kepala desa beserta stafnya, orang tua murid TK dan guru PAUD serta masyarakat setempat. Kegiatan ini memberikan pemahaman tentang perkembangan sosial emosional anak dalam menghadapi tantangan di lingkungan pra sekolah. Perkembangan adalah proses di mana pertumbuhan berubah seiring waktu, tergantung pada kematangan dan interaksi dengan lingkungan. Perkembangan sosial emosional anak perlu dikembangkan sedini mungkin karena jika sulit untuk berkembang maka anak akan kesulitan berkomunikasi dengan orang lain dan anak akan kesulitan menghadapi tantangan di lingkungan sekitarnya.
Sosialisasi Perkembangan Sosial Emosional Anak untuk Menghadapi Tantangan di Lingkungan Sekolah PAUD Ningsih, Sulastya; Sari, Mita; Jamin, Nunung Suryana; Sutisna, Icam; Arif, Rifda Mardian; Rafi’ola, Ryan Hidayat; Ibrahim
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 3 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.352

Abstract

Masa kanak-kanak dini adalah masa di mana anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang dimulai dari usia 0-6 tahun. Anak-anak tumbuh dengan karakteristik yang berbeda sesuai dengan aspek perkembangan anak. Pada tahap ini, aspek perkembangan anak, termasuk perkembangan sosial-emosional, memiliki peran penting dalam perkembangan anak karena anak belajar berinteraksi dengan lingkungannya, bermain, berbagi, dan bersosialisasi. Tentu saja, mereka harus dibiasakan sejak dini agar anak dapat menghadapi tantangan yang terjadi di sekolah dan lingkungan rumah mereka. Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Balai Desa Timbuolo Tengah, Kecamatan Botupinge, Kabupaten Bone Bolango, dihadiri oleh kepala desa beserta stafnya, orang tua murid TK dan guru PAUD serta masyarakat setempat. Kegiatan ini memberikan pemahaman tentang perkembangan sosial emosional anak dalam menghadapi tantangan di lingkungan pra sekolah. Perkembangan adalah proses di mana pertumbuhan berubah seiring waktu, tergantung pada kematangan dan interaksi dengan lingkungan. Perkembangan sosial emosional anak perlu dikembangkan sedini mungkin karena jika sulit untuk berkembang maka anak akan kesulitan berkomunikasi dengan orang lain dan anak akan kesulitan menghadapi tantangan di lingkungan sekitarnya.
DESIGN OF A KIDS ART SPACE AS A MEDIUM FOR DEVELOPING EARLY CHILDHOOD CREATIVITY IN EARLY CHILDHOOD EDUCATION (PAUD) INSTITUTIONS IN GORONTALO CITY Sutisna, Icam; Juniarti, Yenti; Zakaria, Sri Indrawati; Maruwa, Nurhalimawati; Gani, Amelia; Mohu, Alisyah; Amara, Salsabila
PERSPEKTIF: Journal of Social and Library Science Vol. 3 No. 3 (2025): December
Publisher : Academic Solution Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70489/perspektif.v3i3.945

Abstract

This research aims to design a Kids Art Space as a medium for stimulating creativity in early childhood education institutions (PAUD) in Gorontalo City. The research background is based on the limited availability of creative space facilities, which results in children's art activities tending to be instructional and rigid. The method used was Research and Development (R&D) with a Design Thinking approach, encompassing the stages of empathy, definition, ideation, prototyping, and testing. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with educators, and a study of child ergonomics. The results of the study yielded a space design model that integrates flexible wet and dry activity zoning and the use of child-friendly modular furniture. The strength of this design lies in the incorporation of local Karawo motifs as ethno-pedagogical visual stimuli. The study's conclusions indicate that thematically designed Kids Art Space significantly enhances children's independence and courage to explore. This space acts as a "third teacher" facilitating fine motor and cognitive development. The implementation of this design is expected to become a standard reference for innovative PAUD facilities in Gorontalo City in supporting the Independent Curriculum.
Pemanfaatan Fasilitas Kids Art Space Sebagai Strategi Promosi Edukatif Sekolah PAUD Melalui Media Flayer Icam Sutisna; Yenti Juniari; Sri Indrawati Zakaria; Nur Salsabila Amara; Amelia Gani
JPMNT JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT NIAN TANA Vol. 4 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59603/jpmnt.v4i1.1184

Abstract

This community service activity aims to improve the promotional capabilities of early childhood education (PAUD) schools by utilizing the Kids Art Space facility as an educational medium featured in school flyers. Kids Art Space is a creative learning space that plays a crucial role in developing creativity, fine motor skills, and artistic expression in early childhood. However, this facility has not been optimally utilized as part of the educational institution's promotional strategy. The community service implementation method included initial observations of school facilities, assistance in designing promotional content, and simple training for PAUD teachers and administrators on creating informative and engaging flyers. The results showed that assistance in utilizing Kids Art Space in flyers improved PAUD administrators' understanding of educational promotional strategies and produced promotional media that concretely represented the quality of learning. Flyers featuring children's activities in the Kids Art Space were deemed more communicative and able to attract parents as potential users of educational services. Thus, this community service activity makes a significant contribution in helping PAUD schools optimize learning facilities as a promotional strategy that is not only commercial, but also educational and oriented towards child development.
Membangun Kerja Sama dengan Sekolah Nonformal dalam Menyediakan Informasi Edukatif bagi Orang Tua Anak Icam Sutisna; Yenti Juniari; Sri Indrawati Zakaria; Sinta Abdullah; Fika J. Labanu
JPMNT JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT NIAN TANA Vol. 4 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59603/jpmnt.v4i1.1185

Abstract

This activity aims to build collaboration with non-formal schools in providing educational information for parents through brochures. Information about the services, programs, and advantages of non-formal schools is often not optimally conveyed to parents, so simple but effective media is needed to broaden their understanding. In this activity, the team collaborated with non-formal schools to collect accurate data on the institution's profile, educational programs, service schedules, and other supporting information. The data was then compiled into an informative brochure that was designed to be attractive, concise, and easy to understand. The completed brochure was socialized and distributed directly to parents as a form of dissemination of educational information. The results of the activity showed that the use of the brochure was able to help parents gain a clearer understanding of available non-formal education services, thus becoming a consideration in supporting their children's learning needs. This activity also strengthened the collaborative relationship between program organizers and non-formal schools in supporting the provision of educational information for families.
Co-Authors A.T.A Duludu, Ummysalam Abdul Rahman Ibrahim Abdul Rahmat Abdullah, Mutiara Ahmad, Aprilia Amalia Kartika Mohama Amara, Salsabila Amelia Gani Annisa Fahmi Mannassai Aprilia Ahmad Apriyanto A.J. Pauweni Arifin, Anna Wahyuni Astri Latarima Aurike Modati Ayu Sulistiami Tawaa Azizah Hi. Taher Balowa, Cindy Cendriani Buyung Hamza Hunto Daud, Nirmala Denok Dwi Anggraini, Denok Dwi Dina Salilama Djibu, Rusdin Dunggio, Tiarahikma R. Dwi Jihan Kiliu Dwi Puji Lestari, Dwi Puji Fatmawati Djibu Fatra Abdullah Fika J. Labanu Fiola Indah Putri Pratama Firman Hulukati Fitriah Gia Fitriah Suryani Jamin Fitriana Fitriana Futri Mohamad Gani, Amelia Gia, Fitriah Hajira Burui Hamdata, Fatya Anggriyani Harun Hidayat Halid I Gusti Ayu Mastini Ibrahim ibrahim I. Umar Ilahi, Manipa S. Indar Yabu Indriyati T Husain irvin Irvin Novita Arifin Isa, Abd. Hamid Juniarti , Yenti Kartika Rajung Laiya, Sri Wahyuningsih Loumani, Lois Magfira Pagatan Mamonto, Muzdalifa Marino, Sri Siti Nuraini Maruwa, Nurhalimawati Maudara, Indah Pratiwi Mbayang, Wahyuningsih MM Shodiq, Nurul Aini Mohamad Zubaidi Mohu, Alisyah Muhammad Ibrahim Muhammad Ibrahim Mukmin Kadoli Umar Mutiara Abdullah Neo, Rizki Ramadanto Ningsih, Sulastya Nunung Suryana Jamin Nur Salsabila Amara Nur Salsabila Amara Nurjaini A. Kabulu Pelia Abdullah Pinoi, Kartika PUPUNG PUSPA ARDINI Rachmah Safitri Rafi’ola, Ryan Hidayat Rahmadani Rahmat Olii Ramadan, Gilang Rapi Us. Djuko Regita Cahyani Maulida Sumah Resti Retno Sari Rifda Mardian Arif Risa Novila Satingi Rusdin Djibu Rusmin Husain Salwa Djailolo SARI, MITA Sartika K. Ismail SETIYO UTOYO Setiyowati, Endah Sinta Abdullah Siti Alisyah Mohu Siti Maharani Siti Nur Azkiah I. Hulawa Siti Samin Gedulan Sitti Fatimah M. Arsad Sri Indrawati Zakaria Sri Indrawati Zakaria Sri Puspita Wulandari Paputungan Sri Rahayu A. Humakor Sri Rawanti Sri Wahyuningsi Laiya Sulistriyani Kasim Syahra Savira Mokodompit Syarifah Mutmainah Van Gobel Tabange, Siskawati Tiara Meilia Lamatiti Tine, Nurhayati Ummyssalam A.T.A. Duludu Vicka Mutiati Arifin Wantu, Khairrunnisa Indarwati Waode Eti Hardiyanti Windarti Lahay Winrista Minahali Yakob Napu Yenti Juniari Yenti Juniarti Yulaida Arjin Yuslan detu Zakaria, Sri Indrawati Zulkarnain Anu