Claim Missing Document
Check
Articles

KOKEDAMA Sebagai Inovasi Produk Jual Tanaman Hias Daun di Desa Wisata Sidomulyo, Kota Batu Fajriani, Sisca; Mustaniroh, Siti Asmaul; Dewi, Ika Atsari; Subagiyo, Aris
TRI DHARMA MANDIRI: Dissemination and Downstreaming of Research to the Community (Journal of Community Engagement) Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : SMONAGENES Research Center, Univeritas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtridharma.2021.001.01.27

Abstract

Desa wisata bunga Sidomulyo, kota Batu merupakan salah satu destinasi desa wisata yang dikembangkan di Jawa Timur. Petani bunga desa Sidomulyo berhasil mengangkat kearifan lokal melalui pemanfaatan iklim dengan mengembangkan dan menjual berbagai macam tanaman hias daun. Tanaman hias akhirnya menjadi ikon wisata di desa Sidomulyo. Data pemerintah desa menunjukkan bahwa 85% masyarakat desa Sidomulyo bermata pencaharian sebagai petani tanaman hias. Masyarakat memanfaatkan tanah desa, tanah milik pribadi dan juga pekarangan rumah untuk budidaya tanaman hias. Kunjungan wisatawan ke kota Batu mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada kurun waktu tahun 2016-2017 terjadi peningkatan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara sebesar 12%, namun peningkatan kunjungan belum dirasakan sepenuhnya oleh petani bunga di desa Sidomulyo. Selama ini, petani hanya menjual tanaman hias daun di dalam polybag sehingga daya jualnya tidak tinggi. Pendampingan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah dengan pendampingan dalam memberikan sentuhan inovasi meningkatkan daya jual tanaman hias daun melalui teknik pembuatan kokedama. Tanaman hias daun yang dikemas dengan teknik kokedama memiliki nilai jual produk 10 kali lebih tinggi karena mempunyai tampilan yang lebih menarik. Pembuatan kokedama memanfaatkan bahan-bahan lokal yang tersedia di desa Sidomulyo sehingga biaya pembuatan tidak tinggi namun dapat meningkatkan harga produk jual tanaman hias daun dan menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke desa wisata bunga Sidomulyo.
Effect of sustainability readiness on digital transformation adoption in SMEs Citraresmi, Ardaneswari Dyah Pitaloka; Rucitra, Andan Linggar; Amalia, Faizatul; Mustaniroh, Siti Asmaul; Kartikaningrum, Widhistya
Advances in Food Science, Sustainable Agriculture and Agroindustrial Engineering (AFSSAAE) Vol 6, No 4 (2023)
Publisher : Advances in Food Science, Sustainable Agriculture and Agroindustrial Engineering (AFSSAAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.afssaae.2023.006.04.2

Abstract

SMEs face the problem of sustainability and readiness to implement digital transformation as part of the industrial revolution. Therefore, a process is needed to identify sustainability factors that can increase the readiness of SMEs to adopt digital change. This study aims to determine the influence of sustainability factors in the form of people, process, and technology that influence SMEs' readiness to adopt digital transformation. The research object is SMEs in various sectors with a literature study approach to develop a conceptual framework and data collection using a questionnaire. Construction testing and data analysis used statistical methods from confirmatory factor analysis, while the data testing process used the Partial Least Square (PLS) method. The results of the study show that toward international orientation (IO) and digital transformation readiness (DT), the sustainable people (SPe) and sustainable process (SPo) factors have a substantial direct influence. However, on the contrary, the sustainable technology factor (STe) has a weak direct impact. In comparison, the IO factor has a significant effect on DT. As a mediator of DT, IO has an invalid role in mediating SPe and STe but significantly mediates SPo. The results also show that an independent attribute of 71.4% influences DT. While IO has an independent attribute effect of 49.4%.
Diseminasi Teknologi Steamer Untuk Optimalisasi Sterilisasi Baglog Pada Kelompok Budidaya Jamur Tiram Di Desa Sanenrejo, Kabupaten Jember Hawa, La Choviya; Mustaniroh, Siti Asmaul; Yulianingsih, Rini; Rizki Damaiyanti, Dewi Ratih; Azizah, Devi Farah; Lailani Irsyada, Siti Armilda; Zamzam, Muhamad Adam; Rifki Hidayat, Mohamad; Fauz Navilatusyahara, Rona Niswaturojwa; Amalia, Isdyana Fitri; Hajar, Kania Syafi’atul; Sawali, Rizka Khairunnisa; Kamila, Jasmine Salma
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v10i3.7535

Abstract

Kelompok Pelita Berkarya di Desa Sanenrejo, Kabupaten Jember menghadapi kendala dalam proses sterilisasi baglog jamur tiram yang masih menggunakan drum bekas dengan kapasitas terbatas dan efisiensi rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan diseminasi teknologi steamer berbasis Teknologi Tepat Guna (TTG) guna meningkatkan kapasitas dan efisiensi sterilisasi baglog. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Tahap persiapan mencakup survei dan identifikasi kebutuhan mitra. Tahap pelaksanaan terdiri dari implementasi mesin steamer, penyusunan SOP, pelatihan teknis, dan pendampingan intensif selama tiga kali uji coba. Tahap evaluasi dilakukan melalui monitoring performansi mesin dan survei kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi dari 110-115 baglog menjadi 280-300 baglog per siklus dengan waktu sterilisasi optimal 6-7 jam pada suhu 100-121°C dan tekanan 1-1,5 bar. Tingkat kecacatan baglog menurun hingga 5% dengan hasil sterilisasi yang lebih merata. Survei kepuasan menunjukkan 100% peserta memahami cara kerja mesin dan 95% mampu mengoperasikannya secara mandiri. Diseminasi teknologi steamer berhasil meningkatkan produktivitas hampir tiga kali lipat, mendukung keberlanjutan usaha budidaya jamur tiram, dan berkontribusi pada upaya konservasi Taman Nasional Meru Betiri melalui penyediaan alternatif ekonomi bagi mantan pelaku illegal logging. 
Green product and green marketing as determinants of brand image and consumer purchase decision in the packaged tea industry Farida, Siska Nifro'atul; Santoso, Imam; Mustaniroh, Siti Asmaul; Wafi'uddin, Izzum
Advances in Food Science, Sustainable Agriculture and Agroindustrial Engineering (AFSSAAE) Vol 8, No 4 (2025)
Publisher : Advances in Food Science, Sustainable Agriculture and Agroindustrial Engineering (AFSSAAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.afssaae.2025.008.04.8

Abstract

Growing environmental concerns have prompted companies, including those in the packaged tea industry, to adopt green strategies. However, the extent to which these strategies actually influence consumer perceptions and purchasing decisions remains a crucial area for investigation. This study aimed to analyse the influence of green products and green marketing on brand image and consumer purchasing decisions for tea packaged in Returnable Glass Bottling (RGB) in Malang City. This study uses a quantitative approach by collecting data from 160 respondents selected through purposive sampling. The data were analysed using the Partial Least Square (PLS) method. The goodness of fit test results showed that the model has good feasibility with a value of 0.545. The main findings indicated that green products and green marketing positively and significantly influenced brand image and purchasing decisions. Furthermore, brand image also significantly influenced purchasing decisions and was proven to be a strong mediator in the relationship between green strategies (products and marketing) and purchasing decisions. This study confirmed the implementation of effective green strategies can build a positive brand image, which in turn significantly encouraged consumer purchasing decisions in the packaged tea industry.
Diseminasi Teknologi Produksi Serta Nilai Tambah Limbah Minyak Goreng Untuk Peningkatan Produktivitas Masyarakat Di Desa Penyangga Meru Betiri, Kabupaten Jember K, Maharani Pertiwi; Mufidah, Elya; Mustaniroh, Siti Asmaul; Nuzula, Nila Firdausi; Shatara, Yodha Akhdan; Kartikasari, Kartikasari; Utami, Aisyah; Indriati, Fauziah Putri; Widyaputri, Aisyah Hana; Hekmatyar, M Ikmal Azam; Lim, Stevany Angelica; Annasywa, Qonita Yumna
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v11i1.7387

Abstract

Minyak jelantah (waste cooking oil) adalah limbah dari minyak nabati yang telah digunakan berulang kali untuk menggoreng, umumnya berasal dari aktivitas rumah tangga maupun industri kecil. Penggunaan minyak secara berulang dapat menurunkan kualitas minyak dan menghasilkan senyawa berbahaya, sehingga pembuangannya secara sembarangan berpotensi mencemari lingkungan dan merusak ekosistem tanah serta air. Salah satu solusi pengelolaan limbah tersebut adalah dengan menyaring minyak jelantah agar dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan baku pembuatan sabun ramah lingkungan. Penyaringan dilakukan untuk memisahkan kotoran dan partikel padat dengan prinsip kerja gaya sentrifugal. Kegiatan ini dilakukan di Desa Pace melalui penerapan mesin penyaring minyak berbasis sentrifugal dan pelatihan pembuatan sabun padat maupun cair. Mesin penyaring yang digunakan memiliki kapasitas 20 liter per siklus, berbahan stainless steel, dan dilengkapi motor 0,25 HP dengan kecepatan 1450 rpm. Hasil penyaringan menunjukkan perubahan warna minyak dari cokelat pekat menjadi kuning kecokelatan. Sabun yang dihasilkan dari minyak tersaring memiliki pH berkisar antara 9 hingga 10, sesuai standar aman untuk sabun rumah tangga. Teknologi ini terbukti efektif dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai guna dan ramah lingkungan.
DISEMINASI TEKNOLOGI MESIN PENGERING KABINET SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PRODUKSI KACANG METE PADA KELOMPOK TANI Riana, Fitria Dina; Yulianingsih, Rini; Mustaniroh, Siti Asmaul; Koentjoro, Maharani Pertiwi; Azizah, Devi Farah; Pimada, Laila Masruro; Kurniawan, Muhammad Alivio Devananda Adinegara; Sinurat, Moses
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.38422

Abstract

Abstrak: Petani jambu mete di Desa penyangga Kawasan konservasi memiliki potensi komoditas kacang mete yang bernilai ekonomi tinggi, namun menghadapi kendala pada proses pengeringan yang bergantung pada matahari. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan efisiensi produksi, mutu produk, serta kapasitas usaha Kelompok Masyarakat Peduli Hutan Konservasi (MPHK). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui survei awal, bimbingan teknis pengeringan, pelatihan perawatan mesin, serta evaluasi kadar air dan kepuasan peserta. Sistem evaluasi kegiatan dilakukan melalui post-test dan pre-test untuk mengukur peningkatan pemahaman dan pengetahuan peserta, disertai dengan observasi langusng terhadap praktik pengoperasian mesin, dan angkey kepuasan peserta. Hasil menunjukkan penggunaan mesin pengering kabinet mampu menurunkan kadar air biji mete dari 9,8–10,5% menjadi 5,1–5,6%, memenuhi standar aman penyimpanan. Waktu pengeringan berkurang signifikan dari 3–5 hari menjadi 6–8 jam, dengan tingkat keberhasilan operasional peserta mencapai 95–100%. Pelatihan pengemasan vakum meningkatkan mutu visual dan daya simpan produk, pelatihan manajemen usaha dan digital marketing meningkatkan literasi keuangan dan akses pasar, dengan 85% peserta mulai menerima pesanan daring. Dampak ekonomi terlihat dari kenaikan harga jual produk dari Rp60.000–70.000/kg menjadi Rp130.000/kg. Program ini berhasil meningkatkan hardskill dan softskill mitra, memperkuat nilai tambah produk, dan mendukung keberlanjutan agroindustri mete berbasis konservasi.Abstract: Cashew farmers in the buffer zone of the conservation area has high economic value in cashew commodities, but faces obstacles in the drying process, which depends on the sun. This activity aims to improve production efficiency, product quality, and the business capacity of the Community Forest Conservation Group (MPHK). The implementation method uses a participatory approach through preliminary surveys, technical guidance on drying, machine maintenance training, and evaluation of moisture content and participant satisfaction. The evaluation is carried out through post- and pre-tests to measure the improvement in participants' understanding and knowledge, accompanied by direct observation of machine operation practices and participant satisfaction surveys. The results show that the use of cabinet dryers can reduce the moisture content of cashew nuts from 9.8–10.5% to 5.1–5.6%, meeting safe storage standards. Drying time was significantly reduced from 3–5 days to 6–8 hours, with participant operational success rates reaching 95–100%. Vacuum packaging training improved product visual quality and shelf life, while business management and digital marketing training improved financial literacy and market access, with 85% of participants starting to receive online orders. The economic impact is evident in the increase in product selling prices from IDR 60,000–70,000/kg to IDR 130,000/kg. This program has successfully improved the hard and soft skills of partners, strengthened product added value, and supported the sustainability of conservation-based cashew agroindustry.
Artificial intelligence-based risk assessment in agro-industry using supervised neural networks Imam Santoso; Izzum Wafi'uddin; Naila Maulidina Lu'ayya; Annisa'u Choirun; Siti Asmaul Mustaniroh; Dodyk Pranowo; Ainur Rofiq
IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) Vol 15, No 3: June 2026
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijai.v15.i3.pp2260-2268

Abstract

The coffee supply chain involves high production volumes, complex multi actor interactions, and increasing sustainability requirements, yet remains highly vulnerable to risks dimension. This study aims to develop and evaluate a decision-support framework that improves the accuracy and consistency of sustainability risk classification in the coffee supply chain. The proposed framework integrates failure mode and effect analysis (FMEA) with a supervised artificial neural network (ANN) using backpropagation (BP) to enable data-driven and adaptive risk assessment. Empirical data was collected from 55 respondents, resulting in the identification of 35 supply chain risk factors. These data were used to train and validate an ANN-based classification model implemented in a Python environment, with standard preprocessing and stratified data partitioning to ensure robustness. The ANN classified risks into five categories using supervised learning. The results demonstrate strong predictive performance, achieving overall accuracy of 98.97%, with precision, recall, and F1-scores exceeding 96.8% across all risk classes. Confusion matrix analysis confirms reliable generalization and minimal misclassification. The findings indicate that integrating FMEA with ANN-BP significantly enhances risk classification compared to conventional qualitative approaches. The proposed framework provides a scalable and reliable decision-support tool for dynamic risk scoring, supporting enhancement of sustainable practices in agro-industrial coffee supply chains.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Ainur Rofiq Al Awwally, Khotibul Umam Ala, Mohammad Ali Djamhuri Amalia, Isdyana Fitri Andan Linggar Rucitra Andan Linggar Rucitra Annasywa, Qonita Yumna Annisa'u Choirun Ardaneswari Dyah Pitaloka Citraresmi Ardaneswari Dyah Pitaloka Citraresmi Aris Subagiyo Arul, Ramli Arul, Ramli Asri Rachmat Rosidi, Asri Rachmat Awal Ramadan Bernardus Endi S. Budi Setiawan Choirun, Annisa'u Devi Farah Azizah Dinar Widyaningtyas Dodyk Pranowo Dodyk Pranowo Dzulkarnain Effendi, Mas'ud Eko Natalia Sari Endah Rahayu Lestari Etyka Dwi Oktora Faizatul Amalia Faizatul Amalia, Faizatul Farida, Siska Nifro'atul Fauz Navilatusyahara, Rona Niswaturojwa Fitria Dina Riana Fransisca, Roni Frida Shofia Rahman Ghaniyyah, Hasna Alya Halimatus Hajar, Kania Syafi’atul Hekmatyar, M Ikmal Azam I Gusti Bagus Wiksuana Ika Atsari Dewi Ika Fransiska Tarigan Imam Santoso Imam Santoso Imam Santoso Imam Santoso Imam Santoso Indha Wahyuningrum Indriati, Fauziah Putri Isti Purwaningsih Izzum Wafi'uddin Jaya Mahar Maligan Jaya Mahar Maligan K, Maharani Pertiwi Kamila, Jasmine Salma Kartikaningrum, Widhistya Kartikasari Kartikasari, Kartikasari Keane Listyadji Krisma Permatasari, Maria Theresia Yessi Kurniawan, Muhammad Alivio Devananda Adinegara La Choviya Hawa Lailani Irsyada, Siti Armilda Lim, Stevany Angelica Lita Budiarti Lu'ayya, Naila Maulidina Maharani Pertiwi Koentjoro Muchlis Dwi Prasetiyo, Muchlis Dwi Mufidah, Elya Nadya Prabaningtias Nadya Prabaningtias Naila Maulidina Lu'ayya Nasrul Nastain Nila Firdausi Nuzula Nimas Mayang Sabrina Sunyoto, Nimas Mayang Sabrina Nurlelih, Euis Elih Nurmaydha, Agensy Nurmaydha, Agensy Oni Zakiyah Panji Deoranto Panji Doeranto Prabaningtias, Nadya Prananta, Rafiqamilla Purwadi Purwadi Puspitasari, Ninda Ayu Putri, Salma Rana Ramli Ramli Retno Astuti Ria Dewi Andriani Rifki Hidayat, Mohamad Rini Yulianingsih Riska Septifani Rizki Damaiyanti, Dewi Ratih Rizky Hermawan, Rizky Safira Aziz Mahdami Santoso`, Imam Saraswanta, Yossi Hendrawan Sari, Eva Novita Sawali, Rizka Khairunnisa Shatara, Yodha Akhdan Sinurat, Moses Sisca Fajriani Slamet Hartono Sri Maryani Santoso Sri Wahyu Pangesti Sri Wahyu Pangesti Sucipto Sucipto Sundari, Shafira Arini Susinggih Wijana Usman Effendi Utami, Aisyah Vindhya Tri Widayanti, Vindhya Tri Wafi'uddin, Izzum Wenny Bekti Sunarharum Widhistya Kartikaningrum Widyaputri, Aisyah Hana Wignyanto Wignyanto Wike Agustin Prima Dania Wike Agustin Prima Dania Wulandari, Mey Zakiyah, Oni Zakiyah, Oni Zamzam, Muhamad Adam Zidni Alvian Febri Kurniawan