Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERPASANGAN DAN MEDIA DINDING TERHADAP KETERAMPILAN GERAK DASAR HANDSTAND Tedi Kurniawan; Frans Nurseto; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 2 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1)mengetahui apakah model pembelajaran bantuan berpasangan dapat meningkatkan keterampilan gerak dasar handstand, 2)mengetahui apakah model pembelajaran dengan media dinding dapat meningkatkan keterampilan gerak dasar handstand, 3)mengetahui perbedaan hasil latihan dengan model pembelajaran bantuan berpasangan dan model pembelajaran dengan media dinding terhadap keterampilan gerak dasar handstand pada siswa kelas XI IPS SMA Muhammadiyah 2 Labuhan Ratu.  Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Dengan populasi siswa yang berjumlah 120 siswa yang terdiri dari 3 kelas, kemudian diambil sampel 25% dari populasi. Jadi sampel dengan beberapa pertimbangan yang logis berjumlah 30 siswa dan seluruhnya siswa laki-laki. Instrumen yang digunakan adalahpenilaiankualitasketerampilan gerak dasar handstandyang diadaptasidariMuhajir (2004). Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji-t.  Hasil penelitian menunjukkan: pertama, ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran bantuan berpasangan terhadap keterampilan gerak dasar handstand pada siswa. Kedua, Ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran dengan media dinding terhadap keterampilan gerak dasar handstand pada siswa. Ketiga, model pembelajaran bantuan berpasangan lebih tinggi pengaruhnyadaripadamodel pembelajaran dengan media dinding terhadap keterampilan gerak dasar handstand pada siswa kelas XI IPS SMA Muhammadiyah 2 Labuhan Ratu Bandar Lampung.Kata kunci : model pembelajaran berpasangan, model pembelajaran media dinding, gerak dasar handstand
KONTRIBUSI POWER LENGAN, TUNGKAI DAN KEKUATAN PUNGGUNG TERHADAP HASIL RENANG GAYA DADA Tri Asri Sholly Hajmi; Akor Sitepu; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 4 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the contribution of arm power, leg and back strength to the results of breaststroke swimming in a distance of 10 meters. The research methodology used was survey method. Population of this research were 123 students. Samples from this study were 30 students. The results showed that power arm has a correlation determination of 0.444 with a contribution of 44.4%, power limb has a correlation determination of 0.556 with contribution 55.6%, the strength of the back has a correlation determination of 0,298 with a contribution of 29.8%. The conclusion of this study indicaed that the legs power made greater contributions to the breaststroke swimming ability compared with other variables. Recommendations from this research that in order to obtain breaststroke swimming ability it is necessary to put attention to all the physical elements, especially leg power.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi power lengan, tungkai dan kekuatan punggung terhadap hasil renang gaya dada jarak 10 meter. Metodelogi penelitian yang digunakan adalah metode survey. Populasi dari penelitian ini berjumlah 123 siswa. Sampel dari penelitian ini berjumlah 30 siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa power lengan memiliki koefisien determinasi 0,444 dengan kontribusi sebesar 44,4%, power tungkai memiliki koefisiensi determinasi 0,556 dengan kintribusi sebesar 55,6%, kekuatan punggung memiliki koefisien determinasi 0,298 dengan kontribusi sebesar 29,8%. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa power tungkai memberikan kontribusi lebih besar terhadap kemampuan renang gaya dada dibandingkan dengan variable lainnya. Rekomendasi dari hasil penelitian ini bahwa untuk memperoleh kemampuan renang gaya dada perlu memperhatikan semua unsur fisik terutama power tungkai.Kata kunci : kekuatan punggung, power lengan, power tungkai, renang gaya dada.
Hubungan Antara Kelentukan Pinggang dan Kelincahan Terhadap Keterampilan Menggiring Bola Teddy Afri Suhendri; Akor Sitepu; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 3 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the relationship of waistline, and agility to the dribbling skills in students ekstrikulik futsal SMA N 8 Bandar Lampung in 2015. Population used in this study amounted to 25 students with a sample of 25 students. The results showed that the waist has a correlation coefficient of 0.776 and contributed 36.36% of dribbling skills, agility has a correlation coefficient of 0.706 contributes 24.9% to dribbling skills whereas waist and agility have a correlation coefficient of 0.832 and give contribution of 47.89%. From the results of the study can be concluded that the variable that gives the largest contribution to the ability of dribbling is the formation of waist that is equal to 36.36%. As implied to obtain the success of dribbling techniques, need to pay attention to all the physical elements, especially the waistline.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kelentukan pinggang, dan kelincahan terhadap keterampilan menggiring bola pada siswa ekstrakulikuler futsal SMA N 8 Bandar Lampung tahun 2015. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah sebanyak 25 siswa dengan sampel sebanyak 25 siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa kelentukan pinggang memiliki koefisien korelasi 0,776 dan memberikan kontribusi sebesar 36,36% terhadap keterampilan menggiring bola, kelincahan memiliki koefisien korelasi 0,706 memberikan kontribusi sebesar 24,9% terhadap keterampilan menggiring bola sedangkan kelentukan pinggang dan kelincahan memiliki koefisien korelasi 0,832 dan memberikan kontribusi sebesar 47,89%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variabel yang memberikan kontribusi terbesar terhadap kemampuan menggiring bola adalah kelentukan pinggang yaitu sebesar 36,36%. Sebagai implikasikan untuk memperoleh keberhasilan teknik menggiring bola, perlu memperhatikan semua unsur fisik terutama kelentukan pinggang. Kata kunci: kelentukan, kelincahan, keterampilan menggiring bola.
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN OTOT LENGAN TERHADAP TIGER SPRONG Muhammad Ishaq Gery; Frans Nurseto; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 4 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to know the correlation between the tendon Achilles and muscles biceps towards the base technique of tiger sprong to the students at the ninth grade of SMP NEGERI 1 SEPUTIH AGUNG in the academic year 2012/2013. And the researcher hope that it will be benefit for the researcher own and the teacher of penjaskes as media in teaching learning process especially the base technique Tiger Sprong. Research design for this research is correlation of product moment. The sample is the student at the ninth grade of smp negeri 1 seputih agung consists of 32 students. In collecting data, the researcher used purposive sampling. From the result of this research, it was gotten that the strangeness of tendon Achilles and muscles biceps did not have the correlation significantly towards base of Tiger Sprong techniquePenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot tungkai dan otot lengan terhadap teknik dasar tiger sprong pada siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Seputih Agung tahun pelajaran 2012/2013. Dan diharapkan bermanfaat bagi peneliti dan guru penjaskes sebagai bahan mengajar dalam kegiatan pembelajaran mata pelajaran penjaskes khususnya teknik dasar tiger sprong. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasi product moment. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Seputih Agung yang berjumlah 32 siswa. Pengumpulan data menggunakan purposive sampling. Dari hasil penelitian di dapat bahwa kekuatan otot tungkai dan otot lengan tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap teknik dasar tiger sprong.Kata kunci : kekuatan otot tungkai, kekuatan otot lengan, tiger sprong
PENGARUH OUTBOUND DAN SEPAKBOLA TERHADAP PENINGKATAN KOHESIVITAS Dwi Waluyo Beni; Frans Nurseto; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 3 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effect of outbound and football to increase the cohesiveness at class VIII of SMP Negeri 2 Agung Jati South Lampung. This type of research was a comparative experimental or quasi-experimental. The sample in this research was class VIII SMP Negeri 2 Jatiagung South Lampung as many as 38 students. Data were analyzed by using t-test. The results showed that there was an influence of outbound to increase the cohesiveness (t = 14.302 t table = 2.101). There is an influence of football games to increase cohesiveness (t = 8.976 t table = 2.101). There is a difference of outbound with the game of football to increase cohesiveness (t = 4.864 t table = 2.028). The conclusion of the study outbound is more influential than football game against the increase cohesiveness.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh outbond dan sepakbola terhadap peningkatan kohesivitas kelas VIII SMP Negeri 2 Jati Agung Lampung Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimenkomparatif atau eksperimen semu. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Jatiagung Lampung Selatan sebanyak 38 siswa. Teknik analisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh outbond terhadap peningkatan kohesivitas (t hitung = 14,302 ttabel = 2,101). Ada pengaruh permainan sepakbola terhadap peningkatan kohesivitas (t hitung = 8,976 ttabel = 2,101). Ada perbedaan outbond dengan permainan sepakbola terhadap peningkatan kohesivitas (t hitung= 4,8642,028= t tabel). Kesimpulan dari penelitian adalah outbond lebih berpengaruh dari paripada permainan sepakbola terhadap peningkatan kohesivitas.Kata kunci : kohesivitas, outbond, pengaruh, sepakbola.
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT LENGAN DAN OTOT TUNGKAI DENGAN HASIL RENANG GAYA DADA Eko Supriyanto; Suranto Suranto; Heru Sulistianta
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 3 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot lengan dan kekuatan otot tungkai dengan hasil belajar renang gaya dada. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 40 orang dengan teknik total sampling atau populasi sampel yaitu seluruh siswa kelas V SD AR-Raudah. Teknik pengambilan data untuk tes kekuatan otot lengan menggunakan Push Up, tes kekuatan otot tungkai menggunakan leg dynamometer test, dan untuk tes renang gaya dada menggunakan tes renang gaya dada dengan jarak 20 meter. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi ganda (multiple corelation).The aim of this research is to find out the influence of arm muscle strength and leg muscle strength toward breast store. The sample that is used in this research is the students of SD Ar-Raudah with 40 students who are chosen as the sample through total sampling or population sample technique. Data collecting technique used for arm muscle test was by doing Push Up, while leg muscle test was by using leg dynamometer test, and breast stroke test by using breast stroke 20 meter. The data analysis technique that is used is multiple corelation.Kata kunci : kekuatan, otot lengan, otot tungkai, renang gaya dada
HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN KEKUATAN OTOT LENGAN DENGAN HASIL RENANG GAYA BEBAS Ferdiansyah Ferdiansyah; Suranto Suranto; Sudirman Husin
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 5, No 1 (2017): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to know whether there is any relationship between limb muscle strength and arm muscle strength with the result of crawl stroke men students in SMK Pelayaran Satria Bahari Bandar Lampung in 2016. The method used in this research is Correlational descriptive method. Samples in this study are 20 students of swimming extracurricular in SMK Pelayaran Satria Bahari Bandar Lampung in 2016. From the research that has been done can be concluded that limb muscle strength and arm muscle strength had a significant relationship with it crawl stroke results on male student of SMK Pelayaran Satria Bahari Bandar Lampung in 2016.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan antara kekuatan otot tungkai dan kekuatan otot lengan dengan hasil renang gaya bebas pada siswa putra SMK Pelayaran Satria Bahari Bandar Lampung Tahun 2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif Korelasional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 20 siswa putra ekstrakulikuler renang yang ada di SMK Pelayaran Satria Bahari Bandar Lampung Tahun 2016. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa kekuatan otot tungkai dan kekuatan otot lengan mempunyai hubungan yang signifikan dengan hasil renang gaya bebas pada siswa putra SMK Pelayaran Satria Bahari Bandar Lampung tahun 2016.Kata kunci: kekuatan, otot lengan, otot tungkai, renang gaya bebas
PERBANDINGAN MODEL LATIHAN PEREGANGAN STATIS DAN DINAMIS TERHADAP FLEKSIBILITAS Aditya Permana Putra; Sudirman Husin; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine how big the model comparison exercise static stretching and dynamic stretching models and models which are more effective exercises for flexibility. Methodology used in this study is experimental data analysis of the results of the initial test and final test model of static stretching and dynamic stretching exercises models using a single variance analysis technique. In the model of static stretching exercises come tcount 8.765 ttable = 2.042 which means rejected (H0) so no influence model of static stretching exercises. In the model of dynamic stretching exercises come tcount 3,041 ttable = 2.042, then reject the null hypothesis (H0) that there was an effect of stretching models dynamic. While the analysis of the final test model group differences static stretching exercises and stretching exercises dynamic models obtained tcount 3,041 ttable = 2.042 so that there are differences between groups of models of static and dynamic stretching exercises for flexibilityPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar perbandingan model latihan peregangan statis dan model peregangan dinamis serta model latihan mana yang lebih efektif terhadap fleksibilitas. Metodologis yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen teknik analisis data dari hasil tes awal dan tes akhir model latihan peregangan statis dan model latihan peregangan dinamis menggunakan teknik analisa varians tunggal. Pada model latihan peregangan statis didapat thitung 8,765 ttabel = 2,042 yang berarti tolak ( H0 ) sehingga ada pengaruh model latihan peregangan statis. Pada model latihan peregangan dinamis didapat thitung 3,041 ttabel = 2,042 maka tolak hipotesis nol ( H0 ) sehingga ada pengaruh model peregangan dimanis. Pada analisis perbedaan tes akhir kelompok model latihan peregangan statis dan model latihan peregangan dinamis didapat thitung 3,041 ttabel = 2,042 sehingga ada perbedaan yang antara kelompok model latihan peregangan statis dan dinamis terhadap fleksibilitasKata kunci:dinamis, feksibilitas, pergangan statis.
Efektivitas Model Return Berpasangan terhadap Hasil Pukulan Dropshoot Agus Wanto; Herman Tarigan; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to find out the effectiveness of the paired return model on the results of dropshoot blows on athletes aged 14-17 years at SMPN 19 Bandar Lampung. The population of this study were athletes aged 14-17 years totaling 28 people, divided into two groups: the experimental group and the control group using the pairing oridinal. The method used is pure experiment. Analysis of this research data using t-test. The results showed that there was a significant effect of the paired return model on the results of dropshoot blows on athletes aged 14-17 years at SMPN 19 Bandar Lampung. Second, there is a difference from the paired return model against the results of the dropshoot punch. So, we can conclude that the paired return model has a significant effect on increasing dropshoot punches.Tujuan penelitian untuk mengetahui seberapa besar efektivitas model return berpasangan terhadap hasil pukulan dropshoot pada atlet Usia 14-17 Tahun di SMPN 19 Bandar Lampung. Populasi penelitian ini adalah atlet Usia 14-17 Tahun yang berjumlah 28 orang, dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol menggunakan oridinal pairing. Metode yang digunakan adalah eksperimen murni. Analisis data penelitian ini menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh yang signifikan dari model return berpasangan terhadap hasil pukulan dropshoot pada atlet Usia 14-17 Tahun di SMPN 19 Bandar Lampung. Kedua, ada perbedaan dari model return berpasangan terhadap hasil pukulan dropshoot.. Maka, dapat peneliti simpulkan bahwa model return berpasangan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pukulan dropshoot.Kata kunci : dropshoot, return berpasangan
PENGARUH POWER OTOT TUNGKAI TERHADAP PENINGKATAN TENDANGAN DEPAN PENCAK SILAT Rachmi Marsheilla Agus; Suranto Suranto; Frans Nurseto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 1 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh dan seberapa besar pengaruh dari power otot tungkai terhadap peningkatan tendangan depan pencak silat.Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Dengan populasi siswa kelas VII di SMPN 5 Bandar Lampung yang berjumlah 304 siswa, dan sampel diambil 15% dari populasi, yaitu 46 siswa secara proposif random sampling yaitu pengambilan acak tetapi didasarkan pada proporsi siswa masing-masing kelas dan jumlah putra dan putri. Instrumen yang digunakan adalah penilaian gerak dasar tendangan depan pencak silat, sedangkan teknik analisis data menggunakan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan: pertama, ada pengaruh yang signifikan dari latihan power otot tungkai terhadap peningkatan gerak dasar tendangan depan pencak silat pada siswa kelas VII di SMPN 5 Bandar Lampung tahun pelajaran 2012/2013. Kedua, besar pengaruh ditunjukkan dari hasil perhitungan diperoleh +t hitung = 15,907 + t tabel = 1,717 artinya ada pengaruh yang signifikan dari latihan power otot tungkai pada kelompok eksperimen terhadap penin
Co-Authors Achmad Azid Achmad Nurmandi Adcharina Pratiwi Adcharina Pratiwi Ade Jubaedi Ade Septiana Adhie Dwi Nofyanto SP Adi Kurniawan aditya permana putra Afrika Andriyani Agung Widodo Agus Wanto Agus Yudiansyah Agus Yulianto Ahmad Fuadi Asy'ari Akor Sitepu Ali Fais Ali Usman Andika Windi Nur Sodikin Andre Setiawan Andrian Ibrahim Andy Nurkholiq Angga Firmansyah Anggraini Puspa Wardha Anggun Wahyuni Sari Dewi Anis Suciaty Ramio Aprizal Sobriyanto Ardi Setia Nugraha Ardian Sanjaya Ari Nidhi Astuti ARI PITOYO Ariestika, Elsa Arif Atmunandar Arif Maulana Syamsu Asyifa Ullina Nur Bagus Suryo Batara Yoki Putra Bima Adi Bagaskara Cahyo Prasetyo Candra Kurniawan Chandra Sasongko Damayanti, Elok Dedi Alfatoni Desna Dwi Cahyani Dewi Anita Sari Dhany Efita Sari Dian Fitria Saputri Dewi Dian Syuriadi Putra Duhita Kurnia Dwi Aprilianto Dwi Waluyo Beni Eko Bagus Fahrizqi Eko Supriyanto Elva Setiawati Engga Frastya Eno Irdianto Erik Widiyanto Etika Muslimah Farid Adi Prasetya Faturahman Fadilah Ferdi Zulkarnain Ferdiansyah Ferdiansyah Ferdyans Ichsan Pratama Ferra Ayu Reysta Fibria Hadi Sucihno Fiko Hasvivi Fitri Oktaviani Frans Nurseto Frans Nuseto Gatot Widya Anggara Hany Puspa Nirmala Hendra Lesmana Herman Tarigan HERU SETIAWAN Heru Sulistianta Ifandari Ifandari Ima Rahayu Imam Mahfud Indah Pratiwi Indah Pratiwi Indianto Indianto Indriyanto Indriyanto Irfandri Vaniko Negara Ivan Kurnia Reza Janter Ignatius Simatupang Jhody Nala Fraya Jodieka Permadi Julianda Triiman Saputra Juni Prasetyo Kharina Oktaviana Knut F. Kramer Koko Hadi Mardanto Kuswaji Dwi Priyono Lungit Wicaksono M Irfan Syahreza M Joko Setiawan Marta Dinata Miftahul Mahmudah Mita Laksmi Edwina Moh. Chairil Asmawan Monalisa Monalisa Much Djunaidi Much Djunaidi Muhamad Nur R Muhammad Aldino Muhammad Gandi Maulana Muhammad Indra Kurniawan Muhammad Ishaq Gery Muhammad Minan Chusni Muhammad Musrofi Muhammad Najibul Afan Muhammad Ranggani Muhammad Robbi Armaica Muhammad Yogi Rivaldi Muhtadi Muhtadi Mustika Sari Nia Rahmawati Nils B. Kerpen Nita Etikawati Norma Puspitasari Novika Candra Kasih Nuha Nur Azizah Nur Fathurahman R Nurgiyatna Oki Rinoki Okvian Eri Anggradinta Oliver Kunst P. Eko Prasetyo Pandu Darma Wardani Rachmi Marsheilla Agus Rahmat Hermawan Ramadhani Ardi Pratiwi Ratih Pratiwi Reki Saputra Restiana Annisa Restu Afrianto Rahman Reza Pahlefi Reza Stiawansyah Ricky Putra Alit Ridwan Dwi Saputra Rino Anugrah Risky Aditya Riza Fahmi AlFaqih Rizki Adhi Wijaya Rizki Anggara Rohayatin, Titin - Roikhan Falah Roni Sacta Mirza Rony, Zahara Tussoleha Ryan Hidayat Sajidan Sajidan Sapto Nugroho Sari, Felinda Sena Dwi Laksono Sentot Budi Rahardjo Sholihah Sholihah Singgih Pradipto Siti Nandiroh Solichatun Solichatun Sri Karyati Sudirman Husin Sulistyo Saputro Surani Dwi Astuti Suratman Suratman Surisman Surisman Sutrisno Agus Setiadhi Syahrofi Adi Putra Syamsul Arifin Tanjung Ardo Teddy Afri Suhendri Tedi Kurniawan Tommy Hardiyanto Totok Budi Santosa Tri Asri Sholly Hajmi Tuis Susanto Tulus Warsito Ulung Pribadi, Ulung Umi Fatmawati Velly Asvaliantina Wahyudi Kumorotmo Wayan Adnyana Widjo Kongko Widodo S. Pranowo WIDYA MUDYANTINI Windy Anugrah Kurniawan Wiyono Wiyono Y. Nining Sri Wuryaningsih Yandi Mulyawan Yandri Nauli Yoga Harlis Sidiawan Yoga Septia Yudhicara Yudhicara Yulia Novarita Yuswan Hadi Ziko Fajar Ramadhan