Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN KUALITAS ES KRIM DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG PISANG (Musa Paradisiaca var Raja) SELAMA PENYIMPANAN BERBEDA : Efforts to Improve the Quality of Ice Cream with the Addition of Banana Flour (Musa Paradisiaca Var Raja) During Different Storage Nadia Maharani; Dewiarum Sari; Nur Halimah
Wahana Peternakan Vol. 9 No. 1 (2025): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v9i1.1886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan perlakuan penambahan tepung pisang (Musa Paradisiaca var Raja) dan lama penyimpanan terhadap nilai pH, overrun, waktu pelelahan dan kualitas sensori (warna, aroma, tekstur, dan rasa) es krim. Es krim dibuat dari susu sapi dengan penambahan tepung pisang (0, 10 dan 15%) dan disimpan di dalam freezer selama (0, 1, 2, 3, 4 minggu). Variabel yang diamati adalah pH, overrun, waktu pelelehan dan sensori. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah percobaan faktorial 3x5 dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 kali ulangan, dan dilanjutkan dengan UJBD menggunakan IBM-SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung pisang berbeda sangat nyata (P≤0,01 terhadap nilai pH, overrun, waktu pelelehan dan sensori (warna, aroma, tekstur, dan rasa). Lama penyimpanan berbeda sangat nyata (P≤0,01) terhadap nilai pH, overrun, waktu pelelehan dan sensori (warna, aroma, tekstur, dan rasa). Interaksi antara penambahan tepung pisang dan waktu penyimpanan berbeda sangat nyata (P≤0,01) terhadap nilai pH, overrun, waktu pelelehan dan oranoleptik (warna, aroma, tekstur, dan rasa). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kualitas es krim terbaik dengan penambahan tepung pisang 15% dan waktu penyimpanan 0 minggu.   Kata kunci: Es krim, Lama penyimpanan, Tepung pisang
PENGARUH LAMA PEREBUSAN YANG BERBEDA TERHADAP KUALITAS FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK KALDU TULANG SAPI Maharani, Nadia; Febriyanti, Amira; Liliyanti, Mita Ayu; Laksanawati, Trias Ayu; Sari, Dewiarum
STOCK Peternakan Vol 5, No 2 (2023): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v5i2.1085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama perebusan yang berbeda terhadap kualitas fisik (viskositas dan nilai pH) kualitas kimia (kadar magnesium) dan uji organoleptik (warna, aroma dan rasa) kaldu tulang sapi. Rancangan yang digunakan yakni Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari P1 = 12 jam lama perebusan, P2=18 jam lama perebusan P3 = 24 jam lama perebusan dan P4 = 30 jam lama perebusan. Parameter yang diamati adalah kualitas fisik (viskositas dan nilai pH), kualitas kimia (kadar magnesium) dan uji organoleptik (warna, aroma dan rasa). Hasil penelitian menunjukan bahwa lama perebusan berpengaruh terhadap kualitas fisik viskositas dan pH. Perebusan selama 30 jam (P4) memiliki nilai viskositas tertinggi yaitu sebesar 55,50 cP dan nilai pH antara 5,42 - 5,582. Perlakuan perebusan selama 24 jam (P3) merupakan perlakuan terbaik dengan kadar magnesium 0,05125%. Perbedaan lama perebusan kaldu tulang sapi terhadap uji organoleptik sangat berpengaruh nyata terhadap warna, aroma dan rasa. Dan lama perebusan yang terbaik untuk pengujian organoleptik adalah 30 jam.
OPTIMASI LAMA WAKTU PEREBUSAN DENGAN PENAMBAHAN CUKA APEL TERHADAP KUALITAS FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK KALDU TULANG KAMBING Maharani, Nadia; Arinda, Nila; Ton, Sefri; Amaniyah, Maghfirotul; Khirzin, Muhammad Habbib
STOCK Peternakan Vol 5, No 2 (2023): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v5i2.1086

Abstract

This study aims to determine the effect of the length of boiling goat bone broth with the addition of apple vinegar based on physicochemical tests (viscosity, pH value and protein content) and organoleptic tests (color, taste, aroma and level of preference). This study used natural vinegar to avoid the use of synthetic vinegar acid and used apple vinegar to help the process of removing minerals and collagen found in goat bones. The research design used was a non-factorial Complete Random Design (RAL) and a non-factorial Group Random Design (RAK) including 4 treatments and 4 repeats, namely P1 = boiling time 6 hours, P2 = boiling time 12 hours, P3 = boiling time 18 hours and P4 = boiling time 24 hours. The results showed that the length of boiling time of goat bone broth had a real effect (P0.05) on viscosity with the highest value of 46.50 cP, pH value with the highest value of 5.42, and protein content with the highest value of 6.2% and organoleptic tests (color, aroma, taste and preference) of goat bone broth had a very real effect (P0.01). The best average result of the organoleptik test value of goat bone broth was at P4 (boiling time 24 hours).
Pelatihan Teknis Dan Pengembangan Ekonomi Melalui Teknologi Pengolahan Susu Bubuk Kambing Etawa di Kota Metro Maharani, Nadia; Susanti, Susanti; Halimah, Nur; Syahpura, Suraya Kaffi; Sukaryana, Yana; Kasenta, Andre Meiditama; Mardya, Imra Atil; Falamy, Ryna Aulia
JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka Vol 8, No 1 (2025): MEI
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jmm.v8i1.172

Abstract

Susu merupakan sumber gizi penting bagi anakan ternak dan manusia, namun usaha peternakan susu kambing sering menghadapi kendala dalam hal pemasaran akibat masa simpan susu segar yang terbatas. Kelompok Tani Ternak di Kota Metro, yang memiliki 50 ekor kambing dengan 20 ekor dalam masa laktasi dan produksi susu harian sebesar 15 liter/hari, berpotensi mengembangkan usaha pengolahan susu cair menjadi susu bubuk. Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan susu, diadakan penyuluhan dan pelatihan bagi anggota Kelompok Tani Ternak di Kota Metro. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan, diskusi, dan praktik teknis. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan skor evaluasi naik dari 50 menjadi 77. Pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan produk susu bubuk yang aman dan berkualitas, sekaligus meningkatkan omzet serta keberlanjutan usaha. Program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi Kelompok Tani Ternak di Kota Metro, tetapi juga bagi masyarakat sekitar dalam menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung perekonomian lokal. Keterampilan yang diperoleh diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada penjualan susu segar dan membuka peluang diversifikasi produk.
UJI UNSUR HARA MAKRO PADA PUPUK KOTORAN MAGOT DARI HASIL BIOKONVERSI EKSKRETA AYAM: MACRO NUTRIENT TEST ON MAGOT MANURE FERTILIZER FROM CHICKEN EXCRETA BIOCONVERSION RESULTS Maharani, Nadia; Susanti, Susanti
Tropical Animal Science Vol. 7 No. 1 (2025): TROPICAL ANIMAL SCIENCE
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/tas.v7i1.1846

Abstract

This study aimed to examine the content of macronutrients (Nitrogen, Phosphorus, Potassium) and pH values in maggot manure fertilizer produced from the bioconversion of chicken excreta, and to compare it with commercial compost fertilizer available in the market. The research was conducted experimentally in the laboratory using two treatments: maggot manure fertilizer (P1) and commercial compost fertilizer (P2), with five replicates for each. Parameters analyzed included pH, nitrogen content (Kjeldahl method), phosphorus and potassium (wet ashing method), and total nutrient content, obtained by summing the N, P, and K levels. Data was analyzed descriptively and a significant difference was tested using an Independent Sample T-test. The results showed that pH values did not differ significantly between P1 and P2, indicating relatively similar soil pH stability from both types of fertilizer. However, maggot manure fertilizer (P1) had a significantly higher phosphorus content compared to commercial fertilizer (P2), demonstrating P1's great potential for root development and flowering. On the other hand, commercial compost fertilizer (P2) was significantly superior in nitrogen and potassium content, as well as overall total nutrient content, compared to P1. This aligns with the characteristics of chemical fertilizers, which are designed to deliver precise and high doses of macronutrients. Although the total nutrient content of P1 was lower, its 4.40% total nutrient content met the minimum requirement of Permentan No.1 Year 2019 (>2% NPK). In conclusion, commercial fertilizer excelled in the consistency and quantity of N and K, as well as total nutrients, while maggot manure fertilizer stood out in phosphorus content. The choice of fertilizer should be tailored to specific plant needs and soil conditions, making maggot manure fertilizer a potential good alternative or supplement, especially for increasing phosphorus availability by utilizing livestock waste.
Pendugaan Heritabilitas dan Korelasi Genetik Berat Umur 21 Hari dan Berat Umur 35 Hari pada Mencit Cahyowati, Meireni; Febrianta, Harvey; Ufidiyati, Nain; Maharani, Nadia; Wicaksono, Yananto Aryo
Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi Vol 7 No 02 (2025): Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/kst.v7i02.1805

Abstract

This study aims to determine the genetic potential of mice by estimating their weight at 21 days old and 35 days old. Mice are one of the rodents used in education for learning purposes, such as practical work, research, and experimental animals, as well as in the food, pharmaceutical, and cosmetics industries. The importance of mice in education and industry has led to efforts to maintain their quality through genetic improvement. This study utilized data from 258 mice, including 20 male mice and 43 female mice. Heritability estimates and genetic correlation estimates were calculated using the half-sib correlation method. The estimated heritability value for 21-day-old weight in mice was 0.72 ± 0.27, and the estimated heritability value for 35 days old weight in mice was 0.88 ± 0.30. The estimated heritability values for 21 days old weight and 35 days old weight in mice fall into the category of high heritability. The estimated genetic correlation between 21 days old weight and 35 days old weight in mice was 0.34 ± 0.22, which falls into the category of positive and moderate genetic correlation. Based on the results of the heritability and genetic correlation estimates for 21 days old weight and 35 days old weight, mice show good genetic potential.
PENINGKATAN KOMPETENSI SMART FARMING KELOMPOK TERNAK DI LAMPUNG TENGAH: INTEGRASI QRCODE RECORDING TERNAK DAN ALAT MINUM OTOMATIS Maharani, Nadia; Setiawan, Rizkima Akbar; Wanniatie, Veronica; Santoso, Dimas Eka Putra; Putra, Arnest Seyfo Eristiyan; Puryanto, Susilo
HIKMAYO: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AMAYO Vol. 4 No. 2 (2025): HIKMAYO : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Akademi Manajemen Administrasi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56606/hikmayo.v4i2.352

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kelompok ternak di Lampung Tengah dalam penerapan smart farming melalui integrasi sistem QRCode recording ternak dan alat minum otomatis. Program dilaksanakan di Koperasi Yufeed Berkah Mulia, Desa Rukti Endah, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan peternak secara langsung. Metode kegiatan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, implementasi teknologi, pendampingan, dan evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peternak, terutama dalam hal pencatatan data ternak secara digital serta pemahaman dan pengoperasian alat minum otomatis. Peternak yang sebelumnya hanya menggunakan metode manual, kini mampu memperbarui data ternak berbasis QRCode serta memastikan ketersediaan air minum secara ad libitum melalui sistem otomatis. Temuan ini membuktikan bahwa integrasi QRCode recording dan alat minum otomatis mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, serta kesejahteraan ternak. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak jangka pendek berupa peningkatan literasi digital, tetapi juga membuka peluang keberlanjutan inovasi menuju sistem peternakan modern yang adaptif, produktif, dan berdaya saing.Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemasaran digital bagi UMKM di Kampung Jahe, Kedung Baruk, Surabaya. Meskipun UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian lokal, banyak yang belum memahami strategi pemasaran digital, khususnya dalam memanfaatkan platform Shopee untuk meningkatkan penjualan. Kegiatan ini melibatkan pelatihan dan pendampingan praktis melalui optimalisasi seller center di Shopee. Metode pelaksanaan mencakup lokakarya, identifikasi kebutuhan UMKM, penyuluhan, demonstrasi penggunaan platform, dan pendampingan langsung, dengan evaluasi dan monitoring untuk mengukur efektivitas program. Penilaian awal menunjukkan bahwa 70% peserta mengalami kesenjangan pengetahuan yang signifikan tentang pemasaran digital. Setelah pelatihan, peserta diharapkan dapat menerapkan teknik pemasaran digital secara efektif, dengan target peningkatan penjualan produk sebesar 30% dalam enam bulan ke depan.
Kajian Penggunaan Jenis Rennet Nabati dan Hewani Terhadap Kualitas Fisik dan Kimia Keju Mozarella Susu Sapi Nadia Maharani; Isya Arum Sari; Dani Agung Wicaksono; Umi Nuraini
Journal of Student Research Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Journal of Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v1i1.1083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik dan kimia keju mozzarella dengan penggunaan jenis rennet yang berbeda yaitu rennet nabati dan hewani. Keju yang dibuat dalam penelitian ini bersal dari bahan baku susu sapi yang difermentasi dengan menggunakan enzim rennet dan asam asetat. Penelitian ini menggunakan 2 perlakuan yaitu rennet nabati (P1) dan rennet hewani (P2) dan 5 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan rennet nabati berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap hasil uji kualitas fisik dan kimia. Penggunaan rennet nabati pada proses pembuatan keju mozzarella menunjukkan hasil yang meningkat terhadap kualitas fisik meliputi pH, rendemen dan kemuluran serta kualitas kimia meliputi kadar protein dan kadar air dibandingkan dengan penggunaan rennet hewani.
Pemberdayaan Kelompok Dama Melati Melalui Edukasi Pola Pangan Sehat dan Bergizi Maharani, Nadia; Rejeki, Desi; Latif, Luqi Khoiriyah; Masduki, Damayanti; Fatmarischa; Cahyowati, Meireni; Amalia, Firda Rachma
Jurnal Transformasi Digital Masyarakat (DIGIMAS) Vol. 1 No. 2 (2025): DIGIMAS: Transformasi Digital Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/digimas.v1i2.5597

Abstract

Abstrak− Pola konsumsi pangan masyarakat masih menunjukan kecenderungan kurang beragam dari jenis pangan, kurang sehat, dan kurang keseimbangan gizinya. Asupan zat gizi makro dan zat gizi mikro yang tidak mencukupi seringkali menjadi faktor penghambat perkembangan dan pertumbuhan anak. Oleh karena itu diperlukan adanya pemberdayaan untuk memberikan pengetahuan kepada orang tua utamanya Ibu agar dapat memenuhi asupan zat gizi keluarga. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan anggota Dama Melati dalam mengatur pola pangan sehat dan bergizi, meningkatkan produktifitas ibu-ibu khususnya dalam hal pengolahan makanan, dan menambah variasi menu makanan sehari-hari, meningkatkan kesehatan keluarga khususnya anak-anak dalam mengkonsumsi makanan yang bergizi. Metode pelaksanaan dilakukan dengan analisis awal, persiapan, dan pelaksanaan, serta evaluasi. Kegiatan pengabdian menghasilkan beberapa dampak terhadap masyarakat diantaranya: peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang makanan sehat dan bergizi, peningkatan akses dan pemanfaatan pangan bergizi dengan memafaatkan pertanian rumah tangga, pengolahan pangan lokal, perubahan pola konsumsi pangan dengan variasi menu, praktik memasak sehat: keluarga mengimplementasikan teknik memasak yang lebih sehat dan bergizi berdasarkan pelatihan yang diberikan, termasuk penggunaan bahan makanan lokal yang lebih nutrisi. Kesadaran masyarakat terhadap kualitas dan keamanan pangan juga perlu ditingkatkan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk menjadi sehat adalah dengan mengonsumsi pangan yang memenuhi standar kesehatan.
The Effect of Enterprise Risk Management, Managerial Ownership, and Firm Size on Firm Value with Good Corporate Governance as a Moderating Variable in Banking Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange Nadia Maharani; Agrianti Komalasari; Reni Oktavia
Journal of Advances in Accounting, Economics, and Management Vol. 3 No. 2 (2025): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aaem.v3i2.1049

Abstract

This study aims to examine the effects of Enterprise Risk Management (ERM), managerial ownership, and firm size on firm value in banking companies, as well as to analyze the moderating role of Good Corporate Governance (GCG) as proxied by the audit committee. The research adopts a quantitative approach with a causal research design and utilizes panel data analysis. Secondary data were collected from the financial statements and annual reports of banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2020–2024 period. The sample was determined using a purposive sampling technique, and the data were analyzed using panel data regression with the assistance of EViews 13 software. The findings reveal that ERM has a negative effect on firm value, managerial ownership does not have a significant effect on firm value, and firm size has a positive effect on firm value. Furthermore, GCG through the audit committee is found to moderate the relationship between ERM and firm value, indicating that effective governance strengthens the supervision of risk management practices. However, GCG does not moderate the relationship between managerial ownership and firm value, nor between firm size and firm value. These results suggest that the role of corporate governance in enhancing firm value in the banking sector is primarily associated with its effectiveness in overseeing risk management rather than ownership structure or firm scale.
Co-Authors Amalia Malik Amaniyah, Maghfirotul Andy Setiawan Andy Setiawan Arinda, Nila Ayu Novitri Ramadani Ayu Novitri Ramadani Cahyowati, Meireni Cindera Rosa Damascena Damayanti Masduki Dani Agung Wicaksono Dani Agung Wicaksono Dave Mangindaan Desi Rejeki Desi Rejeki Desi Rejeki Desy Afriana Litasari Desy Afriana Litasari Dewi Puspa Arisandi Dewiarum Sari Dewiarum Sari Falamy, Ryna Aulia Farnida Dwi Kiranti Farnida Dwi Kiranti Fatmarischa Febrianta, Harvey Febriyanti, Amira Firda Rachma Amalia, Firda Rachma Galuh Windy Apriliani Galuh Windy Apriliani Harvey Febrianta Harvey Febrianta Hotim Riski Amaliyah Inno Cahyaning Tyas Inno Cahyaning Tyas Irma Rahayu Ningrum Isya Arum Sari Isya Arum Sari Joelal Achmadi Kasenta, Andre Meiditama Khirzin, Muhammad Habbib Komalasari, Agrianti Laksanawati, Trias Ayu Latif, Luqi Khoiriyah Liliyanti, Mita Ayu Luqi Khoiriyah Latif M , Andre Meiditama M. Abdul Wahid M. Habbib Khirzin M. Nico Agastya Maulana Maghfirotul Amaniyah Mahani Faiza Aulia Mahani Faiza Aulia Malik, Amalia Mardya, Imra Atil Meireni Cahyowati Meireni Cahyowati Meireni Cahyowati Muhammad Habbib Khirzin Nanda Rusti Ninik Sri Rahayu Wilujeng Ninik Sri Rahayu Wilujeng Nur Halimah Nur Halimah Nur Halimah Nur Halimah Nurhasanah Nurhasanah Nurma Arisanti Fineshya P., Cintia Agustin Prakoso, Nurti Indah Sari Pristiwaningsih, Estin Roso Priyadi, Dwi Ahmad Puryanto, Susilo Putra, Arnest Seyfo Eristiyan Rejeki, Desi Reni Oktavia Rinawidiastuti Rinawidiastuti Rinawidiastuti, Rinawidiastuti S., Suraya Kaffi Salvian Setyo Prayitno Santika , Luh Putu Nadya Santoso, Dimas Eka Putra Sari, Dewiarum Sefri Ton Sefri Ton Setiawan, Rizkima Akbar Sri Mukodiningsih SUSANTI Susanti Susanti Susanti Susanti Syahpura, Suraya Kaffi Ton, Sefri Trias Ayu Laksanawati Ufidiyati, Nain Umi Nuraini Umi Nuraini, Umi Veronica Wanniatie Vicky Adi Setyawan Vicky Adi Setyawan Wicaksono, Dani Agung Wicaksono, Yananto Aryo Widianingrum, Desy Cahya Yahya Nuruddin Yahya Nuruddin Yana Sukaryana