p-Index From 2021 - 2026
7.727
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Reproduksi Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas (Andalas Journal of Public Health) Global Medical and Health Communication Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Public Health of Indonesia Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Kesehatan Komunitas EMBRIO : Jurnal Kebidanan Jurnal Kreativitas PKM Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Kesehatan Panrita Husada Jurnal Ners JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM) Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri JPM: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Science and Science Education (JoSSEd) Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Jurnal Sylva Lestari Jurnal Kesehatan Husada Gemilang JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports JOURNAL OF Mental Health Concerns Sabangka Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Perilaku dan Promosi Kesehatan: Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior Proceeding Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Indonesian Journal of Global Health Research Journal of World Future Medicine, Health and Nursing
Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Metode Experiential Learning dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Efikasi Diri Kesehatan Mental pada Siswa SMA di Kota Balikpapan Feriyanti, Alma; Permana, Lies; Agustini, Rina Tri; Nurrachmawati, Annisa; Rohmah, Nur; Rahayu, Agustin Putri; Fikri, Mohammad
Perilaku dan Promosi Kesehatan : Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior Vol. 7, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background. Mental health disorders have become a significant global concern, with the Global Health Data Exchange reporting approximately 970 million individuals worldwide—equivalent to one in eight people—suffering from mental health issues, primarily depression and anxiety. Adolescents are particularly vulnerable due to academic and non-academic pressures. Experiential learning, an active educational approach, may serve as an effective method to enhance adolescent knowledge and self-efficacy regarding mental health. Objective. To analyze the effectiveness of the experiential learning method in improving adolescents’ knowledge and self-efficacy related to mental health. Method. This study employed a pre-experimental one group pretest-posttest design, conducted at a senior high school in Balikpapan City. A total of 30 students were selected purposively from a population of 444. Knowledge data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test, while self-efficacy data were analyzed using the paired t-test. Results. The N-Gain score was 0.65, indicating that the experiential learning method was moderately effective in improving students' knowledge and self-efficacy. Conclusion. Experiential learning is effective in enhancing adolescent understanding and confidence in managing mental health issues. This method is recommended as an interactive educational strategy and could be extended to other health topics to promote youth well-being.
Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial Dengan Kesehatan Mental Mahasiswa Pada Masa Pandemi Covid-19 Gunawan, Heri; Anggraeni, Ike; Nurrachmawati, Annisa
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 12 No. 2 (2021): Volume 12 No.2 (2021)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v12i2.283

Abstract

Tingginya angka kasus positif COVID-19 menyebabkan masyarakat untuk mengubah kebiasaan dan cara berkomunikasi luring menjadi daring. Hal ini berdampak tingginya penggunaan media sosial pada remaja yang dapat berpengaruh terhadap perilaku remaja. Pengaruh dari penggunaan sosial media secara berlebihan dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan mental seperti stres, kecemasan, depresi, rendahnya self esteem, gangguan tidur, dan body image. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dari intensitas penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental pada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain cross sectional yang dilakukan pada 200 mahasiswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Instrumen yang digunakan yakni kuesioner Social Networking Time Use Scale (SONTUS) dan Depression Anxiety Stress Scale (DASS). Data dikumpulkan secara online menggunakan google form dan data dianalisis dengan uji korelasi pearson product moment. Hasil studi menunjukkan terdapat 24.5% mahasiswa mengalami stress sedang, 10.5% lainnya mengalami stress parah dan 6% mengalami stress sangat parah.. Korelasi positif ditemukan antara intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat stres (p-value = 0,001, r =0,270). Kesimpulan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial maka semakin parah tingkat stres yang dialami. Temuan ini menunjukkan perlunya memberikan informasi kepada remaja mengenai bagaimana penggunaan media sosial yang tepat dan sehat untuk meminimalisir dampak negatif terutama kesehatan mental remaja.
Pengetahuan dan Self-Efficacy Orang Tua dalam Persiapan Pertemuan Tatap Muka Terbatas di Tengah Pandemi Covid-19 Agustini, Rina Tri; Nurrachmawati, Annisa; Permana, Lies
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 2 (2023): Volume 14 Nomor 2 (2023)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v14i2.739

Abstract

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di sekolah mulai diberlakukan, sehingga membutuhkan persiapan termasuk pada orang tua siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektiftas edukasi mengenai protokol kesehatan selama pertemuan tatap muka terbatas tehadap pengetahuan dan efikasi diri orang tua siswa. Penelitian kuantitatif ini menggunkan metode pra eksperimen one group pretest-posttest dengan 74 sampel orang tua siswa SDN 001 Sungai Kunjang Samarinda. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pre test dan post test online setelah diberikan edukasi tentang protokol kesehatan pada PTM terbatas. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed-rank Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan orang tua (p-value 0,000), namun tidak terdapat perbedaan self-efficacy (p-value 0,111) sebelum dan setelah edukasi. Pihak sekolah dapat memberikan penyampaian informasi secara berkala untuk meningkatkan pengetahuan orang tua demi menjaga ketahanan sekolah di era pasca pandemi.
Perbedaan Pola Asuh Kesehatan Oral dan Literasi Kesehatan Oral antara Anak Stunting dengan Anak Sehat Nurrachmawati, Annisa
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 3 (2024): VOLUME 15 NO.3 TAHUN 2024
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v15i3.1649

Abstract

Purpose: This study aims to examine the influence of oral health literacy and oral health care behavior of stunted toddlers. Methods: observational study with a case control approach. The population includes 3 sub-districts in Palaran District which is one of the loci for handling stunting in Samarinda City. The number of samples in this study was 90 cases: 180 controls with a total of 270 respondents, mothers of toddlers. Variables are oral health literacy, social demographics, oral health care parenting patterns. , and def-t index. The instrument used was Health Literacy Dentistry-Indonesian Version (HeLD-ID). Data were analyzed using the crossectional test Result: The results showed that the largest proportion of childhood caries is found in stunted children (27.8%). There are differences in the level of maternal education and the incidence of stunting between the case and control groups. (p value= 0.019). Interventions are needed that integrate oral health literacy education with improving nutritional intake, especially for stunted toddlers.
PELATIHAN ERGONOMI ANGKAT ANGKUT DAN PENILAIAN ERGONOMITAS PADA PORTER PELABUHAN SAMARINDA Rachmawati, Eka; Parengkuan, Sandra Reinny; Aditya, Aditya; Kartinah, Kartinah; Nursafa, Andi; Rohmah, Nur; Nurrachmawati, Annisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 4 No 06 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v4i06.1839

Abstract

Port porters are at high risk of occupational accidents and musculoskeletal disorders due to the use of non-ergonomic lifting and carrying techniques. Complaints such as pain in the back, neck, shoulders, and other body parts are common problems among stevedoring workers. This activity aims to improve the capacity of port porters through ergonomic evaluation, education, and training so they can work safely and more productively. The approach used is community empowerment with the Community Based Participatory Research (CBPR) method, which includes five stages: problem identification, priority setting, program design, outcome evaluation, and follow-up. The results of the activity showed a significant increase in porter knowledge at Samarinda Port, although some participants still do not apply correct lifting techniques in the field. It is hoped that ongoing socialization activities can be carried out by trained porters to colleagues who have not received training, so that this program can be sustainable and have an impact on improving safety and work productivity.
Perencanaan program ibu care posyandu turry melalui peer support group Ramadani, Nurul Ma'rifa; Makmur, Nindha Aulia; Faradiana, Dwi Nur; Gustia, Wanda; Anggraeni, Diva Nabilah; Rahmayanti, Desy Anugerah; Rahayu, Agustin Putri; Permana, Lies; Rohmah, Nur; Nurrachmawati, Annisa; Feriyanti, Alma; Fikri, Mohammad
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 1 (2026): January Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i1.1911

Abstract

Background: Posyandu (Integrated Health Post) is a community-based health service that plays a crucial role in improving maternal and child health. However, at Posyandu Turry, there is still a lack of understanding and participation from mothers, which impacts the effectiveness of Posyandu services. Purpose: To identify problems at Posyandu Turry, prioritize problems using ultrasound methods, and plan an empowerment program that can increase community knowledge and participation in Posyandu activities on an ongoing basis. Method: This study identified problems at the Turry Integrated Health Post (Posyandu), determined priorities using the USG method, and developed an empowerment program using a qualitative case study approach and Participatory Action Research (PAR). Data were collected through interviews, focus group discussions (FGDs), observations, and document analysis. Results: The FGDs revealed that low community knowledge about the importance of Posyandu was the highest-scoring problem. This was due to limited access to information and a lack of engaging educational materials. Based on these findings, the "Ibu Care Posyandu" empowerment program was formulated to increase community knowledge and engagement through easier-to-understand education and consistent information delivery. Conclusions: Low community knowledge, minimal participation by mothers of toddlers, and limited skills of cadres contributed to the low effectiveness of the Turry Integrated Health Post (Posyandu) service. Through case studies and Participatory Action Research (PAR), these problems were collaboratively addressed through the development of a peer-support-based "Ibu Care Posyandu" program to increase community knowledge and engagement.   Keywords: Community Empowerment; Health Education; Maternal Health; Participation; Posyandu.   Pendahuluan: Posyandu adalah layanan kesehatan yang didasarkan pada komunitas dan memiliki peran krusial dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Namun di Posyandu Turry masih terdapat rendahnya pemahaman dan partisipasi dari ibu-ibu yang berdampak pada efektivitas pelayanan posyandu. Tujuan: Untuk mengidentifikasi permasalahan di Posyandu Turry, menetapkan prioritas masalah menggunakan metode USG, serta merencanakan program pemberdayaan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu secara berkelanjutan. Metode: Penelitian ini mengidentifikasi masalah di Posyandu Turry, menentukan prioritas dengan metode USG, dan menyusun program pemberdayaan melalui pendekatan kualitatif studi kasus, serta Participatory Action Research (PAR). Data dikumpulkan melalui wawancara, FGD, observasi, dan dokumen. Hasil: FGD menunjukkan rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya posyandu menjadi masalah dengan skor tertinggi. Faktor penyebabnya adalah kurangnya akses informasi dan minimnya materi edukasi yang menarik. Berdasarkan temuan tersebut, dirumuskan program pemberdayaan “Ibu Care Posyandu” untuk meningkatkan pengetahuan dan keterlibatan masyarakat melalui edukasi yang lebih mudah dipahami dan penyampaian informasi yang konsisten. Simpulan: Rendahnya pengetahuan masyarakat, minimnya partisipasi ibu balita, dan keterbatasan keterampilan kader menyebabkan rendahnya efektivitas pelayanan Posyandu Turry. Melalui studi kasus dan Participatory Action Research (PAR), masalah tersebut diatasi secara kolaboratif melalui pengembangan program “Ibu Care Posyandu” berbasis dukungan sebaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterlibatan masyarakat.   Kata Kunci: Edukasi Kesehatan; Kesehatan Ibu; Partisipasi; Pemberdayaan Masyarakat; Posyandu.
Penyadaran Masalah dan Perencanaan Program dalam Peningkatan Layanan Operasional Posyandu Lansia Seroja Samarinda Abdania, Hazizah Tausia; Wulandari, Putri Fauziah; Pratama, Rangga Aditya; Adellia, Yerita; Saputri, Anisatia; Mutawakkiliin, Syifa’ul Alif; Permana, Lies; Nurrachmawati, Annisa; Fikri, Mohammad; Rohmah, Nur; Rahayu, Agustin Putri
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3238

Abstract

Pelayanan Posyandu Lansia Seroja di Loa Bakung menghadapi permasalahan utama berupa rendahnya kemampuan komunikasi efektif kader dalam memberikan edukasi kesehatan kepada lansia. Temuan social mapping menunjukkan bahwa para lansia tinggal di lingkungan permukiman yang padat dengan tingkat pemahaman kesehatan yang masih terbatas, serta memiliki kebiasaan makan yang dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol, dan asam urat. Kondisi ini menuntut penyampaian informasi kesehatan yang jelas dan menenangkan, namun kemampuan komunikasi kader yang belum optimal sering menimbulkan kekhawatiran pada lansia sehingga pemahaman mereka tidak berkembang dengan baik. Stakeholder mapping juga menggambarkan belum tersusunnya alur koordinasi yang menyeluruh antara kader, Puskesmas Loa Bakung, Klinik Bunga Bakung, Kelurahan Loa Bakung, dan Kecamatan Sungai Kunjang. Ketidakterhubungan struktur ini membuat kegiatan penyuluhan berjalan tanpa dukungan teknis yang memadai. Melalui analisis situasi, pemetaan masalah, dan penentuan prioritas menggunakan metode USG, kemampuan komunikasi kader teridentifikasi sebagai masalah yang paling mendesak untuk ditangani. Perencanaan program kemudian difokuskan pada upaya pemberdayaan kader agar mampu berkomunikasi secara empatik, jelas, dan sesuai konteks sosial masyarakat. Perencanaan ini memberikan dasar strategis untuk meningkatkan kualitas layanan Posyandu Lansia melalui penguatan kapasitas kader dalam menyampaikan informasi kesehatan secara lebih efektif dan mudah dipahami.
Pendampingan Kader Posyandu dalam Analisis Kebutuhan dan Penyusunan Perencanaan Program Pelita Kemuning di Posyandu Kemuning, Kota Samarinda Herawan, Dea Aurela; Anwar, Alyssa Putri; Papu, Theresa Rebecca; Harun, Siti Fadilah; Anggraini, Alfina Dwi; Ramadhantya, Fazira Shinaia; Fikri, Mohammad; Rahayu, Agustin Putri; Feriyanti , Alma; Rohmah, Nur; Permana, Lies; Nurrachmawati, Annisa
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3299

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Posyandu Kemuning, Kota Samarinda. Permasalahan yang dihadapi kader selama ini adalah rendahnya keterampilan dalam melakukan pengukuran, pencatatan, serta interpretasi hasil antropometri, sehingga diperlukan pendampingan teknis yang lebih terstruktur. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader dalam penggunaan media edukasi gizi melalui penyusunan dan pemanfaatan buku saku panduan antropometri. Mitra dalam kegiatan ini adalah 15 kader posyandu aktif dengan total sasaran sekitar 30 balita binaan yang rutin memanfaatkan layanan posyandu. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD) dengan pendekatan USG (Urgency, Seriousness, Growth) untuk mengidentifikasi prioritas masalah, dilanjutkan dengan pelatihan serta pendampingan intensif terkait penggunaan buku saku. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kader mampu memahami dan menggunakan buku saku sebagai panduan edukasi gizi maupun sebagai acuan standar dalam pelaksanaan kegiatan posyandu. Selain itu, masyarakat memberikan respons positif karena buku saku dinilai membantu penyampaian informasi yang lebih sederhana dan mudah dipahami. Rencana tindak lanjut yang disusun meliputi revisi dan pencetakan ulang buku saku oleh kader, pelatihan lanjutan bagi kader baru maupun yang membutuhkan penguatan kompetensi, serta evaluasi dampak program setelah enam bulan bekerja sama dengan Puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat.
The Long-Term Impact of Childhood Stunting on Cognitive Development and Educational Outcomes Aceng Ali Awaludin; Annisa Nurrachmawati; Arifah Devi Fitriani; Casia Reski
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 8 (2025): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i8.12198

Abstract

This study aims to analyze the long-term impact of stunting in childhood on cognitive development and educational attainment through a meta-analysis approach. Stunting, which is indicated by stunted linear growth due to chronic malnutrition, has long been associated with various negative consequences on health and social aspects. By systematically examining the results of quantitative studies from various countries and socio-economic contexts, this study identified a consistent pattern of association between stunting in early life and decline in cognitive function and academic achievement in adolescence and adulthood. Data were obtained from 25 studies that met the inclusion criteria published in the 2015 to 2024 range, and were analyzed using fixed-effect and randomized effects models with the help of the JASP application. The results of the meta-analysis showed that children who experienced stunting had an effect on cognitive and education with a pooled effect size value (Hedges' g = 1.10 t= 9.103; p < 0.001) with a high effect size category. These findings confirm that stunting not only has an impact on short-term physical conditions, but also has significant consequences for human resource development in the long term. Therefore, comprehensive nutrition and education interventions in early life are essential to break the chain of loss due to stunting.
Mental Health Determinants And Risk Behaviors of High School Students Agustini, Rina Tri; Nurrachmawati, Annisa; Rohmah, Nur; Permana, Lies; Feriyanti, Alma; Rahayu, Agustin Putri; Fikri, Mohammad
Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Educatio
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpk.V14.I1.2026.1-7

Abstract

Background: According to the Basic Health Research Survey (Riskesdas), the prevalence of depression in the population aged 15–24 years is 6.2%. Adolescents are prone to a variety of risky behaviors, such as drug abuse, unsafe sexual behaviors, and unhealthy diets. Objective: The purpose of this study was to analyze risky behaviors related to mental health determinants in high school students. Methods: This cross-sectional study was conducted in North Balikpapan, Samboja, and Sepaku Districts, which serve as buffer zones of the National Capital, particularly at SMAN 9 Balikpapan (n=248), SMAN 2 Samboja (n=110), and SMAN 3 Penajam Paser Utara (n=28), during October–November 2024. The dependent variables measured were health risk behaviors, and the independent variables were determinants of mental health. A multivariate analysis was performed using a binary logistic regression test. Results: Family mental health status was found to increase the likelihood of smoking behavior by 2.282 times (p=0.005). Meanwhile, psychological pressure on students increased the likelihood of excessive time spent staring at a gadget screen by 2.126 times (p=0.018). Additionally, family mental health status had a protective effect against low physical activity in students (p=0.010, OR=0.198). Conclusion: Psychological distress and family mental health significantly influence adolescent risk behaviors. Further research is needed to explore the physiological aspects of stress and the impact of family mental health on risky behaviors in adolescents.
Co-Authors Abdania, Hazizah Tausia Abel Jenissa Aceng Ali Awaludin Adelita, Rafanda Adellia, Yerita Adi Utarini Aditya Aditya Aditya Aditya Adiyatsa, Reza Jales Mahesa Adrianto, Ratno Agus Hardito Agustin Putri Rahayu Agustin Putri Rahayu Agustina, Rina Tri Agustini, Rina Tri Ahmadi, Khumairotul Zahroh Al Al Banjari, Safriansyah Aldyta Permata Sari Aldyta Permata Sari Alfina Dwi Anggraini Alma Feriyanti Alyssa Putri Anwar Andani, Nurvia Andi Anwar, Andi Andi Rahmad Jaya Andini, Meylita Anggraeni, Diva Nabilah Anggraeni, Ika Anggraeni, Juwita Anggraini, Alfina Dwi Anisa Nursafitri Anisatia Saputri Anna Marie Wattie Anwar, Alyssa Putri Aprilianus Reynaldy Nurak Asrianti, Tanti Astuti, Prima Yulia Astuty, Eny Dwy Aswin Susanto Auliya, Jumi Azizah, Mirsa Nur Balqis, Salsabila Putri Brivian Florentis Yustanta Casia Reski Dea Aurela Herawan Debora, Angelita Novia Denis, Rafael Fernando Dewi Endah Ramadhani Dewi Endah Ramadhani Disyanataly, Andi Dzakira, Tsabita Radhiya Eka Rachmawati Eka Rachmawati Endah Wahyutri Endah Wahyutri Fadillah Rahayu Fadly Abdul Hakim Faradiana, Dwi Nur Farah Aulia, Farah Fazira Shinaia Ramadhantya Febrianshinta, Amara Wahyu Febry Lawrenche Febry Lawrenche Feriyanti , Alma Fitriani, Ananda Aulia Cahya Fitriani, Arifah Devi Gustia, Wanda Gutami, Anggie Dia Hakimi, Moh. Hani Adriani, Retno Harun, Siti Fadilah Hasanah, Dina Hasmawati Hasmawati Hazizah Tausia Abdania Herawan, Dea Aurela Heri Gunawan Hilda Marfu'ah Rozkiah Hutagalung, Modestine Tabitha Ike Anggraeni Ike Anggraeni Gunawan Ike Anggraini Gunawan Ike Anggreini G Indriani, Dilla Camara Intan Novita Kowaas Isnaini, Nahara Jadid, Muhamad Ar-Ruhul Jasmawati Jasmawati Jasmawati, Jasmawati Julaikhah, Siti Juwita Anggraeni Karina, Refryana Kartinah Kartinah Kartinah Kartinah, Kartinah Khalisha, Nailah Kharisya Nur Ainun Nabilah Kiswanto Kiswanto Kowaas, Intan Novita Kurniawan, Haura Tamara Karin Lady Arounda Sophystikatty Lasari, Aramika Lies Permana Mahendra, Ahnaf Zaky Mahzbar Arianto Bakhtiar Makmur, Nindha Aulia Mardiany Marsyanti, Windy Maspah Maulana, Ady Maura Arielia Nurhaliza Miranda Ayunani Mohammad Fikri Mohammad Fikri Mohammad Fikri, Mohammad Mohammad Hakimi Mugia Bayu Raharja Muhammad Arifin Muhammad Arifin Muhammad, Maghfir Izzani Mutawakkiliin, Syifa’ul Alif Nabilah, Nur Annisa Nadya Wulandari Nahara Isnani Netie Rahmayani Nisa, Rizky Khoirun Novita Wahyuni Nur Asma Nur Rohmah Nur Rohmah Nur Rohmah Nur Rohmah Nuradi, Elaine Keisha Syahputri Nurlita Ramadhan Nurrochmah Nursafa, Andi Nurwahyuni, Linda Papu, Theresa Rebecca Parengkuan, Sandra Reinny Pradita, Adelia Putri Pramesti, Elviana Emilda Dyah Pramono, Dwi Agung Putri Fauziah Wulandari Putri, Valendira Nuraini Rahayu, Agustin Putri Rahmadani, Aulia Tia Rahmanisa, Fatika Rahmawati, Dyah Rahmawati, Sylvina Rahmayanti, Desy Anugerah Rahmi Susanti Rahmi Susanti Ramadani, Nurul Ma'rifa Ramadhani, Reza Wahyu Ramadhantya, Fazira Shinaia Rangga Aditya Pratama Rangga Aditya Pratama Ratna Wati Ratna Wati Reny Noviasty Reny Noviasty Revina Nur Wahidah Reza Jales Mahesa Adiyatsa Rina Tri Agustini Rina Tri Agustini Riza Hayati Ifroh Rizqi, Jennisa S Siswanto Sabina, Della Yosellanda Al Salma, Andi Sam, Dela Damarti Sandra Reinny Parengkuan Saputra, Ra’azi Saputri, Anisatia Sariyati, Mely Sarwani, Audi Aprilia Septimaulida, Firda Sholeha, Bella Bina Siti Fadilah Harun siti nurlela Siti Raihanah Siti Raihanah Sri Dwijayanti Mutiara Sujaya Suleman, Angellia Suraini, Fiyeri Syifa’ul Alif Mutawakkiliin Sylvina Rahmawati Tambunan, Syebat Triana Theresa Rebecca Papu Triani Putri, Irda Uruba, Huurul ‘Aina “ Wahyuningsih, Taty Widiya Rolantika Widyasasi, Dyah Wijayanti, Siti Choirul Jannah Dewi Winardi Winardi Wulandari, Putri Fauziah Yerita Adellia Yuniarti, Siswari Yustanta, Brivian Florentis Zakina Octaviano Zaky Rahmanul Atif