Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DAN PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH ALUVIAL Sanjaya, Wahyu; Radian, Radian; Abdurrahman, Tatang
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.67656

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) salah satu jenis tanaman hortikultura yang memiliki banyak manfaat dan kegunaan. Media tanam yang dapat digunakan untuk budidaya bawang merah adalah tanah aluvial. Kendala dari tanah aluvial adalah kurangnya unsur hara yang terdapat dalam tanah. Kendala tersebut bisa diatasi dengan pemberian Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) ditambah dengan pemberian bahan organik, salah satunya yaitu pupuk kandang kambing. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui interaksi antara pemberian FMA dan pupuk kandang kambing terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di desa Sungai Palai, Kecamatan Pemangkat pada tanggal 20 Desember 2022 sampai dengan 23 Februari 2023. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) faktorial dengan petak utama dan anak petak. Pemberian FMA sebagai petak utama (m) terdiri dari 2 taraf perlakuan yaitu m0 = diberi FMA dan m1 = tanpa diberi FMA. Pemberian pupuk kandang kambing sebagai anak petak (p) terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu p1 = 5 ton/ha, p2 = 10 ton/ha, p3 = 15 ton/ha dan p4 = 20 ton/ha. Variabel penelitian meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, berat basah panen, berat kering angin, jumlah umbi per rumpun, diameter umbi dan infeksi akar oleh FMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara pemberian FMA dan pupuk kandang kambing pada variabel berat basah panen dan berat kering angin. Pemberian pupuk kandang kambing pada dosis 20 ton/ha mampu memberikan hasil berat basah panen dan berat kering angin yang terbaik. Pemberian FMA memberikan hasil terbaik pada infeksi akar oleh FMA.
Co-Authors Aditya, Tri Marta Agustina Listiawati Akbar, Aji Ali Albahari, Albahari Aldi, Januar Alfikri, Fadel Andria, Mega APRIAWAN, NOVAL Ardli, Rizqi Ahmad Aseng, Nehemia David Aslam, Fitro Al BENI, BENI Betalia, Betalia Candera, Raden Darmiasih, Tri Deo, Imanuel Martono Dini Anggorowati Dwi Zulfita Dwiantoro, Rio Eddy Santoso Edy Syahputra Elvira, Fifi Erick, Antonius Fabregas, Nicsyaen Fadjar Rianto Fatmawati, Eka Faturahman, Fadli Habilene, Adrian Hammamsyah, Harits Hariyanti, Agus Henny Sulistyowati Herawati, Henny Hermanus, Hermanus Hermawan, Bobi Iin Arianti Irianti, Agnes Tutik Purwani Iswiyanto, Andi Iwan Sasli jasmin, particia Jurianto Jurianto Juwita Juwita, Juwita Kalvin, Hero Kartini Kartini Khairiyah, Hana Madia Khateha, Yubelia Madeanne Kristi, Fiona Kristina, Yayuk Kukuh Hernowo Kurniasih, Dwining Lestari, Pelagia Lia, Jaima Oksa Mahmudi Mahmudi Manurung, Noval Martua Masulili, Agusalim Maulidi Maulidi Maulidi, Mulidi Mauludiah, Tuti Meliasari, Meliasari MSI, basuni Mulyadi Safwan Mulyadi, Adi Tegar Mulyani, Yuli Naufah, Naufah Negianto, Negianto nopebrianti, yati Nur Arifin, Nur Nurjani Patriani Patriani, Patriani PAULUS, NIKO Putu Dupa Bandem Radian Radian Radian Rahayu, Lidia Negata Rahmat Rahmat Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani RAHMIDYANI, RAHMIDYANI RAJI, NGATIMIN Ramadhan, Dicky Reldy, Reldy reno, veter bartolomeus RIARESKY, LUSIANUS AGATO Rini Susana Roma, Natasya Vidia rusima, rusima Safriadi Sagita, Tiara Putri Sanjaya, Wahyu Sari, Siska Ida Paninta Setia Budi Setiawan, Riyadi Setiono, Christianus Sihite, Yustus Lasroha Sinaga, Juanita Boru Sindy, Olivia Sipayung, Tegar Anugrah Halomoan Siti Hadijah Sopiansyah Sopiansyah, Sopiansyah SRI RAHAYU Suci, Urai Sulaiman Sulaiman Supriadi, Ardi Surachman Surachman Syahri Ramadhan, Syahri triponia, weni TRIS HARIS RAMADHAN Warganda Warganda WASI'AN, WASI'AN wasian wasian, wasian Wasi’an, Wasi’an yasma, ogei Yuaner, Yuaner Zarima, Adisty zulfita, emi